Sastrawacana.id

Urutan Pembelahan Mitosis yang Benar dan Penjelasannya

Pembelahan mitosis adalah proses pembelahan sel yang terjadi pada sel somatik (sel-sel tubuh) untuk tujuan pertumbuhan, perbaikan, dan penggantian sel-sel yang mati.

Pembelahan mitosis terdiri dari beberapa tahap, antara lain:

1. Interfase

Interfase adalah periode persiapan sebelum pembelahan sel dimulai.

Selama interfase, sel mempersiapkan dirinya untuk pembelahan dengan memperbanyak jumlah organel, menyalin DNA, dan mempersiapkan semua komponen yang diperlukan.

2. Prophase

Selama prophase, kromatin (benang DNA) menggumpal menjadi kromosom yang terlihat, sentrosom memisahkan dan membangun mikrotubulus yang membentuk serabut pembelahan, dan inti sel menghilang.

Pada tahap ini, terjadi beberapa perubahan penting, seperti:

3. Metafase

Kromosom terbentang di tengah-tengah sel dan melekat pada serabut-serabut pembelahan yang terbentuk dari sentrosom.

Pada tahap ini, terjadi beberapa ciri khas, seperti:

4. Anafase

Kromatida saudara (bagian-bagian kromosom yang saling identik) dipisahkan dan ditarik ke arah kutub yang berlawanan oleh serabut-serabut pembelahan.

Pada tahap ini, terjadi beberapa perubahan penting, seperti:

5. Telofase

Kromosom mencapai kutub sel dan mulai membentuk inti sel baru, membran inti muncul di sekitar kromosom yang telah terpisah, dan kromosom mulai mengendur dan kembali menjadi bentuk kromatin.

Pada tahap ini, terjadi beberapa perubahan penting, seperti:

6. Sitokinesis

Ini adalah tahap terakhir pembelahan mitosis, di mana sitoplasma sel secara fisik terbagi menjadi dua, membentuk dua sel anak yang identik.

Jadi, urutan pembelahan mitosis adalah interfase, prophase, metafase, anafase, telofase, dan sitokinesis.

Exit mobile version