Kategori: Menurut Para Ahli

  • 16 Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

    16 Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

    Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional.

    Melalui pajak, pemerintah dapat membiayai berbagai kebutuhan publik seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

    Pajak juga menjadi bentuk partisipasi warga negara dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan ekonomi suatu negara.

    Pengertian Pajak Menurut Para Ahli

    Sebagai instrumen keuangan negara yang bersifat wajib, pajak memiliki dasar hukum dan prinsip yang jelas.

    Namun, pengertian pajak dapat berbeda-beda tergantung pada sudut pandang para ahli ekonomi maupun hukum.

    Untuk memahami makna pajak secara lebih mendalam, berikut ini disajikan pengertian pajak menurut para ahli dari berbagai sumber yang memberikan pandangan komprehensif tentang hakikat dan fungsi pajak dalam kehidupan bernegara.

    1. Charles E. McLure

    Pengertian pajak berdasarkan Charles E. McLure yaitu kewajiban finansial atau retribusi yang dikenakan terhadap wajib pajak, sanggup berupa orang pribadi atau tubuh usaha oleh negara atau institusi yang fungsinya setara dengan negara yang dipakai untuk membiayai banyak sekali macam pengeluaran publik.

    2. Leroy Beaulieu

    Pengertian pajak yaitu bantuan, baik secara pribadi maupun tidak yang dipaksakan oleh kekuasaan publik dari penduduk atau dari barang, untuk menutup belanja pemerintah.

    3. Ray M. Sommerfeld, Herschel M. Anderson dan Horace R. Brock

    Definisi pajak berdasarkan Sommerfeld, Anderson dan Brock merupakan suatu pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan jawaban pelanggaran hukum, namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan lebih dahulu, tanpa mendapat imbalan yang pribadi dan proporsional, semoga pemerintah sanggup melakukan tugas-tugasnya untuk menjalankan pemerintahan.

    4. Prof. Dr. Rachmat Sumitro, SH

    Definisi pajak berdasarkan Rachmat Sumitro merupakan iuran rakyat kepada kas negara yakni peralihan kekayaan dari kas rakyat ke sektor pemerintah berdasarkan undang-undang, dapat dipaksakan dengan tiada mendapat jasa timbal yang pribadi sanggup ditunjukkan dan dipakai untuk membiayai pengeluaran umum.

    5. Rifhi Siddiq

    Pajak berdasarkan Rifhi Siddiq merupakan iuran yang dipaksakan pemerintahan suatu negara dalam periode tertentu kepada wajib pajak yang bersifat wajib dan harus dibayarkan oleh wajib pajak kepada negara dan bentuk balas jasanya tidak langsung.

    6. Prof. Dr. Adriani

    Arti pajak sanggup didefinisikan sebagai iuran kepada negara yang sanggup dipaksakan, yang terutang oleh wajib pajak membayarnya berdasarkan peraturan yang berlaku dengan tidak mendapat imbalan kembali yang sanggup ditunjuk secara langsung.

    7. Rimski Kartika Judisseno

    Pengertian pajak yaitu kewajiban dalam bidang kenegaraan yang berupa dedikasi dan kiprah aktif warga negara serta anggota masyarakat guna mendanai banyak sekali segala keperluan Negara dimana berupa pembangunan nasional yang pelaksanaannya tersebut diatur dengan Undang-Undang untuk tujuan kesejahteraan bangsa dan negara.

    8. Suparman Sumawidjaya

    Definisi pajak yaitu pungutan wajib warga negara berupa uang yang ditarik oleh pemerintah berdasarkan norma aturan yang dimanfaatkan untuk menutupi biaya produksi barang dan jasa kolektif semoga sanggup tercapainya kesejahteraan umum.

    9. Prof. Dr. M. J. H. Smeets

    Arti pajak berdasarkan Smeets yaitu prestasi kepada pemerintah yang terhutang melalui norma-norma umum serta sanggup dipaksakan tanpa adanya kontraprestasi yang diperuntukkan dalam hak individual untuk membiayai pengeluaran rutin pemerintah.

    10. R. R. A. Seligman

    Menurut R.R.A. Seligman, pengertian pajak adalah pungutan yang mempunyai sifat memaksa kepada pemerintah guna biaya segala pengeluaran yang ada hubungannya dengan masyarakat serta tanpa ditunjuk dan tidak ada laba khusus yang sanggup diperoleh.

