Tag: ibu

  • Arti Baby Blues, Gangguan Emosional Pasca Melahirkan

    Arti Baby Blues, Gangguan Emosional Pasca Melahirkan

    Baby blues adalah kondisi gangguan suasana hati yang ringan seperti perasaan sedih, cemas, atau lelah yang dapat dialami oleh ibu setelah melahirkan.

    Gangguan ini adalah reaksi emosional yang umum terjadi pada wanita pasca persalinan dan biasanya terjadi dalam beberapa hari hingga dua minggu setelah melahirkan.

    Baby blues bisa mencakup perasaan seperti sedih, sensitif, mudah marah, lelah, cemas, dan terkadang merasa tidak mampu menjalani peran sebagai ibu yang baru.

    Tidak perlu khawatir karena ini merupakan respons alami terhadap perubahan hormon dan stres yang terkait dengan persalinan serta perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

    Baby blues biasanya bersifat sementara dan cenderung mereda dengan sendirinya, berbeda dari depresi pasca persalinan yang lebih serius dan berkepanjangan.

    Namun, jika perasaan sedih dan cemas berlanjut atau memburuk setelah dua minggu pasca persalinan, maka seorang ibu perlu konsultasi kepada dokter karena mungkin mengalami depresi postpartum.

    Penyebab baby blues belum sepenuhnya diketahui, tetapi diduga terkait dengan perubahan hormon yang terjadi setelah melahirkan. Perubahan hormon ini dapat memengaruhi suasana hati dan emosi ibu.

    Berikut adalah beberapa tips dan cara mengatasi baby blues:

    • Bicarakan perasaan dengan pasangan, anggota keluarga, atau teman dekat.
    • Minta bantuan suami atau anggota keluarga untuk merawat bayi dan mengurus rumah tangga.
    • Istirahat yang cukup.
    • Makan makanan yang sehat.
    • Berolahraga ringan secara teratur.
    • Luangkan waktu untuk diri sendiri, meski hanya sebentar.

    Ketika mengalami baby blues, jangan terlalu cemas karena kamu tidak sendirian. Banyak ibu yang mengalami baby blues setelah melahirkan.

    Dengan dukungan dari orang-orang terdekat dan perawatan yang tepat, kamu dapat mengatasi kondisi ini dan pulih kembali.

    Nah, itulah apa arti baby blues yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

  • Kapan Hari Ibu 2023? Catat Tanggal dan Ucapannya

    Hari Ibu adalah hari untuk memperingati dan menghargai jasa ibu. Hari Ibu dirayakan di berbagai negara di dunia pada tanggal yang berbeda.

    Hari Ibu pertama kali dirayakan di Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

    Peringatan ini diprakarsai oleh perkumpulan wanita bernama Permoefakatan Perempoean Indonesia (PPPI). PPPI merupakan organisasi payung yang menaungi berbagai organisasi wanita di Indonesia saat itu.

    Peringatan Hari Ibu bertujuan untuk menghargai jasa ibu dalam keluarga dan masyarakat.

    Ibu merupakan sosok yang sangat penting dalam keluarga, mengandung, melahirkan, menyusui, dan membesarkan anak-anaknya.

    Ibu juga merupakan orang yang mengurus rumah tangga dan merawat keluarganya.

    Kapan Hari Ibu 2023?

    Hari Ibu 2023 jatuh pada Jumat, 22 Desember 2023.

    Sebagai informasi tambahan, Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada dua tanggal, yaitu:

    • Hari Ibu Internasional diperingati pada Minggu, 14 Mei 2023.
    • Hari Ibu Nasional diperingati pada Jumat, 22 Desember 2023.

    Hari Ibu Internasional dirayakan di lebih dari 75 negara di seluruh dunia. Sedangkan Hari Ibu Nasional di Indonesia ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

    Peringatan Hari Ibu merupakan kesempatan bagi kita untuk mengingat jasa ibu dan berterima kasih atas segala yang telah diberikannya. Ibu adalah sosok yang sangat berharga bagi kita semua.

    Ucapan Hari Ibu

    Berikut adalah beberapa ucapan selamat untuk Hari Ibu yang bisa kita gunakan:

    “Ibu, terima kasih atas cinta tanpa batas, pengorbanan, dan dukungan tak tergantikanmu.”

