Tag: metode ummi

  • Pengertian Metode Ummi, Kelebihan, Kekurangan, Tahapan, dan Doanya

    Pengertian Metode Ummi, Kelebihan, Kekurangan, Tahapan, dan Doanya

    Pengertian Metode Ummi

    Pengertian metode ummi adalah sebuah metode pembelajaran Al-Quran yang menggunakan pendekatan kasih sayang layaknya seorang ibu.

    Kata “ummi” sendiri bersal dari bahasa Arab “ummun”, yang artinya ibu. Maka, pendekatan yang diterapkan dalam metode ummi adalah pendekatan bahasa ibu yang menekankan kasih sayang.

    Mempelajari Al-Qur’an dengan metode ummi biasanya dilakukan secara tartil atau perlahan dengan menekankan tajwid dan makhraj huruf.

    Dengan menerapkan metode ini, proses belajar membaca Al-Quran jadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami, terutama oleh anak-anak.

    Kemudian, metode ummi juga menggunakan Naghom Rost dengan dua tangga nada, yaitu rendah dan tinggi. Penggunaan nada tersebut bertujuan agar mudah dipahami oleh anak.

    Metode ummi sering disamakan dengan metode qiroati. Memang, tujuannya hampir sama, yakni agar anak dapat belajar Al-Quran secara efektif dan menyenangkan. Tapi, ada metode yang berbeda antara keduanya.

    Adapun perbedaan metode ummi dan metode qiroati adalah cara pelafalan, dimana metode ummi dibaca secara sederhana, sementara metode qiroati dibaca dengan nada yang beraneka ragam.

    Sejak dahulu, sudah banyak sekolah, TPA, TPQ, hingga pondok pesantren yang menerapkan metode ummi dalam proses pembelajaran.

    Metode ini terbukti efektif membuat anak atau para santri menjadi lebih mudah dalam mempelajari Al-Quran dengan memperhatikan makhraj dan tajwid sehingga tidak asal-asalan membaca.

    Kelebihan Metode Ummi

    Setelah mengetahui apa itu metode ummi, selanjutnya kita akan membahas kelebihan dari metode ummi untuk anak-anak yang sedang belajar Al-Quran.

    Secara umum, metode ummi punya kelebihan yang membuat para santri menjadi lebih menguasai makhrijul huruf dan tajwid ketika mempelajari Al-Quran.

    Adapun kelebihan metode ummi lainnya adalah sebagai berikut:

    1. Proses belajar Al-Quran lebih menyenangkan.

    2. Meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran.

    3. Karena proses belajarnya mengeja dari huruf ke hurur, maka santri akan lebih cepat menguasai Al-Quran.

    4. Santri diajarkan cara membaca Al-Quran sesuai tajwid sejak kecil.

    5. Memberikan pengalaman dan repetisi kepada santri.

    6. Santri dapat mengupas dan mengurai kata demi kata dan memahami maknanya.

    7. Sistem berbasis mutu dengan tahapan yang sistematis.

    8. Mater yang diajarkan selalu kontinyu dan memiliki kontrol yang ketat.

    9. Menumbuhkan motivasi belajar Al-Quran kepada anak didik.

    10. Proses pembelajaran yang dipenuhi rasa kasih dan sayang.

    Kelemahan Metode Ummi

    Selain beberapa kelebihan di atas, ternyata metode ummi juga memiliki kekurangan atau kelemahan. Adapun kelemahan atau kekurangan metode ummi adalah sebagai berikut:

    1. Membutuhkan tenaga pengajar yang banyak.

    2. Membutuhkan waktu yang lama.

    3. Membutuhkan biaya yang besar.

    4. Buku pegangan yang dibutuhkan jumlahnya sangat banyak.

    5. Tidak bisa sekaligus diikuti oleh banyak santri karena setiap pengajar hanya dapat fokus ke beberapa santri saja.

    Tahapan Metode Ummi

    Dalam mengajar Al-Qur’an Metode Ummi, para pengajar diwajibkan melalui beberapa tahapan. Adapun 7 tahapan metode ummi adalah sebagai berikut:

    1. Tashih Bacaan al-Qur’an

    2. Tahsin

    3. Sertifikasi Guru al-Qur’an

    4. Coaching

    5. Supervisi

    6. Munaqasyah

    7. Khotaman dan Imtihan

    Ketujuh tahapan atau program dasar metode ummi tersebut membantu lembaga serta tenaga pengajar dalam meningkatkan kemampuan pembelajaran serta pengelolaan Al-Quran secara efektif.

