sastrawacana.id/ – Banyak dari kita seringkali lupa di mana menyimpan kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan (Jamsostek).
Padahal, kartu ini sangat penting saat kamu ingin mengurus klaim Jaminan Hari Tua (JHT), mengecek saldo, atau sebagai syarat administrasi di tempat kerja baru.
Kabar baiknya, sekarang kamu nggak perlu lagi repot datang ke kantor cabang hanya untuk minta cetak ulang kartu yang hilang atau rusak.
Kamu bisa mendapatkan kartu digital yang sah dan resmi langsung dari HP kamu sendiri.
Simak panduan langkah demi langkah yang sudah tim Sastrawacana siapkan berikut ini agar prosesnya lancar.
Sebelum memulai, pastikan kamu sudah menyiapkan dua hal utama ini:
Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) yang sudah terinstal di smartphone kamu (tersedia di Play Store dan App Store).
Nomor NIK KTP yang terdaftar saat kamu pertama kali menjadi peserta.
Cara Mengunduh Kartu Digital via Aplikasi JMO
Ini adalah cara paling cepat dan sangat disarankan:
Buka aplikasi JMO dan masuk menggunakan akun kamu.
Pada halaman utama, pilih menu “Profil Saya”.
Klik pada pilihan “Kartu Digital Anda”.
Pilih kartu peserta yang ingin kamu simpan atau cetak (jika kamu punya lebih dari satu kartu dari perusahaan yang berbeda).
Klik “Klik untuk Memperbesar” pada gambar kartu, lalu pilih opsi “Simpan ke Galeri”.
Kartu digital otomatis tersimpan di HP kamu dan siap dicetak kapan saja.
Cara Cetak Kartu Melalui Situs Resmi (Tanpa Aplikasi)
Kalau memori HP kamu penuh dan nggak bisa instal aplikasi, gunakan cara ini:
Akses laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id melalui browser.
Login menggunakan email dan kata sandi yang sudah terdaftar.
Cari menu “Kartu Digital”.
Pilih gambar kartu yang muncul, lalu klik kanan dan pilih “Save Image As” atau tekan tombol unduh yang tersedia.
Kenapa Harus Punya Kartu Digital?
Selain praktis karena nggak mungkin hilang (selama ada di email/cloud), kartu digital ini memiliki kode QR yang bisa langsung dipindai oleh petugas BPJS saat kamu melakukan pencairan dana.
Ini jauh lebih aman dan meminimalisir risiko penggunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pastikan data nama dan NIK yang tertera di kartu digital sudah sesuai dengan KTP asli kamu.
Jika ada perbedaan data, segera hubungi bagian HRD perusahaan kamu atau gunakan layanan pengaduan di aplikasi JMO untuk melakukan koreksi data secara online agar tidak menghambat proses klaim di masa depan.
sastrawacana.id/ – Pernahkah Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan saat ingin mengambil uang di mesin ATM, namun kartu Anda justru terblokir karena salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali?
Kejadian ini tentu sangat menyebalkan, apalagi jika terjadi di hari libur atau akhir pekan saat kantor bank tutup.
Namun, Anda tidak perlu panik lagi. Di tahun 2026 ini, hampir semua bank besar di Indonesia seperti BRI, BCA, Mandiri, dan BNI sudah memiliki fitur “Reset PIN” atau “Unblock Card” langsung melalui aplikasi mobile banking.
Berikut adalah panduan lengkap cara mengatasi kartu ATM terblokir tanpa perlu mengantre di kantor cabang.
Jika kartu ATM Anda Tertelan Mesin atau Anda benar-benar Lupa PIN dan tidak memiliki akses ke mobile banking, maka satu-satunya jalan adalah mendatangi kantor cabang terdekat di hari kerja dengan membawa KTP dan Buku Tabungan asli.
Jangan biarkan rencana akhir pekan Anda berantakan hanya karena masalah kartu ATM. Gunakan teknologi di genggaman Anda untuk solusi instan!
Green Island adalah salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang belakangan viral dan semakin dikenal wisatawan lokal maupun luar daerah.
Terletak di perairan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, pulau kecil ini menawarkan lanskap laut, pantai, dan vegetasi hijau yang memukau layaknya gambaran “Raja Ampat versi Jawa”.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026, Green Island dan kawasan wisata sekitarnya mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, para wisatawan datang untuk menikmati keindahan alam yang masih asri ini.
Pesona Alam yang Mempesona
Green Island dikenal dengan air lautnya yang jernih bergradasi dari biru muda, toska hingga biru tua, berpadu dengan pasir putih dan vegetasi hijau tropis yang alami.
Pemandangan ini menjadikan pulau kecil ini sebagai lokasi ideal untuk kegiatan fotografi, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati panorama laut Nusantara yang tenang.
Panorama di atas bukit Green Island sangat populer di kalangan wisatawan karena dari sana terlihat gugusan pulau-pulau kecil dan laut lepas yang luas, memberikan pengalaman visual serupa dengan destinasi wisata eksotis lainnya di Indonesia.
Lokasi dan Cara Menuju Green Island
Green Island secara administratif terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Jaraknya sekitar 75 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi dengan waktu tempuh kurang lebih 2 hingga 2,5 jam perjalanan darat.
Rute Perjalanan:
Transportasi Darat: Menuju Pantai Mustika Pancer menggunakan kendaraan pribadi atau sewa.
Penyeberangan Laut: Dari dermaga Pantai Mustika, harus menyewa perahu nelayan setempat. Perjalanan laut hanya memakan waktu sekitar 15–20 menit saja.
