Tag: profesi

  • Jelaskan pekerjaan apa saja yang mendukung dengan rencana karir anda

    Jelaskan pekerjaan apa saja yang mendukung dengan rencana karir anda

    Setiap individu tentu memiliki tujuan karir yang ingin dicapai di masa depan.

    Untuk mencapainya, dibutuhkan langkah-langkah strategis, salah satunya dengan memilih pekerjaan yang relevan dan mendukung pengembangan kompetensi.

    Misalnya, jika rencana karir saya adalah menjadi seorang pendidik profesional dan narasumber nasional di bidang pendidikan dan literasi digital, maka beberapa jenis pekerjaan berikut sangat mendukung pencapaian karir tersebut:

    1. Guru atau Tenaga Pendidik

    Menjadi guru merupakan fondasi utama dalam membangun karir saya di dunia pendidikan.

    Melalui profesi ini, saya bisa berinteraksi langsung dengan peserta didik, memahami karakter mereka, dan merancang strategi pembelajaran yang tepat sasaran.

    Setiap hari di ruang kelas adalah kesempatan untuk belajar dan mengajar secara bersamaan. Pekerjaan ini juga membantu saya mengasah keterampilan pedagogik, membiasakan diri dengan perencanaan pembelajaran, serta melatih kesabaran dan kepemimpinan.

    Selain itu, sebagai guru saya berpeluang untuk mengikuti berbagai pelatihan, seminar, dan sertifikasi yang berguna dalam meningkatkan kualitas profesional.

    Pengalaman menjadi guru juga membuka jalan untuk menjadi mentor bagi rekan sejawat serta menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    2. Penulis atau Kontributor Pendidikan

    Dalam perjalanan karir saya, menulis merupakan kegiatan yang tak terpisahkan.

    Melalui tulisan, saya dapat menyampaikan gagasan, pengalaman, dan pengetahuan secara lebih luas dan mendalam.

    Menjadi penulis di bidang pendidikan memungkinkan saya untuk berkontribusi dalam bentuk artikel, modul, buku ajar, hingga konten digital yang bermanfaat bagi guru, siswa, dan masyarakat umum.

    Menulis juga melatih saya untuk berpikir kritis, menyusun argumen secara runtut, dan menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami.

    Selain memperkuat personal branding saya sebagai pendidik, karya tulis juga memperluas jaringan profesional saya dengan penerbit, media, dan komunitas literasi.

    Dengan kata lain, kegiatan menulis mendukung rencana karir saya secara akademik maupun praktis.

    3. Fasilitator atau Trainer Pendidikan

    Pekerjaan sebagai fasilitator atau trainer pendidikan memberi saya kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan pendidik lainnya.

    Dalam berbagai pelatihan, workshop atau seminar, saya belajar bagaimana menyusun materi pelatihan yang menarik, menyampaikan presentasi yang komunikatif, dan memfasilitasi diskusi yang bermakna.

    Kegiatan ini menuntut saya untuk terus memperbarui wawasan dan metodologi agar materi yang saya bawakan tetap relevan.

    Selain itu, menjadi fasilitator juga meningkatkan kepercayaan diri saya dalam berbicara di depan umum, membangun relasi dengan peserta pelatihan, serta memperluas pengaruh saya di dunia pendidikan.

    Pengalaman ini memperkuat posisi saya sebagai narasumber dan membuka peluang untuk diundang di berbagai forum lokal maupun nasional.

    3. Konsultan Pendidikan atau Kurikulum

    Sebagai bagian dari pengembangan karir di bidang pendidikan, peran sebagai konsultan pendidikan atau kurikulum menjadi salah satu pilihan yang sangat strategis.

    Dalam peran ini, saya terlibat dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran, mengevaluasi kurikulum dan memberikan solusi berbasis kebutuhan sekolah atau lembaga pendidikan.

    Pengalaman ini sangat berharga karena memungkinkan saya melihat permasalahan pendidikan dari sudut pandang sistemik, bukan hanya dari dalam kelas.

    Dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti sekolah, dinas pendidikan, atau organisasi terkait, sehingga saya memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang kebijakan pendidikan dan bagaimana penerapannya di lapangan.

