Tag: sifat

  • 6 Tipe Orang Saat Musim Pemilu Tiba, Kamu Tipe yang Mana?

    Tidak terasa tahun 2019 sudah tiba. Tidak terasa pula presiden kita sudah memimpin negara Indonesia tercinta selama hampir 5 tahun. Dan itu artinya di tahun ini, seluruh rakyat Indonesia akan memilih pemimpin yang baru.

    Pemilihan presiden atau yang kerap disebut dengan pemilu akan dilangsungkan pada bulan April 2019 nanti. Sekira kurang 3 bulan terhitung dari sekarang. Tentunya, seluruh rakyat Indonesia sudah memiliki pilihan masing-masing yang dianggap mampu membuat negara ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.

    Namun, bicara tentang pemilu, tahukah kamu bahwa ada banyak tipe orang bermunculan saat musim pemilu? Ya, ketika musim pemilu tiba, akan muncul beberapa tipe orang dengan karakter masing-masing. Nah, apa saja tipe-tipe tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Tipe Orang yang Baperan

    Tidak hanya gombalan si Dilan saja yang bikin baper. Saat pemilu pun banyak kaum baperan yang muncul secara tiba-tiba. Misalnya, saat ia mengelu-elukan kandidat pilihannya, sementara yang lain malah mengolok-oloknya, ia akan baper, sensitif, dan merasa tidak terima jika calon kandidatnya diolok-olok. Bahkan, bisa-bisa ia akan mengajak adu mulut alias berdebat.

    2. Tipe Orang yang Takut Akan Perubahan

    Pemilu kerap dijadikan sebagai jalan utama untuk mewujudkan sebuah perubahan. Sebab setiap negara pasti memiliki mimpi untuk lebih maju dari sebelumnya. Namun, bukannya mendukung, justru ada sebagian masyarakat yang takut akan perubahan. Biasanya, mereka akan menolak aturan-aturan baru yang dicanangkan calon pemimpin karena mereka sudah merasa nyaman dengan aturan atau sistem yang sekarang.

    3. Tipe Orang yang Mau Disogok

    Pemilu identik dengan kampanya, yakni mempromosikan calon kandidat agar lebih dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. Saat kampanye, calon kandidat akan menjelaskan tentang visi dan misi mereka. Mereka juga akan memberikan janji-janji atas dasar kepentingan rakyat. Namun, tak sedikit pula ada oknum-oknum tertentu yang memberikan uang kepada rakyat saat kampanye. Pada saat itulah, tipe orang yang mau disogok akan bermunculan. Mereka akan memilih jika diberi imbalan. Padahal, kemakmuran negara tidak bisa dipertaruhkan hanya dengan uang sogokan yang tak seberapa itu.

    4. Tipe Orang yang Golput

    Banyak orang yang merasa antusias saat pemilu tiba, sebab mereka menganggap bahwa pemilu merupakan sebuah jembatan untuk menjadikan negara ini menjadi lebih baik. Namun, tidak sedikit pula orang yang tidak mau memilih, alias golput. Tipe orang seperti ini biasanya menganggap bahwa memilih atau tidak, tidak akan ada dampaknya bagi mereka. Padahal, satu suara sangatlah berguna bagi kemenangan seorang calon pemimpin. Untuk itu, jangan sia-siakan kesempatan untuk memilih calon pemimpin pada pemilu, ya!

    5. Tipe Orang yang Ikut-Ikutan

    Terkadang, banyak orang yang masih bingung dalam memilih calon pemimpin saat pemilu. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan tentang siapa dan bagaimana calon kandidat yang akan dipilih. Oleh sebab itu, pada saat pemilu tiba mereka akan memilih calon pemimpin dengan cara ikut-ikutan. Misalnya, saat orang terdekatnya memilih calon pemimpin A, maka ia juga ikut-ikutan memilih calon pemimpin A. Orang seperti ini biasanya tidak memiliki pendirian yang tetap.

    6. Tipe Orang Pengadu Domba

    Yang paling berbahaya saat musim pemilu tiba adalah munculnya orang-orang yang suka mengadu domba. Biasanya, orang-orang tersebut akan menyebarkan informasi yang sifatnya memprovokasi sehingga terjadi konflik. Alangkah baiknya kita menegur ketika bertemu orang seperti ini. Katakan bahwa pemilu bukanlah tempat untuk berselisih, tapi pemilu adalah ajang untuk saling menghargai dengan pilihan masing-masing.

    Nah, itulah beberapa tipe orang saat musim pemilu tiba. Ingat, pemilu adalah pesta demokrasi rakyat. Jangan sampai diwarnai dengan tindakan yang kurang terpuji, misalnya saling mencaci. Marilah kita sambut pemilu dengan antusias dan damai. Tidak lupa juga, mari kita berpartisi dalam memilih calon pemimpin demi kepentingan bangsa dan negara.

