Komitmen mencetak generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah dan berdaya saing global menjadi ruh utama pendirian SMP Qur’an Akmalul Muhsinin Banyuwangi.

Mengusung visi “mencetak peserta didik Qur’ani yang berwawasan nasional dan global”, lembaga ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan Islam yang utuh dan relevan dengan tantangan zaman.

Kepala SMPQ Akmalul Muhsinin, H. Wawuh Sondi Purnomo, S.T., Gr, mengungkapkan bahwa kurikulum yang diterapkan mengacu pada Kurikulum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dipadukan dengan pendidikan diniyah pesantren.

Fokus utamanya meliputi tahsinul Qur’an, tafhimul Qur’an, dan tahfidhul Qur’an, sekaligus pembiasaan karakter islami dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain program nasional seperti olahraga rutin Anak Indonesia Sehat dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kami juga menanamkan 7 karakter santri yang dijalankan secara istiqamah,” jelas H. Wawuh.

Karakter tersebut antara lain disiplin salat berjamaah, istighotsah, mendoakan orang tua dan leluhur, serta pembiasaan membaca Al-Qur’an setiap hari.

SMPQ Akmalul Muhsinin

Tak hanya unggul dalam aspek spiritual, SMPQ Akmalul Muhsinin juga menyiapkan peserta didik agar berprestasi sesuai bakat dan minat.

Berbagai pembinaan dan pelatihan disiapkan, mulai dari hafidz Qur’an, pidato, baca puisi, kaligrafi, khitobah, MC, hingga seni hadrah.

Semua diarahkan untuk membentuk santri yang percaya diri, komunikatif, dan siap tampil di ruang publik.

“Visi kami jelas, menyiapkan generasi emas 2045 yang berakhlak mulia, unggul dalam IPTEK, berjiwa Qur’ani, dan memiliki semangat keindonesiaan,” tegas H. Wawuh yang juga aktif sebagai Wakil Manajemen Mutu SMKN 1 Kalipuro, Ketua Ranting NU, serta pengurus BKPRMI.

Dalam penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027, SMPQ Akmalul Muhsinin lebih merekomendasikan siswa untuk mukim atau mondok, agar proses pembinaan karakter dan spiritual berjalan optimal.

Pendaftaran dibuka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB di Kantor Sekretariat Jl. Kopral Sanusi No. 32 Karangbaru, Panderejo, Banyuwangi. Adapun persyaratan pendaftaran meliputi:

  • fotokopi ijazah legalisir,
  • KK,
  • akta kelahiran,
  • KTP orang tua,
  • pas foto,
  • KIP (bila ada),
  • serta pembayaran biaya administrasi sesuai ketentuan.

Terkait pembiayaan pendidikan, SMPQ Akmalul Muhsinin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan Qur’ani yang terjangkau dan transparan.

Dalam penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027, lembaga ini membebaskan biaya uang pendaftaran, sehingga calon wali santri dapat langsung fokus pada kesiapan pendidikan putra-putrinya.

Khusus bagi peserta didik yang mukim atau mondok, biaya bulanan ditetapkan dengan sistem yang fleksibel.

Bagi wali santri yang melakukan pembayaran pada tanggal 1 hingga 9 setiap bulan, dikenakan biaya sebesar Rp250.000.

Rincian biaya tersebut meliputi Rp200.000 untuk kebutuhan makan dua kali sehari, listrik, air, dan kebutuhan asrama selama satu bulan, serta Rp50.000 sebagai infaq sekolah.

Sementara itu, bagi pembayaran yang dilakukan mulai tanggal 10 dan seterusnya, biaya bulanan ditetapkan sebesar Rp350.000, dengan rincian Rp300.000 untuk kebutuhan makan dua kali sehari, listrik, air, dan operasional asrama selama satu bulan, serta Rp50.000 untuk infaq sekolah.

Skema pembiayaan ini dirancang agar wali santri dapat menyesuaikan dengan kondisi masing-masing, sekaligus memastikan kebutuhan pendidikan, pembinaan karakter, dan kesejahteraan santri tetap terpenuhi secara optimal.

Dengan biaya yang relatif terjangkau tersebut, SMPQ Akmalul Muhsinin berharap semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses pendidikan Qur’ani berbasis pesantren tanpa terbebani secara finansial.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait SPMB SMP Qur’an Akmalul Muhsinin, dapat menghubungi panitia melalui:

  • Jainul Abidin: 0838 7568 4605
  • Kepsek: 0812 8185 6321

Dengan konsep pendidikan terpadu, suasana islami, dan pembinaan karakter yang kuat, SMPQ Akmalul Muhsinin Banyuwangi optimistis menjadi pilihan strategis bagi orang tua yang mendambakan pendidikan Qur’ani yang berkualitas dan berkelanjutan.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.