Tag: smk

  • Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    Tim DKV SMK PGRI Rogojampi Raih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan RS PKU Muhammadiyah

    SMK PGRI Rogojampi kembali menorehkan prestasi di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV).

    Tim Threefource, yang terdiri dari siswa kelas XI DKV, Mohammad Farhan, Mohammad Rifan, dan Aris Raditiya, berhasil meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif Kesehatan kategori umum yang diselenggarakan oleh RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Lomba Video Kreatif ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan tema seputar dunia kesehatan.

    Lomba terbagi menjadi dua kategori, yaitu Program Unggulan untuk pegawai internal RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, dan Kesehatan untuk umum yang diikuti puluhan peserta dari berbagai instansi kesehatan, praktisi, generasi milenial, hingga masyarakat umum.

    Kegiatan lomba berlangsung sejak 15 Agustus hingga 15 September 2025 dan pemenangnya diumumkan pada Selasa, 23 September 2025 di Aula RS PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Penilaian dilakukan oleh tiga juri berkompeten, yaitu Heri Iskandar (konten kreator), Rangga (desainer grafis dan editor video), serta Maulana Affandi (Pemimpin Redaksi media online dan Direktur Penerbit Lintang Banyuwangi), dengan kriteria kreativitas, manfaat, dan kualitas teknis.

    “Alhamdulillah, rasa syukur tiada terkira. Dengan persiapan kurang dari setengah bulan, melalui proses yang berat dan usaha luar biasa, akhirnya konten kami selesai dan dapat dikirim. Sungguh di luar dugaan, kami bisa meraih prestasi ini,” ujar Farhan, salah satu anggota Threefource.

    Rifan menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru pendamping SMK PGRI Rogojampi atas waktu dan pemikiran yang diberikan hingga kami sampai di titik ini. Terima kasih juga kepada Kepala SMK PGRI Rogojampi beserta jajaran yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk berkembang dan mengharumkan nama almamater. Tidak lupa kepada RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dan dewan juri atas apresiasinya.”

    Sementara itu, Andi Budi Setiawan, S.Pd selaku guru pendamping sekaligus Ketua Komunitas Literasi di SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) menuturkan bahwa torehan prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa yang terlibat.

    “Awalnya saya melihat pamflet Lomba Video Kreatif yang diadakan RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Deadline lomba kurang dari setengah bulan lagi, sehingga saya harus mengonfirmasi kepada perwakilan siswa jurusan DKV yang juga merupakan peserta Event Literasi Sekolah Nasional Tahun 2025. Meskipun hanya satu kali bertemu untuk membahas konsep yang akan diangkat menjadi konten, mereka tetap bersemangat menyelesaikan tugas tersebut. Alhasil, kerja keras mereka terbayar dengan meraih Juara 3 Lomba Video Kreatif kategori umum, mewakili generasi milenial,” jelas Andi.

    Prestasi Threefource menambah daftar keberhasilan SMK PGRI Rogojampi di bidang DKV dan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi.

  • Membanggakan, SMK PGRI Rogojampi Raih Prestasi di SCOTH Politeknik Negeri Banyuwangi

    Membanggakan, SMK PGRI Rogojampi Raih Prestasi di SCOTH Politeknik Negeri Banyuwangi

    SMK PGRI Rogojampi (SMKPRO) kembali membuktikan keunggulannya dengan meraih prestasi di ajang Seminar and Competition of Tourism Hospitality (SCOTH) yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi (POLIWANGI).

    Kompetisi ini diikuti oleh berbagai SMK se-Kabupaten Banyuwangi pada 19-20 November 2024, bertempat di kampus POLIWANGI, satu-satunya politeknik negeri di Banyuwangi.

    Pada kompetisi cooking tahun ini, tema yang diusung adalah “Sculpting the Value of Contemporary Fusion Cuisine.”

    Kegiatan berlangsung selama dua hari, di mana hari pertama diisi dengan seminar dan gala dinner, sementara hari kedua menjadi puncak kompetisi.

    Tantangan Mystery Box

    Pada hari kedua, peserta dari jurusan Tata Boga menghadapi tantangan mystery box. Dalam tantangan ini, bahan masakan baru diumumkan saat perlombaan dimulai.

