Tag: skripsi

  • Mengenal Apa Itu Sempro Sebelum Menyusun Skripsi

    Mengenal Apa Itu Sempro Sebelum Menyusun Skripsi

    Apa Itu Sempro?

    Sempro adalah singkatan dari “seminar proposal” yang merupakan tahap penting dalam menyusun skripsi untuk mempresentasikan rencana penelitian kepada dosen pembimbing dan dosen penguji.

    Sempro skripsi adalah acara di mana seorang mahasiswa mempresentasikan rencana penelitian skripsinya kepada dosen pembimbing dan penguji lainnya.

    Tujuan dari sempro adalah untuk membahas dan mendapatkan persetujuan atas rencana penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa.

    Dalam menyusun sempro, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, antara lain:

    • Judul Skripsi: Judul yang jelas dan deskriptif yang menggambarkan topik penelitian skripsi.
    • Latar Belakang: Penjelasan mengenai latar belakang masalah yang menjadi dasar penelitian.
    • Rumusan Masalah: Pernyataan yang mengidentifikasi permasalahan atau pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam skripsi.
    • Tujuan Penelitian: Penjelasan mengenai tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini, seperti apa yang akan ditemukan atau dihasilkan.
    • Manfaat Penelitian: Penjelasan mengenai manfaat penelitian ini, baik secara akademis maupun praktis.
    • Kerangka Konseptual: Pemaparan teori atau kerangka konseptual yang akan digunakan sebagai dasar analisis dalam penelitian.
    • Metode Penelitian: Penjelasan mengenai metode penelitian yang akan digunakan, seperti metode pengumpulan data, instrumen penelitian, dan teknik analisis data.
    • Rencana Kegiatan Penelitian: Penjelasan mengenai langkah-langkah konkret yang akan diambil selama pelaksanaan penelitian, termasuk jadwal kegiatan.
    • Rencana Analisis Data: Penjelasan mengenai cara data akan dianalisis, termasuk perangkat lunak atau alat yang akan digunakan.
    • Referensi: Daftar referensi yang digunakan sebagai landasan teoritis dalam proposal.
    • Biaya dan Sumber Pendanaan: Rincian mengenai anggaran yang dibutuhkan untuk penelitian, serta sumber pendanaan yang diharapkan, jika ada.

    Setelah presentasi sempro dan menerima masukan dari dosen pembimbing serta penguji, langkah selanjutnya adalah melakukan revisi proposal sesuai dengan saran-saran yang diberikan.

    Revisi ini harus dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa proposal menjadi lebih kuat dan rinci. Setelah proposal disetujui, mahasiswa dapat melanjutkan dengan tahap pelaksanaan penelitian skripsi.

    Langkah-Langkah Setelah Sempro

    Langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain:

    1. Pengumpulan Data

    Mengumpulkan data sesuai dengan metode yang telah dijelaskan dalam proposal, seperti survei, wawancara, observasi, atau analisis dokumen, tergantung pada jenis penelitian yang dilakukan.

    2. Analisis Data

    Mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan menggunakan teknik yang telah dijelaskan dalam proposal. Hasil analisis data akan digunakan untuk menjawab rumusan masalah penelitian.

    3. Penulisan Skripsi

    Merinci hasil penelitian, interpretasi, dan temuan dalam bentuk tulisan skripsi yang lengkap. Skripsi harus mengikuti struktur dan format yang ditentukan oleh perguruan tinggi atau jurusan.

    4. Pengujian dan Revisi

    Setelah menulis skripsi, mahasiswa perlu melakukan pengujian internal terhadap kesalahan tata bahasa, gaya penulisan, dan kualitas tulisan. Setelah itu, lakukan revisi jika diperlukan.

    5. Persiapan untuk Sidang Skripsi

    Setelah skripsi dianggap selesai, mahasiswa harus mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang skripsi berupa presentasi yang akan disampaikan di hadapan penguji.

    6. Sidang Skripsi

    Pada tahap ini, mahasiswa akan mempresentasikan hasil penelitian dan skripsinya kepada penguji. Penguji akan mengajukan pertanyaan dan memberikan penilaian terhadap skripsi dan presentasi.

    7. Revisi Berdasarkan Hasil Sidang

    Setelah sidang, penguji mungkin memberikan saran dan perbaikan yang perlu dilakukan. Mahasiswa harus melakukan revisi skripsi sesuai dengan masukan yang diberikan.

    8. Penyerahan Skripsi

    Setelah skripsi dinyatakan lulus oleh penguji, mahasiswa harus menyerahkan versi final skripsi sesuai dengan persyaratan yang berlaku di perguruan tinggi.

  • Mengenal Apa Itu Konsul dan Bagaimana Caranya, Mahasiswa Wajib Tahu!

    Ketika menjadi mahasiswa baru, kamu akan mendengar berbagai istilah dari kakak tingkat yang kadang membuat bingung. Salah satunya adalah istilah konsul.

    Istilah ini akan sering kamu dengar dari kakak tingkat, baik yang masih semester awal maupun semester akhir yang sedang menyusun skripsi.

    Bagi mahasiswa baru, tentunya kata konsul cukup asing dan membuat bertanya-tanya apa artinya.

    Lalu, apa itu konsul? Simak pengertian dan penjelasannya berikut ini.

    Pengertian Konsul dalam Perkuliahan

    Konsul adalah istilah yang sering digunakan oleh mahasiswa ketika bertemu dosen untuk meminta arahan dalam mata kuliah, tugas, serta mengerjakan skripsi.

    Jadi, singkatnya konsul itu adalah konsultasi, dimana mahasiswa meminta arahan serta saran kepada dosen dalam setiap kegiatan di perkuliahan.

    Konsul dilakukan sejak mahasiswa baru masuk ke Perguruan Tinggi. Sebab, setiap mahasiswa akan langsung mendapat DPA (Dosen Pembimbing Akademik).

