Tag: piston

  • Langkah hisap merupakan langkah saat posisi piston berada pada?

    Langkah hisap merupakan langkah saat posisi piston berada pada?

    Langkah hisap merupakan langkah saat posisi piston berada pada?

    a. titik mati bawah menuju titik mati atas
    b. titik mati samping menuju titik mati bawah
    c. titik mati atas menuju titik mati bawah
    d. titik mati atas menuju titik mati atas
    e. titik mati bawah menuju titik mati bawah

    Jawaban:

    c. titik mati atas menuju titik mati bawah

    Pembahasan:

    Pada langkah hisap, piston bergerak ke bawah dari titik mati atas (TMA) menuju titik mati bawah (TMB). Gerakan ini menciptakan ruang hampa di dalam silinder mesin.

    Baca juga: Akibat dari Keterlambatan Katup Menutup, Kecuali?

    Ruang hampa ini menyebabkan tekanan udara di dalam silinder lebih rendah dibandingkan dengan tekanan udara di luar.

    Tekanan udara yang lebih tinggi di luar mendorong campuran udara dan bahan bakar (yang telah disiapkan oleh karburator) masuk ke dalam silinder melalui katup hisap yang terbuka.

    Tekanan udara atmosfer yang lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan di dalam silinder mendorong campuran udara dan bahan bakar (yang telah disiapkan oleh karburator) masuk ke dalam silinder melalui katup hisap yang terbuka.

    Katup buang tertutup rapat selama langkah ini untuk mencegah gas buang keluar.

    Campuran udara dan bahan bakar ini dihisap ke dalam silinder dan dipersiapkan untuk tahap berikutnya, yaitu langkah kompresi.

  • Keausan Terbesar Alur Ring Piston Biasanya Terjadi Pada?

    Keausan terbesar alur ring piston biasanya terjadi pada?

    A. Pen piston
    B. Pen piston
    C. Noken as
    D. Alur ring kompresi
    E. Poros penggerak

    Jawaban:

    D. Alur ring kompresi

    Pembahasan:

    Keausan terbesar alur ring piston biasanya terjadi pada alur ring kompresi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

    • Tekanan tinggi: Tekanan kompresi yang tinggi di dalam ruang bakar mendorong gas panas ke atas, menekan ring piston ke dinding silinder. Tekanan ini paling besar pada ring kompresi, sehingga keausannya pun paling besar.
    • Gesekan: Gesekan antara ring piston dan dinding silinder paling besar pada ring kompresi, karena ring ini bergerak naik turun dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan ring oli.
    • Suhu tinggi: Suhu di dalam ruang bakar paling tinggi pada area ring kompresi, karena ring ini langsung bersentuhan dengan gas panas. Suhu tinggi ini dapat mempercepat proses keausan.

    Keausan alur ring kompresi dapat menyebabkan beberapa masalah pada mesin, seperti:

    • Penurunan kompresi: Celah antara ring piston dan dinding silinder yang semakin besar akibat keausan alur ring kompresi dapat menyebabkan kebocoran kompresi, sehingga mesin menjadi kurang bertenaga.
    • Oli mesin bocor: Oli mesin dapat bocor ke ruang bakar melalui celah yang besar antara ring piston dan dinding silinder.
    • Kerusakan pada piston: Keausan alur ring kompresi yang parah dapat menyebabkan ring piston aus dan berlubang, dan bahkan dapat menyebabkan piston pecah.
  • Jarak Celah Ring Piston Kompresi Diukur dengan Alat?

    Jarak celah ring piston kompresi diukur dengan alat?

    A. Micrometer
    B. Jangka sorong
    C. Vernier caliper
    D. Feller gauge
    E. Valve spring compresor

    Jawaban:

    D. Feller gauge

    Pembahasan:

    Jarak celah ring piston kompresi diukur dengan menggunakan alat ukur khusus yang disebut feller gauge.

    Feeler gauge atau kumparan pengukur celah adalah alat pengukur yang terdiri dari serangkaian lembaran logam yang berbeda ketebalannya.

    Setiap lembaran logam memiliki ketebalan yang berbeda, biasanya ditandai dengan satuan ukuran seperti milimeter atau inchi

    Alat ini dirancang khusus untuk mengukur celah yang sangat kecil, seperti celah ring piston.

    Feller gauge terdiri dari beberapa bilah tipis dengan ketebalan yang berbeda-beda.

    Bilah-bilah ini dapat dimasukkan ke dalam celah ring piston untuk mengukur lebarnya.

    Berikut adalah beberapa alasan mengapa feller gauge digunakan untuk mengukur celah ring piston kompresi:

    • Akurasi: Feller gauge dapat mengukur celah dengan sangat akurat, hingga 0,01 mm. Hal ini penting karena celah ring piston kompresi yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat menyebabkan masalah pada mesin.
    • Kemudahan penggunaan: Feller gauge mudah digunakan dan tidak memerlukan keahlian khusus.
    • Harga: Feller gauge relatif murah dibandingkan alat ukur presisi lainnya.
  • Jika terdapat asap putih yang keluar dari kenalpot sepeda motor 4 tak, maka indikasi kerusakannya adalah?

