Kategori: Pendidikan

  • Mengapa Indonesia Disebut Sebagai Negara Maritim? Ini Alasan dan Penjelasannya

    Mengapa Indonesia Disebut Sebagai Negara Maritim? Ini Alasan dan Penjelasannya

    Indonesia disebut sebagai negara maritim karena sebagian besar wilayahnya adalah perairan atau laut. Seperti diketahui, Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut.

    Menurut bahasa, maritim berasal dari bahasa inggris, yaitu maritime yang artinya navigasi.

    Kemudian, dari kata ini lahir istilah maritime power yang artinya negara dengan kekuatan maritim atau negara yang basis kekuatannya di laut.

    Sementara menurut KBBI, arti maritim adalah berkenaan dengan laut; berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan di laut.

    Pada umumnya, negara maritim memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    1. Memiliki wilayah laut yang lebih luas daripada daratan.
    2. Memiliki banyak pulau yang dikelilingi oleh lautan.
    3. Memiliki sumber daya alam melimpah dalam bidang kelautan.
    4. Mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor kelautan.

    Dari beberapa ciri-ciri di atas, Indonesia mencakup semuanya.

    Berdasarkan hasil Konvensi Hukum Laut Internasional pada 10 Desember 1982, luas wilayah laut Indonesia mencapai 3,2 juta km2 atau sekitar 63 persen wilayah Indonesia dan memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km.

    Mengacu pada data tersebut, maka Indonesia adalah negara maritim karena kekuatan serta potensinya berbasis di laut.

    Indonesia sendiri mengelola potensi sumber daya alam di sektor kelautan untuk kepentingan rakyat dan kemakmuran negara.

    Kemudian, negara maritim juga memengaruhi aspek sosial, budaya, dan ekonomi suatu negara.

    Mayoritas masyarakatnya bekerja di bidang kelautan, contohnya seperti nelayan, pariwisata, perdagangan antar pulau, dan sebagainya.

    Jadi, jika disimpulkan, Indonesia telah memenuhi syarat sebagai negara maritim dengan beberapa alasan berikut ini:

    1. Negara Kepulauan

    Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau yang dikeliling oleh lautan. Karakteristik geografis ini memberikan identitas maritim yang kuat bagi Indonesia.

    2. Garis Pantai

    Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang, mencapai lebih dari 95.000 kilometer yang memberikan banyak peluang untuk kegiatan dan sumber daya maritim.

    3. Jalur Laut Strategis

    Indonesia terletak di sepanjang jalur laut internasional penting, seperti Selat Malaka yang merupakan jalur penting bagi perdagangan internasional serta menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

    4. Ekonomi Maritim

    Ekonomi Indonesia sangat bergantung pada sumber daya dan kegiatan maritim. Indonesia memiliki industri perikanan yang maju, kekayaan hayati laut, dan potensi untuk eksplorasi minyak dan gas.

    5. Kekuatan Angkatan Laut

    Indonesia memiliki angkatan laut yang kuat untuk melindungi kepentingan dan menjaga keamanan maritim.

    TNI Angkatan Laut Indonesia memainkan peran penting dalam melindungi perairan negara, memerangi perompakan, dan menjaga integritas wilayah.

  • Alat Musik Angklung: Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

    Alat Musik Angklung: Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

    Pengertian Angklung

    Alat musik angklung adalah salah satu instrumen musik tradisional Indonesia yang terbuat dari beberapa tabung bambu dengan ukuran berbeda untuk menciptakan nada yang berbeda pula.

    Jumlah tabung bambunya bervariasi, mulai dari dua bambu hingga lebih. Bahkan, ada beberapa angklung modern saat ini yang jumlah tabungnya lebih dari 10 dengan mengeluarkan bunyi yang lebih bervariasi.

    Sumber bunyi angklung berasal dari goyangan atau getaran, dimana pemainnya menggunakan tangan kiri untuk memegang atau menggantung angklung, sementara tangan kanan digunakan untuk menggoyangkan angklung tersebut.

    Alat musik angklung berasal dari daerah Jawa Barat, dalam bahasa Sunda disebut angkleung-angkleungan yaitu gerakan pemain ketika menggoyangkan angklung hingga mengeluarkan bunyi.

    Hal ini juga dapat dibuktikan dari bukti budaya bahwa penyebaran angklung lebih merata di wilayah Tatar Pasundan.

    Sejarah Angklung

    Menurut sejarah, angklung sendiri sudah dikenal sejak abad 11, meski tidak ada informasi lebih lengkap mengenai itu.

    Namun, jika melihat bentuknya, diduga jika alat musik ini telah digunakan dalam kultur Neolitikum yang berkembang di Nusantara sehingga menjadi bagian dari relik pra-Hinduisme dalam kebudayaan Nusantara.

    Sementara itu, catatan tentang alat musik angklung baru muncul pada abad ke 12 hingga 16, ketika masa Kerajaan Sunda.

    Menurut laman Kemdikbud, angklung berasal dari masyarakat Sunda karena kultur agraris yang kental dengan sumber kehidupan dari padi (pare) sebagai makanan pokoknya.

    Hal tersebut kemudian melahirkan kepercayaan terhadap Nyai Sri Pohaci yang disimbolkan sebagai Dewi Padi pemberi kehidupan (hirup-hurip).

    Maka, kegunaan angklung pada saat itu adalah sebagai pengiring serta bagian dari ritual dalam proses penanaman padi.

    Selain untuk memohon keberkahan agar hasil panen melimpah, ritual menggunakan angklung juga sebagai tolak bala agar tidak ada bencana yang melanda.

    Fungsi Angklung

    Awalnya alat musik angklung memiliki fungsi yang sakral, yakni sebagai prosesi ritual dalam persembahan terhadap “Dewi sri” atau “Nyi Pohaci”.

    Namun, kini angklung telah mengalami pergeseran fungsi menjadi alat pertunjukan yang sifatnya hiburan.

    Maka, sekarang angklung dapat dinikmati di berbagai acara, seperti orkestra, teater, acara kampung, hajatan, pernikahan, dan acara-acara lainnya.

    Bahkan, tak jarang juga ada perlombaan angklung, baik yang diadakan oleh lembaga negara maupun swasta sebagai bentuk perhatian terhadap kesenian.