Daya Tarik Green Island Banyuwangi
Apa yang membuat Green Island begitu istimewa dibandingkan pantai lainnya di Banyuwangi?
View “Mini Raja Ampat”: Dari puncak bukit Green Island, pengunjung akan melihat gugusan pulau karang kecil yang dikelilingi gradasi air laut berwarna biru toska dan hijau jernih.
Spot T yang Estetik: Terdapat formasi batuan karang unik berbentuk huruf “T” yang menjadi latar foto favorit wisatawan karena menghadap langsung ke Samudera Hindia.
Pasir Putih dan Air Jernih: Pantai di pulau ini memiliki pasir putih yang sangat halus dengan ombak yang cenderung tenang, cocok untuk berenang atau sekadar bermain air.
Trekking Ringan: Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, perlu mendaki anak tangga selama kurang lebih 10–15 menit menuju puncak pulau.
Pengelolaan & Konservasi
Sampai saat ini, Green Island masih dikelola secara informal oleh komunitas lokal di sekitar Pantai Rajegwesi dan Mustika.
Belum banyak fasilitas wisata modern seperti resto di lokasi ini, karena fokus utama adalah mempertahankan kondisi alam pulau yang masih alami dan asri.
Pengunjung juga diimbau untuk tidak meninggalkan sampah, menjaga ekosistem laut, serta menghormati habitat alami pulau demi kelestarian lingkungan jangka panjang.
Tips Berkunjung ke Green Island
Karena Green Island adalah pulau tak berpenghuni dengan fasilitas yang sangat minim, perhatikan hal berikut:
Waktu Terbaik: Datanglah pagi hari (Pukul 07.00 – 11.00 WIB) saat warna air laut sedang cerah-cerahnya dan ombak cenderung tenang.
Bawa Bekal Sendiri: Tidak ada resto atau penjual makanan di pulau. Pastikan membawa air minum dan camilan dari daratan.
Gunakan Alas Kaki yang Tepat: Gunakan sandal gunung atau sepatu air karena jalur trekking dan karang di tepi pantai cukup tajam.
Bawa Pulang Sampah: Bantu jaga keasrian pulau dengan tidak meninggalkan sampah apa pun di lokasi.
Informasi Tiket dan Biaya Terbaru
Harga tiket masuk ke kawasan ini sangat terjangkau, namun biaya utama terletak pada sewa kapal penyeberangan.
Tiket Masuk: berkisar antara Rp10.000 – Rp25.000.
Sewa Perahu: Berkisar antara Rp250.000 – Rp350.000 per perahu (kapasitas 5–6 orang). Sangat disarankan untuk datang berkelompok agar biaya lebih ringan.
Paket Open Trip: Banyak agen wisata menawarkan paket one-day trip mulai dari Rp150.000 – Rp250.000 per orang, sudah termasuk perahu dan pemandu.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar properti di Indonesia bergerak dengan ritme yang dinamis.
Harga tanah naik, minat masyarakat terhadap hunian bertambah, sementara persaingan antar-penjual semakin ketat.
Di tengah kondisi seperti ini, proses menjual tanah tak lagi bisa mengandalkan sekadar pasang iklan dan menunggu keberuntungan.
Dibutuhkan strategi yang lebih matang, lebih terukur, dan lebih memahami bagaimana calon pembeli mengambil keputusan.
Bagi banyak orang, menjual tanah adalah transaksi besar yang menyangkut nilai emosional sekaligus finansial.
Karena itu, menentukan langkah yang tepat sejak awal sangat berpengaruh terhadap kecepatan transaksi dan nilai final yang bisa didapatkan.
Strategi Cerdas Menjual Tanah
Berikut beberap strategi yang dapat membantu proses penjualan menjadi lebih efektif sekaligus meningkatkan peluang lahan diminati dalam waktu lebih cepat.
1. Menentukan Harga Secara Realistis Berdasarkan Kondisi Pasar
Harga adalah faktor pertama yang memengaruhi minat calon pembeli.
Banyak pemilik memasang harga terlalu tinggi dengan harapan bisa dinegosiasikan, namun kondisi ini justru membuat tanah kalah bersaing sejak awal.
Membaca pergerakan harga pasar melalui listing kompetitor, tren wilayah, dan jenis tanah yang diminati bisa menjadi dasar penentuan harga yang lebih akurat.
Semakin realistis harga yang dipasang, semakin besar peluang tanah muncul di filter pencarian calon pembeli.
2. Menyiapkan Lahan agar Tampil Maksimal
Kesan pertama juga penting untuk tanah. Lahan yang bersih, rapi, dan terlihat terawat memberi persepsi positif bahwa tanah tersebut bernilai baik.
Perbaikan sederhana, seperti membersihkan semak, merapikan akses jalan, atau menandai batas lahan dengan jelas, dapat meningkatkan daya tarik tanah tanpa biaya besar.
Bahkan hal-hal kecil seperti papan informasi yang informatif bisa membantu calon pembeli membayangkan potensi penggunaan lahan tersebut.
3. Memperkuat Deskripsi dan Visual dalam Listing
Calon pembeli kini terbiasa menilai lahan melalui foto dan video sebelum berkunjung langsung.
Karena itu, visual berkualitas menjadi syarat penting dalam pemasaran lahan.
Foto yang terang, sudut pengambilan yang tepat, dan penjelasan detail mengenai ukuran, kontur, serta keunggulan lahan mampu menambah kepercayaan calon pembeli.
