Blog

  • Puisi Larantuka Karya Rama

    Larantuka
    oleh
    Rama

    Dari pelipis mataku
    Menyeruak menuju langit-langit

    Di beberapa malam kutelanjangi

    Ku gumami
    Pagi selalu berhambur warna terang

    Tidur pun tak pernah lelap

    Semua asing dalam kesadaran

    Aku ingin pulang
    Dibawanya ke mana pun
    kemana pun

    Siang ku kira matahari
    Benderang yang kudapat itu hanya kepergian
    Pantaskah kumenatap ego
    Itu mengotak-atik keji pikirku

    Bila saja ada pilihan
    Lenyap saja hati ini
    Gantung di kemelaratan

    Bila ada pilihan
    Perahu erot ini akan membara
    Disetiap perpanjangan gelombang

  • Puisi Terasing Karya Rama

    Terasing

    oleh
    Rama

    Macam bunga ada di suatu musim
    Semua mekar indah tanpa menoleh
    Ada dan ketiadaannya

    Mekar
    Mengharum
    Hingga sukar menamai kepribadian dirinya
    Semua sama, semuanya

    Bila itu surga
    Saat itu juga
    Lebah-lebah bicara kerinduan

    Menari lelah menghabiskan malam
    Mendekap yang terdengar lagu
    Semerbak harumnya

    Saat itu juga
    Sayap-sayap rontok diganti debu
    Kelopak jatuh terserak

    Kau terasing, senyap sendiri
    Tinggal diriku
    Adam dan kau Hawa

  • Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

    Seni musik salah satu cabang seni yang cara penggunaan dengan menggunakan vokal, melodi, ritme, harmoni, serta tempo sebagai sarana dalam menuangkan perasaan atau emosi penciptanya.

    Seni musik pada saat ini sudah menjadi sebuah sarana hiburan yang sangat populer seiring perkembangan teknologi pada saat ini. Seni musik terdiri dari alunan musik dan beberapa ada yang memakai olah vokal.

    Seni merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang dapat diwujudkan dalam berbagai sarana. Musik ialah hasil pengolahan harmoni, ritme, suara, melodi, vokal, dan tempo.

    Secara harfiah seni musik merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang diwujudkan dalam olahan suara, ritme, vokal, melodi, harmoni, dan tempo.

    Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

    1. Banoe

    Musik berasal dari kata muse yang merupakan salah satu dewa dalam mitologi Yunani kuno yang mengurusi cabang seni dan ilmu, dewa seni serta ilmu pengetahuan. Beliau juga berpendapat bahwasannya musik ialah cabang seni yang membahas berbagai suara ke dalam beberapa pola-pola yang dapat dipahami dan dimengerti pendengarnya.

    2. Jamalus

    Seni Musik merupakan sebuah hasil karya seni yang dituangkan dalam bentuk bunyi dan lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran serta perasaan pencipta lagu tersebut. Dengan melalui unsur-unsur pokok musik antara lain harmoni, irama, melodi, dan struktur lagu serta ekspresi sebagai sebuah kesatuan.

    3. Sylado Syalado

    Berpendapat bahwa bahwa seni musik merupakan wujud hidup dari berbagai kumpulan ilusi dan alunan suara. Alunan musik dengan nada yang menjiwai dapat menggerakkan hati para penikmat musik tersebut.

    4. Lexicographer Lexicographer

    Merupakan seorang ahli kamus dan beliau berpendapat bahwa seni musik ialah kombinasi nada, vokal, serta instrumental yang mempunyai harmoni guna mengekspresikan segala sesuatu hal yang mempunyai sifat emosional.

    5. Suhastjarja

    Pengertian seni musik menurut Suhastjarja, seni musik mengungkapkan rasa keindahan dalam jiwa seorang manusia dan diwujudkan dalam bentuk nada atau bunyi sehingga dapat menciptakan ritme dan harmoni.

    Dari beberapa pengertian seni musik diatas, dapat disimpulkan bahwa seni musik ialah suatu karya seni yang timbul sebab dari ekspresi perasaan manusia dengan melalui nada yang harmonis.

  • Cara Menghilangkan Kebiasaan Malas Membaca

    Mengatasi Malas Membaca

    Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman. Bagi kalian yang sangat susah dan merasa malas untuk belajar, mungkin cara ini dapat menjadi alternatif untuk menanganinya.

    Belajar itu selalu diidentikkan dengan membaca, membaca, dan membaca. Namun, tak jarang orang yang enggan untuk membaca. Jangankan membaca, menyentuh buku dan membukanya saja sudah tidak ada hasrat.

    Membaca karena paksaan atau keadaan tertekan pasti tidak akan bermanfaat bagi kita dan hanya menimbulkan depresi.

    Nah, sama seperti saya dulu. Saya akan belajar jika telah terjadi tragedi antara saya dan orang tua. Lambat laun saya merasa prestasi saya mulai menurun karena kurangnya minat belajar.