    Jenis-Jenis Angklung

    Ada beragam jenis angklung yang tersebar. Keberagaman tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta kepercayaan dari kultur serta wilayahnya masing-masing. Adapun jenis-jenis angklung sebagai berikut:

    1. Angklung Kanekes

    Angklung Kanekes adalah jenis angklung Buhun orang Kanekes atau suku Baduy yang umumnya digunakan sebagai ritual dalam proses penanaman padi.

    Masyarakat Kanekes mempercayai bahwa ritual dengan menggantung angklung dan kolecer di area persawahan, dapat membuat panen padi melimpah dan terhindar dari musibah.

    2. Angklung Dogdog Lojor

    Angklung Dogdog lojor tergolong sebagai angklung buhun yang berkembang di daerah Ciptarasa Sukabumi.

    Dari bentuknya, angklung Dogdog Lojor terdiri dari 2 buah dogdog lojor dan 4 buah angklung.

    Sementara menurut fungsinya, angklung ini biasa digunakan sebagai ritual dalam konteks pertanian untuk menghormati Nyi Pohaci dalam upacara “seren taun”.

    3. Angklung Badeng

    Jenis angklung Badeng berkembang di daerah Desa Sanding, Malangbong Garut yang biasanya dimainkan sebagai seni pertunjukan.

    Biasanya, pertunjukan angklung Badeng ini terdiri dari vokalis, seperangkat angklung, terbang, kecrek, dan dilengkapi dengan dogdog lojor.

    4. Angklung Badud

    Angklung yang sering ditemui di daerah Ciamis ini masih berkaitan fungsinya dengan ritual di bidang pertanian.

    Namun, seiring perkembangan zaman, jenis angklung ini mengalami perubahan fungsional. Semula hanya digunakan sebagai ritual, kini sudah menjadi seni pertunjukan.

    5. Angklung Buncis

    Angklung Buncis dulunya digunakan sebagai ritual, tapi seiring berjalannya waktu, jenis angklung ini difungsikan sebagai seni pertunjukan.

    Pertunjukan angklung Buncis biasanya ditampilkan sebagai pengiring arak-arakan, khitanan, pernikahan dan sering juga ditampilkan saat perayaan kemerdekaan.

    6. Angklung Bungko

    Angklung Bungko sering ditemui di desa Bungko, Cirebon, Jawa Barat, yang fungsinya dimainkan pada upacara nadran, ngunjung ke Gunung Djati dan sedekah bumi.

    Menurut masyarakat setempat, jenis angklung ini sudah berusia 600 tahun dan dipercaya sebagai media dalam penyebaran agama Islam di masa lalu.

    7. Angklung Gubrag

    Angklung Gubrag berkembang di daerah Cipining Bogor. Menurut sejarahnya, penamaan Angklung Gubrag karena musibah gagal panen yang pernah menimpa wilayah setempat.

    Awalnya, Angklung Gubrag digunakan sebagai ritual, tapi seiring berkembangnya zaman, angklung ini juga menjadi media hiburan.

    8. Angklung Padaeng

    Jenis angklung Padaeng adalah angklung tradisional yang dikenalkan pada tahun 1938 oleh Daeng Soetigna, pelopor angklung bernada diatonis.

    Selain berlaras diatonis, juga terdapat angklung berlaras pelog, salendro, dan madenda seperti angklung pada umumnya.

    Author: Maulana Affandi
    Sumber: Kemdikbud.go.id, digilib.uinsgd.ac.id

  • Apa yang Dimaksud dengan Alat Transportasi dan Berikan Contohnya

    Apa yang Dimaksud dengan Alat Transportasi dan Berikan Contohnya

    Alat transportasi adalah sarana atau kendaraan yang digunakan untuk memindahkan orang, barang, atau bahan dari satu tempat ke tempat lain.

    Menurut KBBI, transportasi adalah pengangkutan barang oleh berbagai jenis kendaraan sesuai dengan kemajuan teknologi.

    Dengan alat transportasi, kegiatan ekonomi dan pembangunan sosial dapat sangat terbantu. Misalnya sebuah truk yang mengantar bahan makanan ke daerah-daerah terpencil.

    Selain itu, alat transportasi juga berguna untuk kemajuan bidang pariwisata, sebagaimana diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan destinasi wisatanya.

    Maka dapat disimpulkan jika alat transportasi memainkan peran penting dalam memfasilitasi pergerakan manusia, perdagangan, dan aktivitas ekonomi.

    Contoh Alat Transportasi

    Berikut adalah beberapa contoh alat transportasi yang umum digunakan:

    1. Mobil: Kendaraan roda empat yang digunakan untuk transportasi pribadi atau komersial di jalan raya.

    2. Sepeda: Kendaraan beroda dua yang digerakkan oleh tenaga manusia dan biasanya digunakan untuk perjalanan pendek di area perkotaan.

    3. Bus: Kendaraan besar yang digunakan untuk mengangkut penumpang dalam jumlah besar di jalan raya.

    4. Kereta api: Sistem transportasi rel yang digunakan untuk perjalanan antarkota atau dalam kota.

    5. Kapal: Alat transportasi air yang digunakan untuk perjalanan laut, danau, atau sungai.

    6. Pesawat terbang: Kendaraan udara yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan cepat.

    7. Sepeda motor: Kendaraan bermotor roda dua yang digunakan untuk perjalanan pribadi atau komersial.

    8. Kapal pesiar: Kapal besar yang digunakan untuk perjalanan rekreasi dan liburan dengan fasilitas mewah.

    9. Helikopter: Alat trasportasi udara dengan baling-baling yang digunakan untuk perjalanan vertikal atau di area yang sulit dijangkau.

    10. Kapal selam: Kendaraan bawah air yang digunakan untuk perjalanan dan penjelajahan di bawah permukaan laut.

    11. Kereta barang: Kereta yang digunakan untuk mengangkut kargo dan barang-barang dalam jumlah besar.

    12. Monorel: Sistem transportasi dengan rel tunggal yang digunakan di dalam kota untuk mengangkut penumpang.

    Itulah beberapa contoh alat transportasi yang umum digunakan dalam berbagai kegiatan transportasi dan mobilitas.