Informasi seperti akses jalan, ketersediaan listrik atau air, serta potensi pengembangan juga membuat listing terlihat lebih meyakinkan
4. Mempromosikan Melalui Platform yang Tepat
Setiap platform punya karakter pengguna yang berbeda.
Media sosial cocok untuk menyasar calon pembeli yang lebih visual, sementara marketplace properti menawarkan target yang lebih spesifik.
Saat ingin menjangkau pasar yang sedang aktif mencari hunian, platform properti tepercaya seperti Properti1.com bisa menjadi pintu terbaik.
Misalnya bagi yang ingin jual tanah di wilayah tertentu, maka memanfaatkan marketplace properti sangat membantu menemukan calon pembeli yang serius dan relevan dengan lokasi.
5. Menonjolkan Keunggulan Spesifik Lokasi
Setiap wilayah memiliki daya tarik tersendiri.
Ada lahan yang diminati karena dekat pusat bisnis, ada yang dipilih karena suasananya tenang, atau karena akses transportasi umum yang mudah.
Misalnya, ketika ingin jual tanah di Bogor, maka harus tahu jika calon pembeli cenderung berasal dari kalangan keluarga muda atau investor yang mencari lokasi strategis untuk hunian atau pengembangan usaha.
Mereka biasanya menilai lahan tidak hanya dari ukuran, tetapi juga dari potensi lingkungan sekitar, seperti kedekatan dengan sekolah, akses jalan utama, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya.
Maka dari itu, menonjolkan keunggulan spesifik lokasi menjadi sangat penting.
Bukan sekadar menyebut strategis atau dekat fasilitas umum, tetapi menggambarkan bagaimana tanah itu bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau proyek pengembangan.
Dengan cara ini, calon pembeli bisa lebih mudah membayangkan nilai nyata lahan tersebut dan tertarik untuk melakukan survei lebih lanjut.
6. Memberi Akses Informasi yang Keterangannya Jelas dan Terbuka
Calon pembeli biasanya sangat menghargai transparansi serta informasi lengkap mengenai luas tanah, status sertifikat, akses jalan, izin pembangunan, hingga kondisi fisik lahan.
Semua informasi tersebut akan membantu mereka menilai secara objektif.
Transparansi semacam ini mengurangi keraguan dan mempersingkat proses negosiasi.
Ketika informasi jelas sejak awal, calon pembeli cenderung lebih cepat mengambil keputusan.
7. Mengoptimalkan Waktu dan Cara Komunikasi
Dalam penjualan tanah, komunikasi yang responsif menjadi pembeda.
Calon pembeli menilai keseriusan pemilik dari kecepatan merespons pertanyaan, kejelasan jawaban, dan kesiapan untuk mengatur survei lahan.
Bersikap ramah, menjawab pertanyaan dengan jujur, dan memberikan informasi tambahan saat dibutuhkan dapat memberi kesan positif yang memengaruhi keputusan mereka.
Itulah beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk menjual tanah dengan lebih efektif.
Dengan langkah-langkah yang tepat, tanah tidak hanya lebih cepat menarik perhatian calon pembeli, tetapi juga bisa menunjukkan nilai terbaiknya, sehingga proses transaksi berjalan lebih lancar dan menguntungkan.
Dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke 26, DWP Kabupaten Banyuwangi menggelar Lomba Cipta Baca Puisi dan Menulis cerpen dengan tema: “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045″
Syarat dan Ketentuan Lomba Cipta Baca Puisi
Lomba khusus untuk anggota DWP SMAN, SMKN, dan SLBN Kabupaten Banyuwangi.
Peserta menulis puisi karya sendiri, original, tidak plagiat, dan sesuai tema.
Penampilan lomba baca puisi pada 13 Desember 2025, dimulai pukul 08.00 WIB di SMKN 1 Glagah Banyuwangi.
Peserta membawa salinan puisi untuk diserahkan ke dewan juri saat penampilan.
Penampilan baca puisi maksimal 7 menit, tanpa pengeras suara, tidak diperkenankan mengeluarkan aksi teatrikal puisi yang berlebihan, misalnya: begulung-gulung di lantai, melompat, berlari, dsb.
Peserta tidak diperkenankan menggunakan iringan musik dan atau property yang terindikasi sebagai senjata tajam.
Kriteria Penilaian: Pemilihan Diksi, Kedalaman Makna, dan Penampilan.
Juara lomba diambil dari juara 1, 2, 3, harapan 1, harapan 2, harapan 3.
Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Syarat dan Ketentuan Lomba Menulis Cerpen
Lomba khusus untuk anggota DWP SMAN, SMKN, dan SLBN Kabupaten Banyuwangi
Menulis cerpen karya sendiri, tidak plagiat, tidak menggunakan AI, dan sesuai tema.
Panjang cerpen minimal 1000 kata, maksimal 3000 kata.
Pengiriman karya mulai terakhir tanggal 4 Desember 2025.
Cerpen dikumpulkan melalui link yang telah disediakan atau klik disini.
Kriteria penilaian: struktur dan isi cerita (tema, alur, perwatakan, latar), keindahan bahasa (diksi, gaya bahasa, keefektifan kalimat), aspek teknis (tata bahasa, ejaan, tanda baca, kerapian tulisan).
Juara lomba diambil dari juara 1, 2, 3, harapan 1, harapan 2, harapan 3.
Juara diumumkan pada tanggal 6 Desember 2025, di SMKN 1 Glagah Banyuwangi.
Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Hadiah
Masing-masing juara (juara 1 sampai harapan 3) akan mendapatkan:
SMK PGRI Rogojampi — Tidak semua perjalanan menuju kepemimpinan berawal dari ambisi.