    Sehingga, DPA tersebut yang nantinya akan membimbing mahasiswa sampai semester akhir.

    Contoh Konsultasi Mahasiswa

    Agar lebih jelas, simak beberapa contoh konsul mahasiswa berikut ini.

    1. Konsultasi Jurusan Kuliah

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap mahasiswa memiliki DPA (Dosen Pembimbing Akademik) masing-masing.

    Sehingga, setiap kali akan KRS an, mahasiswa hendaknya konsultasi kepada dosen pembimbingnya.

    Dosen akan mengarahkan apa mata kuliah yang dapat ditempuh terlebih dahulu dengan berbagai pertimbangan.

    2. Konsultasi Tugas Kuliah

    Kemudian, konsul juga bisa dilakukan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen pengampu.

    Dalam hal ini, konsul dapat dilakukan ke dosen terkait yang menjadi pembimbing dalam mata kuliah tertentu.

    Ketika ada tugas yang dirasa sulit, jangan sungkan-sungkan untuk konsultasi kepada dosen.

    Nantinya dosen akan memberi arahan sehingga kamu dapat mengerjakan tugas dengan baik dan benar.

    3. Konsultasi Acara atau Event

    Jika kamu bergabung dengan organisasi kemahasiswaan, maka kamu harus sering-sering konsul dengan dosen yang menjadi pembimbing dari organisasi tersebut.

    Kemudian, kamu pun akan sering konsul dan berinteraksi dengan pegawai jurusan atau prodi.

    Sebab, dalam melaksanakan acara atau event, tentu harus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.

    Sehingga, kamu harus lebih aktif meminta arahan dari dosen serta yang bertugas di ruang jurusan fakultas.

    4. Konsultasi Skripsi

    Konsul skripsi merupakan hal yang paling umum dan akan dialami oleh setiap mahasiswa.

    Konsul skripsi adalah proses meminta arahan serta bimbingan kepada dosen untuk menyusun skripsi, mulai dari pemilihan judul, metode, dan keseluruhannya.

    Ketika mulai mengerjakan skripsi, kamu akan ditemani oleh dosen pembimbing yang akan membimbingmu dalam mengerjakan skripsi hingga sidang nanti.

    Tapi, tantangannya adalah tidak mudah mendapat waktu untuk konsul skripsi, mengingat setiap dosen memiliki jadwal yang padat.

    Namun jangan khawatir, sastrawacana.id/ akan memberikan tips dan cara konsul dengan dosen secara efektif.

    Cara Konsul dengan Dosen

    Untuk konsul dengan dosen, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu bertemu langsung dan via chat. Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Konsul dengan Bertemu Langsung

    Konsul dengan bertemu langsung artinya kamu harus mencari waktu yang tepat untuk bertemu dosen dengan mengatur jadwal terlebih dahulu.

    Kamu harus tahu kapan jam-jam senggang dosen sehingga kamu bisa konsul tanpa mengganggu.

    Biasanya, jadwal ini bisa ditentukan maupun mendadak.

    Semisal, kamu sudah nunggu dosen dari pagi sesuai jadwal, namun ternyata dosen tersebut ada keperluan lain sehingga bimbingan pun jadi batal.

    Kemudian, kadang ketika bertemu dosen pembimbing, konsul bisa terjadi waktu itu. Meski cenderung tidak lama, tapi ada arahan yang tersampaikan.

    Mencari dosen pembimbing memang melelahkan, tapi disitulah tantangannya.

    Ketika sudah lulus, kamu akan merindukan masa-masa melelahkan itu.

    2. Konsul dengan Chat Pribadi

    Cara konsul selanjutnya adalah via chat pribadi, bisa melalui WhatsApp maupun aplikasi lainnya.

    Cara chat dosen untuk konsultasi juga perlu diperhatikan. Jangan asal-asalan.

    Sebagai mahasiswa, kamu harus beretika, baik bicara langsung maupun via chat.

    Berikut adalah caranya:

    • Ucapkan salam pembuka, semisal: “Assalamualaikum, selamat pagi, Pak. Saya Rani.”
    • Basa-basi singkat, semisal: “Maaf mengganggu waktunya.”
    • Maksud pesan, semisal: “Saya ingin menanyakan waktu luang Bapak di hari Senin pukul berapa?” atau “Sesuai arahan Bapak, apakah metode yang saya terapkan ini perlu ada perbaikan?”
    • Ucapkan terima kasih, semisal: “Terima kasih, sebelumnya, Pak.”

    Dengan chat yang sopan, tentu akan memberi kesan berbeda. Sehingga, lebih memungkinkan direspons oleh pihak lain.

    Nah, itulah informasi seputar konsul kuliah yang perlu diketahui, khususnya bagi mahasiswa baru.

    Semoga bermanfaat, jangan lupa baca artikel menarik lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • Kumpulan Motto Skripsi Islami dalam Bahasa Arab dan Terjemahannya

    Kumpulan Motto Skripsi Islami dalam Bahasa Arab dan Terjemahannya

    Motto skripsi adalah catatan pendek atau frasa singkat yang mencerminkan semangat, tujuan, atau nilai-nilai yang ingin diwujudkan dalam penulisan skripsi.

    Motto ini sering kali menjadi semacam kalimat inspiratif atau panduan bagi penulis skripsi dalam menjalankan dan menyelesaikan penelitiannya.

    Pemilihan motto skripsi biasanya disesuaikan dengan isi skripsi serta perjuangan penulis dalam menggali pengetahuan untuk mencapai hasil yang berkualitas.

    Ada banyak jenis motto skripsi yang biasa digunakan oleh mahasiswa, salah satunya adalah motto skripsi islami yang diambil dari Alquran, Hadis, maupun ucapan dari tokoh agama Islam.

    Motto Skripsi Islami

    Motto skripsi islami juga tidak kalah estetik dan yang terpenting adalah mengandung nilai serta pesan moral kepada pembaca.

