Tag: pramuka

  • Anda baru saja ditugaskan menjadi pembina pramuka di sekolah

    Anda baru saja ditugaskan menjadi pembina pramuka di sekolah. Lewat penyelidikan mandiri, anda menghadapi tantangan yaitu menurunnya tingkat partisipasi siswa di sekolah terhadap kegiatan pramuka.

    Siswa lebih tertarik pada kegiatan lain seperti olahraga dan seni, padahal pramuka merupakan wahana pembentukan karakter siswa.

    Menurut anda, agar kegiatan kepramukaan bisa menarik minat siswa banyak hal yang harus dibenahi pada ektrakulikuler pramuka agar kegiatan kepramukaan bisa menarik minat siswa.

    Kemudian, Anda menyadari bahwa langkah awal yang diperlukan adalah mengumpulkan data yang dapat menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi siswa adalah masalah.

    Dari daftar tindakan di bawah ini, manakah yang termasuk dalam rencana Anda?

    A. Membuat penelitian ilmiah mengenal dampak kegiatan Pramuka terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah.

    B. Membuat survei masyarakat sekitar sekolah mengenal pentingnya Pramuka di lingkungan mereka.

    C. Membuat laporan mengenai dampak kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka di sekolah

    D. Membuat survei dan Wawancara mengenai minat Ekstrakulikuler Pramuka

    E. Membuat galeri foto-foto kegiatan Pramuka di majalah dinding sekolah

    Jawaban:

    D. Membuat survei dan Wawancara mengenai minat Ekstrakulikuler Pramuka

    Pembahasan:

    Menurunnya minat siswa dalam kegiatan pramuka di sekolah menjadi tantangan yang perlu dihadapi oleh para pembina pramuka.

    Untuk mengatasinya, langkah awal yang penting adalah mengumpulkan data untuk memahami alasan di balik rendahnya partisipasi siswa.

    Survei dan wawancara merupakan cara terbaik untuk mendapatkan data ini secara langsung dari siswa.

    Melalui metode ini, Anda dapat mengetahui minat, persepsi, dan kendala yang dihadapi siswa terkait kegiatan pramuka.

    Informasi ini sangat penting untuk mengembangkan program pramuka yang menarik dan relevan bagi siswa, sehingga mereka termotivasi untuk berpartisipasi.

    Dengan memahami kebutuhan dan minat siswa, kita dapat membuat kegiatan pramuka yang lebih kreatif, inovatif, dan bermanfaat, sehingga mereka dapat mengembangkan karakter, keterampilan, dan nilai-nilai positif melalui kegiatan pramuka.

  • Siapakah Nama Lengkap Bapak Pandu Dunia?

    Nama lengkap Bapak Pandu Dunia adalah Robert Stephenson Smyth Baden-Powell of Gilwell.

    Ia sering dikenal dengan nama Robert Baden-Powell, atau Lord Baden-Powell.

    Baden-Powell dilahirkan di London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857.

    Ia dikenal sebagai pendiri gerakan kepanduan, yang dimulai dengan penerbitan buku “Scouting for Boys” pada tahun 1908.

    Gerakan kepanduan yang didirikannya kemudian berkembang pesat di seluruh dunia, dan Baden-Powell pun dijuluki sebagai Bapak Pandu Dunia.

    Baden-Powell memiliki karir militer yang gemilang. Ia bertugas di India dan Afrika Selatan, dan terkenal karena keberaniannya dalam Pengepungan Mafeking selama Perang Boer Kedua.

    Pengalamannya dalam militer dan alam bebas menjadi dasar bagi filosofi kepanduannya yang menekankan pada pentingnya karakter, keterampilan, dan layanan kepada masyarakat.

    Baden-Powell menikah dengan Olave Baden-Powell pada tahun 1912, dan bersama-sama mereka memimpin gerakan kepanduan dan kepanduan putri.

    Baden-Powell menerima banyak penghargaan atas karyanya, termasuk gelar Baron Baden-Powell of Gilwell pada tahun 1929.

    Ia meninggal di Kenya pada tanggal 8 Januari 1941, dan dikenang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah pendidikan dan kepemudaan.

  • Tingkatan Pramuka Penggalang Adalah?

    Tingkatan Pramuka Penggalang terbagi menjadi tiga berdasarkan pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU):

    1. Penggalang Ramu

    Penggalang Ramu merupakan tingkatan awal bagi Pramuka Penggalang. Untuk mencapai tingkatan ini, anggota harus memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang Ramu.

    SKU Penggalang Ramu terbagi menjadi dua bagian, yaitu SKU Pramuka Penggalang dan SKU Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penggalang Ramu.

