Kategori: Pendidikan

  • Volunteer Adalah? Simak Arti, Manfaat, Tugas, dan Contohnya

    Dalam dunia kampus, volunteer merupakan kegiatan yang cukup diminati, khususnya bagi mahasiswa baru atau yang belum memiliki pengalaman.

    Nah, buat kamu yang belum paham apa itu volunteer dan apa saja tanggung jawab serta contohnya, simak artikel ini sampai habis, ya!

    Pengertian Volunteer

    Volunteer adalah kegiatan sukarelawan dalam urusan sosial dengan menyumbangkan waktu, tenaga, dan keterampilan untuk membantu orang lain, komunitas, atau organisasi tanpa mengharapkan imbalan materi.

    Motivasi mereka murni didasari oleh keinginan untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup orang lain dan menciptakan perubahan yang positif dalam masyarakat.

    Para sukarelawan tidak dibatasi oleh usia, jenis kelamin, atau latar belakang pendidikan. Siapa saja bisa menjadi sukarelawan asalkan memiliki niat tulus untuk membantu.

    Manfaat Volunteer

    Volunteer menjadi salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berempati.

    Tanpa peran sukarelawan, banyak proyek amal dan kegiatan sosial akan kesulitan untuk beroperasi atau bahkan tidak mungkin terealisasi.

    Sehingga, sukarelawan juga membantu mengurangi beban pemerintah dalam mengatasi masalah sosial, karena mereka melibatkan diri dalam usaha-usaha kolektif untuk mencapai tujuan bersama.

    Selain itu, sukarelawan berfungsi sebagai model peran bagi generasi muda.

    Ketika anak-anak dan remaja melihat contoh konkrit dari orang-orang yang berdedikasi untuk membantu orang lain, mereka cenderung menjadi lebih terbuka untuk mengembangkan sifat empati dan rasa kepedulian terhadap sesama.

    Tidak hanya membantu orang lain dan menyumbangkan waktu mereka, sukarelawan juga mendapatkan manfaat pribadi yang tak ternilai.

    Oleh karena itu, peran sukarelawan sangat terpuji dalam upaya menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih peduli terhadap sesama.

    Selain itu, ada juga manfaat bagi yang melakukan kegiatan volunteer, antara lain:

    1. Kepuasan Pribadi

    Sukarelawan biasanya akan mendapat kepuasan pribadi dari kontribusi mereka. Membantu orang lain atau berpartisipasi dalam proyek-proyek amal memberikan rasa bahagia dan kepuasan yang tak tergantikan.

    2. Pengembangan Keterampilan

    Melalui kegiatan sukarela, seseorang bisa mengembangkan keterampilan baru atau mengasah keterampilan yang sudah dimiliki.

    Misalnya, sukarelawan dapat meningkatkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, atau kerja tim.

    3. Peningkatan Jaringan Sosial

    Sukarelawan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang sosial, profesional, dan budaya.

    Ini membuka peluang untuk memperluas jaringan sosial dan membangun hubungan yang bermanfaat dalam kehidupan pribadi dan karier.

    4. Kualitas Hidup yang Lebih Baik

    Peran sukarelawan dalam membantu komunitas dan masyarakat menyebabkan terciptanya lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang.

    Tugas dan Peran Volunteer

    Berikut ini adalah beberapa tugas dan peran volunteer bagi masyarakat.

    1. Penggerak Perubahan Sosial

    Volunteer berperan sebagai agen perubahan sosial yang kuat karena menjadi motor utama dalam mengatasi berbagai masalah sosial seperti kemiskinan, kelaparan, pendidikan rendah, dan isu-isu lingkungan.

    Dengan mengorbankan waktu dan tenaga, sukarelawan membantu merumuskan solusi konstruktif dan menyebarkan kesadaran mengenai isu-isu penting di masyarakat.

    2. Pemberdayaan Komunitas

    Sukarelawan dapat menjadi agen pemberdayaan komunitas. Mereka membantu meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dengan memberikan pelatihan, keterampilan, dan pendampingan.

    Dengan demikian, sukarelawan memungkinkan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mengatasi tantangan mereka sendiri, menciptakan lingkungan yang lebih berdaya, dan meningkatkan kualitas hidup.

    3. Penggalang Sumber Daya

    Sukarelawan juga memiliki peran penting dalam menggalang sumber daya untuk proyek amal dan kegiatan sosial.

    Mereka berkontribusi dalam mengumpulkan dana, menyumbangkan barang-barang yang diperlukan, atau mencari dukungan dari pihak lain.

    Dengan demikian, sukarelawan membantu memastikan berlangsungnya proyek-proyek yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Contoh Volunteer

    Berikut adalah beberapa contoh volunteer yang aktif dalam membantu dan memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat.

    1. Volunteer di Panti Asuhan

    Seorang sukarelawan bekerja dengan penuh kasih di panti asuhan, menyediakan pendampingan, bimbingan, dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim atau terlantar.

    Mereka membantu dalam mengatur kegiatan belajar, bermain, dan mendukung perkembangan sosial dan emosional anak-anak di panti asuhan.

    2. Volunteer di Lembaga Kesehatan

    Contoh volunteer dalam bidang kesehatan bisa seperti membantu perawatan masyarakat yang tidak mampu. Selain itu, juga dapat mencarikan galangan dana maupun donasi untuk membantu orang tersebut.

    Tidak lupa pula, sukarelawan mengurus keperluan administrasi yang dibutuhkan untuk keperluan medis dan perawatan di rumah sakit.

