Tag: pendidikan

  • 10 Kaidah Kebahasaan Karya Ilmiah yang Baik dan Benar

    10 Kaidah Kebahasaan Karya Ilmiah yang Baik dan Benar

    Karya ilmiah merupakan suatu bentuk penulisan yang memuat informasi berdasarkan hasil penelitian dan disusun dengan bahasa formal serta akademik.

    Bahasa karya ilmiah harus memenuhi kriteria kebahasaan yang tepat, seperti kesesuaian antara gaya penulisan dengan konteksnya, kesesuaian antara kata-kata yang digunakan dengan tema atau topik yang dibahas, serta penggunaan kata-kata yang tepat dan jelas.

    Pengertian Kebahasaan Karya Ilmiah

    Kebahasaan karya ilmiah adalah kaidah atau aturan-aturan yang harus diikuti oleh penulis yang ingin menulis karya ilmiah.

    Aturan tersebut bertujuan untuk membuat karya ilmiah menjadi lebih baik, berkualitas, dan bersifat akademik.

    Selain itu, kebahasaan karya ilmiah juga dapat membuat karya tulis menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca sehingga dapat memberikan kesan positif.

    Kebahasaan Karya Ilmiah

    Buat kamu yang sedang menulis karya ilmiah, maka kamu perlu memperhatikan teknik penulisan artikel ilmiah dan beberapa poin kebahasaan karya ilmiah berikut ini.

    1. Memperhatikan Impersonal

    Kebahasaan karya ilmiah yang paling dasar adalah memerhatikan impersonal, yaitu penggunaan kata ganti.

    Impersonal adalah kata ganti yang banyak digunakan untuk penulisan karya ilmiah. Misalnya kata ganti “aku”, maka harus diganti dengan “peneliti” atau “Penulis”.

    Sebab, kata “aku” bukanlah termasuk kata formal yang biasanya digunakan dalam penulisan karya ilmiah.

    2. Karya Ilmiah Bersifat Reproduktif

    Reproduktif dalam karya ilmiah berarti hasil tulisan memuat informasi yang dapat diterima oleh pembaca secara jelas.

    Maka, penyampaian informasi pada karya ilmiah harus tegas, padat dan mudah dipahami oleh pembaca tanpa menggunakan kalimat-kalimat yang tidak perlu.

    Tujuan lain adalah agar karya tulis tidak bersifat berambigu karena dapat membingungkan pembaca.

    3. Menggunakan Gaya Bahasa Denotatif

    Dalam menulis karya tulis ilmiah berbeda dengan menulis karya sastra fiksi.

    Ketika menulis karya ilmiah, penulis harus menggunakan gaya bahasa denotatif yang disampaikan secara eksplisit, jelas, tegas dan gamblang, tanpa kiasan-kiasan.

    Tujuan penggunaan gaya bahasa denotatif adalah agar isi tulisan lebih jelas, tidak ambigu, serta mudah dipahami oleh pembaca.

    4. Tidak Boros Kalimat

    Karya ilmiah selalu ditulis dengan cara yang lugas dan tegas dengan memuat informasi berdasarkan data.

    Hindari penggunaan kalimat yang bertele-tele dengan tujuan memperbanyak isi. Hal tersebut justru membuat karya tulis ilmiah menjadi miskin informasi.

    Maka, jangan gunakan kalimat yang terkesan bertele-tele. Lebih baik langsung ke poin-poin yang ditujukan saja dengan merujuk data.

    Semakin banyak data yang dikumpulkan, maka semakin banyak pula informasi yang dapat disajikan.

    5. Menggunakan Referensi yang Tepat

    Dalam menyusun karya tulis ilmiah, referensi adalah hal yang penting dan tidak boleh diabaikan.

    Hendaknya penulis mencari referensi yang tepat dan sesuai dengan topik yang sedang dibahas agar isi karya ilmiah tidak melenceng dari topik utama.

    Carilah referensi yang sudah terbit dan terkonfirmasi oleh pihak atau lembaga terkait untuk menjaga kebenaran informasi yang diberikan.

    6. Tidak Melibatkan Opini atau Perasaan Pribadi

    Maksudnya adalah penulis harus objektif dalam menyusun karya tulis ilmiah dengan menyampingkan sentimen serta perasaan pribadi.

    Karya tulis ilmiah tidak boleh menggiring pembaca untuk mempercayai asumsi atau opini dari penulis sebab karya ilmiah harus ditulis berdasarkan data dan fakta yang terjadi di lapangan.

    7. Menggunakan Bahasa Keilmuan

    Dalam menulis karya tulis ilmiah, hendaknya penulis menggunakan bahasa keilmuan dengan mencantumkan beberapa istilah akademik.

    Hal ini akan membuat karya tulis ilmiah menjadi lebih berkualitas dan formal sehingga berbeda dengan jenis karya tulis lainnya.

    8. Menggunakan Kalimat Pasif

    Berbeda dengan novel maupun teks berita, karya tulis ilmiah harus ditulis dengan kalimat pasif.

    Kalimat pasif adalah kalimat di mana subjek menerima tindakan dari objek, sedangkan objek yang melakukan tindakan tidak disebutkan atau disebutkan setelah kata kerja.

    Dalam kalimat pasif, penekanan diberikan pada objek yang menerima tindakan daripada subjek yang melakukan tindakan.

    9. Karya Ilmiah Harus Bersifat Logis

    Dan yang tak kalah penting juga, kebahasaan karya ilmiah harus bersifat logis dan rasional, berbeda dengan karya sastra yang cenderung menggunakan kalimat-kalimat tidak logis.

    Karya ilmiah diperuntukkan untuk kebutuhan akademis sehingga hindarkan penggunaan kalimat tidak logis.

    10. Mengandung Kohesi

    Kohesi adalah berkesinambungan antara unsur yang satu dengan unsur yang lainnya sehingga tercipta pengertian yang baik atau koheren.

    Untuk memahami lebih jelas makna dari kohesi, baca artikel ini: Pengertian Kohesi & Koherensi Menurut Ahli dan Contohnya

    Itulah beberapa kaidah kebahasaan karya ilmiah dan cara penulisan artikel ilmiah yang perlu diketahui oleh mahasiswa ataupun peneliti.

    Semoga bermanfaat dan memberikan gambaran cara menyusun karya ilmiah dan pembuatan artikel ilmiah yang benar. Jangan lupa membaca artikel pendidikan lainnya di sastrawacana.id/

    Author: Maulana Affandi

  • Arti Revisi Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

    Arti Revisi Adalah? Ini Pengertian, Jenis, dan Tujuannya

    Revisian adalah istilah yang cukup familiar oleh setiap profesi, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.

    Sebab, untuk mendapat hasil skripsi yang baik, dosen pembimbing akan mengarahkan mahasiswa untuk melakukan berbagai revisi terhadap skripsi yang telah disusun.