  • Pengertian Letter of Acceptance (LoA), Jenis, dan Cara Mendapatkannya

    Pengertian Letter of Acceptance (LoA), Jenis, dan Cara Mendapatkannya

    Pengertian Letter of Acceptance

    Letter of Acceptance (LoA) atau surat penerimaan adalah dokumen resmi yang diberikan oleh sebuah lembaga atau institusi kepada seseorang yang telah diterima sebagai anggota, karyawan, mahasiswa, atau peserta dalam suatu program, acara, atau kesepakatan tertentu.

    LoA berfungsi sebagai bukti tertulis yang menegaskan bahwa penerima telah berhasil lolos seleksi atau proses penilaian dan secara resmi diterima oleh pihak yang memberikan surat tersebut.

    Surat ini berisi informasi penting mengenai persyaratan, tanggung jawab, atau hal-hal lain yang perlu diketahui dan dipatuhi oleh penerima.

    Dalam konteks pendidikan, LoA umumnya diberikan kepada calon mahasiswa yang telah diterima di sebuah Perguruan Tinggi.

    Surat tersebut biasanya ditulis dan diverifikasi oleh dekan maupun rektor dari Perguruan Tinggi yang  bersangkutan.

    Surat ini memberikan informasi tentang program studi yang diikuti, tanggal mulai, persyaratan pendaftaran, dan instruksi penting lainnya.

    Sementara dalam dunia kerja, LoA bisa diberikan kepada calon karyawan yang telah berhasil melalui proses seleksi dan diangkat sebagai anggota tim atau karyawan baru.

    Surat ini dapat berisi rincian tentang posisi, gaji, jadwal kerja, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan.

    Jenis-Jenis LoA

    Pengertian Letter of Acceptance (LoA) juga dibagi atas dua jenis, yaitu LoA Conditional dan LoA Unconditional. Simak penjelasannya berikut ini:

    1. LoA conditional

    LoA conditional adalah surat penerimaan dari Perguruan Tinggi yang menyatakan bahwa calon mahasiswa dapat diterima, tapi jika telah memenuhi beberapa syarat tertentu.

    Adapun beberapa syarat yang biasanya diajukan oleh Universitas atau Perguruan Tinggi adalah sebagai berikut:

    • Kelengkapan dokumen, seperti transkrip nilai, dan lain sebagainya.
    • Syarat nilai minimal
    • Lolos dalam program matrikulasi dengan nilai tertentu.
    • Persyaratan bahasa asing, seperti nilai TOEFL atau IELTS sesuai dengan standar yang berlaku di universitas.

    Jika bisa memenuhi beberapa syarat tersebut, maka seseorang akan dinyatakan lolos untuk masuk Perguruan Tinggi tersebut.

    2. LoA Unconditional

    Letter of Acceptance (LoA) Unconditional adalah surat resmi yang menyatakan bahwa seseorang diterima di Perguruan Tinggi tanpa syarat.

    Sehingga, penerima hanya perlu melakukan registrasi ulang saja untuk dapat masuk sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi tersebut.

    Pada surat tersebut, tercantum beberapa informasi, antara lain:

    • Program studi
    • Masa studi
    • Jadwal awal perkuliahan (intake)
    • Informasi registrasi ulang
    • Informasi pembayaran
    • Informasi untuk memulai perkuliahan

    Ketika mendapatkan surat Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, maka artinya seseorang sudah diterima dan hanya perlu melakukan langkah selanjutnya sampai perkuliahan dimulai.

    Cara Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA)

    Jika kamu ingin mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi impian, maka ada beberapa hal yang harus kamu lakukan dan harus dipenuhi terlebih dahulu.

    1. Riset Tentang Universitas

    Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah riset tentang universitas yang ingin dituju. Cari tahu bagaimana universitas tersebut mengeluarkan Letter of Acceptance (LoA). Dengan begitu, kamu dapat mempersiapkan semuanya dengan baik.

    2. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

    Hampir semua universitas memberikan syarat nilai minimum TOEFL kepada calon mahasiswa. Maka dari itu, kamu harus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris agar mendapat nilai TOEFL tinggi.

    3. Melengkapi Dokumen dan Berkas yang Dibutuhkan

    Selanjutnya, kamu harus sudah menyiapkan segala berkas yang dibutuhkan. Jangan sampai ada yang ketinggalan karena ketika persyaratan tidak lengkap, maka kamu akan gagal proses administrasi.

    4. Mengikuti Seleksi Sesuai Jadwal

    Tidak semua universitas sama, tapi biasanya seleksi dilakukan dengan cara tes tulis dan wawancara. Kamu harus mempersiapkan diri untuk mengikuti kedua seleksi tersebut.

    Pada sesi tes tulis, kerjakan sebaik mungkin untuk menghindari kesalahan. Sementara pada tes wawancara, tampilkan yang terbaik, jangan sampai grogi apalagi sampai terbata-bata.

    Nah, itulah pengertian Letter of Acceptance (LoA), jenis, dan cara mendapatkannya. Semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa baca artikel lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • Atletik: 10 Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, dan Cabang Olahraga Atletik

    Atletik: 10 Pengertian Menurut Para Ahli, Sejarah, dan Cabang Olahraga Atletik

    Secara bahasa, atletik berasal dari bahasa Yunani, yakni Athlon yang berarti perlombaan, kontes, atau pertandingan.

    Sementara menurut KBBI, atletik adalah cabang olahraga (terutama yang dilakukan di luar dan memerlukan kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan), terdiri atas nomor-nomor lari, jalan, lompat, dan lempar.

    Maka, secara umum atletik dapat diartikan sebagai cabang olahraga yang dilombakan dengan mengandalkan kekuatan serta kecepatan untuk memenangkan perlombaan tersebut.

    Maanfaat olahraga atletik adalah menjaga kebugaran tubuh. Sebab, dengan berolahraga berarti menggerakan semua anggota badan sehingga pernapasan menjadi lancar.

    Selain itu, olahraga atletik juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan biomotorik, misalnya kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelenturan, dan koordinasi.

    Pengertian Atletik Menurut Para Ahli

    Adapun beberapa pengertian atletik menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Eddy Purnomo (2011:1)

    Pengertian atletik adalah aktivitas jasmani yang terdiri dari gerakan-gerakan dasar yang harmonis dan dinamis, yaitu jalan, lari, lempar serta lompat.

