Tag: refleksi pendidikan

  • MTs Maulana Ishaq Buktikan Komitmen Pendidikan Bermutu Lewat PKKM 2025

    MTs Maulana Ishaq Buktikan Komitmen Pendidikan Bermutu Lewat PKKM 2025

    Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs Maulana Ishaq berjalan dengan lancar dan penuh semangat, pada Selasa (11/11).

    Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang memiliki peran penting sebagai sarana evaluasi kinerja kepala madrasah.

    Melalui kegiatan ini, dilakukan penilaian atas pelaksanaan tugas, tanggung jawab, serta upaya kepala madrasah sebagai manajer guna meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.

    Evaluasi ini juga menjadi tolok ukur bagi keberhasilan program kerja dan arah pengembangan madrasah menuju lembaga pendidikan yang semakin berkualitas.

    PKKM dilaksanakan dengan tujuan untuk menilai sejauh mana kepala madrasah menjalankan fungsi manajerial, supervisi, dan pengembangan lembaga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Selain sebagai bentuk penilaian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan agar kepala madrasah terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya dalam menjalankan tugas.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir dua pengawas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, yaitu Faiz Abadi, M.Si. dan Drs. Edy Suharto, M.Pd.

    Keduanya melaksanakan penilaian dari berbagai aspek, seperti pemeriksaan dokumen, wawancara, serta observasi terhadap pelaksanaan program dan aktivitas madrasah selama satu tahun terakhir.

    Seluruh guru dan tenaga kependidikan turut mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan data dan informasi yang diperlukan agar proses penilaian berjalan lancar dan objektif.

    PKKM 2025 MTs Maulana Ishaq

    Kepala MTs Maulana Ishaq, Rustam Effendi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan PKKM menjadi kesempatan penting bagi dirinya dan seluruh warga madrasah untuk menilai sejauh mana kinerja yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

    Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga ajang refleksi dan motivasi untuk terus berbenah.

    “Dari hasil PKKM ini, kami bisa belajar banyak hal, memperbaiki yang kurang, dan merancang langkah ke depan agar mutu pendidikan di MTs Maulana Ishaq semakin baik,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Ia juga menegaskan bahwa hasil penilaian ini akan menjadi acuan untuk pengembangan madrasah, baik dalam bidang akademik maupun kegiatan nonakademik, agar MTs Maulana Ishaq terus tumbuh menjadi madrasah yang unggul dan berprestasi.

    Suasana di MTs Maulana Ishaq tampak begitu hidup saat kegiatan PKKM tahun 2025 berlangsung. Kolaborasi yang baik serta kebersamaan yang tinggi menjadi kunci suksesnya acara ini.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga momentum untuk refleksi dan perbaikan menuju arah yang lebih baik.

    Harapannya, MTs Maulana Ishaq terus berkembang menjadi madrasah unggul yang melahirkan generasi berprestasi dan berkarakter Islami.

  • Apa Inspirasi Menarik yang Anda Peroleh dari Kegiatan Pengembangan Kompetensi?

    Apa Inspirasi Menarik yang Anda Peroleh dari Kegiatan Pengembangan Kompetensi?

    Inspirasi utama yang saya peroleh dari kegiatan pengembangan kompetensi sebagai guru adalah kesadaran bahwa proses belajar tidak berhenti hanya pada siswa, tetapi juga harus terus dijalani oleh pendidik.

    Seorang guru dituntut untuk selalu memperbarui pengetahuan, menyesuaikan metode pembelajaran, serta menguasai keterampilan baru agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

    Dari sini muncul inspirasi bahwa menjadi guru bukan hanya mengajar, melainkan juga terus belajar.

    Kegiatan pengembangan kompetensi juga memberi inspirasi tentang pentingnya inovasi dalam pembelajaran.

    Saya menyadari bahwa siswa memiliki gaya belajar yang beragam, sehingga seorang guru harus kreatif menciptakan strategi, media, dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Hal ini mendorong saya untuk lebih berani mencoba metode baru, memanfaatkan teknologi, serta mengemas pembelajaran agar lebih menarik dan bermakna.

    Selain itu, dari kegiatan ini saya mendapatkan inspirasi tentang arti kolaborasi antar guru.

    Pertukaran pengalaman, ide, dan praktik baik yang dibagikan oleh rekan-rekan sejawat membuka wawasan baru serta memperkaya cara pandang saya dalam mengajar.

    Saya merasa termotivasi untuk tidak hanya mengajar secara individual, tetapi juga bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.

    Inspirasi lain yang saya peroleh adalah pentingnya membangun karakter sekaligus kompetensi siswa. Pengembangan kompetensi guru tidak hanya fokus pada peningkatan akademik, tetapi juga menekankan bagaimana guru dapat menjadi teladan dalam sikap, etika, dan semangat belajar sepanjang hayat. Hal ini memberi motivasi bagi saya untuk lebih konsisten menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk pribadi siswa yang berkarakter.