    “Kepada wanita yang penuh kasih, Ibu terhebat di dunia, selamat Hari Ibu! Semoga engkau selalu diberkahi dengan kesehatan dan kebahagiaan.”

    “Hari Ibu adalah hari untuk merayakan keajaiban wanita yang telah membawa kita ke dalam dunia ini.”

    “Hari Ibu adalah saat yang sempurna untuk mengungkapkan betapa beruntungnya kita memiliki seorang ibu seperti engkau.”

    “Kepada wanita yang selalu mengajariku arti sejati dari kasih sayang, selamat Hari Ibu! Semoga harimu penuh cinta dan kebahagiaan.”

    “Ibu, engkau adalah sumber inspirasi sejati. Terima kasih telah mengajarkan kita nilai-nilai yang benar dan memberikan cinta yang tak terbatas.”

    “Hari Ibu adalah saat yang tepat untuk mengingat betapa berharga peran seorang ibu dalam hidup kita. Selamat Hari Ibu, Ibuku tercinta!”

    “Kepada sosok yang selalu ada dalam suka dan duka, Ibu, kau adalah pahlawan sejati dalam hidupku.”

    “Ibu, kata-kata tidak dapat cukup untuk mengungkapkan betapa besar cinta dan rasa terima kasihku kepadamu.”

    “Ibu, cintamu adalah cahaya dalam hidupku. Terima kasih telah memberikan cinta dan dukungan yang tak tergantikan.”

    “Kepada Ibu yang selalu tahu bagaimana menjadikan segala sesuatu lebih baik, selamat Hari Ibu! Semoga hari-harimu diisi dengan cinta dan kebahagiaan.”

    “Ibu, kau adalah hadiah terindah dalam hidupku. Terima kasih atas semua yang kau lakukan.”

    “Saat aku memandangmu, aku melihat seorang wanita yang tak hanya menjadi ibu terbaik, tetapi juga cinta sejati dalam hidupku.”

    “Cintamu telah membentuk hidupku, dan aku bersyukur atas setiap momen yang kita habiskan bersama. Selamat Hari Ibu, kekasih hatiku.”

    “Hari Ibu adalah hari yang sempurna untuk mengatakan betapa cintaku padamu tak pernah berkurang.”

    “Dalam dekapanmu, aku merasa aman, aku merasa dicintai, dan aku merasa seperti di rumah. Terima kasih atas cintamu selama ini, ibuku.”

    “Setiap momen bersamamu adalah bagian dari kisah cinta terindah yang pernah aku alami.”

    Itulah beberapa ucapan Hari Ibu untuk menyatakan rasa cinta dan terima kasih  kepada ibu yang telah berjasa dalam hidup kita.

  • 7 Cara Mengucapkan Terima Kasih Kepada Ibu Tercinta dan Contoh Ucapannya

    7 Cara Mengucapkan Terima Kasih Kepada Ibu Tercinta dan Contoh Ucapannya

    Ucapan terima kasih untuk ibu adalah ekspresi atau kata-kata yang digunakan untuk mengungkapkan rasa penghargaan, cinta, dan rasa terima kasih kepada ibu.

    Ucapan ini merupakan bentuk apresiasi kita terhadap segala upaya, pengorbanan, dan kasih sayang yang ibu berikan kepada kita sepanjang hidup.

    Mengucapkan terima kasih kepada ibu dilandasi oleh banyak faktor, misalnya karena peran ibu sebagai orang yang memberikan cinta tanpa pamrih, dukungan moral, bimbingan, dan pengorbanan untuk keluarga.

    Hal tersebut dapat mengungkapkan rasa terima kasih atas pengorbanan ibu dalam menjalankan peran sebagai seorang ibu, baik dalam mendidik, melindungi, mengurus, maupun memberikan nasihat.

    Tujuannya adalah untuk mengungkapkan betapa pentingnya ibu dalam hidup kita dan betapa kita menghargai semua yang telah dilakukan olehnya.

    Cara Mengucapkan Terima Kasih Kepada Ibu

    Mengucapkan terima kasih kepada ibu dapat disampaikan secara langsung, melalui tulisan, hadiah, atau melalui tindakan nyata yang menunjukkan penghargaan kita terhadap ibu.

