Tag: rsu pku muhammadiyah rogojampi

  • Peringati Milad ke-56, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Donor Darah sebagai Wujud Nyata Kepedulian terhadap Sesama

    Peringati Milad ke-56, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Donor Darah sebagai Wujud Nyata Kepedulian terhadap Sesama

    Nuansa kepedulian dan semangat kemanusiaan terasa begitu kuat di lingkungan RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Dalam rangka memperingati milad ke-56, rumah sakit yang telah lama menjadi rujukan masyarakat ini menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ayo Berdonor Darah”, yang disambut dengan antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

    Sejak pukul 08.00 WIB pagi hari, halaman rumah sakit telah dipenuhi warga yang datang dengan satu tujuan mulia: berbagi kehidupan melalui setetes darah.

    Para peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pegawai, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum.

    Mereka berbaur tanpa sekat, memperlihatkan bahwa kepedulian sosial mampu menyatukan semua kalangan dalam satu gerakan kemanusiaan.

    Kegiatan donor darah ini bukanlah kegiatan baru. Pelaksanaannya telah memasuki penyelenggaraan yang ke-49 kali dan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali oleh RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Namun, pelaksanaan kali ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Selain itu, peningkatan jumlah peserta dari waktu ke waktu juga menjadi bentuk apresiasi tersendiri atas keberhasilan kegiatan ini.

    Menurut Rangga Zulfikar, S.Kom selaku koordinator donor darah dari RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, jumlah peserta donor terus mengalami peningkatan pada setiap pelaksanaan kegiatan.

    “Setiap kegiatan, jumlah pendonor terus meningkat. Ini menandakan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah semakin tinggi,” ujar Rangga.

    Ia menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini bukan sekadar bagian dari rangkaian seremonial milad, tetapi merupakan wujud nyata gerakan kemanusiaan dalam membantu sesama.

    Donor darah, menurutnya, adalah bentuk kepedulian sederhana yang memiliki dampak sangat besar bagi kehidupan orang lain.

    donor darah pku rogojampi

    Mudah Dijangkau, Nyaman, dan Bersahabat

    Salah satu faktor yang membuat kegiatan donor darah di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi diminati masyarakat adalah lokasi rumah sakit yang strategis dan mudah dijangkau.

    Letaknya yang berada di jalur utama memudahkan masyarakat dari berbagai wilayah di Banyuwangi untuk datang berpartisipasi.

    Selain itu, pelayanan yang diberikan juga menjadi nilai tambah tersendiri. Para petugas dikenal ramah, komunikatif, serta profesional dalam melayani para pendonor.

    Suasana yang diciptakan selama kegiatan berlangsung membuat para peserta merasa nyaman, bahkan seperti berada di rumah sendiri.

    Khusnul Khotimah, salah satu pendonor yang telah mengikuti kegiatan donor darah sebanyak 25 kali, membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan donor di tempat tersebut.

    “Donor di sini itu nyaman sekali. Petugasnya ramah, suasananya santai, jadi tidak tegang. Saya merasa seperti donor di rumah sendiri,” ujarnya dengan senyum.

    Makna Donor Darah: Lebih dari Sekadar Memberi

    Menurut Tri Eni selaku koordinator tim donor darah dari PMI Kabupaten Banyuwangi yang bertugas saat kegiatan berlangsung, donor darah memiliki makna yang sangat mendalam bagi kehidupan sosial masyarakat.

    “Donor darah adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap sesama. Kita mungkin tidak tahu siapa yang menerima darah kita, tapi kita tahu bahwa itu bisa menyelamatkan nyawa,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa setiap tetes darah yang didonorkan merupakan harapan bagi mereka yang membutuhkan, seperti pasien kecelakaan, ibu yang sedang melahirkan, penderita anemia, hingga pasien dengan penyakit kronis.

    Kebutuhan Darah di Banyuwangi Masih Tinggi

    Di sisi lain, kebutuhan darah di Kabupaten Banyuwangi masih tergolong tinggi. Setiap harinya, rumah sakit membutuhkan persediaan darah untuk berbagai keperluan medis.

    Namun demikian, ketersediaan stok darah sering kali belum sebanding dengan kebutuhan yang ada.

    Oleh karena itu, kegiatan donor darah seperti ini menjadi sangat penting untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah agar tetap aman dan mencukupi.

    “Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan. Kita tidak bisa menunggu saat butuh baru mencari. Stok darah harus selalu tersedia,” tegas Tri Eni.