    SKU Pramuka Penggalang meliputi pengetahuan dasar tentang kepramukaan, seperti sejarah, lambang, dan motto Pramuka.

    Sedangkan SKU TKU Penggalang Ramu meliputi keterampilan dasar kepramukaan, seperti tali-temali, semaphore, morse, dan pioneering.

    Dengan menyelesaikan SKU Penggalang Ramu, anggota Pramuka menunjukkan bahwa mereka telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk menjadi seorang Pramuka Penggalang.

    2. Penggalang Rakit

    Penggalang Rakit merupakan tingkatan lanjutan setelah Penggalang Ramu. Untuk mencapai tingkatan ini, anggota harus memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang Rakit.

    SKU Penggalang Rakit terbagi menjadi dua bagian, yaitu SKU Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penggalang Rakit dan SKU Minat dan Keterampilan.

    SKU TKU Penggalang Rakit meliputi keterampilan yang lebih kompleks dibandingkan SKU Penggalang Ramu, seperti navigasi darat, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan memasak di alam bebas.

    Sedangkan SKU Minat dan Keterampilan memberikan kesempatan bagi anggota untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam berbagai bidang, seperti seni, olahraga, dan teknologi.

    Dengan menyelesaikan SKU Penggalang Rakit, anggota Pramuka menunjukkan bahwa mereka telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam tentang kepramukaan dan siap untuk mengikuti kegiatan yang lebih menantang.

    3. Penggalang Terap

    Penggalang Terap merupakan tingkatan tertinggi dalam Pramuka Penggalang. Untuk mencapai tingkatan ini, anggota harus memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang Terap.

    SKU Penggalang Terap terbagi menjadi tiga bagian, yaitu SKU Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penggalang Terap, SKU Bhakti, dan SKU Kecakapan Khusus.

    SKU TKU Penggalang Terap meliputi keterampilan yang lebih kompleks dibandingkan SKU Penggalang Rakit, seperti kepemimpinan, pembinaan, dan manajemen kegiatan.

    SKU Bhakti menitikberatkan pada pengabdian kepada masyarakat, seperti bakti sosial dan pelestarian lingkungan.

    Sedangkan SKU Kecakapan Khusus memberikan kesempatan bagi anggota untuk mendalami suatu bidang tertentu secara lebih mendalam, seperti mountaineering, selam, dan navigasi laut.

    Dengan menyelesaikan SKU Penggalang Terap, anggota Pramuka menunjukkan bahwa mereka telah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang lengkap untuk menjadi seorang Pramuka yang mandiri, berbakti, dan memiliki kecakapan khusus.

    Selain tingkatan berdasarkan SKU, Pramuka Penggalang juga memiliki tingkatan berdasarkan tanda pengenal:

    • Penggalang Ramu: Tanda pengenal berwarna kuning.
    • Penggalang Rakit: Tanda pengenal berwarna hijau.
    • Penggalang Terap: Tanda pengenal berwarna merah.
  • Pramuka Penggalang Memiliki Anggota dengan Umur?

    Pramuka Penggalang memiliki anggota dengan umur 11-15 tahun.

    Berdasarkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, Pramuka Penggalang merupakan tingkatan kedua dalam Gerakan Pramuka setelah Pramuka Siaga.

    Batas usia untuk setiap tingkatan Pramuka adalah sebagai berikut:

    • Pramuka Siaga: 7-10 tahun
    • Pramuka Penggalang: 11-15 tahun
    • Pramuka Penegak: 16-20 tahun
    • Pramuka Pandega: 21-25 tahun

    Pramuka Penggalang memiliki berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat, seperti:

    • Persaudaraan: Menumbuhkan rasa persaudaraan dan persahabatan antar sesama anggota Pramuka.
    • Keterampilan: Meningkatkan keterampilan dasar kepramukaan, seperti semaphore, morse, tali-temali, dan pioneering.
    • Kemandirian: Melatih kemandirian dan kepemimpinan dalam kegiatan perkemahan dan petualangan.
    • Kebangsaan: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
    • Keagamaan: Memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral.

    Kegiatan Pramuka Penggalang dapat membantu para anggotanya untuk:

    • Mengembangkan karakter dan kepribadian yang positif.
    • Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat.
    • Mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan.
    • Memiliki rasa cinta tanah air dan bela negara.
  • Teks Trisatya dan Dasadarma Pramuka

    Teks Trisatya dan Dasadarma Pramuka

    Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka adalah kode kehormatan sekaligus janji atau sumpah yang diucapkan oleh para anggota Gerakan Pramuka Indonesia.