    2. Mochamad Djumidar A.widya (2004)

    Atletik adalah salah satu unsur dari pendidikan jasmani dan kesehatan, juga merupakan komponen-komponen pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani serta pembinaan hidup sehat dan pengembangan jasmani, mental, sosial dan emosional yang serasi, selaras dan seimbang.

    3. Djumidar A. Widya (2004)

    Definisi atletik ialah salah satu unsur dari pendidikan jasmani dan kesehatan, juga merupakan komponen-komponen pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani serta adanya pembinaan hidup sehat dan pengembangan jasmani, mental, sosial dan emosional yang serasi, selaras dan juga seimbang.

    4. Muhajir (2007:35)

    Atletik ialah olahraga yang tumbuh dan berkembang bersamaan dengan kegiatan alami manusia, berlari, meloncat dan melempar ialah bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah panjang kehidupan Indonesia.

    5. Sukirno (2010:22)

    Pengertian atletik adalah olahraga yang paling tua dan merupakan induk dari semua cabang olahraga, oleh sebab itu atletik sering disebut sebagai the mother of sport.

    6. Ballesteros (1993:1)

    Atletik merupakan aktivitas jasmani yang kompetatif dapat diadu, terdiri dari beberapa nomor lomba yang terpisah berdasarkan kemampuan gerak dasar manusia misalnya berjalan, berlari, melompat dan melempar.

    7. Woeryanto (1967:9)

    Atletik adalah dasar untuk cabang olahraga seperti sepakbola, bulutangkis, basket, hockey dan sebagainya. Cabang-cabang olahraga ini memperlukan kecepatan, daya tahan dan kekuatan, dan sedangkan dalam atletik unsur itu sudah dibina secara seksama.

    8. Menurut Eri Periatma (2008:8)

    Eri Periatma menjelaskan pengertian atletik adalah sebagian besar kegiatan yang dilakukan di lintasan dan lapangan, orang inggris menyebut atletik dengan sebutan track and field sport, dimana track berarti lintasan dan field berarti lapangan.

    9. Gyulai (dalam Sukirno, 2011:1)

    Cabang olahraga atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki keistimewaan, dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. Lebih dari lima puluh juta masyarakat di dunia melibatkan diri pada kegiatan atletik dengan memilih lebih dari seratus ribu club atletik yang terlibat dalam kegiatan kompetisi.

    10. Eli Yuliawan, (2013:113-119)

    Atletik adalah aktivitas jasmani yang bersifat kompetitif dan memiliki beberapa nomor lomba yang terpisah berdasarkan kemampuan gerakan dasar-dasar manusia seperti berjalan, berlari, melompat dan melempar.

    Sejarah Atletik

    Atletik memiliki sejarah yang cukup panjang dalam peradaban manusia. Diperkirakan, atletik sudah ada sejak abad ke 6 SM.

    Dalam hal ini, Yunani berperan penting pada perkembangan atletik dunia. Hal tersebut dibuktikan dengan kata atletik yang berasal dari bahasa Yunani.

    Kemudian, kemenangan Yunani dalam melaksanakan kejuaran atletik pertama oleh di negara Yunani, didukung oleh sebuah karya pujangga Yunani Purba bernama Homerus.

    Menurut Humeros, seorang pujangga dari Yunani dalam bukunya (Illiad), menyebutkan bahwa kegiatan atletik diperkirakan sudah dilakukan sejak tahun 1100 SM, seperti perlombaan kereta kuda, adu tinju, gulat yang diawali dengan perlombaan lari dan ditutup dengan lomba lempar lembing (Doherty, 1963;10).

    Kemudian, pada tahun 776 SM Yunani menyelenggarakan pesta olahraga yang dinamakan “Olympiade Kuno (The Ancient Olympic Games).

    Nomor yang dipertandingkan adalah lomba lari, pankration, pentathalon, gulat, tinju dan pacuan kuda.

    Juara pentathlon (lari cepat, lompat jauh, lempar cakram, lempar lembing dan gulat) pada olimpiade akan dinobatkan sebagai juara olimpiade.

    Pada saat itu, sudah dikenal tiga jenis lomba lari, yaitu:

    1. Stade: lari cepat pada jalur lurus dengan jarak ± 185 meter dilakukan di dalam stadion.
    2. Diaulos: lari arak menengah yang jaraknya ± dua kali Stade.
    3. Dolichos: lari jarak jauh yang jaraknya ± 7 sampai 24 kali Stade.

    Kemudian, pada abad XIX olahraga atletik semakin berkembang dan perkumpulan atletik mulai terbentuk.

    Salah satunya di Inggris yang pada tahun 1817 didirikan perkumpulan atletik pertama oleh Captain Mason dengan nama Necton Guild.

    Sejak saat itu, banyak negara-negara lain yang juga mendirikan perkumpulan Atletik, seperti Amerika yang mendirikan Olympic Club pada tahun 1860.

    Dan akhirnya organisasi atletik internasional baru terbentuk pada tanggal 17 Juli 1912 pada Olimpiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama “International Amateur Athletic Federation” yang disingkat IAAF.

    Cabang Olahraga Atletik

    Atletik terdiri dari beberapa cabang olahraga, antara lain:

    1. Jalan Cepat

    Jalan cepat adalah gerakan berjalan melangkah ke depan dengan kecepatan yang lebih tinggi dari berjalan biasa.

    Jalan cepat merupakan alternatif olahraga yang populer karena dapat dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus.

    Gerakan jalan cepat melibatkan langkah yang lebih panjang dan lebih energik daripada berjalan santai. Dalam perlombaan, peserta tidak diperkenankan untuk membuat gerakan melayang atau melompat.

    Atlet jalan cepat akan didiskualifikasi apabila cara jalannya tidak sempurna dilakukan dan tiga orang wasit berpendapat hal yang sama.

    Aktivitas ini dapat meningkatkan denyut jantung, memperkuat otot-otot tubuh, meningkatkan sistem pernapasan, dan membakar kalori.

    2. Lari

    Lari adalah salah satu disiplin dalam cabang olahraga atletik yang menekankan pada kecepatan dan ketahanan tubuh.