    Doa Metode Ummi

    Dalam proses pembelajaran metode ummi ada doa yang biasa dilantunkan sebelum dan setelah belajar. Adapun doa metode ummi adalah sebagai berikut:

    Doa meminta ampunan diri sendiri dan orang tua

    رَبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ آمِيْن

    Rabbi ghfirlii wa liwalidayya wa lilmu’minina amin

    Artinya : Wahai Tuhanku, ampunilah saya dan kedua orang tua saya (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil.

    Doa Nabi Musa as :

    رّبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي

    وَيَسِّرْلِي أَمْرِي

    وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي

    يَفْقَهُوْا قَوْلِي

     

    Rabbisyrahlii Shadrii

    Wa Yassirlii ‘Amrii

    Wahlul ‘Uqdatan Min Lisaanii

    Yafqahuu Qaulii

    Artinya :

    Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku,

    dan mudahkanlah untukku urusanku,

    dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

    supaya mereka mengerti perkataanku.

    Doa Pembuka Metode Ummi

    Berikut ini adalah doa sebelum mengaji metode ummi:

    ياَ فَتَّاحٌ ياَ عَلِيْمٌ۞

    افْتَحْ لَنَاباَبَناَ۞

    بِالقُرْآنِ العَظِيْمِ۞

    نَصْرٌ مِنَ اللهِ۞

    وَفَتْحٌ قَرِيْبٌ۞

    وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ۞

    اللَّهُمَّ نَوِّرْ بِكِتَابِكَ بَصَرِي۞

    وَاطْلِقْ بِهِ لِسَانِي۞

    وَاشْرَحْ بِهِ صَدْرِي۞

    وَاسْتَعْمِلْ بِهِ جَسَدِي۞

    بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ۞

    فَإِنَّهُ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِكَ۞

    وَإِنَّهُ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ باِللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ۞

    Ya fattaah ya ‘aliim

    iftah lanaa baabanaa

    bil qur’anil ‘adzim

    nashrun minallah

    wa fathun qoriib

    wa basysyiril mu’miniin

    allahumma nawwir bikitaabika basharii

    wa thliq bihii lisaanii

    wa syrah bihii shadrii

    was ta’mil bihii jasadii

    bihaulika wa quwwatika fainnahuu laa haula wa laa quwwata illaa bika

    wa innahu laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim

    Artinya :

    Wahai Dzat yang Maha Pembuka dan Maha Mengetahui,

    Bukakanlah kepada Kami pintu kami

    Dengan Al Qur’an yang agung

    Pertolongan dari Allah

    Dan Kemenagan yang dekat

    Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman

    Ya Allah dengan kitab-Mu terangilah dengan kitabmu penglihatanku,

    bebaskan (belenggu) lidahku

    lapangkanlah dadaku, bahagiakan diriku

    terapkanlah kepada badanku

    dengan daya dan kekuatanMu. Sesungguhnya tak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan)Mu

    Sesungguhnya tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung

    Doa Penutup Metode Ummi

    اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي باِلقُرْآنِ۞

    وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُوْراً وَهُدًى وَرَحْمَةً۞

    اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيْتُ۞

    وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ۞

    وَاْرزُقْنِي تِلاَوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ۞

    وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً ياَ رَبَّ العاَلَمِيْنَ۞

     

    Allahummar hamnii bil qur’an

    waj ‘alhulii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah

    allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu

    wa ‘allimni minhu ma jahiltu

    war zuqni tilaawatahu aana’al laili wa athraafan nahaar

    waj ‘alhu lii hujjatan yaa rabbal ‘alamiin.

    Artinya :

    Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an dan jadikanlah Al-Qur’an untukku sebagai pimpinan, cahaya, petunjuk dan rahmat.

    Ya Allah, ingatkan darinya apa yang aku lupa

    dan ajarilah aku darinya apa-apa yang aku tidak tahu

    dan berilah rizki kepadaku dengan membacanya tengah malam dan penghujung siang

     

    Itulah penjelasan mengenai apa itu metode ummi, kelebihan, kekurangan, tahapan-tahapan, dan doanya.

    Jangan lupa untuk ikuti Google Berita sastrawacana.id/ agar tidak ketinggalan informasi lainnya dengan tautan berikut ini: Klik di sini