    Sementara dalam dunia kerja, revisi juga sering terjadi ketika hasil pekerjaan kurang sesuai ataupun kurang berkualitas.

    Biasanya, pimpinan akan meminta revisi kepada karyawan agar hasil pekerjaan menjadi lebih baik sehingga dapat memberi pengaruh positif terhadap kelangsungan perusahaan.

    Salah satu contoh profesi profesi yang kerap mendapat revisi adalah desain grafis.

    Ketika hasil desain yang dibuat kurang menarik, maka pimpinan akan meminta revisi atau perbaikan terhadap karyawan tersebut.

    Tujuannya bukan hanya untuk kesenangan belaka, tapi pimpinan juga mempertimbangkan apakah desain yang dibuat relevan dan bisa diterima oleh masyarakat luas jika sifatnya bersifat promosi.

    Maka dari itu, revisian adalah sebuah proses yang sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari konsep yang telah dibuat sebelumnya.

    Pengertian Revisi

    Arti revisi adalah proses mengkoreksi atau mengubah sesuatu yang telah dibuat sebelumnya, seperti skripsi, karya ilmiah, dokumen, karya tulis, atau proyek.

    Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan, meningkatkan kualitas, atau menyesuaikan dengan topik yang sedang dibahas.

    Proses revisian biasanya melibatkan pengeditan, menghilangkan atau menambahkan konten, serta memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penulisan.

    Pada umumnya, revisi dilakukan pada dokumen atau karya tulis yang sudah disusun sebelumnya, baik itu dalam bentuk naskah, skripsi, tesis, maupun laporan kerja.

    Jenis-jenis Revisi

    Revisi adalah tahapan untuk mencapai hasil yang berkualitas terhadap karya tulis yang sedang dikerjakan.

    Revisi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tujuan dan tingkat koreksinya. Berikut adalah beberapa jenis revisi yang sering dilakukan:

    1. Revisi Mayor

    Revisi jenis ini bertujuan untuk mengubah atau menambahkan isi dari karya tulis secara signifikan.

    Biasanya jenis revisi ini dapat mengubah konsep utama karena dirasa tidak relevan dan kurang menarik.

    Pada skripsi, jenis revisi mayor dapat berupa mengubah judul serta isi pembahasan yang akan diangkat dalam tugas akhir.

    Contoh dari revisi mayor adalah mengubah judul, menambahkan bab atau bagian baru pada dokumen, mengubah konsep atau ide pokok dari dokumen, atau menghapus bagian yang tidak diperlukan.

    2. Revisi Minor

    Revisi minor lebih bersifat pada perbaikan atau penyempurnaan dari dokumen yang sudah dibuat.

    Jenis revisi minor ini tergolong sebagai perbaikan yang tidak terlalu signifikan dan tidak terlalu banyak.

    Pada skripsi, revisi minor dapat mencakup pengkoreksian tata bahasa, merapikan format, atau menambahkan referensi baru.

    3. Revisi Final

    Revisi final dilakukan sebagai tahap terakhir dari penyusunan skripsi. Tujuan dari revisi final adalah untuk memastikan bahwa dokumen tersebut sudah sesuai dengan standar dan format yang telah ditentukan.

    Ketika mahasiswa telah menyusun skripsi hingga akhir dan telah melakukan berbagai jenis revisi mayor dan minor, maka tahap akhir adalah revisi final yang sifatnya lebih ke sistematika kepenulisan.

    Misalnya seperti format penyusunan skripsi, memperbaiki halaman, lampiran-lampiran, serta perbaikan ejaan termasuk nama-nama dari dosen yang tercantum.

    Tujuan Revisi

    Tujuan utama dari revisi adalah untuk memperbaiki kesalahan, menambahkan informasi baru, menghapus informasi yang tidak relevan, serta meningkatkan kualitas dan keterbacaan dari skripsi yang disusun.

    Ada beberapa tujuan mengapa revisi harus dilakukan pada suatu dokumen atau karya tulis. Berikut adalah beberapa tujuan revisi yang penting untuk diketahui:

    1. Memperbaiki Kesalahan

    Tujuan utama dari revisi adalah untuk memperbaiki kesalahan yang terdapat pada dokumen tersebut, baik itu kesalahan tata bahasa, kesalahan penulisan, atau kesalahan dalam penggunaan istilah.

    2. Menambahkan Informasi Baru

    Revisi juga dapat dilakukan untuk menambahkan informasi baru yang relevan dan penting untuk dokumen tersebut.

    Informasi baru ini dapat berupa data statistik, referensi baru, atau informasi terkait perkembangan terbaru dalam topik yang dibahas.

    Selain itu, revisi juga dapat membuat skripsi menjadi lebih padat isinya sehingga memuat banyak informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

    3. Menghapus Informasi yang Tidak Relevan

    Revisi juga dapat dilakukan untuk menghapus informasi yang tidak relevan atau tidak dibutuhkan dalam skripsi yang disusun.

    Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan keterbacaan dari dokumen tersebut.

    Sebab, seringkali mahasiswa memasukkan data serta informasi yang melenceng atau tidak terkait dengan pembahasan dalam skripsi.

    Maka, dosen pembimbing akan mengarahkan bagaimana seharusnya skripsi ditulis agar tidak keluar dari topik utama pembahasan.

    4. Meningkatkan Kualitas

    Revisi dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keterbacaan dari skripsi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperbaiki tata bahasa dan format penulisan.

    Dimana, sebagai mahasiswa hendaknya mampu menulis suatu karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik benar.

    Selain itu, skripsi yang ditulis juga harus mudah dipahami dan dimengerti oleh pembaca sehingga dapat bermanfaat bagi khalayak umum.

    5. Memperbaiki Kesalahan Teknis

    Revisi juga dapat dilakukan untuk memperbaiki kesalahan teknis, seperti kesalahan bahasa, penulisan rumus atau gambar yang tidak akurat.

    Sebab, pada skripsi dibutuhkan data-data seperti gambar, ilustrasi, grafik, serta rumus (jika diperlukan).

    Ketika data yang dicantumkan tidak tepat, tentu akan menyesatkan pembaca sehingga diperlukan adanya revisi untuk memperbaiki kesalahan teknis tersebut.

    6. Menyempurnakan Gaya Penulisan

    Revisi juga penting dilakukan untuk menyempurnakan gaya penulisan dalam skripsi.

    Hal ini dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pemilihan kata, mengurangi penggunaan kata-kata yang tidak perlu, atau menyempurnakan gaya bahasa sehingga skripsi lebih menarik dan mudah dipahami.

    Itulah pengertian revisi, jenis, dan tujuannya yang penting dipahami oleh setiap mahasiswa, khususnya yang sedang menyusun skripsi.