    11. Sugianto

    Pajak berdasarkan Sugianto yaitu suatu pungutan atau iuran wajib yang dilakukan oleh individu atau tubuh kepada suatu tempat tanpa imbalan secara pribadi yang seimbang, sanggup untuk dipaksakan dengan berdasarkan peraturan undang-undang yang berlaku yang kemudian dipakai untuk menyelenggarakan pemerintah serta untuk pembangunan daerah.

    12. P. J. A. Adriani

    Definisi pajak yaitu iuran masyarakat kepada negara (yang sanggup dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya berdasarkan peraturan-peraturan umum atau undang-undang dengan tidak mendapat prestasi kembali yang pribadi sanggup ditunjuk dan yang gunanya yaitu untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung kiprah negara untuk menyelenggarakan pemerintahan.

    13. Prof. S. I. Djayaningrat

    Menurut Djayaningrat, definisi pajak merupakan suatu kewajiban menunjukkan sebagian dari kekayaan kepada negara dikarenakan oleh suatu kejadian. kondisi dan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, dan sanggup dipaksakan namun tidak ada balas jasa dari negara.

    14. Cort Vander Linden

    Arti pajak secara umum berdasarkan Vander Linden yaitu sumbangan pada keuangan umum negara yang tidak bergantung pada jasa khusus dari seorang penguasa.

    15. Mr. Dr. N. J. Fieldman

    Fieldman mengemukakan pendapat bahwa pengertian pajak secara umum yaitu prestasi yang dipaksakan sepihak oleh yang terutang kepada penguasa tanpa adanya kontraprestasi dan hanya sekedar untuk menutup pengeluaran-pengeluaran rutin pemerintah.

    16. Waluyo

    Pajak yaitu iurang masyarakat kepada negara yang terutang oleh yang wajib membayarnya berdasarkan peraturan-peraturan umum dengan tidak mendapat prestasi kembali yang pribadi sanggup ditunjuk dan yang gunananya yaitu untuk membiayai pengeluaran pengeluaran umum berhubung kiprah negara untuk menyelenggarakan pemerintahan.

  • 30 Pengertian Negara Menurut Para Ahli

    30 Pengertian Negara Menurut Para Ahli

    Negara merupakan lembaga tertinggi dalam suatu sistem sosial dan politik yang berfungsi mengatur kehidupan bersama masyarakat di dalam suatu wilayah.

    Keberadaan negara menjadi elemen penting untuk menciptakan ketertiban, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

    Tanpa adanya negara, kehidupan manusia akan cenderung kacau karena tidak ada kekuasaan yang sah untuk mengatur dan menegakkan aturan yang mengikat seluruh warganya.

    Pengertian Negara Menurut Para Ahli

    Setiap ahli memiliki pandangan berbeda mengenai hakikat dan pengertian negara, tergantung pada sudut pandang filsafat, politik, hukum, maupun sosiologi yang digunakannya.

    Ada yang menekankan pada unsur kekuasaan, ada pula yang menyoroti peran negara sebagai organisasi sosial yang bertujuan mencapai kesejahteraan bersama.

    Untuk memahami konsep negara secara lebih menyeluruh, berikut ini disajikan pengertian negara menurut para ahli dari berbagai sumber.

    1. Aristoteles

    Pengertian negara berdasarkan Aristoteles ialah suatu komplotan dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan yang sebaik-baiknya.

    2. Plato

    Pengertian negara berdasarkan Plato ialah suatu organisasi kekuasaan insan dan merupakan sarana untuk tercapainya tujuan bersama.

    3. Max Weber

    Pengertian negara berdasarkan Max Weber merupakan suatu masyarakat yang mempunyai sebuah monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik yang telah berlaku dalam wilayah tertentu.

    4. John Locke

    Pengertian negara berdasarkan John Locke merupakan sebuah tubuh atau organisasi hasil dari perjanjian yang diputuskan masyarakat.

    5. Karl Marx

    Pengertian negara berdasarkan Karl Marx ialah alat kelas yang berkuasa untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lainnya.

    6. Prof. Mirian Bujiardjo

    Arti negara ialah sebuah organisasi dalam sebuah wilayah tertentuk yang sanggup memaksakan kekuasaan secara sah kepada selluruh golongan kekuasaan yang lain yang sanggup menerapkan tujuan dari kehidupan masyarakat bersama. Artinya, negara ialah sekelompok insan yang tinggal dalam sebuah wilayah tertentu serta diorganisasikan oleh pemerintah negara yang berlaku yang umumnya mempunyai kedaulatan.

