Proses interaksi sosial akan terjadi apabila memenuhi dua syarat utama, yaitu kontak sosial dan komunikasi.

Kedua syarat ini merupakan dasar dari terjadinya hubungan sosial antarindividu maupun antarkelompok dalam masyarakat.

Pengertian Kontak Sosial

Kontak sosial adalah awal mula terjadinya interaksi. Kontak ini bisa bersifat langsung maupun tidak langsung.

Kontak langsung terjadi ketika individu bertemu secara fisik, misalnya berbicara tatap muka, berjabat tangan, atau bekerja sama dalam suatu kegiatan.

Sementara itu, kontak tidak langsung bisa terjadi melalui media seperti telepon, pesan singkat, media sosial, atau surat.

Meskipun tidak bertatap muka, hubungan tetap bisa terjalin asalkan ada saling pengaruh dan respons.

Pengertian Komunikasi

Setelah terjadi kontak sosial, syarat kedua yang harus ada adalah komunikasi. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan, ide, perasaan, atau informasi dari satu pihak kepada pihak lain.

Dalam komunikasi, setidaknya ada lima unsur penting, yaitu pengirim pesan, pesan itu sendiri, media penyampaian, penerima pesan, dan efek atau respons dari penerima.

Komunikasi dapat dilakukan secara verbal (lisan dan tulisan) maupun nonverbal (gerakan tubuh, ekspresi wajah, intonasi suara, dll).

Tanpa adanya kontak dan komunikasi, maka tidak akan terjadi proses saling memengaruhi yang menjadi inti dari interaksi sosial.

Oleh karena itu, interaksi sosial hanya bisa terjadi jika dua syarat utama ini terpenuhi dan berjalan timbal balik antarindividu atau kelompok.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.