    Revisi sangat penting untuk memperbaiki kualitas dari skripsi. Maka dari itu, hendaknya setiap mahasiswa selalu mengikuti arahan dosen pembimbing agar hasil skripsnya berkualitas.

  • Cara Mencari NISN Secara Online dan Offline dengan Mudah

    Cara Mencari NISN Secara Online dan Offline dengan Mudah

    Pengertian Nomor Induk Siswa Nasional adalah kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia.

    Tujuan dan Manfaat NISN

    Adapun tujuan dan manfaat dari NISN adalah sebagai berikut:

    1. Mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.

    2. Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit unit Kerja di Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.

    3. Sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Ujian Nasional, PIP, SNMPTN.

    Cara Mencari NISN secara Online

    Cara termudah untuk mencari NISN adalah melalui situs web resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Berikut adalah langkah-langkah untuk mencari NISN secara online:

    1. Buka situs web Kemendikbud di alamat https://nisn.data.kemdikbud.go.id/

    2. Masukkan nama lengkap siswa dan tanggal lahir

    3. Pilih jenis kelamin siswa

    4. Masukkan kode keamanan yang ditampilkan pada layar

    5. Klik “Cari” dan NISN siswa akan muncul di layar

    Cara Mencari NISN secara Offline

    Jika tidak memiliki akses ke internet, kita masih dapat mencari NISN secara offline.

    Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menghubungi sekolah tempat siswa tersebut terdaftar.

    Sekolah akan dapat memberikan NISN siswa dengan memberikan data-data yang diperlukan seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, dan nomor induk siswa di sekolah tersebut.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Menemukan NISN Siswa?

    Jika setelah mencari NISN siswa dan tidak ditemukan hasilnya, kita perlu menghubungi Kantor Dinas Pendidikan terdekat di daerah masing-masing.

    Pihak terkait akan dapat memberikan bantuan lebih lanjut dan membantu menemukan NISN siswa.

    Apa yang Perlu Diketahui Setelah Menemukan NISN Siswa?

    Setelah menemukan NISN siswa, penting untuk menyimpan nomor tersebut dengan aman dan mudah diakses.

    NISN adalah nomor identifikasi penting yang akan digunakan selama seluruh masa pendidikan siswa.

    Pastikan untuk mengingat atau mencatat nomor tersebut dan menyimpannya dengan baik untuk keperluan di masa depan.

  • 10 Mitos dan Fakta Seputar Sekolah Kedinasan yang Perlu Kamu Ketahui

    10 Mitos dan Fakta Seputar Sekolah Kedinasan yang Perlu Kamu Ketahui

    Sekolah kedinasan adalah institusi pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk karier dalam berbagai bidang di sektor publik.

    Sekolah kedinasan biasanya memiliki program pendidikan dan pelatihan agar siswa siap menjadi pelayan masyarakat di kemudian hari.

    Namun, meski sekolah kedinasan cukup populer bagi anak muda, ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat tentang sekolah kedinasan yang belum terbukti kebenarannya.

    Mitos dan Fakta Seputar Sekolah Kedinasan

    Nah, buat kamu yang penasaran, berikut adalah beberapa mitos dan fakta sekolah kedinasan.

    1. Mitos: Hanya orang kaya atau memiliki hubungan yang bisa masuk sekolah kedinasan

    Fakta: Masuk ke sekolah kedinasan tidak melihat status sosial atau hubungan seseorang. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar dan lulus tes seleksi.

    2. Mitos: Sekolah kedinasan hanya untuk orang yang ingin menjadi anggota militer atau polisi

    Fakta: Meskipun banyak sekolah kedinasan yang memiliki program pendidikan untuk militer dan polisi, namun ada juga sekolah kedinasan untuk berbagai profesi lainnya, seperti diplomat, pelayan publik, dan pengacara.

    3. Mitos: Pendidikan di sekolah kedinasan lebih mudah daripada di perguruan tinggi biasa

    Fakta: Pendidikan di sekolah kedinasan sangat kompetitif dan menuntut. Siswa harus memenuhi standar akademik dan fisik yang tinggi dan juga menjalani latihan militer atau pelatihan lainnya yang intensif.

    4. Mitos: Lulus dari sekolah kedinasan menjamin kesuksesan karier di masa depan

    Fakta: Meskipun lulus dari sekolah kedinasan dapat membantu dalam memulai karier, namun kesuksesan karier seseorang bergantung pada berbagai faktor, seperti kemampuan, kerja keras, dan keberuntungan.

    5. Mitos: Siswa di sekolah kedinasan tidak memiliki kebebasan pribadi dan terikat oleh peraturan yang ketat

    Fakta: Seperti sekolah lainnya, sekolah kedinasan memiliki peraturan yang harus diikuti siswa.

    Namun, siswa juga memiliki hak untuk mengekspresikan pendapat dan memiliki kebebasan untuk memilih kegiatan ekstrakurikuler dan minat mereka sendiri.

    6. Mitos: Sekolah kedinasan hanya menerima siswa laki-laki

    Fakta: Sekolah kedinasan saat ini terbuka untuk siswa laki-laki dan perempuan. Banyak sekolah kedinasan bahkan memiliki program khusus untuk siswa perempuan, seperti ilmu kesehatan.

    7. Mitos: Sekolah kedinasan hanya menerima siswa yang memiliki fisik yang kuat dan sehat

    Fakta: Meskipun beberapa sekolah kedinasan memerlukan siswa untuk memiliki kondisi fisik yang baik, namun ada juga sekolah kedinasan yang menerima siswa dengan kondisi fisik yang beragam.

    Siswa akan diberi pelatihan fisik dan pengembangan diri untuk mencapai standar yang dibutuhkan.

    8. Mitos: Sekolah kedinasan hanya menekankan pada disiplin dan kedisiplinan

    Fakta: Selain menekankan disiplin dan kedisiplinan, sekolah kedinasan juga memberikan pendidikan yang komprehensif pada berbagai bidang, seperti keterampilan sosial, keterampilan kepemimpinan, dan pengetahuan tentang hukum dan politik.

    9. Mitos: Setelah lulus dari sekolah kedinasan, siswa harus bekerja selama beberapa tahun untuk pemerintah

    Fakta: Setelah lulus dari sekolah kedinasan, siswa memiliki opsi untuk bekerja untuk pemerintah atau mencari pekerjaan di sektor swasta.

    Namun, beberapa sekolah kedinasan memerlukan siswa untuk bekerja untuk pemerintah setidaknya selama beberapa tahun sebagai bagian dari kewajiban mereka.

    10. Mitos: Sekolah kedinasan hanya memberikan peluang karier di dalam negeri

    Fakta: Lulusan sekolah kedinasan memiliki peluang karier di dalam dan luar negeri. Banyak lulusan sekolah kedinasan bekerja di organisasi internasional atau sebagai diplomat di luar negeri.