    7. Mac Iver

    Arti negara berdasarkan Mac Iver ialah persembatanan yang bertindak lewat aturan yang direalisasikan oleh pemerintah yang dilengkapi dengan kekuasaan untuk memaksa dalam satu kehidupan yang dibatasi secara teritorial mempertegak syarat-syarat lahir yang umum dari ketertiban sosial.

    8. Ibnu Chaldun

    Berdasarkan pendapat Ibnu Chaldun, definisi negara secara umum ialah masyarakat yang mempunyai kewibawaan dan kekuasaan.

    9. Roger F. Soleau

    Menurut pendapat Roger F. Soleau, arti negara merupakan sebuat sarana atau sanggup disebut sebuah wewenang yang mengendalikan dan mengatur masalah-masalah yang bersifat umum dalam kehidupan masyarakat.

    10. Hugo de Groot (Grotius)

    Pengertian negara berdasarkan pendapat dari Hugo de Groot merupakan ikatan insan yang inshaf akan arti dan panggilan aturan kodrat.

    11. Dr. W.L.G. Lemaire

    Berdasarkan pendapat Dr. W.L.G. Lemaire, arti negara tampak sebagai suatu masyarakat insan teritorial yang diorganisasikan.

    12. Harold J. Laski

    Pengertian negara ialah suatu masyarakat yang diintegrasikan sebab mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan cuilan dari masyarakat.

    13. Prof. Mr. Soenarko

    Definisi negara berdasarkan Prof. Mr. Soenarko yaitu sebuah organisasi masyarakat yang mempunyai wilayah tertentu dimana kekuasaan negara tersebut berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.

    14. Logeman

    Pengertian negara versi Logeman ialah organisasi kemasyarakatan yang dengan kekuasaannya bertujuan untuk mengatur dan mengurus masyarakat tertentu.

    15. Georg Wilhelm Friedrich Hegel

    Negara berdasarkan Hegel ialah organisasi kesusilaan yang timbul sebagai sintesis antara kemerdekaan individu dengan kemerdekaan universal.

    16. Roelof Krannenburg

    Menurut Krannenburg, pengertian negara ialah suatu organisasi yang timbul sebab kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.

    17. Bellefroid

    Bellefroid mengemukakan pendapat bahwa negara ialah suatu komplotan aturan yang menempati suatu wilayah untuk selama-lamanya dan dilengkapi dengan suatu kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya.

    18. Prof. Mr. L. J. Van Apeldoorn

    Pengertian negara sanggup didefinisikan sebagai suatu tempat yang didalamnya didiami oleh suatu bangsa di bawah kekuasaan tertinggi.

    19. M. Nasroen

    Pengertian negara berdasarkan M. Nasroen ialah suatu bentuk pergaulan hidup dan realisasi ide-negara yang muncul dari suatu kemauan umum.

    20. Sunarko

    Menurut Sunarko, arti negara secara umum ialah organisasi masyarakat yang mempunyai tempat yang mana kekuasaan Negara berlaku sebagai kedaulatan.

    21. Prof. R. Djokosutono, SH

    Prof. R. Djokosutono mengungkapkan bahwa negara ialah suatu organisasi insan atau kumpulan insan yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

    22. Leon Duguit

    Definisi negara berdasarkan Leon Duguit ialah kekuasaan orang-orang berpengaruh yang memerintah orang-orang lemah dan kekuasaan orang-orang berpengaruh tersebut diperoleh sebab factor politik.

    23. M. Solly Lubis. SH

    Negara ialah suatu bentuk pergaulan hidup insan yang merupakan suatu komunitas dengan syarat-syarat tertentu, menyerupai mempunyai wilayah, rakyat dan pemerintahan.

    24. George Jellinek

    Pengertian negara berdasarkan George Jellinek ialah organisasi kekuasaan dari sekelompok insan yang telah menetap di wilayah tertentu.

    25. J.J. Rousseau

    Negara ialah perserikatan dari rakyat bantu-membantu yang melindungi dan mempertahankan hak masing-masing diri dan harta benda anggota-anggota yang tetap hidup dengan bebas merdeka.

    26. Kranwer

    Negara berdasarkan Kranwer ialah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik militer, ekonomi, politik, sosial maupun budaya diatur oleh pemerintah yang berada di wilayah negara tersebut.