    3. Volunteer di Komunitas Peduli Lingkungan

    Sukarelawan kelompok lingkungan dapat melakukan kegiatan seperti membersihkan pantai, taman, atau daerah terbuka lainnya dari sampah sehingga menciptakan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

    4. Volunteer di Bencana Alam

    Saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, atau badai, sukarelawan membantu dalam upaya evakuasi, pendistribusian bantuan makanan dan pakaian, dan menyediakan perawatan kesehatan bagi korban bencana.

    5. Volunteer Mengajar

    Sukarelawan menyumbangkan waktu dan ilmu mereka untuk mengajar anak-anak atau orang dewasa yang membutuhkan akses ke pendidikan. Biasanya hal ini dilakukan di daerah-daerah terpencil.

    6. Volunteer di Lembaga Amal

    Di berbagai lembaga amal atau organisasi nirlaba, sukarelawan membantu dalam kegiatan penggalangan dana, mengemas paket bantuan, atau menyediakan makanan bagi orang yang membutuhkan.

    7. Volunteer di Panti Jompo

    Sukarelawan bisa memberikan perusahaan dan bantuan kepada para lansia di panti jompo, membantu mereka merasa lebih dihargai dan terhubung dengan dunia luar.

    8. Volunteer dalam Proyek Sosial

    Sukarelawan juga dapat terlibat dalam proyek-proyek sosial yang lebih luas, seperti kampanye kesadaran kesehatan, program anti-narkoba, atau proyek untuk mengentaskan kemiskinan.

    9. Volunteer Bantuan Hewan

    Di tempat-tempat perlindungan hewan atau pusat penyelamatan, sukarelawan membantu merawat hewan yang terlantar atau terluka, memberikan makanan, dan mencari adopsi bagi hewan-hewan yang butuh rumah.

    10. Volunteer di Acara Komunitas

    Banyak sukarelawan yang turut berkontribusi dalam mengorganisir dan mendukung acara-acara komunitas seperti festival, konser amal, bazar, dan kegiatan lainnya.

    Nah, itulah pengertian volunteer, manfaat, peran, dan contohnya yang perlu kamu ketahui. Bagaimana, tertarik menjadi volunteer?

    Author: Maulana Affandi

  • 2 Doa Mustajab di Malam 1 Suro Agar Terhindar dari Musibah

    Tanggal 1 Suro 2023 jatuh pada hari Rabu, tanggal 19 Juli 2023. Artinya, nanti malam, Selasa (18/7/2023) adalah malam 1 Suro.

    Malam 1 Suro sendiri merupakan malam pertama masuknya bulan Suro pada tanggalan Jawa dan bertepatan dengan 1 Muharram pada kalender Hijriah.

    Menurut kebanyakan masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, bulan Suro bukan hanya bulan biasa karena diyakini sebagai bulan yang sakral.

    Bahkan, ada yang menganggap jika bulan Suro adalah bulan “sial” sehingga tidak sedikit yang menghindari perayaan atau hajatan di bulan ini, misalnya menghindari pernikahan.

    Tapi di sisi lain, ada beberapa wilayah yang justru mengadakan acara untuk menyambut 1 Suro dan sebagai simbol untuk meminta keselamatan kepada Sang Pencipta.

    Namun, kembali lagi pada kepercayaan masing-masing karena ada juga yang tidak mempercayai mitos tersebut.

    Bagaimanapun persepsi serta anggapan masyarakat tentang bulan Suro, sebagai umat beragama hendaknya kita tetap mawas diri dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Doa Malam 1 Suro

    Bagi yang beragama Islam, ada beberapa amalan malam 1 Suro yang dapat dibaca, antara lain sebagai berikut:

    1. Doa Akhir Tahun Hijriah

    Doa ini merupakan doa penutup tahun yang dapat dibaca di waktu Ashar.

    اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْ

    Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da’autani ilat taubati min ba’di jara’ati ‘ala ma’shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirlî wa ma ‘amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim.

    Artinya:

    “Ya Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini termasuk yang Engkau larang sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahanMu sementara Engkau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk tobat sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakaiMu. Karenanya aku memohon ampun kepadaMu, ampunilah aku. Ya Tuhanku, aku berharap Engkau menerima perbuatanku yang Engkau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahalaMu. Janganlah pupuskan harapanku, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

    2. Doa Malam 1 Muharram

    Doa ini dapat dibaca selepas magrib.

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

    Allahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fihi minas syaithani wa auliya’ih, wal ‘auna ‘ala hadzihin nafsil ammarati bis su’i, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.

    Artinya :

    “Ya Tuhanku, Engkau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahanMu yang mulia, Engkau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepadaMu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolonganMu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. KepadaMu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmatMu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan”.

    Selain doa di atas, kita juga bisa memperbanyak amalan-amalan lain seperti wirid dan membaca Alquran.

  • Apa Itu Rektor Kampus? Simak Pengertian, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

    Untuk maba, sudah tahukah kamu apa itu rektor?

    Ketika masuk ke dalam lingkup kampus, kamu tidak hanya bertemu dengan mahasiswa dan dosen saja, tapi juga pengampu jabatan lainnya, seperti rektor.

    Nah, bagi yang belum tahu, simak artikel ini sampai habis karena sastrawacana.id/ akan memberi informasi lengkap mengenai rektor.

    Pengertian Rektor

    Rektor adalah pemimpin tertinggi di sebuah perguruan tinggi atau universitas yang bertanggung jawab dalam urusan akademik dan administratif.

    Jadi, rektor adalah orang nomor 1 di sebuah universitas yang mengatur segala kewenangan demi kemajuan dari universitas tersebut.

    Rektor bertanggung jawab untuk memastikan bahwa universitas tersebut berfungsi secara efisien, memberikan pendidikan berkualitas, dan mencapai tujuan strategis yang telah ditetapkan.