    Nah, buat kamu yang ingin menggunakan motto skripsi islami ke dalam skripsi, berikut ini adalah beberapa contohnya.

     

    مَنْ خَرَ جَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فى سَبِيْلِ اللهِ

    ‘’Barang siapa keluar untuk mencari ilmu maka dia berada di jalan Allah ‘’ (HR.Turmudzi)

    عَنْ أَ نِسِ بْنِ مَالِكِ قَالَ:قَالَ رَسُلُ اللهُ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ:مَنْ حَرَ جَ فىِ طَلَبِ الْعِلْمِ

    فَهُوَفِى سَبِيْلَ حَتَّى يَرْ جِعُ

    Dari annas bin malik berkata: telah bersabda rasulullah SAW: barang siapa keluar rumah untuk menuntut ilmu maka ia dalam jihad fisabilah hingga kembali (HR.bukhari)

    يُحِبُّ ا للَّةُ الْعَامِلَ إِذَاعَمِلَ أَنْ تُحْسِنَ .رواه الطز ان نى

    “Allah mencintai pekerjaan yang apabila bekerja ia menyelesaikannya dengan baik”. (HR. Thabrani)

    طِا لِبُ ا لْعِلْمِ : طَالِبُ البَّ حْمَةِ ، طَا لِبُ اْ لمِلْمِ : رُ ىْنُ اْ لإ سْلَ مِ وَيُعْطَى أَ جْرَهُ مَعَ ا لنَّبِيْيِنَ

    “Orang yang menuntut ilmu bearti menuntut rahmat ; orang yang menuntut ilmu bearti menjalankan rukun Islam dan Pahala yang diberikan kepada sama dengan para Nabi”.
    (HR. Dailani dari Anas r.a)

     

    مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ كَانَ فِى سَبِيْلِ اللَّهِ حَتَى يَرْحِعَ

    Barang siapa yang keluar dalam menuntut ilmu maka ia adalah seperti berperang di jalan Allah hinggang pulang. (H.R.Tirmidzi)

    كُنْ فِى الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَو عَابِرُ سَبِيْلٍ

    “jadilah seperti orang asing atau perantau di dunia ini”. (HR.al-Bukhari)

    اَلْوَقْتُ كَالسَّيْفِ إنْ لَمْ تَقْطَعْحَا قَطَعَكَ

    “ Waktu itu bagaikan pedang, jika kamu tidak memanfaatkannya menggunakan untuk memotong, ia akan memotongmu (menggilasmu)”
    (H.R. Muslim)

    مَنْ أَ مْسَى كَا لآً مِنْ عَمَلِ يَدِ هِ أَ مْسَى مَغْفُوْ رًا لَهُ . رواه أ حمد

    “Barang siapa merasa letih di malam hari karena berkerja, maka di malam itu ia diampuni”. (H.R. Ahmad)

    يُحِبُّ الله اْلعَامِلَ اِذَاعَمِلَ اَنَ يُحْسِـنِ .

    “Allah mencintai orang yang bekerja apabila bekerja maka ia selalu memperbaiki prestasi kerja” (H.R. Tabrani)

    خَصْلَتَانِ لاَ تَجْتَمِعَا نِ فىِ مُنَا فِقٍ: حُسْنُ سَمْتٍ وَلاَ فِقْحٌ فىِ الدِّ يْنِ

    “Dua hal tidak mungkin berkumpul dalam diri seorang munafiq, yaitu penerimaan yang baik dan pemahaman terhadap agama.”
    (HR. At-Tirmidzi)

      اْلمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَاْلبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

    “Hubungan seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat satu bangunan, sebagian yang satu mendukung/menguatkan bagian yang lainnya”
    (HR. Bukhari-Muslim)

    ليس بخيركم من ترك الدنياه لاخرته, ولاخرته لدنياه, حتي يصيب منهما جميعا فأن الدنيا بلاغ ألى الاخرة

    , ولاتكونوا كلا على الناس ابن عساكر

     “Bukanlah orang-orang yang paling baik dari pada kamu siapa yang meninggalkan dunianya karena akhirat, dan tidak pula meninggalkan akhiratnya karena dunianya, sehingga ia dapat kedua-duanya semua. Karena di dunia itu penyampaikan akhirat. Dan jangankah kamu jadi memberatkan atas sesama manusia“.
    (H.R Muslim)

    تَرَكْنُ فِيْكُمْ شَيْئَينِ لَنْ تَضِلُّوْا بَعْدَ هُمَا كِتَا بَ اللهِ وَسُنَّتِيْ

    ‘’Aku tinggalkan dua pusaka. Kalian tidak akan sesat setelah (berpegang) pada keduanya. Yaitu kitab allah dan sunahku. (HR.Hakim)

    منسملك طر يف يلتمس فيه علم سهل الله به طر يف الى ا لحنت.رو ا ه مسلم

    Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkannya mendapat jalan ke syurga ( H.R Muslim)

    يحب الله العا مل إ ذ اعمل أْ نيحسن .ر و ا ه لطبر انى

    Allah mencintai pekerjaan yang apabila bekerja ia menyelesaikannya dengan baik. (H.R Thabrani)

    يَرْ فَعِ ا للهُ ا لَذِ يِنَ اَ مَنُوا مِنْكُمْ وَا لَّذِ يْنَ اُ وا تُوا لَعِلْمَ دَ رَ جَا تٍ وَا للهُ بِمَا تَعْمَلُو نَ خَبِيْرٌ

    Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Mujadillah:11)

    عَلِمُوا اَولاَدَ كُمِ فَاِ نَّهُمْ مَخْلُو قُوْ نَ لِزَ مَنِ غَيْرِ زْ مَنِكُمْ

    Didiklah anak-anak kamu, sesungguhnya mereka diciptakan untuk menghadapi zaman yang berbeda dengan zaman kamu ini. (H.R. Bukhari)

    اِ نَّ الدَّ ا لَّ عَلَ ا لْخَيْرِ كَفَا عِلِهِ . رواه التر مذ ى

    “Sesungguhnya orang yang menunjukan kebaikan mendapat pahala sama dengan orang yang melakukannya” (HR. Tirmidzi)

  • Arti Revisi Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

    Arti Revisi Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

    Revisian adalah istilah yang cukup familiar oleh setiap profesi, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.

