Tag: Hiburan

  • Ini Rahasia Resep Bolu Sarang Semut yang Lembut dan Lezat

    Bolu Sarang Semut adalah kue yang memiliki tekstur unik seperti sarang semut dengan rasa manis karamel yang khas.

    Bolu sarang semut memiliki tekstur lembut dengan lubang-lubang kecil yang menyerupai sarang semut, serta rasa manis karamel yang khas.

    Kue tradisional ini tak hanya memikat dengan tampilan cantiknya, tetapi juga menawarkan sensasi rasa yang lembut dan lezat di setiap gigitannya.

    Jika kamu sedang mencari resep kue yang sederhana namun istimewa untuk dibuat di rumah, Bolu Sarang Semut bisa menjadi pilihan yang tepat.

    Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan langkah-langkah yang sederhana, kamu dapat menciptakan kue lezat ini sendiri di rumah.

    Berikut adalah resep untuk membuat Bolu Sarang Semut yang lezat.

    Bahan:

    • 200 gram gula pasir
    • 225 ml air panas
    • 75 gram margarin
    • 100 ml susu kental manis
    • 4 butir telur, kocok sampai berbusa
    • 90 gram tepung terigu
    • 25 gram maizena
    • 1 sdt soda kue

    Cara Membuat:

    1. Buat karamel: Campurkan gula pasir dan air panas dalam panci. Masak hingga gula larut dan berwarna cokelat muda. Angkat dan biarkan dingin.
    2. Kocok telur: Kocok telur hingga mengembang pucat. Masukkan susu kental manis dan margarin cair, kocok rata.
    3. Campur bahan kering: Ayak tepung terigu, maizena, dan soda kue. Campurkan dengan adonan telur secara bertahap sambil diaduk rata.
    4. Gabungkan adonan: Tuang perlahan karamel dingin ke dalam adonan telur sambil diaduk rata.
    5. Panggang: Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin dan dialas kertas baking. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 180°C selama sekitar 30-40 menit atau hingga matang.
    6. Keluarkan dan dinginkan: Setelah matang, keluarkan bolu dari oven dan biarkan dingin di dalam loyang. Setelah benar-benar dingin, keluarkan dari loyang dan potong-potong sesuai selera.

    Tips:

    • Pastikan karamel benar-benar larut dalam air panas agar tidak ada kristal gula yang tersisa.
    • Aduk adonan dengan perlahan untuk menghasilkan tekstur sarang semut yang khas.

    Selamat mencoba resep Bolu Sarang Semut ini di rumah!

  • High School Return of a Gangster Tayang Setiap Hari Apa?

    Drama Korea “High School Return of a Gangster” tayang setiap hari Rabu di VIU.

    Drama ini mulai tayang perdana pada tanggal 29 Mei 2024 dan memiliki total 8 episode. Setiap episode berdurasi 70 menit.

    Berikut beberapa informasi tambahan tentang drama ini:

    • Genre: Kehidupan, Remaja, Fantasi
    • Sutradara: Lee Sung Taek
    • Penulis: Horol dan Jung Da Hee
    • Pemeran: Yoon Chan Young, Bong Jae Hyun, Lee Seo Jin, Kim Se Won

    Sinopsis High School Return of a Gangster

    High School Return of a Gangster adalah drama Korea terbaru yang sedang tayang sejak 29 Mei 2024.

    Drama ini diadaptasi dari webtoon populer dan dibintangi oleh aktor kenamaan Lee Seo-Jin.

    Seorang preman legendaris bernama Kim Deuk Pal bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang siswa SMA yang lemah.

    Dia kemudian menggunakan kekuatan dan pengetahuannya untuk melawan para pengganggu dan melindungi orang-orang yang dia sayangi.

    Drama ini menyajikan cerita unik tentang Kim Deuk-Pal, seorang gangster tangguh berusia 47 tahun.

    Suatu hari, ia menyaksikan percobaan bunuh diri seorang anak SMA bernama Song Yi-Heon.

    Tak bisa tinggal diam, Deuk-Pal berusaha menolong Yi-Heon. Namun, karena kecelakaan, jiwa Deuk-Pal justru berpindah ke tubuh Yi-Heon!