    27. Dr. Wiryono Prodjodikoro. SH

    Negara merupakan suatu organisasi di antara kelompok insan yang bantu-membantu mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia.

    28. Dr. Oeripan Notohamidjojo

    Arti negara berdasarkan Oeripan Notohamidjojo ialah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.

    29. Benedictus de Spinoza

    Negara merupakan susunan masyarakat yang kesatuan (integral) antara semua golongan dan cuilan dari seluruh anggota masyarakat (persatuan masyarkat organis).

    30. G. Pringgodigdo, SH

    Negara ialah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus mempunyai pemerintahan yang berdaulat, wilayah tertentu, dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu bangsa.

  • Pengertian Kinerja Pegawai Menurut Para Ahli

    Pengertian Kinerja Pegawai Menurut Para Ahli

    Pengertian Kinerja Pegawai

    Pengertian pegawai tidak lepas dari pembahasan motivasi, karena motivasi merupakan sarana tercapainya kinerja yang tinggi bagi pegawai dalam setiap bentuk organisasi.

    Usaha menimbulkan motivasi agar tercapai suatu kinerja pegawai yang tinggi adalah merupakan suatu keharusan bagi seorang pimpinan suatu organisasi dalam menggerakkan bawahannya agar merupakan suatu hal yang individu.

    Karena setiap individu memiliki tingkat kinerja yang berbeda-beda sesuai dengan penilaian yang berlaku di organisasi. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan pada masing-masing individu.

    Pengertian Kinerja Pegawai Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa pengertian kinerja pegawai menurut para ahli.

    1. Haris Munandar

    Dalam bukunya 13 Rahasia Kinerja Kekuatan (1995:325), yang mengutip dari Roger Dawson sebagai berikut: “kinerja pegawai adalah suatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan tentang kemampuan kerja pegawai sehingga menghasilkan sesuatu yang optimal”.

    2. Henry Simamora

    Mengemukakan pendapatnya mengenai kinerja pegawai dalam bukunya: Manajemen Sumber Daya Manusia (1995:325), sebagi berikut: “Kinerja pegawai adalah tingkat dimana para karyawan/pegawai mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan”.

    3. August W.Smith

    Sedangkan menurut August W.Smith yang dikutip oleh Sedarmayanti dalam bukunya Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja (2001:50) adalah sebagai berikut: “Kinerja pegawai adalah merupakan hasil atau keluaran dari suatu proses”.

    4. TR Mitchell

    Dikutip oleh Sedarmayanti dalam bukunya Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja (2001:51), bahwa kinerja meliputi beberapa aspek yaitu :

    1. Kualitas kerja (Quality of work)

    Kualitas kerja yaitu mutu yang dihasilkan berhubungan dengan baik tidaknya hasil pekerjaan yang telah dicapai.

    Kualitas terdiri dari sejumlah keistimewaan produk yang memenuhi keinginan pelanggan dan dengan demikian memberikan kepuasan atas penggunaan produk itu atau hasil pekerjaan. Kualitas terdiri dari segala sesuatu yang bebas dari kekurangan atau kerusakan.

    2. Ketepatan (Promtness)

    Berkaitan dengan sesuai atau tidaknya waktu penyelesaian pekerjaan dengan target waktu yang telah direncanakan dan pemanfaatan waktu yang seefisien mungkin.

    Setiap pekerjaan diusahakan untuk selesai sesuai dengan rencana agar tidak mengganggu pada pekerjaan lain.

    3. Inisiatif (Initiative)

    Inisiatif ini adalah berupa wujud pengambilan keputusan yang dimiliki pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan.

    Seorang pimpinan harus memberikan dorongan dan kesempatan kepada bawahannya untuk berinisiatif, dengan memberikan kebebasan agar bawahannya aktif memikirkan dan menyelesaikan sendiri tugas-tugasnya. Maksudnya agar bawahan menjadi aktif berusaha tidak tergantung pada atasannya.

    4. Kemampuan (Capability)

    Kemampuan pegawai yaitu kecakapan, sikap mental dan unsur fisik yang dimiliki pegawai dalam menyelesaikan pekerjaannya.

    Setiap pegawai harus benar-benar mengetahui bidang pekerjaan yang ditekuninya. Serta mengetahui arah yang diambil organisasi, sehingga jika telah menjadi keputusan, mereka tidak ragu-ragu lagi untuk melaksanakannya dalam mencapai tujuan organisasi.

