Kategori: Kuliner

  • 10 Jajanan Pasar dari Singkong yang Populer dan Rasanya Lezat

    10 Jajanan Pasar dari Singkong yang Populer dan Rasanya Lezat

    Jajanan pasar dari singkong menjadi salah satu jajanan yang paling populer di Indonesia.

    Selain rasanya yang lezat, jajanan dari singkong ini juga mudah ditemukan sebab Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil alam singkong.

    Hampir setiap daerah memiliki jajanan khas yang terbuat dari singkong. Mau tahu apa saja?

    Simak beberapa jajanan pasar yang terbuat dari singkong berikut ini.

    1. Tape

    tape singkong
    Tape Singkong (Eunike Gloria)

    Tape dibuat melalui proses fermentasi singkong dengan bantuan ragi. Tape memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa yang sedikit asam dan manis.

    Tape dapat dimakan langsung sebagai camilan atau diolah menjadi berbagai hidangan seperti tape goreng, tape bakar, atau digunakan sebagai bahan tambahan dalam minuman, seperti es campur.

    2. Cenil

    cenil
    Cenil (flickr.com/alfa khasanah)

    Cenil adalah jajanan pasar yang terbuat dari campuran singkong dan tepung ketan. Adonan ini dibentuk menjadi bulat atau lonjong, kemudian direbus dalam air mendidih hingga matang.

    Cenil biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula merah di atasnya. Camilan ini cocok disantap dipagi hari bersama kopi atau teh.

    3. Getuk Lindri

    getuk lindri
    Getuk lindri (flickr.com/Citra Kusuma)

    Getuk lindri adalah jajanan pasar yang terbuat dari singkong yang dikukus dan dihaluskan.

    Setelah itu, adonan singkong dicampur dengan kelapa parut dan gula, kemudian dibentuk menjadi bulatan atau silinder. Getuk lindri sering dihidangkan dengan taburan kelapa parut di atasnya.

    4. Singkong Goreng

    Singkong goreng adalah camilan yang terbuat dari singkong yang dipotong tipis-tipis, kemudian digoreng hingga renyah.

    Biasanya ditambahkan sedikit garam sebagai bumbu. Singkong goreng sangat populer dan sering dijumpai di pasar-pasar tradisional di Indonesia.

    5. Combro

    combro
    combro (flickr.com/Windu Eko(

    Combro adalah camilan dari singkong yang bentuknya bulat seperti bola kadang juga lonjong, di dalamnya diisi tumisan pedas dan daging-dagingan, seperti daging ayam dan sapi.

    Bahkan, ada juga yang membuat inovasi combro dengan isi bahan-bahan modern seperti keju, susu, dan sebagainya.

    6. Gatot

    Jajan gatot terbuat dari gaplek atau singkong kering. Jajan tradisional ini cukup populer di Jawa Tengah dan sangat mudah ditemukan. Dalam penyajiannya, gatot diberi parutan kelapa yang telah dicampur gula.

    7. Lemet

    lemet
    lemet (Youtube/Dapur Bu Haji)

    Jajan lemet terbuat dari singkong yang dihaluskan, dicampur dengan kelapa parut, gula merah, dan santan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

    Lebih nikmat disantap ketika hangat dengan minuman pendamping teh atau kopi.

    8. Sawut

    sawut
    sawut (cookpad.com)

    Sawut memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang manis. Makanan ini biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Sawut sering disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

    Rasanya yang manis dan teksturnya yang kenyal membuatnya cocok dinikmati sebagai camilan ringan di siang hari atau sebagai hidangan penutup setelah makan.

    9. Rondo Royal

    Rondo royal adalah jajana dari tape yang dibaluri tepung kemudian digoreng. Jadi, jajanan ini termasuk ke dalam jenis gorengan.

    Tapi rasanya unik, perpaduan antara gorengan dan tape. Nikmatnya dimakan saat sedang hangat.

    10. Klepon Singkong

    Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan jajajan pasar yang satu ini. Klepon singkong memiliki tekstur kenyal dan gurih. Cocok disantap di pagi hari.

    Nah, itulah beberapa jajanan pasar dari singkong yang populer di Indonesia dan tentu saja memiliki cita rasa yang lezat.

  • 7 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Unik dan Menggugah Selera

    7 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Unik dan Menggugah Selera

    Kalimantan Tengah tidak hanya kaya dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga menyajikan beragam makanan khas yang menggugah selera.

    Makanan khas Kalimantan Tengah memperlihatkan kekayaan budaya dan warisan kuliner yang khas dari suku Dayak dan suku-suku lainnya yang mendiami wilayah ini.

    Dengan pengaruh alam yang melimpah dan bahan-bahan segar yang tersedia, hidangan-hidangan tradisional dari Kalimantan Tengah memiliki cita rasa yang unik dan lezat.

    Mau tahu apa saja kuliner khas Kalimantan Tengah?

    Makanan Khas Kalimantan Tengah

    Kalimantan Tengah memiliki beragam makanan khas yang lezat dan unik. Berikut adalah beberapa contoh makanan khas Kalimantan Tengah:

    1. Lemang

    lemang
    Lemang, Kuliner Khas Kalimantan Tengah (Flickr.com/salahu)

    Lemang merupakan hidangan yang terbuat dari ketan yang dimasak dalam bambu yang telah diisi dengan santan.

