Tag: pemberdayaan umkm

  • Pasar Murah Kampung Soerangganti Hadirkan UMKM Berdaya dan Warga Bahagia

    Pasar Murah Kampung Soerangganti Hadirkan UMKM Berdaya dan Warga Bahagia

    Antusiasme warga Dusun Lateng, Desa Gladag, sangat tinggi saat Program Pasar Murah Ketahanan Pangan digelar pada Sabtu malam (06/09/2025).

    Program yang diinisiasi oleh Roemah Jasmine ini mengusung tagline “Dari Rakyat, Bareng Rakyat, Untuk Rakyat” dan langsung diserbu pengunjung begitu area dibuka pukul 19.00 WIB.

    Pasar Murah menyediakan berbagai kebutuhan warga, mulai dari produk sandang, pangan, papan, hingga jajanan murah.

    Di antaranya ada pakaian, bahan pokok (sembako), sayuran, buah-buahan, dan aneka produk UMKM. Semua barang dibanderol dengan harga lebih ekonomis dibanding harga pasaran.

    “Belum mulai saja sudah ramai. Begitu dibuka, banyak stand langsung habis diserbu warga,” ujar salah satu panitia sambil tersenyum melihat ramainya pengunjung.

    Pasar Murah Kampung Soerangganti

    Program ini juga memberikan keuntungan tambahan bagi pembeli. Setiap transaksi minimal Rp25.000 akan mendapatkan voucher belanja yang bisa digunakan kembali untuk membeli produk lain, berlaku kelipatan.

    “Belanja murah, dapat barang, masih dapat voucher. Pokoknya untung banget,” ungkap Cici, salah satu warga yang ikut berbelanja.

    Menurut koordinator program, Rita Yuli, tujuan utama Pasar Murah bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga membuka ruang usaha bagi UMKM lokal.

    “Kami ingin pelaku UMKM bisa punya tempat menjual produknya, sementara masyarakat bisa belanja dengan harga ekonomis namun tetap berkualitas,” jelasnya.

    Pasar Murah rencananya akan diadakan rutin setiap hari Sabtu malam. Selain itu, panitia juga membuka donasi dari para dermawan yang ingin menyalurkan bantuan dalam bentuk apapun untuk masyarakat.

    Warga pun menyambut positif keberadaan Pasar Murah ini. “Kalau bisa jangan hanya sekali seminggu, tapi lebih sering. Barangnya segar, murah, dan dekat dari rumah. Sangat membantu warga,” kata salah satu warga Kampung Soerangganti.

    Dengan tingginya animo masyarakat, Pasar Murah Ketahanan Pangan ini diharapkan terus berlanjut sebagai solusi belanja murah, berkualitas, sekaligus wadah pemberdayaan UMKM di wilayah Lateng desa Gladag Rogojampi.

    Penulis: Andi BS

  • Mahasiswa Psikologi UMM Gelar Tiga Program Pengabdian Masyarakat di Rogojampi

    Mahasiswa Psikologi UMM Gelar Tiga Program Pengabdian Masyarakat di Rogojampi

    Sejumlah program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) digelar di wilayah Rogojampi oleh mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.

    Kegiatan ini mencakup edukasi kesehatan reproduksi untuk pelajar, dukungan digitalisasi bagi pelaku UMKM, hingga pelatihan keterampilan kreatif bagi ibu-ibu PKK.

    Keempat mahasiswa Fakultas Psikologi Jurusan Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang yakni; Sekarlangit Cahayaningtyas Syaifalanuada Timur Rahman, Wahyu Dwi Pangestu, Cindy Vanellia Agustin, dan Muhammad Cholis. Mereka berasal dari daerah Jawa dan luar Jawa.

    Program pertama berfokus pada pendidikan seksual yang diberikan sesuai jenjang usia, mulai dari PAUD hingga SMK.

    Materi mencakup pengenalan organ reproduksi, masa pubertas, pencegahan pernikahan dini, hingga pemahaman tentang hubungan sehat di masa muda.

    Edukasi ini dilaksanakan di enam sekolah dengan jadwal berbeda, yakni PAUD Mutiara Rogojampi /PKBM Koppat (29 Juli), SDN 2 Rogojampi (26 Juli), SDN 4 Rogojampi (28 Juli), SMPN 3 Rogojampi (30–31 Juli), dan SMK PGRI Rogojampi (7 Agustus).

    Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang
    Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (Dok. sastrawacana.id/)

    Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, pemutaran film pendek, diskusi, permainan edukatif, hingga sesi tanya jawab.

    Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pendidikan seksual yang aman, sehat, dan sesuai perkembangan usia.

    Program kedua menyasar sektor ekonomi lokal dengan pemberdayaan UMKM Desa Rogojampi.

    Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli – 5 Agustus 2025 ini menawarkan bantuan pembuatan QRIS untuk transaksi digital dan pembuatan buku menu bagi para UMKM.

    Mahasiswa PMM mendatangi langsung lokasi usaha, membantu menjembatani proses pembuatan QRIS pada pihak Bank, dan mendesain buku menu sesuai kebutuhan.

    Dari insisiatif tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi serta memperkuat daya tarik usaha melalui media promosi yang rapi.

    Program ketiga adalah workshop meronce bersama ibu-ibu PKK Desa Rogojampi pada 10 Agustus di Balai Desa yang ada relief sejarah Banyuwangi.

    Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan kreatif yang bisa dimanfaatkan sebagai hobi, dekorasi rumah, atau peluang usaha.

    Mahasiswa Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang di Rogojampi

    Peserta mendapatkan arahan teknik dasar, kesempatan praktik langsung, dan pendampingan hingga menghasilkan karya mandiri.

    Fahmi Dwi Mawardi, SE., M.S.A., CRSR. selaku dosen pembimbing juga menyampaikan, "Melalui tiga rangkaian program tersebut, bagaimana mahasiswa melalui program PMM berupaya mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan perekonomian masyarakat Rogojampi secara berkelanjutan!"

    Sekar dan tim PMM pada media ini berharap, "Kiprah pengabdian seperti ini, bisa berdampak secara nyata, berkelanjutan dan kami belajar menjiwai denyut nadi ragam lintas sosial sebagai bekal terjun ke masyarakat usai diwisuda kelak!" tutur perempuan asal Mataram NTB ini yang di Rogojampi sembari sambang kakek nenek dan saudara dari ayahnya Fathurahman,SH yang pendiri Teater REGES Rogojampi.

    Penulis: Bung Aguk/Yeti Chotimah