    Dalam praktik kerjanya, rektor dibantu oleh wakil yang biasa disebut Pembantu Rektor (PR).

    Jumlahnya berbeda untuk setiap universitas. Tapi pada umumnya, ada 3 Pembantu Rektor yang tugasnya antara lain:

    • PR I (bidang akademik dan kerja sama)
    • PR II (bidang administrasi umum, keuangan, sarana prasarana dan kepegawaian)
    • PR III (bidang kemahasiswaan, perencanaan dan sistem informasi, pembinaan serta pelayanan pada mahasiswa dan alumni)

    Tugas dan Tanggung Jawab Rektor

    Sebagai seorang pemimpin, rektor juga memiliki berbagai tugas dan tanggung jawab yang diemban, antara lain:

    1. Mencanangkan Visi dan Strategi

    Rektor memiliki peran strategis dalam menetapkan visi dan misi universitas.

    Visi ini harus selaras dengan perkembangan zaman dan memerhatikan kebutuhan masyarakat serta dunia industri.

    Rektor juga bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menyusun strategi jangka panjang untuk mencapai tujuan tersebut.

    2. Kualitas Akademik dan Penelitian

    Rektor memiliki peran penting dalam memastikan kualitas akademik universitas.

    Sehingga rektor harus memastikan bahwa kurikulum dan metode pengajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

    Selain itu, rektor juga harus mendorong dan mendukung penelitian yang inovatif dan berdampak bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    3. Pengelolaan Sumber Daya

    Rektor harus cermat dalam mengelola sumber daya universitas, termasuk anggaran, tenaga kerja, dan infrastruktur.

    Kemampuan untuk mengalokasikan sumber daya dengan bijaksana akan berdampak pada keberlanjutan dan pertumbuhan universitas.

    4. Hubungan Masyarakat

    Rektor berperan sebagai duta universitas dalam hubungannya dengan masyarakat, pemerintah, dan dunia industri.

    Rektor harus membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan untuk menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.

    5. Pengembangan Alumni

    Rektor juga memiliki tanggung jawab untuk menjalin hubungan yang erat dengan para alumni universitas.

    Alumni yang sukses dapat menjadi aset berharga dan dapat berkontribusi pada pengembangan universitas melalui pendanaan, jejaring, dan pengalaman mereka.

    6. Menjaga Reputasi Universitas

    Sudah menjadi tanggung jawab rektor dalam meningkatkan reputasi dari kampus.

    Hal tersebut dapat dicapai dengan meningkatkan kualitas pendidikan, kualitas layanan, kualitas pendidik, dan berbagai aspek lainnya.

    7. Stabilitas Kampus

    Rektor dibantu oleh segenap pejabat lain di universitas bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas dan keamanan kampus.

    Hal ini mencakup tentang kebijakan yang dari universitas yang tidak merugikan mahasiswa serta lini lainnya.

  • Mengenal Sitasi dalam Karya Ilmiah, Cara Menulis, dan Contohnya

    Mengenal Sitasi dalam Karya Ilmiah, Cara Menulis, dan Contohnya

    Dalam menulis karya ilmiah, ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan, yaitu sitasi. Sitasi menjadi hal yang penting dan wajib dilakukan dalam penulisan karya ilmiah.

    Sehingga, setiap penulis yang akan menyusun karya ilmiah seperti jurnal dan sebagainya, harus mengetahui apa itu sitasi.

    Pengertian Sitasi

    Sitasi adalah tindakan mengutip tulisan dari buku lain sebagai sumber referensi dalam sebuah tulisan, karya ilmiah, jurnal, atau penelitian.

    Sementara menurut KBBI, arti sitasi adalah referensi dalam sebuah karya ilmiah ke tulisan lain yang diambil dari buku, makalah, atau sumber lain.

    Jadi, bisa disimpulkan jika sitasi merupakan sinonim dari kutipan. Sehingga, tindakan sitasi adalah tindakan mengutip.

    Sitasi menjadi hal penting dalam penulisan karya ilmiah. Sebab, sitasi dapat membuat karya ilmiah menjadi lebih kaya akan data.

    Dalam penulisan sitasi, biasanya penulis mencantumkan informasi seperti nama penulis, judul publikasi, tahun penerbitan, nama jurnal atau buku, nomor halaman, dan informasi terkait lainnya.

    Tujuan Sitasi dalam Karya Ilmiah

    Ada alasan tersendiri kenapa penulis perlu sitasi dalam karya ilmiahnya, antara lain sebagai berikut:

    1. Mengakui Hak Intelektual Orang Lain

    Sitasi digunakan untuk menghormati dan mengakui kontribusi dari penulis asli atau sumber referensi.

    Dengan mencantumkan sitasi, menunjukkan bahwa penulis menghargai penelitian, gagasan, dan karya orang lain yang menjadi dasar dari tulisan atau penelitiannya.

    2. Validasi dan Kredibilitas

    Dengan menyediakan referensi atau sitasi, penulis memberikan bukti bahwa argumen atau klaim yang diajukan didasarkan pada penelitian atau literatur yang terpercaya.

    3. Menunjukkan Rujukan

    Sitasi memungkinkan pembaca untuk menelusuri informasi lebih lanjut tentang topik yang dibahas.

    Jika ada pembaca yang ingin memahami lebih dalam tentang kutipan yang dipakai, pembaca dapat melihat sumber referensi yang dikutip.

    4. Memberi Pengetahuan

    Dengan mencantumkan sitasi, penulis juga berpartisipasi dalam pembangunan pengetahuan secara kolektif.