    Setelah nilai-nilai semakin anjlok dan terjun bebas, saya mulai sadar akan pentingnya belajar. Mulai dari situlah saya membulatkan niat untuk giat belajar supaya nilai tidak tambah terjun bebas.

    Setelah niat sudah dimantapkan, kendala yang terjadi adalah tentang selera. Saya yang sudah terbiasa malas membaca tetap enggan untuk menyentuh buku bacaan atau jenis buku lainnya.

    Awalnya saya bertanya dalam hati “bagaimana saya bisa mengerti dengan pelajaran jika saya tidak membaca?” Semakin dipaksa, semakin rusak mood untuk belajar. Akhirnya saya menyiasatinya dengan menulis.

    Menulis merupakan alternatif bagi yang sangat susah untuk membaca. Menulis memang tidak mudah, karena kadang kita bingung dengan apa yang akan kita tulis.

    Namun, menulis juga menjadi hal yang sangat sederhana apabila kita melakukannya dengan rasa ikhlas. Menulis dapat dilakukan kapan saja sesuai keinginan kita, tanpa ada batasan waktu.

    Orang menulis sudah pasti membaca apa yang dia tulis. Jadi kebiasaan menulis tanpa sadar membuat kita tulus membaca walaupun kita adalah orang yang sangat malas untuk membaca.

    Menulis bukan cuma hanya satu topik, banyak yang dapat ditulis. Seperti puisi, cerpen, pengalaman pribadi, dan sebagainya.

    Orang yang sering menulis dan terus menulis biasanya berganti-ganti topik tulisan karena dia bosan dengan topik yang sama.

    Jadi untuk teman-teman yang malas belajar (membaca), menulislah mulai sekarang. Tulis tulisan yang menurut kalian bermanfaat atau tulis apa saja yang ingin kalian tulis asalkan sifatnya positif.

    Untung-untung jika tulisan kita dilirik salah satu penerbit atau media cetak dan akhirnya diterbitkan.

    Setelah cukup banyak tulisan yang ditulis, nanti kalian akan terbiasa dan akan sangat merasakan betapa nikmatnya menulis dan betapa luar biasa manfaatnya tanpa kita sadari.

    Nah, semoga pengalaman saya bermanfaat untuk kalian semua. Ingat, seringlah menulis agar tidak salah tulis dan seringlah membaca agar tidak salah baca.

  • Menulis Adalah Cara Menangani Malas Belajar

    Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman nih. Bagi kalian yang sangat susah dan merasa malas untuk belajar, mungkin cara saya ini dapat menjadi alternatif untuk menanganinya.

    Belajar itu selalu diidentikkan dengan membaca, membaca, dan membaca. Namun, tak jarang orang yang enggan untuk membaca.

    Jangankan membaca, menyentuh buku dan membukanya saja sudah tidak ada hasrat. Membaca karena paksaan atau keadaan tertekan pasti tidak akan bermanfaat bagi kita dan hanya menimbulkan depresi.

    Nah, sama seperti saya dulu. Saya akan belajar jika telah terjadi tragedi antara saya dan orang tua. Lambat laun saya merasa prestasi saya mulai menurun karena kurangnya minat belajar.

    Setelah nilai-nilai semakin anjlok dan terjun bebas, saya mulai sadar akan pentingnya belajar. Mulai dari situlah saya membulatkan niat untuk giat belajar supaya nilai tidak tambah terjun bebas hilang terbawa angin.

    Setelah keinginan hati sudah dimantapkan, kendala yang terjadi adalah tentang selera. Saya yang sudah terbiasa malas membaca tetap enggan untuk menyentuh buku bacaan atau buku paket.

    Awalnya saya bertanya dalam hati “bagaimana saya bisa mengerti dengan pelajaran jika saya tidak membaca?”. Semakin dipaksa, semakin rusak mood untuk belajar. Akhirnya saya menyiasatinya dengan MENULIS.

    Menulis merupakan alternative bagi yang sangat susah untuk membaca. Menulis memang tidak mudah, karena kadang kita bingung dengan apa yang akan kita tulis.

    Namun, menulis juga menjadi hal yang sangat sederhana apabila kita penuh penghayatan dan rasa ikhlas. Menulis dapat dilakukan kapan saja sesuai keinginan kita, biasanya orang yang mulai suka menulis akan terus menulis dengan tekun.

    Orang menulis sudah pasti membaca apa yang dia tulis. Jadi kebiasaan menulis tanpa sadar membuat kita tulus membaca walaupun kita adalah orang yang sangat malas untuk membaca.

    Menulis bukan cuma hanya satu topik, banyak yang dapat ditulis. Seperti puisi, cerpen, pengalaman pribadi, dan sebagainya.

    Orang yang sering menulis dan terus menulis biasanya berganti-ganti topik tulisan karena dia bosan dengan topik yang sama. Jadi untuk teman-teman yang malas belajar (membaca), menulislah mulai sekarang.

    Tulis tulisan yang menurut kalian bermanfaat atau tulis apa saja yang ingin kalian tulis asalkan sifatnya positif.

    Untung-untung jika tulisan kita dilirik salah satu penerbit atau media cetak dan akhirnya diterbitkan. Setelah cukup banyak tulisan yang ditulis, nanti kalian akan terbiasa dan akan sangat merasakan betapa nikmatnya menulis dan betapa luar biasa manfaatnya tanpa kita sadari.

    Nah, semoga pengalaman saya bermanfaat untuk kalian semua. Ingat, seringlah menulis agar tidak salah tulis dan seringlah membaca agar tidak salah baca.

  • 8 Tips Bermain Teater untuk Pemula

    Saya Ingin bercerita sedikit tentang naskah drama yang diperagakan yaitu teater. Baiklah, untuk pembuka tulisan ini, saya ingin menjelaskan teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafsiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dari suatu naskah drama.

    Sederhananya, teater adalah penampilan yang disajikan dengan menggunakan naskah drama sebagai tumpuannya.

    Oke, kita sudah membahas secara sederhana mengenai pengertian teater, sekarang saya ingin memberi tips-tips yang pernah saya dapatkan saya berteater.

    Tips-tips ini saya dapatkan dari pelatih teater (senior) yang menurut saya sangat pandai berteater dan sangat pandai memoles akting dari para aktor sehingga pementasannya semakin hidup dan nikmat untuk dinikmati. Berikut tips-tipsnya.

    1. Eksplore Panggung

    Pada suatu pementasan teater, tata panggung itu biasanya sesuai dengan naskah drama yang akan ditampilkan. Jadi penataan panggung sangat berpengaruh untuk kesuksesan karena membantu memperjelas cerita dari naskah tersebut.

    Nah, saat pemain/aktor ada dalam panggung yang sempit maupun luas, dia dapat berpindah-pindah tempat mengisi kekosongan panggung, karena kekosongan panggung akan membuat tidak balance panggung, sehingga penampilan menjadi kurang enak dipandang.

    2. Artikulasi

    Pengucapan dialog saat pementasan teater adalah hal yang gampang, namun yang paling susah adalah menyampaikan ucapan kita ke penonton sehingga penonton menangkap maksud dari ucapan kita. Jadi pengucapan harus dengan artikulasi yang jelas agar penonton faham dengan yang kita ucapkan.

    3. Ekspresi

    Saat pemain/aktor sedang berperan, dia harus pintar-pintar merubah ekspresi, karena akting yang dilakoni bukan monoton, kadang senang, kadang susah, kadang bahagia, kadang cemburu, dan masih banyak yang lainnya.

    Bahkan bahagia saja banyak bagiannya, contoh bahagia saat menang undian berbeda dengan bahagia saat diterima cintanya. Maka dari itu ekspresi adalah hal yang perlu diperhatikan dalam berteater.

    4. Buang Muka

    Dalam hal ini, buang muka dimaksudkan adalah memperlihatkan ekspresi kita kepada penonton, bagaimanapun juga penonton adalah hal yang harus diperhitungkan untuk kali pertama.

    Jadi, berikan suguhan yang memuaskan untuk penonton. Termasuk sering-sering memperlihatkan ekspresi kita saat berakting.

    Tidak boleh dan jangan sekali-sekali memberi bokong kepada penonton (menghadap ke belakang). Usahakan sering-sering membuang muka ke penonton agar penonton tidak bosan dan tidak penasaran dengan ekspresei kita.

    5. Vokal Perut

    Berdialog saat pementasan sangat-sangat menguras tenaga. Apalagi kalau kita melakukan pementasan di gedung yang besar.

    Maka dari itu saya mendapat trik yaitu menggunakan suara perut, karena di dalam gedung, suara perut yang dikeluarkan akan menghasilkan suara yang lebih bulat tidak pecah seperti suara tenggorokan. Jadi gunakan suara perut saat berdialog di panggung teater.

    6. Respon

    Agar suasana panggung tidak kosong dan membosankan, para aktor harus melakukan respon yang baik kepada lawan mainnya. Respon ada berbagai macam, diantaranya adalah respon menggunakan ekspresi, gerakan, dan ucapan. Jadi, tidak ada kekosongan dalam permainan aktor tersebut.

    7. Karakter

    Dulu sewaktu saya berteater, hampir setiap hari saya dan teman-teman harus bermeditasi untuk memasukkan karakter peran dalam tubuh dan membuang jauh-jauh karakter saya sendiri. Jadi seumpama saya menjadi lakon banci, pada saat latihan saya bukanlah diri saya lagi, tapi seorang banci yang benar-benar banci.

    8. Gestur

    Gerak-gerik dan tingkah laku kita saat berakting harus dan harus sesuai dengan peran agar pementasan menjadi lebih hidup dan berwarna. Contoh lagi dengan menggunakan peran banci, saat bergerak, berjalan, duduk, melambai, dan semuanya harus sama dan sesuai dengan banci-banci pada umumnya. Bila perlu lakukan observasi utuk pemantapan karakter.