Tag: rumah

  • Gampang Banget, Begini Cara Hitung Cicilan Kredit Rumah Biar Nggak Boncos

    Gampang Banget, Begini Cara Hitung Cicilan Kredit Rumah Biar Nggak Boncos

    Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang, terutama bagi keluarga muda atau pekerja baru.

    Namun, harga rumah yang semakin tinggi membuat kredit rumah atau KPR (Kredit Pemilikan Rumah) menjadi solusi utama.

    Sebelum kamu mulai menghitung cicilan kredit rumah, sangat penting untuk memahami terlebih dahulu beberapa komponen utama yang selalu ada dalam proses pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

    Tanpa memahami komponen-komponen ini, perhitungan yang kamu lakukan bisa keliru atau malah menyesatkan.

    Selain itu, setiap komponen juga akan sangat memengaruhi besaran cicilan per bulan dan total biaya pinjaman yang harus kamu bayarkan ke bank atau lembaga pembiayaan.

    Baca juga: Pinjol atau Gadai, Mana yang Lebih Aman dan Nggak Bikin Bangkrut?

    Istilah dalam Kredit Rumah

    Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai elemen penting dalam kredit rumah:

    1. Harga Rumah

    Harga rumah merupakan nilai jual properti yang ingin kamu beli, dan ini menjadi acuan awal untuk semua perhitungan selanjutnya.

    Harga rumah bisa berbeda tergantung lokasi, tipe, luas tanah, bangunan, hingga fasilitas yang tersedia. Misalnya, rumah di pusat kota tentu lebih mahal dibandingkan rumah di pinggiran kota.

    Mengapa penting mengetahui harga rumah secara akurat? Karena semua perhitungan, mulai dari uang muka (DP), jumlah pinjaman, hingga cicilan bulanan akan mengacu dari angka ini.

    Semakin tinggi harga rumah, tentu semakin besar pula pinjaman dan cicilan yang akan kamu tanggung nantinya.

    Maka dari itu, sesuaikan pilihan rumah dengan kemampuan finansialmu, bukan sekadar keinginan.

    2. DP (Down Payment / Uang Muka)

    DP adalah uang muka awal yang harus kamu bayarkan sebelum pengajuan kredit disetujui.

    Besarnya DP biasanya ditentukan oleh bank atau pengembang, dengan standar umum di Indonesia antara 10% hingga 30% dari harga rumah.

    Contohnya, jika rumah yang ingin kamu beli seharga Rp500 juta dan kamu dikenakan DP 20%, maka kamu harus membayar Rp100 juta terlebih dahulu, dan sisanya Rp400 juta akan dibiayai lewat kredit.

    DP sangat memengaruhi besarnya plafon kredit, bunga, dan cicilan per bulan.

    Semakin besar DP yang kamu bayarkan, maka jumlah pinjaman menjadi lebih kecil, dan otomatis cicilan kredit rumah per bulan juga akan lebih ringan.

    Jika kamu punya tabungan lebih, membayar DP yang lebih besar bisa menjadi strategi finansial yang bijak.

    3. Tenor (Jangka Waktu Kredit)

    Tenor adalah lamanya waktu kamu akan mencicil kredit rumah.

    Biasanya bank menyediakan pilihan tenor antara 5 tahun hingga 20 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun tergantung kebijakan lembaga pembiayaan.

    Tenor memiliki pengaruh besar terhadap besarnya cicilan per bulan. Semakin panjang tenor, maka cicilan per bulan memang akan lebih kecil, namun total bunga yang harus kamu bayarkan ke bank akan jauh lebih besar.

    Sebaliknya, tenor yang pendek membuat kamu membayar bunga lebih sedikit, tapi cicilan bulanan jadi lebih tinggi.

    Contoh perbandingan sederhana:

    Kredit Rp400 juta, bunga 8%, tenor 10 tahun → cicilan per bulan sekitar Rp4,8 juta

    Kredit yang sama, tapi tenor 20 tahun → cicilan bisa turun jadi sekitar Rp3,3 juta

    Namun, total bunga dalam 20 tahun bisa jauh lebih banyak daripada yang 10 tahun. Jadi, penting untuk memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan dan rencana keuangan jangka panjangmu.