Bagi Tino Ahmad, siswa kelas XI Manajemen Perkantoran 3 SMK PGRI Rogojampi, terpilih sebagai Ketua OSIS periode 2025–2026 merupakan kejutan penuh makna.
“Kaget banget, saya tidak menyangka akan terpilih. Namun setelah itu, saya merasa bahagia dan bersyukur atas kerja keras serta perjuangan tanpa lelah selama kegiatan PILKETOS,” ujarnya sambil tersenyum.
Pemilihan Ketua OSIS tersebut dilaksanakan pada Sabtu (1/11) di Aula Sasana Pro menjelang siang hari.
Bagi Tino, kemenangan bukan soal popularitas, tetapi hasil dari kerja sama dan konsistensi.
Tantangan terbesarnya adalah meyakinkan seluruh warga sekolah akan visi dan misinya.
“Dukungan teman-teman lintas jurusan dan ibu bapak gurumenjadi energi besar. Terutama teman-teman XI MP 3 yang selalu menyemangati dan juga wali kelas yang menginspirasi,” tuturnya.
Pemilihan Ketua OSIS tahun ini berlangsung seru dan kompetitif.
Tiga pasangan calon bersaing ketat:
• Paslon 01: Bagas Kurnia Putra – Akmal Rizki Iman
• Paslon 02: Tino Ahmad – Nadia Tyas
• Paslon 03: Aura Puspita S – Adinda Pinkan Ayu
Suasana menghangat ketika penghitungan suara.
Paslon 02 sempat tertinggal, namun mengejar hingga akhirnya unggul tipis dengan 262 suara, mengalahkan Paslon 01 yang meraih 257 suara, dan Paslon 03 dengan 199 suara.
Sorak sorai menggema ketika Tino diumumkan sebagai Ketua OSIS baru, menjadi bukti bahwa ketulusan dan usaha tak pernah sia-sia.
Sebagai Ketua OSIS terpilih, Tino membawa visi mewujudkan siswa SMK PGRI Rogojampi yang berkarakter, kreatif, berprestasi, dan berjiwa kepemimpinan tinggi.
Ia meyakini, kepemimpinan sejati tidak lahir dari jabatan, melainkan dari teladan dan pengabdian.
Visi tersebut ia wujudkan lewat beberapa misi yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik, memperkuat disiplin dan sopan santun, serta menghadirkan kegiatan yang mempererat persaudaraan antar siswa.
“Saya ingin OSIS menjadi wadah aspirasi dan inovasi seluruh peserta didik,” katanya.
Salah satu program awal yang akan diwujudkan adalah event pengembangan minat dan bakat.
Ia ingin memberi ruang bagi setiap siswa untuk menyalurkan potensi terbaiknya.
“Kunci utamanya sosialisasi dan keterlibatan aktif semua siswa. Saya ingin kegiatan OSIS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Bagi Tino, pembentukan karakter siswa tidak hanya lewat pelajaran di kelas.
Kegiatan seperti Classmeeting dan SKEMA (Semarak Kemerdekaan) menjadi wahana pembelajaran nilai-nilai tanggung jawab, sportivitas, dan kepedulian sosial.
“Classmeeting melatih kebersamaan dan semangat berprestasi, sedangkan SKEMA menumbuhkan nasionalisme dan gotong royong. Dari situ lahir pribadi yang mandiri, kreatif, dan berjiwa pemimpin,” jelasnya reflektif.
Sebagai pemimpin muda, Tino ingin menerapkan kepemimpinan yang partisipatif dan bermusyawarah, menjunjung tinggi disiplin serta tanggung jawab.
“Pemimpin harus bisa mendengar, mengambil keputusan dengan adil, dan menjaga kekompakan tim,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pengurus baru agar tetap semangat, kompak, dan terus mengembangkan diri demi kemajuan OSIS Bhakti Taruna.
Tino menaruh hormat pada Nalindo, Ketua OSIS periode sebelumnya, yang menjadi inspirasinya dalam memimpin.
“Dari beliau saya belajar bagaimana berkolaborasi, berpikir kreatif, dan membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” katanya.
Nalindo pun berpesan penuh makna, “Semangat dalam menjalankan tugas sebagai Ketua OSIS. Jadilah pemimpin yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu mengayomi anggotanya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.”
Nalindo berharap OSIS Bhakti Taruna semakin eksis, adaptif, dan berdaya saing, mampu menjadi wadah aspirasi siswa di bidang akademik maupun nonakademik.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada H. Danang Bagiono, S.Si selaku Kepala Sekolah, serta Qomaruzzaman Muchlish, Lc selaku Pembina OSIS, atas dukungan dan bimbingan mereka.
“Bagi saya, kepemimpinan bukan tentang memerintah, melainkan menggerakkan dan menginspirasi. Saya ingin memberikan sesuatu yang terbaik,” tutup Tino.
Banyak orang menganggap remeh cara menuliskan nama di tiket pesawat.
Padahal, maskapai mewajibkan nama di tiket harus sama persis dengan nama di dokumen identitas resmi, baik KTP untuk penerbangan domestik maupun paspor untuk penerbangan internasional.
Kesalahan sekecil apa pun, seperti salah ejaan satu huruf atau tertukar urutan nama, bisa membuat proses check in tertunda bahkan ditolak.
Karena itu, sebelum melakukan pemesanan, sangat penting memeriksa kembali nama yang ditulis. Peraturan ini berlaku di semua maskapai, baik penerbangan dalam negeri maupun luar negeri.