    Author : Eva
    Editor  : Maulana Affandi

  • Unik, Inilah 7 Kepribadian Wanita Pecinta Kucing

    Unik, Inilah 7 Kepribadian Wanita Pecinta Kucing

    Berbicara mengenai binatang peliharaan, ada berbagai jenis binatang yang kerap dijadikan sebagai binatang peliharaan di rumah, diantaranya seperti kucing, anjing, kelinci, burung, kera dan masih banyak lainnya.

    Biasanya, tujuan mereka memelihara binatang peliharaan adalah sebagai teman untuk menghilangkan rasa kesepian saat berada di rumah.

    Namun, yang paling populer adalah memelihara kucing. Hal tersebut dikarenakan binatang yang satu ini memiliki sifat yang lucu, manja, dan menggemaskan.

    Oleh karenanya, begitu banyak orang yang suka memelihara kucing, khususnya kaum wanita.

    Nah, terlepas dari itu semua, tahukah kamu jika wanita pecinta kucing ternyata memiliki kepribadian yang cukup unik dan menarik untuk diketahui?

    Wanita Pecinta Kucing

    Agar lebih jelas, berikut adalah 5 kepribadian yang dimiliki wanita pecinta kucing, diantaranya:

    1. Suka Tidur

    Kucing dikenal sebagai binatang yang suka bermalas-malasan. Hal itu dapat dilihat dari kebiasaan mereka yang lebih suka tidur sepanjang hari.

    Nah, wanita pecinta kucing pun ternyata cenderung memiliki kebiasaan yang sama dengan binatang peliharaannya, yaitu suka tidur.

    2. Pemalu

    “Jangan malu-malu kucing”. Kata-kata tersebut kerap dilontarkan ketika seseorang merasa malu-malu untuk melakukan sesuatu.

    Kucing memang dianggap sebagai binatang pemalu apalagi saat didekati.

    Wanita pecinta kucing juga cenderung memiliki sifat pemalu loh, khususnya untuk urusan percintaan, walaupun sebenarnya mereka juga ingin diperhatikan.

    3. Mudah Goyah

    Wanita pecinta kucing juga memiliki kepribadian sedikit lemah dalam menentukan pilihan.

    Mereka terkadang merasa kesulitan dalam memilih, apalagi menentukan sesuatu.

    Hal tersebut dikarenakan mereka menginginkan keputusan yang terbaik serta mereka akan berusaha untuk berkomitmen terhadap segala keputusan yang telah diambil.

    4. Tidak Bisa Mengepresikan Kemarahan

    Umumnya, wanita akan mengepresikan kemarahan mereka dengan berteriak, memaki, atau menegur langsung orang yang membuatnya marah.

    Tapi, bagi wanita pecinta kucing, mengepresikan kemarahan sangatlah sulit. Mereka lebih memilih untuk memendamnya dan menangis sendiri di kamar.

    5. Tidak Pelit

    Kebanyakan wanita pecinta kucing selalu rela menyisihkan uangnya untuk keperluan kucing kesayangannya.

    Tidak hanya untuk membeli makanan saja, kadang juga mereka akan membelikan sesuatu yang bermanfaat untuk kucing walau harganya sedikit mahal, seperti vitamin, obat-obatan, bahkan pakaian yang lucu dan cantik.

    6. Cenderung Suka Makan

    Perlu disadari bahwa wanita pecinta kucing memang sangat menggandrungi dunia kuliner.

    Mereka selalu punya hasrat yang tinggi untuk menyantap makanan yang dianggapnya nikmat. Bahkan tidak sedikit pula yang suka mencoba-coba kuliner baru.

    7. Selalu Membawa Aura Positif

    Kepribadian yang dimiliki oleh wanita pecinta kucing adalah selalu membawa aura positif yang membawa kenyamanan pada orang lain.

    Aura positif tersebut bisa dari berbagai hal, seperti ketulusan serta kasih sayang.

    Nah, itulah beberapa kepribadian unik yang dimiliki oleh wanita pecinta kucing. Apakah kamu salah satunya?

    Author  : Eva

  • Perbedaan Orang Pintar dan Orang Sok Pintar yang Harus Kamu Ketahui

    Bicara tentang pertemanan, tentu saja kamu punya banyak teman dengan berbagai karakter masing-masing bukan? Ada teman yang memang benar-benar pintar, ada pula teman yang pura-pura pintar alias sok pintar.

    Menjadi seseorang yang pintar adalah sebuah pencapaian. Sebab pada dasarnya semua orang bisa pintar, tergantung dari usaha dan perjuangan seseorang itu sendiri dalam menggapai kepintaran.

    Namun, yang menyebalkan adalah ketika ada seseorang kurang pintar, tapi lagaknya sok pintar. Bukannya mendapat simpati dari orang sekitar, orang-orang seperti ini justru akan dikucilkan. Bahkan parahnya lagi dia tidak akan dihiraukan karena semua ucapannya hanya dianggap omong kosong belaka.