    5. Komunikasi (Communication)

    Komunikasi menyangkut kelancaran berinteraksi dalam organisasi baik secara vertikal maupun horizontal.

    Seorang pimpinan dalam mengambil keputusan terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada bawahannya mengemukakan saran dan pendapatnya.

    Pimpinan mengajak para bawahannya untuk ikut berpartisipasi dalam memecahkan masalah yang dihadapai, keputusan terakhir tetap berada ditangan pimpinan.

    Akan menimbulkan kerjasama yang lebih baik dan hubungan-hubungan yang semakin harmonis. Juga menimbulkan perasaan-perasaan senasib sepenanggungan.

  • Pengertian Metode Demonstrasi Menurut Para Ahli

    Pengertian Metode Demonstrasi Menurut Para Ahli

    Pengertian Metode Demonstrasi

    Menurut Drs. Lukmanul Hakim, M.Pd., dalam bukunya Perencanaan Pembelajaran (2007) mengungkapkan bahwa strategi dan metode dalam proses pembelajaan.

    Strategi adalah siasat melakukan kegiatan. Kegiatan dalam pembelajaran yang mencakup metode dan teknik pembelajaran.

    Yang dimaksud dengan Metode Demonstrasi adalah metode mengajar dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana berjalannya atau bekerjanya suatu proses atau langkah-langkah kerja dari suatu alat atau instrumen tertentu kepada siswa.

    Untuk memperjelas pengertian tersebut dalam prakteknya dapat dilakukan oleh guru atau anak didik itu sendiri.

    Metode Demonstrasi cukup baik apabila digunakan dalam penyampaian bahan pelajaran sains dan teknologi, misalnya: bagaimana cara kerja suatu mesin cuci atau apa yang terjadi jika suatu balon berisi air bakar dengan api.

    Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam metode demonstrasi :

    • Demonstrasi akan menjadi metode yang tidak wajar apabila alat yang di Demonstrasikan tidak bisa di amati dengan seksama oleh siswa. Misalnya alatnya terlalu kecil atau penjelasannya tidak jelas.
    • Demonstrasi menjadi kurang efektif bila tidak diikuti oleh aktivitas di mana siswa sendiri dapat ikut memperhatikan dan menjadi aktivitas mereka sebagai pengalaman yang berharga.
    • Tidak semua hal dapat didemonstrasikan di kelas karena alat-alat yang terlalu besar atau yang berada di tempat lain yang tempatnya jauh dari kelas.
    • Hendaknya dilakukan dalam hal-hal yang bersifat praktis tetapi dapat membangkitkan minat siswa.
    • Guru harus dapat memperagakan demonstrasi dengan sebaik-baiknya, karena itu guru perlu mengulang-ulang peragaan di rumah dan memeriksa semua alat yang akan dipakai sebelumnya sehingga sewaktu mendemonstrasikan di depan kelas semuanya berjalan dengan baik.

    Kelebihan metode demonstrasi adalah :

    • Perhatian anak didik dapat dipusatkan, dan titik berat yang di anggap penting oleh guru dapat di amati.
    • Perhatian anak didik akan lebih terpusat pada apa yang didemonstrasikan, jadi proses anak didik akan lebih terarah dan akan mengurangi perhatian anak didik kepada masalah lain.
    • Dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti proses belajar.
    • Dapat menambah pengalaman anak didik.
    • Bisa membantu siswa ingat lebih lama tentang materi yang di sampaikan.
    • Dapat mengurangi kesalah pahaman karena pengajaran lebih jelas dan kongkrit.
    • Dapat menjawab semua masalah yang timbul di dalam pikiran setiap siswa karna ikut serta berperan secara langsung.
    • Kelebihan metode demonstrasi adalah :
    • Memerlukan waktu yang cukup banyak.
    • Apabila terjadi kekurangan media, metode demonstrasi menjadi kurang efesien.
    • Memerlukan biaya yang cukup mahal, terutama untuk membeli bahan-bahannya.
    • Memerlukan tenaga yang tidak sedikit.
    • Apabila siswa tidak aktif maka metode demonstran menjadi tidak efektif

    Pengertian Metode Demonstrasi Menurut Para Ahli

    Menurut Dr. Arief S. Sadiman, MSc.dkk, dalam bukunya “Media Pendidikan (pengertian, pengembangan dan pemanfaatannya)“ menjelaskan bahwa kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar dari pengirim ke penerima pesan.

