Etika merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, karena melalui etika seseorang dapat membedakan antara perilaku yang baik dan yang buruk.

Etika menjadi dasar dalam membentuk karakter, kepribadian, serta hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Dengan adanya etika, setiap individu memiliki pedoman dalam bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral yang berlaku.

Oleh karena itu, memahami makna dan hakikat etika menjadi hal yang sangat penting agar manusia mampu bertindak secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan.

Pengertian Etika Menurut Para Ahli

Untuk memahami lebih dalam mengenai apa itu etika, para ahli telah memberikan beragam definisi yang dapat dijadikan acuan.

Setiap ahli memiliki pandangan yang berbeda sesuai dengan bidang keilmuannya, namun pada dasarnya semuanya berorientasi pada nilai-nilai moral dan perilaku manusia.

Berikut ini adalah beberapa pengertian etika menurut para ahli yang dapat membantu kita memahami makna etika secara lebih komprehensif.

1. Soergarda Poerbakawatja

Menurut Soergarda Poerbakawatja, pengertian etika adalah suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan, serta pijakan kepada suatu tindakan manusia.

2. H. A. Mustafa

Menurut H. A. Mustafa, pengertian etika adalah ilmu yang menyelidiki terhadap suatu perilaku yang baik dan yang buruk dengan memerhatikan perbuatan manusia sejauh apa yang diketahui oleh akan serta pikiran manusia.

3. K. Bertens

Menurut K. Bertens, definisi etika adalah nilai dan norma moral yang menjadi suatu acuan bagi umat manusia secara baik secara individual atau kelompok dalam mengatur semua tingkah lakunya.

4. DR. James J. Spillane SJ

Menurut DR. James, etika adalah memperhatikan suatu tingkah laku manusia di dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan moral.

Etika lebih mengarah ke penggunaan akal budi dengan objektivitas guna menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang terhadap lainnya.

5. Drs. H. Burhanudin Salam

Menurut Drs. H. Burhanudin Salam, etika adalah sebuah cabang ilmu filsafat yang membicarakan perihal suatu nilai-nilai serta norma yang dapat menentukan suatu perilaku manusia ke dalam kehidupannya.

6. W. J. S. Poerwadarminto

Menurut Poerwadarminto, arti etika adalah ilmu pengetahuan tentang suatu perilaku atau perbuatan manusia yang dilihat dari sisi baik dan buruknya yang sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.

7. Hamzah Yakub

Menurut Hamzah Yakub. Etika yaitu menyelidiki suatu perbuatan mana yang baik dan mana yang buruk.

8. Drs. O. P. Simorangkir

Menurut Drs. O. P. Simorangkir. Etika merupakkan pandangan manusia terhadap baik dan buruknya perilaku manusia.

9. Aristoteles

Aristoteles membagi pengertian etika menjadi dua, yaitu Terminius Technikus dan Manner and Custom. Terminius Technikus merupakan etika yang dipelajari sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari suatu problema tindakan atau perbuatan manusia.

10. Prof. DR. Franz Magnis Suseno

Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno. Etika adalah ilmu yang mencari orientasi atau ilmu yang memberikan arah dan pijakan dalam tindakan manusia.

11. Ramali dan Pamuncak

Menurut Ramali dan Pamuncak. Etika adalah pengetahuan tentang perilaku yang benar dalam profesi.

12. Martin

Menurut Martin. Etika adalah suatu disiplin ilmu yang berperan sebagai acuan atau pedoman untuk mengontrol tingkah laku atau perilaku manusia.

13. Maryani dan Ludigdo

Menurut mereka, etika merupakan seperangkat norma, aturan atau pedoman yang mengatur segala perilaku manusia, baik yang harus dilakukan dan yang harus ditinggalkan yang dianut oleh sekelompok masyarakat atau segolongan masyarakat.

14. Ahmad Amin

Menurut Ahmad Amin. Etika merupakan suatu ilmu yang menjelaskan tentang arti baik dan buruk serta apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, juga menyatakan sebuah tujuan yang harus dicapai manusia dalam perbuatannya dan menunjukkan arah untuk melakukan apa yang seharusnya didilakukan oleh manusia.

15. Drs. Sidi Gajabla

Menurut Drs. Sidi Gajabla. Etika merupakan teori tentang perilaku atau perbuatan manusia yang dipandang dari segi baik & buruknya sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.

16. Asmaran

Menurut Asmaran. Etika adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia, tidak hanya menentukan kebenaran seperti mereka, tetapi juga untuk menyelidiki manfaat atau keuntungan dari semua perilaku manusia.

17. Menurut KBBI

Menurut Kbbi, etika ialah ilmu tentang baik dan buruknya perilaku, hak dan kewajiban moral; sekumpulan asa atau nila-nilai yang berkaitan dengan akhlak; nilai mengenai benar atau salahnya perbuatan atau perilaku yang dianut masyarakat.

18. Zain Badudu(1994)

Bahwa etika bermakna sebagai :

ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk oleh masyarakat luas
ukuran nilai mengenai yang salah dan yang benar sesuai dengan anggapan umum(anutan) masyarakat.

19. Soegarda Poerbakawatja

Menurut Soegarda Poerbakawatja. Etika adalah sebuah filsafat berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan an kesusilaan.

20. Sujarwa (2010)

Kata etika dalam bahasa Indonesia sering dipadankan dengan pengertian kata ethos yang kemudian dikombinasikan dengan dengan kata lain sehingga membentuk pemahaman ethos kerja, ethos profesi, ethos bisnis, dan sebagainya.

Pada konteks yang demikian, maka makna etika lebih dekat dengan perihal dedikasi dan loyalitas.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.