    Sebab, untuk mendapat hasil skripsi yang baik, dosen pembimbing akan mengarahkan mahasiswa untuk melakukan berbagai revisi terhadap skripsi yang telah disusun.

    Sementara dalam dunia kerja, revisi juga sering terjadi ketika hasil pekerjaan kurang sesuai ataupun kurang berkualitas.

    Biasanya, pimpinan akan meminta revisi kepada karyawan agar hasil pekerjaan menjadi lebih baik sehingga dapat memberi pengaruh positif terhadap kelangsungan perusahaan.

    Salah satu contoh profesi profesi yang kerap mendapat revisi adalah desain grafis.

    Ketika hasil desain yang dibuat kurang menarik, maka pimpinan akan meminta revisi atau perbaikan terhadap karyawan tersebut.

    Tujuannya bukan hanya untuk kesenangan belaka, tapi pimpinan juga mempertimbangkan apakah desain yang dibuat relevan dan bisa diterima oleh masyarakat luas jika sifatnya bersifat promosi.

    Maka dari itu, revisian adalah sebuah proses yang sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari konsep yang telah dibuat sebelumnya.

    Pengertian Revisi

    Arti revisi adalah proses mengkoreksi atau mengubah sesuatu yang telah dibuat sebelumnya, seperti skripsi, karya ilmiah, dokumen, karya tulis, atau proyek.

    Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan, meningkatkan kualitas, atau menyesuaikan dengan topik yang sedang dibahas.

    Proses revisian biasanya melibatkan pengeditan, menghilangkan atau menambahkan konten, serta memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penulisan.

    Pada umumnya, revisi dilakukan pada dokumen atau karya tulis yang sudah disusun sebelumnya, baik itu dalam bentuk naskah, skripsi, tesis, maupun laporan kerja.

    Jenis-jenis Revisi

    Revisi adalah tahapan untuk mencapai hasil yang berkualitas terhadap karya tulis yang sedang dikerjakan.

    Revisi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tujuan dan tingkat koreksinya. Berikut adalah beberapa jenis revisi yang sering dilakukan:

    1. Revisi Mayor

    Revisi jenis ini bertujuan untuk mengubah atau menambahkan isi dari karya tulis secara signifikan.

    Biasanya jenis revisi ini dapat mengubah konsep utama karena dirasa tidak relevan dan kurang menarik.

    Pada skripsi, jenis revisi mayor dapat berupa mengubah judul serta isi pembahasan yang akan diangkat dalam tugas akhir.

    Contoh dari revisi mayor adalah mengubah judul, menambahkan bab atau bagian baru pada dokumen, mengubah konsep atau ide pokok dari dokumen, atau menghapus bagian yang tidak diperlukan.

    2. Revisi Minor

    Revisi minor lebih bersifat pada perbaikan atau penyempurnaan dari dokumen yang sudah dibuat.

    Jenis revisi minor ini tergolong sebagai perbaikan yang tidak terlalu signifikan dan tidak terlalu banyak.

    Pada skripsi, revisi minor dapat mencakup pengkoreksian tata bahasa, merapikan format, atau menambahkan referensi baru.

    3. Revisi Final

    Revisi final dilakukan sebagai tahap terakhir dari penyusunan skripsi. Tujuan dari revisi final adalah untuk memastikan bahwa dokumen tersebut sudah sesuai dengan standar dan format yang telah ditentukan.

    Ketika mahasiswa telah menyusun skripsi hingga akhir dan telah melakukan berbagai jenis revisi mayor dan minor, maka tahap akhir adalah revisi final yang sifatnya lebih ke sistematika kepenulisan.

    Misalnya seperti format penyusunan skripsi, memperbaiki halaman, lampiran-lampiran, serta perbaikan ejaan termasuk nama-nama dari dosen yang tercantum.

    Tujuan Revisi

    Tujuan utama dari revisi adalah untuk memperbaiki kesalahan, menambahkan informasi baru, menghapus informasi yang tidak relevan, serta meningkatkan kualitas dan keterbacaan dari skripsi yang disusun.

    Ada beberapa tujuan mengapa revisi harus dilakukan pada suatu dokumen atau karya tulis. Berikut adalah beberapa tujuan revisi yang penting untuk diketahui:

    1. Memperbaiki Kesalahan

    Tujuan utama dari revisi adalah untuk memperbaiki kesalahan yang terdapat pada dokumen tersebut, baik itu kesalahan tata bahasa, kesalahan penulisan, atau kesalahan dalam penggunaan istilah.

    2. Menambahkan Informasi Baru

    Revisi juga dapat dilakukan untuk menambahkan informasi baru yang relevan dan penting untuk dokumen tersebut.

    Informasi baru ini dapat berupa data statistik, referensi baru, atau informasi terkait perkembangan terbaru dalam topik yang dibahas.

    Selain itu, revisi juga dapat membuat skripsi menjadi lebih padat isinya sehingga memuat banyak informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

    3. Menghapus Informasi yang Tidak Relevan

    Revisi juga dapat dilakukan untuk menghapus informasi yang tidak relevan atau tidak dibutuhkan dalam skripsi yang disusun.

    Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan keterbacaan dari dokumen tersebut.

    Sebab, seringkali mahasiswa memasukkan data serta informasi yang melenceng atau tidak terkait dengan pembahasan dalam skripsi.

    Maka, dosen pembimbing akan mengarahkan bagaimana seharusnya skripsi ditulis agar tidak keluar dari topik utama pembahasan.