    Peran ini membantu saya untuk menjadi pendidik yang tidak hanya fokus pada praktik, tetapi juga memahami teori dan kebijakan yang mendasari.

    4. Content Creator Edukasi di Media Sosial

    Di era digital ini, menjadi content creator edukasi adalah langkah yang tepat untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

    Melalui platform seperti Instagram, YouTube, atau TikTok, saya bisa menyampaikan pesan-pesan pendidikan dengan cara yang lebih ringan, kreatif, dan sesuai dengan gaya hidup generasi muda.

    Menjadi content creator memungkinkan saya untuk menggabungkan kemampuan mengajar dengan keterampilan teknologi, seperti desain grafis, pengeditan video, dan storytelling digital.

    Selain memperkuat personal branding sebagai pendidik modern, kegiatan ini juga dapat membuka peluang kerja sama dengan lembaga pendidikan, media, atau sponsor yang sejalan dengan visi saya.

    Dengan konten yang konsisten dan bermakna, saya bisa berkontribusi dalam menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan di dunia maya.

    5. Koordinator Komunitas atau Organisasi Pendidikan

    Keterlibatan dalam komunitas pendidikan merupakan aspek penting dalam perjalanan karir saya.

    Dengan menjadi koordinator atau penggerak komunitas, saya belajar memimpin tim, menyusun program kerja, dan berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat.

    Komunitas menjadi ruang belajar yang kaya, di mana saya bisa bertukar pikiran, merancang gerakan sosial, dan melakukan advokasi pendidikan secara nyata.

    Melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, diskusi publik, dan aksi literasi, saya dapat memberi kontribusi langsung terhadap peningkatan kesadaran dan kualitas pendidikan di lingkungan sekitar.

    Pengalaman ini tidak hanya memperluas jejaring sosial dan profesional saya, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan pemberdayaan yang saya anggap penting dalam dunia pendidikan.

  • 12 Pekerjaan Terbaik di Masa Depan, Siapkan Diri dari Sekarang!

    12 Pekerjaan Terbaik di Masa Depan, Siapkan Diri dari Sekarang!

    Masa depan dunia kerja sedang berubah dengan cepat yang didorong oleh perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan globalisasi.

    Beberapa pekerjaan yang dulu sangat diminati mungkin akan tergantikan oleh otomatisasi, sementara akan muncul beberapa pekerjaan baru muncul seiring dengan kebutuhan zaman.

    Bisa dilihat beberapa sektor industri saat ini sudah mulai ditinggalkan dan banyak orang nantinya akan kesulitan mencari kerja. Inilah faktanya, sehingga kita harus bersiap untuk menghadapi masa depan.

    Maka dari itu, hendaknya kita mempersiapkan diri agar mampu bersaing di ketaknya persaingan dunia kerja masa depan.

    Dalam artikel ini, sastrawacana.id/ akan membahas 10 pekerjaan yang diprediksi akan sangat menjanjikan di masa depan berdasarkan tren pasar, perkembangan teknologi, dan kebutuhan industri.

    1. Spesialis Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin

    Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin adalah bidang yang berkembang pesat, dengan aplikasi mulai dari otomasi industri hingga pengembangan produk konsumen.

    Spesialis di bidang ini bertanggung jawab untuk menciptakan algoritma yang memungkinkan mesin belajar dari data dan membuat keputusan otonom.

    Keterampilan yang diperlukan termasuk pemrograman, analisis data, dan pengetahuan mendalam tentang matematika dan statistik.

    Saat ini sudah banyak produk AI yang beredar, mulai dari AI pembuat gambar, video, hingga tulisan.

    Maka, diprediksi pada masa depan nanti semua sektor sudah menggunakan AI, sehingga bidang ini sangat menjanjikan.

    2. Ahli Keamanan Siber

    Dengan semakin banyaknya data yang disimpan secara digital, kebutuhan akan Ahli Keamanan Siber menjadi sangat penting.

    Para profesional di bidang ini bertugas melindungi sistem informasi dari serangan siber, menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.

