Tag: makanan

  • Resep Soto Ayam Bening Rumahan, Simple dan Nikmat

    Resep Soto Ayam Bening Rumahan, Simple dan Nikmat

    Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman kuliner. Salah satu hidangan yang sangat populer di Indonesia adalah Soto Ayam Bening.

    Soto Ayam Bening adalah sup ayam yang segar, hangat, dan penuh cita rasa. Hidangan ini sering disajikan sebagai sarapan, makan siang, atau makan malam yang rasanya nikmat.

    Nah, buat yang ingin mencicipi kuliner satu ini, berikut adalah resep dan cara membuat Soto Ayam Bening yang dapat dicoba sendiri di rumah.

    Bahan-Bahan

    Catatan: Jumlah bahan bisa disesuaikan dengan berapa banyak porsi yang ingin dibuat.

    1. Ayam: Gunakan potongan ayam sesuai selera, seperti daging dada ayam atau paha ayam. Bisa juga menggunakan ayam utuh.

    2. Bawang Putih dan Bawang Merah: 3-4 siung bawang putih dan 3-4 butir bawang merah, cincang halus.

    3. Serai: 1 batang serai, memarkan bagian putihnya.

    4. Jahe: Sebuah potongan jahe segar sekitar 3 cm, iris tipis.

    5. Daun Salam: 2-3 daun salam.

    6. Daun Jeruk: 2-3 lembar daun jeruk, iris tipis.

    7. Lengkuas: Sebuah potongan lengkuas segar sekitar 2 cm, memarkan.

    8. Air: Sekitar 2-3 liter air untuk kuah soto.

    9. Garam dan Gula: Secukupnya sesuai selera.

    10. Minyak Goreng: Untuk menumis bumbu.

    11. Bahan Pelengkap: Mie kuning, toge (kecambah), telur rebus, seledri cincang, bawang merah goreng, kerupuk, sambal, dan irisan jeruk nipis.

    Cara Membuat

    1. Rebus Ayam: Masukkan potongan ayam ke dalam panci besar, tambahkan air secukupnya, dan rebus hingga ayam matang. Angkat ayam, dinginkan, dan suwir-suwir dagingnya. Sisihkan kaldu rebusan ayam.

    2. Tumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak goreng di wajan. Tumis bawang putih, bawang merah, jahe, serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk hingga harum.

    3. Tambahkan Kaldu: Tuangkan kaldu rebusan ayam ke dalam wajan bersama bumbu tumis. Masak hingga mendidih dan biarkan bumbu meresap ke dalam kaldu.

    4. Beri Garam dan Gula: Tambahkan garam dan gula secukupnya untuk mendapatkan rasa yang seimbang.

    5, Penyajian: Ambil mangkuk, masukkan mie kuning, suwiran ayam, dan toge. Siram dengan kuah kaldu yang sudah matang.

    6. Hias dengan telur rebus, seledri cincang, bawang merah goreng, kerupuk, dan irisan jeruk nipis. Sajikan bersama sambal jika suka.

    7. Soto Ayam Bening siap disantap! Hidangkan selagi hangat.

  • Cara Membuat Telur Asin dari Abu Gosok dengan Mudah

    Telur asin adalah salah satu camilan yang lezat dan populer di Indonesia.

    Selain bisa dinikmati langsung sebagai camilan, telur asin juga sering digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai masakan.

    Namun, tahukah kamu bahwa ada cara unik untuk membuat telur asin dengan menggunakan bahan yang sederhana, yaitu abu gosok?

    Dalam artikel ini, sastrawacana.id/ akan membahas cara membuat telur asin dari abu gosok yang bisa kamu coba sendiri di rumah. Yuk disimak!

    Apa itu Telur Asin dari Abu Gosok?

    Telur asin dari abu gosok adalah telur yang diawetkan dengan cara direndam dalam larutan abu gosok dan garam.

    Proses pengawetan ini membuat telur mendapatkan cita rasa gurih dan asin yang khas.

    Selain itu, telur asin dari abu gosok juga memiliki aroma unik yang berbeda dari telur asin konvensional.

    Nah, sebelum membuat telur asin, kamu harus tahu apa saja bahan-bahan yang perlu disiapkan.

    Bahan-bahan yang Diperlukan

    Untuk membuat telur asin dari abu gosok, kamu membutuhkan bahan-bahan berikut:

    • Telur ayam segar
    • Abu gosok dari kayu bakar yang halus (pastikan abu bebas dari bahan kimia berbahaya)
    • Garam dapur (garam kasar atau garam halus, sesuai selera)
    • Air hangat

    Cara Membuat Telur Asin dari Abu Gosok

    Berikut ini adalah langkah-langkah dan cara membuat telur asin dari abu gosok.

    1. Persiapan Telur

    Ambil telur ayam segar dengan hati-hati, pastikan tidak ada retakan atau kerusakan pada cangkang telur.

    2. Persiapan Larutan Abu Gosok

    Campurkan abu gosok dengan air hangat dalam wadah yang cukup besar. Aduk hingga abu larut dalam air.

    Jumlah air yang digunakan harus cukup untuk merendam semua telur yang akan diawetkan.