  • 7 Tips Sukses Ujian Masuk Sekolah Kedinasan

    7 Tips Sukses Ujian Masuk Sekolah Kedinasan

    Mengikuti ujian masuk Sekolah Kedinasan merupakan impian bagi banyak siswa yang ingin mengabdikan diri di sektor publik.

    Namun, menghadapi ujian masuk tidaklah mudah, karena persaingan sangat ketat dan materi yang diujikan pun tidak mudah.

    Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan yang matang agar dapat sukses dalam menghadapi ujian masuk Sekolah Kedinasan.

    Tips Sukses Ujian Masuk Sekolah Kedinasan

    Berikut ini adalah beberapa tips untuk sukses dalam ujian masuk Sekolah Kedinasan:

    1. Persiapkan Diri Secara Mental dan Fisik

    Sebelum mengikuti ujian masuk, pastikan bahwa kamu telah mempersiapkan diri secara mental dan fisik.

    Luangkan waktu untuk beristirahat dan mengurangi stres, karena kondisi fisik yang sehat akan memudahkan dalam menghadapi ujian.

    2. Pelajari Materi yang Akan Diujikan

    Pastikan bahwa kamu telah mempelajari materi yang akan diujikan.

    Setiap Sekolah Kedinasan memiliki kurikulum dan materi ujian yang berbeda, jadi pastikan bahwa kamu mempelajari materi yang relevan dengan Sekolah Kedinasan yang dituju.

    3. Latihan Soal Ujian

    Latihan soal ujian sangat penting dalam persiapan ujian masuk.

    Cobalah mencari contoh soal ujian dari tahun-tahun sebelumnya dan latih kemampuan dalam menyelesaikan soal tersebut.

    Hal ini dapat membantumu memahami jenis soal yang akan diujikan dan membiasakan diri dengan format ujian.

    4. Perbanyak Membaca

    Kemampuan membaca sangat penting dalam menghadapi ujian masuk Sekolah Kedinasan.

    Selain membaca materi ujian, perbanyak membaca berita, buku, atau artikel untuk meningkatkan pemahaman serta pengetahuan.

    5. Berlatih Menulis

    Ujian masuk Sekolah Kedinasan juga menguji kemampuan menulis.

    Cobalah untuk berlatih menulis dengan mengikuti kursus atau membaca buku tentang penulisan.

    Pastikan kamu memahami struktur dan tata bahasa yang benar dalam menulis.

    6. Berdiskusi dengan Teman atau Guru

    Berdiskusi dengan teman atau guru dapat membantu meningkatkan pemahamanmu tentang materi yang akan diujikan. Diskusikan materi dan tanyakan jika ada hal yang tidak dipahami.

    7. Kelola Waktu dengan Baik

    Pengelolaan waktu yang baik sangat penting dalam menghadapi ujian masuk Sekolah Kedinasan.

    Pastikan kamu mengetahui durasi ujian dan mengalokasikan waktu dengan baik untuk setiap bagian ujian.

    Dengan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat meningkatkan peluang sukses dalam ujian masuk Sekolah Kedinasan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

  • 10 Prospek Kerja Sekolah Kedinasan yang Jenjang Kariernya Jelas

    10 Prospek Kerja Sekolah Kedinasan yang Jenjang Kariernya Jelas

    Prospek kerja Sekolah Kedinasan sangat menjanjikan bagi mereka yang ingin bekerja di sektor publik.

    Setelah menyelesaikan program pelatihan di Sekolah Kedinasan, siswa memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai negeri di berbagai lembaga pemerintahan.

    Prospek Kerja Sekolah Kedinasan

    Berikut ini adalah beberapa prospek kerja yang dapat diikuti oleh lulusan Sekolah Kedinasan.

    1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

    PNS adalah pegawai yang bekerja di instansi pemerintah dan memiliki status sebagai abdi negara.

    Setelah lulus dari Sekolah Kedinasan, siswa dapat mengikuti seleksi untuk menjadi PNS di berbagai lembaga pemerintahan.

    Karier sebagai PNS menawarkan stabilitas pekerjaan dan manfaat yang menarik, seperti gaji yang kompetitif, manfaat kesehatan dan pensiun, serta kesempatan untuk naik pangkat sesuai dengan pengalaman dan kinerja.

    2. Kepolisian

    Sekolah Kedinasan untuk kepolisian menawarkan program pelatihan untuk menjadi anggota polisi.

    Setelah lulus dari Sekolah Kedinasan untuk kepolisian, siswa dapat mengikuti seleksi untuk menjadi anggota polisi di kepolisian daerah.

    Karier sebagai anggota polisi menawarkan berbagai peluang untuk terus berkembang dan naik pangkat, serta memberikan rasa bangga sebagai bagian dari lembaga keamanan negara.

    3. Militer

    Sekolah Kedinasan untuk militer menawarkan program pelatihan untuk menjadi prajurit di berbagai cabang militer, seperti TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

    Setelah lulus dari Sekolah Kedinasan untuk militer, siswa dapat mengikuti seleksi untuk menjadi prajurit di berbagai cabang militer.

    Karier sebagai prajurit menawarkan peluang untuk terus berkembang dalam berbagai bidang, serta kesempatan untuk menjadi pemimpin di suatu unit militer.

    4. Birokrasi

    Sekolah Kedinasan juga menawarkan program pelatihan untuk menjadi pegawai di berbagai lembaga pemerintahan, seperti kementerian dan lembaga negara lainnya.

    Setelah lulus dari Sekolah Kedinasan, siswa dapat mengikuti seleksi untuk menjadi pegawai di berbagai lembaga pemerintahan.

    Karier sebagai pegawai negeri menawarkan peluang untuk bekerja dalam lingkungan yang dinamis dan mempengaruhi kebijakan publik.

    5. Administrator

    Siswa Sekolah Kedinasan dapat bekerja sebagai administrator di lembaga pemerintahan, seperti kementerian atau dinas daerah.

    Tugas utama administrator adalah mengelola dan memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program dan kegiatan di lembaga pemerintahan tersebut.

    6. Pengawas Lembaga

    Pengawas bertugas untuk memastikan bahwa lembaga pemerintahan menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan.

    Pengawas dapat bekerja di berbagai lembaga pemerintahan, seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Inspektorat Jenderal.

    7. Pengacara

    Siswa Sekolah Kedinasan juga dapat melanjutkan karier sebagai pengacara di kantor hukum atau lembaga penegak hukum.

    Tugas pengacara antara lain memberikan nasihat hukum, mewakili klien dalam sidang pengadilan, dan menulis dokumen hukum.

    8. Tenaga Pengajar

    Lulusan Sekolah Kedinasan juga dapat mengambil pekerjaan sebagai guru atau dosen di sekolah dan universitas negeri.