    Keterampilan yang diperlukan meliputi pengetahuan tentang jaringan komputer, protokol keamanan, dan kemampuan untuk menganalisis ancaman potensial.

    3. Spesialis Pengembangan Produk Digital

    Era digital telah membuka peluang besar dalam Pengembangan Produk Digital.

    Spesialis dalam bidang ini berfokus pada perancangan, pengembangan, dan peluncuran produk digital seperti aplikasi mobile, platform e-commerce, dan layanan online.

    Keterampilan yang dibutuhkan meliputi desain UI/UX, pemrograman, serta kemampuan analisis pasar.

    4. Ahli Data (Data Scientist)

    Di era informasi, Ahli Data atau Data Scientist adalah salah satu pekerjaan yang paling dicari.

    Mereka bertugas untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data untuk membantu organisasi membuat keputusan bisnis yang tepat.

    Profesi ini membutuhkan keterampilan analitis yang kuat, pemahaman statistik, serta kemampuan menggunakan alat-alat analisis data seperti Python, R, dan SQL.

    5. Manajer Energi Terbarukan

    Dalam menghadapi perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat, Manajer Energi Terbarukan memainkan peran kunci.

    Mereka bertugas mengelola proyek energi bersih seperti tenaga surya, angin, dan biomassa.

    Keterampilan yang dibutuhkan meliputi pemahaman tentang teknologi energi, manajemen proyek, dan regulasi lingkungan.

    6. Konsultan Transformasi Digital

    Transformasi digital menjadi kebutuhan bagi banyak perusahaan yang ingin tetap kompetitif di era modern.

    Konsultan Transformasi Digital membantu organisasi dalam mengadopsi teknologi baru, meningkatkan proses bisnis, dan memanfaatkan data untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

    Keterampilan yang dibutuhkan termasuk pengetahuan tentang teknologi informasi, manajemen perubahan, dan kemampuan komunikasi yang baik.

    7. Ahli Robotika

    Ahli Robotika merancang dan mengembangkan robot untuk berbagai aplikasi industri, mulai dari manufaktur hingga perawatan kesehatan.

    Seiring dengan meningkatnya penggunaan otomatisasi, kebutuhan akan ahli robotika diprediksi akan terus bertumbuh.

    Keterampilan yang dibutuhkan meliputi pengetahuan tentang mekanika, elektronik, dan pemrograman.

    8. Pengembang Blockchain

    Blockchain adalah teknologi yang mendasari mata uang kripto dan banyak aplikasi baru di berbagai sektor, termasuk keuangan, rantai pasokan, dan kontrak pintar.

    Pengembang blockchain bertanggung jawab untuk merancang dan memelihara sistem blockchain.

    Profesi ini memerlukan keterampilan pemrograman, pemahaman tentang kriptografi, dan pengetahuan tentang sistem terdistribusi.

    9. Ahli Bioteknologi

    Bioteknologi adalah bidang yang menggabungkan biologi dengan teknologi untuk mengembangkan produk dan solusi baru di bidang kesehatan, pertanian, dan industri.

    Ahli bioteknologi bekerja pada pengembangan obat baru, teknik pertanian yang inovatif, dan produk ramah lingkungan.

    Keterampilan yang dibutuhkan termasuk pemahaman mendalam tentang biologi, kimia, dan kemampuan penelitian.

    10. Desainer Pengalaman Pengguna (UX Designer)

    Dalam dunia digital, Desainer Pengalaman Pengguna (UX Designer) memiliki peran penting dalam memastikan produk digital mudah digunakan dan menyenangkan bagi pengguna.

    Mereka merancang alur pengguna, membuat wireframe, dan bekerja sama dengan tim pengembang untuk mewujudkan visi mereka.

    Keterampilan utama yang diperlukan termasuk pemahaman psikologi pengguna, desain interaksi, dan prototyping.

    11. Spesialis Kesehatan Mental dan Psikolog

    Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, kebutuhan akan Spesialis Kesehatan Mental dan Psikolog diprediksi akan terus meningkat.

    Mereka membantu individu mengatasi stres, kecemasan, depresi, dan tantangan mental lainnya.