    Proses memasaknya menggunakan api dari kayu bakar, sehingga memberikan aroma khas pada lemang.

    Lemang biasanya disajikan dengan lauk-pauk seperti rendang, serundeng, atau kuah kari.

    Rasanya yang gurih, tekstur ketan yang kenyal, dan aroma khas bambu memberikan pengalaman kuliner yang istimewa.

    Lemang seringkali menjadi hidangan spesial yang disajikan pada momen-momen tertentu, seperti saat perayaan Idul Fitri atau acara adat suku-suku di Kalimantan Tengah.

    2. Keripik Kelakai

    keripik kelakai
    Keripik Kelakai (Cookpad.com)

    Keripik Kelakai adalah salah satu makanan khas dari Kalimantan Tengah yang cukup terkenal. Keripik ini terbuat dari sayuran kelakai yang tumbuh di daerah Kalimantan.

    Kelakai memiliki tekstur yang mirip dengan singkong, tetapi memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit pahit.

    Keripik Kelakai memiliki rasa yang unik dan gurih. Rasanya yang manis dengan sentuhan rasa pahit memberikan sensasi yang berbeda dalam setiap gigitannya.

    Keripik ini sering dijadikan sebagai camilan favorit dan oleh-oleh khas dari Kalimantan Tengah.

    Selain nikmat disantap begitu saja, Keripik Kelakai juga bisa menjadi pelengkap dalam hidangan seperti sambal atau acar.

    3. Juhu Umbut Rotan

    Juhu Umbut Rotan
    Juhu Umbut Rotan (nyero.id)

    Juhu Umbut Rotan, juga dikenal sebagai Juhu Rotan adalah makanan tradisional khas dari Kalimantan Tengah.

    Makanan ini menggunakan umbi rotan muda atau sering disebut juhu umbut sebagai bahan utamanya. Juhu umbut rotan memiliki tekstur yang renyah dan rasanya yang segar.

    Rasanya yang segar dan renyah membuatnya menjadi kuliner pilihan yang populer di Kalimantan Tengah.

    Juhu Umbut Rotan sering dijadikan menu dalam acara-acara tradisional atau perayaan di Kalimantan Tengah.

    4. Kue Gagatas

    Kue Gagatas
    Kue Gagatas (suararakyatborneo.com)

    Kue Gagatas adalah salah satu jenis kue tradisional yang berasal dari Kalimantan Tengah.

    Kue ini memiliki tekstur yang sedikit legit karena terbuat dari tepung ketan dan rasanya manis yang berasal dari gula merah.

    Kue ini biasanya disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup di berbagai acara tradisional, perayaan, atau ketika berkumpul dengan keluarga.

    5. Terong Mapui

    Terong Mapui
    Terong Mapui (budaya-indonesia.org)

    Makanan khas Kalimantan Tengah selanjutnya adalah Terong Mapui. Hidangan ini menggunakan bahan utama berupa terong besar, khususnya terong lokal yang biasa tumbuh di daerah tersebut.

    Terong Mapui sering disajikan sebagai hidangan pelengkap dalam makanan sehari-hari atau acara khusus.

    Rasanya yang gurih dan tekstur terong yang renyah memberikan sensasi yang nikmat saat dikonsumsi. Hidangan ini dapat dinikmati sebagai camilan atau lauk pauk yang menggugah selera.

    Terong Mapui juga menjadi salah satu warisan kuliner yang berharga dalam budaya makanan Kalimantan Tengah.

    6. Coto Manggala

    Coto Manggala
    Coto Manggala (jadesta.kemenparekraf.go.id)

    Coto Manggala adalah makanan khas Kalimantan Tengah yang cukup terkenal.

    Berbeda dengan soto lainnya, kuliner ini tidak menggunakan suwiran ayam, tapi menggunakan potongan sayap dan dada ayam.

    Jadi, di mangkok Coto Manggala kita akan menemukan soto yang di atasnya diberi potongan sayap ayam.

    Urusan rasa, Coto Manggala sangat lezat dan memiliki karakteristik yang unik serta kuat aroma rempah-rempahnya.

    7. Kalumpe

    Kalumpe - Makanan Khas Kalimantan Tengah
    Kalumpe – Makanan Khas Kalimantan Tengah (Youtube/Simple Rudy TV)

    Kuliner khas Kalimantan Tengah ini terbuat dari daun singkong yang telah ditumpuk halus, kemudian dimasak menggunakan kuah santan khas yang kaya akan rempah.

    Kalumpe biasa dihidangkan bersama nasi hangat, ikan asin, sambal, dan kerupuk.

    Nah, itulah beberapa kuliner khas Kalimantan Tengah yang unik dan tentu saja lezat. Kalau kamu berkunjung ke sana, jangan lupa untuk mencoba ya!

