Tag: menag

  • Pemerintah Salurkan Bantuan Rp4,3 Miliar untuk Penguatan Pendidikan Keagamaan di Riau

    Pemerintah Salurkan Bantuan Rp4,3 Miliar untuk Penguatan Pendidikan Keagamaan di Riau

    Dalam rangka memperkuat pendidikan keagamaan di Provinsi Riau, pemerintah pusat melalui Komisi VIII DPR RI memberikan bantuan senilai Rp4.369.000.000 atau Rp4,3 miliar.

    Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang.

    Ia didampingi oleh perwakilan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI, dan diterima secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, MPd, pada Jumat, 25 Juli 2025.

    Tak hanya itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pesantren juga memberikan tambahan bantuan sebesar Rp650 juta yang meliputi dua program utama, yaitu Inkubasi Bisnis Pesantren dan Sanitasi Pesantren Tahun 2025.

    “Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Komisi VIII DPR RI terhadap lembaga pendidikan keagamaan di Riau. Bantuan ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk penguatan pesantren,” ujar Muliardi.

    Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren serta meningkatkan taraf hidup santri, khususnya dalam hal pengelolaan lingkungan dan sanitasi.

    Di sisi lain, Marwan Dasopang menegaskan bahwa pemberian bantuan ini mencerminkan komitmen negara dalam memastikan bahwa pendidikan agama, terutama di lingkungan pesantren, tidak tertinggal dalam hal fasilitas dan pengembangan ekonomi.

    “Pondok pesantren telah eksis sebelum Indonesia merdeka dan menjadi bagian dari perjuangan bangsa. Sudah sepatutnya mendapat perhatian negara. Kini saatnya pesantren diakui sebagai lembaga pendidikan formal, sejalan dengan visi Presiden tentang penguatan SDM Indonesia,” tegasnya.

    Ia turut menambahkan bahwa bantuan tersebut bukan hanya sebatas regulasi di atas kertas, tetapi merupakan bentuk dukungan nyata negara yang langsung menyasar lembaga pendidikan keagamaan.

    Marwan juga memberikan dorongan agar Direktorat Jenderal Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di bawah Kementerian Agama diperkuat baik dari segi struktur kelembagaan maupun alokasi anggaran.

    Sumber: riau.go.id

  • Dukung Pendidikan Agama, Pemkab Sidrap Dapat Apresiasi dari Menteri Agama RI

    Dukung Pendidikan Agama, Pemkab Sidrap Dapat Apresiasi dari Menteri Agama RI

    Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) atas keseriusannya dalam memperkuat pendidikan berbasis agama di wilayah tersebut.

    Hal ini disampaikan saat bersilaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap di Villa An Nur yang berlokasi di Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, pada Jumat, 25 Juli 2025.

    Dalam sambutan resminya, Prof. Nasaruddin menilai bahwa langkah konkret yang diambil Pemkab Sidrap, seperti pengembangan madrasah, pendirian pondok pesantren, dan rumah tahfidz, merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang memiliki akhlak terpuji serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

    “Kami menyambut baik komitmen Pemkab Sidrap dalam penguatan pendidikan agama. Ini adalah langkah penting untuk membangun generasi yang kuat iman dan akhlaknya,” ujar Menag.

    Ia juga menyoroti peran spiritualitas dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, keberkahan tidak semata berasal dari kemajuan teknologi, melainkan juga dari kekuatan doa dan keikhlasan masyarakatnya.

    “Buka semua pintu langit, karena rezeki dari langit itu seperti hujan yang menghidupkan bumi,” imbuhnya dengan penuh semangat.

    Di kesempatan yang sama, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan dari Menteri Agama terhadap perkembangan pendidikan agama di Kabupaten Sidrap.

    “Kami berkomitmen memperkuat pendidikan agama sebagai fondasi membangun masyarakat Sidrap yang religius dan berdaya saing,” tegas Syaharuddin.

    Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, terdapat 89 rumah tahfidz dan 19 pondok pesantren yang aktif di Sidrap.

    Pemerintah daerah pun terus berupaya untuk mendorong pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan Islam di seluruh pelosok.

    Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan berbagai pencapaian lainnya, termasuk di bidang pertanian.

    Dengan capaian produksi gabah sebanyak 350 ribu ton dalam satu kali panen, Sidrap menargetkan produksi satu juta ton per tahun melalui sistem tiga kali panen, yang berpotensi menciptakan nilai ekonomi sebesar Rp7,1 triliun.

    “Ini semua berkat doa para guru dan ulama. Sidrap siap menjadi lumbung beras, lumbung telur, energi terbarukan, dan pusat para penghafal Al-Qur’an serta ulama nasional,” pungkasnya.

    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir istri Menteri Agama yang juga menjabat sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag RI, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, beserta sejumlah staf ahli dan pejabat eselon I Kementerian Agama. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, Kepala Kemenag Sidrap, H. Muhammad Idris Usman, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh-tokoh masyarakat.

    Setelah acara silaturahmi di Sidrap, Menag RI beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Wajo untuk menghadiri wisuda santri di Pondok Pesantren As’Adiyah sekaligus meluncurkan Kurikulum Cinta.

    Sumber: Kemenag