    Penulis lain dapat melanjutkan penelitian dengan merujuk kembali pada karya yang kita tulis sehingga bisa berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan literatur.

    5. Mencegah Plagiarisme

    Sitasi membantu mencegah plagiarisme atau penggunaan tidak sah dari karya orang lain.

    Dengan memberikan sumber kepada penulis asli, kita menunjukkan integritas akademik dan etika dalam menulis.

    6. Memperkuat Argumentasi

    Sitasi dapat memperkuat argumen penulis dengan menyajikan bukti atau dukungan dari penelitian sebelumnya yang relevan.

    7. Menunjukkan Lingkup Penelitian

    Dalam penelitian ilmiah, sitasi dapat menunjukkan bahwa penulis telah mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan menggali literatur yang relevan sebelum menyusun penelitian.

    Cara Menulis Sitasi Karya Ilmiah

    Sebelum mengetahui cara menulis sitasi yang benar, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu format atau sistematika penulisannya berikut ini.

    1. Penempatan sitasi dapat diletakkan di bagian awal maupun akhir kutipan.

    2. Penulisan nama diawali dari nama belakang dulu, baru diikuti nama depan.

    3. Jika buku referensi ditulis oleh dua orang, maka wajib menggunakan kata hubung “dan”.

    4. Jika buku referensi ditulis lebih dari dua orang, maka nama yang dicantumkan cukup satu saja, dengan ditambah dkk atau et al.

    5. Jika mengutip buku terjemahan, maka nama yang ditulis adalah nama penerjemah, bukan penulis asli.

    Nah, setelah mengetahui sistematika penulisan, simak cara menulis dan contohnya berikut ini.

    1. Sitasi di Awal Kutipan

    Ketika sitasi diletakkan pada awal kutipan, maka kalimatnya seperti ini:

    Menurut Hartono (2004), sastra adalah…

    Menurut Hartono (2004: 45), sastra adalah…

    Keduanya sama-sama benar. Boleh dengan tahun saja maupun ditambahkan nomor halaman.

    2. Sitasi di Akhir Kutipan

    Ketika sitasi diletakkan pada akhir kutipan, maka kalimatnya seperti ini:

    Sastra adalah karya fiksi yang… (Hartono, 2004)

    Sastra adalah karya fiksi yang… (Hartono, 2004: 45)

    Jadi, nama penulis dan tahun terbitan buku diletakkan di akhir kutipan dengan tanda kurung.

    3. Buku Referensi Ditulis Dua Orang

    Ketika buku referensi ditulis oleh dua orang, maka cara menulis sitasi adalah sebagai berikut:

    Menurut Hartono dan Hartini (2004), sastra adalah…

    Menurut Hartono dan Hartini (2004: 45), sastra adalah…

    Jadi, kalimatnya harus menggunakan kata penghubung “dan”.

    4. Buku Referensi Ditulis Lebih dari Dua Orang

    Ketika buku referensi ditulis oleh lebih dari dua orang, maka penulisan sitasinya sebagai berikut:

    Hartono, dkk (2004), sastra adalah…

    Hartono, et.al. (2004), sastra adalah…

    dkk dan et.al. adalah kode singkatan yang resmi dan diakui dalam penelitian karya ilmiah.

    5. Sitasi Tanpa Nama Penulis

    Ketika mengutip buku yang diterbitkan oleh organisasi atau lembaga, maka penulisannya sebagai berikut:

    Menurut Badan Pusat Statistik (2023), jumlah pengusaha di Indonesia adalah…

    Jumlah pengusaha di Indonesia adalah… (Badan Pusat Statistik, 2023).

    Contoh Penulisan Sitasi

    Berikut ini beberapa contoh penulisan sitasi dalam daftar pustaka yang dapat dijadikan referensi.

    Hartono & Hartini (2004). Buku Panduan Sastra dan Bahasa, 66, 1034-1048.

    Kartini, R. (2001). Teori Feminisme: Mengungkap Tabir Teori, 15(3), 5-13.

    Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli [Internet]. Sastrawacana. 2022. Available from:https://sastrawacana.id/2022/10/10/25-pengertian-motivasi-menurut-para-ahli/

    Wacana.id, S. (2018, February 2). Pengertian Pragmatik Menurut Para Ahli. Retrieved from sastrawacana.id/:https://sastrawacana.id/2018/02/02/10-pengertian-pragmatik-menurut-para-ahli/

    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

    Affandi, Eko. (2010). Metodologi Penelitian Karya Ilmiah. Jakarta: Lintang.

    Nah, itulah pengertian sitasi, cara menulis, dan contohnya yang penting diketahui ketika kita hendak menyusun karya ilmiah.

  • Pengertian Kating, Istilah yang Populer di Lingkup Kampus

    Di kehidupan kampus ada banyak istilah yang akan kita dengar selama menjadi mahasiswa, salah satu yang paling populer adalah kating.

    Tahukah kamu apa itu kating?

    Jika belum, kali ini sastrawacana.id/ akan memberikan informasi tentang pengertian kating yang sering diucapkan oleh mahasiswa. Yuk disimak!

    Pengertian Kating

    Kating adalah akronim dari kakak tingkat yang merujuk pada mahasiswa dengan tahun angkatan lebih tua di lingkup kampus.

    Semisal kita adalah mahasiswa angkatan 2023, maka kakak tingkat adalah mahasiswa dengan angkatan yang lebih tua, seperti 2022, 2021, dan seterusnya.

    Meskipun usia sama, tapi jika berbeda angkatan, kebanyakan mahasiswa di kampus memanggil senior dengan kakak tingkat.