    Donor darah juga menjadi simbol solidaritas sosial bahwa manusia hidup saling membutuhkan dan saling menguatkan satu sama lain.

    Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

    Menurut Rizka, ahli gizi RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi yang pada kesempatan tersebut juga ikut berdonor, kegiatan donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan banyak manfaat kesehatan bagi pendonornya sendiri.

    Beberapa manfaat donor darah di antaranya adalah:

    • Menjaga kesehatan jantung dengan membantu mengurangi kadar zat besi berlebih dalam tubuh.
    • Meningkatkan produksi sel darah baru sehingga tubuh terasa lebih segar.
    • Membantu mendeteksi dini penyakit karena sebelum donor dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana.
    • Membantu menjaga berat badan melalui proses pembakaran kalori saat donor darah.
    • Memberikan efek psikologis positif karena munculnya rasa bahagia setelah membantu orang lain.

    “Donor darah itu sehat, bukan melemahkan. Justru membuat tubuh lebih bugar jika dilakukan secara rutin,” tambah Rizka.

    Donor Darah sebagai Gerakan Sosial

    Kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih luas.

    Dalam momentum milad ke-56 ini, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi ingin menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pelopor aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.

    Donor darah menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang dipegang teguh, yaitu menolong tanpa pamrih dan selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan.

    Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Tempat Donor yang Dipercaya Masyarakat

    Kepercayaan masyarakat terhadap RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi sebagai tempat donor darah terus meningkat dari waktu ke waktu.

    Hal ini tidak terlepas dari konsistensi pelayanan yang profesional, fasilitas yang memadai, serta pendekatan humanis kepada setiap pendonor.

    Banyak masyarakat yang menjadikan rumah sakit ini sebagai lokasi utama untuk berdonor secara rutin.

    Bahkan tidak sedikit pendonor yang mengajak keluarga maupun teman untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini.

    “Di sini itu sudah seperti rumah kedua bagi pendonor. Nyaman, aman, dan terpercaya,” ujar salah satu peserta.

    Harapan Untuk Masa Depan

    Dengan semangat milad ke-56, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi berharap kegiatan donor darah ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

    “Ayo kita jadikan donor darah sebagai gaya hidup. Bukan hanya saat ada acara, tapi menjadi kebiasaan,” pesan Rangga sebagai penggerak kegiatan donor darah dalam rangka milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial seperti donor darah, karena generasi muda merupakan agen perubahan di masa depan.

    Kegiatan “Ayo Berdonor Darah” bukan sekadar agenda tahunan atau bagian dari peringatan milad semata. Kegiatan ini merupakan simbol kepedulian, harapan, dan kehidupan.

    Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, masih ada tangan-tangan tulus yang rela berbagi tanpa pamrih. Setetes darah mungkin terlihat kecil, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, setetes darah adalah segalanya.

    Dan di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, semangat itu terus mengalir—menghidupkan, menguatkan, dan menyatukan.

    Penulis: Heri Iskandar, S.Kep., Ners

  • Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Refleksi Pengabdian dan Komitmen Pelayanan Kesehatan

    Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Refleksi Pengabdian dan Komitmen Pelayanan Kesehatan

    Waktu boleh berjalan, zaman boleh berubah, namun satu hal tetap teguh berdiri: pengabdian yang tak pernah padam.

    Di sebuah sudut Kabupaten Banyuwangi, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi merayakan Milad ke-56 pada tanggal 10 April 2026.

    Momentum ini bukan sekadar menjadi penanda bertambahnya usia, tetapi juga menjadi saksi perjalanan panjang dedikasi tanpa henti dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Mengusung tema “Semangat dalam Ikhtiar, Harmony dalam Sinergi, Profesional saat Melayani”, peringatan milad tahun ini menjadi refleksi mendalam tentang makna pelayanan kesehatan yang sesungguhnya—lebih dari sekadar tindakan medis, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan yang tulus dalam setiap pelayanan kepada pasien.

    Rumah sakit yang berdiri sejak tahun 1970 ini telah melalui berbagai fase perjalanan panjang: mulai dari masa keterbatasan sarana dan prasarana, perkembangan teknologi kesehatan yang semakin pesat, hingga dinamika kebutuhan masyarakat modern yang terus berkembang.

    Namun satu hal yang tidak pernah berubah adalah ruh pengabdian yang menjadi fondasi utama pelayanan RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Suasana penuh haru, bangga, dan semangat menyelimuti peringatan Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi yang jatuh pada tanggal 10 April 2026.

    Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian rumah sakit yang telah berdiri sejak tahun 1970 dan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

    Selama lebih dari setengah abad, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi telah tumbuh menjadi salah satu pilar pelayanan kesehatan masyarakat, tidak hanya di wilayah Banyuwangi tetapi juga di daerah sekitarnya.

    Usia 56 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti keteguhan dalam merawat harapan, menyembuhkan luka, serta menguatkan kehidupan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional.

    Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham, dalam sambutannya menyampaikan bahwa milad ini merupakan momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai perjuangan dan semangat pengabdian seluruh insan rumah sakit.

    Beliau menyampaikan bahwa Milad PKU ke-56 ini, sebagaimana milad-milad sebelumnya, merupakan sebuah rutinitas yang perlu dicermati bersama.

    Pada tahun ini kembali diingatkan tentang program lama rumah sakit, yaitu upaya peningkatan kapasitas rumah sakit.

    Salah satu rencana yang akan dilaksanakan pada tahun ini adalah penambahan Gedung Pelayanan Rawat Jalan Terpadu, yaitu penyatuan gedung laboratorium dan radiologi dalam satu area dengan gedung poliklinik rawat jalan guna mempercepat akses pelayanan serta memperbaiki alur layanan sehingga menjadi lebih efektif dan terintegrasi dalam satu sistem pelayanan rawat jalan terpadu.

    Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi akan terus berupaya memenuhi seluruh regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, terkait sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan platform Satu Sehat. Salah satu bentuk implementasinya adalah kewajiban penggunaan rekam medis elektronik sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan modern yang terintegrasi secara nasional.

    Selanjutnya, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga berusaha mengikuti regulasi rumah sakit berbasis kompetensi dengan proses penambahan beberapa fasilitas yang dibutuhkan, sebagai bagian dari upaya memenuhi target maksimal 24 kompetensi rumah sakit.

    Lebih lanjut, dr. Fuadi Shiham juga memandang bahwa walaupun usia rumah sakit telah mencapai 56 tahun dan tergolong usia yang matang, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan terus diikhtiarkan secara berkesinambungan sesuai dengan perencanaan yang telah dirancang, baik pada periode masa baktinya maupun pada periode kepemimpinan direktur selanjutnya.

    Beliau menyampaikan dengan penuh optimisme:

    “Perjalanan ini adalah perjalanan tanpa lelah. Kita tidak boleh berhenti, tidak boleh merasa cukup. Semangat harus terus menyala untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

    Beliau juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa yang menuntut keikhlasan, ketulusan, serta profesionalisme dalam setiap tindakan pelayanan kepada masyarakat.

    Rangkaian Kegiatan Penuh Makna

    Perayaan Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi diisi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata dan langsung kepada masyarakat.

    Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan, antara lain:

    • Kegiatan donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan UPTD PMI Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
    • Kegiatan PKU Mobile Clinic Promotion melalui penyuluhan kesehatan dan konsultasi kesehatan gratis kepada masyarakat.
    • Penyuluhan kesehatan bagi remaja sebagai bentuk nyata kepedulian rumah sakit terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan generasi muda. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dalam kegiatan ini.

    Sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan remaja, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan di sekolah-sekolah, yaitu di SMK Muhammadiyah 6 dan SMP Muhammadiyah Rogojampi, dengan materi edukasi meliputi:

    • Gizi remaja
    • Kesehatan reproduksi
    • Pencegahan penyalahgunaan narkoba

    Selain itu, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat melalui media sosial, dilaksanakan kegiatan Challenge Video “Terima Kasih PKU” yang melibatkan pasien maupun masyarakat umum untuk membuat video pengalaman pelayanan mereka di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Kegiatan lainnya adalah Lomba Foto Instagram “Senyum Sehat di PKU Rogojampi” yang berfokus pada dokumentasi momen senyum ceria pasien, pelayanan ramah tenaga kesehatan, serta interaksi sehat pasien dan pengunjung di lingkungan RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi.

    Sebagai bagian dari penguatan komunikasi inspiratif kepada masyarakat, juga dilaksanakan kegiatan Testimoni Pasien Inspiratif melalui pembuatan video kisah pasien sembuh yang menyentuh dengan konsep konten “Kisah Sehat Inspiratif”, yang diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat bagi masyarakat luas.