    Atlet-atlet lari harus memiliki kekuatan mental yang kuat untuk menghadapi tantangan fisik dan menjaga fokus mereka selama perlombaan.

    Pada cabang olahraga atletik, lari meliiki beberapa nomor dalam pelaksanaannya, antara lain:

    1. Lari jarak pendek 100, 200, 400 meter
    2. Lari jarak menengah 800, 1500 meter
    3. Lari jarak jauh 5000, 10.000 meter dan marathon 42.195 km

    3. Lari Estafet

    Lari Estafet atau yang biasa disebut lari sambung atau lari beregu adalah cabang olahraga ateltik yang dilakukan oleh kelompok (regu) dengan masing-masing terdiri dari empat anggota pelari.

    Adapun jarak lari estafet adalah 400 meter. Untuk memenangkan perlombaan lari estafet, pelari tidak hanya membutuhkan kecepatan, tapi juga kerjasama tim.

    4. Tolak Peluru

    Tolak peluru adalah salah satu nomor lempar di cabang olahraga atletik yang dilakukan dengan cara menolak atau mendorong bola besi sejauh mungkin. Bola harus ditolak atau didorong, tidak boleh dilempar.

    Caranya, peluru dipegang dengan satu tangan kemudian di ditolakkan ke depan sejauh-jauhnya. Semkain jauh, maka semakin baik hasilnya.

    Adapun berat pelurunya sebagai berikut:

    1. Untuk senior putra = 7.257 kg
    2. Untuk senior putri = 4 kg
    3. Untuk yunior putra = 5 kg
    4. Untuk yunior putri = 3 kg

    5. Lempar Lembing

    Lempar lembing merupakan cabang olahraga atletik yang menuntut kecekatan dan kekuatan dalam melempar.

    Peserta harus mengayunkan dan membuang benda yang berbentuk panjang untuk melempar sejauh mungkin.

    Cara memegang lembing adalah dengan menempatkan ibu jari dan telunjuk untuk saling bertemu pada lilitan lembing.

    Baca juga: Mengenal Apa Itu Official dalam Olahraga dan Perannya

    6. Lompat Jauh

    Lompat Jauh adalah gerakan melompat menggunakan tumpuan satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.

    Jarak lompat diukur dari papan tolakan sampai batas dari titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

    Lompat jauh dilakukan di tempat yang berisi pasir. Adapun ukurannya sebagai berikut:

    1. Panjang bak lompat 9 m
    2. Lebar bak lompat = 2,75 m
    3. Lebar lintasan awalan = 1,22 m
    4. Lebar papan tumpu = 20 m
    5. Panjang papan tumpu = 1,22 m

    7. Lempar Cakram

    Lempar cakram adalah cabang olahraga atletik dengan melempar alat yang berbentuk bulat pipih dengan berat tertentu. Cakram biasanya terbuat dari kayu dan pinggirannya dari metal/besi.

    Cara melemparnya dengan satu tangan dari samping badan untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.

    Olahraga lempar cakram menjadi salah satu nomor perlombaan lempar yang utama dalam cabang atletik. Namun, dalam perlombaan atletik indoor, nomor lempar cakram tidak diperlombakan.

    8. Lari Gawang

    Lari gawang adalah lari cepat untuk menempuh suatu jarak tertentu dengan melompati gawang sebagai rintangan dengan ketinggian yang sudah diatur dalam peraturan perlombaan.

    Dalam perlombaan lari gawang, setiap lintasan dipasang 10 gawang yang jaraknya diatur sebagai berikut:

    1) Pada 100m dari start ke gawang 1,13 m

    Dari gawang 1 ke gawang 2, dst, 8,50 m
    Dari gawang X ke gawang finish, 10,50 m

    2) Pada 110 m dari start ke gawang 1, 13,72 m

    Dari gawang1 ke gawang 2, dst, 9,14 m
    Dari gawang X ke finish, 14,02 m

    3) Pada 400 m dari start ke gawang 1,14 m

    Dari gawang 1 ke gawang 2, dst, 35 m
    Dari gawang X ke garis finish, 40 m
    9. Lontar Martil

    Lontar martil hampir sama dengan lempar cakram. Hanya saja, lontar martil menggunakan alat yang jauh lebih berat.

    Atlet harus melempar bola martil yang ukurannya cukup besar dan bobotnya berat sejauh mungkin. Dalam melempar, peserta dibantu dengan kawat atau tali yang digunakan untuk melempar martil.

    Peserta mengayunkan dan memutar-mutar martil bersamaan dengan tubuh agar dapat menciptakan lemparan yang jauh.

    Sumber referensi:

    https://repository.unja.ac.id/
    https://repository.bbg.ac.id/
    https://eprints.umm.ac.id/

  • Apa Itu Semester Pendek? Ini Pengertian, Lama Studi, Serta Kelebihan dan Kekurangannya

    Apa Itu Semester Pendek? Ini Pengertian, Lama Studi, Serta Kelebihan dan Kekurangannya

    Buat kamu yang statusnya masih mahasiswa baru, mungkin kamu pernah mendengar istilah Semester Pendek dari kakak tingkat.

    Namun, meski pernah mendengar, kebanyakan mahasiswa baru masih belum paham apa itu Semester Pendek dan manfaatnya untuk perkuliahan.

    Nah, buat kamu yang bingung dan mencari pengertian Semester Pendek, pada kesempatan ini sastrawacana.id/ akan memberikan informasi lengkapnya. Yuk disimak!

    Pengertian Semester Pendek

    Semester Pendek adalah program perkuliahan singkat yang dilakukan oleh mahasiswa untuk memperbaiki nilai tanpa perlu waktu lama.

    Biasanya, Semester Pendek dilakukan pada jedal semester genap dan semester ganjil. Jadi, jeda waktu tersebut disediakan oleh pihak kampus bagi mahasiswa yang ingin menempuh Semester Pendek.

    Namun, tidak semua kampus menerapkan program seperti ini. Untuk mengetahuinya, kita bisa mencari informasi ke pihak kampus secara langsung.

    Tujuan dari Semester Pendek adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah tambahan, mempercepat kemajuan akademik, atau memperbaiki nilai dengan waktu yang lebih singkat.

    Semester Pendek Berapa Lama?