    Pengenalan kating biasanya dilakukan saat mahasiswa baru menjalani masa orientasi.

    Selain diberi pengetahuan tentang kehidupan kampus, mahasiswa baru (maba) juga akan dikenalkan dengan beberapa kakak tingkat yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan.

    Kating tidak hanya berlaku bagi mahasiswa yang satu jurusan saja, tapi juga untuk satu fakultas.

    Biasanya, satu fakultas terdapat beberapa jurusan. Nah, angkatan yang lebih tua dari berbagai jurusan itu bisa kita sebut sebagai kating.

    Meski berbeda angkatan, bukan berarti kita selalu patuh dengan kating, apalagi merasa takut.

    Justru, kating dapat dijadikan teman bahkan mentor dalam proses perkuliahan.

    Sebab, kating lebih berpengalaman dalam bidang akademik maupun non akademik, sehingga kita bisa meminta arahan darinya.

    Manfaat Mengenal Kating di Kampus

    Nah, agar lebih jelas apa saja manfaat mengenal kating, simak informasinya berikut ini.

    1. Sebagai Mentor Akademik

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kating tentu memiliki pengalaman dalam bidang akademik.

    Kita bisa meminta arahannya dalam mengambil keputusan, seperti mata kuliah apa saja yang ingin ditempuh, materi yang diajarkan, serta informasi seputar dosen.

    Dengan mengetahui informasi tersebut, kita memiliki bekal pengetahuan untuk menjalani kuliah sehingga tidak terlalu kaget dengan hal-hal yang baru.

    2. Akses Untuk Mengenal Dosen

    Dalam setiap angkatan, tentu saja ada mahasiswa yang dekat dengan dosen. Nah, jika kita mengenal kating seperti itu, tentu akan sangat membantu.

    Maka, dekat dengan kating tersebut bisa membawa kita untuk dekat dengan dosen juga sehingga membantu proses perkuliahan agar lebih nyaman.

    3. Memperluas Relasi

    Kuliah bukan hanya menimba ilmu, tapi memperluas relasi.

    Kita tidak cukup mengenal teman satu angkatan saja, tapi perlu juga mengenal angkatan lain, baik kating maupun adik tingkat.

    Sebab, nantinya relasi itu akan bermanfaat bagi masa depan kita, baik dalam urusan akademis maupun karier.

    4. Contoh Teladan dan Motivasi

    Kita juga bisa menjadikan kakak tingkat sebagai contoh teladan untuk membangkitkan motivasi dalam diri.

    Misalnya ada kating yang berprestasi, maka kita bisa menjadikannya sebagai contoh dengan mengetahui apa saja yang dilakukan sehingga mampu menjadi mahasiswa berprestasi.

    Selain itu, ada juga kating yang akhirnya sukses dalam karier, maka itu bisa menjadi motivasi untuk kita agar bisa sukses sepertinya.

    Nah, itulah pengertian kating yang kerap kita dengan di kampus. Sekarang sudah tahu, kan?

    Semoga bermanfaat, jangan lupa membaca artikel menarik lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • Mengenal Apa Itu Konsul dan Bagaimana Caranya, Mahasiswa Wajib Tahu!

    Ketika menjadi mahasiswa baru, kamu akan mendengar berbagai istilah dari kakak tingkat yang kadang membuat bingung. Salah satunya adalah istilah konsul.

    Istilah ini akan sering kamu dengar dari kakak tingkat, baik yang masih semester awal maupun semester akhir yang sedang menyusun skripsi.

    Bagi mahasiswa baru, tentunya kata konsul cukup asing dan membuat bertanya-tanya apa artinya.

    Lalu, apa itu konsul? Simak pengertian dan penjelasannya berikut ini.

    Pengertian Konsul dalam Perkuliahan

    Konsul adalah istilah yang sering digunakan oleh mahasiswa ketika bertemu dosen untuk meminta arahan dalam mata kuliah, tugas, serta mengerjakan skripsi.

    Jadi, singkatnya konsul itu adalah konsultasi, dimana mahasiswa meminta arahan serta saran kepada dosen dalam setiap kegiatan di perkuliahan.

    Konsul dilakukan sejak mahasiswa baru masuk ke Perguruan Tinggi. Sebab, setiap mahasiswa akan langsung mendapat DPA (Dosen Pembimbing Akademik).

    Sehingga, DPA tersebut yang nantinya akan membimbing mahasiswa sampai semester akhir.

    Contoh Konsultasi Mahasiswa

    Agar lebih jelas, simak beberapa contoh konsul mahasiswa berikut ini.

    1. Konsultasi Jurusan Kuliah

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setiap mahasiswa memiliki DPA (Dosen Pembimbing Akademik) masing-masing.

    Sehingga, setiap kali akan KRS an, mahasiswa hendaknya konsultasi kepada dosen pembimbingnya.

    Dosen akan mengarahkan apa mata kuliah yang dapat ditempuh terlebih dahulu dengan berbagai pertimbangan.

    2. Konsultasi Tugas Kuliah

    Kemudian, konsul juga bisa dilakukan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen pengampu.

    Dalam hal ini, konsul dapat dilakukan ke dosen terkait yang menjadi pembimbing dalam mata kuliah tertentu.

    Ketika ada tugas yang dirasa sulit, jangan sungkan-sungkan untuk konsultasi kepada dosen.

    Nantinya dosen akan memberi arahan sehingga kamu dapat mengerjakan tugas dengan baik dan benar.

    3. Konsultasi Acara atau Event

    Jika kamu bergabung dengan organisasi kemahasiswaan, maka kamu harus sering-sering konsul dengan dosen yang menjadi pembimbing dari organisasi tersebut.