    Dalam rangka memberikan edukasi kesehatan secara lebih luas kepada masyarakat, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga menyelenggarakan kegiatan talkshow kesehatan santai bersama dokter dalam program Bincang Sehat dalam rangka Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi yang disiarkan secara langsung melalui YouTube dan Instagram.

    Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Live Health Talk di media sosial “Karyawan Inspiratif” melalui siaran langsung Instagram dengan topik kesehatan populer yang dikemas melalui storytelling kisah inspiratif karyawan selama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual karyawan, dilaksanakan pula Program Kegiatan Religi Karyawan melalui kegiatan Pengajian Karyawan Milad ke-56 RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dengan menghadirkan tokoh Muhammadiyah.

    Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan internal rumah sakit, dilaksanakan Program Inovasi Internal Rumah Sakit melalui Lomba Lean Management Rumah Sakit sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelayanan di setiap unit kerja sekaligus melatih kedisiplinan karyawan dalam menjalankan tugas keseharian.

    Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Lomba Karyawan Teladan, baik bagi tenaga kesehatan maupun tenaga non-kesehatan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi karyawan dalam memberikan pelayanan terbaik.

    Sebagai bentuk penghargaan kepada pasien yang telah mempercayakan pelayanan kesehatannya kepada RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dilaksanakan Program Apresiasi Patient Loyalty Milad ke-56, yaitu kegiatan pemberian apresiasi bagi pasien yang melakukan kunjungan pengobatan paling sering selama periode satu tahun terakhir.

    Penilaian dilakukan menggunakan database SIMRS untuk memfilter pasien yang melakukan kunjungan ulang ke poli, rawat inap, maupun IGD dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

    Selain itu, dalam rangka memperkenalkan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah kepada masyarakat luas, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi juga menghadirkan paket promosi layanan kesehatan dalam rangka Milad ke-56 yang sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh pergerakan Muhammadiyah.

    Promo layanan kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara luas.

    Dukungan dari Berbagai Pihak

    Ucapan selamat dan dukungan mengalir dari berbagai jejaring dan kolega, mulai dari mitra farmasi, penyedia alat kesehatan, hingga berbagai stakeholder di bidang kesehatan lainnya.

    Hal ini menunjukkan bahwa RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi telah menjadi bagian penting dalam ekosistem pelayanan kesehatan yang solid, terpercaya, dan terus berkembang bersama masyarakat.

    Harmoni dalam Sinergi

    Tema milad tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi cerminan nyata perjalanan RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi selama lebih dari lima dekade. Semangat dalam ikhtiar tercermin dari kerja keras tanpa henti seluruh insan rumah sakit.

    Harmoni dalam sinergi terlihat dari kolaborasi seluruh elemen organisasi. Sementara profesionalisme menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

    Di usia ke-56 tahun ini, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi tidak hanya merayakan perjalanan panjang pengabdian, tetapi juga menatap masa depan dengan penuh optimisme.

    Sebuah tekad terus diteguhkan: menjadi rumah sakit yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menguatkan harapan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

    Penulis: Heri Iskandar, S.Kep., Ners

  • RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Terima Penghargaan BPJS Kesehatan atas Transformasi Digital Layanan

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Terima Penghargaan BPJS Kesehatan atas Transformasi Digital Layanan

    Banyuwangi – Komitmen RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali mendapat pengakuan.

    Rumah sakit yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi ini menerima penghargaan bergengsi dari BPJS Kesehatan atas keberhasilannya mengimplementasikan transformasi digital pelayanan secara terintegrasi pada awal 2026.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, dalam rangkaian kegiatan penguatan komitmen kerja sama Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) tahun 2026.

    Apresiasi diberikan atas konsistensi RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dalam menerapkan berbagai inovasi layanan digital, di antaranya integrasi sistem antrean online melalui aplikasi Mobile JKN, integrasi sistem klaim untuk mempercepat proses administrasi dengan BPJS Kesehatan, serta implementasi E-SEP berbasis biometrik (fingerprint dan FRISTA) guna meningkatkan efisiensi dan validitas penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (SEP).

    Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen manajemen dan seluruh jajaran rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.

    “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan transformasi digital. Kami ingin memastikan pasien memperoleh kemudahan layanan, mulai dari pendaftaran hingga pelayanan di poli, tanpa harus menghadapi antrean panjang,” ujarnya.

    BPJS Kesehatan sendiri terus mendorong seluruh FKRTL untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital demi mewujudkan layanan kesehatan yang setara dan bermutu. Keberhasilan RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus inspirasi bagi fasilitas kesehatan lain di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya.