    Dengan menjalankan isi Tri Satya dan Dasa Darma, setiap anggota pramuka mampu mampu menjadi manusia yang berakhlak mulia.

    Berikut ini adalah teks trisatya pramuka:

    Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

    1. Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila;

    2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat;

    3. Menepati Dasadarma

    Dasadarma dapat dikatakan sebagai tuntunan tingkah laku bagi anggota pramuka. Adapun isi dari dasadarma adalah sebagai berikut:

    1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

    2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

    3. Patriot yang sopan dan ksatria

    4. Patuh dan suka bermusyawarah

    5. Rela menolong dan tabah

    6. Rajin, terampil dan gembira

    7. Hemat, cermat dan bersahaja

    8. Disiplin, berani dan setia

    9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

    10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

  • Siapa Nama Lengkap Bapak Pandu Dunia?

    Siapa Nama Lengkap Bapak Pandu Dunia?

    Nama lengkap bapak pandu dunia adalah Robert Stephenson Smyth Powell atau lebih akrab Staphe Powel yang lahir pada 22 Februari 1857 di Paddington, London.

    Baden Powell merupakan seorang perwira militer Inggris dan aktif di angkatan bersenjata selama lebih dari 30 tahun.

    Pada tahun 1907, ia mengadakan perkemahan untuk anak-anak di pulau Brownsea, Inggris. Perkemahan ini menjadi awal dari gerakan pramuka yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

    Baden Powell menulis buku “Scouting for Boys” pada tahun 1908, yang menjadi pedoman dasar bagi gerakan pramuka.

    Ia juga mendirikan Baden-Powell Scouts’ Association pada tahun 1908 dan World Organization of the Scout Movement (WOSM) pada tahun 1922.

    Baden Powell dianggap sebagai tokoh inspiratif dan memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk karakter dan moral anak-anak dan remaja melalui gerakan pramuka.

    Hari ulang tahunnya, 22 Februari, diperingati sebagai Hari Pramuka Sedunia.

  • Arti Lambang Gerakan Pramuka Adalah?

    Arti Lambang Gerakan Pramuka Adalah?

    Pramuka adalah organisasi kepaduan pendidikan non formal yang berkembang secara internasional, termasuk Indonesia.

    Awal mula pramuka atau Praja Muda Karana dimulai sejak awal abad 20 yang diprakarsai oleh Boden Powell, yang dikenal sebagai Bapak Pandu Sedunia.

    Organisasi Pramuka memiliki lambang tunas kelapa sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72 yang merupakan pembaruan atau penyempurnaan dari surat keputusan sebelumnya, yaitu 15/KN/67 Tahun 1967.

    Arti Lambang Gerakan Pramuka

    Adapun arti lambang Pramuka sebagai berikut:

    1. Buah Nyiur yang Sedang Tumbuh

    Ketika buah nyiur bertunas, maka disebut sebagai cikal. Dalam Pramuka, cikal dapat diartikan sebagai pemula atau penduduk asli pertama, yang kemudian akan menurunkan generasi baru.

    Lambang ini juga mengandung makna tumbuh bahwa setiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup Bangsa Indonesia.

    2. Nyiur yang Kokoh

    Nyiur atau kelapa memiliki ketahanan yang kuat dalam kondisi apapun. Maka, bermakna bahwa setiap anggota Pramuka adalah seorang yang sehat dan kuat rohaniah dan jasmaniah.

    Serta mengartikan tekad yang besar untuk menghadapi setiap rintangan yang menghadang dalam keadaan bagaimanapun juga.

    3. Nyiur Menjulang Tinggi

    Karakteristik nyiur yang menjulang tinggi melambangkan setiap anggota Pramuka memiliki cita-cita yang tinggi, lurus, mulia dan jujur dan tidak mudah diombang-ambingkan.

    4. Nyiur Memiliki Akar yang Menancap Kuat

    Agar dapat tumbuh kokoh, nyiur butuh akar yang menancap kuat pada tanah. 

    Melambangkan keyakinan anggota Pramuka yang kuat serta didasari prinsip yang baik, benar, kuat, dan nyata dalam mewujudkan cita-cita.

    5. Nyiur Dapat Tumbuh di Mana Saja

    Karena kekokohan dan daya tahannya, nyiur dapat tumbuh di mana saja.

    Maknanya, setiap anggota Pramuka dapat beradaptasi atau menyesuaikan diri di tengah masyarakat, di manapun hidup dan tinggal.

    6. Nyiur Adalah Pohon Serbaguna

    Dari ujung hingga akar, nyiur adalah pohon yang serbaguna.

