Tag: uin

  • Kemenag Luncurkan 183 Kuota Beasiswa Zakat Indonesia untuk 21 Kampus

    Kemenag Luncurkan 183 Kuota Beasiswa Zakat Indonesia untuk 21 Kampus

    Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi meluncurkan Program Beasiswa Zakat Indonesia (B-Zakat) tahun 2025.

    Pada tahap awal, sebanyak 183 kuota beasiswa disiapkan untuk jenjang S1 di 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan 11 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mitra.

    Peluncuran program ini menandai kolaborasi perdana antara Kemenag, BAZNAS, dan 18 LAZ di seluruh Indonesia dalam penyelenggaraan beasiswa berbasis dana zakat. Kuota tersebut masih bersifat dinamis dan memungkinkan untuk bertambah.

    Program B-Zakat mulai melakukan tahapan seleksi penerima beasiswa. Hasil seleksi administrasi telah diumumkan melalui akun pendaftar di laman resmi: http://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id.

    Para peserta yang lolos akan mengikuti tahap wawancara daring pada 28–31 Juli 2025.

    Pedoman dan informasi teknis wawancara dikirimkan melalui akun masing-masing, serta kontak dan email yang telah didaftarkan.

    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa inisiasi program ini dilatarbelakangi oleh upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari kelompok mustahiq.

    B-Zakat digagas untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat yang kurang mampu dalam kategori mustahiq.

    Beasiswa ini diberikan kepada keluarga muslim dengan kategori fakir, miskin dan fi sabilillah.

    Menurut Waryono, selama ini beberapa LAZ telah memiliki program beasiswa tetapi bersifat parsial. Ada yang hanya memberikan bantuan penulisan tugas akhir, ada juga yang memberi beasiswa hanya dari semester 5 ke atas.

    “Bersinerginya sejumlahn LAZ didesain memberikan beasiswa full scholarship dari semester 1-hingga 8 (lulus)”, terang Waryono usai rapat seleksi administrative B-Zakat di Jakarta.

    Lebih jauh, program B-Zakat 2025 diklaim menjadi wujud transformasi pengelolaan zakat dari pendekatan konsumtif menjadi pemberdayaan produktif. Inisiatif ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan dan pemerataan pendidikan.

    Dalam pelaksanaannya, Direktorat Zakat dan Wakaf (Zawa) Ditjen Bimas Islam Kemenag RI menggandeng Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag.

    Kepala Puspenma, Ruchman Basori, menyebutkan bahwa animo pendaftar pada gelombang pertama cukup tinggi. Ada 1.357 pendaftar program B-Zakat dan 507 di antaranya dinyatakan lolos seleksi administrasi.

    Menurut Ruchman, seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, dengan mempertimbangkan kelengkapan serta keabsahan dokumen sesuai syarat program.

    Daftar 21 Kampus Mitra Program B-Zakat 2025

    Berikut adalah daftar 21 kampus mitra yang akan menjadi tempat studi para penerima beasiswa B-Zakat:

    1. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    2. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    3. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    4. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    5. UIN Walisongo Semarang

    6. UIN Sunan Ampel Surabaya

    7. UIN Alaudin Makasar

    8. UIN Profesor Kyai Haji Saifudin Zuhri

    9. UIN Raden Fatah Palembang

    10. UIN Imam Bonjol Padang

    11. Institut Pertanian Bogor

    12. Universitas Pendidikan Indonesia

    13. Universitas Diponegoro

    14. Universitas Hasanudin

    15. Institut Teknologi Bandung

    16. Universitas Brawijaya

    17. Universitas Indonesia

    18. Universitas Airlangga

    19. Universitas Padjadjaran

    20. Universitas Gajah Mada

    21. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

    Program B-Zakat menjadi bukti nyata kontribusi zakat terhadap pembangunan pendidikan nasional.

    Sumber: uinsgd.ac.id

  • Sinergi Fakultas Syariah IAIN Madura dan UIN KHAS Jember Untuk Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menjalin sinergi untuk memperkuat tri dharma perguruan tinggi.

    Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dekan Fakultas Syariah IAIN Madura, Siti Musawamah, dan Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni.

    Sinergi yang terjalin mencakup bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengajaran, termasuk pengelolaan jurnal ilmiah dan penyelenggaraan konferensi internasional.