    Selain RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, sejumlah rumah sakit di Jawa Timur juga tercatat menerima penghargaan serupa pada awal 2026, menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis digital.

  • Tingkatkan Semangat Kepedulian Sosial, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Aksi Donor Darah Rutin ke-48

    Tingkatkan Semangat Kepedulian Sosial, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Aksi Donor Darah Rutin ke-48

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial kemanusiaan melalui kegiatan donor darah rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan sekali.

    Program bertajuk Rogojampi Berdonor kali ini mengusung tema “Setetes Darah Anda adalah Bentuk Kepedulian kepada Sesama”.

    Kegiatan yang berlangsung di area RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi tersebut bertujuan membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga ketersediaan stok darah yang sangat dibutuhkan masyarakat.

    Antusiasme peserta terlihat tinggi, mulai dari staf rumah sakit, keluarga pasien, hingga warga sekitar Rogojampi.

    Humas RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Heri Boani Endang Handayani, mengatakan kegiatan ini telah menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian nyata rumah sakit terhadap sesama.

    “Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Ini merupakan wujud kepedulian RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi untuk membantu masyarakat, sesuai semangat kami, setetes darah untuk membantu sesama,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaannya, proses donor darah dilakukan dengan standar medis yang ketat.

    Setiap calon pendonor harus melalui tahapan skrining, mulai dari pengisian formulir kesehatan, pemeriksaan berat badan, tekanan darah, hingga pengecekan kadar hemoglobin (Hb) oleh tenaga medis.

    Salah satu pendonor, Iskandar (42), mengaku rutin mengikuti kegiatan donor darah di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi. Ia menilai pelayanan yang diberikan cepat dan ramah.

    “Selain bisa membantu orang yang membutuhkan, donor darah ini juga membuat badan terasa lebih sehat. Pelayanannya juga sangat baik,” tuturnya.

    Tak hanya fokus pada pengumpulan darah, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi serta menjaga kesehatan.

    Melalui aksi rutin ini, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi berharap dapat terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan darah di Banyuwangi serta meningkatkan jumlah pendonor sukarela.

    Sebagai bentuk dukungan tambahan, rumah sakit juga menyiagakan layanan ambulans gratis untuk seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi.

    asubag Marketing RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Heri Iskandar, menjelaskan bahwa ambulans tersebut disiapkan untuk antar jemput pasien maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, termasuk mendukung kegiatan donor darah.

    Sementara itu, Koordinator Lapangan Donor Darah PMI Banyuwangi, Tri Eni, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan sekitar 60 kantong darah pada kegiatan kali ini.

    “Kami berharap seluruh kantong darah yang disiapkan dapat terpenuhi untuk menjaga stabilitas kebutuhan darah di Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi menegaskan akan terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan publik.

  • RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Donor Darah ke-47, Wujud Kepedulian Nyata untuk Sesama

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Gelar Donor Darah ke-47, Wujud Kepedulian Nyata untuk Sesama

    Dalam semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi kembali menggelar kegiatan donor darah ke-47, bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis, (13/11).

    Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali ini berlangsung di aula RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

    Suasana terlihat ramai dan penuh antusiasme, baik dari para pendonor tetap maupun masyarakat umum yang baru pertama kali ikut berdonor.

    Kegiatan Donor Darah di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi

    Ketua tim pelaksana dari UDD PMI Banyuwangi, Amirir Rosadi, A.Md.Kep, menjelaskan bahwa kegiatan donor kali ini melibatkan lima orang petugas medis dari tim mobile unit PMI.

    “Kami menyiapkan 70 kantong darah untuk kegiatan donor di Rogojampi kali ini. Alhamdulillah, hingga acara selesai, kami berhasil mengumpulkan 40 kantong darah, sementara ada 9 pendonor yang belum memenuhi syarat karena alasan medis,” ujarnya.

    Dari data tim medis, sembilan orang tersebut dinyatakan tidak lolos karena beberapa faktor: satu orang mengalami tekanan darah tinggi, tiga orang tekanan darah rendah, dua orang baru saja minum obat, dan tiga orang memiliki kadar hemoglobin rendah.

    Meski demikian, Amirir mengapresiasi semangat para pendonor yang datang dengan antusias, bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi pendonor rutin sejak kegiatan pertama kali digelar.

    “Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Saat ini stok darah, khususnya golongan O, mulai menipis. Kami berharap masyarakat lebih termotivasi untuk mendonorkan darahnya. Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” jelas Amirir.