    Berikut ini adalah beberapa cara mengucapkan terima kasih kepada ibu:

    1. Mengucapkan langsung

    Kita dapat mengucapkan terima kasih langsung kepada ibu dengan menggunakan kata-kata yang tulus dari hati dengan penuh kejujuran.

    Jika tidak pandai merangkai kata, maka ucapan yang sederhana sudah cukup asalkan diucapkan dari hati yang terdalam. Ibu akan sangat senang mendengarnya.

    2. Menulis surat atau catatan

    Kita juga dapat menulis surat atau catatan yang berisi ucapan terima kasih untuk ibu tercinta. Tuliskan perasaan kita dengan jelas dan nyata tentang betapa pentingnya sosok ibu bagi kehidupan kita.

    Agar kesannya lebih berasa, tulis catatan atau surat yang panjang berisi kisah-kisah masa kecil yang selalu kita ingat sepanjang hidup kita.

    3. Berikan hadiah atau kejutan

    Kita juga dapat mengungkapkan rasa terima kasih dengan memberikan hadiah atau kejutan kepada ibu. Pilihlah sesuatu yang spesial dan bermakna bagi ibu.

    Tidak perlu mahal, semampunya saja asal kita tulus dan ikhlas memberikannya kepada ibu tercinta.

    Sebab, seberapa mahal hadiah yang kita berikan tidak akan mampu membalas segala jasa yang telah diberikan oleh ibu.

    Bahkan, kita hanya membeli makanan saja dengan ikhlas, ibu pasti akan sangat senang. Tapi, meski tidak bisa membelikan barang mahal, setidaknya kita harus berupaya memberikan yang terbaik untuk ibu kita.

    4. Menjaga Sopan Santun

    Cara mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu juga bisa dilakukan dengan sopan santun dan memperlakukan ibu sebaik mungkin.

    Selagi ibu masih ada, kita harus menghormati dan menjadikannya ratu dengan cara kita masing-masing. Selalu hormati dan hargai ibu, sebab tanpa jasa beliau kita tidak bukan siapa-siapa.

    5. Membantu Urusan Rumah Tangga

    Jika masih hidup serumah, kita dapat meringankan beban ibu dengan membantu pekerjaan rumah, seperti membersihkan rumah.

    Meski sederhana, tindakan ini cukup bermakna. Betapa lelahnya ibu mengurus segala keperluan rumah seorang diri.

    Maka, hendaknya kita membantu sebagai bentuk terima kasih karena telah merawat kita sepenuh hati.

    6. Berprestasi di Sekolah

    Lelah seorang ibu akan terbalas jika melihat anaknya berprestasi di sekolah. Maka, kita harus berusaha untuk membanggakan ibu dengan belajar yang rajin untuk meraih prestasi.

    Terlebih lagi jika prestasi tersebut dapat mengantar kita menuju pintu kesuksesan. Ibu pasti akan sangat bangga kepada kita.

    7. Membuat Ibu Tersenyum

    Terkadang ada beberapa hal yang membuat ibu kita menjadi sedih. Tugas kita sebagai anak harus menghiburnya dengan cara kita masing-masing.

    Jangan sampai surga kita bersedih. Kita harus senantiasa membuatnya tersenyum karena jika bukan kita, siapa lagi?

    Contoh Ucapan Terima Kasih Untuk Ibu

    Buat kamu yang ingin mengucapkan terima kasih kepada ibu, berikut ini adalah beberapa contoh ucapan yang bisa dijadikan referensi.

    1. Terima kasih, Ibu, atas segala kasih sayang dan perhatian yang selalu Ibu berikan.

    2. Pengorbananmu untukku tak akan pernah mampu kubalas. Terima kasih, Ibu.

    3. Tidak ada wanita yang paling spesial di dunia ini selain dirimu, Ibu.

    4. Ibu, engkau adalah sosok inspiratif yang menguatkan segala langkahku. Terima kasih atas segala jasa-jasamu.

    5. Kalau bukan karena Ibu, aku bukanlah siapa-siapa. Terima kasihku tentu tidak cukup, akan aku buktikan jika aku bisa membuat Ibu bangga.

