Tag: organisme

  • Fungsi utama tanah bagi manusia dan organisme darat adalah untuk?

    Fungsi utama tanah bagi manusia dan organisme darat adalah untuk?

    a. habitat
    b. sumber pangan
    c. reproduksi
    d. tempat tumbuh

    Jawaban:

    a. habitat

    Pembahasan:

    Tanah terdapat di permukaan kulit bumi dan terdiri dari bahan-bahan mineral hasil pelapukan batuan serta bahan organik hasil pelapukan sisa-sisa tumbuhan dan hewan.

    Tanah berfungsi sebagai medium atau tempat tumbuhnya tumbuhan dan menjadi habitat bagi organisme darat serta tumbuhan.

    Tanah di alam terlihat berlapis-lapis secara vertikal dengan warna yang berbeda-beda. Lapisan-lapisan ini memiliki sifat yang berbeda antara bagian atas dan bawah.

    Bagian atas tanah umumnya terdiri dari materi yang sudah mengalami perubahan dan berada di atas batuan induk. Materi yang sudah mengalami perubahan ini disebut regolit.

    Semakin ke atas, tanah menjadi sasaran pelapukan oleh angin, air, dan panas. Bagian ini paling banyak dijumpai akar-akar tumbuhan.

    Sisa-sisa tumbuhan yang awalnya berada di atas permukaan tanah dimasukkan ke dalam lapisan-lapisan permukaan oleh cacing tanah, kemudian dirombak dan diuraikan (dekomposisi) oleh mikroorganisme.

    Pelapukan sisa-sisa tumbuhan atau bahan organik oleh mikroorganisme merupakan contoh proses destruktif, sementara pembentukan mineral baru merupakan proses sintesis.

  • Kodominan Adalah? Ini Pengertian dan Contohnya

    Kodominan Adalah? Ini Pengertian dan Contohnya

    Kodominan adalah istilah yang digunakan dalam genetika untuk menggambarkan hubungan antara alel yang terdapat pada pasangan kromosom homolog.

    Dalam pasangan alel tersebut, kedua alel memiliki pengaruh yang sama terhadap sifat yang ditentukan oleh gen tersebut.

    Dalam hal ini, tidak ada alel yang lebih dominan atau lebih resesif dari yang lain.

    Contohnya, pada manusia, kelompok golongan darah AB merupakan contoh dari kodominan.

    Individu dengan golongan darah AB memiliki alel A dan alel B yang sama-sama dominan dan tidak saling mendominasi satu sama lain.

    Sehingga, individu dengan golongan darah AB memiliki sifat yang dipengaruhi oleh kedua alel tersebut.

    Dalam pewarisan sifat, ketika individu memiliki alel yang kodominan, maka kedua alel tersebut akan diekspresikan secara bersamaan dalam fenotip individu tersebut.

    Hal ini berbeda dengan alel yang resesif, di mana hanya akan diekspresikan apabila tidak ada alel dominan yang hadir dalam pasangan kromosom homolog.

    Kodominan juga dapat ditemukan pada tanaman, hewan, dan organisme lainnya.

    Contohnya, pada tanaman bunga matahari, kodominan dapat ditemukan pada warna bunga.

    Terdapat dua alel yang mendominasi warna bunga, yaitu alel merah dan alel kuning.

    Individu dengan alel merah akan memiliki bunga berwarna merah, individu dengan alel kuning akan memiliki bunga berwarna kuning, dan individu dengan kedua alel tersebut akan memiliki bunga berwarna oranye, karena kedua alel diekspresikan secara bersamaan.

    Selain itu, kodominan juga dapat terjadi pada tingkat molekuler dalam genetika.

    Contohnya, pada genetika molekuler, kodominan dapat terjadi pada variasi gen dalam DNA, seperti polimorfisme.

    Dalam hal ini, variasi gen yang kodominan akan diekspresikan secara bersamaan pada fenotip individu yang membawa variasi gen tersebut.

    Kodominan memiliki peran penting dalam pemahaman genetika dan pewarisan sifat.

    Dengan memahami konsep kodominan, kita dapat lebih memahami bagaimana gen dan alel bekerja dalam pewarisan sifat dan memprediksi hasil persilangan antara individu dengan alel yang berbeda-beda.