  • 6 Oleh-Oleh Makanan Khas Bekasi yang Rasanya Lezat, Dijamin Ketagihan

    6 Oleh-Oleh Makanan Khas Bekasi yang Rasanya Lezat, Dijamin Ketagihan

    Bekasi merupakan salah satu kota yang terbilang unik karena memiliki beberapa campuran budaya diantaranya budaya Betawi, Sunda serta suku-suku lainnya yang menetap di kota tersebut.

    Letaknya yang tak jauh dari kota Jakarta, membuat Bekasi menjadi salah satu kota yang terbilang cukup ramai oleh hiruk pikuk aktivitas manusia.

    Kendati demikian, kota ini memiliki ragam wisata serta budaya yang tak kalah dengan kota-kota lainnya yang terletak di Indonesia.

    Tak hanya itu, Bekasi juga memiliki makanan khas yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh ketika berkunjung, mulai dari makanan berat, hingga jajanan.

    Oleh-Oleh Makanan Khas Bekasi

    Nah, jika kamu bingung mencari oleh-oleh Bekasi untuk keluarga atau teman terdekat, berikut adalah beberapa rekomendasinya.

    1. Kue Rangi

    kue rangi
    Kue Rangi (tokomesinkelapa.com)

    Kue rangi sebenarnya salah satu makanan khas Jakarta yang dibuat langsung oleh suku Betawi.

    Namun, masyarakat Bekasi juga banyak membuat hidangan manis ini untuk cemilan ketika sedang kumpul bersama teman ataupun keluarga.

    Kue ini memiliki rasa yang sangat enak yang dibuat dengan bahan dasar sagu, gula, parutan kelapa, serta toping sesuai selera.

    Untuk mendapatkan kue manis ini, kamu bisa membelinya di toko oleh-oleh ataupun penjual di pinggir jalan saat berkunjung ke kota Bekasi. Harganya cukup terjangkau, yakni Rp.10.000 per bungkus.

    2. Telur Gabus

    Telur Gabus
    Telur Gabus (Flickr.com/amie lusuma)

    Makanan satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Kue gabus biasanya dijadikan sebagai cemilan atau isi toples ketika lebaran.

    Rasanya sangat enak, gurih dan juga mudah dikunyah. Tak heran jika orang yang menikmatinya akan merasa ketagihan dan tidak mau berhenti mengunyah.

    Telur gabus bisa kamu jadikan sebagai oleh-oleh ketika pergi ke kota Bekasi. Untuk harganya tidak perlu khawatir mahal, sebab cemilan lezat ini hanya dibanderol Rp.6.000 per kemasan 100 gram.

    3. Dodol Betawi

    dodol betawi
    Dodol Betawi (daaitv.co.id)

    Tak hanya pulau Jawa saja memiliki makanan khas dodol, suku Betawi juga memilikinya. Dodol Betawi biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh karena memiliki rasa yang enak.

    Sama seperti dodol pada umumnya yang memiliki rasa manis dan legit, namun bedanya dodol Betawi dibentuk lonjong menyerupai empek-empek.

    Dodol ini bisa dijumpai dengan mudah di toko oleh-oleh Bekasi dengan harga cukup terjangkau yakni Rp.12.000 hingga Rp.500.000 tergantung ukuran kemasan.

    4. Kue Sagon

    kue sagon
    Kue Sagon (rapunzelresepmasakan.blogspot)

    Kue sagon merupakan salah satu makanan khas suku Betawi yang memiliki cita rasa manis dan gurih. Kue ini terbuat dari bahan dasar parutan kelapa, gula, dan tepung sagu.

    Kue ini banyak disukai karena memiliki tekstur unik. Saat dimasukkan ke dalam mulut, maka akan melelh dan menimbulkan sensasi rasa dingin.

    Banyak toko kue kering atau toko oleh-oleh Bekasi menjual kue sagon. Harganya juga cukup terjangkau, yakni Rp.20.000 untuk kemasan 250 gram.

    5. Kue Jalabia

    Kue Jalabia
    Kue Jalabia (Youtube/Cooking With Michan)

    Kue jalabia merupakan jenis gemblong ala Betawi yang memiliki rasa nikmat. Kue ini memiliki bentuk hampir mirip dengan kue donat.

    Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatannya berupa tepung ketan, tepung terigu, garam, santan, serta bahan lainnya. Kue ini dibuat dengan cara digoreng yang kemudian dibaluri gula cair atau gula halus.

    Kue jalabia memiliki 3 jenis, yakni Jalabia ketan hitam gula putih, Jalabia ketan putih gula putih, dan Jalabia ketan putih gula merah.

    Harga kue ini sangat terjangkau yakni sekitar Rp.1000 per buah. Perlu diingat, kue ini tidak bisa disimpan selama berhari-hari karena termasuk ke dalam golongan kue basah yang mudah basi.

    6. Bir Pletok

    bir pletok
    Bir Pletok (Kompas.com)

    Jangan takut untuk menjadikan bir pletok sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke kota Bekasi.

    Sebab, tidak seperti namanya, minuman ini ternyata terbuat dari rempah-rempah yang tentu saja menyehatkan tubuh.

    Bahan herbal yang digunakan diantaranya jahe, serai, pandan, kayu secang, serta rempah-rempah lainnya yang memiliki manfaat bagi kesehatan.