    Profesi ini membutuhkan pendidikan yang mendalam dalam psikologi, empati, dan kemampuan untuk bekerja dengan berbagai populasi.

    12. Manajer Proyek Teknologi

    Manajer Proyek Teknologi bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi proyek teknologi, memastikan bahwa proyek tersebut diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran.

    Keterampilan yang dibutuhkan meliputi manajemen proyek, komunikasi, dan pemahaman tentang teknologi yang sedang dikembangkan.

    Kesimpulan

    Masa depan dunia kerja sedang bergerak ke arah yang lebih digital, terotomatisasi, dan berfokus pada teknologi canggih.

    Beberapa pekerjaan yang dulunya dianggap sebagai karier masa depan mungkin mulai tergantikan oleh mesin dan AI, namun hal ini juga menciptakan peluang baru di berbagai bidang yang terkait dengan teknologi dan ilmu pengetahuan.

    Pekerjaan seperti Spesialis AI, Ahli Keamanan Siber, dan Pengembang Blockchain menunjukkan bagaimana teknologi akan terus mendorong permintaan akan keterampilan khusus yang lebih teknis dan analitis.

    Namun, tidak hanya teknologi yang membentuk masa depan pekerjaan.

    Ada juga peningkatan kesadaran tentang isu-isu global seperti perubahan iklim, yang mendorong permintaan akan Manajer Energi Terbarukan.

    Selain itu, dengan semakin banyaknya data dan informasi yang harus diolah, peran Ahli Data menjadi sangat krusial dalam membantu organisasi membuat keputusan yang berbasis data dan akurat.

    Di sisi lain, meskipun teknologi berperan besar dalam pekerjaan masa depan, peran manusia tetap tidak tergantikan dalam beberapa bidang.

    Profesi seperti Spesialis Kesehatan Mental dan Ahli Etika Teknologi menunjukkan bahwa ada kebutuhan yang semakin besar untuk keterampilan yang lebih berfokus pada pemahaman manusia, baik dalam konteks kesehatan mental maupun dalam mempertimbangkan dampak etis dari penggunaan teknologi.

    Pekerjaan seperti Desainer Pengalaman Pengguna (UX Designer) dan Spesialis Pengembangan Produk Digital juga menunjukkan bahwa kreativitas dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pengguna akan terus dihargai di masa depan.

    Keterampilan ini akan diperlukan untuk merancang pengalaman pengguna yang intuitif dan memuaskan di dunia digital yang semakin kompleks.

    Secara keseluruhan, masa depan dunia kerja menuntut adaptasi, pembelajaran seumur hidup, dan kesiapan untuk beralih ke bidang baru seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan global.

    Mereka yang mampu mengenali dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan tren ini akan memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan di dunia kerja yang terus berubah.

    Oleh karena itu, penting untuk terus mengembangkan diri, baik melalui pendidikan formal maupun melalui pengalaman praktis, agar tetap relevan dan kompetitif dalam pasar kerja masa depan.

    Mempersiapkan diri untuk karier masa depan bukan hanya tentang menguasai teknologi terbaru, tetapi juga tentang memahami dampak teknologi terhadap masyarakat, serta mengembangkan keterampilan yang mendukung inovasi dan kesejahteraan global.

    Dengan demikian, pekerjaan-pekerjaan yang dijelaskan dalam artikel ini bukan hanya sekadar karier yang menjanjikan, tetapi juga profesi yang akan membantu membentuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

  • Hanya Profesi Dokter yang Dicantumkan di Tiket Pesawat, Ini Alasannya

    Hanya Profesi Dokter yang Dicantumkan di Tiket Pesawat, Ini Alasannya

    Ketika memesan tiket pesawat, penumpang akan memberikan data-data diri lengkap, mulai dari nama, alamat, domisili, hingga profesi.

    Namun, ternyata tidak semua profesi bisa dicantumkan dalam tiket pesawat. Hanya ada satu profesi saja yang akan dicantumkan oleh pihak maskapai, yakni dokter.

    Melansir akun Instagram Angkasa Pura I, tujuan pencantuman gelar tersebut adalah untuk memudahkan awak kabin ketika penumpang membutuhkan bantuan darurat ketika pesawat sedang mengudara.