Ketika mengisi data penumpang, kamu akan menemukan kolom nama depan dan nama belakang. Isinya harus menyesuaikan dengan dokumen identitas.
Jika kamu memiliki nama lengkap yang terdiri dari dua atau tiga kata, ikuti urutan sesuai dokumen tanpa menambahkan gelar atau singkatan yang tidak ada di identitas.
Bagi pemilik nama satu kata saja, seperti “Slamet” atau “Kevin”, ada aturan khusus. Beberapa sistem pemesanan mengharuskan dua kolom terisi.
Dalam kasus seperti ini, kamu bisa menuliskan nama yang sama di kolom depan dan belakang atau menambahkan keterangan standar seperti FNU (First Name Unknown) sesuai arahan maskapai.
Contoh Penulisan Nama yang Tepat
Bayangkan kamu memiliki nama lengkap Ditha Ananda. Jika sistem meminta nama depan dan nama belakang, maka tuliskan Ditha di kolom nama depan dan Ananda di kolom nama belakang.
Kalau nama kamu tiga kata, misalnya Ditha Ananda Rahma, maka sebagian sistem menempatkan Ditha sebagai nama depan, Ananda sebagai nama tengah, dan Rahma sebagai nama belakang.
Jika hanya ada dua kolom, gabungkan nama depan dan tengah menjadi satu di kolom first name, lalu isi last name dengan nama terakhir.
Sementara untuk nama satu kata, tulis nama yang sama di kedua kolom bila sistem tidak menerima satu nama saja. Hal ini umum dilakukan dan tetap dianggap sah oleh sebagian besar maskapai.
Perbedaan Penulisan Nama di Tiket Domestik dan Internasional
Untuk penerbangan domestik, dasar pencocokan nama adalah KTP atau SIM. Walau demikian, maskapai tetap mewajibkan penulisan sesuai dokumen resmi.
Sedangkan untuk penerbangan internasional, aturan lebih ketat. Nama yang ditulis di tiket harus persis sama dengan nama yang tercetak di paspor.
Perbedaan sekecil apa pun bisa membuat penumpang ditolak saat melalui imigrasi. Oleh karena itu, sangat penting menyalin nama sesuai dengan paspor, termasuk spasi dan urutan huruf.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Nama Salah?
Tidak jarang penumpang baru sadar ada kesalahan setelah tiket berhasil dibeli. Jika hal ini terjadi, jangan panik. Segera hubungi pihak maskapai atau agen perjalanan tempat tiket dibeli.
Beberapa maskapai memperbolehkan koreksi nama gratis untuk kesalahan kecil, misalnya satu huruf yang tertukar.
Namun jika perubahan cukup signifikan, biasanya akan dikenakan biaya tambahan. Proses koreksi harus dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan agar tidak mengganggu jadwal penerbangan.
Tips Agar Tidak Salah Menulis Nama di Tiket
Ada beberapa langkah sederhana agar tidak salah menulis nama di tiket pesawat, antara lain:
1. Periksa kembali nama sebelum melakukan pembayaran.
2. Salin nama sesuai identitas tanpa menambahkan gelar.
3. Gunakan huruf kapital jika diminta sistem.
4. Jangan memasukkan tanda baca yang tidak ada di dokumen resmi.
5. Jika ragu, tanyakan langsung ke maskapai.
Jadi, menulis nama di tiket pesawat harus dilakukan dengan hati-hati. Nama harus sesuai identitas tanpa tambahan atau singkatan.
Untuk nama satu kata, gunakan cara yang direkomendasikan maskapai agar sistem bisa menerima. Jika ada kesalahan, segera lakukan koreksi sebelum hari keberangkatan.
FAQ tentang Cara Penulisan Nama di Tiket Pesawat
1. Apa yang terjadi jika salah menulis nama di tiket pesawat?
Kesalahan nama bisa membuat penumpang ditolak saat check in atau boarding.
2. Bagaimana cara penulisan nama di tiket pesawat jika hanya punya satu nama?
Nama bisa ditulis dua kali, di kolom depan dan belakang, atau mengikuti aturan maskapai dengan kode FNU.
3. Apakah bisa mengubah nama di tiket pesawat setelah pemesanan?
Bisa, tetapi kebijakan berbeda tiap maskapai. Beberapa mengenakan biaya koreksi.
4. Haruskah nama di tiket pesawat sama dengan paspor?
Ya, untuk penerbangan internasional nama di tiket harus identik dengan paspor.
5. Apakah boleh menambahkan gelar atau singkatan di tiket pesawat?
Tidak boleh. Nama harus sesuai dokumen resmi tanpa tambahan apa pun
Bagi penulis muda yang menyukai karya-karya berwarna hangat, penuh emosi, dan mengangkat kisah dari budaya Korea maupun Jepang, nama Penerbit Haru tentu sudah tidak asing lagi.
Penerbit yang satu ini dikenal sebagai rumah bagi novel-novel terjemahan sekaligus karya penulis lokal yang berhasil menyentuh hati banyak pembaca.
Tidak heran jika banyak penulis baru yang bermimpi menerbitkan naskahnya di Haru.
Pertanyaan besarnya adalah bagaimana cara mengirimkan naskah ke Penerbit Haru agar bisa dipertimbangkan untuk diterbitkan?
Namun, sebelum mengirim naskah, seorang penulis tentu harus memahami prosedur yang berlaku.
Penerbit Haru sudah menyiapkan jalur resmi untuk pengiriman naskah agar proses seleksi lebih terorganisir.