    Deuk-Pal yang kini berada di tubuh anak SMA pun harus menjalani kehidupan sekolah menengah atas.

    Ia pun mengetahui bahwa Yi-Heon ternyata menjadi korban perundungan.

    Dengan pengalamannya sebagai gangster, Deuk-Pal pun bertekad untuk melindungi para korban bully dan menegakkan keadilan di sekolah.

    High School Return of a Gangster tak hanya menghadirkan kisah keseharian anak SMA.

    Deuk-Pal yang masih memiliki ingatan masa lalunya juga harus berurusan dengan dunia gangster yang pernah ia geluti.

    Perpaduan dunia gangster yang keras dengan kehidupan sekolah yang ceria ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

  • The Architecture of Love: Luka Lama, Cinta Baru, dan Pencarian Jati Diri

    Film “The Architecture of Love” merupakan karya sinematik yang menggabungkan keindahan arsitektur dengan kompleksitas hubungan manusia.

    Dengan latar belakang kota New York yang memukau, film ini mengajak penonton untuk menelusuri jalan-jalan dan gedung-gedung ikonik sambil menyelami kisah cinta yang unik antara dua tokoh utama, Raia dan River.

    Keduanya adalah sosok yang telah mengalami patah hati dan kehilangan, namun menemukan kesempatan kedua dalam cinta di kota yang tidak pernah tidur ini.

    Raia, seorang penulis terkenal yang mengalami kebuntuan kreatif, memilih untuk melarikan diri ke New York, berharap dapat menemukan inspirasi baru.

    Di sisi lain, River adalah seorang arsitek dari Jakarta yang juga mencari pelarian dari masa lalu yang menyakitkan.

    Pertemuan mereka tidak disengaja, namun seketika membuka pintu bagi kemungkinan-kemungkinan baru.

    New York, dengan segala keramaian dan keanekaragamannya, menjadi saksi bisu pertemuan dan pertumbuhan hubungan mereka.

    Dalam film ini, arsitektur tidak hanya menjadi latar belakang cerita, tetapi juga metafora untuk kehidupan karakter-karakternya.

    Bangunan-bangunan tinggi, jembatan-jembatan yang menghubungkan, dan ruang-ruang terbuka di kota New York melambangkan harapan, penghubung, dan kesempatan bagi Raia dan River untuk memulai lagi.

    Setiap sudut kota menjadi simbol dari fase kehidupan mereka, dari kesendirian hingga kebersamaan, dari keputusasaan hingga keberanian untuk mencintai lagi.

    “The Architecture of Love” juga mengeksplorasi tema penyembuhan dan penerimaan.

    Bagaimana kedua karakter utama menghadapi masa lalu mereka, belajar untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain, serta berani membuka hati untuk cinta yang baru adalah perjalanan yang emosional dan mendalam.

    Film ini tidak hanya menawarkan kisah romantis, tetapi juga pelajaran tentang bagaimana arsitektur kehidupan kita dibangun dari momen-momen yang kita alami dan pilihan-pilihan yang kita buat.

    Selain itu, film ini juga menyoroti pentingnya persahabatan dan dukungan sosial dalam proses penyembuhan.

    Erin, sahabat Raia yang diperankan dengan hangat oleh Jihane Almira, memberikan tempat berlindung dan telinga yang siap mendengar, menunjukkan bahwa dalam menghadapi kesulitan, kehadiran teman bisa menjadi salah satu pilar terkuat dalam arsitektur kehidupan kita.

    Dengan akting yang memukau dari Nicholas Saputra dan Putri Marino, “The Architecture of Love” berhasil menghidupkan karakter-karakter yang kompleks dan relatable.

    Chemistry antara keduanya terasa alami dan menyentuh, membawa penonton untuk merasakan setiap suka dan duka yang mereka alami.

    Penampilan pendukung dari Jerome Kurnia dan Omar Daniel juga tidak kalah penting, memberikan dimensi tambahan pada narasi dan memperkaya lapisan cerita.

    Sutradara Teddy Soeriaatmadja telah menciptakan sebuah karya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya akan emosi dan pesan.

