Sastrawacana.id

Ungkapan Keterkejutan pada Cerita Berfungsi Untuk?

Ungkapan keterkejutan pada cerita berfungsi untuk mengawali konflik pada sebuah cerita.

Hal tersebut dikarenakan ungkapan keterkejutan mengandung suasana genting yang dapat diartikan sebagai awal mula konflik terjadi.

Ungkapan ini biasanya muncul secara tiba-tiba dalam alur cerita sehingga pembaca ikut merasakan kejutan yang dialami oleh tokoh.

Ungkapan keterkejutan berfungsi bukan hanya sekadar menambah dramatisasi, tetapi juga untuk menciptakan titik balik (turning point) yang membawa cerita dari suasana normal menuju konflik utama. Kehadiran keterkejutan membuat pembaca merasa penasaran dan terdorong untuk terus mengikuti jalannya cerita hingga menemukan penyelesaian.

Contoh kalimat keterkejutan:

Exit mobile version