    Para peserta hanya memiliki waktu 90 menit untuk mengolah bahan-bahan tersebut menjadi hidangan utama (main course) yang kreatif dan berkualitas.

    Dengan keterampilan dan kreativitasnya, tim SMK PGRI Rogojampi berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi ini.

    Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata kemampuan siswa SMKPRO di bidang kuliner.

    Apresiasi dan Harapan

    Gracia Widyawati, S.Pd., selaku Kepala Program Kuliner SMK PGRI Rogojampi menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan ini.

    Ia memberikan apresiasi kepada siswa peserta lomba, guru pembimbing, serta seluruh elemen sekolah yang mendukung penuh keberhasilan mereka.

    “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing di ajang bergengsi dan menunjukkan kualitas terbaiknya,” ungkap Gracia.

    Kepala sekolah, H. Danang Bagiono, S.Si., juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa terus diadakan untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengasah kreativitas dan keterampilan mereka.

    “Semoga ke depan, siswa kami dapat terus mengukir prestasi yang lebih gemilang dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berkembang lebih jauh,” tuturnya.

    Komitmen SMK PGRI Rogojampi

    Sebagai SMK Pusat Keunggulan di bidang hospitality, SMK PGRI Rogojampi terus berkomitmen untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan dan pengalaman praktik terbaik.

    Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan program pembelajaran yang inovatif, sekolah ini bertekad mencetak generasi yang kompeten dan berdaya saing di dunia kuliner dan pariwisata.

    Semakin meningkatnya minat generasi muda di Banyuwangi terhadap dunia kuliner, SMK PGRI Rogojampi optimis dapat terus menghasilkan siswa-siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

  • Mengapa Siswa SMK Harus Melaksanakan Kunjungan Industri?

    Kunjungan industri merupakan salah satu kegiatan belajar mengajar di luar kelas yang sangat penting bagi siswa SMK.

    Kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi siswa, diantaranya:

    1. Memperluas Pengetahuan dan Wawasan Siswa

    Kunjungan industri memungkinkan siswa untuk melihat secara langsung proses produksi, operasi, dan manajemen di perusahaan yang sesuai dengan bidang keahlian mereka.

    Hal ini dapat membantu siswa untuk memahami dengan lebih baik bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diterapkan dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

    2. Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Siswa

    Melihat secara langsung bagaimana perusahaan bekerja dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.

    Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar dengan giat agar mereka dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

    3. Mempersiapkan Siswa untuk Dunia Kerja

    Kunjungan industri dapat membantu siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Siswa dapat belajar tentang budaya kerja, etika profesi, dan standar kerja yang berlaku di perusahaan.

    4. Membangun Jaringan dan Koneksi

    Kunjungan industri dapat membantu siswa untuk membangun jaringan dan koneksi dengan profesional di bidang mereka. Hal ini dapat bermanfaat bagi siswa saat mereka mencari pekerjaan setelah lulus sekolah.

    5. Meningkatkan Keterampilan Interpersonal dan Soft Skills

    Kunjungan industri dapat membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan interpersonal dan soft skills mereka, seperti komunikasi, kerjasama, dan pemecahan masalah.

    6. Meningkatkan Rasa Kebanggaan dan Nasionalisme Siswa

    Melihat produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan Indonesia dapat meningkatkan rasa bangga dan nasionalisme siswa. Siswa akan termotivasi untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

    Contoh Manfaat Kunjungan Industri Berdasarkan Jurusan:

    • Jurusan Teknik Mesin: Siswa dapat melihat proses produksi mesin dan peralatan, serta mempelajari cara kerja mesin dan peralatan tersebut.
    • Jurusan Tata Boga: Siswa dapat melihat proses pengolahan bahan makanan, serta mempelajari cara memasak dan menyajikan makanan.
    • Jurusan Akuntansi: Siswa dapat melihat proses pencatatan keuangan perusahaan, serta mempelajari cara membuat laporan keuangan.
    • Jurusan Perhotelan: Siswa dapat melihat bagaimana hotel beroperasi, serta mempelajari cara melayani tamu dengan baik.