    Pekerjaan ini memungkinkan siswa Sekolah Kedinasan untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang pendidikan dan berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkualitas.

    9. Pekerjaan di Lembaga Pemerintah Lainnya

    Selain itu, lulusan Sekolah Kedinasan juga dapat mengambil pekerjaan di berbagai lembaga pemerintahan lainnya, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), atau lembaga-lembaga konsultan di bidang kebijakan publik

    10. Diplomat

    Diplomat adalah pekerjaan yang diambil oleh seseorang yang bertugas di bidang hubungan internasional.

    Tugasnya antara lain menjalin hubungan antara Indonesia dengan negara lain, mempromosikan budaya Indonesia, serta mempertahankan kepentingan Indonesia di forum internasional.

    Kesimpulannya, prospek kerja Sekolah Kedinasan sangat menjanjikan bagi mereka yang ingin bekerja di sektor publik.

    Setelah menyelesaikan program pelatihan di Sekolah Kedinasan, siswa memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai negeri di berbagai lembaga pemerintahan.

  • 7 Alasan Kamu Harus Sekolah Kedinasan, Mulai Gaji Hingga Karier Jelas

    7 Alasan Kamu Harus Sekolah Kedinasan, Mulai Gaji Hingga Karier Jelas

    Sekolah kedinasan adalah institusi pendidikan yang menyediakan pelatihan bagi siswa dalam mempersiapkan diri untuk karier di sektor publik.

    Prospek karier di Sekolah Kedinasan sangat menjanjikan dan menawarkan banyak peluang bagi para lulusannya.

    Setelah menyelesaikan program pelatihan di Sekolah Kedinasan, siswa akan mendapatkan sertifikat dan siap untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai negeri di sektor publik.

    Berikut adalah beberapa alasan mengapa banyak siswa tertarik untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Kedinasan.

    1. Stabilitas Pekerjaan

    Bekerja di sektor publik memberikan stabilitas pekerjaan yang tinggi. Pegawai negeri memperoleh gaji tetap dan manfaat lainnya, seperti asuransi kesehatan dan pensiun.

    2. Jenjang Karier Jelas

    Sekolah Kedinasan menawarkan program pelatihan yang berfokus pada keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk bekerja di sektor publik.

    Setelah lulus, para siswa memiliki karier yang jelas dan dapat naik pangkat sesuai dengan pengalaman dan kinerja mereka.

    3. Gaji yang Menarik

    Pegawai negeri menerima gaji yang menarik, terutama setelah memiliki pengalaman dan naik pangkat. Selain itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan bonus dan tunjangan tambahan.

    4. Meningkatkan Kepemimpinan dan Kedisiplinan

    Siswa di Sekolah Kedinasan juga akan dilatih dalam kepemimpinan dan kedisiplinan.

    Program pelatihan di Sekolah Kedinasan mempersiapkan siswa untuk bekerja dalam lingkungan yang penuh dengan aturan dan prosedur.

    Siswa juga akan belajar tentang tanggung jawab sosial dan tata krama yang sesuai dengan posisi pegawai negeri.

    5. Kesempatan untuk Melayani Masyarakat

    Bekerja di sektor publik memberikan kesempatan untuk melayani masyarakat.

    Sebagai pegawai negeri, siswa di Sekolah Kedinasan akan memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan publik yang berkualitas kepada masyarakat

    Ini dapat memberikan rasa kepuasan dan kebanggaan yang besar.

    6. Mempersiapkan untuk Tantangan Karier yang Kompleks

    Karier di sektor publik seringkali melibatkan tantangan yang kompleks.

    Pegawai negeri harus mampu mengambil keputusan yang tepat, berkomunikasi dengan baik dengan rekan kerja dan masyarakat, serta menangani situasi yang penuh tekanan.

    Program pelatihan di Sekolah Kedinasan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan ini dengan baik.

    7. Program Pelatihan yang Relevan

    Program pelatihan di Sekolah Kedinasan dirancang untuk mempersiapkan siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan pekerjaan di sektor publik.

    Selama program pelatihan, siswa akan belajar tentang berbagai aspek, seperti hukum, administrasi, manajemen, kebijakan publik, dan sebagainya.

    Itulah alasan dan prospek karier di Sekolah Kedinasan yang sangat menjanjikan.

    Para lulusannya memiliki kesempatan untuk bekerja di sektor publik dan mendapatkan manfaat yang menarik.

    Namun, masuk ke Sekolah Kedinasan tidaklah mudah dan membutuhkan persiapan yang serius.

    Oleh karena itu, jika kamu tertarik untuk membangun karier di sektor publik, pastikan kamu mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tes masuk Sekolah Kedinasan.

  • UNESA Kembali Masuk Sebagai 25 Universitas Terbaik Indonesia Versi Scimago Institutions Rankings 2023

    UNESA Kembali Masuk Sebagai 25 Universitas Terbaik Indonesia Versi Scimago Institutions Rankings 2023

    Scimago Institutions Rankings (SIR) telah merilis daftar Universitas terbaik 2023 di Indonesia dan dunia. Dalam pemeringkatan tersebut, UNESA menduduki peringkat 21 nasional dan 4.397 dunia.

    Peringkat yang diperoleh UNESA secara nasional tahun ini naik dua tingkat dari posisi 23 pada tahun lalu.

    Direktur Inovasi, Pemeringkatan dan Publikasi Ilmiah, Prof. Nadi Suprapto, M.Pd., Ph.D., menuturkan bahwa UNESA telah mengikuti pemeringkatan SIR sejak 2020 lalu dan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    Hal tersebut lantaran Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus meningkatkan kualitas melalui berbagai inovasi dan gebrakan baru dalam dunia pendidikan.

    Dalam pemeringkatan SIR didasarkan pada tiga indikator yakni, research (50%); innovation (30%); dan societal (20%).

    “Tahun ini, ada dua indikator yang naik, yang mana dalam keseluruhan posisi UNESA di dunia naik yang posisi semula dari 4.450 ke 4.397 dan kami targetkan ketiga indikator juga bisa bersaing,” ucap Prof. Nadi Suprapto.

    Pada aspek research, UNESA juga mengalami peningkatan naik dari peringkat 2.280 sebelumnya ke posisi 2.155 dunia.

    Kenaikan ini juga didukung karena adanya pergeseran dari mayoritas artikel hasil konferensi di proceeding terindeks scopus menuju artikel di jurnal bereputasi terindeks scopus.

    Lantas untuk indikator societal, posisi UNESA juga naik signifikan dari 5.488 ke 4.622 dunia, yang dibuktikan dengan dikenalnya UNESA ke masyarakat luas.

    “Selain media sosial, banyaknya mahasiswa, alumni, maupun mitra UNESA, maka societal impact juga meningkat,” imbuhnya.