    Selain tenaga medis dari PMI, kegiatan donor darah ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak rumah sakit.

    Heri Boani Endang Handayani, selaku koordinator pelaksana dari RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, menyebutkan bahwa kegiatan “Rogojampi Berdonor” selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat.

    Donor Darah di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi

    “Peserta donor darah kali ini cukup variatif. Ada dari instansi pemerintah, para guru, karyawan swasta, pedagang, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum. Semua datang dengan semangat yang sama: ingin membantu sesama,” ujarnya.

    Menurut Handayani, kegiatan donor darah rutin di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi sudah menjadi agenda yang dinantikan oleh banyak pendonor.

    Selain karena lokasi yang strategis dan dekat dengan tempat kerja mereka, pelayanan petugas yang ramah dan profesional juga menjadi alasan utama tingginya partisipasi masyarakat.

    “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari tenaga medis, pengurus PMI Banyuwangi, hingga masyarakat. Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti mendonorkan darah,” tambahnya.

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan kegiatan donor darah ini.

    Melalui kerja sama yang baik dengan UDD PMI Banyuwangi, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Banyuwangi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi dan menolong sesama.

    Dengan semangat “Satu Tetes Darah untuk Kehidupan”, kegiatan Rogojampi Berdonor ke-47 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan.

    “Semoga kegiatan donor darah ini terus istiqomah dan ke depannya mampu menghasilkan lebih banyak kantong darah setiap pelaksanaan. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah kehidupan baru bagi orang lain,” pungkas Handayani.

  • PORSMA XI Segera Digelar di Sidoarjo, 1.200 Atlet Kesehatan Muhammadiyah Siap Berlaga

    PORSMA XI Segera Digelar di Sidoarjo, 1.200 Atlet Kesehatan Muhammadiyah Siap Berlaga

    Ribuan calon atlet dari berbagai Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSM/A) se-Jawa Timur tengah bersiap mengikuti Pekan Olahraga Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah (PORSMA) ke-XI yang akan digelar di GOR Sidoarjo pada 8 November 2025.

    Ajang dua tahunan yang menjadi pesta olahraga bagi karyawan kesehatan Muhammadiyah ini mengusung tema “Harmony in Motion, Energy in Action.”

    Sebanyak 30 kontingen RSM/A dipastikan ambil bagian dalam PORSMA kali ini, dengan total 1.200 atlet yang telah lolos verifikasi administratif dan dinyatakan sah sebagai peserta.

    Tahun ini, RS Siti Fatimah Tulangan dan RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan akbar tersebut.

    Menjelang pelaksanaan, Technical Meeting (TM) PORSMA ke-XI digelar di Aula KH Ahmad Dahlan RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang, Selasa (28/10).

    Technical Meeting PORSMA ke-XI

    Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, dilanjutkan sambutan dari Ketua Official Komite Nia Arizona, SKM, serta dr. Yahya, Sp.P, Direktur Mutu SDI dan AIK AUMKES PCM Sepanjang, selaku tuan rumah TM.

    Turut hadir M. Taufik Aini, S.Kep., Ners., Ketua Ikatan Karyawan Kesehatan Muhammadiyah (IKKM) Wilayah Jawa Timur yang juga memberikan sambutan dan arahan bagi seluruh peserta.

    Dalam pesannya, Taufik menekankan pentingnya menjunjung tinggi semangat fair play, persaudaraan, dan kebersamaan selama pertandingan.

    “Kita hadir bukan sekadar berlomba, tapi mempererat tali silaturahim dan membangun sinergi positif bagi keluarga besar Ikatan Karyawan Kesehatan Muhammadiyah se-Jawa Timur,” ujar Taufik.

    Acara TM berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Momen ini juga dimeriahkan dengan peluncuran maskot resmi PORSMA XI, “SIDORI” dan “SIGOGO,” yang menjadi simbol semangat sportivitas dan kebersamaan seluruh peserta.

    Adapun cabang olahraga yang akan dipertandingkan meliputi:

    1. Bola voli (putra dan putri)

    2. Futsal (putra dan putri)

    3. Tenis meja (putra dan putri)

    4. Bulu tangkis (putra dan putri)

    5. Catur (putra dan putri)

    Seluruh cabang olahraga tersebut akan digelar di berbagai venue di Kabupaten Sidoarjo, seperti GOR Delta Sidoarjo, Jenggolo Elektrik Tanggulangin, Futsal Puri Indah Sukodono, Tiza Sport, dan Delta Tirta Sido Kumpul Sidoarjo.