    Dengan skenario yang ditulis oleh Ika Natassa dan Alim Sudio, “The Architecture of Love” menawarkan pandangan yang segar dan introspektif tentang cinta, kehidupan, dan tentu saja, arsitektur—baik yang nyata maupun yang metaforis.

    “The Architecture of Love” adalah film yang berani dan berbeda. Ini bukan sekadar film romantis biasa; ini adalah perjalanan tentang menemukan keindahan dalam reruntuhan, kekuatan dalam kerapuhan, dan cinta dalam arsitektur kehidupan yang kita bangun setiap hari.

    Film ini mengajak kita untuk melihat lebih dalam, tidak hanya pada bangunan yang kita lihat, tetapi juga pada struktur emosi dan hubungan yang kita bentuk.

    Ini adalah film yang layak ditonton, tidak hanya bagi pecinta film, tetapi bagi siapa saja yang mencari kisah inspiratif tentang kekuatan cinta dan keberanian untuk memulai lagi.

  • Jodie Comer, Aaron Taylor-Johnson & Ralph Fiennes Akan Membintangi ‘28 Years Later’ garapan Danny Boyle dan Sony Pictures

    Trilogi terbaru 28 Years Later arahan sutradara Danny Boyle dan Sony Pictures semakin menarik perhatian, dan kini dengan tambahan bintang papan atas.

    Sumber internal membocorkan kepada Deadline bahwa Jodie Comer, Aaron Taylor-Johnson, dan Ralph Fiennes telah bergabung dalam film pertama, sekuel dari film asli 28 Days Later.

    Boyle akan menyutradarai film pertama dari naskah yang ditulis oleh Alex Garland. Sony akan merilis film ini di bioskop seluruh dunia.

    ​​Meskipun detail plot masih belum jelas, film asli 28 Days Later yang dirilis di tahun 2002 bercerita tentang seorang kurir sepeda (diperankan oleh Cillian Murphy) yang bangun dari koma dan mendapati dunia telah dikuasai zombie setelah wabah virus.

    Film ini meraup lebih dari $82 juta di seluruh dunia dan melahirkan sekuel di tahun 2007, 28 Weeks Later, di mana Boyle dan Garland hanya berperan sebagai produser eksekutif.

    Deadline baru-baru ini memberitakan bahwa studio tersebut telah menunjuk sutradara Candyman, Nia DaCosta, untuk memimpin bagian kedua trilogi ini dan rencananya kedua film akan diproduksi secara berurutan.

    Untuk tiga pemeran terbaru, studio dengan jelas menunjukkan keseriusannya, dengan mendatangkan bintang papan atas alih-alih memilih aktor yang kurang dikenal seperti pada seri sebelumnya.

    Boyle dan Garland juga memproduksi 28 Years Later, bersama produser asli Andrew Macdonald dan Peter Rice. Bernie Bellew juga ikut memproduksi. Murphy juga kembali sebagai produser eksekutif.

    Setelah perannya yang melambungkan namanya dan memenangkan Emmy dalam Killing Eve, Comer tetap sibuk di dunia film layar lebar.

    Ia membintangi film-film seperti Free Guy bersama Ryan Reynolds dan The Last Duel arahan Ridley Scott.

    Selanjutnya, dia dapat disaksikan dalam film Focus Features, The Bikeriders, beradu akting dengan Tom Hardy dan Austin Butler.

    Bagi Taylor-Johnson, peran ini melanjutkan kerja sama yang kuat dengan Sony setelah perannya yang mencuri perhatian dalam Bullet Train serta film Marvel mendatang, Kraven the Hunter.

    Selanjutnya, ia akan tampil dalam film tenda Universal, The Fall Guy, yang akan tayang minggu depan dan juga dibintangi oleh Ryan Gosling dan Emily Blunt.

    Dia juga memiliki film horor gothic Focus, Nosferatu, yang akan tayang pada Natal ini.

    Fiennes yang pernah dinominasikan Oscar saat ini sedang menyelesaikan pementasan drama Macbeth yang laris manis di 4 kota secara internasional, terakhir di Washington, DC.

    Drama ini dipentaskan di Liverpool, London, dan Edinburgh dengan tiket yang terjual habis di setiap kota dan mendapat ulasan yang luar biasa.