    Prof Nadi juga mengatakan jika UNESA sangat berkomitmen dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia.

    Berbagai upaya terus ditingkatkan dalam pemeringkatan SIR, seperti menaikkan jumlah dokumen serta kualitas dokumen di jurnal bereputasi, khususnya terindeks Scopus yang tahun depan pemeringkatan UNESA bisa terus meningkat

    “Kami tidak boleh berpuas diri dalam pencapaian ini, kami harus tetap konsisten dan fokus mengingat setiap tahun kompetitor semakin banyak. Kualitas tentu bukan hanya angka di lembaga pemeringkatan, tetapi juga mutu di lapangan. Itu yang kami wujudkan,” ujarnya.

    Prof Nadi juga menyebut ada beberapa rencana serta program yang akan dicanangkan dalam persaingan pemeringkatan dunia ke depan.

    Seperti pendampingan submit jurnal secara real time, Sinta 2 di UNESA goes to Scopus, manuscript clinic, insentif artikel yang telah terbit, memfasilitasi biaya publikasi hasil konferensi internasional khusus yang terindeks di database bereputasi, bahkan ada rencana melalui program WCU ada insentif delta sitasi, dan masih banyak lagi.

    Sumber: unesa.ac.id

  • 10 Asuransi Pendidikan Anak Terbaik di Indonesia

    10 Asuransi Pendidikan Anak Terbaik di Indonesia

    Pengertian Asuransi Pendidikan

    Asuransi pendidikan adalah produk asuransi yang dirancang untuk membantu mengamankan pendidikan anak di masa depan dengan memberikan perlindungan finansial dan mengumpulkan dana dalam periode waktu tertentu.

    Asuransi pendidikan juga sebagai bentuk investasi jangka panjang yang membantu orang tua dalam mempersiapkan biaya pendidikan anak, terutama pada tingkat perguruan tinggi atau universitas.

    Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapi biaya pendidikan yang semakin tinggi membuat hal ini semakin sulit.

    Baca juga: Mengenal Asuransi Perjalanan Luar Negeri, Manfaat, dan Tips Memilih Asuransi yang Tepat

    Maka, asuransi pendidikan dapat menjadi solusi untuk membantu mengurangi beban finansial orang tua dan memastikan bahwa anak-anak mereka memiliki dana yang cukup untuk biaya pendidikan di masa depan.

    Dalam asuransi pendidikan, pembayaran premi dilakukan secara berkala, dan jika terjadi sesuatu pada pemegang polis, ahli waris akan menerima manfaat yang telah ditentukan dalam polis insurance tersebut.

    Beberapa jenis produk asuransi pendidikan juga menawarkan manfaat tambahan, seperti tunjangan kuliah dan tunjangan harian saat anak belajar di luar negeri.

    Asuransi pendidikan memang terkesan cukup menjanjikan untuk pendidikan anak, tapi penting untuk memilih produk asuransi pendidikan yang tepat dengan memeriksa syarat dan ketentuan yang tidak memberatkan.

    Baca juga: 6 Jenis Asuransi Lengkap dengan Penjelasan dan Contohnya

    Asuransi Pendidikan Anak Terbaik di Indonesia

    Ada banyak penyedia asuransi pendidikan terbaik yang tersedia di Indonesia dan telah dipilih oleh banyak orang tua untuk mempercayakan biaya pendidikan anak mereka.

    Berikut ini beberapa asuransi pendidikan terbaik untuk anak yang bisa dijadikan rekomendasi.

    1. Asuransi Pendidikan BRI Syariah

    BRI menyediakan program asuransi pendidikan anak yang dirancang khusus untuk menjamin tersedianya dana pendidikan bagi anak yang direncanakan sejak taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

    Beberapa manfaat asuransi BRI Danasiswa Syariah adalah sebagai berikut:

    • Tahapan Dana Pendidikan (TDP) akan dibayarkan kepada peserta.
    • Peserta tambahan (Anak) ditakdirkan meninggal dunia selama polis berlaku, maka akan dibayarkan manfaat/antunan.
    • Penerima Manfaat akan menerima nilai tunai jika ingin mengundurkan diri.
    • Polis berakhir ketika semua tahapan dana pendidikan sudah diterima seluruhnya.
    • Santunan untuk peserta ditakdirkan meninggal dunia karena apapun (sakit maupun kecelakaan).

    Lalu, mengenai berapa premi asuransi dari BRI Life tentu harus disesuaikan dengan faktor dan syarat yang tertentu, misalnya dari usia orang tua, usia anak, dan sebagainya.

    Ketika sudah diisi semua, maka perusahaan akan mengidentifikasi dan menginformasikan berapa asuransi premi yang dibebankan setiap bulannya.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi BRI, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://brilife.co.id/

    2. Asuransi Pendidikan Allianz

    Allianz merupakan salah satu perusahaan asuransi besar yang bergerak di bidang layanan asuransi dan manajemen aset.

    Allianz pendidikan juga menyediakan produk asuransi pendidikan COLLEGE CARE untuk membantu orang tua dalam merencanakan pendidikan masa depan anak.

    Produk Allianz asuransi pendidikan menawarkan beragam manfaat sebagai berikut:

    • Dana nasabah pada tabungan pendidikan anak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
    • Tabungan pendidikan umumnya menawarkan bunga berkisar 3% hingga 6% per tahun.
    • Tabungan pendidikan bisa dicairkan dalam jangka waktu yang relatif singkat, sekitar 2-5 tahun.
    • Jika nasabah wafat, penerima Manfaat akan memperoleh sejumlah tabungan beserta bunga yang tercantum dalam kontrak.
    • Jaminan jika nasabah (orang tua) tutup usia sebelum jangka waktu asuransi habis, maka keluarga akan dibebaskan dari kewajiban membayar premi dan polis asuransinya tetap aktif.
    • Nasabah dapat melakukan pinjaman dana selama polis sudah memiliki nilai tunai.
    • Manfaat dana tunai yang diterima tidak dikenakan pajak.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Allianz, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://www.allianz.co.id/

    3. Asuransi Pendidikan BCA

    BCA menyediakan program asuransi pendidikan anak Proteksi Edukasi Maksima (EduPlan) untuk orang tua yang ingin merencanakan biaya pendidikan anak di masa depan.

    Adapun Manfaat yang didapatkan nasabah ketika ikut asuransi BCA adalah sebagai berikut:

    • Manfaat dana pendidikan dijamin 200% Uang Pertanggungan.
    • Manfaat tambahan tidak dijamin berupa Bonus Tahunan dan Bonus akhir Polis (jika ada).
    • Manfaat meninggal sebesar Nilai Tunai atau 110% total Premi Dasar yang telah dibayarkan, mana yang lebih besar.
    • Manfaat tambahan meninggal akibat Kecelakaan sebesar 100% Uang Pertanggungan.
    • Manfaat akhir Polis apabila Tertanggung masih hidup hingga akhir Masa Asuransi & Polis masih berlaku.
    • Terdapat berbagai pilihan masa bayar premi 5, 10, atau 15 tahun.
    • Pembebasan Premi jika Pemegang Polis meninggal atau menderita Cacat Tetap Total melalui Asuransi Tambahan Payor Waiver Edu (Death/TPD).