    4. Meningkatkan Kualitas

    Revisi dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan dari skripsi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperbaiki tata bahasa dan format penulisan.

    Dimana, sebagai mahasiswa hendaknya mampu menulis suatu karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik benar.

    Selain itu, skripsi yang ditulis juga harus mudah dipahami dan dimengerti oleh pembaca sehingga dapat bermanfaat bagi khalayak umum.

    5. Memperbaiki Kesalahan Teknis

    Revisi juga dapat dilakukan untuk memperbaiki kesalahan teknis, seperti kesalahan bahasa, penulisan rumus atau gambar yang tidak akurat.

    Sebab, pada skripsi dibutuhkan data-data seperti gambar, ilustrasi, grafik, serta rumus (jika diperlukan).

    Ketika data yang dicantumkan tidak tepat, tentu akan menyesatkan pembaca sehingga diperlukan adanya revisi untuk memperbaiki kesalahan teknis tersebut.

    6. Menyempurnakan Gaya Penulisan

    Revisi juga penting dilakukan untuk menyempurnakan gaya penulisan dalam skripsi.

    Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pemilihan kata, mengurangi penggunaan kata-kata yang tidak perlu, atau menyempurnakan gaya bahasa sehingga skripsi lebih menarik dan mudah dipahami.

    Itulah pengertian revisi, jenis, dan tujuannya yang penting dipahami oleh setiap mahasiswa, khususnya yang sedang menyusun skripsi.

    Revisi sangat penting untuk memperbaiki kualitas dari skripsi. Maka dari itu, hendaknya setiap mahasiswa selalu mengikuti arahan dosen pembimbing agar hasil skripsnya berkualitas.

  • 10 Pengertian Skripsi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Skripsi Menurut Para Ahli

    Skripsi merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang wajib disusun oleh mahasiswa program strata satu (S1) sebagai syarat kelulusan di perguruan tinggi.

    Penyusunan skripsi mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama masa studi, sekaligus menjadi bukti kompetensinya dalam melakukan penelitian ilmiah.

    Skripsi tidak hanya menjadi penilaian akhir akademik, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis.

    Pengertian Skripsi Menurut Para Ahli

    Untuk memahami makna skripsi secara lebih mendalam, berikut ini adalah beberapa pengertian skripsi menurut para ahli dari berbagai sumber dan tahun.

    1. Widharyanto (2008)

    Pengertian skripsi adalah karya ilmiah dalam suatu bidang studi yang dibuat oleh para mahasiswa strata satu pada masa akhir studinya sebgai persyaratan untuk menyelesaikan program studi.

    2. Hariwijaya dan Djaelani (2008)

    Skripsi adalah tulisan ilmiah yang dibuat sebagai syarat seorang mahasiswa menyelesaikan studi program sarjananya.

    3. Ahmad (1999)

    Skripsi adalah suatu karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa dengan melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan hasil penelitian pada jenjang sarjana.

    4. The Liang Gi (1995)

    Skripsi adalah karangan ilmiah yang memaparkan suatu pokok permasalahan yang dianggap penting dalam suatu cabang ilmu yang dilakukan oleh mahasiswa.

    5. Nana Sujana (1988)

    Skripsi adalah sebuah karya karya tulis ilmiah yang ditulis dan dipersiapkan pada akhir program studinya sebagai salah satu persyaratan mendapatkan gelar sarjana.

    6. Drs. Jarwanto (1992)

    Skripsi adalah suatu karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa di tingkat sarjana dari hasil-hasil penelitiannya dengan menganalisis data primer dan data sekunder.

    7. Mohamad Ali (1984)

    Skripsi adalah suatu karya ilmiah yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil penelitian, yang disusun sebagai salah satu syarat mengikuti ujian program sarjana.

    8. Poerwadarminta (1986)

    Skripsi adalah karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai persyaratan pendidikan akademis.

    9. Bambang Marhijanto (1993)

    Skripsi adalah sebuah karangan ilmiah yang diwajibkan untuk mengikuti ujian di perguruan tinggi.

    10. P. Westra (1991)

    Skripsi adalah bagian suatu karangan faktawi. Jenis karangan mengenai suatu topik keilmiahan dan pada umumnya ditujukan pada sidang pembaca yang berkecimpung dalam bidang pengetahuan ilmiah yang bersangkutan.

  • Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

    Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

    Pengertian Daftar Pustaka

    Definisi daftar pustaka adalah susunan referensi dari semua buku yang yang kita gunakan untuk menyusun sebuah karya ilmiah.

    Singkatnya, daftar pustaka adalah daftar rujukan. Letak dari daftar pustaka di belakang atau di bagian akhir dari karya yang kita tulis.

    Fungsi Daftar Pustaka

    Adapun fungsi dari daftar pustaka adalah sebagai berikut:

    • Sebagai rujukan sumber informasi.
    • Menghindari plagiasi/penjiplakan.
    • Menghargai penulis lain/karya ilmiah lainnya.
    • Membantu pembaca untuk mendapat informasi serupa.
    • Hasil tulisan terlihat lebih kredibel karena merujuk ke berbagai referensi.
    • Memberitahu pembaca tentang kutipan yang lebih jelas.
    • Media informasi untuk penulis lain.

    Cara Menulis Daftar Pustaka

    Contoh Daftar Pustaka Dari Buku

    Jika Nama Penulis 2 Kata Atau Lebih
    ·        Khadir, Abdul. 2005. Kisah Orang Mualaf. Surabaya: Gramedia.
    ·        Yudhoyono, Susilo Bambang. 2016. Panduan Perang. Jakarta: Gramedia.

    Penulisan Daftar Pustaka Jika Dua Pengarang Atau Lebih
    ·        Rendra, Siti, Budiawan dan Sugeng. 2016. Panduan Pelatihan IM. Bandung: Desamedia.
    ·        Sugeng, R.W., dan Rizal Chairi. 2002. Kisah Perjuangan. Jakarta: Indo Media.
    ·        Husein, Hasan. dkk. 2007. Kumpulan Doa-Doa. Edisi Kedua. Jakarta.