    Ia mengakhiri pementasannya di DC pada 5 Mei. Musim gugur ini ia akan membintangi dua film, Conclave disutradarai Edward Berger yang akan dirilis oleh Focus Features dan The Return disutradarai Uberto Pasolini beradu akting dengan Juliette Binoche yang akan dirilis oleh Bleecker Street.

    Comer dikelola oleh Independent Talent Group, WME, dan Johnson Shapiro Slewett & Kole. Fiennes dikelola oleh 42 dan CAA. Johnson dikelola oleh WME, Brillstein Entertainment Partners, dan David Weber.

  • Assassin's Creed Hexe Dikabarkan Punya "Sistem Ketakutan": Bisakah Elsa Membuat Musuh Ketar-Ketir?

    Waralaba Assassin’s Creed menjadi salah satu fokus utama developer Ubisoft akhir-akhir ini.

    Tahun lalu, mereka merilis Assassin’s Creed Mirage, dan setidaknya ada empat game lagi yang akan hadir dalam beberapa tahun ke depan.

    Salah satunya adalah Assassin’s Creed: Codename Hexe, game mendatang yang berlatar abad ke-16 di Eropa Tengah.

    Berdasarkan informasi awal, Hexe akan banyak menggunakan unsur ilmu sihir dan “ketakutan paranormal” lainnya.

    Namun bocoran terbaru menyebutkan bahwa tim developer akan mengambil inspirasi dari game Assassin’s Creed terdahulu.

    Bocoran ini berasal dari Insider Gaming yang mengaku telah menerima cuplikan video mendetailkan salah satu kemampuan karakter utama dalam Assassin’s Creed Hexe.

    Ingatlah untuk menanggapi semua bocoran ini dengan skeptis hingga Ubisoft mengumumkan sesuatu secara resmi.

    Meski demikian, Insider Gaming dikenal sebagai sumber yang cukup bisa dipercaya.

    Tetap saja, hal-hal bisa berubah selama pengembangan game. Jadi, jangan heran jika informasi yang dibagikan ini tidak muncul di versi final Hexe saat diluncurkan nanti.

    Insider Gaming mengklaim bahwa cuplikan video yang mereka terima menunjukkan Elsa (protagonis terduga Hexe) yang bisa merasuki seekor kucing.

    Pemain kemudian dapat menggunakan kucing tersebut untuk mengalihkan perhatian para prajurit, sehingga memudahkan Elsa untuk menyelinap.

    Mereka juga mengklaim bahwa Hexe akan menampilkan modifikasi dari “Sistem Ketakutan” yang pernah digunakan dalam DLC Jack the Ripper di Assassin’s Creed Syndicate.

    Kita belum tahu persis perubahan apa yang akan dilakukan Hexe pada formula tersebut.

    Namun, pemain veteran Assassin’s Creed mungkin ingat bahwa Jack the Ripper bisa menggunakan kemampuannya untuk membuat takut para musuhnya, sehingga membalikkan keadaan pertarungan.

    Mengingat Hexe berfokus pada ilmu sihir, mekanisme seperti teriakan mengerikan Jack sepertinya bisa dengan mudah diadaptasi. Namun, kita harus menunggu pengumuman resmi dari Ubisoft.

    Sampai saat ini, Ubisoft belum mengumumkan tanggal rilis pasti untuk Hexe. Perkiraannya, Hexe akan dirilis pada tahun 2026.

    Game ini dipastikan rilis setelah Assassin’s Creed: Codename Red dan Assassin’s Creed Infinity. Ubisoft hanya mengatakan bahwa Red akan diluncurkan selama tahun fiskal 2025 perusahaan.

    Beberapa laporan menyebutkan bahwa Red akan hadir pada akhir 2024, tetapi hal tersebut belum dikonfirmasi oleh Ubisoft.

  • Garouden: The Way of the Lone Wolf – Anime Baru Netflix Hadir Bulan Depan!

    Netflix akan segera menghadirkan anime laga seru berjudul Garouden: The Way of the Lone Wolf pada musim semi ini. Para penggemar bisa langsung lihat trailer dan poster pertamanya!