    Syarat asuransi pendidikan anak BCA adalah sebagai berikut:

    • Usia Tertanggung: 15 hari – 10 Tahun (ulang tahun terdekat)
    • Usia Pemegang Polis: 18-60 Tahun
    • Masa Asuransi: sampai dengan Tertanggung berusia 21 Tahun

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi BCA, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://www.bca.co.id/

    Baca juga: 9 Asuransi Jiwa Terbaik di Indonesia Untuk Masa Depan Keluarga Anda

    4. Asuransi Pendidikan Prudential

    Prudential asuransi pendidikan menyiapkan asuransi pendidikan anak yang bernama PRUCerah, Asuransi Pendidikan Berprinsip Syariah anak untuk membantu menjamin masa depannya.

    Beragam Manfaat dari asuransi ini adalah sebagai berikut:

    • Melindungi pendidikan anak saat terjadi risiko meninggal dunia/kesehatan yang menimpa orang tua.
    • Bebas Kontribusi, apabila peserta tambahan yang diasuransikan meninggal dunia, terkena cacat total dan tetap atau terkena salah satu dari 60 Kondisi Kritis untuk plan PRUCerah Plus.
    • Manfaat Penarikan Tunai Sekaligus dan Bulanan.
    • Masa Pembayaran Kontribusi 5 tahun atau sampai dengan Manfaat Dana Pendidikan.
    • Manfaat Penarikan Tunai Berkala akan diberikan setiap akhir bulan dimulai dari 1 (satu) bulan setelah Masa Tunggu Asuransi berakhir sampai dengan Tanggal Akhir Kepesertaan atau berakhirnya Polis (yang mana yang lebih dahulu terjadi).
    • Tambahan Manfaat Penarikan Tunai Berkala yang akan diberikan ketika Ulang tahun Polis setelah melewati Masa Tunggu Manfaat Dana Pendidikan; yang besarnya akan ditentukan kemudian oleh Pengelola dengan pemberitahuan tertulis kepada Pemegang Polis Asuransi.
    • Peserta Tambahan Yang Diasuransikan terkena Cacat Total dan Tetap selama 180 (seratus delapan puluh) hari berturut-turut sejak tanggal diagnosis oleh Dokter Spesialis di bidangnya dalam masa berlakunya PRUCerah, dan Pengelola telah menyetujui pengajuan klaim Manfaat Cacat Total dan Tetap yang diajukan.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Prudential, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://www.prudentialsyariah.co.id/

    5. Asuransi Pendidikan Mandiri

    Seperti kita ketahui, biaya pendidikan yang berkualitas tidaklah murah dan bahkan selalu meningkat setiap tahun, di situlah Axa Mandiri asuransi pendidikan hadir.

    Maka, asuransi pendidikan Axa Mandiri menghadirkan asuransi mandiri perlindungan sejahtera – solusi perlindungan asuransi masa depan anak.

    Adapun beberapa manfaat dari program asuransi pendidikan anak Mandiri adalah sebagai berikut:

    • Manfaat asuransi tambahan berupa uang pertanggungan atas risiko cacat tetap total atau risiko penyakit kritis.
    • Manfaat pembebasan kewajiban membayar premi terhadap risiko cacat tetap total atau penyakit kritis bagi tertanggung atau pemegang polis.
    • Loyalti bonus seumur hidup mulai dari tahun ke-7 hingga usia 100 tahun.
    • Masa pertanggunan, hingga anak berusia 18 tahun atau tertanggung berusia 65 tahun.

    Untuk informasi lengkap tentang Axa asuransi pendidikan, program dan berapa biaya asuransi Mandiri, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://axa-mandiri.co.id/

    6. Asuransi Pendidikan Bumiputera

    Mitra Cerdas AJB Bumiputera 1912 adalah program asuransi untuk menyediakan biaya pendidikan anak yang terkait dengan investasi.

    Sehingga, asuransi dana pendidikan yang dirancang untuk biaya pendidikan akan meningkat sejalan dengan hasil investasi. Manfaat mengikuti program asuransi pendidikan Bumiputera adalah sebagai berikut:

    • Dana Kelangsungan Belajar (DKB) yang dibayarkan secara bertahap sesuai dengan tingkat usia anak-anak, baik Tertanggung hidup atau meninggal dunia.
    • Jaminan perolehan hasil investasi sebesar 4,5% per tahun dari akumulasi premi tabungan.
    • Tambahan hasil investasi jika dana investasi yang diperoleh AJB Bumiputera 1912 melebihi hasil investasi yang dijamin pada poin 2.
    • Santunan kematian 100% dari Uang Pertanggungan.
    • Bebas premi bagi polis untuk Tertanggung yang meninggal dunia.
    • Pengembangan investasi sebagaimana dinyatakan pada butir 2 dan 3 untuk Dana Kelangsungan Belajar (DKB), yang tidak dapat diambil pada saat jatuh tempo.
    • Jika Pemegang Polis menghendaki, setelah Tertanggung meninggal dunia, polis dapat diakhiri dengan penarikan Dana Kelangsungan Belajar (DKB) sekaligus, tanpa mengurangi hak-hak lain yang diuraikan sebelumnya pada butir 2, 3 dan 4.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Bumiputera, bisa kunjungi laman resminya di sini: http://ajb.bumiputera.com/

    Baca juga: Mengenal Apa Itu Polis Asuransi, Jenis, dan Contohnya

    7. Asuransi Pendidikan BNI Life

    BNI menyediakan program asuransi pendidikan anak BNI LIFE SMART EDUCATION untuk perencanaan tabungan pendidikan masa sepan buah hati serta jerlindungan jiwa sebesar 200% Uang Pertanggungan.