    Jika terdapat asap putih yang keluar dari kenalpot sepeda motor 4 tak, maka indikasi kerusakannya adalah?

    Jika terdapat asap putih yang keluar dari kenalpot sepeda motor 4 tak, maka indikasi kerusakannya adalah?

    A. Oli yang terlalu banyak

    B. Mesin dalam keadaan sehat

    C. Ring piston kompresi aus

    D. Piston aus

    E. Kompresi terlalu tinggi

    Jawaban:

    C. Ring piston kompresi aus

    Pembahasan:

    Asap putih yang keluar dari knalpot sepeda motor 4 tak umumnya menandakan adanya oli yang ikut terbakar dalam ruang bakar.

    Hal ini terjadi karena ring piston kompresi aus, sehingga oli mesin dapat merembes ke ruang bakar dan terbakar bersama campuran udara dan bahan bakar.

    Baca juga: Pada motor dengan PGM-FI terdapat sensor yang berfungsi sebagai pengaman motor dalam posisi miring pada sudut tertentu, yaitu?

    Berikut adalah beberapa penyebab ring piston kompresi aus:

    • Usia pakai: Seiring waktu, ring piston akan aus akibat gesekan dengan dinding silinder. Hal ini dapat diperparah oleh penggunaan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin atau gaya mengemudi yang kasar.
    • Panah panas: Terlalu panasnya mesin karena berbagai faktor, seperti penggunaan oli yang tidak sesuai, sistem pendingin yang tidak berfungsi dengan baik, atau gaya mengemudi yang kasar, dapat menyebabkan ring piston aus lebih cepat.
    • Kualitas ring piston: Kualitas ring piston yang buruk juga dapat menyebabkan aus lebih cepat.
  • Apabila diketahui tekanan kompresi pada Cylinder no. 3 adalah 8,5 Bar /dibawah 100 Psi, dan dilakukan analisis dengan menambahkan sedikit oli ke dalam Cylinder tersebut

    Apabila diketahui tekanan kompresi pada Cylinder no. 3 adalah 8,5 Bar / dibawah 100 Psi, dan dilakukan analisis dengan menambahkan sedikit oli kedalam Cylinder tersebut, lalu dilakukan tes kompresi kembali dan hasilnya ada peningkatan tekanan, maka dapat disimpulkan bahwa kerusakan terdapat pada?

    A. Gasket
    B. Block Cylinder sudah aus
    C. Celah mekanisme katup sudah tidak standar
    D. Ring Piston / Ring Oli sudah aus
    E. Cylinder head block sudah aus

    Jawaban:

    D. Ring Piston / Ring Oli sudah aus

    Pembahasan:

    Ketika tekanan kompresi rendah pada sebuah silinder mesin, itu bisa menunjukkan adanya kebocoran kompresi.

    Salah satu penyebab umum kebocoran kompresi adalah ausnya atau rusaknya seal piston atau ring piston.

    Ketika sedikit oli ditambahkan ke dalam silinder yang mengalami kebocoran kompresi, oli tersebut dapat membantu meningkatkan penyegelan antara piston dan dinding silinder.

    Hal ini terjadi karena oli dapat mengisi celah-celah kecil yang mungkin terbentuk akibat ausnya ring piston atau seal piston.

    Ketika tes kompresi dilakukan kembali setelah penambahan oli dan hasilnya menunjukkan peningkatan tekanan kompresi, ini menunjukkan bahwa penyegelan telah meningkat dan kebocoran kompresi telah berkurang.

    Oleh karena itu, kemungkinan besar penyebab tekanan kompresi rendah sebelumnya adalah ausnya ring piston atau ring oli.

    Sebaliknya, jika penyegelan tetap buruk atau tekanan kompresi masih rendah setelah penambahan oli, maka kemungkinan besar penyebabnya adalah masalah lain seperti celah mekanisme katup yang tidak standar, gasket yang rusak, atau bahkan ausnya bagian dari blok silinder atau kepala silinder.

    Jadi, dalam konteks ini, jika tekanan kompresi meningkat setelah penambahan oli, kerusakan terletak pada Ring Piston atau Ring Oli yang sudah aus.

  • Benda yang Naik Turun di Dalam Sebuah Silinder Mesin Adalah?

    Benda yang Naik Turun di Dalam Sebuah Silinder Mesin Adalah?

    Benda yang naik turun di dalam sebuah silinder mesin adalah piston.

    Piston adalah komponen mesin yang sangat penting dalam proses pembakaran.

    Piston berbentuk silinder dan bergerak naik turun di dalam silinder mesin seperti namanya.

    Piston biasanya terbuat dari bahan yang kuat, ringan, dan memiliki konduktivitas termal yang baik.

    Baca juga: Langkah hisap merupakan langkah saat posisi piston berada pada?

    Beberapa bahan yang umum digunakan untuk membuat piston antara lain:

    • Aluminium alloy: Aluminium alloy ringan dan memiliki konduktivitas termal yang baik, sehingga panas dari ruang bakar dapat dilepaskan dengan efisien.
    • Cast iron: Cast iron lebih kuat dari aluminium alloy, namun lebih berat dan memiliki konduktivitas termal yang lebih rendah.

