Bagaimana cara menjadi jenius?

Pertanyaan itu memang cukup sering dilontarkan oleh sebagian orang, terutama siswa atau pelajar. Sebab menjadi seseorang yang jenius adalah sebuah kebanggaan.

Orang jenius mampu berpikir lebih cepat dengan memori yang kuat bila dibandingkan dengan orang pada umumnya sehingga kebanyakan orang jenius pasti berprestasi.

Ada begitu banyak orang jenius di Indonesia ataupun di dunia yang namanya dikenang karena karya-karya abadi, salah satunya adalah Leonardo da Vinci.

Yap, kamu pasti tahu siapa Leonardo da Vinci, kan?

Ia adalah salah satu orang jenius di dunia yang berhasil menciptakan berbagai macam karya abadi dan dikenang hingga saat ini. Salah satu karyanya yang fenomenal dan mendunia adalah lukisan Mona Lisa.

Selain itu, Leonardo da Vinci juga seorang musisi handal yang berhasil membuat lagu dan alat musik kuno pada saat itu.

Nah, bicara tentang kecerdasan dan kejeniusan Leonardo da Vinci, tentu saja tidak lepas dari sifat dan prinsip yang dia miliki, bukan hanya bakat alam saja.

Sebab ketika bakat alam tidak didukung dengan usaha, maka bakat tersebut tidak akan terbentuk dengan sempurna.

Baca juga: 7 Contoh Soft Skill yang Harus Dimiliki Milenial Saat ini

Cara Menjadi Orang Jenius

Dihimpun dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar bisa menjadi seseorang yang jenius, diantaranya:

1. Curiosità

Curiosità adalah rasa penasaran pada hal-hal baru. Orang jenius biasanya tidak akan pernah puas dengan ilmu dan kemampuan yang dimiliki sehingga hasrat untuk belajar akan terus menggebu.

2. Dimostrazione

Dimostrazione adalah komitmen diri untuk menguji pengetahuan dengan pengalaman, ketekunan, dan kesediaan untuk belajar dari kesalahan. Prinsip Dimostrazione membantumu mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman yang telah dilalui.

3. Sensazione

Sensazione adalah motivasi untuk memperbaiki diri, terutama terhadap indera, terutama penglihatan, sebagai sarana untuk menghidupkan pengalaman.

Menurut da Vinci, kita dapat mempraktekkan Dimostrazione dengan baik melalui indera yang kita miliki. Itu sebabnya salah satu motto Leonardo adalah saper vedere (mengetahui cara melihat) sehingga ia bisa mencipta karya dalam seni dan sains.

Baca juga: Kumpulan Kata-Kata Bijak dan Puisi Jalaludin Rumi

4. Sfumato

Sfumato adalah kesediaan untuk merangkul ambiguitas, paradoks, dan ketidakpastian. Karakteristik terpenting dari kejeniusan da Vinci adalah kemampuannya untuk menangani dan memecahkan misteri.

5. Arte / Scienza

Arte / scienza adalah pengembangan keseimbangan antara sains dan seni, logika dan imajinasi. Hal ini bisa dikatakan sebagai berpikir dengan “seluruh otak”. Pemetaan pikiran adalah metode yang kuat yang dapat membantu menggabungkan logika dan imajinasi dalam pekerjaan dan kehidupan.

6. Corporalità

Corporalità adalah kemampuan memelihara anugerah, keterampilan, kebugaran, dan ketenangan jiwa. Leonardo da Vinci memiliki kemampuan fisik yang luar biasa dilengkapi kegeniusannya dalam sains dan seni. Jadi, kamu harus bisa menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.

7. Connessione

Connessione adalah pengakuan dan penghargaan pada keterkaitan dari fenomena dan segala sesuatu. Hal ini bisa dikatakan sebagai sistem berpikir. Layaknya Leonardo, sumber kreatifitasnya adalah kemampuan untuk membuat pola baru melalui kaitan dan kombinasi dari elemen-elemen yang berbeda.

Nah, itulah beberapa cara menjadi orang jenius menurut teori Leonardo da Vinci. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.