Tag: Ramadhan 1447 H

  • SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Kenalkan Pendidikan Karakter Berbasis Pemahaman Al-Qur’an Jelang Ramadhan 1447 H

    SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Kenalkan Pendidikan Karakter Berbasis Pemahaman Al-Qur’an Jelang Ramadhan 1447 H

    sastrawacana.id/ – Menyongsong Ramadhan 1447 H, pengasuh Ponpes Akmalul Muhsinin Karangbaru, Panderejo, Banyuwangi, KH. Imam Hasan Thoha bersilaturahmi ke pengasuh Yayasan Sahal Suhail Bajulmati serta tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat yang juga Ketua Forum BPD Desa se-Wongsorejo, Sabtu (14/2/2026).

    KH. Imam Hasan Thoha bersama Kepala SMP Qur’an Akmalul Muhsinin, H. Wawuh Sondi Purnomo, ST, Gr, kemudian menjadi narasumber talkshow di Radio Komunitas Planet FM. Talkshow tersebut dipandu host Hadi Purwanto.

    Dalam siaran yang inspiratif itu, KH Imam menekankan pentingnya memahami makna bacaan Al-Qur’an, agar remaja tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami tafsir dan menjalankan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    Ia juga mendorong generasi muda untuk melaksanakan ibadah wajib sesuai rukun Islam serta menjadi teladan yang beradab di lingkungan masing-masing.

    “Dengan metode i‘rab, murid jadi paham tafsir dan makna yang dibaca. Soal hafal Al-Qur’an itu bonus dan membutuhkan amalan individu yang siap kami terima sorogan tiap hari atau tiap minggu sesuai kemampuan,” ujar alumni Ponpes Al-Amien Prenduan Sumenep itu.

    Siaran pada frekuensi 107,7 MHz tersebut juga disiarkan langsung melalui Facebook dan YouTube radio.

    Pendengar dan warganet dapat mengajukan pertanyaan seputar sistem SPMB serta proses pendidikan di SMP Qur’an dalam membentuk karakter remaja, khususnya di tengah kecenderungan kecanduan gawai.

    Targetnya, lulusan mampu menjadi imam salat yang khusyuk dan fasih, bahkan saat kelas IX sudah mampu menjadi khatib Jumat.

    Talkshow ini turut dipublikasikan di portal online Sinergi Media serta media sosial Gotong Royong ’45.

    Menurut H. Wawuh Sondi Purnomo, peserta didik tidak wajib mukim di pondok.

    Namun, jika memilih mondok akan memperoleh nilai tambah berupa pendidikan madrasah diniyah kitab serta kemampuan membaca huruf pegon.

    Biaya sekolah hanya Rp50 ribu per bulan, sedangkan akomodasi pondok sekitar Rp300 ribu per bulan.

    “Ke depannya untuk makan siang bisa memanfaatkan UMKM sekitar sekolah dan siap menerima program MBG,” tutur pengurus PERGUNU dan LPPTKA-BKPRMI yang sehari-hari juga mengampu pengembangan mutu SMK Negeri Kalipuro tersebut.

    Ia juga melayani pertanyaan dan pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 melalui nomor 081281856321.

    “Terima kasih kepada koordinator KKM dan K3S yang telah memberi kesempatan kami menyampaikan informasi kepada siswa dan wali murid kelas VI,” ungkap Hariyanto, wali santri asal Kepundungan, Srono.

    Selain melalui silaturahmi, media mainstream, dan media sosial, sosialisasi SMP Qur’an juga dilakukan dengan menurunkan tim lapangan ke SD/MI yang terdiri dari Edi, Hariyanto, dan Syaifudin, didampingi Yudha Hari Setiawan, SE, SH.

    Di kompleks pondok di Jalan Kopral Sanusi 32 Panderejo, terdapat admin Abidin Zaen (HP 083875684605) yang juga mengelola LKSA Graha Anak Sholeh bagi yatim dan dhuafa.

    Dalam bidang pengembangan minat dan bakat, SMP Qur’an tidak hanya memiliki ekstrakurikuler hadrah dan tilawah, tetapi juga khitobah, puisi, qishah, pidato, jurnalistik, serta konten kreatif.

