Universitas Padjajaran kembali berkontribusi untuk mempercepat pemutusan rantai COVID-19 di Indonesia, khususnya Jawa Barat. Kali ini, Unpad menciptakan sebuah alat rapid test yang diklaim mampu memberikan hasil cepat dan lebih akurat.

Alat yang diproduksi oleh para ilmuwan Pusat Riset Bioteknologi Molekuler dan Bioinformatika (PRBMB) tersebut diberi nama Deteksi Cepad. Alat ini diklaim bisa menghemat waktu 20 menit lebih cepat dan hasilnya lebih akurat dalam mendeteksi penyakit seseorang.

Hal tersebut dikarenakan alat rapid test lokal ini langsung mendeteksi antigen dari orang yang menunjukkan gejala infeksi sehingga berbeda dengan alat rapid test konvensional yang mendeteksi antibodi.

Baca juga: Pakar UB: Gelombang Kedua Corona Bisa Terjadi Karena Ini

“Kami di pusat riset mengembangkan rapid test untuk deteksi antigen Covid-19. Yang melatarbelakanginya kami melihat sebetulnya rapid test sangat membantu dalam penanganan wabah” ucap Muhammad Yusuf, kepala PRBMB dikutip dari Jabarprov (25/6/2020).

Ia melanjutkan, “jadi bisa menentukan penyakitnya itu sudah menyebar dimana saja dan ketika orang sudah menunjukkan gejala sakit bisa diprediksi penyebab penyakitanya apa,” terang Yusuf.

Ia berharap dengan diproduksinya Deteksi Cepad, dapat meningkatkan kecepatan penanganan wabah Covid-19 karena hasil test lebih cepat serta lebih akurat.