    Bir pletok memiliki manfaat untuk menghangatkan badan serta dapat meningkatkan imunitas tubuh.

    Tak perlu khawatir, bir ini juga tidak memiliki efek samping ketika diminum secara rutin. Harga bir pletok adalah Rp.6.000 hingga ratusan ribu per kemasan tergantung dari ukuran kemasan.

    Nah, itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh Bekasi yang bisa kamu pilih untuk keluarga, sanak saudara, maupun teman terdekat.

    Author: Eva
    Editor: Maulana Affandi

  • 5 Ide Menu Berbuka Puasa untuk Diet, Solusi Buat Kamu yang Takut Gendut

    5 Ide Menu Berbuka Puasa untuk Diet, Solusi Buat Kamu yang Takut Gendut

    Ketika puasa Ramadhan tiba, sebagian besar orang terutama wanita akan memanfaatkannya untuk melakukan program diet.

    Namun, tak jarang dari mereka gagal akibat berbagai macam alasan, salah satunya adalah karena salah dalam memilih menu berbuka puasa untuk diet.

    Meski sudah seharian menahan lapar, tapi jika menu atau hidangan makanan yang disiapkan untuk berbuka puasa tidak mengandung gizi yang lengkap dan justru berkalori tinggi, maka diet yang kamu jalani akan gagal total.

    Untuk itu, pilihlah menu berbuka puasa yang dapat mendukung keberhasilan dietmu seperti beberapa contoh menu berikut ini.

    1. Kentang rebus

    Kentang merupakan salah satu umbi-umbian yang menjadi pilihan banyak orang ketika sedang menjalankan program diet. Biasanya, menu ini digunakan sebagai pengganti nasi.

    Kentang rebus juga bisa menjadi salah satu menu sederhana yang bisa kamu nikmati saat berbuka puasa. Selain menyehatkan, juga bisa membantumu mendapatkan berat badan ideal.

    Namun, perlu diingat bahwa olahan kentang yang tepat untuk dikonsumsi saat diet adalah dengan cara direbus dan tidak boleh digoreng.

    2. Teh dan tiga butir kurma

    Seperti sabda nabi, berbukalah dengan yang manis. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua makanan dan minuman manis bisa kamu nikmati saat berbuka puasa.

    Makanan dan minuman manis seperti kolak, sirup, es cendol, dan lain sebagainya, sebaiknya jangan menjadi pilihan menu utama ketika berbuka puasa.

    Perlu diingat, makanan dan minuman manis yang dimaksud dalam sabda nabi tersebut adalah tiga butir kurma dan juga secangkir teh.

    Tidak hanya mampu mengembalikan energi, kurma dan teh juga bisa membantu melancarkan pencernaan karena mengandung potasium, magnesium, zat besi, vitamin B6, dan fiber.

    3. Salmon panggang

    Bagi kamu pecinta ikan salmon, menu ini bisa dijadikan sebagai hidangan utama saat berbuka puasa.

    Salmon panggang memiliki citarasa lezat dan juga menyehatkan, terlebih lagi saat kamu sedang menjalankan program diet.

    Ikan salmon terbukti mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga dapat menurunkan berat badan.

    Tak hanya itu, kandungan protein di dalamnya juga bisa membantu menambah massa otot.

    4. Nasi merah

    Selain kentang, kamu juga bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah sebagai menu utama berbuka puasa saat sedang diet. Nasi merah mengandung karbohidrat baik sehingga dapat diserap oleh tubuh.

    Tak hanya itu, nasi merah juga mengandung protein, serat, dan antioksidan tinggi sehingga mampu membantu melancarkan pencernaan.

    Selain dapat menurunkan berat badan, beras merah juga terbukti dapat menangkal radikal yang mencoba masuk ke dalam tubuh.

    5. Alpukat

    Alpukat merupakan salah satu jenis buah yang memiliki banyak kandungan baik untuk kesehatan tubuh. Dalam satu buah alpukat mengandung asam oleat atau lemak tak jenuh.

    Selain itu, ada ragam kandungan baik lainnya seperti serat, antioksidan karotenoid, dan kalium yang juga baik untuk kesehatan tubuh.

    Namun, perlu diingat bahwa saat mengonsumsi alpukat sebaiknya jangan ditambahkan gula dan susu agar tidak mengandung kalori tinggi sehingga dapat menaikkan berat badan.

    Demikianlah 5 ide menu berbuka puasa untuk diet yang juga dapat menyehatkan tubuh. Jangan lupa imbangi dengan mengkonsumsi sayuran serta air putih yang cukup.

    Author: Eva

  • 10 Makanan Khas Medan dengan Cita Rasa yang Menggoda

    10 Makanan Khas Medan dengan Cita Rasa yang Menggoda

    Medan adalah ibu kota dari provinsi Sumatra Utara yang kerap menjadi pilihan bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

    Medan memiliki banyak tempat wisata yang menarik, seperti Taman Alam Lumbini, Masjid Raya Medan, Istana Maimun, dan masih banyak lagi.