    4. Suku Bunga Kredit

    Suku bunga adalah biaya tambahan yang harus kamu bayarkan ke bank sebagai imbalan atas pinjaman.

    Bunga ini biasanya dihitung per tahun dan sangat berpengaruh terhadap besarnya cicilan bulanan.

    Di Indonesia, suku bunga KPR biasanya berada di kisaran 6% hingga 10% per tahun, tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan bank.

    Ada dua jenis suku bunga dalam kredit rumah:

    • Bunga tetap (fixed rate): Bunga yang tidak berubah selama periode tertentu (misalnya 1–5 tahun).
    • Bunga mengambang (floating rate): Bunga yang bisa berubah sesuai dengan suku bunga pasar, biasanya berlaku setelah masa bunga tetap berakhir.

    Memahami sistem bunga ini sangat penting karena akan menentukan stabilitas cicilanmu ke depan.

    Cicilan kredit rumah dengan bunga tetap lebih mudah direncanakan karena jumlahnya tidak berubah, sedangkan bunga mengambang bisa naik dan membuat cicilan membengkak jika suku bunga pasar naik.

    5. Plafon Kredit

    Plafon kredit adalah jumlah uang yang akan dipinjamkan oleh bank kepada kamu setelah dikurangi dengan DP. Plafon inilah yang menjadi dasar dari perhitungan bunga dan cicilan.

    Misalnya, jika kamu membeli rumah seharga Rp600 juta dan membayar DP 30% (Rp180 juta), maka plafon kredit yang akan kamu ajukan adalah Rp420 juta.

    Plafon ini akan dibayarkan bank ke penjual atau developer rumah, dan kamu akan mengangsur jumlah tersebut sesuai tenor dan bunga yang telah disepakati.

    Plafon kredit juga menjadi acuan apakah kamu perlu menambah uang sendiri jika harga rumah melebihi plafon maksimal yang bisa diberikan oleh bank.

    Beberapa bank memiliki batasan maksimal plafon tergantung dari penghasilan, usia, atau jenis pekerjaan peminjam.

    Cara Menghitung Cicilan Kredit Rumah

    Menghitung cicilan kredit rumah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, apalagi jika kamu memahami konsep dasarnya.

    Tujuan utama perhitungan ini adalah untuk mengetahui berapa besar jumlah uang yang harus kamu bayarkan setiap bulan ke bank setelah mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

    Dengan mengetahui besar cicilan, kamu bisa mempertimbangkan kemampuan finansialmu dan merencanakan keuangan dengan lebih baik.

    Untuk menghitung cicilan rumah, umumnya digunakan metode annuitas, yaitu metode yang menetapkan cicilan bulanan tetap, namun komposisi antara pokok dan bunga berubah seiring waktu.

    Pada awal masa kredit, porsi bunga lebih besar, sedangkan di akhir masa kredit, porsi pokok lebih besar.

    Rumus menghitung cicilan KPR:

    Cicilan per bulan = (P × i) / (1 – (1 + i)^-n)

    Keterangan:

    P = Jumlah pinjaman (plafon kredit), yaitu harga rumah dikurangi DP
    i = Suku bunga per bulan (suku bunga tahunan dibagi 12)
    n = Total jumlah bulan (lama pinjaman dalam tahun × 12)

    Rumus ini digunakan oleh hampir semua lembaga keuangan atau bank yang menawarkan produk KPR.

    Namun jika kamu merasa rumus ini terlalu teknis, kamu juga bisa menggunakan kalkulator KPR online yang tersedia gratis di berbagai website perbankan atau aplikasi keuangan.

    Tapi memahami rumus dasarnya tetap penting agar kamu tahu cara kerja cicilan dan bisa membandingkan penawaran dari berbagai bank.