    Penulisan Daftar Pustaka Untuk Buku Terjemahan Atau Suntingan
    ·        Saputra, Ardi (Penterjermah). 2013. Dasar Dasar HTML. Jakarta: Informatika.

    Jika Nama Penulis Sama, Tapi Judul Buku Berbeda
    ·        Setyawan. 2012. Dasar Manajemen . Sidoarjo: Arjo Media.
    ·        ________ . 2014. Akuntasi Dasar. Jakarta: Jaka Media.

    Jika Tidak Ada Nama Pengarang
    ·        Depdiknas. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Dana Bantuan Operasional. Jakarta: Depdiknas.

    Contoh Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Baik Dan Benar

    Andre. 2002. Kota Lama. Malang: Pustaka Desa.
    _____. 2005. Kota Baru. Malang: Pustaka Desa.
    Anwar, Chairil. dkk. 2010. Cara Belajar Bahasa Inggris Edisi Kedua. Jakarta: PT Indo Nusantara.
    Skak, Bayu. 2014. Cara Sukses Youtuban. Malang: Bayu Pustaka.
    Departemen Pendidikan Nasional. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Gerai Pustaka.
    Ratna, Dewi. “Kehidupan Laut” Ocean, Volume XI, No. 1, 2016, hlm 13—15.
    Desi, Sarini. 2003. Tips Sukses Meraih Masa Depan. Jakarta: Balai Pustaka.

    Contoh Daftar Pustaka Dari Koran

    ·        Bagus, Yadi. 2011. Cara Internet Gratis, Harian Malang. Malang: Media Pustaka. (5 Januari 2011)
    ·        Yuli, Yanti. 2011. “Cara Mudah Menjahit Pakaian”, Kompas, Rabu, 15 Februari 2011. Jakarta.

    Contoh Daftar Pustaka Untuk Tugas Akhir Atau Skripsi

    Nama penulis, diikuti dengan tahun pada sampul, judul tugas/skripsi/tesis, pernyataan tugas akhir/skripsi, pernyataan tidak diterbitkan, fakultas, nama perguruan tinggi, kota tempat perguruan tinggi.

    ·        Deny S. 2004. Pengaruh Kuman Salmonella terhadap Kesehatan Tubuh. Tugas Akhir. Tidak di terbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia : Jakarta.
    ·        Damayanti S. 2011. Ciri-Ciri Kanker Serviks. Skripsi. Tidak diterbitkan. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya : Malang.

    Contoh Daftar Pustaka Dari Ensiklopedia Atau Kamus

    Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari ensiklopedia atau kamus sama halnya dengan daftar pustaka pada umumnya.

    ·        Clark-Kent, D. 2001. Superman. The New Encyclopedia America. Encyclopedia America. 21: 517-538.
    ·        Sandler, J.M. dan Adam, H. (Eds). 1991. Kamus Bahasa Inggris – Indonesia. Lawang: PT Gramedia.

    Contoh Daftar Pustaka Dari Internet

    ·        Pratama, Deny. 2017. Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Baik dan Benar. https://carabermanfaat.com/cara-menulis-daftar-pustaka.  Diakses 11 April 2017.

    Daftar Pustaka Dari Peraturan Pemerintah Atau Keputusan Presiden

    Penanggung jawab dari dokumen ini adalah pemerintah Indonesia, maka dapat ditulis dengan Republik Indonesia atau Pemerintah Indonesia atau Cukup Indonesia saja.

    ·        Republik Indonesia. 1991. Undang-Undang No. 23 Tahun 1991 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara RI Tahun 1991, No. 114. Sekretariat Negara. Jakarta.
    ·        Republik Indonesia. 1998. Undang-Undang No. 21 Tahun 1998 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara RI Tahun 1998, No. 50. Sekretariat Negara. Jakarta.

  • 11 Situs Jurnal Internasional Gratis untuk Mahasiswa

    11 Situs Jurnal Internasional Gratis untuk Mahasiswa

    Secara bahasa, jurnal bisa diartikan sebagai sebuah catatan atau tulisan ilmiah akademik yang ditulis oleh ahli dan berkompeten di bidangnya.

    Jurnal sendiri sangat erat kaitannya dengan pendidikan, khususnya di tingkat Perguruan Tinggi.

    Sebab, salah satu syarat untuk lulus adalah dengan mengerjakan tugas akhir atau skripsi yang merupakan sebuah karya ilmiah.

    Tidak hanya menggunakan jurnal nasional saja, umumnya banyak mahasiswa yang mencari rujukan pada jurnal internasional untuk memperkaya referensi dari berbagai sumber rujukan yang jelas dan terpercaya.

    Situs Jurnal Internasional

    Nah, walau jurnal internasional sangat diperlukan dalam menyusun karya ilmiah, tapi faktanya kebanyakan mahasiswa masih belum tahu di mana tempat mencari jurnal internasional.

    Maka dari itu, kali ini sastrawacana.id/ akan merangkum 11 Situs Jurnal Internasional Pendidikan yang terpercaya. Yuk disimak!

    1. E-resources.perpusnas.go.id

    Situs jurnal internasional pertama yang bisa kita kunjungi adalah E-resources.perpusnas.go.id yang merupakan situs resmi Perpustakaan Nasional Indonesia.

    Di sini, kita bisa mendapat banyak referensi dari berbagai disiplin ilmu.

    Untuk dapat mengunduh jurnal secara gratis, kita harus mendaftar terlebih dahulu. Adapun caranya sebagai berikut:

    • Pertama-tama, kunjung terlebih dahulu situsnya : E-resources.perpusnas.go.id
    • Selanjutnya kita akan diarahkan ke halaman pendaftaran. Jika sudah punya akun, tinggal log in saja.
    • Isi data-data yang dibutuhkan. Dalam mengisi data harus benar ya.
    • Setelah daftar, jangan lupa konfirmasi yang dikirimkan ke alamat emailmu.
    • Selamat, kamu sudah bisa mengunduh jurnal yang kamu perlukan.