    Garouden adalah serial novel karya Baku Yumemakura yang terbit sejak 1985.

    Novel ini begitu populer hingga diadaptasi menjadi manga (salah satunya digarap oleh Keisuke Itagaki, pencipta Baki the Grappler), film layar lebar, bahkan video game.

    Dan kini, Garouden akan debut sebagai anime untuk pertama kalinya melalui serial baru di Netflix!

    Netflix sudah berpengalaman dalam menghadirkan anime laga, seperti Baki the Grappler, Kengan Ashura (yang akan segera hadir dengan anime crossover musim panas ini), dan masih banyak lagi.

    Kini, bersiaplah untuk kehadiran petarung baru, Garouden: The Way of the Lone Wolf.

    Anime ini mengisahkan tentang petarung utama yang berusaha menahan gejolak serigala buas di dalam dirinya sebelum menghadapi para petarung tangguh lainnya.

    Simak trailer pertama Garouden: The Way of the Lone Wolf di video di atas dan poster barunya di bawah.

    Garouden: The Way of the Lone Wolf akan tayang perdana di seluruh dunia melalui Netflix mulai 23 Mei mendatang.

    Serial ini disutradarai oleh Atsushi Ikariya (yang juga mendesain karakter bersama Momoko Kawai untuk NAZ).

    Daisuke Mataga berperan sebagai asisten sutradara, Sadayuki Murai menangani skrip, Takeshi Ueda membawakan lagu pembuka berjudul “Fight & PRIDE”, dan lagu penutup berjudul “CRY BOY”.

    Para pengisi suara yang terlibat antara lain: Ryota Takeuchi sebagai Juzo Fujimaki, Tetsu Inada sebagai Bunshichi Tanba, Shunsuke Takeuchi sebagai Tsutomu Himekawa, dan masih banyak lagi.

    Sinopsis yang diberikan Netflix untuk anime ini adalah: “Dalam pelarian dari masa lalunya yang kelam, Juzo Fujimaki diperas untuk mengikuti turnamen ilegal dan harus menghadapi para petarung terkuat dalam pertarungan mematikan.”

  • Cosplay War Devil Chainsaw Man: Akurat Seperti Manga, Buktikan Live Action Bisa Berjalan?

    Desain karakter dalam Chainsaw Man begitu hidup, menarik perhatian, dan unik. Ini membuat mereka mudah diingat dan sangat berbeda dari karakter di seri lainnya.

    Terutama desain yang menggabungkan Devil dengan manusia biasa, seperti karakter utama Denji yang menyatu dengan Chainsaw Devil ikonik, membuat kepalanya memiliki gergaji mesin.

    Aspek inilah yang membuat Chainsaw Man memiliki banyak desain luar biasa, dan salah satunya adalah Yoru, the War Devil.

    Baru-baru ini, cosplayer berbakat dari Reddit, u/coco_goatie, dengan sempurna menciptakan kembali tampilan khas Yoru hingga detail terkecil.

    Cosplay ini secara sempurna menyerupai ilustrasi War Devil yang ada di sampul volume ke-12 Chainsaw Man.

    Bahkan latar belakang dan elemen visualnya pun sesuai dengan sampul aslinya, membuat cosplay ini akurat seperti manga, seolah-olah sang cosplayer diambil langsung dari sampul tersebut.

    u/coco_goatie mengenakan wig hitam panjang yang identik dengan rambut Yoru, bersama dengan pakaian khasnya yang terdiri dari kemeja putih berkancing dan gaun hitam berikat pinggang.

    Pose sang cosplayer, dengan satu tangan terangkat ke atas dan ke samping, dengan pipi bersandar di tangan, menyerupai pose Yoru dalam ilustrasi.

    Mungkin elemen paling menarik dan kompleks dari foto tersebut adalah penggunaan detail visual yang khas, seperti latar belakang bangunan berwarna hijau dan merah yang berani serta elemen warna-warni dari desain Yoru, seperti mata oranye dan kuning yang mencolok serta tanda merah di wajahnya.

    Foto diambil dari sudut ke atas seperti sampul manga, membuat Yoru terlihat seperti sedang mengintai penonton dengan mengancam.

