Pengertian Tanda Kromatis

Tanda kromatis adalah tanda dalam notasi musik yang digunakan untuk mengubah tinggi rendahnya nada asli.

Tanda ini berfungsi menaikkan atau menurunkan sebuah nada setengah langkah (setengah nada), sehingga menghasilkan warna bunyi baru yang berbeda dari nada dasarnya.

Dalam musik, terdapat dua jenis tangga nada, yaitu diatonis (tujuh nada pokok: do, re, mi, fa, sol, la, si) dan kromatis (dua belas nada yang terdiri dari tujuh nada pokok ditambah lima nada hasil perubahan). Nah, tanda kromatis inilah yang memungkinkan terbentuknya nada-nada tambahan tersebut.

Dengan adanya tanda kromatis, musik menjadi lebih kaya karena tidak hanya terpaku pada nada asli, tetapi bisa menghadirkan nuansa yang lebih beragam.

Jenis Tanda Kromatis

Tanda kromatis atau aksidental memiliki tiga jenis tanda, diantaranya:

  • Kres/sharp (♯) digunakan untuk menaikkan nada ½ jarak. Nada yang dinaikkan ½ jarak mendapat akhiran “is” (contoh: C menjadi Cis).
  • Mol/flat (♭) digunakan untuk menurunkan nada ½ jarak. Nada yang diturunkan ½ jarak mendapat akhiran “es” (contoh: D menjadi Des).
  • Pugar/natural (♮) digunakan untuk mengembalikan nada-nada yang telah dinaikkan atau diturunkan ke nada awal. (contoh: Gis menjadi G).

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.