Dalam Bahasa Indonesia, tentu saja ada aturan-aturan atau kaidah yang berlaku dan harus diikuti oleh setiap penggunanya. Kaidah sendiri merupakan sebuah aturan yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Namun dalam konteks ini, perilaku yang diatur adalah perilaku berbahasa, baik verba maupun tulisan.

Nah, karena Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sangat kaya akan kata, meliputi kata serapan dari Bahasa Asing, maka ada aturan pula yang mengikatnya. Aturan tersebut berupa bentuk penulisan yang baik dan benar.

Hal tersebut difungsikan agar maksud dan tujuan yang dikemukakan menjadi lebih terarah serta jelas. Sebab, begitu banyak kata yang terkadang memiliki makna berbeda, walau penulisan sama. Nah, menyadari hal tersebut akhirnya dibentuklah sebuah aturan baku yang disebut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1988 saat Pembukaan Kongres V Bahasa Indonesia, terbit pertama kali KBBI. Sedari itu, KBBI adalah sumber rujukan yang jelas dan bisa dipercaya dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar.

Baca juga: 1000 Daftar Kata Serapan Bahasa Indonesia Beserta Asalnya

Semakin ke sini, perkembangan Bahasa Indonesia semakin mengalami kemajuan sehingga terdapat begitu banyak kata serapan baru yang sudah dicantumkan dalam KBBI. Adapun manfaat dari KBBI adalah bisa digunakan sebagai sumber rujukan dalam penulisan karya tulis ilmiah maupun karya tulis lainnya.

Mengingat teknologi sudah canggih, jadi setiap orang yang ingin menggali informasi dari KBBI, tidak perlu lagi membeli kamus yang tebalnya sampai ratusan halaman. Sekarang setiap orang bisa mencari informasi kata baku hanya dengan mengakses internet karena begitu banyak tersedia KBBI online, salah satunya bisa klik di sini.

Nah, itulah pengertian KBBI beserta manfaatnya. Jadi, jangan sampai salah tulis lagi, ya!