    2. Jurnal Internasional Kesehatan – ScienceDirect

    Jurnal internasional ScienceDirect adalah salah satu situs jurnal pendidikan dan jurnal internasional kesehatan yang menyediakan lebih dari 10 juta konten dari 3.500 jurnal akademik dan 34.000 buku elektronik.

    Untuk dapat mengakses, kunjungi saja halaman situs resminya di sini ScienceDirect. Semua jurnalnya dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu:

    • Physical Sciences and Engineering
    • Life Sciences
    • Health Sciences
    • Social Sciences and Humanities

    3. Research Gate

    Jurnal internasional Research Gate adalah salah satu jurnal internasional gratis yang bisa kita kunjungi untuk mencari referensi.

    Hebatnya, di situs ini kita bisa request jurnal yang kita cari karena situs ini juga terdapat komunitas para peneliti.

    Selain itu, kita juga bisa sharing dan tanya jawab oleh para akademisi yang tergabung dalam komunitas.

    4. Cambridge Journal

    Jurnal internasional Cambridge Journal adalah salah satu situs yang menyediakan banyak jurnal sebagai referensi dalam penulisan karya ilmiah.

    Hampir sama dengan situs jurnal lain, kita hanya perlu menuju situs resminya Cambridge Journal dan mengetikkan kata kunci jurnal yang kita cari.

    5. Jurnal Internasional Akademia

    Jurnal Internasional Akademia adalah situs jurnal internasional yang terfokus pada bidang pendidikan.

    Jadi, situs ini cocok bagi kita yang sedang menulis karya ilmiah seputar pendidikan.

    Sebelum mengunduh jurnal, kita diharuskan untuk register terlebih dahulu di website Academia. Bisa menggunakan Facebook atau Google.

    6. Oxford Journal

    Oxfor University adalah salah satu Universitas terbaik di dunia. Ada banyak jenis jurnal dari para pakar yang tersedia di kampus ini.

    Jadi, saat kita sedang mencari referensi yang terpercaya, kita bisa mencari di Oxford Journal dengan mengunjungi langsung situs resminya.

    7. International Journal of Education & the Arts

    Situs jurnal internasional yang satu ini juga sering menjadi rujukan para peneliti. Di sini, kita bisa menemukan banyak jenis jurnal dalam bidang pendidikan dan seni.

    Cara mengunduhnya pun cukup mudah, kita hanya perlu mengunjungi situs International Journal of Education & the Arts dan mengetikkan kata kunci jurnal yang dicari.

    8. Directory of Open Access Journal

    Directory of Open Access Journal adalah salah satu jurnal internasional gratis yang bisa kita tuju untuk mencari referensi karya tulis ilmiah.

    Penggunaannya pun sangat mudah. Kita hanya perlu mengunjungi situs Directory of Open Access Journal dan langsung mengetikkan kata kunci bidang yang dicari.

    9. Google Scholar

    Google pun tak mau kalah dalam urusan pendidikan. Google ingin berkontribusi dengan meluncurkan sebuah situs bernama Google Scholar.

    Di situs ini, ada banyak jurnal ilmiah yang bisa kita unduh secara gratis. Untuk dapat mengunduhnya, kita harus login terlebih dahulu menggunakan akun Google.

    10. International Journal of Education and Research

    Situs jurnal internasional yang satu ini juga bisa kita gunakan sebagai rujukan untuk mencari referensi menulis karya ilmiah.

    Selain itu, di International Journal of Education and Research ada juga review jurnal yang dilakukan oleh para pakar sehingga kita bisa lebih selektif dalam memilih jurnal yang akan digunakan sebagai referensi.

    11. Jurnal Online LIPI

    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian Republik Indonesia yang dikoordinasikan oleh Kementerian Negara Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

    Sebagai lembaga yang berkontribusi untuk pendidikan, LIPI pun memiliki banyak jurnal yang bisa digunakan sebagai rujukan untuk menulis karya tulis ilmiah.

    Nah, itulah beberapa situs jurnal internasional yang bisa kita gunakan untuk mengerjakan karya tulis ilmiah.

    Semoga bermanfaat, ya! Jangan lupa untuk bagikan artikel sastrawacana.id/ ini kepada teman-teman yang membutuhkan.

  • 5 Tips Meningkatkan Semangat Skripsi Supaya Tidak Molor Wisuda

    Pada kesempatan kali ini, sastrawacana.id/ akan memberikan beberapa tips untuk pejuang skripsi agar semangat tidak kendor.

    Sebab sering terjadi, Mahasiswa Akhir merasa frustasi karena skripsi yang tak ujung kelar.

    Bahkan ekstrimnya, ada juga yang memutuskan untuk berhenti berjuang, alias tidak meneruskan skripsinya.

    Tentu saja keputusan tersebut amat sangat disayangkan. Sebab tinggal selangkah lagi, gelar akan diraih.

    Tips Meningkatkan Semangat Skripsi

    Nah, buat kamu yang sedang kendor semangatnya. Berikut adalah beberapa tips yang harus kamu ketahui agar semangat mengerjakan skripsi bisa tumbuh lagi.

    1. Mengingat Bahwa ini Adalah Perjuangan Terakhir

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, proses penyusunan skripsi adalah perjuangan dan tugas terakhir bagi Mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana.

    Jadi sangat disayangkan jika kita menyerah pada perjuangan terakhir ini. Ingatlah, harapan besar ada di depan mata sehingga kita harus bisa meraihnya dengan semangat yang tinggi.