    Makanan Khas Medan

    Tak hanya itu, Medan juga terkenal dengan kuliner khasnya yang lezat dan menggugah selera. Beberapa makanan khas Medan yang terkenal antara lain:

    1. Bika Ambon: Kue tradisional Medan yang terbuat dari campuran tepung terigu, telur, santan, dan gula. Bika Ambon memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang khas.

    2. Soto Medan: Hidangan sop ayam khas Medan yang disajikan dengan nasi, emping, dan irisan jeruk nipis. Kuah soto Medan terbuat dari santan, rempah-rempah, dan daging ayam.

    3. Mie Gomak: Mie yang terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan kuah santan, irisan daging sapi, dan rempah-rempah. Rasanya pedas dan gurih.

    4. Sate Padang: Sate daging sapi yang disajikan dengan kuah kacang yang kental dan pedas. Sate Padang biasanya disajikan bersama ketupat atau lontong.

    5. Lemang: Makanan ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan santan kelapa dan dibakar dalam bambu yang telah dipotong-potong menjadi beberapa bagian.

    6. Nasi Goreng Babat: Nasi goreng dengan bahan utama babat sapi yang diiris tipis dan dicampur dengan bumbu rempah-rempah yang khas.

    7. Durian Ucok: Durian Ucok adalah salah satu merek dagang durian yang terkenal di Medan. Durian Ucok terkenal dengan cita rasa yang lezat dan aroma yang khas.

    8. Bolu Gulung Meranti: Bolu ini terbuat dari adonan yang terdiri dari tepung terigu, telur, gula, dan bahan lainnya, yang kemudian dicampur dan dipanggang dalam loyang khusus untuk bolu gulung.

    9. Asam Pedas Ikan Mas: Bumbu asam pedas ini terdiri dari bahan-bahan seperti cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, serai, daun jeruk, dan belimbing wuluh

    10. Bihun Bebek Medan: Hidangan mie berkuah yang disajikan dengan irisan daging bebek, sayuran, dan bumbu khas. Bihun Bebek biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang gurih.

    Itulah beberapa makanan khas Medan yang memiliki cita rasa yang berbeda-beda dan sangat lezat.

    Tidak hanya makanan khasnya, tapi juga minuman khasnya seperti teh susu Medan dan kopi Medan yang memiliki aroma dan rasa yang khas.

  • 5 Perbedaan Cumi dan Sotong, Serupa Tapi Tak Sama

    5 Perbedaan Cumi dan Sotong, Serupa Tapi Tak Sama

    Cumi dan sotong adalah dua jenis hewan laut yang sering dijadikan bahan makanan oleh masyarakat, terutama di negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

    Perbedaan Cumi dan Sotong

    Meskipun kedua hewan laut ini memiliki kesamaan dalam penampilan fisik, namun sebenarnya terdapat perbedaan yang signifikan antara cumi dan sotong.

    Berikut ini adalah beberapa perbedaan cumi dan sotong yang perlu kamu ketahui.

    1. Berbeda ukuran

    Cumi memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan sotong. Ukuran tubuh cumi biasanya hanya sekitar 10-20 cm sedangkan sotong bisa mencapai lebih dari 50 cm.

    2. Berbeda ciri khas fisiknya

    Cumi memiliki kepala yang lebih bulat dan sepasang sayap yang disebut dengan fins. Sementara itu, sotong memiliki kepala yang lebih panjang dan memiliki sepasang tentakel yang lebih panjang daripada cumi.

    3. Berbeda rasa dan tekstur dagingnya

    Daging cumi lebih kenyal dan berwarna putih pucat, sedangkan daging sotong lebih empuk dan memiliki rasa yang lebih kuat.

    4. Berbeda cara memasaknya

    Cumi biasanya dimasak dengan cara dipanggang, digoreng atau dibakar, sementara sotong lebih cocok dimasak dengan cara direbus, digoreng atau dibuat sotong asam manis.

    5. Nutrisi dan kandungan

    Dalam hal nutrisi, kedua jenis hewan laut ini memiliki kandungan protein dan rendah kalori yang tinggi. Namun, sotong memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi daripada cumi.

    Meskipun cumi dan sotong seringkali disamakan, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan baik dari segi ukuran tubuh, ciri khas fisik, rasa dan tekstur daging, serta cara memasaknya.

  • 6 Perbedaan Soun dan Bihun, Serupa Tapi Tak Sama

    6 Perbedaan Soun dan Bihun, Serupa Tapi Tak Sama

    Soun dan bihun adalah dua jenis makanan tradisional berbentuk mie yang sangat populer di kawasan Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, hingga Singapura.

    Keduanya sering menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan, mulai dari sup, tumisan, hingga gorengan.

    Sekilas, bentuknya memang mirip karena sama-sama berbentuk benang panjang tipis berwarna putih.

    Namun, jika diperhatikan lebih detail, sebenarnya ada banyak perbedaan antara keduanya, baik dari segi bahan dasar, tekstur, hingga cara penyajian.

    Perbedaan Soun dan Bihun

    Berikut beberapa perbedaan soun dan bihun yang perlu kamu ketahui.