    Aristo (2004:13) menjelaskan secara umum dalam proses pembelajaran media memiliki fungsi yang sangat penting yaitu memperlancar interaksi antara siswa dan guru sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien.

    Kamp, Dkk (1985) dalam Aristo (2004:13-15) mengidentifikasi beberapa manfaat dalam pembelajaran, yaitu :

    • Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan.
    • Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
    • Proses pembelajaran menjadi lebih intensif.
    • Efisiensi dalam waktu dan tenaga.
    • Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa.
    • Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.
    • Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar.
    • Mengubah pesan guru kea rah yang lebih positif dan peroduktif.

    Sementara Gagne (1970) berpendapat bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa tersebut untuk belajar.

    Briggs (1970) menyatakan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.

  • 10 Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

    Asuransi adalah suatu perjanjian antara dua pihak, yaitu tertanggung dan penanggung, di mana penanggung berjanji untuk memberikan ganti rugi kepada tertanggung atas kerugian yang mungkin dialami akibat suatu risiko tertentu, dengan imbalan berupa pembayaran premi.

    Asuransi bukan lagi hal asing di kehidupan modern. Masyarakat kini semakin menyadari pentingnya perlindungan dari berbagai risiko tak terduga, baik itu kecelakaan, kehilangan aset, sakit, hingga kematian.

    Namun, meski sering terdengar, banyak orang masih belum benar-benar memahami apa sebenarnya makna asuransi secara mendalam.

    Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli

    Untuk itu, mempelajari pengertian asuransi menurut para ahli menjadi langkah awal yang penting agar kita bisa memahami prinsip, fungsi, dan tujuan asuransi dengan lebih tepat.

    Pendapat para ahli ini memberikan gambaran teoritis yang jelas mengenai dasar pemikiran dan konsep di balik praktik asuransi.

    1. M. Nur Rianto (2012:212)

    Asuransi merupakan sebuah mekanisme perlindungan terhadap pihak tertanggung apabila mengalami resiko di masa yang akan datang dimana pihak tertanggung akan membayar premi guna mendapatkan ganti rugi dari pihak penanggung.

    2. Julius R. Latumaerissa (2011:447)

    Asuransi sebagai suatu perjanjian dimana terdapat pihak tertanggung yang membayar premi kepada pihak penanggung guna mendapatkan penggantian karena suatu keinginan, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang telah diharapkan yang kemungkinannnya tidak pasti akan terjadi di masa yang akan datang.

    3. Ktut Silvanita (2009:40)

    Asuransi merupakan suatu permintaan dimana satu pihak memiliki intensif untuk mentransfer resiko dengan membayar sejumlah dana untuk menjauhi resiko kehilangan sejumlah harta yang dimilikinya.

    4. Profesor Wirjono Prodjodikoro, S.H.

    Asuransi adalah persetujuan antara pihak pemberi jaminan dan yang dijamin. Yang mana pihak yang dijamin akan menerima sejumlah uang sebagai ganti rugi akibat peristiwa yang belum jelas.

    5. Abbas Salim

    Asuransi adalah suatu kemauan dalam hal penetapan kerugian kecil atau sedikit yang sudah pasti sebagai ganti kerugian besar yang belum pasti terjadi di masa depan.

    6. Subekti

    Asuransi adalah bentuk perjanjian yang termasuk dalam perjanjian untung-untungan.

    7. Robert I. Mehr

    Asuransi merupakan suatu alat untuk mengurangi resiko dengan menggabungkan sejumlah unit-unit yang beresiko agar kerugian individu secara kolektif dapat diprediksi. Kerugian yang dapat diprediksi tersebut kemudian dibagi dan didistribusikan secara proporsional di antara semua unit-unit dalam gabungan tersebut.

    8. Mark R. Greene

    Asuransi merupakan insitusi ekonomi yang mengurangi resiko dengan menggabungkan di bawah satu menajemen dan kelompok objek dalam suatu kondisi sehingga kerugian besar yang terjadi yang diderita oleh suatu kelompok yang tadi dapat diprediksi dalam lingkup yang lebih rinci.

    9. C Arthur Williams Jr. Dan Richard M. Heins

    Asuransi ialah alat yang aman risiko dua orang atau lebih atau perusahaan-perusahaan digabungkan melalui kontribusi premi yang pasti atau yang ditentukan sebagai dana yang dipakai untuk membayar klaim.