    Contoh Simulasi Perhitungan Kredit Rumah

    Sekarang mari kita lihat contoh perhitungan agar kamu bisa memahami secara lebih nyata bagaimana cara menghitung cicilan kredit rumah.

    Misalnya, kamu ingin membeli rumah seharga Rp500 juta. Kamu membayar DP sebesar 20% (Rp100 juta), sehingga jumlah pinjaman adalah Rp400 juta. Tenor pinjaman 15 tahun dengan bunga tetap 8% per tahun.

    Langkah-langkah perhitungannya:

    Jumlah pinjaman (P) = Rp400.000.000

    Suku bunga tahunan = 8% → bunga per bulan = 8% ÷ 12 = 0,0067

    Tenor = 15 tahun → total bulan = 15 × 12 = 180 bulan

    Masukkan ke rumus:

    Cicilan per bulan =
    (400.000.000 × 0,0067) / (1 – (1 + 0,0067)^-180)
    ≈ Rp3.342.474 per bulan

    Jadi, kamu harus membayar sekitar Rp3,3 juta per bulan selama 15 tahun.

    Masih bingung? Simak langkah-langkah mudah berikut ini.

    1. Hitung DP: 20% dari Rp500 juta = Rp100 juta

    2. Hitung jumlah pinjaman (plafon kredit): Harga rumah – DP = Rp500 juta – Rp100 juta = Rp400 juta

    3. Konversi bunga tahunan ke bunga bulanan: 8% per tahun = 0,08 / 12 = 0,0067 per bulan (sekitar 0,67%)

    4. Hitung total bulan (tenor): 15 tahun × 12 bulan = 180 bulan

    5. Masukkan ke rumus: Cicilan per bulan = (400.000.000 × 0,0067) / (1 – (1 + 0,0067)^-180)

    6. Bila dihitung, hasilnya kira-kira: Cicilan per bulan ≈ Rp3.342.474

    Jadi, dengan pinjaman Rp400 juta, suku bunga 8% per tahun, dan tenor 15 tahun, kamu harus membayar sekitar Rp3,3 juta per bulan ke bank selama 15 tahun.

  • 7 Cara Menabung Untuk Membeli Rumah di Usia Muda

    Membeli rumah merupakan salah satu pencapaian hidup terbesar bagi banyak orang. Memiliki tempat tinggal yang nyaman dan aman menjadi dambaan setiap keluarga.

    Namun, mewujudkan mimpi ini membutuhkan persiapan matang, terutama dalam hal keuangan. Menabung untuk membeli rumah adalah kuncinya.

    Cara Menabung Untuk Membeli Rumah

    Berikut ini adalah langkah-langkah serta cara menabung untuk membeli rumah di usia muda.

    1. Tetapkan Tujuan dan Anggaran yang Jelas

    Langkah pertama adalah menentukan jenis rumah yang diinginkan, lokasi, dan perkiraan harga.

    Hitunglah total biaya yang dibutuhkan, termasuk uang muka, biaya KPR, pajak, dan biaya lainnya.

    Buatlah anggaran bulanan yang realistis dengan mempertimbangkan pendapatan dan pengeluaran.

    Sisihkan dana khusus untuk menabung membeli rumah, minimal 10% dari penghasilan.

    2. Buatlah Rencana Menabung yang Teratur

    Konsistensi adalah kunci utama dalam menabung.

    Buatlah rencana menabung yang jelas dengan menentukan target nominal dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

    Kita dapat menggunakan kalkulator menabung online atau aplikasi pencatat keuangan untuk membantu membuat rencana ini.

    Prioritaskan pengeluaran yang benar-benar penting seperti kebutuhan dasar, tagihan, dan utang.

    Hindari pembelian atau pengeluaran yang tidak perlu yang bisa menghambat proses menabung.

    3. Pilih Produk Tabungan yang Tepat

    Pilihlah produk tabungan yang menawarkan suku bunga kompetitif dan fitur yang sesuai dengan kebutuhan.