    3. Membuat Larutan Garam

    Buat larutan garam dengan mencampurkan garam dapur dengan air hangat dalam wadah terpisah.

    Larutan garam ini akan digunakan untuk memberikan rasa asin pada telur.

    4. Merendam Telur dalam Larutan Abu Gosok

    Letakkan telur ayam segar dalam larutan abu gosok yang sudah disiapkan. Pastikan semua telur terendam sepenuhnya.

    5. Menambahkan Larutan Garam

    Setelah telur direndam dalam larutan abu gosok selama kurang lebih 3-4 jam, angkat telur dari larutan tersebut.

    Rendam telur dalam larutan garam selama 2-3 jam. Larutan garam akan memberikan rasa asin pada telur.

    6. Penyimpanan Telur Asin

    Setelah telur direndam dalam larutan garam, angkat dan tiriskan telur. Kemudian, simpan telur dalam wadah atau kantong plastik yang kedap udara di tempat yang sejuk dan kering.

    Dalam waktu 3-4 minggu, telur asin dari abu gosok sudah siap untuk dinikmati.

    Cara Mengonsumsi Telur Asin dari Abu Gosok:

    Telur asin dari abu gosok dapat dinikmati langsung sebagai camilan.

    Selain itu, telur asin dari abu gosok juga sering digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai masakan, seperti sayur asam, nasi goreng, mie goreng, atau capcai.

    Kearifan Lokal dalam Pembuatan Telur Asin dari Abu Gosok

    Tradisi pembuatan telur asin dari abu gosok merupakan bagian dari kearifan lokal Indonesia yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

    Metode ini tidak hanya digunakan untuk membuat telur asin, tetapi juga digunakan untuk mengawetkan makanan lain seperti ikan atau sayuran.

    Proses pengawetan dengan menggunakan abu gosok dan garam merupakan bentuk pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar lingkungan masyarakat.

  • Apa Itu Serealia? Simak Pengertian, Contoh, dan Pemanfaatannya

    Apa Itu Serealia? Simak Pengertian, Contoh, dan Pemanfaatannya

    Dalam bidang pertanian, ada berbagai istilah yang kadang kurang familiar oleh banyak orang, salah satunya adalah serealia.

    Tahukah kamu apa itu serealia?

    Jika belum tahu, kali ini sastrawacana.id/ akan memberikan informasi lengkap tentang pengertian serealia, contoh, dan manfaatnya. Yuk disimak!

    Pengertian Serealia

    Serealia adalah kelompok tanaman yang termasuk dalam famili Poaceae (rumput-rumputan) dan umumnya digunakan sebagai sumber makanan pokok di berbagai negara.

    Sementara menurut KBBI, arti serealia adalah tanaman rumput-rumputan yang bijinya digunakan sebagai makanan manusia, seperti padi dan gandum.

    Sejak zaman dahulu, kelompok biji-bijian ini menjadi pilar utama dalam pemenuhan pangan dan gizi manusia dari berbagai belahan dunia.

    Hal tersebut lantaran memiliki kandungan gizi, seperti karbohidrat, protein, mineral, serat, dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan.

    Kemudian, jenis biji-bijian yang dikonsumsi juga juga dipengaruhi oleh kultur serta letak geografis suatu wilayah.

    Maka, setiap wilayah memiliki kelompok tanaman yang berbeda sebagai sumber makanan pokok.

    Kelebihan dari serealia adalah memiliki produktivitas tinggi sehingga bisa ditanam dalam skala besar.

    Sehingga, kelompok tanaman ini dapat menjadi sumber makanan yang dapat diandalkan untuk populasi yang besar.

    Contoh Serealia

    Berikut ini adalah beberapa contoh sterealia yang populer dan umum digunakan sebagai sumber makanan pokok.

    1. Gandum

    Gandum merupakan salah satu biji-bijian yang digunakan untuk membuat roti, pasta, dan produk tepung lainnya.

    2. Beras

    Beras adalah contoh serealia yang paling umum dikonsumsi di banyak negara, terutama di Asia.

    Beras digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai hidangan nasi, seperti nasi putih, nasi goreng, dan sebagainya.

    3. Jagung

    Selain digunakan sebagai makanan pokok, jagung juga digunakan dalam industri makanan dan minuman, seperti pop corn, tepung jagung, sirup jagung, dan minuman berbasis jagung.

    4. Oat

    Oat adalah biji yang mengandung serat tinggi dan sering digunakan dalam pembuatan sereal sarapan, granola, dan cookies. Oat juga bisa diolah menjadi bubur oat yang lezat dan bergizi.

    5. Rye

    Rye adalah biji-bijian yang umum di Eropa Utara dan digunakan dalam pembuatan roti rye, kue, makanan lainnya.

    6. Sorghum

    Sorghum adalah serealia yang banyak dikonsumsi di Afrika dan Asia sebagai bahan dasar dalam roti, sereal, makanan ringan, dan minuman.

    7. Millet

    Millet merupakan biji kecil yang populer di beberapa negara Asia dan Afrika. Millet sering digunakan dalam pembuatan bubur, roti, sereal, atau digiling menjadi tepung untuk pembuatan kue.