    Kemudian, kamu pun akan sering konsul dan berinteraksi dengan pegawai jurusan atau prodi.

    Sebab, dalam melaksanakan acara atau event, tentu harus berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.

    Sehingga, kamu harus lebih aktif meminta arahan dari dosen serta yang bertugas di ruang jurusan fakultas.

    4. Konsultasi Skripsi

    Konsul skripsi merupakan hal yang paling umum dan akan dialami oleh setiap mahasiswa.

    Konsul skripsi adalah proses meminta arahan serta bimbingan kepada dosen untuk menyusun skripsi, mulai dari pemilihan judul, metode, dan keseluruhannya.

    Ketika mulai mengerjakan skripsi, kamu akan ditemani oleh dosen pembimbing yang akan membimbingmu dalam mengerjakan skripsi hingga sidang nanti.

    Tapi, tantangannya adalah tidak mudah mendapat waktu untuk konsul skripsi, mengingat setiap dosen memiliki jadwal yang padat.

    Namun jangan khawatir, sastrawacana.id/ akan memberikan tips dan cara konsul dengan dosen secara efektif.

    Cara Konsul dengan Dosen

    Untuk konsul dengan dosen, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu bertemu langsung dan via chat. Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Konsul dengan Bertemu Langsung

    Konsul dengan bertemu langsung artinya kamu harus mencari waktu yang tepat untuk bertemu dosen dengan mengatur jadwal terlebih dahulu.

    Kamu harus tahu kapan jam-jam senggang dosen sehingga kamu bisa konsul tanpa mengganggu.

    Biasanya, jadwal ini bisa ditentukan maupun mendadak.

    Semisal, kamu sudah nunggu dosen dari pagi sesuai jadwal, namun ternyata dosen tersebut ada keperluan lain sehingga bimbingan pun jadi batal.

    Kemudian, kadang ketika bertemu dosen pembimbing, konsul bisa terjadi waktu itu. Meski cenderung tidak lama, tapi ada arahan yang tersampaikan.

    Mencari dosen pembimbing memang melelahkan, tapi disitulah tantangannya.

    Ketika sudah lulus, kamu akan merindukan masa-masa melelahkan itu.

    2. Konsul dengan Chat Pribadi

    Cara konsul selanjutnya adalah via chat pribadi, bisa melalui WhatsApp maupun aplikasi lainnya.

    Cara chat dosen untuk konsultasi juga perlu diperhatikan. Jangan asal-asalan.

    Sebagai mahasiswa, kamu harus beretika, baik bicara langsung maupun via chat.

    Berikut adalah caranya:

    • Ucapkan salam pembuka, semisal: “Assalamualaikum, selamat pagi, Pak. Saya Rani.”
    • Basa-basi singkat, semisal: “Maaf mengganggu waktunya.”
    • Maksud pesan, semisal: “Saya ingin menanyakan waktu luang Bapak di hari Senin pukul berapa?” atau “Sesuai arahan Bapak, apakah metode yang saya terapkan ini perlu ada perbaikan?”
    • Ucapkan terima kasih, semisal: “Terima kasih, sebelumnya, Pak.”

    Dengan chat yang sopan, tentu akan memberi kesan berbeda. Sehingga, lebih memungkinkan direspons oleh pihak lain.

    Nah, itulah informasi seputar konsul kuliah yang perlu diketahui, khususnya bagi mahasiswa baru.

    Semoga bermanfaat, jangan lupa baca artikel menarik lainnya di sastrawacana.id/.

    Author: Maulana Affandi

  • Apa Itu Tajuk Rencana? Simak Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

    Ketika kita membaca surat kabar, maka kita akan melihat beberapa rubrik yang disediakan oleh redaksi, salah satunya adalah Tajuk Rencana.

    Meski rubrik ini cukup populer bagi pembaca, tapi masih banyak yang belum mengetahuinya.

    Maka, pada artikel ini sastrawacana.id/ akan memberikan informasi seputar apa itu Tajuk Rencana dan contohnya.

    Pengertian Tajuk Rencana

    Tajuk Rencana atau yang sering disebut Editorial adalah rubrik khusus yang berisi pandangan atau opini penerbit terhadap masalah-masalah yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.

    Tajuk Rencana ditulis oleh redaksi berdasarkan situasi aktual dengan memberi pandangan, kritik, dan saran terhadap fenomena yang sedang terjadi.

    Karena sifatnya adalah opini, maka Tajuk Rencana sifatnya adalah non fiksi yang isinya mencerminkan arah penerbit dalam menjelaskan sebuah isu publik.

    Bisa juga disebut sebagai ideologi atau representasi dari penerbit yang mencerminkan visi serta misinya.

    Umumnya Tajuk Rencana ditulis oleh editor maupun pemimpin redaksi dari sebuah surat kabar.

    Kalimatnya juga tidak kaku, karena cenderung berisi narasi-narasi berdasarkan fakta yang dikemas secara singkat dan logis sehingga mudah dimengerti oleh pembaca.

    Ciri-Ciri Tajuk Rencana

    Tajuk Rencana memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis rubrik lain. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

    1. Tulisan bersifat opini, bukan berita.

    2. Mengangkat isu publik yang sedang hangat.

    3. Masalah berskala nasional.

    4. Tertuang arah perspektif dari penerbit.

    5. Menggunakan bahasa baku.

    6. Tulisan berupa narasi singkat dan jelas.

    7. Ditulis berdasarkan fakta-fakta yang terjadi.

    8. Ditulis oleh editor ataupun pemimpin redaksi.

    Contoh Tajuk Rencana

    Berikut ini adalah contoh Tajuk Rencana seputar virus rabies yang beberapa waktu belakangan ini tengah hangat dibincangkan oleh masyarakat.