    Tabungan berjangka dengan bunga progresif bisa menjadi pilihan untuk mencapai target dalam jangka waktu tertentu.

    Selain menabung di bank, kita juga bisa mempertimbangkan untuk berinvestasi.

    Investasi bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan potensi keuntungan dari tabungan.

    Pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan finansial kita.

    4. Hemat Pengeluaran dan Cari Penghasilan Tambahan

    Evaluasi pengeluaran dan temukan cara untuk menghemat.

    Kurangi pengeluaran yang tidak penting, seperti makan di luar, hiburan, dan gaya hidup konsumtif.

    Kita juga dapat mencari penghasilan tambahan untuk mempercepat proses menabung.

    Lakukan pekerjaan sampingan, jual barang-barang bekas, atau investasikan uang kita.

    5. Hindari Utang Berlebih

    Utang konsumtif dapat menghambat rencana menabung. Hindari menggunakan kartu kredit untuk hal-hal yang tidak penting dan lunasi hutang sesegera mungkin.

    Utang bisa menjadi beban finansial yang berat dan menghambat proses menabung kita.

    Hindari mengambil utang yang tidak perlu atau mengeluarkan pinjaman konsumen untuk memenuhi keinginan pribadi.

    Prioritaskan pembayaran utang yang ada dan usahakan untuk meminimalkan utang sebelum memulai proses menabung untuk membeli rumah.

    6. Manfaatkan Promosi dan Insentif Pemerintah

    Pemerintah seringkali memberikan program dan insentif untuk membantu masyarakat membeli rumah.

    Cari tahu informasi tentang program KPR subsidi, bantuan dana perumahan, atau keringanan pajak.

    Banyak bank dan lembaga keuangan menawarkan program tabungan khusus untuk membeli rumah seperti Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) atau program Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

    Manfaatkan program-program ini untuk memperoleh keuntungan tambahan seperti suku bunga yang lebih tinggi atau insentif lainnya yang bisa mempercepat proses menabung kita.

    7. Disiplin dan Konsisten

    Kunci utama dari proses menabung adalah disiplin dan konsistensi.

    Tetapkan komitmen untuk menabung sejumlah uang setiap bulannya tanpa mengurangi atau menarik tabungan kecuali untuk tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

    Buatlah jadwal pembayaran tabungan seperti membayar tagihan bulanan.

    Pertimbangkan untuk menggunakan otomatisasi pembayaran atau transfer otomatis untuk memudahkan proses menabung dan mengurangi risiko kelupaan.

  • 10 Perpaduan Warna Coklat yang Cocok Untuk Cat Rumah dan Pakaian

    10 Perpaduan Warna Coklat yang Cocok Untuk Cat Rumah dan Pakaian

    Perpaduan warna coklat adalah kombinasi yang sering digunakan dalam desain karena memberikan nuansa yang hangat, alami, dan menenangkan.

    Warna coklat sendiri dapat bervariasi dari coklat muda hingga coklat tua, dan dapat dipadukan dengan berbagai warna untuk menciptakan efek yang berbeda.

    Perpaduan warna coklat dapat diaplikasikan ke berbagai kebutuhan, semisal untuk pakaian, cat rumah, hingga dekorasi.

    Salah memadukan warna akan membuat tampilan menjadi kurang menarik.

    Sehingga, perlu pertimbangan khusus dan memperbanyak referensi agar mendapat perpaduan warna yang cocok.

    Maka dari itu, sastrawacana.id/ akan memberikan inspirasi perpaduan warna coklat untuk berbagai kebutuhan. Yuk disimak!

    Perpaduan Warna Coklat

    Berikut adalah perpaduan warna coklat yang cocok dan menarik untuk dijadikan referensi:

    1. Coklat Tua dengan Kuning Pasir

    perpaduan warna coklat dengan kuning

    Kombinasi warna coklat tua dan kuning pasir memberikan kesan yang hangat dan alami.

