Tag: paragraf

  • Pengertian Paragraf Ineratif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Ineratif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Ineratif

    Paragraf Ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah paragraf yang dikembangkan dengan pola khusus–umum–khusus.

    Yaitu menyajikan hal-hal khusus sebagai pengantar terlebih dahulu, lalu menyajikan gagasan utamanya, kemudian kembali dijelaskan dengan hal khusus untuk memperkuat gagasan utama tersebut.

    Dalam sebuah paragraf selalu ada kalimat penjelas/pendukung dan kalimat utama. Nah, di paragraf ineratif, kalimat utama justru diletakkan di tengah paragraf.

    Walaupun jarang penulis yang menggunakan pola ineratif, tetapi kemunculan paragraf ini terkadang bisa membut tulisan menjadi lebih kreatif.

    Contoh Paragraf Ineratif

    Untuk lebih jelasnya,berikut adalah contoh paragraf ineratif:

    1). Buah Kawis

    Buahnya bulat seperti bola. Kulit buahnya keras seperti batu. Inilah buah Kawis yang dagingnya berwarna hitam. Jika diseduh dengan air hangat, rasanya mirip minuman bersoda rasa kola.

    2). Danau Toba

    Danau ini menjadi tempat wisata utama Sumatra Utara. Biasanya danau ini dikunjungi orang-orang karena pemandangannya indah. Ya, danau ini dikenal dengan Danau Toba. Di sekitar danau ini terdapat banyak hotel dan penginapan, dari yang sederhana sampai yang mewah untuk para pengunjung yang datang.

    3). Hewan Kucing

    Hewan ini memang sering membuat orang tertawa. Terkadang juga menari-nari ketika mengajak seseorang untuk bermain. Ya, kucing memang dikategorikan hewan  yang lucu. Akan akan semakin lucu, jika hewan tersebut tidur dengan pulasnya.

    4). Amoeba

    Proses ini tidak membutuhkan perkawinan. Dengan kata lain, Amoeba tidak perlu amoeba lainnya untuk berkembang biak. Amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri. Hewan ini memiliki sebuah sel yang disebut dengan inti sel. Sel inilah yang nantinya akan membelah menjadi dua. Sel tersebut akan memisah dan membentuk dua kutub yang saling menjauh.

    5). Kelebihan dan Kekurangan Rotan

    Rotan biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel, seperti kursi, meja, dan rak buku. Penggunaan rotan sebagai bahan baku mebel mempunyai kelebihan dan kekurangan. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, yakni  ringan, kuat, mudah dibentuk, dan murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk.

    6). Jenis Ular

    Ular berbisa membunuh mangsanya dengan bisa beracun. Ular yang tidak berbisa biasanya membunuh mangsanya dengan cara melilit. Jenis ular memang ada yang berbisa dan tidak berbisa. Contoh ular berbisa antara lain kobra dan welang. Sementara itu, boa, piton, dan anakonda termasuk contoh ular yang tidak berbisa.

    7). Telaga Sarangan

    Telaga ini menjadi tempat wisata utama di Magetan, Jawa Timur. Tempat ini sering dikunjungi orang-orang karena hawanya yang sejuk. Telaga ini berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini dikenal dengan nama Telaga Sarangan. Di sekitar telaga ini terdapat banyak hotel dan penginapan, dari yang sederhana sampai yang mewah. Kita juga bisa mengelilingi telaga dengan kendaraan atau berjalan kaki karena terdapat jalan mengelilingi seluruh area telaga.