    Manfaat yang diterima saat mengikuti asuransi pendidikan BNI Life adalah sebagai berikut:

    • Manfaat Asuransi (Santunan Kematian) sebesar 100% Uang Pertanggungan apabila Tertanggung meninggal dunia akibat sakit.
    • Manfaat Asuransi (Santunan Kematian) sebesar 10% Uang Pertanggungan apabila Penerima Beasiswa (Anak) meninggal dunia.
    • Manfaat Pembebasan Pembayaran Premi apabila Tertanggung mengalami Cacat Tetap Total dalam masa Pertanggungan.
    • Masa Asuransi adalah Masa Pertanggungan ditambah Masa Pembayaran Berkala. Pembayaran Premi yaitu Reguler 3 Tahun, 4 Tahun, 5 Tahun, 17 Tahun dan sekaligus.
    • Manfaat Asuransi (Santunan Kematian) sebesar 200% Uang Pertanggungan apabila Tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan.
    • Manfaat Hidup (Tahapan Biaya Pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan Uang Saku selama Kuliah) dengan Pembayaran Berkala selama 5 (lima) Tahun setelah Masa Pertanggungan Berakhir sebesar 25% Uang Pertanggungan setiap tahunnya.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi BNI Life, bisa kunjungi laman resminya di sini: https://www.bni-life.co.id/

    8. Asuransi Pendidikan Manulife

    Manulife Education Protector adalah program asuransi pendidikan anak untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi membutuhkan biaya banyak.

    Manfaat dari program Manulife asuransi pendidikan adalah sebagai berikut:

    • Ketersediaan dana pendidikan di setiap jenjang, mulai SD hingga perguruan tinggi.
    • Total manfaat hingga 170% dari Target Dana Pendidikan.
    • Nasabah dapat memilih opsi pembayaran premi lima tahunan atau sepuluh tahunan untuk mempermudah para orang tua dalam merencanakan dan mengelola tujuan-tujuan finansial jangka panjang mereka.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Manulife: https://www.manulife.co.id/

    9. Asuransi Pendidikan Sequis

    Program asuransi pendidikan anak Sequis dapat membantu orang tua dalam menyiapkan pendidikan anak untuk masa depan yang cerah.

    Berikut ini adalah beragam manfaat mengikuti asuransi pendidikan Sequis Edu Plus:

    • 150% Uang Pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia bukan karena kecelakaan.
    • 200% UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan.
    • Manfaat dana pendidikan akan dibayarkan sesuai jadwal jika Tertanggung hidup dalam masa pertanggungan asuransi dan pertanggungan masih aktif.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Manulife: https://www.sequis.co.id/

    10. Asuransi Pendidikan AIA Financial

    Asuransi Pendidikan AIA Financial juga menjadi salah satu rekomendasi asuransi pendidikan anak terbaik yang bisa digunakan untuk merencanakan biaya pendidikan anak di masa depan.

    Ada berbagai manfaat yang dapat diterima oleh nasabah, sebagai berikut:

    • Manfaat tambahan tidak dijamin (jika ada) akan dibayarkan di akhir Masa Asuransi atau apabila Tertanggung meninggal, mana yang lebih dahulu terjadi, yang terdiri dari: Bonus tahunan (jika ada) akan ditetapkan setiap tahun mulai Tahun Polis ke-1 hingga berakhirnya Polis, Bonus akhir Polis (jika ada) akan dibayarkan hanya 1 kali dan diberikan setelah Tahun Polis ke-10.
    • Manfaat meninggal yang dibayarkan apabila Tertanggung meninggal, yaitu mana yang lebih besar antara: a. Nilai Tunai; atau b. 110% dari total Premi Dasar yang telah dibayarkan dikurangi manfaat pendidikan yang telah dibayarkan (jika ada).
    • Manfaat Tambahan Meninggal Akibat Kecelakaan akan dibayarkan sebesar 100%Uang Pertanggungan apabila dalam Masa Asuransi Tertanggung meninggal akibat Kecelakaan dan selanjutnya Polis berakhir.
    • Manfaat Asuransi tambahan ini memberikan pembebasan premi asuransi pendidikan apabila Pemegang Polis meninggal atau Cacat Tetap Total.

    Untuk informasi lengkap tentang program dan berapa biaya asuransi Manulife: https://www.aia-financial.co.id/

    Itulah beberapa asuransi pendidikan anak terbaik yang bisa digunakan orang tua untuk merencanakan biaya pendidikan di masa depan. Pilih asuransi yang tepat untuk anak kita.

    Namun, sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi pendidikan, pastikan untuk mempertimbangkan tujuan serta kemampuan finansial masing-masing.

  • Apa itu Dana BOP PAUD dan Dana BOP Kesetaraan? ini Penjelasan dan Satuan Biayanya

    Apa itu Dana BOP PAUD dan Dana BOP Kesetaraan? ini Penjelasan dan Satuan Biayanya

    sastrawacana.id/ – Dana BOP PAUD (Bantuan Operasional Penyelenggaraan) PAUD adalah dana yang digunakan untuk biaya operasional dan non personalia dalam mendukung kegiatan pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD).

    Sedangkan Dana BOP Kesetaraan adalah dana bantuan yang dialokasikan untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia dalam mendukung kegiatan pembelajaran program Paket A, Paket B, dan Paket C, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Dana BOP dimulai sejak tahun 2022 yang secara resmi dirilis oleh Kemendikbud Ristek, melalui Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022.

    Penyaluran Dana BOP termaktub dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Republik Indonesia Nomor 31/KM.7/2021 tentang Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan.

    Nantinya, penyaluran Dana BOP langsung ke rekening satuan pendidikan terkait melalui KPPN. Adapun penyaluran kedua jenis Dana BOP Pendidikan ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut.

    1. Tahap I paling cepat bulan Februari sebesar 50% dari pagu alokasi; dan
    2. Tahap II paling cepat bulan Juli sebesar 50% dari pagu alokasi.

    Kepala KPPN selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa menyalurkan Dana BOP Pendidikan setelah mendapatkan rekomendasi penyaluran dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan yang disampaikan melalui Koordinator KPA Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa—Direktur Pelaksanaan Anggaran DJPb—dalam bentuk dokumen fisik (hardcopy) dan/atau dokumen elektronik (softcopy).

    Sesuai pasal 12 ayat (1) huruf d dan e Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 119/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik, penghitungan alokasi Dana BOP Pendidikan dilakukan berdasarkan jumlah peserta didik dikalikan dengan biaya satuan per peserta didik.

    Seperti halnya Dana BOS Reguler, satuan biaya Dana BOP Pendidikan juga dihitung berdasarkan indeks kemahalan konstruksi masing-masing daerah dan indeks peserta didik.

    Satuan biaya Dana BOP Pendidikan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 27/P/2022 tentang Satuan Biaya Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Reguler, Bantuan Operasional Sekolah Reguler, dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Masing-Masing Daerah.

    Satuan biaya Dana BOP PAUD dan BOP Kesetaraan per peserta didik per tahun untuk Kota Surabaya dirincikan seperti berikut:

    1. Pendidikan Anak Usia Dini Rp680.000,00 (enam ratus delapan puluh ribu rupiah);
    2. Paket A Rp1.300.000,00 (satu juta tiga ratus ribu rupiah);
    3. Paket B Rp1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah); dan
    4. Paket C Rp1.800.000,00 (satu juta delapan ratus ribu rupiah).

    Sumber: https://djpb.kemenkeu.go.id/