    Ketika diaplikasikan ke rumah, kita dapat menggunakan cat kuning pasir untuk dinding utama dan cat coklat tua sebagai aksen atau trim di sekitar jendela atau pintu.

    Sementara untuk pakaian, kita dapat menggunakan warna coklat sebagai bawahan dan warna kuning sebagai atasan.

    Jika menggunakan hijab, warnanya dapat dibalik. Hijab dan bawahan berwarna coklat tua, sementara atasan menggunakan warna kuning pasir.

    2. Coklat Muda dengan Krem

    perpaduan warna coklat muda dan krem

    Kita bisa memadukan warna coklat muda dan krem pada dinding rumah untuk menciptakan tampilan yang lembut dan elegan.

    Kemudian pada pakaian, kita bisa mengkombinasikan warna coklat muda untuk atasan dan krem untuk bawahan. Agar lebih stylish, bisa juga menggunakan tas berwarna coklat.

    3. Coklat dengan Putih Susu

    perpaduan warna coklat dengan putih

    Kombinasi ini memberikan kontras yang menarik. Tidak norak, justru memberi kesan yang elegan.

    Kita dapat menggunakan cat coklat gelap untuk langit-langit dan cat putih susu pada dinding utama.

    Sementara untuk pakaian, kita bisa menggunakan warna coklat sebagai atasan dan warna putih sebagai bawahan.

    Outfit dengan kombinasi warna ini cocok digunakan untuk santai dan jalan-jalan yang sifatnya tidak terlalu formal.

    4. Coklat Kemerahan dengan Abu-Abu

    perpaduan warna coklat dan abu-abu

    Jika ingin mendapat tampilan yang hangat dan tampak mewah, perpaduan coklat kemerahan dan abu-abu adalah pilihannya.

    Kita dapat menggunakan cat coklat kemerahan untuk dinding utama dan cat abu-abu hangat untuk aksen atau trim di sekitar ruangan.

    Kemudian pada pakaian, kita dapat menggunakan warna coklat sebagai hijab, dan warna abu-abu untuk dress panjang.

    5. Coklat Muda dengan Hijau Daun

    perpaduan warna coklat muda dan hijau daun

    Kombinasi coklat muda dan hijau daun memberikan nuansa alami dan menenangkan.

    Kita dapat memadukan warna cat coklat muda dan hijau daun untuk dinding utama yang membuat tampilan rumah jadi lebih segar.

    Sementara untuk pakaian, kita dapat menggunakan warna coklat muda sebagai hijab atau atasan, dan warna hijau untuk bawahan.

    6. Coklat Muda dengan Biru Laut

    perpaduan warna coklat dan biru

    Perpaduan warna coklat dan biru laut menghasilkan kombinasi yang menarik antara warna tanah dengan nuansa air.

    Coklat muda memberikan kelembutan sementara biru laut memberikan kesan yang menyejukkan dan menenangkan.

    Untuk pakaian, kita bisa mengkombinasikannya dengan meletakkan warna biru sebagai bawahan dan warna coklat sebagai atasan.

    Agar lebih menarik, bisa menggunakan aksesoris seperti tas atau topi yang berwarna coklat.

    7. Warna Coklat dan Oranye

    perpaduan warna coklat dan oranye

    Kombinasi ini menghasilkan suasana yang hangat, bersemangat, dan menyenangkan.

    Warna coklat memberikan dasar yang kaya dan mewah sementara oranye memberikan aksen yang cerah dan menyala.

    Kombinasi warna ini cocok untuk keperluan bisnis. Untuk pakaian, bisa juga digunakan sebagai ide outfit untuk bertemu klien.

    8. Coklat Muda dengan Merah Marun

    perpaduan warna coklat muda dan merah marun

    Kombinasi ini menghasilkan perpaduan yang mewah dan berkelas.

    Coklat muda memberikan dasar yang kokoh sementara merah marun memberikan sentuhan yang dramatis dan elegan.

    Perpaduan warna coklat muda dan merah marun cocok untuk desain tempat usaha seperti cafe atau restoran.