    Baca juga: Cara Penulisan Nama di Tiket Pesawat yang Benar

    “Hal ini bertujuan untuk memudahkan awak kabin saat memerlukan bantuan medis dalam keadaan darurat di pesawat,”  Instagram resmi Angkasa Pura I @ap_airports.

    Penumpang yang berprofesi sebagai dokter dianggap mampu membantu penumpang lain ketika membutuhkan pertolongan medis.

    Maka, ketika ada hal-hal yang berkaitan dengan masalah kesehatan, awak kabin dapat mengenali siapa yang berprofesi sebagai dokter melalui tiket.

    Lantas, perihal pencantuman gelar serta nama dalam tiket, setiap pihak maskapai memiliki kebijakan masing-masing.

    Seperti, ada maskapai yang hanya mencantumkan 2 kolom nama, ada pula yang mencantumkan 3 kolom nama.

    Kemudian, penumpang juga akan mengisi titel seperti Mr. (untuk pria dewasa), Mrs. (untuk wanita dewasa), Mstr. (untuk anak laki-laki di bawah 12 tahun), dan Ms. (untuk wanita yang belum menikah).

    Sumber: Instagram Angkasa Pura I

  • Mengenal Apa Itu Aktuaris dan Perannya dalam Mengelola Risiko Keuangan

    Mengenal Apa Itu Aktuaris dan Perannya dalam Mengelola Risiko Keuangan

    Dalam dunia keuangan dan asuransi, terdapat satu profesi yang sangat penting namun masih jarang dikenal masyarakat luas, yaitu aktuaris.

    rofesi ini memiliki peran vital dalam menganalisis risiko dan mengambil keputusan berbasis data untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

    Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai pengertian aktuaris, tugasnya, peran dalam manajemen risiko, serta bagaimana cara menjadi seorang aktuaris profesional.

    Apa Itu Aktuaris?

    Aktuaris adalah seorang profesional yang ahli dalam menerapkan ilmu matematika, statistik, dan teori keuangan untuk menganalisis dan mengelola risiko di bidang keuangan.

    Tugas utamanya adalah membantu perusahaan dalam memahami, memprediksi, dan mengendalikan dampak keuangan dari berbagai risiko, seperti risiko kematian, kecelakaan, penyakit, pensiun, dan investasi.

    Biasanya, aktuaris bekerja di industri asuransi, dana pensiun, perbankan, investasi, bahkan pemerintahan.

    Mereka mengembangkan model-model perhitungan risiko, menentukan besaran premi, menilai kelayakan produk keuangan, serta membantu merancang sistem perlindungan finansial jangka panjang.

    Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Aktuaris

    Tugas seorang aktuaris sangat kompleks dan melibatkan banyak aspek analisis kuantitatif. Beberapa tugas utamanya meliputi:

    • Menghitung premi asuransi berdasarkan analisis risiko yang mendalam.
    • Membuat model keuangan untuk memperkirakan kemungkinan kerugian masa depan.
    • Merancang program pensiun dan asuransi yang seimbang antara manfaat dan biaya.
    • Menganalisis laporan keuangan dan data statistik untuk merancang strategi mitigasi risiko.
    • Memberi saran kepada manajemen dalam pengambilan keputusan penting yang berhubungan dengan keuangan dan risiko.

    Cara Menjadi Aktuaris

    Menjadi seorang aktuaris tidak bisa instan. Diperlukan jalur pendidikan dan sertifikasi profesional yang ketat. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Menempuh Pendidikan Formal

    Calon aktuaris biasanya menempuh pendidikan sarjana di bidang Matematika, Statistika, Ekonomi, atau Ilmu Aktuaria. Beberapa universitas bahkan sudah menyediakan program studi khusus Aktuaria.

    2. Mengikuti Sertifikasi Profesi

    Setelah menyelesaikan pendidikan, calon aktuaris harus mengikuti ujian dari organisasi profesi, seperti Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Ujian ini meliputi teori probabilitas, statistika, ekonomi keuangan, dan penerapannya dalam asuransi atau dana pensiun.