    Pelaksanaan akan berlangsung sepanjang hari penuh (full day), dimulai sejak pukul 05.00 WIB untuk registrasi, kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan dan pertandingan antar cabang olahraga.

    Nia Arizona

    Sementara itu, Ketua Official Komite Nia Arizona, SKM menjelaskan bahwa PORSMA tahun ini menjadi ajang paling semarak sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

    “Peserta meningkat menjadi 1.200 atlet dari 30 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Timur. Ini bukti komitmen luar biasa dari semua pihak untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kompetisi bergengsi bagi keluarga besar IKKM,” ungkap Nia.

    Selain menyiapkan trofi untuk juara I, II, dan III bersama, panitia juga menyediakan uang pembinaan serta piala juara umum bergilir bagi kontingen terbaik.

    Untuk menjamin profesionalitas pertandingan, sejumlah wasit berlisensi dari KONI Sidoarjo turut dihadirkan dalam setiap cabang olahraga.

    “Kami ingin PORSMA menjadi ajang yang tidak hanya kompetitif, tapi juga mempererat rasa persaudaraan. Bermainlah dengan fair, junjung sportivitas, dan kedepankan silaturahim di atas kemenangan,” pesan Nia.

    Sementara itu, Edi Suwito, S.Kep., Ners., selaku Steering Committee bidang Kesenian dan Olahraga IKKM Wilayah Jawa Timur, menambahkan bahwa PORSMA tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga kesehatan dan kebersamaan.

    Edi Suwito, S.Kep.,Ners

    “Menang atau kalah kita tetap bersaudara. PORSMA adalah ajang untuk memasyarakatkan olahraga, mens sana in corpore sano. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Edi.

    Dari ujung timur Pulau Jawa, semangat juga datang dari kontingen RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Banyuwangi.

    Perwakilannya, Patria Hariyadi, S.Kep., Ners., menyampaikan optimisme tinggi menjelang pelaksanaan PORSMA XI. Ia menegaskan bahwa timnya siap bertanding dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.

    Bagi Patria, kemenangan sejati tidak semata diukur dari raihan piala, melainkan dari kemampuan menjaga tali silaturahim, menumbuhkan kesantunan, serta memelihara semangat kebersamaan yang terus berkobar di hati seluruh keluarga besar IKKM Jawa Timur

    Dengan semangat “Harmony in Motion, Energy in Action,” PORSMA XI diharapkan menjadi ajang pemersatu seluruh karyawan kesehatan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Timur, memperkuat budaya hidup sehat, serta meneguhkan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan di lingkungan AUM Kesehatan.

  • Keren! RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Luncurkan Program Unggulan Sectio Caesarea dengan ERACs “BERKAH”

    Keren! RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi Luncurkan Program Unggulan Sectio Caesarea dengan ERACs “BERKAH”

    RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

    Pada Kamis (9/10/2025), rumah sakit yang telah bekerjasama dengan berbagai instansi ini resmi meluncurkan program unggulan “Sectio Caesarea dengan ERACs BERKAH”, sebuah inovasi persalinan melalui operasi caesar dengan metode pemulihan cepat dan minim nyeri.

    Acara peluncuran berlangsung khidmat di aula rumah sakit, dihadiri oleh Ketua MPKU PCM Rogojampi Ir. Hudiono, Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dr. Fuadi Shiham, Kabid Pelayanan Medis dr. Gita Putri Santoso, dan Kabag Administrasi dan Keuangan Nur Imron Rosyadi, S.E., M.M., dan para karyawan dari berbagai unit.

    Program Unggulan Sectio Caesarea dengan ERACs BERKAH

    Sebelum seremonial peluncuran program dimulai, kegiatan diawali dengan pengajian karyawan yang dipimpin oleh Ustaz Atok Fahludi, dengan tema memaknai rezeki sebagai ungkapan rasa syukur. Suasana hangat penuh refleksi mengiringi pembukaan acara tersebut.

    Usai pengajian, kegiatan berlanjut dengan sambutan dari Ketua MPKU PCM Rogojampi, Ir. Hudiono, yang menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang unggul.

    “Program ini adalah bentuk upaya nyata memberikan pelayanan yang excellent kepada masyarakat, terutama dalam kesehatan ibu dan anak. Saya mengapresiasi kerja keras tim marketing, pelayanan medis, dan seluruh jajaran yang telah bersinergi menyiapkan program ini,” ujar Hudiono.