    Pemanfaatan Serealia

    Pemanfaatan serealia sangat beragam dan meliputi berbagai aspek kehidupan manusia. Berikut diantaranya:

    1. Makanan Pokok

    Serealia seperti gandum, beras, dan jagung merupakan makanan pokok bagi banyak orang di seluruh dunia. Makanan pokok ini memberikan sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

    2. Industri Pangan

    Serealia juga digunakan dalam berbagai industri makanan. Misalnya, jagung digunakan dalam pembuatan makanan ringan seperti pop corn, tepung jagung, sirup jagung, dan minuman berbasis jagung.

    3. Pakan Ternak

    Serealia adalah sumber pakan utama untuk ternak karena digunakan dalam pembuatan pakan ternak seperti pakan sapi dan unggas.

    Hal tersebut lantaran serealia kaya akan nutrisi dan memberikan energi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan produksi ternak.

    4. Industri Bioenergi

    Beberapa jenis serealia, seperti jagung dan sorgum, digunakan sebagai bahan baku dalam produksi bioetanol.

    Bioetanol adalah bahan bakar yang terbarukan dan digunakan sebagai alternatif untuk bahan bakar fosil.

    5. Bahan Baku Industri

    Selain industri pangan dan bioenergi, serealia juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri lainnya.

    Contohnya, gandum digunakan dalam industri roti, pasta, dan tepung. Kemudian, juga bisa digunakan dalam pembuatan kertas, perekat, bahan bangunan, dan tekstil.

    6. Kesehatan dan Kecantikan

    Beberapa serealia, seperti oat, digunakan dalam produk-produk kesehatan dan kecantikan.

    Oat digunakan dalam pembuatan produk perawatan kulit, seperti sabun, lotion, dan masker wajah, karena sifatnya yang lembut dan efektif untuk menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.

    7. Penelitian dan Pengembangan

    Serealia menjadi subjek penelitian yang luas dalam bidang pertanian dan nutrisi.

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan ketahanan serealia terhadap penyakit atau perubahan lingkungan.

    Nah, itulah penjelasan tentang serealia lengkap dengan contoh serta pemanfaatannya.

    Ikuti Google Berita sastrawacana.id/ agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya.

    Author: Maulana Affandi

  • Aglio Olio, Spaghetti Khas Italia yang Menggugah Selera

    Aglio Olio, Spaghetti Khas Italia yang Menggugah Selera

    Bagi yang suka makanan Italia, sudah tahu belum jika ada satu jenis spaghetti yang cukup menarik dan menggugah selera bernama Aglio Olio?

    Ya, Aglio Olio merupakan salah satu jenis spaghetti yang cukup populer di seluruh penjuru dunia.

    Bahkan, di kota-kota besar Indonesia sudah banyak yang menjual jenis spaghetti ini.

    Aglio Olio

    Apa itu Aglio Olio?

    Dalam bahasa Italia, “aglio” artinya bawang putih, sementara “olio” berarti minyak.

    Jadi, Aglio Olio adalah spaghetti yang bumbunya terbuat dari bawang putih dengan campuran minyak, biasanya menggunakan minyak zaitun.

    Meski Aglio Olio terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, namun mampu menciptakan kombinasi cita rasa yang memikat.

    Bawang putih dan minyak zaitun adalah bahan utama yang memberikan kelezatan pada hidangan ini.

    Bawang putih memberikan aroma yang khas, sedangkan minyak zaitun memberikan sentuhan lemak sehat.

    Saat spaghetti terbalut dengan bumbu Aglio Olio yang kaya rasa dan aroma, sensasi kenikmatan langsung terasa.

    Kemudahan Membuat Aglio Olio

    Kemudian kelebihan Aglio Olio tidak hanya terletak pada cita rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan dalam pembuatannya.

    Pertama, bawang putih diiris tipis-tipis dan ditumis dalam minyak zaitun hingga harum dan keemasan.

    Kemudian, spaghetti yang sudah dimasak ditambahkan ke dalam tumisan bawang putih dan minyak zaitun, lalu diaduk hingga merata. Sederhana, bukan?

    Hidangan ini bisa disiapkan dengan cepat dan mudah, sehingga menjadi pilihan yang ideal saat kita tidak memiliki waktu banyak, tapi ingin menyantap hidangan yang lezat.

    Aglio Olio bisa menjadi solusi bagi pecinta spaghetti yang ingin menikmati hidangan yang menggugah selera dalam waktu singkat.

    Tampilan Aglio Olio

    Jika dilihat dari tampilan, Aglio Olio memang kurang menggoda seperti spaghetti lainnya.

    Tapi jangan salah, dibalik tampilan yang sederhana itu, Aglio Olio menyimpan rasa yang menggugah selera.

    Biasanya, Aglio Olio diberi topping bervarian, seperti irisan jamur, udang, atau sayuran seperti brokoli atau paprika.

    Tak lupa juga Aglio Olio bisa dicampur dengan saus khas, seperti alfredo dan carbonara. Bagi yang suka pedas, bisa juga menambah irisan cabai atau saus pedas di atas Aglio Olio.

    Aglio Olio cocok dinikmati dalam berbagai suasana. Kita dapat menyajikannya sebagai hidangan utama acara makan malam atau sebagai hidangan sederhana yang dinikmati bersama keluarga.