    Sesuai dengan namanya, Semester Pendek dilakukan secara singkat, berbeda dari kuliah pada umumnya.

    Jika kuliah pada umumnya membutuhkan waktu 6 bulan, maka semester pendek adalah mempersingkat waktu, sehingga biasanya dilakukan antara 2-3 bulan saja.

    Bahkan, ada juga beberapa kampus yang menerapkan Semester Pendek hanya dengan waktu hitungan minggu saja.

    Jadi, bisa dikatakan jika Semester Pendek cukup fleksibel serta mempersingkat waktu perkuliahan.

    Kelebihan Semester Pendek

    Semester Pendek memiliki kelebihan serta keuntungan bagi mahasiswa, antara lain:

    1. Mempersingkat Waktu Kuliah

    Program ini dapat membuat mahasiswa untuk mempersingkat waktu kuliah dan percepatan lulus.

    Semisal dibutuhkan waktu 4 tahun lulus, maka dengan Semester pendek, mahasiswa dapat menempuh beberapa SKS setiap tahunnya sehingga waktu lulus dapat lebih cepat.

    2. Memperbaiki Nilai

    Semester Pendek juga sering digunakan oleh mahasiswa untuk memperbaiki nilai tanpa perlu menunggu di semester berikutnya.

    Semisal ada nilai C yang ingin diperbaiki, maka mahasiswa dapat mengikuti semester pendek agar tidak mengulang mata kuliah tersebut di semester selanjutnya.

    3. Cocok Untuk Kuliah Sambil Kerja

    Jika mahasiswa nyambi kerja, maka program Semester Pendek ini juga menjadi keuntungan karena tidak harus ke kampus selama satu semester.

    Dengan waktu yang relatif singkat, mahasiswa dapat membagi waktu antara kuliah dan pekerjaannya.

    Kekurangan Semester Pendek

    Meski memiliki beberapa kelebihan dan keuntungan, tapi Semester Pendek juga memiliki kekurangan yang perlu diketahui oleh mahasiswa. Adapun kekurangan Semester Pendek adalah sebagai berikut:

    1. Pembelajaran Kurang Optimal

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Semester Pendek hanya ditempuh selama 2-3 bulan saja, sehingga mungkin ada materi-materi yang terlewat.

    Hal tersebut membuat pembelajaran mahasiswa menjadi kurang optimal jika dibandingkan dengan menempuh kuliah selama satu semester.

    2. Ada Biaya Khusus

    Program Semester Pendek juga mengenakan biaya khusus kepada mahasiswa. Sehingga, ada biaya lebih yang harus dikeluarkan untuk mengikuti Semester Pendek ini.

    Maka, sebelum memutuskan untuk mengikuti Semester Pendek, hendaknya diperhitungkan kembali apakah kemampuan finansial kita siap untuk mengikuti program Semester Pendek tersebut.

    3. Waktu Kuliah Lebih Padat

    Meski dilakukan lebih singkat, tapi Semester Pendek membuat kuliah jadi terkesan padat. Akan ada tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam waktu singkat.

    4. Tidak Ada Waktu Libur

    Semester Pendek dilakukan antara jeda semester genap dan ganjil. Jadi, mahasiswa menempuh Semester Pendek ini di waktu liburan.

    Nah, itulah pengertian semester pendek serta beberapa kelebihan dan kekurangannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel pendidikan lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • Apa Itu Fellowship? Ini Pengertian, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Scholarship

    Apa Itu Fellowship? Ini Pengertian, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Scholarship

    Dalam dunia pendidikan, tentu kita sering mendengar istilah fellowship bukan? Namun, meski cukup familiar, tak sedikit yang masih bingung apa arti fellowship.

    Bahkan, banyak juga yang salah mengartikan dan menganggap fellowship sama saja dengan scholarship, padahal keduanya berbeda.

    Jika kamu juga belum tahu pengertian fellowship, maka kamu harus baca artikel ini sampai habis agar tidak salah mengartikan.

    Pada artikel ini, sastrawacana.id/ akan memberikan informasi lengkap mengenai apa itu fellowship dan perbedaannya dengan scholarship. Yuk disimak!

    Pengertian Fellowship

    Fellowship adalah bantuan biaya pendidikan yang dikhususkan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam satu bidang keilmuan secara spesifik.

    Jadi, fellowship merupakan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian atau mendukung kegiatan akademik yang sifatnya khusus dalam satu disiplin ilmu.

    Meski fellowship tersedia untuk berbagai jenjang perkuliahan, tapi lebih sering diberikan kepada mahasiswa pascasarjana dan program doktoral karena fellowship lebih mengacu pada sebuah penelitian khusus.

    Tentu saja program akademik yang dibiayai oleh fellowship merupakan bidang studi dengan isu-isu tertentu yang berguna untuk kemaslahatan masyarakat luas.

    Fellowship adalah dukungan finansial yang diberikan oleh lembaga atau instansi, baik negeri maupun swasta kepada mahasiswa berprestasi untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Manfaat Fellowship

    Mahasiswa yang menerima fellowship mendapat berbagai manfaat. Adapun beberapa manfaat fellowship adalah sebagai berikut:

    1. Peserta memiliki kesempatan untuk meningkatkan keahlian dalam bidang tertentu, baik melalui pembelajaran formal maupun melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan sesama peserta.

    2.  Melalui fellowship, peserta dapat membangun jaringan dan hubungan yang berharga dengan para ahli, mentor, dan sesama peserta.

    3. Penerima beasiswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui fellowship untuk memecahkan masalah secara langsung melalui hasil riset.

    4. Peserta bisa mendapat pengakuan serta penguatan profil secara profesional untuk membuka pintu dalam peluang karier yang lebih baik di masa depan.

    5. Banyak program fellowship menyediakan dukungan finansial kepada peserta, seperti beasiswa atau tunjangan hidup selama proses pendidikan.

    Perbedaan Fellowship dan Scholarship

    Jadi sebenarnya fellowship adalah beasiswa, layaknya scholarship. Hanya saja, fellowship lebih spesifik ke bidang tertentu. Sedangkan scholarship sifatnya lebih umum atau general.

    Di sisi lain, fellowship lebih berfokus pada pengembangan profesional dan kolaborasi di bidang tertentu.