  • Pengertian Paragraf Deduktif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Deduktif dan Contohnya

    Pengertian Paragraf Deduktif

    Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf. Biasanya diawali dengan pernyataan yang bersifat umum, kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus berupa contoh-contoh, bukti-bukti, rincian khusus, dan sebagainya.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Lingkungan

    Fenomena macet sudah biasa dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia. Hal tersebut dapat dikarenakan beberapa sebab diantaranya adalah volume kendaraan yang sudah tinggi dan melampaui target dan kapasitas jalan. Selain itu, tingkat kesadaran warga yang kurang disiplin serta masih banyaknya aparat yang kurang tegas menindak pelanggaran pengguna jalan yang semakin mengakibatkan lalu lintas tidak terkendali.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Internet

    Internet sangat bermanfaat bagi manusia. Dengan kebebasan mengakses jaringan internet kita dapat mudah mengetahui berbagai informasi di belahan dunia manapun. Disamping menjadikannya media informasi, internet juga digunakan sebagai alat komunikasi bagi sebagian orang yang menggunakan aplikasi sosial media. Banyak hal yang ternyata bisa dijangkau hanya dengan sekali klik menggunakan jasa internet sehingga masyarakat pun sangat terbantu dengan kemudahan ini.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Keluarga

    Sosok ibu sangat besar peranannya bagi sebuah keluarga. Sebagian besar orang pasti setuju dengan pernyataan tersebut. Kita tidak bisa melengkapi dan menyiapkan segala keperluan hidup tanpa bantuannya. Sebuah keluarga akan sangat bergantung pada peran seorang ibu. Mulai dari makanan, perlengkapan, dan kebutuhan rumah biasanya dilakukan ibu tanpa mengeluh. Tentunya hal tersebut semakin menyadarkan kita untuk tidak membantah segala nasihat ibu dan menghargainya lebih baik lagi.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Pendidikan

    Disiplin menjadi permasalahan di lingkungan sekolah belakangan ini. Hal tersebut terjadi karena banyak siswa yang sering datang terlambat. Apalagi beberapa hari ini saat digelar ujian tengah semester masih juga ada yang terlambat. Persoalan tersebut kemudian dirapatkan oleh komite sekolah yang menghasilkan kebijakan soal hukuman lari keliling lapangan jika terbukti terlambat lebih dari sepuluh menit.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kecelakaan

    Kecelakaan akibat kelalaian kerja masih sering terjadi. Sepanjang tahun 2016, tercatat sudah 15 orang meninggal dikarenakan kecelakaan kerja terutama di pabrik- pabrik wilayah perkotaan. Korban meninggal tidak hanya berasal dari pekerja saja, tetapi beberapa warga sipil yang tinggal di lingkungan pabrik turut menjadi korban. Insiden kecelakaan tersebut banyak yang disebabkan konsleting aliran listrik karena pekerja yang lupa mematikan arus listrik saat meninggalkan pabrik.

    Contoh Paragraf Deduktif Tentang Kesehatan

    Sinar matahari sangat baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan sinar matahari akan memecah pro vitamin D yang ada di dalam tubuh menjadi vitamin D. Pro vitamin D perlu dirubah menjadi vitamin D agar bisa diserap oleh tubuh. Vitamin D inilah yang akan membantu pertumbuhan tulang dan gigi sehingga tulang dan gigi kita akan menjadi kuat. Namun tidak semua sinar matahari baik bagi kesehatan, sinar matahari pagi antara jam 8 dan 9 lah yang baik karena tidak mengandung sinar ultar violet yang akan merusak kulit. Di samping harus terpapar sinar matahari, kita juga harus mengkonsumsi makanan yang mengandung pro vitamin D seperti susu dan biji – bijian karena fungsi matahari hanyalah membantu proses pengubahannya saja.

    Nah, itulah pengertian dan contoh paragraf deduktif singkat. Semoga artike ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Paragraf: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Ciri-Cirinya

    Paragraf: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Ciri-Cirinya

    Pengertian Paragraf

    Pengertian Paragraf atau alinea adalah seperangkat atau sekelompok kalimat yang tersusun dari satu kalimat pokok dan beberapa kalimat penjelas.

    Biasanya, paragraf terdiri dari minimal tiga kalimat, yakni kelimat pokok, kalimat penjelas, serta kalimat penutup.