    Penandatanganan perjanjian kerjasama ini berlangsung dalam kegiatan Kuliah Tamu Fakultas Syariah IAIN Madura Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024.

    Dekan Fakultas Syariah IAIN Madura, Siti Musawamah, menyatakan bahwa kerjasama ini sangat penting sebagai komitmen bersama dalam pengembangan lembaga.

    Kami memiliki kedekatan emosional dengan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Tentu ini harus diikat dalam satu dokumen resmi agar menjadi kesepakatan bersama untuk menyinergikan dan mengoptimalkan potensi dan sumber daya kedua belah pihak dalam rangka pengembangan kelembagaan”, ujar Dekan Fakultas Syariah IAIN Madura Siti Musawamah, Kamis (7/3/2024).

    Siti Musawamah mengungkapkan bahwa dalam waktu yang tidak lama, Fakultas Syariah IAIN Madura dan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember berencana untuk bekerjasama dalam penyelenggaraan konferensi internasional, serta terlibat dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Wildani Hefni, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, mengungkapkan bahwa pihaknya merespon positif terhadap perjanjian kerjasama ini.

    Baginya, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dapat bekerja secara sinergis dengan Fakultas Syariah IAIN Madura, termasuk dalam pengelolaan jurnal ilmiah.

    “Fakutlas Syariah IAIN Madura telah memiliki jurnal ilmiah yaitu Jurnal Ihkam yang telah terindeks Scopus Q1. Perjanjian kerjasama ini dapat meningkatkan produktivitas antara dua lembaga yang berasal dari satu induk persemakmuran eks IAIN Sunan Ampel Surabaya,” kata Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni.

    Penandatanganan perjanjian kerjasama ini terjadi selama acara Kuliah Tamu Fakultas Syariah IAIN Madura Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024.

    Sebagai narasumber, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, menyampaikan materi dengan tema “Fiqh al-Wasatiyah menuju Pemikiran Inklusif.”

    Kuliah umum ini diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa dari beberapa Program Studi di Fakultas Syariah IAIN Madura.

    Turut hadir Wakil Dekan I Fakultas Syariah IAIN Madura, Didik Mulyadi, para Ketua Program Studi (Prodi), Kasubag TU, Kepala Laboratorium Fakultas Syariah, dan Ketua International Office IAIN Madura, Mohammad Taufiq.

  • Breaking News: 8 Hektare Lahan di Kampus UIN Antasari Kalsel Hangus Karena Kartula

    Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) menghanguskan lahan sekitar 8 hektare di kawasan Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

    Karthula melanda dua wilayah di area kampus yang jaraknya berdekatan. Area pertama dilahap karthula sekitar 5 hektare lebih, sementara area kedua sekitar 3 hektare lebih.

    “Tim gabungan membutuhkan waktu sekitar tiga jam memadamkan karhutla di area Kampus UIN Antasari,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Mansyah, dikutip dari ANTARA, Rabu, 26 Juli 2023.

    Disebutkan personel menerima informasi titik api pada sore tadi, pukul 16.00 WITA.

    Kemudian, tim bergerak menuju lokasi di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

    Jumlah personel gabungan sekitar 30 orang, yang terdiri dari BPBD Kalsel, BPBD Banjarbaru, Manggala Agni, Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), TNI dan Polri.

    Namun, sesampainya di lokasi, tim mengalami beberapa kendala karena titik air cukup jauh dari pusat kebakaran terjadi.

    Namun, personel memastikan jika titik api sudah padam pada pukul 20.30 WITA.

    Dikabarkan pula jika titik kebakaran merupakan lahan semi gambut sehingga tim menggunakan delapan selang air untuk memadamkan si jago merah.

    Sementara petugas Lapangan BPBD Kalsel, Ilham Ramadhan mengatakan jika timnya telah melakukan pemadaman di lokasi pada siang tadi.

    Kemudian, personel meninggalkan lokasi karena titik api sudah berhasil dipadamkan.

    “Ternyata api menyala kembali sekitar jam 16.00 WITA, ada dua titik kejadian sekaligus,” ungkapnya.

    Dia juga menambahkan bahwa tim lapangan berpindah lokasi pada dua wilayah karhutla yang menghanguskan lahan salah satu kampus negeri tersebut.

    Sumber: ANTARA