Tag: berita dunia

  • Kedapatan Membawa Senjata Api ke Sekolah, Siswa Ini Langsung Diamankan

    Kedapatan Membawa Senjata Api ke Sekolah, Siswa Ini Langsung Diamankan

    Seorang siswa East High School di Denver kedapatan membawa senjata api ke sekolah pada Kamis lalu.

    Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah, Terita Walker, melalui surat resmi kepada orang tua dan komunitas sekolah.

    Dalam surat tersebut, Walker menjelaskan bahwa seorang siswa melaporkan adanya siswa laki-laki yang membawa senjata di lingkungan sekolah.

    Tim pengamanan dari Denver Public Schools (DPS) segera menuju kelas yang dimaksud dan meminta siswa tersebut keluar untuk diperiksa.

    Saat diminta bekerja sama, siswa itu menolak dan akhirnya harus diborgol. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan senjata api di dalam tas miliknya.

    Walker menegaskan bahwa keselamatan siswa merupakan prioritas utama pihak sekolah. Ia juga menekankan bahwa semua ancaman keamanan akan ditindaklanjuti dengan serius dan setiap laporan akan langsung diselidiki aparat keamanan.

    “Kami ingin mengingatkan bahwa tidak pernah diperbolehkan membawa senjata dalam bentuk apa pun, baik asli maupun tiruan, ke lingkungan sekolah,” tulis Walker.

    Kepala sekolah itu juga meminta orang tua dan wali murid untuk berdiskusi dengan anak-anak mereka mengenai peristiwa ini serta mendorong siswa agar berani melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan.

    Sebagai langkah lanjutan, tim krisis DPS telah disiagakan untuk membantu siswa yang merasa terganggu secara psikologis akibat kejadian ini.

    Orang tua juga dipersilakan menghubungi psikolog sekolah atau konselor di East High jika membutuhkan dukungan terkait kesehatan mental anak mereka.

  • Kontroversi Toilet Netral Gender, Denver Public Schools Tak Terima Putusan Pemerintah Federal

    Kontroversi Toilet Netral Gender, Denver Public Schools Tak Terima Putusan Pemerintah Federal

    Denver Public Schools (DPS) menyatakan keberatan atas temuan dari Kantor Hak Sipil Departemen Pendidikan Amerika Serikat yang menilai mereka melanggar aturan Title IX setelah membangun toilet netral gender di East High School.

    Dalam sebuah surat yang dikirim pada Jumat lalu kepada Direktur Regional Sementara OCR, Erica Austin, penasihat senior sekaligus koordinator Title IX DPS, Kristin Bailey, menegaskan bahwa pihaknya tidak sepakat dengan kesimpulan tersebut. Meski begitu, DPS tetap membuka diri untuk mencari penyelesaian.

    “Kami menolak anggapan bahwa distrik dan OCR berada dalam jalan buntu. Faktanya, sejak awal investigasi ini kami ingin berdiskusi mengenai opsi penyelesaian dan sampai saat ini kami tetap berkomitmen untuk melakukannya,” tulis Bailey.

    Langkah DPS mengubah salah satu toilet di East High menjadi toilet netral gender dilakukan pada libur musim dingin lalu.

    Setelah berita mengenai fasilitas baru itu muncul pada Januari, OCR mulai melakukan investigasi dengan alasan bahwa perubahan tersebut mengurangi fasilitas khusus bagi siswi, sehingga dinilai melanggar Title IX.

    Pada musim panas berikutnya, DPS kembali mengubah satu toilet khusus siswa laki-laki menjadi toilet netral gender dengan harapan bisa meredakan kekhawatiran pemerintah federal.

    Namun pada Agustus, OCR menyimpulkan bahwa DPS tetap melakukan diskriminasi terhadap siswa perempuan karena mengubah toilet khusus perempuan.

    OCR kemudian memerintahkan agar seluruh toilet kembali dipisahkan berdasarkan jenis kelamin biologis serta meminta DPS meninjau ulang kebijakan terkait LGBTQ+.

    Pihak sekolah diberi waktu sepuluh hari untuk mematuhi perintah tersebut atau menghadapi sanksi.

    Dalam suratnya, Bailey mengkritik kurangnya komunikasi dari OCR sepanjang investigasi. Ia menyebut hanya ada tiga kali kontak selama tahun ini, yakni dua kali panggilan telepon dan satu surat resmi. Permintaan mediasi dari pihak DPS pun tidak pernah ditanggapi.

    DPS menilai perubahan toilet laki-laki menjadi netral gender seharusnya sudah menyelesaikan masalah awal. Mereka juga menilai OCR memasukkan tuduhan baru tanpa melakukan penyelidikan yang menyeluruh.

    Superintendent Alex Marrero sebelumnya menentang hasil temuan ini dan menyebutnya sebagai bagian dari agenda anti-trans yang digaungkan pemerintahan Trump. Ia menegaskan DPS akan terus melindungi siswa LGBTQ+ dari diskriminasi dan penghapusan identitas.

    Melalui surat terbaru, Bailey menekankan bahwa DPS berkomitmen penuh untuk mematuhi Title IX serta hukum hak sipil, dan meminta OCR memulai periode negosiasi penyelesaian selama 90 hari. Hingga kini, Departemen Pendidikan belum memberikan tanggapan terhadap surat tersebut.

    Sumber: 9news

  • Fantastis, Sekolah Baru Senilai 85 Juta Dolar Mulai Dibangun di Kota Ini

    Fantastis, Sekolah Baru Senilai 85 Juta Dolar Mulai Dibangun di Kota Ini

    Aurora Public Schools resmi memulai pembangunan sebuah sekolah baru dengan anggaran sekitar 85 juta dolar.

    Sekolah yang berlokasi di Colorado, Amerika Serikat ini nantinya akan menampung siswa dari tingkat pra-sekolah hingga kelas delapan dan ditargetkan mulai beroperasi pada musim gugur tahun 2026.

    Pembangunan sekolah tersebut menjadi salah satu proyek besar yang diharapkan mampu memberikan fasilitas pendidikan lebih baik bagi masyarakat.

    Rencana desain gedung difokuskan untuk mendukung kegiatan olahraga dan seni. Kedua bidang ini dianggap penting karena tidak hanya menunjang perkembangan akademik, tetapi juga membantu membentuk kreativitas serta kesehatan fisik siswa.

    Meskipun detail lengkap mengenai fasilitas yang akan dibangun belum diumumkan, pihak sekolah menegaskan bahwa perhatian khusus akan diberikan pada ruang yang bisa digunakan siswa untuk berkreasi dan berolahraga.

    Dengan adanya sekolah baru ini, Aurora Public Schools berharap mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

    Proyek pembangunan ini juga menjadi simbol investasi besar dalam dunia pendidikan.

    Kehadiran sekolah baru dengan fasilitas yang lebih lengkap dipandang sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan peluang lebih luas bagi siswa dalam mengembangkan minat dan bakat mereka.

    Sumber: 9news