    Fellowship diberikan kepada mahasiswa yang menunjukkan minat, komitmen, dan keahlian dalam bidang khusus, baik itu penelitian, pengembangan proyek, atau penerapan pengetahuan dalam praktik.

    Maka tidak heran jika program fellowship lebih banyak diberikan kepada mahasiswa pascasarjana dan doktoral.

    Kemudian, beberapa program fellowship juga tidak terbatas waktu seperti scholarship.

    Dukungan finansial fellowship dapat berlangsung secara fleksibel, bisa hitungan hari hingga tahun, tergantung dari lamanya proses penelitian yang dilakukan.

    Sementara scholarship memberi dukungan finansial dari mahasiswa masuk sampai lulus, layaknya program beasiswa secara umum.

    Dengan demikian, perbedaan utama antara fellowship dan scholarship terletak pada fokusnya.

    Scholarship lebih berorientasi pada pendidikan formal dan memberikan dukungan finansial untuk mengejar gelar akademik.

    Sementara fellowship lebih berfokus pada pengembangan profesional, penelitian, atau praktik di bidang tertentu, dengan memberikan dukungan finansial dan kesempatan untuk berkolaborasi dari para profesional di bidang tersebut.

  • Pengertian Prestasi Non Akademik, Contoh, dan Manfaatnya

    Pengertian Prestasi Non Akademik, Contoh, dan Manfaatnya

    Menjadi seseorang yang berprestasi dalam lingkungan sekolah adalah harapan setiap anak dan menjadi kebanggan orang tua.

    Namun, setiap anak memiliki bakat serta keterampilan yang berbeda, sehingga ada jalur prestasi lain yang dapat ditempuh di luar sekolah, salah satunya adalah prestasi non akademik.

    Pengertian Prestasi Non Akademik

    Apa itu prestasi non akademik?

    Secara definisi, pengertian prestasi non akademik adalah pencapaian di luar lingkup pendidikan formal dan akademik.

    Jika dijelaskan, prestasi non akademik adalah pencapaian yang diperoleh siswa bukan dari hasil kompetisi akademik, tapi lebih kepada kegiatan di luar sekolah atau ekstrakurikuler yang diikuti.

    Prestasi non akademik menunjukkan kemampuan individu untuk berhasil di luar aspek intelektual dan pelajaran di sekolah.

    Bahkan, cakupan prestasi non akademik bisa lebih luas dan beragam daripada prestasi akademik. Sehingga prestasi non akademik juga tidak kalah membanggakan.

    Jadi, berprestasi tidak hanya dapat diraih dalam lingkup sekolah saja, tapi juga bisa dalam bidang lain sesuai dengan bakat serta keterampilan yang dimiliki.

    Contoh Prestasi Non Akademik

    Agar mengetahui lebih jelas tentang prestasi non akademik, simak beberapa contohnya berikut ini.

    1. Prestasi Non Akademik Bidang Olahraga

    Ketika pelajar memiliki bakat serta keterampilan cabang olahraga tertentu, maka ia dapat mengejar prestasi non akademik.

    Semisal, ia jago bermain bola. Maka keterampilan tersebut dapat digunakan untuk mengikuti kompetisi di luar sekolah, baik tingkat kabupaten hingga nasional. Maka, itu termasuk sebagai prestasi non akademik.

    2. Prestasi Non Akademik Bidang Seni

    Contoh prestasi non akademik lainnya adalah di bidang seni. Semisal pelajar memiliki bakat menyanyi, musik, tari, teater, atau sastra.

    Bakat tersebut hendaknya dikembangkan agar bisa mengikuti kompetisi untuk merebutkan penghargaan dalam festival seni.

    Kemudian, ketika pelajar tampil di panggung besar atau pameran seni, itu sudah termasuk sebagai prestasi non akademik.

    3. Prestasi Non Akademik Teknologi

    Keahlian khusus yang dimiliki siswa tentang teknologi, seperti menjadi juara dalam lomba pemrograman atau kompetisi robotika adalah sebuah prestasi non akademik yang membanggakan.

    4. Prestasi Non Akademik Bidang Agama

    Kemudian, ketika pelajar mampu menghafal Alquran atau menguasai ilmu keagamaan, itu juga termasuk prestasi non akademik.

    Prestasi tersebut dapat digunakan untuk kepentingan diri sendiri dan khalayak ramai sehingga harus terus didukung dengan mengajarkan ilmu agama yang lebih dalam.

    5. Prestasi Non Akademik Bidang Komunikasi

    Prestasi non akademik juga bisa berasal dari kemampuan seseorang dalam komunikasi, seperti keahlian pidato. Ada banyak lomba pidato yang dapat diikuti untuk meraih penghargaan.

    Manfaat Prestasi Non Akademik

    Ada banyak manfaat yang didapatkan ketika seorang pelajar memiliki prestasi non akademik. Adapun manfaatnya sebagai berikut:

    1. Mendaftar Perguruan Tinggi

    Dengan prestasi non akademik, pelajar mendapat nilai lebih ketika ingin mendaftar di perguruan tinggi.

    Sebab, perguruan tinggi memiliki beberapa jalur pendaftaran, salah satu lewat jalur prestasi non akademik.

    2. Peluang Karier

    Ada banyak perusahaan di Indonesia, baik negeri maupun swasta yang memprioritaskan prestasi non akademik untuk calon pegawai.

    Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, pegawai yang memiliki bakat non akademik dapat membuat perusahaan bangga dan semakin dikenal di masyarakat luas.

    3. Kebanggan Tersendiri

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, memiliki prestasi adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Baik akademik maupun non akademik, semuanya adalah hal yang sangat membanggakan.

    4. Menginspirasi Orang Lain

    Ketika kita tidak terlalu pandai dalam urusan akademik, tapi berprestasi di bidang non akademik, maka kita dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

    Sebab, masih banyak di luar sana yang kurang berprestasi dalam urusan akademik, tapi memiliki bakat lain.

    Dengan prestasi non akademik yang kita dapatkan, itu akan menyalurkan energi kepada orang lain untuk menggeluti suatu bidang secara serius.

    5. Sumber Penghasilan

    Prestasi non akademik juga bisa menjadi sumber penghasilan. Misalnya kita memiliki bakat menulis, maka bakat tersebut bisa kita gunakan untuk mengikuti lomba atau bahkan menulis buku sendiri.