    10. Menurut UU RI No. 2 Tahun 1992

    Asuransi ialah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dimana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan.

    Atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

  • 9 Pengertian Surat Dinas Menurut Para Ahli

    9 Pengertian Surat Dinas Menurut Para Ahli

    Surat dinas merupakan salah satu bentuk komunikasi resmi yang umum digunakan dalam lingkungan pemerintahan, instansi pendidikan, lembaga swasta, maupun organisasi lainnya.

    Surat ini biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi, permintaan, keputusan, atau pemberitahuan yang berkaitan dengan urusan kedinasan.

    Karena sifatnya yang formal dan resmi, surat dinas harus ditulis dengan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta menggunakan struktur dan format yang sesuai.

    Pengertian Surat Dinas Menurut Para Ahli

    Penggunaan surat dinas menjadi penting karena berfungsi sebagai bukti tertulis yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.

    Untuk memperdalam pemahaman mengenai surat dinas, sejumlah ahli telah memberikan definisinya berdasarkan sudut pandang masing-masing. Berikut ini adalah pengertian surat dinas menurut para ahli.

    1. Soedjito dan Solchan

    Menurut Soedjito dan Solchan, surat dinas adalah surat yang dikirimkan oleh kantor pemerintah atau swasta kepada kantor pemerintah atau swasta dan sebaliknya.

    Surat harus memakai bahasa baku, bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baik tentang ejaan, pemilihan kata, maupun kalimatnya. Bahasa yang digunakan dalam bahasa sura

    2. Mustakim

    Menurut Mustakim, pengertian surat dinas adalah alat komunikasi tertulis yang menyangkut kepentingan tugas dan kegiatan dinas instansi.

    3. Sudaryono

    Menurut Sudaryono, definisi surat dinas adalah surat yang disamakan dengan surat resmi, Surat dinas adalah surat yang bersifat sah dari pemerintah atau dari yang berwajib, ditetapkan oleh pemerintah atau jawatan yang bersangkutan.

    4. Badudu

    Menurut Badudu, surat dinas adalah surat yang menggunakan bahasa yang tunduk kepada semua aturan, sistematika, atau format yang berlaku baik secara struktur kata dan kalimat maupun dalam penggunaan tanda-tanda baca, pemakaian alinea atau paragraf dan lain-lain.

    5. Mustofa

    Menurut Mustofa (2003:65) bahwa yang dimaksud dengan definisi Surat adalah suatu sarana komunikasi yang digunakan oleh suatu pihak untuk menyampaikan informasi tertulis kepada pihak lain.

    6. Maskurun, dkk (2011: 77)

    Surat resmi adalah surat yang berisi masalah kedinasan, baik yang ditulis oleh perorangan maupun sebuah instansi/ lembaga/ organisasi.

    7. Husen dan Eni Rita Zahara (2012: 34)

    Surat resmi adalah surat yang berkaitan dengan masalah kedinasan

    8. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

    Surat dinas adalah surat yang telah dikeluarkan oleh kantor pemerintah maupun instansi atau juga lembaga yang resmi lainnya.

    9. Sabarudin Ahmad (1980:23)

    Memberikan urmusan bahwa surat dinas atau surat jawatan, yakni surat yang diterbitkan oleh kantor-kantor/ jawatan pemerintah; surat perniagaan, yakni surat yang diterbitkan oleh badan-badan perniagaan/ perindustrian; dan surat yant tidak terasuk ke dalam jenis surat pertama dan kedua, yaitu surat pribadi, surat keluarga atau surat cinta.

  • 27 Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

    27 Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

    Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

    1. John Broadus Watson (1919)

    Psikologi berdasarkan John Broadus Watson yakni ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laris tampak (lahiriah) dengan memakai metode observasi yang objektif terhadap rangsangan dan tanggapan (respon).

    2. Plato dan Aristoteles

    Pengertian psikologi berdasarkan Plato dan Aristoteles yakni ilmu pengetahuan yang mempelajari wacana hakikat jiwa serta prosesnya hingga akhir.

    3. Wilhem Wundt (1829)

    Definisi psikologi adalah ilmu yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul pada diri manusia, menyerupai perasaan panca indra, pikiran, feeling, dan kehendak.

    4. George Berkeley

    Menurut teori pendapat dari George Berkeley, pengertian ilmu psikologi secara singkat yakni ilmu wacana penginderaan (persepsi).

