Angin Mamiri adalah salah satu lagu daerah yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Lagu ini diciptakan oleh Borra Daeng Ngirate pada sekitar tahun 1940-an dan hingga kini masih tetap dikenang serta dinyanyikan oleh masyarakat.

Keindahan lagu ini tidak hanya terletak pada melodi yang lembut, tetapi juga pada makna mendalam yang terkandung dalam liriknya.

Secara garis besar, Angin Mamiri menggambarkan kerinduan seseorang kepada orang yang disayangi.

Rasa rindu itu kemudian dititipkan kepada angin agar sampai kepada orang yang dituju.

Dalam budaya masyarakat Bugis-Makassar, angin seringkali dipersonifikasikan sebagai perantara yang bisa membawa doa, pesan, bahkan perasaan, sehingga lirik ini terasa begitu puitis dan menyentuh hati.

Hal ini sebagaimana terdapat terdapat pada lirik lagu Mamiri sebagai berikut:

Anging mamiri ku pasang
Pitujui tontonganna
Tusaroa takkan lupa
Batumi anging mamiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalontang saribuku
E… aule…
Na mangu rangi
Tutenaya, tutenaya parisina
Batumi anging mamiri

Lagu Angin Mamiri kini tidak hanya dikenal di Sulawesi Selatan, tetapi juga populer di berbagai daerah di Indonesia. Lagu ini sering dipentaskan dalam acara adat, pertunjukan seni, hingga dipelajari di sekolah sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.