    Sementara untuk pakaian, kombinasi warna ini cocok digunakan untuk berlibur ke tempat-tempat yang eksklusif.

    9. Coklat Tua dengan Ungu

    perpaduan warna coklat dan ungu

    Kombinasi ini menciptakan perpaduan yang elegan dan lembut.

    Coklat memberikan dasar yang hangat dan mewah sementara ungu lavender memberikan sentuhan yang lembut dan feminin.

    Kombinasi warna ini cocok digunakan untuk kamar karena bisa membuat kita betah akibat nuansa yang lembut dan menenangkan.

    10. Coklat dengan Emas

    perpaduan warna coklat dan emas

    Perpaduan warna coklat dan emas menciptakan kombinasi yang mewah dan glamor.

    Warna coklat memberikan kedalaman sementara emas memberikan kilauan yang khas dan elegan.

    Kombinasi warna emas dan coklat menunjukkan kesan mewah dan eksklusif sehingga cocok digunakan untuk pakaian dalam urusan bisnis agar bisa memukau orang lain.

    Nah, itulah beberapa rekomendasi perpaduan warna coklat yang cocok untuk pakaian dan cat rumah.

    Semoga bermanfaat, jangan lupa membaca artikel menarik lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • 4 Tips Pindah Rumah Baru Agar Nyaman Ditempati

    Sebagian besar pasangan yang baru menikah pasti memilih untuk tidak tinggal bersama orang tua dan menyewa atau membeli rumah sendiri.

    Tujuannya adalah agar bisa hidup mandiri dan bisa memulai hidup baru bersama keluarga kecil yang baru saja dibangun.

    Pindah ke rumah baru bukan berarti kita bisa langsung menempatinya begitu saja. Ada banyak hal yang harus dilakukan, seperti bersih-bersih atau bahkan renovasi kecil-kecilan.

    Selain itu, hal terpenting yang harus kita lakukan saat pindah ke rumah baru adalah kita harus  bisa menyesuaikan diri, sebab suasana rumah baru mungkin tidak senyaman rumah lama.

    Tips Pindah Rumah Baru

    Lantas, apa saja yang perlu dilakukan agar rumah baru terasa nyaman ditempati seperti rumah lama? Simak tipsnya berikut ini.

    1. Membersihkan Seluruh Isi Rumah

    Hal utama yang harus dilakukan saat pindah ke rumah baru adalah bersih-bersih. Bersih-bersih memang harus dilakukan setiap hari, baik di rumah lama ataupun di rumah baru.

    Agar terasa nyaman saat pindah ke rumah baru, sebaiknya kamu harus membersihkan seluruh ruangan atau isi rumah.

    Jangan sampai ada yang terlewat. Sebab, saat rumah bersih maka tidak ada hal buruk yang akan mengganggu misalnya seperti debu, bau tidak sedap, dan sebagainya.

    2. Renovasi Dinding

    Rumah baru biasanya identik dengan satu warna cat saja, yakni warna putih untuk seluruh dinding ruangan.

    Jika ingin membuatnya lebih menarik dan pastinya terasa lebih nyaman, kamu bisa merenovasi dinding dengan mengecat ulang atau menempelkan wallpaper berkarakter unik.

    Dengan demikian, dinding rumah tidak akan terlihat monoton dan sebaliknya akan terlihat lebih indah.

    3. Menata Kamar

    Jika ditanya mengenai ruangan yang paling nyaman di rumah jawabannya adalah kamar. Ya, kita pasti menghabiskan lebih banyak waktu di kamar dibandingkan ruangan lain di dalam rumah.

    Oleh sebab itu, saat pindah ke rumah baru, jangan lupa untuk menata kamar terlebih dahulu. Kamu bisa menatanya sesuai dengan selera dan yang paling penting adalah rapi. Kamar yang bersih dan rapi pastinya akan terasa nyaman untuk ditempati.