    Bagaimana, tertarik untuk mencicipi makanan khas Italia yang satu ini?

  • 10 Jajanan Pasar dari Singkong yang Populer dan Rasanya Lezat

    10 Jajanan Pasar dari Singkong yang Populer dan Rasanya Lezat

    Jajanan pasar dari singkong menjadi salah satu jajanan yang paling populer di Indonesia.

    Selain rasanya yang lezat, jajanan dari singkong ini juga mudah ditemukan sebab Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil alam singkong.

    Hampir setiap daerah memiliki jajanan khas yang terbuat dari singkong. Mau tahu apa saja?

    Simak beberapa jajanan pasar yang terbuat dari singkong berikut ini.

    1. Tape

    tape singkong
    Tape Singkong (Eunike Gloria)

    Tape dibuat melalui proses fermentasi singkong dengan bantuan ragi. Tape memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa yang sedikit asam dan manis.

    Tape dapat dimakan langsung sebagai camilan atau diolah menjadi berbagai hidangan seperti tape goreng, tape bakar, atau digunakan sebagai bahan tambahan dalam minuman, seperti es campur.

    2. Cenil

    cenil
    Cenil (flickr.com/alfa khasanah)

    Cenil adalah jajanan pasar yang terbuat dari campuran singkong dan tepung ketan. Adonan ini dibentuk menjadi bulat atau lonjong, kemudian direbus dalam air mendidih hingga matang.

    Cenil biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula merah di atasnya. Camilan ini cocok disantap dipagi hari bersama kopi atau teh.

    3. Getuk Lindri

    getuk lindri
    Getuk lindri (flickr.com/Citra Kusuma)

    Getuk lindri adalah jajanan pasar yang terbuat dari singkong yang dikukus dan dihaluskan.

    Setelah itu, adonan singkong dicampur dengan kelapa parut dan gula, kemudian dibentuk menjadi bulatan atau silinder. Getuk lindri sering dihidangkan dengan taburan kelapa parut di atasnya.

    4. Singkong Goreng

    Singkong goreng adalah camilan yang terbuat dari singkong yang dipotong tipis-tipis, kemudian digoreng hingga renyah.

    Biasanya ditambahkan sedikit garam sebagai bumbu. Singkong goreng sangat populer dan sering dijumpai di pasar-pasar tradisional di Indonesia.

    5. Combro

    combro
    combro (flickr.com/Windu Eko(

    Combro adalah camilan dari singkong yang bentuknya bulat seperti bola kadang juga lonjong, di dalamnya diisi tumisan pedas dan daging-dagingan, seperti daging ayam dan sapi.

    Bahkan, ada juga yang membuat inovasi combro dengan isi bahan-bahan modern seperti keju, susu, dan sebagainya.

    6. Gatot

    Jajan gatot terbuat dari gaplek atau singkong kering. Jajan tradisional ini cukup populer di Jawa Tengah dan sangat mudah ditemukan. Dalam penyajiannya, gatot diberi parutan kelapa yang telah dicampur gula.

    7. Lemet

    lemet
    lemet (Youtube/Dapur Bu Haji)

    Jajan lemet terbuat dari singkong yang dihaluskan, dicampur dengan kelapa parut, gula merah, dan santan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

    Lebih nikmat disantap ketika hangat dengan minuman pendamping teh atau kopi.

    8. Sawut

    sawut
    sawut (cookpad.com)

    Sawut memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang manis. Makanan ini biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Sawut sering disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

    Rasanya yang manis dan teksturnya yang kenyal membuatnya cocok dinikmati sebagai camilan ringan di siang hari atau sebagai hidangan penutup setelah makan.

    9. Rondo Royal

    Rondo royal adalah jajana dari tape yang dibaluri tepung kemudian digoreng. Jadi, jajanan ini termasuk ke dalam jenis gorengan.

    Tapi rasanya unik, perpaduan antara gorengan dan tape. Nikmatnya dimakan saat sedang hangat.

    10. Klepon Singkong

    Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan jajajan pasar yang satu ini. Klepon singkong memiliki tekstur kenyal dan gurih. Cocok disantap di pagi hari.

    Nah, itulah beberapa jajanan pasar dari singkong yang populer di Indonesia dan tentu saja memiliki cita rasa yang lezat.

  • 7 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Unik dan Menggugah Selera

    7 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Unik dan Menggugah Selera

    Kalimantan Tengah tidak hanya kaya dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga menyajikan beragam makanan khas yang menggugah selera.

    Makanan khas Kalimantan Tengah memperlihatkan kekayaan budaya dan warisan kuliner yang khas dari suku Dayak dan suku-suku lainnya yang mendiami wilayah ini.

    Dengan pengaruh alam yang melimpah dan bahan-bahan segar yang tersedia, hidangan-hidangan tradisional dari Kalimantan Tengah memiliki cita rasa yang unik dan lezat.

    Mau tahu apa saja kuliner khas Kalimantan Tengah?