    6. Ibu, engkaulah surgaku, izinkan aku mengucap terima kasih atas kasih sayangmu selama ini.

    7. Ibu, memang saat ini aku belum bisa memberi apa-apa. Tapi ketahuilah, di hatiku selalu ingin memberikan yang terbaik untukmu.

    8. Kalau tanpa ibu, aku sudah masuk ke dalam kehancuran. Terima kasih, karena engkau selalu menjadi penyemangat hidupku.

    9. Atas bimbinganmu selama ini, aku bisa menjadi pribadi yang baik. Terima kasih, Ibu!

    10. Ibu, dalam setiap doaku selalu terselip namamu sebagai bentuk cinta dan ungkapan terima kasih atas segala jasa-jasamu.

    11. Aku adalah seorang tak berguna, tapi engkau selalu bangga menjadi ibuku. Bagaimana caraku berterima kasih kepadamu?

    12. Kalau ibu mengizinkan, aku ingin memelukmu setiap waktu untuk mengenang masa-masa kecilku dulu.

    13. Ibu, bisakah aku minta waktumu sebentar. Aku ingin mengungkap rasa cinta yang bergemuruh dalam hatiku.

    14. Tidak mungkin aku bisa membalas kasih sayangmu, Ibu. Tapi, akan kucoba membahagiakanmu dengan sepenuh hati.

    15. Ibu, kasihmu seperti air yang terus mengalir. Aku hanya bisa berterima kasih kepadamu. Maafkan jika aku pernah melukai hatimu.

  • Inilah Beberapa Sifat Ibu yang Kadang Bikin Kesal

    Inilah Beberapa Sifat Ibu yang Kadang Bikin Kesal

    Jika ditanya tentang seorang Ibu, apa yang ada dibenakmu? Pahlawan? Malaikat? Atau segalanya? Ya, ibu merupakan manusia istimewa di muka bumi ini.

    Tanpanya, kita bukan siapa-siapa dan tidak bisa melakukan apa-apa. Sebab, Ibulah yang merawat dan membesarkan kita hingga dewasa tanpa pamrih sedikitpun.

    Berada di dekat Ibu tentunya akan terasa sangat nyaman karena bisa merasakan kasih sayangnya yang begitu besar.

    Akan tetapi, walau Ibu sangat membuat nyaman, namun ada beberapa sifat Ibu yang terkadang membuat kita merasa kesal.

    Pernahkah kamu merasa kesal dengan sifat Ibumu? Memang benar, kadang Ibu juga memiliki sifat yang membuat anak menjadi kesal, bahkan sedikit marah.

    Tapi sebagai anak yang baik, tidak sepantasnya kita merasa kesal kepada orang yang paling berjasa bagi kehidupan kita. Nah, apa saja sifat-sifat yang membikin tersebut? Berikut penjelasannya.

    1. Tidak Mau Disalahkan

    Sifat Ibu yang terkadang membuat kesal adalah tidak mau disalahkan. Salah ataupun tidak, ia akan merasa selalu benar dan kita sebagai anaknya yang salah.

    Misalnya, saat ia melihat ada barang berserakan, ia akan memarahi kita. Padahal, yang meletakkan barang tersebut bukan kita. Kitapun tidak boleh membantah dan harus segera merapikannya. Benar begitu?

    2. Sedikit Kuno dan Kadang Norak

    Ibu terlahir di jaman yang jauh berbeda dengan anaknya sehingga tidak merasakan perkembangan jaman seperti kita.

    Anggap saja pada saat Ibu kecil dulu masih belum ada teknologi, tidak ada android, iped, laptop, dan teknologi canggih lainnya.

    Sehingga, saat ia melihat benda-benda canggih tersebut, ia tidak akan tahu bagaimana cara menggunakannya.

    Sehingga ketika Ibu mengenal alat teknologi tersebut, ia menjadi kecanduan sehingga terkesan norak.

    Tapi hargailah Ibumu dan jangan merasa malu dengan orang lain, wajar saja ia begitu karena pada jamannya dulu masih belum ada teknologi.

    3. Kadang Pelit Saat Dimintai Uang

    Walaupun kemungkinannya sangat kecil, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa Ibu juga memiliki sifat pelit, terutama saat dimintai uang.