    3. Menjalani Pengalaman Kerja

    Banyak perusahaan mensyaratkan pengalaman kerja sebelum mengakui seseorang sebagai aktuaris penuh. Magang atau kerja sebagai analis risiko sering menjadi tahap awal yang baik.

    Peran Aktuaris dalam Manajemen Risiko Keuangan

    Aktuaris berperan penting dalam merancang strategi keuangan yang berkelanjutan dan aman dari guncangan risiko.

    Misalnya, dalam perusahaan asuransi, aktuaris menghitung seberapa besar kemungkinan terjadinya suatu musibah dan berapa besar premi yang harus dibayarkan agar perusahaan tetap mampu menutup klaim tanpa mengalami kerugian.

    Di bidang pensiun, aktuaris menganalisis usia pensiun, ekspektasi hidup, dan proyeksi dana untuk memastikan keberlangsungan program pensiun dalam jangka panjang.

    Dalam dunia investasi, mereka mengevaluasi risiko pasar dan mengembangkan strategi diversifikasi portofolio.

    Peluang Karier dan Gaji Seorang Aktuaris

    Karena keahlian khusus yang dibutuhkan dan tingginya tanggung jawab, aktuaris menjadi salah satu profesi dengan prospek karier yang menjanjikan.

    Di Indonesia, gaji seorang aktuaris pemula bisa berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan, sedangkan aktuaris senior bisa meraih Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan tempatnya bekerja.

    Permintaan akan aktuaris pun semakin meningkat, terutama di sektor perasuransian, teknologi keuangan (fintech), dan pengelolaan dana pensiun.

    Itulah gambaran lengkap mengenai profesi aktuaris, dari pengertiannya, tanggung jawab yang diemban, jalur untuk menjadi aktuaris profesional, hingga prospek kariernya.

    Profesi ini bukan hanya menawarkan penghasilan tinggi, tapi juga memberikan kesempatan untuk berkontribusi besar dalam menjaga kestabilan keuangan sebuah perusahaan.

    Kalau kamu menyukai angka, tantangan, dan berpikir analitis, menjadi aktuaris bisa jadi pilihan karier masa depan yang sangat menjanjikan.

  • 8 Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Pengertian Profesi

    Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang dalam bahasa Yunani adalah “Επαγγελια”, yang bermakna janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen.

    Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus.

    Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

    Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik dan desainer.

    Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

    Berikut beberapa pengertian profesi yang dikemukakan oleh para ahli :

    1. SCHEIN, E.H (1962)

    Definisi profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat

    2. HUGHES, E.C (1963)

    Menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya

    3. DANIEL BELL (1973)

    Arti profesi adalah aktivitas intelektual yang dipelajari termasuk pelatihan yang diselenggarakan secara formal ataupun tidak formal dan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh sekelompok / badan yang bertanggung jawab pada keilmuan tersebut dalam melayani masyarakat, menggunakan etika layanan profesi dengan mengimplikasikan kompetensi mencetuskan ide, kewenangan ketrampilan teknis dan moral serta bahwa perawat mengasumsikan adanya tingkatan dalam masyarakat

    4. PAUL F. COMENISCH (1983)

    Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama

    5. KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA

    Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (ketrampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu

    6. K. BERTENS

    Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama

    7. SITI NAFSIAH

    Profesi adalah suatu pekerjaan yang dikerjakan sebagai sarana untuk mencari nafkah hidup sekaligus sebagai sarana untuk mengabdi kepada kepentingan orang lain (orang banyak) yang harus diiringi pula dengan keahlian, ketrampilan, profesionalisme, dan tanggung jawab

    8. DONI KOESOEMA A

    Profesi merupakan pekerjaan, dapat juga berwujud sebagai jabatan di dalam suatu hierarki birokrasi, yang menuntut keahlian tertentu serta memiliki etika khusus untuk jabatan tersebut serta pelayananbaku terhadap masyarakat.

    Ciri Ciri Profesi

    Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :

    • Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
    • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
    • Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
    • Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
      Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

    Ciri Khas Profesi

    Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:

    1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
    2. Suatu teknik intelektual.
    3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
    4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
    5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
    6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
    7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
    8. Pengakuan sebagai profesi.
    9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
    10. Hubungan yang erat dengan profesi lain.