    Makanan Khas Kalimantan Tengah

    Kalimantan Tengah memiliki beragam makanan khas yang lezat dan unik. Berikut adalah beberapa contoh makanan khas Kalimantan Tengah:

    1. Lemang

    lemang
    Lemang, Kuliner Khas Kalimantan Tengah (Flickr.com/salahu)

    Lemang merupakan hidangan yang terbuat dari ketan yang dimasak dalam bambu yang telah diisi dengan santan.

    Proses memasaknya menggunakan api dari kayu bakar, sehingga memberikan aroma khas pada lemang.

    Lemang biasanya disajikan dengan lauk-pauk seperti rendang, serundeng, atau kuah kari.

    Rasanya yang gurih, tekstur ketan yang kenyal, dan aroma khas bambu memberikan pengalaman kuliner yang istimewa.

    Lemang seringkali menjadi hidangan spesial yang disajikan pada momen-momen tertentu, seperti saat perayaan Idul Fitri atau acara adat suku-suku di Kalimantan Tengah.

    2. Keripik Kelakai

    keripik kelakai
    Keripik Kelakai (Cookpad.com)

    Keripik Kelakai adalah salah satu makanan khas dari Kalimantan Tengah yang cukup terkenal. Keripik ini terbuat dari sayuran kelakai yang tumbuh di daerah Kalimantan.

    Kelakai memiliki tekstur yang mirip dengan singkong, tetapi memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit pahit.

    Keripik Kelakai memiliki rasa yang unik dan gurih. Rasanya yang manis dengan sentuhan rasa pahit memberikan sensasi yang berbeda dalam setiap gigitannya.

    Keripik ini sering dijadikan sebagai camilan favorit dan oleh-oleh khas dari Kalimantan Tengah.

    Selain nikmat disantap begitu saja, Keripik Kelakai juga bisa menjadi pelengkap dalam hidangan seperti sambal atau acar.

    3. Juhu Umbut Rotan

    Juhu Umbut Rotan
    Juhu Umbut Rotan (nyero.id)

    Juhu Umbut Rotan, juga dikenal sebagai Juhu Rotan adalah makanan tradisional khas dari Kalimantan Tengah.

    Makanan ini menggunakan umbi rotan muda atau sering disebut juhu umbut sebagai bahan utamanya. Juhu umbut rotan memiliki tekstur yang renyah dan rasanya yang segar.

    Rasanya yang segar dan renyah membuatnya menjadi kuliner pilihan yang populer di Kalimantan Tengah.

    Juhu Umbut Rotan sering dijadikan menu dalam acara-acara tradisional atau perayaan di Kalimantan Tengah.

    4. Kue Gagatas

    Kue Gagatas
    Kue Gagatas (suararakyatborneo.com)

    Kue Gagatas adalah salah satu jenis kue tradisional yang berasal dari Kalimantan Tengah.

    Kue ini memiliki tekstur yang sedikit legit karena terbuat dari tepung ketan dan rasanya manis yang berasal dari gula merah.

    Kue ini biasanya disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup di berbagai acara tradisional, perayaan, atau ketika berkumpul dengan keluarga.

    5. Terong Mapui

    Terong Mapui
    Terong Mapui (budaya-indonesia.org)

    Makanan khas Kalimantan Tengah selanjutnya adalah Terong Mapui. Hidangan ini menggunakan bahan utama berupa terong besar, khususnya terong lokal yang biasa tumbuh di daerah tersebut.

    Terong Mapui sering disajikan sebagai hidangan pelengkap dalam makanan sehari-hari atau acara khusus.

    Rasanya yang gurih dan tekstur terong yang renyah memberikan sensasi yang nikmat saat dikonsumsi. Hidangan ini dapat dinikmati sebagai camilan atau lauk pauk yang menggugah selera.

    Terong Mapui juga menjadi salah satu warisan kuliner yang berharga dalam budaya makanan Kalimantan Tengah.

    6. Coto Manggala

    Coto Manggala
    Coto Manggala (jadesta.kemenparekraf.go.id)

    Coto Manggala adalah makanan khas Kalimantan Tengah yang cukup terkenal.

    Berbeda dengan soto lainnya, kuliner ini tidak menggunakan suwiran ayam, tapi menggunakan potongan sayap dan dada ayam.

    Jadi, di mangkok Coto Manggala kita akan menemukan soto yang di atasnya diberi potongan sayap ayam.

    Urusan rasa, Coto Manggala sangat lezat dan memiliki karakteristik yang unik serta kuat aroma rempah-rempahnya.

    7. Kalumpe

    Kalumpe - Makanan Khas Kalimantan Tengah
    Kalumpe – Makanan Khas Kalimantan Tengah (Youtube/Simple Rudy TV)

    Kuliner khas Kalimantan Tengah ini terbuat dari daun singkong yang telah ditumpuk halus, kemudian dimasak menggunakan kuah santan khas yang kaya akan rempah.

    Kalumpe biasa dihidangkan bersama nasi hangat, ikan asin, sambal, dan kerupuk.

    Nah, itulah beberapa kuliner khas Kalimantan Tengah yang unik dan tentu saja lezat. Kalau kamu berkunjung ke sana, jangan lupa untuk mencoba ya!

  • Begini Cara Buat Bumbu Sate Sebelum Dibakar

    Begini Cara Buat Bumbu Sate Sebelum Dibakar

    Tentunya tidak lengkap rasanya jika makan sate tanpa bumbu yang pas. Bumbu sate menjadi kunci untuk menciptakan rasa yang lezat pada sate yang akan dibakar.

