Green Island adalah salah satu destinasi wisata alam paling menarik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang belakangan viral dan semakin dikenal wisatawan lokal maupun luar daerah.
Terletak di perairan Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, pulau kecil ini menawarkan lanskap laut, pantai, dan vegetasi hijau yang memukau layaknya gambaran “Raja Ampat versi Jawa”.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026, Green Island dan kawasan wisata sekitarnya mengalami lonjakan kunjungan yang signifikan, para wisatawan datang untuk menikmati keindahan alam yang masih asri ini.
Pesona Alam yang Mempesona
Green Island dikenal dengan air lautnya yang jernih bergradasi dari biru muda, toska hingga biru tua, berpadu dengan pasir putih dan vegetasi hijau tropis yang alami.
Pemandangan ini menjadikan pulau kecil ini sebagai lokasi ideal untuk kegiatan fotografi, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati panorama laut Nusantara yang tenang.
Panorama di atas bukit Green Island sangat populer di kalangan wisatawan karena dari sana terlihat gugusan pulau-pulau kecil dan laut lepas yang luas, memberikan pengalaman visual serupa dengan destinasi wisata eksotis lainnya di Indonesia.
Lokasi dan Cara Menuju Green Island
Green Island secara administratif terletak di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Jaraknya sekitar 75 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi dengan waktu tempuh kurang lebih 2 hingga 2,5 jam perjalanan darat.
Rute Perjalanan:
- Transportasi Darat: Menuju Pantai Mustika Pancer menggunakan kendaraan pribadi atau sewa.
- Penyeberangan Laut: Dari dermaga Pantai Mustika, harus menyewa perahu nelayan setempat. Perjalanan laut hanya memakan waktu sekitar 15–20 menit saja.
Daya Tarik Green Island Banyuwangi
Apa yang membuat Green Island begitu istimewa dibandingkan pantai lainnya di Banyuwangi?
- View “Mini Raja Ampat”: Dari puncak bukit Green Island, pengunjung akan melihat gugusan pulau karang kecil yang dikelilingi gradasi air laut berwarna biru toska dan hijau jernih.
- Spot T yang Estetik: Terdapat formasi batuan karang unik berbentuk huruf “T” yang menjadi latar foto favorit wisatawan karena menghadap langsung ke Samudera Hindia.
- Pasir Putih dan Air Jernih: Pantai di pulau ini memiliki pasir putih yang sangat halus dengan ombak yang cenderung tenang, cocok untuk berenang atau sekadar bermain air.
- Trekking Ringan: Untuk mendapatkan pemandangan terbaik, perlu mendaki anak tangga selama kurang lebih 10–15 menit menuju puncak pulau.
Pengelolaan & Konservasi
Sampai saat ini, Green Island masih dikelola secara informal oleh komunitas lokal di sekitar Pantai Rajegwesi dan Mustika.
Belum banyak fasilitas wisata modern seperti resto di lokasi ini, karena fokus utama adalah mempertahankan kondisi alam pulau yang masih alami dan asri.
Pengunjung juga diimbau untuk tidak meninggalkan sampah, menjaga ekosistem laut, serta menghormati habitat alami pulau demi kelestarian lingkungan jangka panjang.
Tips Berkunjung ke Green Island
Karena Green Island adalah pulau tak berpenghuni dengan fasilitas yang sangat minim, perhatikan hal berikut:
- Waktu Terbaik: Datanglah pagi hari (Pukul 07.00 – 11.00 WIB) saat warna air laut sedang cerah-cerahnya dan ombak cenderung tenang.
- Bawa Bekal Sendiri: Tidak ada resto atau penjual makanan di pulau. Pastikan membawa air minum dan camilan dari daratan.
- Gunakan Alas Kaki yang Tepat: Gunakan sandal gunung atau sepatu air karena jalur trekking dan karang di tepi pantai cukup tajam.
- Bawa Pulang Sampah: Bantu jaga keasrian pulau dengan tidak meninggalkan sampah apa pun di lokasi.
Informasi Tiket dan Biaya Terbaru
Harga tiket masuk ke kawasan ini sangat terjangkau, namun biaya utama terletak pada sewa kapal penyeberangan.
- Tiket Masuk: berkisar antara Rp10.000 – Rp25.000.
- Sewa Perahu: Berkisar antara Rp250.000 – Rp350.000 per perahu (kapasitas 5–6 orang). Sangat disarankan untuk datang berkelompok agar biaya lebih ringan.
- Paket Open Trip: Banyak agen wisata menawarkan paket one-day trip mulai dari Rp150.000 – Rp250.000 per orang, sudah termasuk perahu dan pemandu.