    Ia juga menambahkan bahwa setiap inovasi di lingkungan PKU Muhammadiyah harus tetap mengedepankan profesionalitas serta nilai-nilai Islami sebagai wujud dakwah untuk kemaslahatan umat.

    Sementara itu, Direktur RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, dr. Fuadi Shiham, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ERACs BERKAH merupakan langkah maju dalam pelayanan obstetri modern.

    “Metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACs) memungkinkan ibu melahirkan dengan rasa nyeri minimal dan waktu pemulihan yang lebih cepat. Kami ingin para ibu bisa segera berkumpul dengan bayinya dalam kondisi yang aman dan nyaman,” jelas dr. Fuadi.

    Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa BERKAH merupakan akronim dari:

    B: bimbingan bunda terampil bayi sehat
    E: excellent service massage oxytocin pada ibu
    R: rawat kecantikan ibu pasca persalinan
    K: komplit dokumentasi momen persalinan sampai dapat akte kelahiran
    A: antar jemput pasien sampai dirumah
    H : hampers bayi yang menarik dan bermanfaat

    “Melalui konsep BERKAH ini, kami ingin menghadirkan layanan yang lengkap dan berkesan, mulai dari proses kelahiran hingga pendampingan pascaoperasi. Ini bukan hanya pelayanan medis, tetapi juga bentuk kasih sayang dan kepedulian,” tambahnya.

    Tak luput pula, Kabid Pelayanan Medis dr. Gita Putri Santoso menyampaikan bahwa ERACs BERKAH merupakan hasil kerja kolaboratif lintas unit yang telah dikaji matang sebelum akhirnya diluncurkan.

    “Program ini bukan hanya inovasi klinis, tetapi juga inovasi pelayanan. Kami berupaya menghadirkan pengalaman persalinan yang lebih nyaman, aman, dan penuh makna,” ujarnya.

    Dari sisi manajerial, Kabag Administrasi dan Keuangan Nur Imron Rosyadi, S.E., M.M. menekankan pentingnya sinergi dan efisiensi dalam pengelolaan layanan unggulan agar program ini berjalan lancar sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi pasien.

    “Kami mendukung sepenuhnya program ini agar dapat berjalan berkelanjutan, memberi manfaat luas bagi masyarakat, dan meningkatkan kepercayaan terhadap RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi,” terangnya.

    Peluncuran Program Unggulan Sectio Caesarea dengan ERACs BERKAH

    Acara peluncuran juga dimeriahkan dengan pemutaran video profil program unggulan, doa bersama, serta dilanjutkan dengan talkshow dan live streaming bertajuk “Operasi Caesar ala Artis Ibu Kota: Minimal Nyeri, Pulang Lebih Cepat”.

    Talkshow ini menghadirkan dr. Tresna Resmantara, Sp.An, dokter spesialis anestesi sekaligus penanggung jawab program ERACs di RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, yang memaparkan lebih detail manfaat dan prosedur dari layanan ini.

    Di akhir sesi, Kasubag Marketing RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi, Heri Iskandar, S.Ners, menegaskan bahwa inovasi yang terus dilahirkan oleh rumah sakit merupakan komitmen nyata dalam menjadikan RSU PKU sebagai pilihan utama masyarakat, khususnya di wilayah Banyuwangi.

    “Kami terus berupaya menghadirkan program-program unggulan yang tak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tapi juga membawa pembaruan dalam layanan kesehatan. Inovasi ini adalah bagian dari strategi kami untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat posisi rumah sakit sebagai institusi layanan kesehatan yang unggul dan terpercaya,” ujar Heri.

    Heri Iskandar juga menambahkan bahwa seluruh inovasi yang diluncurkan merupakan bagian dari kontribusi aktif RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi dalam mewujudkan Indonesia Sehat.

    “Setiap program kami rancang untuk memberikan dampak positif yang nyata, baik secara klinis maupun emosional bagi pasien. Ini merupakan bentuk ikhtiar kami dalam mendukung visi besar menciptakan Indonesia yang lebih sehat, bermartabat, dan penuh kepedulian,” lanjutnya.

    Melalui program Sectio Caesarea dengan ERACs BERKAH, RSU PKU Muhammadiyah Rogojampi menegaskan diri sebagai rumah sakit yang terus berinovasi dalam pelayanan ibu dan anak, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Islami dalam setiap langkah pelayanannya.