    Melambangkan setiap anggota Pramuka berguna dan membaktikan diri untuk kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

  • Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia

    Sejarah Pramuka Dunia dan Indonesia

    Sejarah Pramuka Dunia

    Pramuka atau Praja Muda Karana merupakan suatu organisasi pendidikan non formal yang berkembang secara internasional, termasuk Indonesia.

    Awal mula terjadinya sejarah pramuka dimulai sejak awal abad 20 yang diprakarsai oleh Boden Powell, yang dikenal sebagai Bapak Pandu Sedunia.

    Perkembangan pramuka sendiri sangat cepat dan diakui oleh masyarakat.

    Hal tersebut dikarenakan kontribusi Baden Powell yang memang mengarahkan pramuka sebagai organisasi yang bermanfaat.

    Pada masa itu, organisasi pramuka tidak hanya sebagai bentuk organisasi yang mengajarkan baris-berbaris saja.

    Tapi juga mengarahkan masyarakat agar lebih dekat dengan alam, sosial, serta memperkuat hubungan dengan Tuhan.

    Menurut sejarah, pramuka diawali ketika Baden Powell melakukan perkemahan pertamanya pada 25 Juli 1907 di Brownsea, Inggris.

    Lantas, ia mencatat pengalamannya dalam buku Scouting for Boys pada tahun 1908.

    Dari buku itulah, perkembangan pramuka mulai terlihat.

    Ada begitu banyak organisasi yang mulai terbentuk dari berbagai belahan dunia, seperti Girl Guides, CUB, Rover Scout, dan sebagainya.

    Lalu, pada tanggal 30 Juli sampai 8 Agustus 1920 di Olympis Hall, London, ada ratusan partisipan Pramuka melakukan jambore dunia untuk pertama kalinya. Kurang lebih diperkirakan peserta yang datang mencapai 800 orang.

    Jambore ini diikuti oleh 34 negara. Dan dalam acara tersebut, Baden Powell dinobatkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

    Dan di tahun yang sama dibentuk pula Dewan Internasional organisasi Pramuka yang beranggotakan 9 orang.

    Kota London merupakan kantor kesekrariatan Pramuka sedunia. Yang kemudian dipindahkan ke Ottawa, Kanada tahun 1958 dan berpindah lagi ke Geneva, Swiss tahun 1968.

    Sejarah Pramuka Indonesia

    Sejarah pramuka Indonesia dimulai sejak tahun 1912, di mana cikal bakalnya adalah organisasi Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO) bentukan Belanda.

    Kemudian pada tahun 1916, organisasi tersebut berganti nama menjadi Nederlands-Indische Padviders Vereeniging (NIPV). Dalam bahasa Indonesia artinya adalah Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda.

    Pada tahun yang sama dibentuk juga organisasi kepemudaan bentukan bangsa Indonesia bernama Javaansche Padviders Organisatie yang diprakarsai oleh S.P. Mangkunegara VII.

    Setelah Sumpah Pemuda, kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya keorganisasian semakin meningkat. Hingga beberapa organisasi kepanduan mulai ramai peminatnya.

    Karena banyaknya organisasi kepanduan Indonesia tersebut, maka dibentuklah Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI) pada tanggal 23 Mei 1928.

    Namun, pada 1930, PAPI melebur menjadi Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh-tokoh organisasi lain.

    Semakin hari, organisasi ini semakin berkembang. Sehingga PAPI menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) pada bulan April 1938.

    Untuk menggalang persatuan dan persaudaraan, BPPKI mengadakan “Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem” disingkat PERKINO dan dilaksanakan pada tanggal 19-23 Juli 1941 di Yogyakarta.

    Saat masa penjajahan Jepang, organisasi kepanduan sempat mendapat tekanan karena Jepang menganggap bahwa organisasi kepanduan bisa meningkatkan semangat persatuan rakyat Indonesia.

    Meski begitu, para tokoh kepanduan tetap memegang prinsipnya masing-masing untuk tetap membela organisasi yang telah berhasil menyatukan rakyat.

    Sampai akhirnya Indonesia meraih kemerdekaan, tokoh kepanduan Indonesia membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia untuk pembentukan satu wadah organisasi kepanduan di Indonesia.

    Dengan inisiatif tersebut akhirnya diadakan Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia pada tanggal 27-29 Desember 1945 di Surakarta dengan hasil terbentuknya Pandu Rakyat Indonesia.

    Organisasi ini diakui pemerintah sebagai satu-satunya organisasi kepanduan lewat keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan pada 1 Februari 1947.

    Dan setelah cukup lama berdiri, baru akhirnya pada tahun 1961, Gerakan Pramuka lahir. Hal ini dilatarbelakangi karena banyaknya organisasi kepanduan yang ada.