    1. Bahan Dasar

    Perbedaan paling mendasar antara soun dan bihun terletak pada bahan pembuatannya. Soun biasanya dibuat dari pati kacang hijau, pati jagung, atau bahkan ubi jalar, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih elastis.

    Sementara itu, bihun terbuat dari beras atau tepung padi yang digiling halus, kemudian diproses menjadi mie tipis. Karena bahan dasarnya berbeda, kandungan gizi serta rasa yang dihasilkan juga sedikit berlainan.

    2. Tekstur

    Soun memiliki tekstur yang lebih kenyal, transparan, dan lentur setelah dimasak. Saat dimasukkan ke dalam kuah panas, soun cenderung menjadi bening dan terasa licin saat dikunyah. Sedangkan bihun lebih kering, padat, dan rapuh dalam bentuk mentahnya. Setelah dimasak, bihun cenderung lebih lembut tetapi tidak sekenyal soun, serta terasa lebih padat di mulut.

    3. Ukuran dan Bentuk

    Jika dilihat secara kasat mata, soun biasanya berbentuk lebih tipis namun lebih panjang dan lentur sehingga seringkali digulung dalam kemasan. Sedangkan bihun umumnya berbentuk lebih kaku dan lebih pendek. Ada juga bihun yang diproduksi dalam bentuk lembaran padat, yang nantinya bisa dipatahkan sesuai kebutuhan.

    4. Warna

    Warna juga menjadi pembeda yang cukup jelas. Soun biasanya berwarna bening atau transparan, terutama setelah dimasak, sehingga sering disebut juga sebagai glass noodles atau cellophane noodles. Sedangkan bihun memiliki warna putih susu yang agak kusam, dan tetap terlihat agak buram meski sudah direbus.

    5. Cara Penyajian

    Soun banyak digunakan dalam hidangan berkuah maupun tumisan, misalnya pada sup ayam soun, capcay soun, atau soto. Karena sifatnya yang kenyal, soun juga sering dijadikan pelengkap lumpia goreng atau semacam isi makanan ringan. Bihun lebih sering dijumpai pada sajian goreng seperti bihun goreng, bihun kari, atau bihun sebagai pelengkap nasi kotak. Bahkan di beberapa daerah, bihun sering dimakan sebagai pengganti nasi.

    6. Penyimpanan

    Soun biasanya lebih tahan lama karena berbentuk kering dan tidak mudah hancur. Penyimpanannya cukup di tempat kering, tidak lembap, dan jauh dari air. Sementara bihun juga bisa disimpan lama dalam bentuk kering, tetapi jika sudah dimasak sebaiknya segera dikonsumsi karena teksturnya cepat lembek dan mudah basi.

    7. Kandungan Kalori

    Karena berasal dari bahan yang berbeda, kandungan kalori keduanya juga tidak sama. Bihun yang terbuat dari beras biasanya memiliki kalori lebih tinggi dibanding soun yang berasal dari pati kacang hijau atau jagung. Oleh karena itu, bagi yang sedang menjalani program diet rendah kalori, soun sering dianggap lebih aman dikonsumsi.

    Kesimpulan

    Meski sama-sama berbentuk mie tipis berwarna putih, soun dan bihun ternyata memiliki banyak perbedaan mulai dari bahan dasar, tekstur, warna, hingga cara penyajian. Soun lebih kenyal, transparan, dan lentur, sedangkan bihun lebih padat, kusam, dan sering digunakan dalam sajian goreng. Keduanya tetap memiliki keunikan masing-masing dan bisa dipilih sesuai selera serta jenis masakan yang ingin dibuat.

  • 6 Perbedaan Matcha dan Green Tea, Serupa Tapi Tak Sama

    6 Perbedaan Matcha dan Green Tea, Serupa Tapi Tak Sama

    Bagi kamu yang penyuka teh pasti sudah tidak asing dengan matcha dan green tea, bukan?

    Ya, kedua teh ini sangat familiar dan sering dianggap sama.

    Padahal, matcha dan green tea memiliki beberapa perbedaan, mulai dari rasa, proses produksi, harga, hingga penyajiannya.

    Perbedaan Matcha dan Green Tea

    Harus kamu ketahui jika matcha dan green tea itu tidaklah sama. Kedua jenis teh ini memang memiliki karakteristiknya masing-masing.

    Apa perbedaan matcha dan green tea? Berikut diantaranya.

    1. Berbeda Rasa

    Perbedaan matcha dan green tea yang pertama yaitu terletak pada cita rasanya, kendati nyaris sama.

    Green tea memiliki rasa yang lebih segar, ringan, dan lembut.

    Selain itu, green tea juga sering dikombinasikan dengan bahan lain seperti jahe, buah peach, madu, dan lain-lain.

    Sementara, matcha mempunyai rasa yang lebih kuat, kental, dan kaya.

    Namun, matcha sering dikombinasikan dengan susu dan pemanis sehingga membuatnya mirip seperti green tea.

    2. Cara Penyajian

    Matcha biasanya akan disajikan dengan cara mencampurkan bubuk teh dengan air panas. Matcha juga dapat diberi tambahan susu atau pemanis.

    Sementara, green tea cara penyajiannya lebih sederhana, yakni dengan memanaskan air, lalu masukkan kantong teh dan didiamkan selama 3 menit.