    4. Ganti Perabot dengan yang Baru

    Rumah tanpa perabot tidak akan berfungsi dengan baik. Perabot memang sangat dibutuhkan untuk membuat kita merasa nyaman di dalam rumah.

    Saat pindah ke rumah baru, kemungkinan besar sebagian perabot lama tidak bisa diangkut. Oleh karenanya, kamu bisa membeli perabot lama dengan yang baru agar rumah barumu terlihat lebih segar.

    Akan tetapi, sebaiknya kamu membeli perabot yang dibutuhkan saja agar pengeluaran tidak membengkak.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat rumah baru terasa lebih nyaman untuk ditempati. Semoga bermanfaat, ya!

    Author : Eva
    Editor  : Maulana Affandi

  • 5 Ide Dekorasi ini Akan Menyulap Kamar Tidurmu Jadi Lebih Cantik

    Kamar tidur merupakan tempat atau ruangan paling nyaman untuk melakukan aktivitas yang bersifat privasi. Oleh sebab itu, banyak orang yang memilih kamar tidur sebagai ruangan favorit di antara ruangan lainnya di dalam rumah.

    Mengingat banyaknya waktu yang dihabiskan di dalam kamar tidur, oleh karenanya kita harus bisa membuat kamar menjadi lebih indah dan terasa lebih nyaman, yakni dengan cara mendekorasinya.

    Akan tetapi, tidak sedikit orang yang merasa kesulitan dalam melakukannya, sebab dibutuhkan kreativitas dan konsentrasi tinggi dalam menentukan tema dan membuat berbagai macam hiasan sebagai bahan dekorasinya.

    Ide Dekorasi Kamar Tidur

    Nah, bagi kamu yang ingin mendekorasi kamar agar terasa lebih indah dan nyaman namun masih belum tahu bagaimana caranya. Berikut adalah beberapa ide dekorasi kamar tidur yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

    1. Memilih Cat Dinding dengan Warna Cerah

    Saat masuk ke dalam kamar, pandangan kita akan langsung tertuju pada dinding kamar. Oleh sebab itu, dinding kamar haruslah berwarna cerah sehingga kamu harus memilih cat dinding kamar yang memiliki warna cerah dan menarik. Kamu bisa memilih warna seperti biru langit, hijau, kuning, atau oranye.

    2. Menutupi Dinding dengan Wallpaper

    Selain dengan cat, dinding kamar juga bisa didekorasi dengan wallpaper agar terlihat lebih indah. Berbeda dengan cat dinding yang hanya memiliki warna menarik, wallpaper justru terdiri dari berbagai jenis gambar hiasan unik dan penuh motif.

    Tidak hanya sebagai hiasan dinding, wallpaper juga bisa berfungsi untuk menutupi bagian dinding yang rusak ataupun terkena noda yang sulit hilang.

    3. Meletakkan Cermin Berukuran Besar

    Tidak hanya berfungsi untuk melihat penampilan, cermin ternyata bisa dimanfaatkan sebagai dekorasi kamar tidur. Dengan meletakkan cermin di dalamnya, maka akan membuat kamar tidur terlihat lebih luas.

    Selain itu, juga bisa membuat pencahayaan di dalam kamar tidur menjadi lebih sempurna. Untuk itu, kamu bisa coba meletakkam cermin berukuran besar di dalam kamarmu.

    4. Gunakan Kumpulan Foto-Foto

    Kalau biasanya kumpulan foto-foto hanya disimpan di dalam album foto, kini kamu bisa memanfaatkan kumpulan foto-fotomu menjadi sebuah dekorasi kamar tidur yang cukup menarik. Caranya, kamu hanya perlu menempelkan foto-foto pada dinding dan hias dengan lampu LED berukuran kecil. Kamu bisa menyusunnya sesuai dengan selera.

    5. Manfaatkan Kertas Origami atau Karton

    Seperti yang kita tahu bahwa kertas origami maupun karton bisa disulap menjadi berbagai macam hiasan, misalnya seperti bunga, burung, kupu-kupu, dan masih banyak lainnya. Nah, kamu bisa memanfaatkam kertas tersebut sebagai dekorasi kamat tidur.