    Fungsi piston antara lain:

    1. Memampatkan campuran udara dan bahan bakar

    Saat piston bergerak ke atas (langkah kompresi), campuran udara dan bahan bakar yang berada di ruang bakar akan termampatkan.

    Pemampatan ini meningkatkan tekanan dan temperatur campuran udara dan bahan bakar.

    2. Menerima tekanan hasil pembakaran

    Ketika busi memicu ledakan pada campuran udara dan bahan bakar yang terkompresi, piston akan terdorong ke bawah (langkah tenaga) oleh tekanan hasil pembakaran tersebut.

    Tekanan ini yang kemudian akan memutar crankshaft (poros engkol) melalui connecting rod (stang piston).

    3. Menghasilkan gerakan bolak-balik menjadi gerakan rotasi

    Dorongan dari tekanan pembakaran yang diterima piston diteruskan melalui connecting rod ke crankshaft, sehingga gerakan naik turun piston diubah menjadi gerakan rotasi pada crankshaft.

    Gerakan rotasi inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk menggerakkan roda kendaraan.

    4. Menahan dan membantu melumasi dinding silinder

    Piston dilengkapi dengan ring piston yang berfungsi untuk menjaga celah antara piston dan dinding silinder. Ring piston ini juga membantu oli mesin melumasi dinding silinder untuk mengurangi gesekan.

  • Pada mesin 4 tak, saat piston bergerak dari tma ke tmb dan posisi kedua katup tertutup, maka terjadi langkah?

    Pada mesin 4 tak, saat piston bergerak dari tma ke tmb dan posisi kedua katup tertutup, maka terjadi langkah?

    Pada mesin 4 tak, saat piston bergerak dari tma ke tmb dan posisi kedua katup tertutup, maka terjadi langkah?

    Jawaban:

    Pada mesin 4 tak, saat piston bergerak dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah) dan posisi kedua katup (klep) tertutup, maka terjadi langkah kompresi.

    Pembahasan:

    • Langkah Hisap: Piston bergerak dari TMA ke TMB dengan katup in (hisap) terbuka dan katup out (buang) tertutup. Udara dan bahan bakar terhisap masuk ke dalam ruang bakar.
    • Langkah Kompresi: Piston bergerak dari TMB ke TMA dengan kedua katup tertutup. Campuran udara dan bahan bakar dikompresi hingga mencapai tekanan dan temperatur tinggi.
    • Langkah Pembakaran: Busi menyala dan memicu ledakan pada campuran udara dan bahan bakar yang terkompresi. Tekanan yang dihasilkan mendorong piston bergerak dari TMA ke TMB.
    • Langkah Buang: Piston bergerak dari TMB ke TMA dengan katup in tertutup dan katup out terbuka. Gas sisa pembakaran didorong keluar dari ruang bakar.

    Pada saat piston bergerak dari TMA ke TMB dan kedua katup tertutup, langkah kompresi sedang berlangsung.

    Campuran udara dan bahan bakar dikompresi sehingga volumenya berkurang dan tekanannya meningkat.

    Hal ini penting untuk menghasilkan ledakan yang kuat pada langkah pembakaran berikutnya.

  • Apa nama piringan yang digerakkan oleh kruk as, untuk membuka dan menutup intake port pada 2 tak?

    Apa nama piringan yang digerakkan oleh kruk as, untuk membuka dan menutup intake port pada 2 tak?

    Apa nama piringan yang digerakkan oleh kruk as, untuk membuka dan menutup intake port pada 2 tak?

    Jawaban:

    Piringan yang digerakkan oleh kruk as untuk membuka dan menutup intake port pada mesin 2 tak disebut piston.

    Piston pada mesin 2 tak memiliki fungsi ganda:

    • Menekan campuran udara dan bahan bakar ke ruang bakar.
    • Membuka dan menutup intake port.

    Pada saat piston bergerak ke atas, intake port akan terbuka dan campuran udara dan bahan bakar akan terhisap ke dalam ruang bakar.

    Pada saat piston bergerak ke bawah, intake port akan tertutup dan campuran udara dan bahan bakar akan dikompresi.

    Piston pada mesin 2 tak umumnya terbuat dari aluminium atau besi cor dan memiliki desain yang lebih sederhana dibandingkan piston pada mesin 4 tak.

    Komponen lain yang terlibat dalam membuka dan menutup intake port pada mesin 2 tak:

    • Crankcase: Ruang di dalam mesin yang dikelilingi oleh kruk as.
    • Reed valve: Katup yang terletak di intake port untuk mencegah aliran balik campuran udara dan bahan bakar.

    Proses membuka dan menutup intake port pada mesin 2 tak:

    • Saat piston bergerak ke atas, crankcase di bawah piston akan terisi dengan campuran udara dan bahan bakar.
    • Tekanan di dalam crankcase akan meningkat dan mendorong reed valve terbuka.
    • Campuran udara dan bahan bakar akan mengalir ke dalam ruang bakar.
    • Saat piston bergerak ke bawah, reed valve akan menutup dan intake port akan tertutup.