    Sehingga pada tanggal 14 Agustus 1961, dilakukan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, serta penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka. Maka dari itu, Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

    Nah, itulah sejarah pramuka di dunia dan Indonesia yang bisa kita gunakan sebagai referensi dan bahan untuk mengingat sejarah.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Sejarah Gerakan Pramuka Dunia dan Tokohnya

    Sejarah Gerakan Pramuka Dunia dan Tokohnya

    Sejarah Kepramukaan di Dunia tidak bisa terlepas dari Baden Powell.

    Tentara Inggris yang lahir di London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857 ini lah yang menggagas kegiatan yang dalam sejarah kemudian terkenal dengan kepramukaan atau scouting.

    Sejarah mencatat bahwa buku Aids to Scouting (1899) yang berisikan pengalaman Baden Powell semasa di ketentaraan menarik minat dan banyak dibaca, tidak hanya oleh kalangan militer saja melainkan oleh para guru dan organisasi pemuda.

    Minat masyarakat terhadap buku Aids to Scouting yang tinggi membuat William Alexander Smith (Pimpinan Boys Brigade Inggris) meminta Baden Powell untuk melatih 22 pemuda.

    Oleh Baden Powell, ke-22 pemuda ini diajak berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tanggal 25 Juli – 2 Agustus 1907.

    Tercatat dalam sejarah, perkemahan tersebut menginspirasi Baden Powell untuk menulis buku ‘Scouting for Boys’ (1908).

    Selain diilhami buku-bukunya terdahulu, buku ini juga mendapatkan masukan dan dukungan dari Frederick Russell Burnham (Chief of Scouts in British Africa), Ernest Thompson Seton dari Woodcraft Indians (Amerika), dan William Alexander Smith dari Boys Brigade.

    Kembali, buku ini menjadi laris manis, bahkan di seantero dunia.

    Buku Scouting for Boys menjadi rujukan dan pedoman penyelenggaraan kegiatan serupa di seluruh dunia.

    Kegiatan-kegiatan tersebut yang kemudian dikenal sebagai kepramukaan atau scouting.

    Kemah di pulau Brownsea dan buku ‘Scouting for Boys’ dianggap sebagai tonggak awal sejarah kepramukaan di dunia.

    Tentang Bapak Pramuka Sedunia, Baden Powell, baca : Sejarah Baden Powell dan Foto Baden Powell.

    Sejarah Kepramukaan Sedunia

    Sejarah mencatat bahwa buku “Scouting for Boys” tersebar luas di Inggris dan negara-negara lain.

    Buku ini menginspirasi berdirinya organisasi kepramukaan di Inggris dan sekitarnya.

    Sehingga bermunculanlah kegiatan-kegiatan untuk pemuda dengan menerapkan ide-ide Baden Powell.

    Semula kepramukaan hanya ditujukan bagi anak laki-laki berusia 11 sampai 18 tahun dengan nama Boys Scout.

    Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes berinisiatif mendirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides. Organisasi ini kemudian diteruskan oleh istri Baden Powell.

    Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama Cub (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya.

    Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

    Tahun 1918 Baden Powell membentuk “Rover Scout” bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia).

    Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

    Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London.

    Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

    Daftar pelaksanaan Jambore Dunia dapat dilihat di artikel lain di blog ini.

    Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919.

    Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

    Tahun 1920 dibentuk WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia).

    Sekretariat (kantor pusat WOSM) disebut World Scout Bureau (Biro Pramuka Dunia).

    Biro Pramuka Dunia pertama kali berlokasi di London, Inggris. Pada tahun 1958 dipindah ke Ottawa Kanada dan tahun 1968 dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

    World Scout Bureau dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal Biro Pramuka Dunia. Saat ini Sekretaris jenderal WOSM dijabat oleh Scott Teare.

    Biro Kepramukaan sedunia mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Kawasan Afrika, berkantor di Nairobi, Kenya; Kawasan Arab, berkantor di Kairo, Mesir; Kawasan Asia Pasifik, berkantor di Manila, Filipina; Kawan Eurasia, berkantor Kiev, Ukraina; Kawasan Eropa, berkantor di Jenewa Swiss; dan Kawasan Inter-Amerika, berkantor di Panama City, Panama.

    Indonesia bergabung menjadi anggota WOSM sejak tahun 1953. Selain WOSM, di dunia juga terdapat beberapa organisasi kepramukaan lainnya seperti WAGGGS (World Association of Girl Guides and Girl Scouts atau Asosiasi Kepanduan Putri Sedunia).