Dengan mengikuti cara yang tepat, peluang naskah lolos akan lebih besar. Berikut adalah langkah-langkah mengirimkan naskah ke Penerbit Haru yang perlu kamu ketahui.
1. Persiapkan Naskah dengan Format yang Rapi
Sebelum menekan tombol kirim, pastikan naskah sudah benar-benar siap. Penerbit Haru menerima naskah dalam format dokumen digital, jadi penulis sebaiknya menggunakan format standar seperti Microsoft Word atau PDF.
Pastikan ukuran huruf nyaman dibaca, tata letak konsisten, dan tidak ada salah ketik yang mengganggu. Semakin rapi naskahmu, semakin baik kesan pertama yang diterima oleh editor.
Adapun kelengkapan naskahnya sebagai berikut:
Untuk Naskah novel
ukuran kertas A4
margin standard
Calibri 11, spasi 1,5
100-150 halaman
Format data (word-> .doc ataupun .docx). Tidak menerima .rar
Melalui sinopsis redaksi harus tahu keseluruhan alur cerita sampai pada halaman terakhir. Jangan menyembunyikan akhir cerita karena sinopsis di sini bukanlah sinopsis komersial untuk di belakang buku.
2. Lampirkan Biodata Penulis
Cantumkan nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor ponsel/WA, serta rekam jejak menulis (bila ada). Syarat usia minimal 15 tahun.
Jika ada portofolio penulisan, maka bisa dicantumkan misalnya tergabung dalam sebuah komunitas literasi atau sebagainya sebagai nilai tambah.
Biodata memudahkan redaksi menghubungimu dan memetakan naskah untuk segmen pembaca yang tepat
3. Kirim Via Email
Gabungkan naskah, sinopsis, dan biodata sebagai lampiran (attachment), jangan menempelkan isi naskah di badan email. Kirim ke [email protected]. Setelah masuk, Haru biasanya mengirim email konfirmasi penerimaan.
4. Tunggu Proses Review dari Editor
Setelah semua selesai, naskahmu akan masuk ke proses review. Tim editor Penerbit Haru akan membaca dan menilai apakah naskah sesuai dengan karakter penerbit.
Proses ini membutuhkan waktu sekira 3-4 bulan, jadi penulis harus sabar menunggu. Jika naskahmu diterima, tim Haru akan menghubungimu untuk proses selanjutnya menuju penerbitan.
Tips Agar Naskah Lolos Seleksi di Penerbit Haru
Mengirim naskah ke penerbit besar tentu saja menantang karena banyak penulis lain yang juga mencoba peruntungan. Supaya peluang lebih besar, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
1. Kenali Karakter Penerbit
Baca dulu buku-buku yang diterbitkan oleh Haru. Dengan begitu, kamu akan tahu seperti apa selera dan tema yang mereka sukai. Jangan asal kirim naskah yang tidak sesuai dengan visi penerbit.
2. Perhatikan Kerapian Bahasa
Editor akan menilai naskah dari segi kualitas tulisan. Hindari salah ejaan, kalimat berbelit, atau struktur yang membingungkan. Gunakan bahasa yang mengalir dan nyaman dibaca.
3. Buat Sinopsis yang Menarik
Selain isi naskah, sinopsis juga menjadi pertimbangan penting. Sinopsis yang ringkas, jelas, dan membuat penasaran akan membantu editor tertarik untuk membaca lebih lanjut.
4. Sabar Menunggu Proses Seleksi
Jangan terburu-buru atau menghubungi penerbit terlalu sering untuk menanyakan perkembangan. Proses seleksi membutuhkan waktu yang tidak sebentar, jadi bersabarlah menunggu keputusan.
Bagi banyak penulis di Indonesia, Mizan adalah salah satu nama besar yang identik dengan dunia penerbitan.
Penerbit ini telah melahirkan banyak buku populer, mulai dari novel fiksi, buku anak, hingga karya nonfiksi yang mewarnai rak toko buku di seluruh Indonesia.
Karena itu, tidak mengherankan jika banyak penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman ingin sekali mengirimkan naskah mereka ke Mizan dengan harapan bisa diterbitkan.
Namun, proses mengirimkan naskah bukan hanya soal menulis lalu mengirim begitu saja. Ada alur, etika, dan standar tertentu yang harus dipahami agar peluang naskah diterima menjadi lebih besar.
Bagi penulis pemula, mengetahui bagaimana prosedur mengirimkan naskah ke Mizan adalah langkah awal yang penting agar tidak salah langkah dan akhirnya justru membuat karya berharga mereka terhenti di meja editor.
Sebelum berbicara soal teknis pengiriman, penulis perlu memahami dulu karakter Mizan sebagai penerbit.
Mizan dikenal sebagai rumah bagi berbagai genre buku, mulai dari novel populer, literatur Islami, biografi, motivasi, hingga bacaan anak-anak.
Filosofi yang dipegang Mizan adalah menghadirkan bacaan yang mencerahkan, mendidik, dan memberi nilai tambah bagi pembacanya.
Dengan memahami hal ini, penulis akan lebih mudah menilai apakah naskah mereka cocok dengan lini penerbitan Mizan atau tidak.
Misalnya, jika seseorang menulis novel bergenre fantasi Islami atau buku motivasi Islami, kemungkinan besar naskah tersebut memiliki peluang lebih besar karena sejalan dengan karakter penerbit.
Sementara itu, karya yang terlalu eksperimental atau tidak sesuai dengan visi penerbit bisa jadi ditolak sejak awal.
