Apa yang membuat data dalam teks ini bisa dipercaya?
A. Mencantumkan laporan spesifik dan tahun publikasi dari lembaga resmi ternama.
B. Menyebutkan nama perusahaan besar yang terlibat dalam sektor energi terbarukan.
C. Berasal dari pengalaman pribadi penulis yang sangat berpengalaman di bidangnya.
D. Memuat wawancara dengan beberapa individu yang bekerja di sektor energi terbarukan.
Jawaban:
A. Mencantumkan laporan spesifik dan tahun publikasi dari lembaga resmi ternama.
Pembahasan:
Dalam dunia literasi informasi, sebuah data dianggap dapat dipercaya (reliabel) jika disertai dengan sumber yang kredibel, jelas, dan dapat diverifikasi.
Pilihan A merupakan jawaban yang paling kuat dan valid karena data yang mencantumkan laporan spesifik serta tahun publikasi dari lembaga resmi menunjukkan bahwa informasi tersebut berasal dari hasil riset yang terstruktur, teruji, dan telah melalui proses validasi ilmiah.
Lembaga resmi ternama, seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), International Energy Agency (IEA), atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), merupakan institusi yang diakui secara nasional atau internasional dan memiliki tanggung jawab dalam menyediakan informasi faktual, netral, dan akurat.
Ketika sebuah teks mengutip laporan dari lembaga, terutama jika disertai tahun dan nama laporan, maka pembaca akan lebih mudah mengecek ulang informasi tersebut. Inilah yang membedakan informasi faktual dari pendapat pribadi atau opini semata.
Misalnya, jika teks menyebutkan: “Menurut laporan IEA tahun 2022 tentang Prospek Energi Terbarukan Dunia…” maka pernyataan itu dianggap valid karena memiliki rujukan yang jelas.
Hal ini sangat penting, terutama dalam konteks data yang digunakan untuk membuat keputusan, menyusun kebijakan, atau membentuk opini publik.