    Bumbu Sate Sebelum Dibakar

    Berbagai macam jenis bumbu sate bisa digunakan, tergantung dari selera masing-masing. Namun, umumnya bumbu sate terdiri dari bahan-bahan yang mudah didapat di pasar atau toko bahan makanan.

    Berikut ini adalah beberapa bahan bumbu sate sebelum dibakar:

    • Bawang putih
    • Bawang merah
    • Jahe
    • Kunyit
    • Ketumbar
    • Lada
    • Garam
    • Kecap manis
    • Minyak goreng

    Cara membuat bumbu sate juga tidak terlalu sulit, hanya perlu memotong bahan-bahan tersebut dan menghaluskannya dengan blender atau cobek.

    Namun, agar bumbu sate menjadi lebih sedap, bahan-bahan tersebut perlu dihaluskan dengan cara yang tepat.

    Untuk membuat bumbu sate yang nikmat, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

    • Siapkan bahan-bahan yang akan digunakan, seperti bawang putih, bawang merah, jahe, dan sebagainya.
    • Iris bawang putih dan bawang merah tipis-tipis.
    • Kupas jahe dan parut dengan parutan halus.
    • Haluskan bawang putih, bawang merah, jahe, ketumbar, dan lada dengan blender atau cobek.
    • Campurkan bahan-bahan yang telah dihaluskan dengan garam, kecap manis, dan minyak goreng.
    • Aduk rata bumbu sate tersebut.
    • Sate siap dibumbui dengan bumbu sate yang telah dibuat.

    Setelah bumbu sate siap, langkah selanjutnya adalah memotong daging sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan menusuknya ke tusuk sate.

    Kemudian, lumuri daging dengan bumbu sate dan diamkan beberapa saat agar bumbu meresap ke dalam daging. Setelah itu, sate siap untuk dibakar.

    Dengan bumbu sate yang pas, sate akan menjadi lebih lezat dan menggugah selera.

    Anda dapat menyesuaikan bumbu sate dengan selera masing-masing, sehingga sate yang dibuat akan lebih nikmat dan cocok dengan lidah. Selamat mencoba!

  • 6 Perbedaan Soun dan Bihun, Serupa Tapi Tak Sama

    6 Perbedaan Soun dan Bihun, Serupa Tapi Tak Sama

    Soun dan bihun adalah dua jenis makanan tradisional berbentuk mie yang sangat populer di kawasan Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, hingga Singapura.

    Keduanya sering menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan, mulai dari sup, tumisan, hingga gorengan.

    Sekilas, bentuknya memang mirip karena sama-sama berbentuk benang panjang tipis berwarna putih.

    Namun, jika diperhatikan lebih detail, sebenarnya ada banyak perbedaan antara keduanya, baik dari segi bahan dasar, tekstur, hingga cara penyajian.

    Perbedaan Soun dan Bihun

    Berikut beberapa perbedaan soun dan bihun yang perlu kamu ketahui.

    1. Bahan Dasar

    Perbedaan paling mendasar antara soun dan bihun terletak pada bahan pembuatannya. Soun biasanya dibuat dari pati kacang hijau, pati jagung, atau bahkan ubi jalar, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih elastis.

    Sementara itu, bihun terbuat dari beras atau tepung padi yang digiling halus, kemudian diproses menjadi mie tipis. Karena bahan dasarnya berbeda, kandungan gizi serta rasa yang dihasilkan juga sedikit berlainan.

    2. Tekstur

    Soun memiliki tekstur yang lebih kenyal, transparan, dan lentur setelah dimasak. Saat dimasukkan ke dalam kuah panas, soun cenderung menjadi bening dan terasa licin saat dikunyah. Sedangkan bihun lebih kering, padat, dan rapuh dalam bentuk mentahnya. Setelah dimasak, bihun cenderung lebih lembut tetapi tidak sekenyal soun, serta terasa lebih padat di mulut.

    3. Ukuran dan Bentuk

    Jika dilihat secara kasat mata, soun biasanya berbentuk lebih tipis namun lebih panjang dan lentur sehingga seringkali digulung dalam kemasan. Sedangkan bihun umumnya berbentuk lebih kaku dan lebih pendek. Ada juga bihun yang diproduksi dalam bentuk lembaran padat, yang nantinya bisa dipatahkan sesuai kebutuhan.

    4. Warna

    Warna juga menjadi pembeda yang cukup jelas. Soun biasanya berwarna bening atau transparan, terutama setelah dimasak, sehingga sering disebut juga sebagai glass noodles atau cellophane noodles. Sedangkan bihun memiliki warna putih susu yang agak kusam, dan tetap terlihat agak buram meski sudah direbus.

    5. Cara Penyajian

    Soun banyak digunakan dalam hidangan berkuah maupun tumisan, misalnya pada sup ayam soun, capcay soun, atau soto. Karena sifatnya yang kenyal, soun juga sering dijadikan pelengkap lumpia goreng atau semacam isi makanan ringan. Bihun lebih sering dijumpai pada sajian goreng seperti bihun goreng, bihun kari, atau bihun sebagai pelengkap nasi kotak. Bahkan di beberapa daerah, bihun sering dimakan sebagai pengganti nasi.