    Kegiatan ini dilatih oleh seniman Aguk Darsono dari Sanggar Merah Putih ’45.

    Usai talkshow, rombongan melanjutkan silaturahmi ke kediaman H. Hasan Bashori di Sidodadi.

    Rumah tersebut pernah menjadi tempat pernikahan putri hafidzah alumni Yogyakarta yang dinikahkan oleh KH Azaim Sukorejo pada 5 Oktober 2024 dengan seorang hafidz asal Rogojampi alumni Salafiyah Sukorejo.

    Kunjungan juga direncanakan untuk memohon restu kepada Ra Fadhol Alasbuluh sebagai bagian dari keluarga besar Ponpes Nurul Jadid Paiton.

  • Ramadhan 2026 Segera Tiba: Simak Prediksi Awal Puasa dan Persiapan Fisik Menyambut Bulan Suci

    Ramadhan 2026 Segera Tiba: Simak Prediksi Awal Puasa dan Persiapan Fisik Menyambut Bulan Suci

    sastrawacana.id/ – Tak terasa, umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, akan segera menyambut kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

    Berdasarkan penanggalan kalender hijriah dan prediksi astronomi, awal puasa tahun 2026 diperkirakan akan jatuh pada akhir Februari.

    Hal ini menjadikan Ramadhan tahun ini terasa spesial karena berdekatan dengan momen libur panjang yang telah ditetapkan pemerintah.

    Baca juga: Kalender Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026: Siap-Siap Long Weekend 7 Hari Berturut-Turut di Bulan Maret!

    Bagi kamu yang ingin menjalankan ibadah dengan maksimal, persiapan sejak dini bukan hanya soal mental, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik agar tetap produktif meski sedang berpuasa.

    Prediksi Awal Puasa dan Sidang Isbat

    Meskipun keputusan resmi tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama, banyak ahli astronomi memprediksi bahwa 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Sabtu, 28 Februari 2026 atau Minggu, 1 Maret 2026.

    Mengingat kondisi cuaca di sebagian wilayah Indonesia yang masih berada dalam musim penghujan di awal tahun, persiapan menjaga imunitas tubuh menjadi faktor kunci agar ibadah puasa tidak terganggu oleh masalah kesehatan seperti flu atau gangguan pencernaan.

    Tips Mempersiapkan Tubuh Sebelum Ramadhan

    Transisi pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali (sahur dan buka) seringkali memicu lemas di minggu pertama. Berikut adalah langkah persiapan yang bisa kamu lakukan mulai sekarang:

    • Latihan Puasa Sunnah: Mulailah membiasakan diri dengan puasa Senin-Kamis atau puasa sunnah lainnya di bulan Sya’ban ini untuk “pemanasan” metabolisme tubuh.
    • Kurangi Konsumsi Kafein: Bagi pecinta kopi, mulailah mengurangi dosis harian secara bertahap agar tidak mengalami sakit kepala (caffeine withdrawal) saat mulai berpuasa nanti.
    • Atur Jam Tidur: Karena akan ada aktivitas sahur, mulailah membiasakan tidur lebih awal agar durasi istirahat tetap tercukupi meski harus bangun di dini hari.
    • Stok Bahan Makanan Bergizi: Mengingat harga pangan yang cenderung fluktuatif menjelang Ramadhan, mulailah menyicil stok bahan makanan kering yang kaya serat dan protein.

    Menyeimbangkan Ibadah dan Pekerjaan

    Ramadhan 2026 akan bertepatan dengan periode sibuk di banyak sektor pekerjaan menjelang libur panjang Maret.

    Oleh karena itu, manajemen waktu yang baik sangat diperlukan. Manfaatkan waktu setelah subuh untuk menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan fokus tinggi, dan gunakan waktu menjelang berbuka untuk tugas-tugas yang lebih ringan.

    Dengan persiapan yang matang, Ramadhan bukan lagi menjadi tantangan fisik yang berat, melainkan momen untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus kesehatan tubuh.

    Selamat mempersiapkan diri menyambut bulan yang penuh berkah.