    Pose menjulang yang menakutkan dan ekspresi merenung dan licik di wajah cosplayer semuanya berkontribusi pada perasaan kekuatan dan teror yang dipancarkan karakter dalam Chainsaw Man.

    War Devil kejam, penuh perhitungan, dan brutal, merasuki tubuh Asa Mikata untuk digunakan sebagai wadah untuk melanjutkan ambisi jahatnya.

    Kemampuannya yang paling luar biasa dan berguna memungkinkan dia untuk mengambil orang atau objek apa pun dan membentuknya menjadi senjata berbahaya, yang membuktikan mengapa dia disebut War Devil.

    Meskipun Yoru bukan Devil terkuat saat ini, dia memiliki motivasi dan potensi yang mengerikan dan terus berkembang dalam kemampuannya.

  • Anime Boruto Kembali? Studio Pierrot Beri Petunjuk Format Baru yang Bisa Atasi Masalah Besar

    Kembalinya anime Boruto: Naruto Next Generations menjadi topik perbincangan hangat.

    Studio Pierrot memberi petunjuk bahwa anime ini bisa kembali lebih kuat dengan satu perubahan jadwal yang kecil namun penting.

    Anime Boruto, meskipun kontroversial karena banyaknya filler, memiliki banyak penggemar fanatik yang sudah menantikan kembalinya anime ini sejak rilis manga sekuelnya, Boruto: Two Blue Vortex.

    Ditayangkan antara 5 Februari 2017 hingga 26 Maret 2023, anime yang berfokus pada kehidupan Boruto Uzumaki, putra Naruto ini sayangnya tidak selalu diterima dengan baik.

    Sebagai anime yang berjalan terus menerus tanpa jeda, Boruto harus menggunakan episode filler dalam jumlah yang luar biasa untuk memberi manga waktu merilis chapter baru untuk diadaptasi.

    Dalam wawancara dengan Comic Natalie, CEO Studio Pierrot, Muchiki Honma, mengungkapkan bahwa kesuksesan Bleach: Thousand Year Blood War membantu mereka menyadari bahwa format musiman bisa menjadi yang terbaik untuk anime, dan itu bisa diterapkan pada proyek mereka di masa depan, termasuk Boruto.

    Hal ini membuat para penggemar bersemangat, karena ini berarti Boruto tidak akan lagi dipenuhi episode filler.

    Kesuksesan Demon Slayer mendorong Honma untuk mempertimbangkan kembali metode produksi Pierrot.

    Studio ini merilis anime tahunan seperti Naruto, Bleach, Black Clover, dan Boruto tanpa henti, dan tuntutan jadwal produksi yang melelahkan tersebut tak pelak berdampak pada kualitas.

    Format musiman Demon Slayer memungkinkan Ufotable untuk mencurahkan banyak sumber daya dan waktu untuk itu dan hasil akhirnya adalah sebuah karya seni yang indah yang meledak di seluruh dunia, menjadi salah satu anime tersuksesan yang pernah ada.

    Studio Pierrot kemudian memutuskan untuk bereksperimen dengan format musiman untuk Bleach: Thousand Year Blood War dan hasilnya luar biasa.

    Anime ini menerima pujian tinggi untuk visualnya yang menakjubkan dan animasinya yang luar biasa, dan perkembangan ini membantu studio memutuskan untuk melanjutkan metode produksi ini.

    Anime Boruto tayang setahun setelah manga dimulai, yang berarti tidak banyak materi sumber untuk diadaptasi.

    Selain itu, jadwal bulanan manga membuat anime menyusul dengan cepat dan Pierrot harus memasukkan filler non-kanon untuk memberi manga lebih banyak waktu untuk berkembang.

    Meskipun filler Boruto terkadang menambah konten yang berarti ke dalam cerita, sebagian besar tidak disukai oleh para penggemar.

    Format Boruto musiman berarti anime ini akan memiliki cukup materi untuk membuat 12 atau 24 episode, dengan interval sekitar satu tahun di antara setiap musim untuk memungkinkan lebih banyak chapter manga dirilis.

    Lebih lanjut, Boruto musiman juga berarti staf akan memiliki cukup waktu untuk membuat kualitasnya sebaik mungkin.