    3. Proses Produksi

    Sebenarnya matcha dan green tea berasal dari tanaman yang sama, namun berbeda cara produksinya.

    Tanaman green tea akan langsung ditanam di bawah sinar matahari.

    Sementara, matcha tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

    Proses pengolahan green tea juga jauh lebih kompleks dibandingkan matcha.

    4. Berbeda Kandungan

    Perbedaan matcha dan green tea juga terletak pada kandungannya.

    Greentea memiliki kafein yang lebih kecil dibandingkan dengan matcha.

    Selain itu, kandungan antioksidan dan asam amino pada matcha juga jauh lebih besar dibandingkan green tea.

    5. Berbeda Warna

    Matcha biasanya mempunyai warna yang lebih cerah sebab mengandung banyak klorofil.

    Sementara green tea memiliki warna hijau yang lebih kusam dan gelap. Hal ini terjadi karena perbedaan dalam proses produksi.

    6. Berbeda Harga

    Untuk harga, matcha dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan green tea.

    Hal ini karena produksi matcha jauh lebih ekstra dan berkualitas dibandingkan green tea.

    Itulah perbedaan matcha dan green tea yang belum banyak diketahui.

    Meskipun memiliki banyak perbedaan tetap saja matcha ataupun green tea memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan.

  • 6 Makanan Khas Bali yang Rasanya Ngangenin

    6 Makanan Khas Bali yang Rasanya Ngangenin

    Bali merupakan salah satu ikon pariwisata di Indonesia. Setiap hari Pulau Seribu Pura ini diserbu oleh ratusan, bahkan ribuan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara.

    Sebab, ada banyak alasan kenapa wisatawan harus datang ke Bali, salah satunya adalah karena kesenian dan budaya yang masih kental.

    Namun, jalan-jalan ke Pulau Dewata belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner di sana.

    Ya, selain terkenal akan destinasi wisatanya, Bali juga sangat kaya akan kulinernya. Bahkan, kuliner khas Bali menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

    Ada begitu banyak makanan khas Bali yang bisa kalian coba, mulai dari makanan ringan, makanan berat, sampai kudapan.

    Kuliner Khas Bali

    Nah, supaya lebih jelas, berikut adalah beberapa makanan khas Bali yang rasanya bisa bikin kalian ketagihan.

    1. Rujak Kuah Pindang

    Rujak kuah pindang menjadi salah satu makanan khas Bali yang paling favorit dan diburu oleh wisatawan.

    Rujak kuah pindang sendiri merupakan rujak buah layaknya rujak biasa. Namun yang membedakan adalah rujak ini disiram dengan kuah pindang.

    Alhasil, aroma dan rasanya sangat khas sehingga bisa membuat siapapun yang menyantapnya menjadi ketagihan. Tidak percaya? Coba saja!

    2. Ayam Betutu

    Kalau makanan khas Bali yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Ya, ayam betutu merupakan kuliner asli Bali yang memiliki rasa khas.

    Bagi yang suka pedas, maka ayam betutu adalah pilihan yang tepat. Yang menjadikan ayam betutu asli Bali berbeda dengan ayam betutu lainnya adalah dari bumbu dan bahan yang digunakan.

    Sebab tidak sembarang orang bisa membuat bumbu ayam betutu yang enak dan khas.

    3. Sate Lilit

    Bagi kalian penggemar sate, maka berbahagialah. Sebab ada sate khas Bali yang rasanya sangat nikmat dan menggoyang lidah, yaitu sate lilit.

    Sesuai dengan namanya, sate ini berbeda dari sate pada umumnya. Jika kebanyakan sate adalah menusuk daging dengan batang, maka sate ini berbeda, yakni melilitkan daging ke batang.

    Soal rasa, sate lilit punya cita rasa khas yang tidak akan kalian temukan di luar Bali.

    4. Lawar Bali

    Lawar merupakan makanan khas Bali yang sudah ada sejak jaman dahulu.

    Makanan yang satu ini bahkan menjadi ikon ketika hari raya ataupun perayaan keagamaan di Bali. Ada berbagai jenis lawar, mulai dari lawar kuwir sampai lawar babi.

    Namun jangan khawatir, untuk bisa mengonsumsinya, kalian tidak perlu menunggu hari raya sebab ada banyak pedagang yang menyediakan makanan khas Bali ini.

    5. Serombotan

    Mungkin kuliner yang sati ini masih cukup asing sebab hanya ada di Pulau Dewata. Serombotan adalah salad Bali.

    Jadi, makanan khas Bali ini merupakan campuran dari berbagai sayur, seperti kacang panjang, bayam, kangkung, buncis, toge, pare, dan sejenisnya.

    Jika di Jawa, makanan ini sejenis urap-urap. Namun yang membedakannya adalah bumbu dari serombotan ini sendiri yang bernama Kalas.

    6. Nasi Jinggo

    Dan yang terakhir adalah nasi jinggo. Nasi jinggo merupakan kuliner khas Bali yang sudah tersohor di Indonesia.