    6. Penyimpanan

    Soun biasanya lebih tahan lama karena berbentuk kering dan tidak mudah hancur. Penyimpanannya cukup di tempat kering, tidak lembap, dan jauh dari air. Sementara bihun juga bisa disimpan lama dalam bentuk kering, tetapi jika sudah dimasak sebaiknya segera dikonsumsi karena teksturnya cepat lembek dan mudah basi.

    7. Kandungan Kalori

    Karena berasal dari bahan yang berbeda, kandungan kalori keduanya juga tidak sama. Bihun yang terbuat dari beras biasanya memiliki kalori lebih tinggi dibanding soun yang berasal dari pati kacang hijau atau jagung. Oleh karena itu, bagi yang sedang menjalani program diet rendah kalori, soun sering dianggap lebih aman dikonsumsi.

    Kesimpulan

    Meski sama-sama berbentuk mie tipis berwarna putih, soun dan bihun ternyata memiliki banyak perbedaan mulai dari bahan dasar, tekstur, warna, hingga cara penyajian. Soun lebih kenyal, transparan, dan lentur, sedangkan bihun lebih padat, kusam, dan sering digunakan dalam sajian goreng. Keduanya tetap memiliki keunikan masing-masing dan bisa dipilih sesuai selera serta jenis masakan yang ingin dibuat.

  • 6 Makanan Khas Bali yang Rasanya Ngangenin

    6 Makanan Khas Bali yang Rasanya Ngangenin

    Bali merupakan salah satu ikon pariwisata di Indonesia. Setiap hari Pulau Seribu Pura ini diserbu oleh ratusan, bahkan ribuan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara.

    Sebab, ada banyak alasan kenapa wisatawan harus datang ke Bali, salah satunya adalah karena kesenian dan budaya yang masih kental.

    Namun, jalan-jalan ke Pulau Dewata belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner di sana.

    Ya, selain terkenal akan destinasi wisatanya, Bali juga sangat kaya akan kulinernya. Bahkan, kuliner khas Bali menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

    Ada begitu banyak makanan khas Bali yang bisa kalian coba, mulai dari makanan ringan, makanan berat, sampai kudapan.

    Kuliner Khas Bali

    Nah, supaya lebih jelas, berikut adalah beberapa makanan khas Bali yang rasanya bisa bikin kalian ketagihan.

    1. Rujak Kuah Pindang

    Rujak kuah pindang menjadi salah satu makanan khas Bali yang paling favorit dan diburu oleh wisatawan.

    Rujak kuah pindang sendiri merupakan rujak buah layaknya rujak biasa. Namun yang membedakan adalah rujak ini disiram dengan kuah pindang.

    Alhasil, aroma dan rasanya sangat khas sehingga bisa membuat siapapun yang menyantapnya menjadi ketagihan. Tidak percaya? Coba saja!

    2. Ayam Betutu

    Kalau makanan khas Bali yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Ya, ayam betutu merupakan kuliner asli Bali yang memiliki rasa khas.

    Bagi yang suka pedas, maka ayam betutu adalah pilihan yang tepat. Yang menjadikan ayam betutu asli Bali berbeda dengan ayam betutu lainnya adalah dari bumbu dan bahan yang digunakan.

    Sebab tidak sembarang orang bisa membuat bumbu ayam betutu yang enak dan khas.

    3. Sate Lilit

    Bagi kalian penggemar sate, maka berbahagialah. Sebab ada sate khas Bali yang rasanya sangat nikmat dan menggoyang lidah, yaitu sate lilit.

    Sesuai dengan namanya, sate ini berbeda dari sate pada umumnya. Jika kebanyakan sate adalah menusuk daging dengan batang, maka sate ini berbeda, yakni melilitkan daging ke batang.

    Soal rasa, sate lilit punya cita rasa khas yang tidak akan kalian temukan di luar Bali.

    4. Lawar Bali

    Lawar merupakan makanan khas Bali yang sudah ada sejak jaman dahulu.

    Makanan yang satu ini bahkan menjadi ikon ketika hari raya ataupun perayaan keagamaan di Bali. Ada berbagai jenis lawar, mulai dari lawar kuwir sampai lawar babi.

    Namun jangan khawatir, untuk bisa mengonsumsinya, kalian tidak perlu menunggu hari raya sebab ada banyak pedagang yang menyediakan makanan khas Bali ini.

    5. Serombotan

    Mungkin kuliner yang sati ini masih cukup asing sebab hanya ada di Pulau Dewata. Serombotan adalah salad Bali.

    Jadi, makanan khas Bali ini merupakan campuran dari berbagai sayur, seperti kacang panjang, bayam, kangkung, buncis, toge, pare, dan sejenisnya.

    Jika di Jawa, makanan ini sejenis urap-urap. Namun yang membedakannya adalah bumbu dari serombotan ini sendiri yang bernama Kalas.

    6. Nasi Jinggo

    Dan yang terakhir adalah nasi jinggo. Nasi jinggo merupakan kuliner khas Bali yang sudah tersohor di Indonesia.