    Boruto: Naruto Next Generations sudah memiliki basis penggemar kuat yang mau mengabaikan kekurangannya, jadi kita hanya bisa membayangkan betapa bagusnya Boruto: Two Blue Vortex versi musiman nanti.

  • Chaeyoung Twice & Zion.T Dikabarkan Kencan, Sudah Berlangsung 6 Bulan?

    Chaeyoung TWICE dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara dengan Zion.T.

    Rumor ini mulai mencuat setelah sebuah outlet berita Korea, SWAY, menerbitkan artikel tentang keduanya pada Rabu, (3/4/2024) kemarin.

    Lebih mengejutkan lagi, menurut hasil investigasi yang dilakukan oleh SWAY, Chaeyoung dan Zion.T telah menjalin hubungan asmara selama enam bulan.

    Keduanya pertama kali bertemu lewat perkenalan dari rekan kerja. Tak berlangsung lama, hubungan mereka pun langsung berkembang pesat.

    Salah seorang sumber yang mengenal keduanya mengaku jika Chaeyoung dan Zion.T adalah senior dan junior.

    “Mereka bukan tipe orang yang menyembunyikan kepribadian mereka, sehingga orang-orang di sekitar mereka sudah sangat menyadari hubungan mereka,” ucap seorang tersebut.

    Bermula dari hubungan kerja, berlanjut ke hubungan asmara. Kendati perbedaan usia mereka terpaut 10 tahun, tapi nampaknya mereka sudah cocok satu dengan lain.

    SWAY juga mengabarkan jika Chaeyoung dan Zion.T kerap menikmati kencan di tempat umum, sehingga kabar kedekatan mereka sudah terendus.

    Beberapa tempat yang kerap mereka kunjungi adalah kawasan Hannam-dong dan Yeonhui-dong.

    Seperti diketahui, tempat tersebut adalah wisata yang populer di kalangan anak muda Korea.

    Selain itu, ada juga kabar yang menyebutkan jika mereka berdua juga pernah berkencan di daerah Kangbuk, Seoul.

    Sehingga, banyak yang menyimpulkan jika mereka lebih suka berjalan-jalan berdua daripada ke tempat yang ramai.

    Namun, kabar yang mencuat ini langsung dikonfirmasi oleh agensi Chaeyoung, JYP Entertainment dan agensi Zion.T, THEBLACKLABEL, yang menyebut jika mereka sedang mengonfirmasi kebenaran tentang laporan tersebut.

    Sumber: Sway

  • Jawaban Brain Test Level 62: Sang Kodok Ingin Terbang Bagaimana Caranya?

    Sang kodok ingin terbang bagaimana caranya?

    Jawaban:

    Tutup hidungnya dengan cara sentuh dan tahan hidungnya beberapa detik, maka kodok akan terbang.

    Brain Test

    Brain Test adalah sebuah permainan teka-teki dan tes otak yang tersedia dalam bentuk aplikasi di perangkat seluler seperti ponsel pintar dan tablet.

    Dalam permainan ini, pemain dihadapkan pada berbagai tantangan dan teka-teki yang harus mereka pecahkan dengan menggunakan pemikiran kreatif dan kadang-kadang juga tidak masuk akal.

    Brain Test dianggap sebagai permainan yang menghibur sekaligus mendidik, karena dapat membantu meningkatkan keterampilan kognitif dan kemampuan berpikir pemain dalam berbagai aspek.

    Tantangan-tantangan ini bisa berupa soal matematika, teka-teki visual, permainan kata, atau masalah logika lainnya.

    Tujuan dari permainan ini adalah untuk merangsang otak pemain, mengasah kemampuan pemecahan masalah, serta memberikan hiburan dan tantangan yang menyenangkan.

    Berbagai level dan tingkat kesulitan disediakan dalam permainan ini, salah satunya di level 62 yang berisi pertanyaan ” Sang kodok ingin terbang bagaimana caranya?”.

    Jawabannya sederhana, yaitu dengan menutup hidungnya dengan cara sentuh dan tahan hidungnya beberapa detik, maka kodok akan terbang.

    Demikianlah jawaban pertanyaan level 62 di permainan Brain Test. Semoga membantu!