    Ia akan bertanya secara detail untuk apa uang tersebut. Misalnya, berapa harga barang yang akan dibeli? Untuk apa barang itu? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

    Ketika diberipun, ia masih meminta kita agar mengembalikan sisa uangnya walaupun hanya sebasar 500 perak.

    Itu semua sebenarnya dilakukan untuk melatih kejujuran serta kedisiplinan kita, terutama dalam memanajemen keuangan. Jadi Ibu mengajarkan kita untuk tidak boros dan tidak membeli barang yang tidak penting.

    4. Selalu Cerewet Jika Menyangkut Kesehatan

    Ibu mana yang tidak ingin melihat anaknya sehat setiap saat? Tentunya setiap ibu sangat ingin melihat anaknya selalu sehat.

    Oleh karenanya, ia akan sangat cerewet jika menyangkut kesehatan. Biasanya, Ibu akan memaksa kita untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang dipercaya ampuh menyehatkan tubuh, misalnya seperti jamu.

    Walaupun kita tidak suka, ia akan terus memaksanya. Sehingga, hal itu terkadang membuat kita merasa kesal.

    5. Selalu Panik Berlebihan Saat Berkendara

    Berkendara dengan Ibu membutuhkan kesabaran yang sangat besar. Pasalnya, ia kerap merasa panik berlebihan dengan alasan takut jatuh ataupun tertabrak.

    Ketika di perjalanan, ia akan selalu mengomel, tidak boleh ngebut, tidak boleh berbelok terlalu tajam, tidak boleh ini, tidak boleh itu, yang akhirnya membuat kita merasa panik dan kesal.

    Tapi ingatlah, itu semua ia lakukan untuk menjamin keselamatan kita saat mengendarai kendaraan bermotor.

    6. Selalu Ingin Tahu Alias Kepo

    Sifat menyebalkan Ibu yang terakhir adalah selalu ingin tahu alias kepo tentang semua hal yang kita lakukan.

    Misalnya, saat kita sedang chatting dengan seseorang, ia akan berusaha duduk di dekat kita hanya sekedar untuk melihat isi chatting kita.

    Hal tersebut seringkali membuat kita risih dan sedikit malu. Tapi jangan seperti itu, alangkah baiknya jika kita berterus terang saja dan curhat kepada Ibu.

    Sehingga ketika kita ada masalah, termasuk masalah asmara, maka Ibu bisa memberi solusi yang terbaik.

    Nah, itulah beberapa sifat Ibu yang terkadang membuat kita kesal. Walaupun menyebalkan, tidak sepatutnya kita merasa marah ataupun benci terhadap ibu kita sendiri, ya.

    Sebaliknya, kita harus tetap menyayangi dan menghormatinya. Sebab, surga seorang anak berada di bawah telapak kaki Ibu.

    Author : Eva

  • Bikin Pusing, Inilah 5 Hal yang Kerap Diperdebatkan Saat Menjadi Ibu

    Setiap wanita pasti ingin menjadi seorang ibu. Ibu yang melahirkan, merawat, serta menjaga anak-anaknya hingga tumbuh dewasa.

    Pastinya, sebagai seorang ibu kita ingin yang terbaik untuk anak agar selalu sehat dan tidak mudah sakit.

    Sebenarnya, semua ibu memiliki cara tersendiri untuk merawat buah hati mereka. Walaupun menurut kita sudah sangat baik, namun saat bertemu dengan orang lain pasti akan ada perdebatan walau sekecil apapun.

    Berikut beberapa hal yang sering diperdebatkan saat menjadi ibu adalah sebagai berikut.

    1. Melahirkan Normal atau Caesar?

    Banyak yang menganggap bahwa seorang wanita dapat dikatakan sebagai ibu yang sempurna jika bisa melahirkan normal. Sebenarnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

    Pasalnya, mau melahirkan dengan cara apapun baik normal ataupun caesar, tidak masalah. Sebab, pasti ada alasan lain mengapa harus memilih melahirkan dengan cara caesar.

    Biasanya, cara ini dilakukan karena kondisi tertentu yang dapat mengancam keselamatan ibu atau janin.

    2. Setelah Melahirkan, Yakin Mau Berhenti Kerja?

    Banyak wanita yang bekerja di kantoran merasa dilema pasca melahirkan. Sebab, mereka harus memilih antara tetap bekerja atau fokus merawat anak di rumah.