    Nah, apa saja perbedaan antara orang pintar dan orang yang sok pintar? Berikut diantaranya:

    Orang Pintar

    • Tidak banyak bicara, cenderung lebih diam.
    • Tidak suka menggurui orang lain.
    • Tidak suka pamer apa yang dia punya.
    • Tidak menunjukkan apa yang dia bisa.
    • Tidak pernah memaksa untuk diakui.
    • Tidak merasa paling pintar daripada orang lain
    • Selalu menerima arahan, kritik, serta saram
    • Selalu merasa kurang dalam ilmu.
    • Kemauan belajar yang tinggi.
    • Tidak pilih-pilih dalam berteman.
    • Tidak suka berdebat hal yang tidak penting.
    • Menyembunyikan pencapaiannya.
    • Tidak menganganggap orang lain lebih buruk daripada dirinya.

    Orang Sok Pintar

    • Banyak bicara, walau berkenaan dengan hal yang tidak dia pahami.
    • Suka menggurui orang lain.
    • Suka memberi informasi walau tidak sedang ditanya.
    • Suka menjawab sesuatu yang bukan ditujukan kepadanya.
    • Menganggap bisa menyelesaikan semua.
    • Selalu haus akan ilmu dan mempelajari hal baru.
    • Menganggap orang lain lebih rendah ilmunya.
    • Selalu ngotot agar orang lain mengakuinya.
    • Biasanya suka pilih-pilih dalam berteman.
    • Tidak suka menerima arahan, kritik, serta saran.
    • Merasa orang yang penting dan dibutuhkan.
    • Cenderung suka ngeyel dengan pendapat orang lain.
    • Menunjukkan prestasinya kepada orang lain.

    Nah, itulah beberapa perbedaan orang pintar dan orang yang sok pintar yang harus kamu ketahui. Jadi, lebih baik menjadi orang pintar atau sok pintar?

  • Kenapa Orang Suka Pamer? Inilah 7 Alasannya

    Pamer adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk menyombongkan diri dengan menunjukkan segala yang dimiliki, baik itu berupa kecerdasan intelektual, hubungan asmara, maupun materi.

    Sebab, pamer tidak hanya berkutat pada barang yang dimiliki saja, tapi juga kadang pamer masalah hubungan juga.

    Untuk saat ini, kebiasaan pamer semakin menjadi-jadi. Apalagi dengan adanya sosial media, sehingga kebanyakan orang bisa pamer kapanpun di akun pribadinya.

    Alasan Orang Suka Pamer

    Lantas, apa sih tujuan mereka? Kenapa kok suka sekali pamer? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa alasan kenapa orang suka pamer.

    1. Cenderung Ingin Diakui

    Hal pertama yang membuat kebanyakan orang suka pamer adalah rasa ingin diakui. Mereka ingin diakui jika mereka bisa, punya, dan mampu. Semakin banyak reaksi dari orang lain, maka mereka pun akan semakin bangga karena menggap dirinya sudah diakui oleh orang lain.

    2. Mencari Perhatian

    Banyak juga orang yang suka pamer untuk mencari perhatian. Hal tersebut mungkin dikarenakan kehidupannya yang jarang diperhatikan oleh orang lain, maka dia mencari perhatian dengan cara tersebut.

    3. Membranding Diri

    Sebenarnya ada juga orang yang suka pamer hanya untuk membranding dirinya sendiri. Jadi, mereka fokus membentuk karakter diri di mata orang lain. Misalnya, seseorang suka pamer barang mewah, maka sebenarnya dia ingin memberi tahu orang lain bahwasanya dia suka dengan barang-barang bernuansa mewah.

    4. Ingin Mendapat Pujian

    Orang yang haus akan pujian akan terus memamerkan segala sesuatu yang dia miliki. Tapi sayangnya ketika dia sudah menerima pujian, bukan rasa puas yang didapatkan. Justru dia akan ketagihan sehingga semakin haus akan pujian dengan terus memamerkan sesuatu yang dianggapnya mewah.

    5. Ingin Membalas Dendam

    Ada juga orang yang suka pamer hanya untuk balas dendam. Mungkin di masa lalu dia pernah disakiti oleh orang lain karena keadaan. Nah, ketika kondisinya sudah membaik, maka dia ingin membalas dendam dengan cara memberi tahu orang tersebut bahwa dirinya sudah sejahtera.

    6. Membuat Orang Lain Iri

    Selanjutnya, orang suka pamer juga kadang punya maksud untuk membuat orang lain iri. Dia memamerkan harta, kekasih, atau pendidikan untuk membuat orang lain iri. Padahal dia sendiri tidak sadar, kalau sebenarnya hidupnya penuh dengan sandiwara saja.

    7. Kode Keras

    Alasan yang satu ini juga sering tersirat dari kebiasaan pamer. Di mana dia ingin memberikan informasi bahwasanya saat ini dia sudah bahagia. Misalnya ada gadis yang pamer kemesraan di media sosial. Bisa jadi dia ingin memberi kode kepada mantannya jika saat ini dia lebih bahagia daripada dulu.

    Author  : Maulana Affandi