    Seluruh kalimat yang terletak dalam satu paragraf harus berhubungan dan saling berkaitan.

    Panjang pendeknya sebuah paragraf menjadi suatu penentu seberapa banyaknya ide pokok paragraf yang diungkapkan.

    Jenis Jenis Paragraf

    Jenis-jenis paragraf berdasarkan tujuannya dapat dibedakan menjadi 4 :

    1. Paragraf argumentasi
    2. Paragraf deskripsi
    3. Paragraf eksposisi
    4. Paragraf persuasif
    5. Paragraf naratif

    1. Paragraf Argumentasi

    Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi ide/gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca.

    Ciri-ciri paragraf argumentasi adalah bersifat nonfiksi/ilmiah, mencakup fakta atau kebenaran, dilengkapi bukti-bukti berupa data, dan ditutup dengan kesimpulan.

    2. Paragraf Deskripsi

    Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan tujuan agar pembaca seakan-akan bisa melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua apa yang dimaksud oleh penulis.

    Biasanya paragraf deskripsi menggambarkan objek tertentu, misalnya orang, tempat, atau objek lainnya. Jadi, pembaca seolah-olah melihat objek tersebut secara nyata.

    3. Paragraf Eksposisi

    Paragraf eksposisi adalah jenis paragraf yang memberikan informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan.

    Biasanya paragraf eksposisi menjelaskan atau menerangkan sebuah permasalahn kepada pembaca sehingga pembaca mengetahui maksud dari yang ditulis.

    4. Paragraf Persuasif

    Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal.

    Biasanya hal tersebut dilakukan agar pembaca juga menerima dan mengetahui apa sesungguhnya keinginan yang tersirat dari penulis.

    Sifat dari paragraf persuasif selalu mendorong pembaca dengan memberikan sugesti menggunakan bahasa yang menarik.

    5. Paragraf Naratif

    Merupakan paragraf yang menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut.

    Biasanya jenis paragraf ini mengandung tokoh, tempat, dan waktu dari sebuah objek yang diceritakan. Sehingga runtutannya menjadi jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

    Fungsi Paragraf

    Paragraf juga memiliki fungsi. Adapun fungsi paragraf adalah sebagai berikut:

    1. Mengekspresikan gagasan

    Fungsi paragraf adalah untuk mengekspresikan gagasan. Maksudnya adalah memberikan opini, ide, serta gagasan ke dalam rangkaian kalimat yang tersusun sehingga membentuk suatu kesatuan terhadap topik yang sedang ditulis.

    2. Menandai adanya gagasan baru

    Sebuah karya tulis yang terdiri beberapa paragraf pasti memiliki beberapa ide atau gagasan di dalamnya. Nah, ide atau gagasan itu terletak di masing-masing paragraf. Sehingga jika penulis ingin memberi gagasan baru, maka penulis bisa membuat paragraf baru pula.

    3. Mengembangkan topik bahasan

    Fungsi paragraf juga bisa sebagai pengembangan topik. Di mana, paragraf-paragraf dalam karya tulis akan memberikan opini atau bentuk pemikiran yang lebih spesifik.

    4. Memudahkan Variabel

    Paragraf juga berfungsi untuk memudahkan pengendalian variabel, terutama karangan yang terdiri atas beberapa variabel.

    Ciri Ciri Paragraf

    Adapun ciri-ciri paragraf adalah sebagai berikut:

    • Paragraf menggunakan pikiran utama yang dijelaskan dalam kalimat topik.
    • Letaknya sedikit dalam, biasanya pada lima ketuk spasi bagi karangan yang biasa.
    • Selain kalimat topik, kalimat lainnya adalah kalimat pengembang yang fungsinya untuk menjelaskan dan menguraikan hingga menerangkan pikiran utama di kalimat topik itu.
    • Paragraf juga menggunakan pikiran penjelas dimana dinyatakan pada kalimat penjelas.