    Ciri-Ciri Profesionalisme

    • Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
    • Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
    • Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
    • Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
  • 7 Profesi yang Paling Disukai Sama Calon Mertua

    Bicara tentang profesi memang tidak lepas dari passion setiap individu. Ada yang suka menulis, ada yang suka menggambar, ada juga yang suka jualan.

    Dari semua keahlian tersebut bila ditekuni maka akan menjadikan sumber mata pencaharian yang tepat. Sebab bagaimanapun juga pekerjaan yang paling enak adalah hobi yang dibayar.

    Maka dari itu, asah keahlian atau hobi yang dimiliki agar menjadi salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Profesi yang Disukai Mertua

    Nah, bicara tentang profesi, tahukah kamu ternyata ada beberapa jenis pekerjaan yang paling disukai oleh calon mertua?

    Apa saja profesi tersebut? Berikut diantaranya.

    1. Programer

    Menjadi seorang programer di era digital ini memang pilihan yang tepat. Di mana semua bidang industri sudah mulai merambat ke dunia online, maka dari itu posisi programer sangat diperhitungkan.

    Banyak calon mertua yang bangga pada seorang programer. Sebab pekerjaannya terkesan santai, tidak kepanasan, tapi mengandalkan pikiran yang tajam.

    2. Penulis

    Ketahuilah, calon mertua adalah orang yang hidup dan tumbuh pada generasi pra modern yang pada saat itu dominan dengan dunia sasta. Di mana pada saat itu menjadi seorang penulis adalah sebuah kebanggaan dan prestasi yang luar biasa.

    Anggapan tersebut tentunya masih tertanam pada diri. Sehingga ketika mengetahui calon menantunya adalah seorang penulis, maka ia akan bangga dan bahkan pamer ke saudara dan tetangga.

    3. Arsitek

    Jangankan calon mertua, kadang orang tua kita sendiri menginginkan dan mendorong anaknya untuk menjadi seorang arsitek. Benar kan?

    Hal tersebut dikarenakan arsitek adalah profesi yang keren dan mampu menciptakan kesejahteraan finansial dalam rumah tangga.

    Tidak menutup kemungkinan juga nantinya mertua meminta konsep dan rancangan biaya untuk merenovasi rumah yang dihuninya.

    4. Dokter

    Hampir semua calon mertua sangat gembira ketika anaknya akan menikah dengan seorang dokter. Sebab, selain bisa mengobati orang lain, mertua pun berharap suatu saat ia dirawat oleh menantunya ketika sakit.

    5. Pegawai Negeri

    Menjadi Pegawani Negeri juga sebuah kebanggan tersendiri bagi setiap orang tua, termasuk calon mertua. Sebab selain mengabdi untuk negara, pegawa negeri juga memiliki upah bulanan yang stabil.

    Apalagi jika status atau golongannya sudah tinggi, maka penghasilan yang didapat juga akan mampu memakmurkan keluarga.

    Lebih dari itu, ketika sudah tua nanti setiap pegawai negeri akan mendapatkan pensiunan sehingga di hari tua masih bisa merasakan uang hasil pengabdiannya selama ini ke negara.

    6. Atlet

    Menjadi atlet adalah sebuah kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, maupun negara. Sebab atlet bisa mengharumkan nama bangsa atas skil yang dimilikinya. Jadi, negara saja bangga, apalagi mertua?

    7. Pengusaha

    Profesi yang paling diidam-idamkan oleh calon mertua adalah pengusaha atau yang saat ini lebih akrab disebut entrepreneur.

    Bagaimanapun juga pengusaha adalah sebuah profesi yang cukup keren karena memiliki perusahaan. Selain itu, penghasilan pengusaha juga cukup besar sehingga bisa memakmurkan keluarga.

    Sehingga calon mertua merasa sangat yakin jika anaknya nanti akan hidup kecukupan jika menikah dengan pengusaha.

    Nah, itulah beberapa profesi yang paling disukai oleh calon mertua. Namun, bukan berarti profesi lain tidak disukai, ya. Mungkin ada yang mau menambahkan?