    Kertas origami atau karton yang sudah kamu lipat menjadi hiasan, bisa kamu tempelkan dengan urutan atau penataan sesuai dengan seleramu.

    Well, itulah beberapa ide sederhana untuk dekorasi kamar tidur yang bisa kamu coba di rumah. Ayo kembangkan kreasimu!

    Author : Eva

  • 5 Tips Mencari Rumah Kontrakan untuk Pasangan yang Baru Menikah

    Bagi pasangan yang baru saja menikah, dituntut harus bisa hidup mandiri tanpa bergantung pada orang tua lagi. Mereka harus tinggal di rumah sendiri.

    Hal ini juga bertujuan agar mereka tidak lagi merepotkan orang tua dan mertua, serta bisa menjaga privasi. Akan tetapi, tidak mudah bagi mereka untuk membeli rumah sendiri pasca menikah. Beruntung bagi mereka yang sudah mendapatkan rumah dari orangtua.

    Namun, bagi pasangan yang tidak seberuntung itu atau bahkan ingin membeli rumah dengan hasil keringat sendiri, mereka akan berusaha bekerja lebih giat dan memulainya dari awal.

    Mula-mula mereka akan tinggal di rumah kos atau mencari rumah kontrakan yang dianggap lebih nyaman karena seperti rumah sendiri. Akan tetapi, memilih rumah kontrakan juga bukanlah perkara mudah. Sebab, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

    Tips Memilih Rumah Kontrakan

    Nah, berikut adalah tips memilih rumah kontrakan bagi kamu yang baru saja menikah, diantaranya:

    1. Carilah Rumah yang Sederhana

    Rumah kontrakan bukanlah rumah yang selamanya bisa kamu tempati. Ibarat kata, rumah ini hanya untuk tempat persinggahan sementara saja.

    Oleh sebab itu, kamu tidak perlu mencari rumah yang besar dan mewah karena hanya membuang uang dengan percuma. Pilihlah rumah dengan ukuran kecil dan nyaman dengan memiliki dua kamar.

    2. Lokasi Rumah yang Aman

    Keamanan merupakan syarat utama dalam memilih rumah. Bagi kamu pasutri muda, sebaiknya pilih rumah yang berada dilokasi cukup aman, salah satunya adalah perumahan.

    Biasanya, perumahan memiliki sistem keamanan yang bagus. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kejahatan sehingga kamu bisa hidup dengan nyaman.

    3. Pastikan Kondisi Rumah

    Sebelum menjalin kesepakatan untuk mengontrak dengan si empunya rumah, pastikan terlebih dahulu apakah kondisi rumahnya dalam keadaan prima dan butuh perbaikan atau tidak. Sebab, jika memang diperlukan perbaikan, kamu harus menyediakan budget yang lebih banyak.

    Sebaiknya, pilihlah rumah yang memang sudah siap dihuni agar pengeluaranmu tidak semakin membengkak.

    4. Sesuaikan Harga dengan Budget yang Disiapkan

    Hal penting lainnya yang harus diperhatikan saat ingin mengontrak rumah adalah harganya. Jangan sampai kamu memilih rumah yang harga sewanya melebihi budget yang sudah kamu siapkan. Oleh karenanya, pilihlah rumah yang biasa saja namun tetap nyaman untuk dihuni.

    5. Pertimbangkan Lokasi

    Tips terakhir memilih kontrakan adalah pertimbangkan lokasi rumah tersebut terlebih dahulu. Misalnya, pilihlah rumah yang berlokasi cukup dekat dengan tempat kerjamu dan pasangan. Hal ini betujuan agar ongkos transportasi bisa diminimalisir.

    Selain itu, jangan lupa pilih lokasi yang dekat dengan pasar, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan tempat umum lainnya agar dapat memudahkanmu dengan pasangan.

    Itulah tips memilih rumah kontrakan bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Semoga bermanfaat, ya!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi