Blog

  • Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional?

    Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional?

    Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional?

    Jawaban:

    Saya memandang penyusunan rancangan pembelajaran berbasis pembelajaran sosial emosional (PSE) sebagai hal yang sangat penting dan esensial dalam dunia pendidikan saat ini.

    Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, peserta didik tidak hanya dituntut untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga harus mampu mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menunjukkan empati dan tanggung jawab dalam kehidupannya.

    Oleh karena itu, pembelajaran sosial emosional bukan sekadar pelengkap, tetapi harus terintegrasi secara utuh dalam proses pembelajaran di kelas.

    PSE memberikan ruang bagi siswa untuk mengenali dan mengelola emosinya sendiri, memahami perspektif orang lain, menjalin hubungan yang positif, serta membuat keputusan yang bertanggung jawab.

    Dalam konteks kelas, penerapan nilai-nilai sosial emosional ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara utuh.

    Hal ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan dalam Kurikulum Merdeka, yaitu membentuk Profil Pelajar Pancasila.

    Dalam merancang pembelajaran, saya menempatkan aspek sosial emosional sejajar dengan capaian kompetensi akademik.

    Misalnya, saya memulai pembelajaran dengan kegiatan check-in emosional, di mana siswa dapat menyampaikan perasaannya hari itu secara terbuka dan dihargai.

    Saya juga merancang aktivitas kolaboratif seperti kerja kelompok, diskusi nilai, atau proyek sosial yang mengasah empati dan keterampilan komunikasi.

    Saya percaya bahwa ketika siswa merasa diterima secara emosional dan sosial, mereka akan lebih siap untuk belajar dan menyerap materi dengan baik.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran sosial emosional berdampak positif terhadap motivasi belajar, kedisiplinan, dan prestasi akademik siswa.

    Lebih dari itu, rancangan pembelajaran berbasis PSE juga menjadi ruang bagi guru untuk menjadi teladan dalam kecerdasan emosional, yakni membimbing siswa dengan empati, kesabaran, dan kesadaran diri.

    Maka, integrasi pembelajaran sosial emosional dalam perencanaan bukan hanya sebuah pilihan, melainkan suatu kebutuhan mendesak untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga tangguh, beretika, dan peduli terhadap sesama.

    Dengan demikian, penyusunan rancangan pembelajaran berbasis sosial emosional adalah landasan penting bagi proses pembelajaran yang holistik, manusiawi, dan berdampak jangka panjang dalam kehidupan peserta didik.

  • Ceritakan bagaimana merencanakan pembelajaran berdiferensiasi yang relevan di kelas bapak/ibu guru

    Ceritakan bagaimana merencanakan pembelajaran berdiferensiasi yang relevan di kelas bapak/ibu guru

    Ceritakan bagaimana merencanakan pembelajaran berdiferensiasi yang relevan di kelas bapak/ibu guru sehingga diyakini dapat diimplementasikan untuk mencapai tujuan pembelajaran?

    Jawaban:

    Sebagai seorang guru, merencanakan pembelajaran yang relevan dan mampu menjangkau keberagaman peserta didik merupakan hal yang sangat penting.

    Dalam praktiknya, saya meyakini bahwa pendekatan pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu strategi yang paling efektif untuk memastikan setiap siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan potensi, kebutuhan, dan gaya belajarnya.

    Langkah awal dalam merencanakan pembelajaran berdiferensiasi adalah melakukan pemetaan karakteristik siswa di kelas yang mencakup tiga aspek utama: kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar.

    Saya menggunakan berbagai instrumen sederhana seperti angket minat, observasi aktivitas siswa di kelas, hasil pretest, hingga diskusi informal untuk menggali informasi tersebut.

    Data ini kemudian menjadi landasan penting dalam menyusun rancangan pembelajaran.

    Setelah mengetahui profil siswa, saya menyusun rencana pembelajaran (RPP atau modul ajar) dengan memuat strategi yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kebutuhannya.

    Diferensiasi saya terapkan dalam tiga aspek utama: konten, proses, dan produk.

    Diferensiasi konten berarti saya menyediakan materi pembelajaran dalam beragam bentuk—teks, video, infografis, atau media interaktif agar bisa diakses sesuai preferensi siswa.

    Diferensiasi proses saya lakukan melalui berbagai model pembelajaran, seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, atau eksplorasi mandiri.

    Kelompok siswa saya bentuk berdasarkan tingkat kesiapan, bukan hanya kecepatan belajar.

    Diferensiasi produk diterapkan dengan memberikan keleluasaan kepada siswa untuk menunjukkan pemahaman mereka melalui berbagai bentuk output, seperti presentasi, poster, laporan tertulis, atau karya kreatif lainnya.

    Agar pembelajaran berdiferensiasi berjalan efektif, saya juga merancang tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur, disesuaikan dengan capaian pembelajaran di kurikulum yang berlaku.

    Saya pastikan bahwa indikator keberhasilan tidak seragam, melainkan memberikan ruang untuk variasi berdasarkan target capaian masing-masing siswa.

    Dalam implementasinya, saya terus melakukan refleksi dan evaluasi, baik secara mandiri maupun melalui umpan balik siswa.

    Hal ini penting untuk menyesuaikan strategi bila ada kendala atau dinamika baru di kelas.

    Selain itu, saya juga mendorong kolaborasi antar siswa agar tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan saling mendukung.

    Dengan pendekatan ini, saya meyakini bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukan hanya memungkinkan seluruh siswa mencapai tujuan pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan motivasi, rasa percaya diri, dan pengalaman belajar yang lebih bermakna.

    Pembelajaran tidak lagi satu arah, melainkan menjadi ruang tumbuh bersama dalam keberagaman.

  • Mengapa gambar aspek green jobs diletakkan di tengah paragraf?

    Mengapa gambar aspek green jobs diletakkan di tengah paragraf?

    Gambar aspek green jobs diletakkan di tengah paragraf untuk memperkuat pemahaman pembaca terhadap isi teks yang sedang dibahas.

    Penempatan gambar di posisi tersebut bersifat strategis karena biasanya bertepatan dengan uraian atau penjelasan inti mengenai konsep green jobs.

    Dengan demikian, gambar berfungsi sebagai ilustrasi visual yang membantu memperjelas informasi, menarik perhatian, dan memperkuat pesan utama dalam paragraf.

    Hal ini juga sejalan dengan prinsip keterpaduan antara teks dan media visual dalam penyajian informasi yang efektif.

    Dengan menempatkan gambar di tengah paragraf, pembaca dapat langsung mengaitkan informasi visual dengan kalimat atau penjelasan yang sedang mereka baca.

    Hal ini mempercepat proses pemahaman dan membuat pengalaman membaca menjadi lebih menarik dan interaktif.

    Misalnya, saat teks membahas contoh pekerjaan ramah lingkungan seperti petani organik, teknisi panel surya, atau pengelola limbah, gambar yang ditampilkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai profesi tersebut.

    Selain itu, secara estetika dan struktur tata letak, meletakkan gambar di tengah paragraf membantu menjaga keseimbangan antara elemen teks dan visual.

    Penempatan semacam ini juga mengikuti prinsip desain komunikasi visual yang menyarankan integrasi antara teks dan gambar secara harmonis untuk meningkatkan efektivitas pesan.

    Dalam konteks pendidikan atau penyampaian informasi berbasis literasi visual, integrasi gambar di tengah paragraf juga mendukung gaya belajar visual, yaitu mereka yang lebih mudah memahami informasi melalui gambar daripada teks panjang.

    Dengan demikian, penempatan gambar aspek green jobs di tengah paragraf bukan hanya untuk estetika, melainkan juga sebagai strategi komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan dengan lebih jelas, menarik, dan bermakna bagi pembaca.

  • Sosok Andi Sep Kurniawan, Perangkat Desa yang Menghidupkan Semangat Menulis dari Banyuwangi

    Sosok Andi Sep Kurniawan, Perangkat Desa yang Menghidupkan Semangat Menulis dari Banyuwangi

    Ketika kebanyakan perangkat desa sibuk mengurusi administrasi dan pelayanan masyarakat, Andi Sep Kurniawan, S.Sos, justru melangkah lebih jauh.

    Di sela-sela kesibukannya sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat di Pemerintah Desa Pondoknongko, ia merangkai kata, merangkai makna, dan memupuk harapan lewat tulisan.

    Lahir di Banyuwangi pada 17 September 1997, Andi bukan hanya seorang abdi negara, tapi juga seorang penulis aktif, pegiat literasi, sekaligus penggerak komunitas.

    Ia dikenal luas di kalangan pecinta literasi sebagai Koordinator Karya Fiksi KOPIWANGI, komunitas literasi Banyuwangi yang terus tumbuh dengan visi Bergerak Bersama Majukan Literasi Banyuwangi.

    Kegiatan Andi Sep Kurniawan
    Kegiatan Andi Sep Kurniawan (Dok. sastrawacana.id/)

    Dari Desa, Untuk Dunia Literasi

    Berangkat dari hobi menulis dan memotret, Andi membuktikan bahwa inspirasi tak harus lahir di kota besar.

    Desa yang tenang justru menjadi ladang cerita yang kaya. Ia produktif menulis cerita anak, cerpen, esai, jurnal, hingga puisi yang banyak di antaranya ditulis dalam dua bahasa: Indonesia dan Using, ciri khas Banyuwangi yang ia banggakan.

    Beberapa karyanya yang telah diterbitkan antara lain:

    • Puisi Terbangun (2019)
    • Melangkah Menuju Terang (2020)
    • Di Mana Ibuku? (2022)
    • Tanaman Nuri Layu (2023)
    • Siapa Pemenangnya? (2024)
    • Dimuat pula di Radar Banyuwangi, Belambangan.com, Jurnal Madaniya, dan At-Tamkin.

    Prestasi yang Membakar Semangat

    Tak hanya berkarya, Andi juga aktif mengikuti berbagai ajang literasi. Di antaranya:

    • Lolos Sayembara Cerita Anak Tahap 1 dan 2 (Balai Bahasa Jatim, 2025)
    • Lolos Seleksi Penerjemah (Balai Bahasa Jatim, 2025)
    • Workshop Cerita Anak Nasional (Pusbuk SIBI, 2025)
    • Lomba Esai Bank Indonesia Wilayah Sekarkijang, 2025

    Menyalakan Obor untuk Generasi Literasi

    Baginya, literasi bukan sekadar aktivitas menulis atau membaca, melainkan nyala hidup. Filosofinya sederhana, namun mendalam:

    “Urip iku urub. Membacalah untuk mengenal dunia, dan menulislah agar dikenal dunia. Maka namamu akan abadi.”

    Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak malu memulai dari kecil dan tidak ragu bermimpi besar:

    “Jika profesi dan hobi tak selaras, tak apa. Lanjutkan saja. Perbedaan itu melengkapi.”

    Cahaya dari Pinggir Kota

    Andi Sep Kurniawan membuktikan bahwa dari desa pun, kita bisa bersinar. Ia adalah pengingat bahwa literasi bukan milik akademisi saja, tapi milik siapa pun yang ingin menyalakan terang, termasuk kamu, yang sedang membaca ini.

    Karena sejatinya, cahaya yang paling dibutuhkan dunia kadang menyala dari tempat yang tak disangka.

  • How to Win Friends & Influence People Bahasa Indonesia

    How to Win Friends & Influence People Bahasa Indonesia

    How to Win Friends & Influence People in the Digital Age adalah versi modern dari buku pengembangan diri klasik karya Dale Carnegie yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1936.

    Dengan penjualan lebih dari 30 juta eksemplar di seluruh dunia, buku ini telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu buku terlaris sepanjang masa.

    Keberhasilannya tidak hanya terbatas pada angka penjualan, tetapi juga menjadikannya salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah literatur Amerika.

    Dalam tahun pertama penerbitannya, buku ini bahkan dicetak ulang sebanyak 17 kali, dan dalam tiga bulan pertama saja berhasil terjual hingga 250.000 eksemplar, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk masanya.

    Dalam edisi digital age ini, Carnegie dan tim penyusun mengadaptasi prinsip-prinsip klasiknya agar relevan dengan tantangan komunikasi modern, khususnya di era media sosial dan interaksi daring.

    Buku ini memberikan panduan praktis untuk membangun hubungan positif dan memengaruhi orang lain dengan cara yang tulus, santun, dan bijaksana.

    Prinsip-prinsip penting seperti menghindari kritik, memberikan apresiasi yang jujur, menunjukkan minat tulus terhadap orang lain, serta membangun kepercayaan melalui empati tetap menjadi fondasi utama.

    Carnegie juga menekankan pentingnya etika komunikasi digital: bagaimana menjaga reputasi, menghindari konflik publik, dan menanggapi kritik dengan bijak di platform digital.

    Buku ini membekali pembaca dengan strategi efektif untuk membimbing perubahan perilaku orang lain tanpa memaksa, serta memberikan inspirasi untuk menjadi komunikator yang lebih baik di lingkungan sosial dan profesional.

    Dengan gaya penulisan yang ringan dan penuh ilustrasi nyata, buku ini cocok dibaca oleh siapa saja—pelajar, karyawan, pemimpin, hingga content creator yang ingin membangun pengaruh tanpa harus mendominasi.

    Meski beberapa pihak menilai pendekatannya terlalu sederhana atau berisiko dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, pesan utama Carnegie tetap kuat: hubungan yang sukses dibangun di atas dasar empati, penghargaan, dan komunikasi yang tulus.

    Tak heran jika karya ini terus relevan dan menjadi referensi utama dalam dunia pengembangan diri hingga saat ini.

    Mau baca bukunya? Klik di sini.

  • Hidupkan Literasi, Gubernur Sulbar Wajibkan Siswa Baca 20 Buku Sebagai Syarat Lulus

    Hidupkan Literasi, Gubernur Sulbar Wajibkan Siswa Baca 20 Buku Sebagai Syarat Lulus

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membuat kebijakan menarik demi menumbuhkan budaya baca di kalangan pelajar, khususnya siswa setingkat SMA/SMK.

    Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan setiap siswa untuk membaca minimal 20 judul buku sebagai syarat kelulusan.

    Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 000.4.14.1/174//11/2025 yang diteken pada 5 Juli 2025 dan disampaikan ke seluruh Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, serta instansi terkait di Sulawesi Barat.

    Menurut Gubernur Suhardi Duka, budaya membaca adalah pondasi penting dalam membangun kecerdasan bangsa.

    “Gerakan ini menjadi salah satu upaya nyata Pemprov Sulbar dalam membangun generasi literat sebagai fondasi pembangunan daerah menuju Sulawesi Barat maju dan sejahtera,” ujar Suhardi.

    Langkah ini juga sesuai dengan Undang‑Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

    Dengan mewajibkan siswa membaca 20 buku, diharapkan literasi mereka meningkat signifikan yang pada gilirannya mendukung perkembangan Sulawesi Barat yang lebih maju.

    “Pentingnya pengembangan budaya membaca sebagai bagian dari pembangunan kecerdasan bangsa, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan,” kata Suhardi.

    Dari 20 judul yang wajib dibaca, dua di antaranya harus membahas tokoh lokal, yaitu Andi Depu, pahlawan wanita asal Sulbar dan Baharuddin Lopa, mantan Jaksa Agung RI.

    Tujuannya bukan hanya mendorong minat baca, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.

    Tidak hanya soal membaca, kebijakan ini juga mendorong kehadiran pojok baca atau perpustakaan mini di setiap sekolah dan kantor pemerintahan.

    Gubernur memerintahkan agar perpustakaan di sekolah diperbaiki dan dikelola dengan baik. Siswa diminta mengunjungi perpustakaan setidaknya satu kali seminggu.

    Tak ketinggalan, dana BOS dialokasikan untuk mendukung sarana dan buku perpustakaan sesuai Permendikbudristek No. 63 Tahun 2023.

    Tak hanya jenjang SMP dan SMK, Sekolah dasar (SD), madrasah, hingga instansi pemerintahan juga diimbau menerapkan program serupa.

    Dengan membangun budaya baca dari usia dini, pemprov berharap Sulbar mampu mengurangi kesenjangan informasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di semua jenjang.

    Program ini adalah contoh konkret bahwa literasi adalah kunci membangun bangsa cerdas yang dimulai dari sekolah dan terus menjalar ke seluruh lapisan masyarakat.

  • Bukan dari Sekolah, Ternyata Kunci Sukses Elon Musk Belajar dari Buku Ini

    Bukan dari Sekolah, Ternyata Kunci Sukses Elon Musk Belajar dari Buku Ini

    Elon Musk bukan hanya dikenal sebagai pengusaha teknologi visioner di balik Tesla, SpaceX, Neuralink, dan X (Twitter), tapi juga sebagai seorang kutu buku yang menyerap ilmu dari berbagai bidang.

    Salah satu rahasia di balik ide-ide briliannya adalah kebiasaan membaca buku sejak kecil.

    Bahkan, dalam berbagai wawancara, Elon Musk menyebut bahwa dirinya “membangun diri” melalui buku-buku yang ia baca.

    Berikut lima buku penting yang membentuk cara berpikir Elon Musk dan bisa jadi inspirasi berharga buat kamu yang ingin menciptakan terobosan besar dalam hidup maupun karier.

    1. The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy – Douglas Adams

    The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy
    The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy (pangobooks)

    Bagi Elon Musk, buku ini lebih dari sekadar hiburan fiksi ilmiah.

    Karya Douglas Adams yang sarat humor dan ironi ini memberinya pandangan hidup yang unik, yaitu hidup tak selalu harus dipandang terlalu serius dan kadang logika manusia tidak selalu menghasilkan kebenaran mutlak.

    Dengan narasi yang absurd dan penuh kejutan, buku ini mengajarkan tentang pentingnya rasa ingin tahu, keberanian mengeksplorasi hal yang belum diketahui, serta cara berpikir yang tidak kaku.

    Filosofi “jangan panik” yang diangkat dalam cerita menjadi salah satu prinsip hidup Elon Musk ketika menghadapi tekanan luar biasa di dunia bisnis dan teknologi.

    Mau baca bukunya? Klik di Sini.

    2. Structures: Or Why Things Don’t Fall Down – J. E. Gordon

    Structures Or Why Things Don’t Fall Down
    Structures: Or Why Things Don’t Fall Down (reprage)

    Buku ini dianggap sebagai “kitab wajib” bagi mereka yang ingin memahami prinsip dasar rekayasa teknik secara sederhana.

    J. E. Gordon menyampaikan konsep-konsep rumit tentang struktur bangunan, tekanan, dan ketahanan material dalam bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca awam.

    Bagi Elon Musk, buku ini membantu membangun pemahaman mendalam tentang bagaimana dunia fisik bekerja.

    Pengetahuan dari buku itu pula yang sangat berguna saat ia membangun roket di SpaceX atau merancang kendaraan listrik di Tesla.

    Ia menyebut buku ini sebagai pengantar sempurna untuk siapa saja yang ingin masuk ke dunia rekayasa tanpa latar belakang akademis formal di bidang tersebut.

    Mau baca bukunya? Klik di sini.

    3. Benjamin Franklin: An American Life – Walter Isaacson

    Benjamin Franklin An American Life
    Benjamin Franklin An American Life (medium)

    Biografi ini menceritakan kehidupan Benjamin Franklin, tokoh multi-talenta yang dikenal sebagai penemu, penulis, diplomat, dan pelopor dalam banyak bidang.

    Elon Musk terinspirasi oleh kemampuan Franklin untuk menjalani kehidupan lintas disiplin, serta tekad dan kecerdasannya dalam menciptakan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

    Franklin tidak hanya berkontribusi secara ilmiah dan politik, tetapi juga aktif dalam membentuk budaya dan nilai-nilai masyarakat Amerika kala itu.

    Elon Musk mengidentifikasi dirinya dengan semangat itu, kemudian menciptakan teknologi bukan hanya demi bisnis, tapi demi memajukan peradaban manusia.

    Mau baca bukunya? Klik di sini.

    4. Zero to One – Peter Thiel

    Zero to One
    Zero to One (linkedin)

    Ditulis oleh salah satu pendiri PayPal sekaligus mantan rekan bisnis Elon Musk, buku ini membahas filosofi membangun startup yang benar-benar baru dan revolusioner.

    Zero to One menekankan pentingnya menciptakan sesuatu yang orisinal, bukan sekadar meniru.

    Elon Musk merasa sangat selaras dengan gagasan dalam buku ini.

    Ia selalu berusaha menciptakan solusi “dari nol menjadi satu” seperti kendaraan listrik massal yang bisa bersaing dengan mobil bensin atau roket yang bisa digunakan ulang.

    Bagi siapa saja yang ingin membangun masa depan dan tidak sekadar mengikuti arus, buku ini sangat penting untuk dibaca dan dipahami secara mendalam.

    Baca bukunya secara gratis klik di sini.

    5. Einstein: His Life and Universe – Walter Isaacson

    Einstein His Life and Universe
    Einstein: His Life and Universe (eBay)

    Buku ini mengupas sisi personal dan profesional dari ilmuwan legendaris, Albert Einstein.

    Tidak hanya menyoroti pencapaian ilmiahnya, biografi ini juga menggali bagaimana pemikiran, spiritualitas, dan sikap Einstein terhadap kemanusiaan memengaruhi hidupnya.

    Bagi Musk, Einstein adalah sosok yang bukan hanya jenius, tapi juga berani berpikir beda dan menentang arus pemikiran yang sudah mapan.

    Buku ini memperlihatkan bahwa inovasi sejati lahir dari keingintahuan mendalam dan keteguhan dalam mempertahankan ide, bahkan ketika banyak orang meragukannya.

    Elon Musk sering menjadikan Einstein sebagai inspirasi utama dalam mengejar hal-hal besar yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

    Mau baca bukunya secara gratis? Klik di sini.

    Nah, itulah beberapa buku favorit Elon Musk yang menghubungkan dunia imajinasi, teknik, sejarah, dan pemikiran besar dalam peradaban manusia.

  • Bank Syariah Matahari Milik Muhammadiyah Resmi Beroperasi, Siap Perkuat Ekonomi Umat

    Bank Syariah Matahari Milik Muhammadiyah Resmi Beroperasi, Siap Perkuat Ekonomi Umat

    Bank Syariah Matahari kini resmi beroperasi setelah mendapatkan izin dari OJK pada 18 Juni 2025 melalui SK No. KEP‑39/D.03/2025.

    Bank ini merupakan transformasi dari BPR Matahari Artadaya, milik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), menjadi lembaga keuangan syariah yang lebih modern dan berkelanjutan.

    Melalui Surat Imbauan Nomor 124/HIM/I.0/C/2025, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengajak seluruh anggota persyarikatan, termasuk amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi untuk aktif menggunakan layanan Bank Syariah Matahari.

    Ia menekankan agar dana tabungan dan deposito dikelola melalui bank ini, sebagai bagian dari strategi dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat.

    “Menempatkan dana pihak ketiga (DPK) seperti tabungan dan deposito, memanfaatkan layanan keuangan, hingga mengelola transaksi kelembagaan melalui Bank Syariah Matahari,” tulis Anwar dalam surat imbauan.

    Tak hanya itu, Anwar Abbas juga mengatakan jika kehadiran Bank Syariah Matahari akan membawa dampak positif tidak hanya bagi persyarikatan, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui pengembangan sistem ekonomi syariah yang inklusif.

    “Bank ini diharapkan menjadi pilar kemandirian ekonomi umat dan sarana dakwah dalam sektor keuangan,” ujar Anwar.

    Melalui konversi ini, persyarikatan Muhammadiyah memperkuat jaringan perbankan syariahnya, yang kini mencakup sekitar 10 unit Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).

    Bank Syariah Matahari diharap menjadi pilar utama ekonomi umat, menyediakan layanan seperti tabungan syariah, pembiayaan produktif, deposito, hingga mobile banking.

    Target selanjutnya adalah berkembang menjadi Bank Umum Syariah milik Muhammadiyah.

    Keberadaan Bank Syariah Matahari bukan hanya memperluas akses layanan keuangan syariah bagi anggota persyarikatan, tapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat luas.

    Dana yang dihimpun akan digerakkan kembali dalam pembiayaan syariah yang inklusif dan adil.

    Sebagai informasi, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan bahwa saat ini mereka belum memiliki rencana untuk mendirikan Bank Umum Syariah (BUS), meskipun peluang dan potensi ke arah itu terbilang besar.

    Untuk sementara, Muhammadiyah memilih untuk memusatkan perhatian dan sumber daya pada penguatan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang dinilai lebih strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat di level akar rumput.

    “Meskipun demikian, mendirikan BUS untuk saat ini belum ada rencana walau desakan dari bawah atau dari kalangan anggota cukup kuat karena banyak hal yang harus dipersiapkan baik dari segi permodalan, jaringan, IT dan sumber daya manusianya,” kata Anwar.

  • Gampang Banget, Begini Cara Hitung Cicilan Kredit Rumah Biar Nggak Boncos

    Gampang Banget, Begini Cara Hitung Cicilan Kredit Rumah Biar Nggak Boncos

    Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang, terutama bagi keluarga muda atau pekerja baru.

    Namun, harga rumah yang semakin tinggi membuat kredit rumah atau KPR (Kredit Pemilikan Rumah) menjadi solusi utama.

    Sebelum kamu mulai menghitung cicilan kredit rumah, sangat penting untuk memahami terlebih dahulu beberapa komponen utama yang selalu ada dalam proses pengajuan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

    Tanpa memahami komponen-komponen ini, perhitungan yang kamu lakukan bisa keliru atau malah menyesatkan.

    Selain itu, setiap komponen juga akan sangat memengaruhi besaran cicilan per bulan dan total biaya pinjaman yang harus kamu bayarkan ke bank atau lembaga pembiayaan.

    Baca juga: Pinjol atau Gadai, Mana yang Lebih Aman dan Nggak Bikin Bangkrut?

    Istilah dalam Kredit Rumah

    Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai elemen penting dalam kredit rumah:

    1. Harga Rumah

    Harga rumah merupakan nilai jual properti yang ingin kamu beli, dan ini menjadi acuan awal untuk semua perhitungan selanjutnya.

    Harga rumah bisa berbeda tergantung lokasi, tipe, luas tanah, bangunan, hingga fasilitas yang tersedia. Misalnya, rumah di pusat kota tentu lebih mahal dibandingkan rumah di pinggiran kota.

    Mengapa penting mengetahui harga rumah secara akurat? Karena semua perhitungan, mulai dari uang muka (DP), jumlah pinjaman, hingga cicilan bulanan akan mengacu dari angka ini.

    Semakin tinggi harga rumah, tentu semakin besar pula pinjaman dan cicilan yang akan kamu tanggung nantinya.

    Maka dari itu, sesuaikan pilihan rumah dengan kemampuan finansialmu, bukan sekadar keinginan.

    2. DP (Down Payment / Uang Muka)

    DP adalah uang muka awal yang harus kamu bayarkan sebelum pengajuan kredit disetujui.

    Besarnya DP biasanya ditentukan oleh bank atau pengembang, dengan standar umum di Indonesia antara 10% hingga 30% dari harga rumah.

    Contohnya, jika rumah yang ingin kamu beli seharga Rp500 juta dan kamu dikenakan DP 20%, maka kamu harus membayar Rp100 juta terlebih dahulu, dan sisanya Rp400 juta akan dibiayai lewat kredit.

    DP sangat memengaruhi besarnya plafon kredit, bunga, dan cicilan per bulan.

    Semakin besar DP yang kamu bayarkan, maka jumlah pinjaman menjadi lebih kecil, dan otomatis cicilan kredit rumah per bulan juga akan lebih ringan.

    Jika kamu punya tabungan lebih, membayar DP yang lebih besar bisa menjadi strategi finansial yang bijak.

    3. Tenor (Jangka Waktu Kredit)

    Tenor adalah lamanya waktu kamu akan mencicil kredit rumah.

    Biasanya bank menyediakan pilihan tenor antara 5 tahun hingga 20 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun tergantung kebijakan lembaga pembiayaan.

    Tenor memiliki pengaruh besar terhadap besarnya cicilan per bulan. Semakin panjang tenor, maka cicilan per bulan memang akan lebih kecil, namun total bunga yang harus kamu bayarkan ke bank akan jauh lebih besar.

    Sebaliknya, tenor yang pendek membuat kamu membayar bunga lebih sedikit, tapi cicilan bulanan jadi lebih tinggi.

    Contoh perbandingan sederhana:

    Kredit Rp400 juta, bunga 8%, tenor 10 tahun → cicilan per bulan sekitar Rp4,8 juta

    Kredit yang sama, tapi tenor 20 tahun → cicilan bisa turun jadi sekitar Rp3,3 juta

    Namun, total bunga dalam 20 tahun bisa jauh lebih banyak daripada yang 10 tahun. Jadi, penting untuk memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan dan rencana keuangan jangka panjangmu.

    4. Suku Bunga Kredit

    Suku bunga adalah biaya tambahan yang harus kamu bayarkan ke bank sebagai imbalan atas pinjaman.

    Bunga ini biasanya dihitung per tahun dan sangat berpengaruh terhadap besarnya cicilan bulanan.

    Di Indonesia, suku bunga KPR biasanya berada di kisaran 6% hingga 10% per tahun, tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan bank.

    Ada dua jenis suku bunga dalam kredit rumah:

    • Bunga tetap (fixed rate): Bunga yang tidak berubah selama periode tertentu (misalnya 1–5 tahun).
    • Bunga mengambang (floating rate): Bunga yang bisa berubah sesuai dengan suku bunga pasar, biasanya berlaku setelah masa bunga tetap berakhir.

    Memahami sistem bunga ini sangat penting karena akan menentukan stabilitas cicilanmu ke depan.

    Cicilan kredit rumah dengan bunga tetap lebih mudah direncanakan karena jumlahnya tidak berubah, sedangkan bunga mengambang bisa naik dan membuat cicilan membengkak jika suku bunga pasar naik.

    5. Plafon Kredit

    Plafon kredit adalah jumlah uang yang akan dipinjamkan oleh bank kepada kamu setelah dikurangi dengan DP. Plafon inilah yang menjadi dasar dari perhitungan bunga dan cicilan.

    Misalnya, jika kamu membeli rumah seharga Rp600 juta dan membayar DP 30% (Rp180 juta), maka plafon kredit yang akan kamu ajukan adalah Rp420 juta.

    Plafon ini akan dibayarkan bank ke penjual atau developer rumah, dan kamu akan mengangsur jumlah tersebut sesuai tenor dan bunga yang telah disepakati.

    Plafon kredit juga menjadi acuan apakah kamu perlu menambah uang sendiri jika harga rumah melebihi plafon maksimal yang bisa diberikan oleh bank.

    Beberapa bank memiliki batasan maksimal plafon tergantung dari penghasilan, usia, atau jenis pekerjaan peminjam.

    Cara Menghitung Cicilan Kredit Rumah

    Menghitung cicilan kredit rumah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, apalagi jika kamu memahami konsep dasarnya.

    Tujuan utama perhitungan ini adalah untuk mengetahui berapa besar jumlah uang yang harus kamu bayarkan setiap bulan ke bank setelah mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

    Dengan mengetahui besar cicilan, kamu bisa mempertimbangkan kemampuan finansialmu dan merencanakan keuangan dengan lebih baik.

    Untuk menghitung cicilan rumah, umumnya digunakan metode annuitas, yaitu metode yang menetapkan cicilan bulanan tetap, namun komposisi antara pokok dan bunga berubah seiring waktu.

    Pada awal masa kredit, porsi bunga lebih besar, sedangkan di akhir masa kredit, porsi pokok lebih besar.

    Rumus menghitung cicilan KPR:

    Cicilan per bulan = (P × i) / (1 – (1 + i)^-n)

    Keterangan:

    P = Jumlah pinjaman (plafon kredit), yaitu harga rumah dikurangi DP
    i = Suku bunga per bulan (suku bunga tahunan dibagi 12)
    n = Total jumlah bulan (lama pinjaman dalam tahun × 12)

    Rumus ini digunakan oleh hampir semua lembaga keuangan atau bank yang menawarkan produk KPR.

    Namun jika kamu merasa rumus ini terlalu teknis, kamu juga bisa menggunakan kalkulator KPR online yang tersedia gratis di berbagai website perbankan atau aplikasi keuangan.

    Tapi memahami rumus dasarnya tetap penting agar kamu tahu cara kerja cicilan dan bisa membandingkan penawaran dari berbagai bank.

    Contoh Simulasi Perhitungan Kredit Rumah

    Sekarang mari kita lihat contoh perhitungan agar kamu bisa memahami secara lebih nyata bagaimana cara menghitung cicilan kredit rumah.

    Misalnya, kamu ingin membeli rumah seharga Rp500 juta. Kamu membayar DP sebesar 20% (Rp100 juta), sehingga jumlah pinjaman adalah Rp400 juta. Tenor pinjaman 15 tahun dengan bunga tetap 8% per tahun.

    Langkah-langkah perhitungannya:

    Jumlah pinjaman (P) = Rp400.000.000

    Suku bunga tahunan = 8% → bunga per bulan = 8% ÷ 12 = 0,0067

    Tenor = 15 tahun → total bulan = 15 × 12 = 180 bulan

    Masukkan ke rumus:

    Cicilan per bulan =
    (400.000.000 × 0,0067) / (1 – (1 + 0,0067)^-180)
    ≈ Rp3.342.474 per bulan

    Jadi, kamu harus membayar sekitar Rp3,3 juta per bulan selama 15 tahun.

    Masih bingung? Simak langkah-langkah mudah berikut ini.

    1. Hitung DP: 20% dari Rp500 juta = Rp100 juta

    2. Hitung jumlah pinjaman (plafon kredit): Harga rumah – DP = Rp500 juta – Rp100 juta = Rp400 juta

    3. Konversi bunga tahunan ke bunga bulanan: 8% per tahun = 0,08 / 12 = 0,0067 per bulan (sekitar 0,67%)

    4. Hitung total bulan (tenor): 15 tahun × 12 bulan = 180 bulan

    5. Masukkan ke rumus: Cicilan per bulan = (400.000.000 × 0,0067) / (1 – (1 + 0,0067)^-180)

    6. Bila dihitung, hasilnya kira-kira: Cicilan per bulan ≈ Rp3.342.474

    Jadi, dengan pinjaman Rp400 juta, suku bunga 8% per tahun, dan tenor 15 tahun, kamu harus membayar sekitar Rp3,3 juta per bulan ke bank selama 15 tahun.

  • Pinjol atau Gadai, Mana yang Lebih Aman dan Nggak Bikin Bangkrut?

    Pinjol atau Gadai, Mana yang Lebih Aman dan Nggak Bikin Bangkrut?

    Dalam kondisi ekonomi yang semakin menantang, kebutuhan akan dana cepat menjadi hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan masyarakat.

    Saat menghadapi situasi mendesak, seperti biaya rumah sakit, pendidikan anak, atau kebutuhan mendadak lainnya, kebanayakan orang harus memilih antara mengajukan pinjaman online atau menggadaikan barang berharga.

    Kedua pilihan ini memang sama-sama menjanjikan dana dalam waktu cepat, namun keduanya memiliki karakteristik, keuntungan, dan risiko masing-masing yang perlu dipahami dengan baik.

    Pertanyaan yang sering muncul di benak ketika menghadapi situasi tersebut adalah, lebih baik pinjol atau gadai?

    Sebelum memutuskannya, lebih baik mengenal lebih dalam perbedaan antara pinjaman online dan gadai terlebih dahulu, sehingga keputusan yang diambil tidak menjerumuskan pada masalah keuangan jangka panjang.

    Berikut adalah perbandingan antara pinjaman online dan gadai, mulai dari tren, keuntungan, risiko, hingga siapa yang cocok menggunakan salah satu dari keduanya.

    Pinjaman Online Atau Gadai?

    Pinjaman online kini menjadi solusi cepat yang banyak dipilih masyarakat, terutama generasi muda dan pekerja urban.

    Dengan hanya bermodal smartphone dan koneksi internet, siapa pun bisa mengajukan pinjaman hanya dalam hitungan menit.

    Proses yang serba digital, pencairan yang cepat, dan syarat yang minimalis membuat pinjol sangat menarik.

    Namun di balik kemudahannya, pinjaman online juga menyimpan banyak risiko.

    Banyak pengguna terjebak dalam bunga tinggi dan denda keterlambatan yang tidak transparan sejak awal.

    Bahkan, beberapa platform pinjol masih belum berizin dan cenderung melakukan penagihan dengan cara yang tidak manusiawi.

    Inilah mengapa penting untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan mengambil pinjaman dari aplikasi apa pun.