    Nah itulah penjelasan tentang apa itu prestasi non akademik dan contohnya. Ingat, baik prestasi akademik maupun non akademik, semuanya memiliki manfaat bagi pelajar.

    Maka, hendaknya kita mengasah bakat dan keterampilan agar mendapatkan prestasi yang membanggakan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.

    Author: Maulana Affandi

  • 5 Cara Mencegah Global Warming dalam Kehidupan Sehari-Hari

    5 Cara Mencegah Global Warming dalam Kehidupan Sehari-Hari

    Global warming atau pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata bumi dalam jangka waktu yang panjang.

    Efek pemanasan global dapat menyebabkan berbagai perubahan iklim yang merugikan, seperti peningkatan suhu rata-rata, peningkatan kejadian cuaca ekstrem, naiknya permukaan air laut, dan gangguan ekosistem.

    Hal ini disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan polusi industri.

    Gas rumah kaca, seperti karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), terperangkap di atmosfer dan menyebabkan peningkatan efek rumah kaca.

    Efek pemanasan global dapat menyebabkan berbagai perubahan iklim yang merugikan, seperti peningkatan suhu rata-rata, peningkatan kejadian cuaca ekstrem, naiknya permukaan air laut, dan gangguan ekosistem.

    Cara Mencegah Global Warming

    Mencegah pemanasan global adalah tanggung jawab bersama kita semua. Berikut adalah beberapa cara mencegah global warming:

    1. Mengurangi emisi karbon

    Kita bisa mencegah global warming dengan meminimalkan penggunaan energi fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

    Sebagai alternatif, kita dapat beralih ke sumber energi terbarukan seperti energi surya, energi angin, dan energi hidro.

    Kemudian, bisa juga dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dengan berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, atau memanfaatkan mobil listrik.

    2. Hemat energi

    Mengurangi penggunaan listrik juga merupakan salah satu upaya mencegah global warming. Sebisa mungkin kita mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.

    Gunakan lampu hemat energi atau lampu LED. Perhatikan penggunaan AC dan pemanas dengan mengatur suhu yang nyaman dan mematikannya saat tidak diperlukan.

    3. Daur ulang dan daur ulang

    Kurangi produksi sampah dengan mendaur ulang dan daur ulang bahan-bahan seperti kertas, plastik, kaca, dan logam.

    Hindari penggunaan produk sekali pakai dan pilihlah produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang. Hal ini cukup efektif dalam mencegah pemanasan global.

    4. Menghemat penggunaan air

    Hemat penggunaan air juga menjadi salah satu cara mencegah terjadinya global warming. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan, seperti memperbaiki keran bocor, mengumpulkan air hujan, dan menggunakan teknologi hemat air.

    5. Mengurangi pembabatan hutan

    Hutan berperan penting dalam menyerap karbon dioksida. Maka, penghijauan adalah faktor penting dalam mencegah pemanasan global.

    Kita dapat melakukan beberapa tindakan, salah satunya menggunakan produk kayu yang berasal dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan.

    Penting pula agar kita mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaan kayu tak teratur, apalagi yang didapat dari hasil ilegal atau penebangan liar.

    Itulah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah global warming.

    Mengatasi pemanasan global adalah tanggungjawab kita semua. Maka, hendaknya kiga menyayangi bumi dengan beberapa cara sederhana di atas.

  • Lagu Ayam Den Lapeh Berasal dari Mana dan Apa Artinya?

    Lagu Ayam Den Lapeh Berasal dari Mana dan Apa Artinya?

    Lagu Ayam Den Lapeh adalah salah satu lagu tradisional yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Jika ditinjau dari judulnya, lagu ini memiliki arti “Ayam Saya Lepas”.

    Namun, itu hanyalah simbol karena lagu ini sebetulnya mengandung makna yang cukup luas dan mendalam serta berisi nilai-nilai moral.

    Lagu Ayam Den Lapeh diciptakan oleh Abdul Hamid, seniman Orkes Gumarang. Lirik lagu Ayam Den Lapeh mengisahkan tentang kesedihan yang mendalam.

    Ayam sendiri menjadi simbol “sesuatu yang berharga”. Sebab, di lingkungan Minangkau, ayam adalah hewan peliharaan yang berharga pada zaman dahulu.

    Jadi, sebetulnya lagu ini menceritakan seseorang yang telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya.

    Namun, banyak yang mempresentasikan lagu ini tentang seseorang yang sedang patah hati, sedih mendalam karena kehilangan kekasihnya. Bisa dilihat dari liriknya yang mendayu-dayu dan penuh dengan kesedihan.

    Kemudian, lagu ini juga berpesan agar kita tidak larut dalam kesedihan meski telah kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup kita.

    Lirik Lagu Ayam Den Lapeh

    Luruihlah jalan payakumbuah
    Babelok jalan ka andaleh
    Dima hati indak kan rusuah
    Ayam den lapeh, ay ay
    Ayam den lapeh

    Mandaki jalan pandaisikek
    Manurun jalan ka palubuah
    Di ma hati indak ka maupek
    Awak takicuah, ay ay,
    Ayam den lapeh

    Siku capang siku capeh
    Saikua tabang sikua lapeh
    Lapehlah juo nan karimbo
    Ai lah malang juo

    Pagaruyuang Batusangka
    Tampek bajalan urang Baso
    Duduak tamanuang tiok sabanta
    Oi takana juo,
    Ay ay, ayam den lapeh

    Luruihlah jalan payakumbuah
    Babelok jalan ka andaleh
    Di ma hati indak ka rusuah
    Ayam den lapeh, ay ay,
    Ayam den lapeh

    Mandaki jalan pandaisikek
    Manurun jalan ka palubuah
    Di ma hati indak ka maupek
    Awak ta kicuah,
    Ay ay, ayam den lapeh

    Siku capang siku capeh
    Saikua tabang saikua lapeh
    Lapehlah juo nan karimbo
    Oy lah malang juo

    Pagaruyuang Batusangka
    Tampek bajalan urang Baso
    Duduak tamanuang tiok sabanta
    Oi takana juo,

    Ay ay, ayam den lapeh
    Ay ay, ayam den lapeh.