Persiapan Sebelum Mengirim Naskah
Salah satu kesalahan umum penulis pemula adalah terburu-buru mengirim naskah.
Padahal, editor di penerbit besar seperti Mizan menerima ratusan naskah setiap bulan. Karena itu, sebuah karya harus siap secara matang agar tidak langsung tersisih.
Persiapan yang perlu dilakukan antara lain memastikan naskah sudah selesai, rapi, dan bebas dari kesalahan pengetikan.
Selain itu, penulis juga perlu menyiapkan sinopsis yang jelas, ringkas, dan menggambarkan isi cerita secara menyeluruh.
Sinopsis ini penting karena sering kali editor menilai kelayakan sebuah karya dari sinopsis terlebih dahulu.
Selain sinopsis, proposal naskah juga kerap diminta. Dalam proposal, penulis bisa menambahkan profil singkat tentang diri mereka, target pembaca, keunikan buku, serta alasan mengapa buku tersebut penting untuk diterbitkan.
Hal-hal semacam ini menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa penulis memahami pasar pembaca dan bukan sekadar menulis untuk diri sendiri.
Cara Mengirim Naskah ke Mizan
Secara umum, Mizan menerima naskah dalam format digital yang dikirim melalui email resmi. Naskah dikirim dalam bentuk file Word atau PDF, disertai sinopsis dan proposal.
Mengirim naskah ke Mizan kini jauh lebih mudah dibandingkan dulu ketika penulis harus mengirimkan berkas cetak lewat pos.
Mizan sudah menyediakan portal khusus bernama kirimnaskah.mizan.com.
Melalui situs ini, siapa pun yang memiliki karya bisa mengajukannya ke penerbit di bawah naungan Mizan Grup dengan cara yang lebih praktis dan terorganisir.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Kunjungi situs kirimnaskah.mizan.com
2. Klik masuk jika sudah punya akun atau register jika belum memiliki akun
3. Pilih penerbit yang sesuai dengan naskahmu (Mizan memiliki beberapa lini penerbitan, seperti Mizan Publishing House, Qanita, Bentang Pustaka, atau DAR! Mizan)
4. Upload naskah yang sudah selesai
5. Naskah akan direview kurang lebih selama 3 bulan
6. Jika naskah disetujui, maka akan dihubungi oleh editor
Ingat, kesabaran menjadi kunci dalam tahap ini. Banyak penulis yang merasa cemas karena tidak mendapat balasan cepat lalu mencoba mengirim naskah ke banyak penerbit lain tanpa memperhatikan etika.
Padahal, lebih baik menunggu jawaban dari Mizan sambil terus menulis karya baru daripada terjebak dalam rasa gelisah.
Tips Agar Naskah Lolos Seleksi
Berikut ini beberapa tips agar naskah lebih besar peluangnya lolos seleksi di Mizan:
1. Pilih imprint yang tepat: Pastikan naskah dikirim ke lini penerbitan yang sesuai dengan genre tulisanmu, misalnya novel remaja, buku anak, atau nonfiksi populer.
2. Buat sinopsis yang menarik: Tulis sinopsis yang singkat, jelas, dan mampu menggambarkan keunikan cerita atau gagasan utama.
3. Perhatikan kerapian naskah: Gunakan bahasa yang baik, ejaan sesuai, serta format rapi agar mudah dibaca editor.
4. Tawarkan ide yang orisinal: Hindari ide klise. Usahakan hadirkan sudut pandang baru atau pendekatan segar dalam tulisanmu.
5. Lengkapi dengan proposal: Sertakan biodata penulis, target pembaca, dan alasan mengapa naskah penting diterbitkan.
6. Siap dengan proses review: Bersabar menunggu kabar, dan jangan menyerah jika ditolak. Gunakan kesempatan itu untuk memperbaiki karya.
Banyuwangi sering disebut sebagai “Sunrise of Java” karena lokasinya yang berada di ujung timur Pulau Jawa.
Kabupaten ini tidak hanya terkenal dengan pesona Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan Taman Nasional Alas Purwo, tetapi juga dengan keragaman budayanya.
Tidak heran jika dalam beberapa tahun terakhir, Banyuwangi semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan banyaknya destinasi wisata, tentu memilih hotel yang tepat menjadi hal penting agar liburan atau perjalanan bisnis terasa lebih nyaman.
Ada banyak pilihan hotel di Banyuwangi, mulai dari resort mewah di tepi pantai hingga hotel modern di pusat kota.
Masing-masing menawarkan keunikan tersendiri, baik dari segi lokasi, fasilitas, maupun atmosfer yang disajikan.
Rekomendasi Hotel di Banyuwangi
Berikut beberapa rekomendasi Banyuwangi hotel yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan perjalananmu.
1. Dialoog Banyuwangi
Dialoog Banyuwangi (dialooghotels)
Dialoog Banyuwangi adalah hotel tepi laut yang menghadirkan suasana santai dan modern. Hotel ini terletak di Jalan Yos Sudarso, Sukowidi, Kalipuro, Banyuwangi.
Lokasinya berada tepat di pinggir pantai, sehingga setiap tamu bisa menikmati panorama Selat Bali dari balkon kamar atau area kolam renang.
Kamar-kamarnya didesain minimalis dengan dominasi warna netral, menciptakan nuansa tenang dan elegan.
Fasilitas utama yang paling menonjol adalah infinity pool menghadap laut, spa dengan layanan profesional, restoran yang menyajikan hidangan lokal maupun internasional, serta beach bar untuk bersantai sore hari.