    Berbeda dengan pinjaman online, gadai merupakan bentuk pinjaman yang sudah dikenal sejak lama.

    Proses gadai dilakukan dengan menyerahkan barang berharga sebagai jaminan, dan pihak lembaga gadai akan menaksir nilai barang tersebut untuk menentukan besaran pinjaman.

    Kelebihan utama dari gadai adalah kejelasan sistem dan bunga yang cenderung rendah. Barang yang digadaikan akan disimpan dengan aman hingga pelunasan dilakukan.

    Gadai juga minim risiko kebocoran data pribadi karena prosesnya tidak melibatkan akses ke ponsel atau kontak pribadi seperti yang biasa terjadi pada pinjol.

    Meskipun demikian, kelemahannya adalah harus memiliki barang berharga untuk dijaminkan dan prosedurnya tidak sepraktis pinjol karena harus dilakukan secara tatap muka di kantor gadai.

    Perbandingan Pinjol vs Gadai

    Setelah mengetahui informasi keduanya, barulah kita akan membandingkan.

    Jika dibandingkan secara menyeluruh, pinjaman online lebih unggul dari sisi kecepatan dan kemudahan akses.

    Tidak perlu meninggalkan rumah, cukup mengisi data diri dan mengunggah dokumen, dana bisa cair dalam beberapa jam saja. Ini sangat cocok untuk keadaan yang benar-benar darurat.

    Namun, bunga pinjol cenderung jauh lebih tinggi dibandingkan gadai.

    Bahkan, ada yang menerapkan sistem bunga harian yang jika dijumlahkan dalam sebulan bisa mencapai angka yang sangat memberatkan.

    Belum lagi adanya biaya tersembunyi dan risiko penyalahgunaan data pribadi.

    Sementara itu, gadai memberikan rasa aman dan kepastian hukum yang lebih jelas. hanya perlu menyerahkan barang dan membayar bunga yang telah ditentukan.

    Jika gagal membayar, risiko terbesar adalah kehilangan barang yang digadaikan. Namun, secara umum, sistem gadai lebih transparan dan lebih terkontrol.

    Risiko yang Harus Diwaspadai

    Penggunaan pinjaman online sangat rawan menimbulkan masalah baru jika tidak dikelola dengan baik.

    Banyak orang yang terlilit utang pinjol karena tidak menghitung dengan cermat total cicilan dan bunga yang harus dibayar.

    Bahkan, ada yang sampai terjerat pinjol ilegal yang meneror melalui pesan pribadi, menyebar data pribadi, dan menggunakan cara penagihan yang melanggar etika.

    Di sisi lain, risiko utama dari gadai adalah kehilangan aset. Jika tidak mampu melunasi pinjaman tepat waktu, barang yang digadaikan bisa dilelang.

    Namun, risiko ini lebih bersifat fisik dan tidak menyebar ke kehidupan sosial atau reputasi pribadi seperti yang sering terjadi pada pinjol.

    Pilih Mana Antara Pinjol Atau Gadai?

    Pinjaman online bisa menjadi pilihan ideal untuk seseorang yang benar-benar membutuhkan dana secara cepat dan tidak memiliki barang berharga untuk dijaminkan.

    Namun, ini hanya berlaku jika orang tersebut mampu melunasi pinjaman dalam waktu singkat, serta siap menanggung bunga dan biaya lain yang dikenakan.

    Jika digunakan dengan penuh perhitungan dan dalam jumlah yang tidak berlebihan, pinjol bisa menjadi penyelamat dalam situasi darurat.

    Tapi jika digunakan secara impulsif dan tanpa rencana pelunasan, pinjol justru bisa menjadi awal dari krisis finansial yang berkepanjangan.

    Sementara gadai sangat cocok untuk orang yang memiliki aset fisik, seperti emas, kendaraan, atau elektronik yang bisa dijaminkan.

    Gadai juga lebih aman bagi mereka yang ingin menjaga privasi dan menghindari risiko bunga berlebihan.

    Proses gadai memang lebih konvensional, tapi jauh lebih bisa dikendalikan dan tidak membawa risiko sosial seperti pinjol.

    Jika memiliki perencanaan keuangan yang baik dan mampu membayar dalam waktu yang telah disepakati, sistem gadai bisa menjadi pilihan yang lebih rasional dan aman.

    Kesimpulan

    Baik pinjaman online maupun gadai, keduanya memiliki manfaat dan risiko. Yang membedakan hanyalah bagaimana seseorang mengelola dan merespons pinjaman tersebut.

    Sebelum mengambil keputusan, pastikan telah mengevaluasi kebutuhan, kemampuan membayar, dan konsekuensi yang mungkin timbul.

    Jika tidak yakin bisa mengelola bunga tinggi dan cicilan pinjol, maka gadai bisa menjadi alternatif yang lebih aman.

    Namun, jika waktu adalah kendala utama dan membutuhkan dana dalam hitungan jam, pinjol bisa menjadi solusi asal tetap berhati-hati memilih layanan yang legal dan terdaftar.

    Literasi keuangan menjadi kunci utama. Jangan sampai keputusan yang terlihat sederhana justru menyeret dalam lingkaran utang yang sulit diatasi.

    Pahami syarat dan ketentuan, baca semua rincian bunga dan biaya, serta siapkan strategi pelunasan sebelum mengajukan pinjaman dalam bentuk apa pun. Semoga bermanfaat!