Sastrawacana.id – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan Jaringan Radio Komunitas Broadcast Banyuwangi (JRKBB) sebagai momentum penguatan identitas dan peran media komunitas.
Melalui kegiatan diskusi santai bertajuk Gesah Ngopi yang dirangkai dengan pelantikan pengurus baru, JRKBB menegaskan eksistensi radio komunitas sebagai bagian dari pers nasional.
Kegiatan tersebut digelar di Kedai Makmoer, kawasan TMP Tukang Kayu, Banyuwangi, Minggu (8/2/2026).
Salah satu agenda utama dalam acara ini adalah penyerahan kartu pers secara simbolis oleh Wakil Ketua Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) Wilayah Jawa Timur kepada anggota JRKBB.
Diskusi Gesah Ngopi dipandu penyiar bahasa Osing, Mislatin Rehana, dengan menghadirkan sejumlah narasumber lintas latar belakang.

Hadir sebagai pemantik diskusi, praktisi serta akademisi Nafi Feridian, ST, MT.,, Ahmad Masduki, SP, M.Pd selaku Pemimpin Redaksi Jurnalnews.com, serta Affandi Maulana, SS, Pemimpin Umum Sastrawacana dan Penerbit Lintang.
Wakil Ketua JRKI Jawa Timur, Hadi Purwanto, turut hadir dan berbagi pandangan terkait tantangan jurnalisme komunitas di era digital.
Peringatan HPN ini juga dihadiri tokoh agama dan pegiat budaya Banyuwangi, di antaranya KH Imam Hasan Thoha, Pengasuh Pondok Ahsanul Muhsinin, serta Drs. H. Agus Iskandar Zulkarnaen, Ketua Takmir Masjid Al Hilal.
Sementara itu, nuansa budaya Osing terasa kental saat penyair Ir. Jaenuri, M.Pd membacakan geguritan dari buku karyanya berjudul 99.
Rangkaian acara semakin semarak dengan bakti sosial kesehatan tanpa obat yang digelar Akupuntur Majestic Banyuwangi, serta hiburan musik electone dari Aura Lentera yang dimainkan Nurhadi Windoyo dengan vokal Nurul Imam, S.Pd.I.
Penampilan keduanya mendapat apresiasi karena ditampilkan oleh seniman tunanetra.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Komunitas Gotong Royong Empat Puluh Lima, Aguk Wahyu Nuryadi, selaku pembina JRKBB, secara resmi mengukuhkan pengurus JRKBB masa bhakti 2026–2028 hasil Rembug IX yang dilaksanakan di Paltuding Ijen.
Bambang Irawan dari Radio Komunitas Brit FM Gendoh, Sempu, kembali dipercaya memimpin JRKBB untuk periode kedua.

Salah satu peserta kegiatan dari komunitas Gotong Royong 45, menilai peringatan HPN kali ini memberi ruang refleksi bagi media komunitas.
“Acara ini bukan sekadar seremonial. Kami diingatkan bahwa radio komunitas punya tanggung jawab jurnalistik, sekaligus kedekatan sosial dengan masyarakat. Itu kekuatan yang tidak dimiliki media besar,” ujarnya.
Melalui peringatan HPN 2026 ini, JRKBB berharap radio komunitas di Banyuwangi semakin berdaya dalam menghadirkan informasi, edukasi, hiburan, serta iklan layanan masyarakat yang berpihak pada kepentingan publik. (Yeti Chotimah/Q’Nin/JN–SW)