    Saat ini masyarakat Indonesia sedang heboh dengan pemberitaan virus rabies yang telah merenggut banyak nyawa.

    Rabies adalah salah satu penyakit paling mematikan yang telah merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia.

    Ketika seseorang terkena rabies, maka kemungkinan hidupnya sangat kecil sehingga masyarakat harus lebih waspada terhadap penyebaran dari virus rabies ini.

    Pakar medis dengan pemerintah bekerja sama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait bahaya virus rabies, penyebab, dan cara penanganan pertama.

    Salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyebaran rabies adalah dengan memberi vaksin terhadap hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

    Namun, rumor mengatakan jika vaksin yang diberikan tidaklah mampu mengobati hewan yang sudah terinfeksi.

    Vaksin tersebut dipercaya hanya mampu menjadi pencegah penyebaran, ketika hewan belum terinfeksi.

    Kendati demikian, vaksin tetaplah penting bagi hewan karena dengan vaksin, tubuh hewan mampu melawan virus rabies.

    Kemudian, bagi orang yang baru saja kena gigit atau cakar dari hewan yang dicurigai terkena rabies, harus segera divaksin juga.

    Hal tersebut bertujuan agar virus tidak menyebar lebih lanjut yang bisa mengancam nyawa.

    Nah, itulah pengertian Tajuk Rencana dan contohnya. Jangan lupa baca artikel lainnya di sastrawacana.id/.

  • 7 Kriteria Penilaian Lomba Pidato yang Umum Digunakan oleh Juri

    Lomba pidato adalah kompetisi dimana peserta berkompetisi untuk menyampaikan pidato yang baik dan persuasif di depan audiens dan juri.

    Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara di hadapan umum, kemampuan berargumen, dan kemampuan persuasi peserta.

    Lomba pidato dapat diadakan di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat sekolah, universitas, hingga tingkat nasional atau internasional.

    Biasanya, lomba pidato memiliki tema atau topik tertentu yang harus dikuasai peserta.

    Topik-topik tersebut dapat bervariasi, termasuk isu-isu sosial, politik, budaya, atau lingkungan.

    Peserta lomba pidato biasanya akan dinilai oleh sekelompok juri yang terdiri dari para ahli atau praktisi di bidang berbicara di depan umum.

    Para juri akan menggunakan kriteria penilaian yang telah ditentukan.

    Kriteria Penilaian Lomba Pidato

    Nah, apa saja kriteria penilaian lomba pidato yang biasanya digunakan oleh juri? Berikut diantaranya:

    1. Materi Pidato dan Kesesuaian Tema

    Penilaian terhadap isi pidato mencakup kejelasan, kelengkapan, dan kualitas materi yang disampaikan.

    Pidato harus memiliki argumen yang kuat, fakta yang benar, dan ide-ide yang berarti. Isi pidato harus menyampaikan pesan yang jelas dan berbobot.

    Kemudian, pidato yang disampaikan juga harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan oleh panitia.

    Semisal lomba pidato dalam acara hari pendidikan, maka peserta hendaknya membacakan pidato seputar pendidikan, bukan hal lain yang melenceng dari tema.

    2. Struktur Pidato

    Penilaian terhadap struktur pidato meliputi pengorganisasian yang baik, alur yang logis, dan penggunaan kerangka berpikir yang teratur.

    Pidato harus memiliki pendahuluan yang kuat, isi yang terstruktur dengan baik, dan kesimpulan yang mengikat.

    Dengan struktur yang baik, audiens akan menjadi lebih mudah memahami apa yang disampaikan oleh orator.

    3. Kemampuan Berbicara dan Presentasi

    Penilaian terhadap kemampuan berbicara dan presentasi mencakup berbagai hal seperti kejelasan suara, artikulasi yang baik, volume, dan penekanan kata yang sesuai.

    Kemampuan menjaga kontak mata, bahasa tubuh yang tepat, serta penggunaan gestur dan intonasi yang efektif juga diperhatikan.

    4. Penggunaan Bahasa

    Penilaian terhadap penggunaan bahasa meliputi kemampuan memilih kata-kata yang tepat, kefasihan dalam berbicara, penggunaan kosa kata yang kaya, dan pemilihan gaya bahasa yang sesuai dengan audiens.

    Pidato harus disampaikan dengan tata bahasa yang benar dan gaya penyampaian yang menarik agar membuat audiens tertarik untuk mendengar pidato hingga akhir.

    5. Daya Tarik dan Kekuatan Penyampaian

    Penilaian terhadap daya tarik dan kekuatan penyampaian mencakup kemampuan pidato untuk menarik perhatian audiens, menjaga minat mereka, dan membuat pesan menjadi berkesan.

    Penggunaan teknik retorika, penggunaan contoh atau anekdot yang relevan, serta penggunaan emosi dan kekuatan persuasi juga dapat dinilai.

    6. Efisiensi Waktu

    Evaluasi terhadap waktu mencakup kemampuan peserta untuk mengatur waktu secara efisien.

    Pidato harus sesuai dengan batas waktu yang ditentukan, baik itu batas waktu minimum atau maksimum yang ditetapkan oleh juri.

    7. Keterampilan Komunikasi Nonverbal

    Penilaian juga dapat mencakup keterampilan komunikasi nonverbal, seperti ekspresi wajah yang sesuai, postur tubuh yang baik, dan penggunaan gestur yang mendukung pesan yang disampaikan.

    Nah, itulah beberapa kriteria penilaian lomba pidato yang biasanya diterapkan oleh juri dan panitia penyelenggara.