    2. Ingat Kepada Kedua Orang Tua

    Kemudian, kita harus ingat bagaimana perjuangan orang tua dalam menafkahi dan memberikan kita biaya untuk kuliah.

    Jangan sampai harapan yang selama ini ditunggu-tunggu, kandas begitu saja karena kita tidak mau menyelesaikannya.

    Buatlah orang tua bangga. Bayar semua perjuangan orang tua dengan semangat kita dalam menyelesaikan kuliah secara baik.

    3. Usia yang Terus Bertambah

    Kita harus ingat juga bahwa usia kita terus bertambah. Jangan sampai terlena dengan malasnya mengerjakan skripsi sehingga kita lulus di usia yang sudah tua.

    Perlu disadari bahwa banyak perusahaan yang menentukan batas usia bagi calon karyawan.

    Ketika kita lulus terlambat, tentu saja itu bisa membuat kesempatan kita menjadi lebih kecil dalam persaingan kerja.

    4. Fokus Skripsi, Kurangi Nongkrong

    Kadang juga, kendala utama dari mengerjakan skripsi adalah keasikan nongkrong dan main. Jika kita ingin segera merampungkan skripsi, maka ubahlah gaya hidup.

    Kurangi nongkrong atau traveling untuk fokus mengerjakan skripsi. Nongkrong dan traveling bukanlah alasan untuk melepas penat. Ingat pepatah lama, berakit-rakit dahulu, berenang kemudian.

    Kita harus berjuang terlebih dahulu, barulah bisa melepas penat dengan cara masing-masing.

    5. Datang ke Wisuda Teman

    Jika berkenan, kamu juga bisa datang ke acara wisuda teman.

    Dengan melihat teman-temanmu di wisuda, pasti akan muncul rasa ingin diwisuda juga sehingga bisa membangkitkan semangatmu dalam menyelesaikan skripsi.

    Nah, itulah beberapa cara dan tips menumbuhkan semangat dalam menyelesaikan skripsi. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/.

  • 5 Drama Skripsi yang Pasti Dialami Oleh Mahasiswa Akhir

    Skripsi adalah salah satu syarat yang harus dilalui oleh setiap Mahasiswa agar bisa bisa lulus dan menjadi sarjana.

    Skripsi juga dikenal sebagai Tugas Akhir, yang mana tidak akan ada tugas-tugas lain setelah skripsi berhasil dirampungkan.

    Namun, dalam menyusun skripsi bukanlah hal mudah. Ada begitu banyak Mahasiswa yang mengeluh bahkan ingin menyerah saat proses mengerjakan skripsi.

    Keluhan-keluhan tersebut tentu saja bukan tanpa alasan. Sebab setiap menjalani skripsi pasti selalu saja ada drama yang kadang membuat hidup semakin berat.

    Apa saja drama skripsi tersebut? Berikut diantaranya:

    1. Tidak Ada Inspirasi

    Menyusun skripsi itu layaknya seorang penulis yang harus bisa merangkai kata-kata berdasarkan fakta dari hasil riset.

    Namun, kadang otak mendadak buntu. Tidak ada inspirasi datang sehingga kata-kata yang dirangkai menjadi tak karuan. Kalau sudah begini, rasanya bikin kepala pusing dan ingin segera menutup laptop.

    2. Di PHP Dosen

    Bagi kamu yang sedang berjuang dalam mengerjakan skripsi, pasti pernah mengalami di PHP dosen, kan? Yap, dosen kadang tiba-tiba suka membatalkan janji bimbingan dengan berbagai alasan.

    Mahasiswa yang sudah menunggu dari pagi, hanya bisa meratapi nasibnya yang di PHP. Sakit memang sakit. Tapi anggaplah ini sebagai bentuk perjuangan dan melatih kesabaran.

    3. Revisi Tak Kunjung Usai

    Kadang juga semangat menjadi luntur karena revisi demi revisi yang tak kunjung usai.

    Padahal kamu merasa bahwa skripsi yang dibuat sudah sempurna, tapi masih saja ada kekurangan menurut dosen.

    Hal ini sering menyurutkan semangat bagi pejuang skripsi. Tapi percayalah, dosen lebih mengetahui kekurangan dari skripsi yang kamu kerjakan.

    Turuti saja dan lakukan pembenahan agar skripsimu menjadi lebih baik dan bermanfaat.

    4. Flashdisk Hilang dan Laptop Error

    Kadang juga pejuang skripsi mengalami hal tak terduga dalam urusan teknis, misalnya laptop error dan bahkan flashdisk hilang.

    Hingga beberapa BAB yang sudah ditulis dengan perjuangan akan hilang begitu saja. Kalau sudah melalui tahap ini, selamat.

    Kamu akan segera menjadi seorang sarjana. Sebab kebanyakan Mahasiswa mengalami kendala teknis dalam detik-detik perjuangan terakhir.

    5. Mengumpulkan Tanda Tangan Dosen

    Setelah skripsimu kelar, jangan senang dulu. Sebab masih ada perjuangan terakhir yang harus kamu lakukan.

    Seperti mengumpulkan tanda tangan dosen, seperti dosen pembimbing, dosen penguji, ketua jurusan, sampai ketua dekan.

    Maksud dari pengumpulan tanda tangan ini adalah sebagai syarat untuk melakukan sidang skripsi untuk menentukan jadwal.

    Pada perjuangan ini, kamu akan menjadi orang yang benar-benar sabar. Karena kamu harus mencari jadwal kosong dari semua dosen yang terkait tersebut untuk datang pada sidang skripsimu.

    Jadi, proses ini kadang memakan waktu yang cukup lama hanya untuk memastikan bahwa semua dosen tersebut benar-benar ada waktu kosong. Sulit kan menyatukan beberapa dosen dalam satu waktu?

    Nah, itulah beberapa drama skripsi yang pasti akan kamu alami nanti. Tapi jangan khawatir sebab itu adalah proses yang nanti pasti akan kamu rindukan setelah lulus kuliah.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.