Dialoog sangat cocok untuk pasangan yang sedang honeymoon atau siapa saja yang ingin merasakan pengalaman menginap eksklusif dengan nuansa resort butik.
Banyak wisatawan menjadikannya pilihan utama untuk staycation mewah di Banyuwangi.
2. Ketapang Indah Hotel
Ketapang Indah Hotel (Booking.com)
Jika mencari suasana resort tropis dengan taman hijau luas, Ketapang Indah Hotel bisa menjadi pilihan tepat.
Hotel ini berada di Jl. Gatot Subroto KM 6, Banyuwangi dan lokasinya cukup dekat dengan Pelabuhan Ketapang, pintu penyeberangan menuju Bali.
Hotel ini berdiri di atas lahan yang lapang dengan pepohonan rimbun dan taman yang asri.
Setiap kamar memiliki teras dengan pemandangan kebun, sehingga memberi nuansa alami yang jarang ditemui di hotel perkotaan.
Fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang besar, restoran dengan menu Nusantara dan internasional, ruang bermain untuk anak, hingga perpustakaan mini.
Ketapang Indah sangat cocok untuk keluarga maupun rombongan besar karena areanya luas dan nyaman. Suasana resort ini juga membuat banyak tamu merasa betah untuk tinggal lebih lama.
3. Kokoon Hotel Banyuwangi
Kokoon Hotel Banyuwangi (Kokoon)
Kokoon Hotel berada di lokasi strategis, yaitu Jl. Raya Jember KM 7, Krajan, Dadapan, Kabat, Banyuwangi.
Hotel berbintang empat ini menawarkan perpaduan antara kenyamanan modern dan pelayanan ramah khas Banyuwangi.
Desainnya elegan dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang outdoor, gym, spa, lounge, serta ballroom yang bisa digunakan untuk pertemuan maupun acara besar.
Setiap kamar dilengkapi dengan fasilitas modern, dari televisi layar datar hingga kamar mandi bergaya kontemporer.
Hotel ini cocok untuk pebisnis maupun wisatawan yang ingin memiliki “markas” nyaman di tengah kota. Lokasinya juga memudahkan akses ke bandara, pelabuhan, maupun pusat kuliner Banyuwangi.
4. Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center
Aston Banyuwangi Hotel (Traveloka)
Untuk perjalanan bisnis atau acara besar, Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center merupakan pilihan yang banyak direkomendasikan.
Hotel ini berlokasi di Jl. Brawijaya, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi. Dengan standar jaringan hotel internasional, Aston menawarkan fasilitas konferensi modern dan pelayanan profesional.
Selain ruang rapat dan ballroom yang luas, hotel ini juga memiliki kolam renang, rooftop restaurant dengan pemandangan kota, serta kamar yang nyaman untuk beristirahat setelah kegiatan padat.
Interiornya modern dengan sentuhan elegan, cocok bagi mereka yang ingin menggabungkan urusan bisnis dengan liburan singkat.
5. ILLIRA Hotel Banyuwangi
ILLIRA Hotel Banyuwangi (Booking.com)
ILLIRA Hotel beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 81–83, Kalipuro, Banyuwangi.
Lokasinya berada di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, sehingga sangat strategis bagi wisatawan yang hendak menyeberang ke Bali.
Hotel ini menonjol dengan arsitektur modern dan lobi tinggi yang elegan.
Fasilitas yang ditawarkan antara lain kolam renang outdoor, pusat kebugaran, bar, restoran, hingga layanan antar-jemput bandara.
Kamarnya luas dengan jendela besar yang memberikan cahaya alami.
ILLIRA cocok untuk wisatawan yang membutuhkan akses cepat, terutama mereka yang bepergian antar-pulau atau sekadar singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali.
6. Hotel Santika Banyuwangi
Hotel Santika Banyuwangi (tripadvisor)
Terletak di pusat kota, Hotel Santika Banyuwangi berada di Jl. Letjen S. Parman No. 15, Banyuwangi.
Hotel ini memadukan kenyamanan bisnis dengan sentuhan tradisional Nusantara, sesuai dengan ciri khas jaringan Santika.
Fasilitas yang tersedia antara lain kolam renang, spa, restoran dengan menu Indonesia autentik, serta ruang pertemuan.
Suasananya lebih formal dibanding resort, sehingga cocok bagi tamu yang mengutamakan efisiensi dan kedekatan dengan pusat pemerintahan maupun kawasan bisnis di Banyuwangi.
Bagi pelancong yang lebih suka menginap di hotel dengan layanan praktis namun tetap hangat, Santika menjadi opsi yang tepat.
7. éL Hotel Royale Banyuwangi
éL Hotel Royale Banyuwangi (Booking.com)
éL Hotel Royale terletak di Jl. Raya Jember KM 7, Dadapan, Kabat, Banyuwangi, berdampingan dengan Banyuwangi Park.
Hotel ini terkenal dengan area kolam renang luas dan fasilitas rekreasi yang ramah keluarga.
Kamar-kamarnya dirancang modern dengan fasilitas standar hotel berbintang empat.
Restoran di dalam hotel menyajikan berbagai pilihan menu, sementara taman di sekitar hotel membuat suasana lebih segar.
Karena lokasinya dekat dengan taman rekreasi, éL Hotel sangat disukai keluarga yang membawa anak-anak.
Itulah beberapa rekomendasi hotel yang bisa kamu pilih sesuai dengan gaya kebutuhan, anggaran, dan tujuan utama berkunjung ke Banyuwangi.