    Author: Maulana Affandi

  • 10 Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    Administrasi adalah proses pengelolaan dan pelaksanaan tugas-tugas administratif dalam suatu organisasi atau lembaga.

    Tujuan utama administrasi adalah memastikan bahwa semua kegiatan dan sumber daya dalam organisasi berjalan dengan efisien, teratur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Melalui pelaksanaan tugas-tugas administratif dengan baik, administrasi membantu menciptakan lingkungan kerja yang teratur, menyatukan visi, dan meningkatkan produktivitas.

    Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian administrasi menurut para ahli.

    1. Dr. Sondang Siagian (2012:13)

    Admintrasi dapat didefinisikan sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

    2. Irra Chisyanti Dewi ( 2011: 3)

    Admintrasi memiliki pengertian dalam arti yaitu sebagai perkerjaan tulis menulis atau ketataushaan atau kesekretarisan ―, yaitu meliputi kegiatan menerima, mencatat, menghimpun, mengolah, mengadakan, mengirim, menyimpan.

    3. The Liang Gie (2009:9)

    Adminstrasi merupakan proses kerjasama beberapa individu dengan cara yang efisien dalam mencapai tujuan sebelumnya.

    4. Prajudi Atmosudirdjo (dalam Ayub, 2007:30)

    Pengertian administrasi dalam arti sempit adalah tata usaha atau office work yang meliputi kegiatan catat-mencatat, tulis-menulis, mengetik, korespodensi, kearsipan, dan sebagainya.

    5. Ismail Nawawi (2009:33)

    Pengertian administrasi adalah mencatat setiap komponen administrasi yang meliputi komponen manajemen, organisasi, maupun kegiatan operasional.

    6. Sondang P

    Keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

    7. Herbert A. Simon

    In its broadest sense, administration can be defined as the activities of a group cooperating to accomplish common goals. (Dalam pengertian yang terluas, administrasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan dari kelompok orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama).

    8. Prayudi Atmosudirdjo

    Administrasi merupakan suatu fenomena sosial, suatu perwujudan tertentu di dalam masyarakat modern. Eksistensi daripada administrasi ini berkaitan dengan organisasi, artinya administrasi itu terdapat di dalam suatu organisasi.

    9. Luther Gulick

    Administration has to do with getting things done, with the accomplishment of defined objectives. (Administrasi berkenaan dengan penyelesaian hal apa yang hendak dikerjakan, dengan tercapainya tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

    10. Ordway Tead

    Administrasi meliputi kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh pejabat-pejabat eksekutif dalam suatu organisasi, yang bertugas mengatur, memajukan, dan melengkapi usaha kerja sama sekumpulan orang yang sengaja dihimpun untuk mencapai tujuan tertentu.

  • 10 Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

    Lembaga sosial adalah struktur atau organisasi yang secara formal atau informal diakui oleh masyarakat dan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sosial dan menjalankan fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.

    Lembaga sosial berperan dalam mengatur dan mengarahkan interaksi sosial serta membentuk pola-pola perilaku yang diakui dan diikuti oleh anggota masyarakat.

    Contoh lembaga sosial meliputi keluarga, sekolah, agama, pemerintahan, sistem hukum, ekonomi, organisasi-organisasi masyarakat, dan sebagainya.

    Setiap lembaga sosial memiliki aturan, norma, nilai, dan struktur yang mengatur perilaku individu dan kelompok dalam masyarakat.

    Lembaga sosial berfungsi untuk memenuhi berbagai kebutuhan sosial, seperti pendidikan, pemeliharaan hubungan sosial, organisasi ekonomi, pemberian bantuan sosial, pemerintahan, dan pemeliharaan nilai-nilai budaya.

    Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian lembaga sosial menurut para ahli.

    1. Leopold Von Weise dan Becker

    Lembaga social adalah jaringan proses hubungan antar manusia dan antar kelompok yang berfungsi memelihara hubungan itu beserta pola-polanya yang sesuai dengan minat kepentingan individu dan kelompoknya.

    2. Robert Mac Iver dan C.H. Page

    Lembaga social adalah prosedur atau tatacara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.

    3. Soerjono Soekanto

    Pranata social adalah himpunana norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehiduppan masyarakat.

    4. Koentjaraningkrat

    Pranata social adalah suatu system tatakelakuan dan hubungan yang berpusat kepada akatifitas social untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.

    5. W. Hamilton

    Lembaga merupakan tata cara kehidupan kelompok, yang apabila dilanggar akan dijatuhi berbagai derajat sanksi.

    6. Paul Horton dan Chester L. Hunt

    Lembaga sosial adalah sistem norma-norma sosial dan hubungan-hubungan yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur-prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

    7. Peter L. Berger

    Lembaga sosial adalah suatu prosedur yang menyebabkan perbuatan manusia ditekan oleh pola tertentu dan dipaksa bergerak melalui jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan masyarakat.

    8. Dede Rosyada (1994:163)

    Melihat pranata-pranata sosial itu muncul dan berkembang sebagai refleksi dari sebuah kebudayaan.

    9. Bruce J. Cohen

    Lembaga sosial merupakan sistem pola sosial yang tersusun rapi dan secara relatif bersifat permanen serta mengandung perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu demi pemuasan dan pemenuhan kebutuhan pokok
    manusia.

    10. Harry M. Johnson

    Lembaga sosial adalah seperangkat norma yang terinstitusionalisasi (institutionalized), yaitu: 1) Telah diterima sejumlah besar anggota sistem sosial; 2) Ditanggapi secara sungguh – sungguh; dan 3) Diwajibkan, dan terhadap pelanggarnya dikenakan sanksi tertentu.