    Bahkan, ada yang mengatakan jika nasi jinggo merupakan best dinner di Bali. Jadi, makanan ini sangat nikmat disantap pada malam hari.

    Nasi jinggo sendiri berisi nasi sekepal tangan orang dewasa dengan lauk ayam suir, mie, tempe, dan sambal yang khas. Harganya pun murah, sekitar Rp5000 saja!

    Nah, itulah beberapa makanan khas Bali yang wajib kalian cicipi ketika berlibur ke Pulau Dewata. Selamat mencoba, ya!

  • 6 Makanan Khas Jember yang Rasanya Sangat Lezat

    6 Makanan Khas Jember yang Rasanya Sangat Lezat

    Berkunjung  ke suatu daerah, kurang lengkap rasanya jika tidak menikmati kuliner khasnya juga.

    Ya, sebab setiap daerah pasti memiliki kulinernya masing-masing.

    Jadi sangat disayangkan ketika kita mengunjungi suatu daerah, tapi tidak mencicipi jajanan khasnya.

    Di Indonesia, hampir setiap daerahnya memiliki tempat wisata dan kuliner khas yang bisa menarik minat wisatawan.

    Salah satunya adalah Jember. Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan kota kecil ini, bukan?

    Jember merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

    Kota ini memiliki pantai yang indah serta sarat akan sejarah di dalamnya, yakni pantai Watu Ulo.

    Saat ini, Jember juga dikenal sebagai kota karnaval hingga ke mancanegara.

    Sebab, setiap tahun kota ini mengadakan acara JFC alias Jember Fashion Carnival.

    Makanan Khas Jember

    Selain itu, Jember juga memiliki beberapa jenis kuliner khas yang wajib dicicipi saat sedang berkunjung ke sana. Beberapa kuliner tersebut diantaranya:

    1. Pecel Pincuk Garahan

    Makanan khas Jember pertama yang wajib kamu coba adalah pecel pincuk Garahan.

    Garahan merupakan salah satu kecamatan yang berada di kota Jember sekaligus tempat pertama makanan ini dikenal.

    Dikatakan sebagai pecel pincuk karena wadah yang digunakan saat penyajian adalah daun pisang.

    Sama dengan pecel pada umumnya, bumbu pecel pincuk Garahan juga terbuat dari kacang tanah.

    Bedanya, jika pecel lain memiliki rasa gurih dan sedikit pedas, pecel pincuk Garahan justru memiliki rasa pedas dan sedikit asam.

    Selain itu, bumbu kacangnya juga tidak terlalu halus namun sangat nikmat.

    2. Suwar Suwir

    Makanan khas Jember yang paling terkenal adalah suwar suwir.

    Suwar suwir terbuat dari bahan dasar singkong yang diolah dengan cara khusus. Suwar suwir memiliki rasa manis.

    Bisa dikatakan tekstur dan rasanya hampir mirip seperti dodol.

    Hingga kini, suwar suwir memiliki banyak varian rasa, seperti coklat  stroberi, durian, dan masih banyak lainnya.

    Suwar suwir sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh, sebab bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

    3. Prol Tape

    Masih tetap dengan yang manis-manis, makanan khas Jember satu ini terbuat dari bahan dasar tape singkong, ialah prol tape.

    Makanan ini memiliki rasa yang unik karena terdiri dari gabungan beberapa rasa yakni manis, asam, dan gurih.

    Prol tape bisa dikatakan sebagai kudapan yang memiliki beberapa varian rasa, seperti rasa keju, coklat, kismis, dan original, sehingga sangat cocok disantap bersama keluarga.

    4. Pia Tape

    Selain prol tape, pia tape merupakan makanan khas Jember yang juga terbuat dari bahan dasar tape.

    Tekstur kulit pia ini sangat keras, tapi saat digigit bagian dalamnya terasa lembut.

    Pia tape memiliki beberapa varian rasa seperti coklat, pisang, stroberi, bluberi, dan masih banyak lainnya.

    5. Pecel Gudeg

    Mungkin selama ini, kamu hanya tahu bahwa pecel dan gudeg merupakan jenis makanan yang berbeda.

    Namun, di kota Jember, kedua makanan ini digabungkan menjadi satu. Ya, makanan ini disebut dengan pecel gudek.

    Dalam satu porsi pecel gudek, dilengkapi dengan potongan daging, cecek, rempeyek, dan beragam jenis lauk lainnya yang bisa dipilih sesuai selera.

    6. Martabak Malabar

    Selanjutnya, makanan khas Jember yang menggugah selera adalah Martabak Malabar. Martabak memang makanan yang mudah dijumpai di berbagai daerah.

    Namun, bedanya jika martabak pada umumnya menggunakan daging sapi maupun daging ayam, martabak malabar justru menggunakan daging kambing.

    Selain itu, kulit martabaknya pun dibuat sangat tipis.

    Well, itulah beberapa kuliner khas Jember yang wajib kamu coba saat berkunjung ke sana.

    Sebenarnya masih banyak kuliner khas Jember yang juga tidak kalah nikmat.

    Jadi, saat berkunjung ke kota kecil ini, jangan sia-siakan kesempatan untuk berwisata kuliner juga, ya!

    Author : Eva