    Saat kita memilih untuk berhenti bekerja, banyak orang di luar sana yang mengatakan bahwa keputusan tersebut salah dan membuat pernyataan seperti “buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau hanya jadi ibu rumah tangga?”.

    Padahal, menjadi seorang ibu rumah tangga bukanlah hal yang memalukan. Justru, akan lebih baik karena dapat memantau tumbuh kembang anak.

    Seorang ibu yang berpendidikan tinggi juga dapat mencetak anak-anak mereka menjadi generasi yang lebih baik.

    3. ASI atau Susu Formula?

    Masalah pemberian ASI juga kerap menjadi perdebatan di kalangan ibu-ibu pasca melahirkan. Sebagian besar dari mereka menganggap bahwa pemberian ASI lebih bagus daripada susu formula.

    Memang benar, tapi perlu diketahui bahwa tidak semua ibu bisa mengeluarkan ASI dengan lancar. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika dibantu oleh susu formula.

    Akan tetapi, tetap berusaha untuk mengutamakan ASI dibandingkan susu formula.

    4. Mendidik Anak Dengan Lembut atau Keras?

    Terlalu keras mendidik anak tidaklah bagus untuk pertumbuhan mereka. Umumnya, anak akan merasa trauma ketika orang tua terlalu keras dalam mendidik.

    Begitupun sebaliknya, terlalu lembut mendidik anak juga tidak bagus karena akan membuat anak tumbuh menajdi pribadi yang manja.

    Sebaiknya, didik anak sesuai situasi dan kondisi yang berlangsung. Jangan lupa untuk selalu menerapkan sikap disiplin pada anak sejak dini.

    5. Mulai Memperkenalkan Gedget atau Tidak?

    Gadget merupakan sebuah alat komunikasi yang sangat diminati oleh hampir semua orang. Siapa sih yang tidak punya gadget di jaman sekarang?

    Walaupun fungsinya sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari, nyatanya gadget menjadi perdebatan bagi ibu-ibu di luar sana.

    Banyak dari mereka yang memperdebatkan apakah sebaiknya anak boleh diperkenalkan pada gadget atau tidak?

    Sebagian dari mereka menganggap bahwa gadget merupakan alat yang sebaiknya tidak diperkenalkan pada anak karena dapat mengganggu pertumbuhan mereka.

    Namun, tidak sedikit pula yang menganggap bahwa anak perlu mengenal gadget sejak dini agar tidak gaptek alias gagap teknologi.

    Lantas, mana yang lebih baik? Sebagai ibu kita harus bijak dalam memilih hal-hal yang baik dan buruk untuk anak.

    Untuk masalah gadget, sebaiknya anak diperkenalkan saat menginjak sekolah menengah pertama. Tentunya, harus tetap kita awasi dan batasi penggunaannya.

    Itulah beberapa perdebatan saat seorang wanita sudah menjadi ibu. Jadi, pilihan ada di tanganmu sendiri dan jangan mendengarkan anggapan orang lain jika dirasa tidak benar.

    Author  : Eva

  • Puisi Ibu (Rindu)

    Rindu Ibu

    oleh
    Yani

    Puisi Ibu sebagai pengobat rindu

    Entah harus bagaimana kukatakan
    Rasa  pedih ini
    aku yang terbuang

    Aku sungguh tak sanggup
    hidup dengan hati yang tersayat ini

    Apakah dosaku apakah kurangku
    Tak cukupkah pedih ini
    Tak cukupkah penderitaan ini

    Aku sungguh tak kuat menahan luka ini
    ibu..
    tolong peluk aku

    Mengapa mereka selalu menyakitiku
    ibu..
    bawahlah aku pergi
    jangan  biarkan  putus asa ada dihatiku
    kuingin tertidur dipelukmu

    Seandaikan aku boleh memilih
    kuingin akhiri hidup ini
    agar tak kurasakan lagi penderitaan ini

    ibu..
    temani aku dalam tidur malamku

    Kuingin malam ini
    kau tak melepas pelukanku

    Kuingin menangis dalam pelukmu ibu
    kuingin kau menguatkan hatiku
    dari deraan anak anakmu yang lain
    ibu..
    tolonglah  aku