    Bahkan, ada yang mengatakan jika nasi jinggo merupakan best dinner di Bali. Jadi, makanan ini sangat nikmat disantap pada malam hari.

    Nasi jinggo sendiri berisi nasi sekepal tangan orang dewasa dengan lauk ayam suir, mie, tempe, dan sambal yang khas. Harganya pun murah, sekitar Rp5000 saja!

    Nah, itulah beberapa makanan khas Bali yang wajib kalian cicipi ketika berlibur ke Pulau Dewata. Selamat mencoba, ya!

  • 6 Makanan Khas Jember yang Rasanya Sangat Lezat

    6 Makanan Khas Jember yang Rasanya Sangat Lezat

    Berkunjung  ke suatu daerah, kurang lengkap rasanya jika tidak menikmati kuliner khasnya juga.

    Ya, sebab setiap daerah pasti memiliki kulinernya masing-masing.

    Jadi sangat disayangkan ketika kita mengunjungi suatu daerah, tapi tidak mencicipi jajanan khasnya.

    Di Indonesia, hampir setiap daerahnya memiliki tempat wisata dan kuliner khas yang bisa menarik minat wisatawan.

    Salah satunya adalah Jember. Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan kota kecil ini, bukan?

    Jember merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

    Kota ini memiliki pantai yang indah serta sarat akan sejarah di dalamnya, yakni pantai Watu Ulo.

    Saat ini, Jember juga dikenal sebagai kota karnaval hingga ke mancanegara.

    Sebab, setiap tahun kota ini mengadakan acara JFC alias Jember Fashion Carnival.

    Makanan Khas Jember

    Selain itu, Jember juga memiliki beberapa jenis kuliner khas yang wajib dicicipi saat sedang berkunjung ke sana. Beberapa kuliner tersebut diantaranya:

    1. Pecel Pincuk Garahan

    Makanan khas Jember pertama yang wajib kamu coba adalah pecel pincuk Garahan.

    Garahan merupakan salah satu kecamatan yang berada di kota Jember sekaligus tempat pertama makanan ini dikenal.

    Dikatakan sebagai pecel pincuk karena wadah yang digunakan saat penyajian adalah daun pisang.

    Sama dengan pecel pada umumnya, bumbu pecel pincuk Garahan juga terbuat dari kacang tanah.

    Bedanya, jika pecel lain memiliki rasa gurih dan sedikit pedas, pecel pincuk Garahan justru memiliki rasa pedas dan sedikit asam.

    Selain itu, bumbu kacangnya juga tidak terlalu halus namun sangat nikmat.

    2. Suwar Suwir

    Makanan khas Jember yang paling terkenal adalah suwar suwir.

    Suwar suwir terbuat dari bahan dasar singkong yang diolah dengan cara khusus. Suwar suwir memiliki rasa manis.

    Bisa dikatakan tekstur dan rasanya hampir mirip seperti dodol.

    Hingga kini, suwar suwir memiliki banyak varian rasa, seperti coklat  stroberi, durian, dan masih banyak lainnya.

    Suwar suwir sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh, sebab bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

    3. Prol Tape

    Masih tetap dengan yang manis-manis, makanan khas Jember satu ini terbuat dari bahan dasar tape singkong, ialah prol tape.

    Makanan ini memiliki rasa yang unik karena terdiri dari gabungan beberapa rasa yakni manis, asam, dan gurih.

    Prol tape bisa dikatakan sebagai kudapan yang memiliki beberapa varian rasa, seperti rasa keju, coklat, kismis, dan original, sehingga sangat cocok disantap bersama keluarga.

    4. Pia Tape

    Selain prol tape, pia tape merupakan makanan khas Jember yang juga terbuat dari bahan dasar tape.

    Tekstur kulit pia ini sangat keras, tapi saat digigit bagian dalamnya terasa lembut.

    Pia tape memiliki beberapa varian rasa seperti coklat, pisang, stroberi, bluberi, dan masih banyak lainnya.

    5. Pecel Gudeg

    Mungkin selama ini, kamu hanya tahu bahwa pecel dan gudeg merupakan jenis makanan yang berbeda.

    Namun, di kota Jember, kedua makanan ini digabungkan menjadi satu. Ya, makanan ini disebut dengan pecel gudek.

    Dalam satu porsi pecel gudek, dilengkapi dengan potongan daging, cecek, rempeyek, dan beragam jenis lauk lainnya yang bisa dipilih sesuai selera.

    6. Martabak Malabar

    Selanjutnya, makanan khas Jember yang menggugah selera adalah Martabak Malabar. Martabak memang makanan yang mudah dijumpai di berbagai daerah.

    Namun, bedanya jika martabak pada umumnya menggunakan daging sapi maupun daging ayam, martabak malabar justru menggunakan daging kambing.

    Selain itu, kulit martabaknya pun dibuat sangat tipis.

    Well, itulah beberapa kuliner khas Jember yang wajib kamu coba saat berkunjung ke sana.

    Sebenarnya masih banyak kuliner khas Jember yang juga tidak kalah nikmat.

    Jadi, saat berkunjung ke kota kecil ini, jangan sia-siakan kesempatan untuk berwisata kuliner juga, ya!

    Author : Eva