    5. Kurt Koffka (1925)

    Definisi psikologi berdasarkan Kurt Koffka yakni studi ilmiah mengenai sikap makhluk hidup dalam korelasi mereka dengan dunia luar.

    6. Dr. Singgih Dirgagunarsa

    Menurut pendapat dari Dr. Singgih Dirgagunarsa, definisi psikologi secara umum yakni ilmu yang mempelajari tingkah laris manusia.

    7. Clifford T. Morgan

    Definisi psikologi berdasarkan Clifford T. Morgan merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laris insan dan hewan.

    8. Hilgert

    Pengertian psikologi berdasarkan pendapat yang dikemukakan Higlert yakni mempelajari tingkah laris insan dan binatang lainnya.

    9. Chaplin (1972)

    Psikologi merupakan ilmu pengetahuan mengenai prilaku insan dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam kerumitannya saat bereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakan yang mengubah lingkungan

    10. Jhon Locke

    Definisi psikologi yakni semua pengetahuan, tanggapan, dan perasaan jiwa manusia. Diperoleh sebab pengalaman melalui alat-alat indranya.

    11. Ruch

    Psikologi adalah studi wacana manusia. Sedangkan secara luas, pengertian psikologi yakni sebagian ilmu biologi dan sebagian merupakan ilmu sosial. Saling tumpang tindih dengan dua bidang utama dan menghubungkan keduanya.

    12. Dakir (1993)

    Pengertian psikologi berdasarkan Dakir (1993) yakni ilmu yang membahas wacana tingkah laris insan dalam hubungannya dengan lingkungannya.

    13. Mussen dan Rosenzwieg

    Psikologi sanggup diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang ‘mind’ (pikiran) namun dalam perkembangannya, kata mind menjelma ‘behavior’ (tingkah laku). Sehingga psikologi didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari wacana tingkah laris manusia.

    14. Knight

    Pengertian psikologi yakni ilmu yang mempelajari secara sistematis wacana pengalaman dan tingkah laris insan dan hewan, normal dan abnormal, individu atau social.

    15. Garden Murphy

    Pengertian psikologi secara umum yakni ilmu yang mempelajari respon yang diberikan oleh mahluk hidup terhadap lingkungannya.

    16. Moskowitz dan Orgel

    Pengertian psikologi yaitu suatu ilmu pengetahuan empirik yang berdasarkan atas observasi dan penelitian eksperimental. Pokok persoalannya yakni wacana tingkah laris manusia.

    17. Angell (1910)

    Psikologi adalah semua kesadaran normal atau abnormal, insan atau binatang, merpakan pokok permasalahan yang dicoba untuk dijelaskan oleh hebat psikologi, dan tidak ada definisi ilmu ini yang sepenuhnya sanggup di terima, semua bunyinya kurang lebih sama.

    18. Rene Descartes

    Pengertian psikologi berdasarkan Rene Descartes yakni ilmu pengetahuan mengenai tanda-tanda pedoman atau tanda-tanda kesadaran manusia, terlepas dari badannya.

    19. Richard Mayer (1981)

    Arti psikologi berdasarkan Richard Mayer yakni analisis mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami sikap manusia.

    20. Crow & Crow

    Psikologi yakni tingkah laris manusia, yakni interaksi insan dengan dunia sekitarnya, baik berupa insan lain (human relationship) maupun bukan insan menyerupai hewan, iklim, kebudayaan, dan sebagainya.

    21. Muhibbin Syah (2001)

    Psikologi yakni ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laris terbuka dan tertutup pada insan baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.

    22. Arthur Gates (1931)

    Menurut Arthur Gates, psikologi mencoba menemukan peraturan umum yang pertanda sikap organisme hidup. Bidang ini mencoba menunjukkan, menerangkan, dan menggolongkan aneka macam macam kegiatan yang sanggup dilakukan oleh binatang, manusia, atau lainnya.

    23. Sartain

    Arti psikologi secara umum yakni ilmu yang mempelajari tingkah laris organisme yang hidup, terutama tingkah laris manusia.

    24. Woodworth dan Marquis

    Arti psikologi merupakan ilmu yang mempelajari acara individu semenjak masih dalam kandungan hingga meninggal dunia. Aktivitas yang ada dalam hubungannya dengan alam sekitar.

    25. Bruno (1987)

    Pengertian psikologi dibagi dalam tiga bagian. Yang pertama psikologi yakni studi (penyelidikan) mengenai “roh”. Yang kedua, psikologi yakni ilmu pengetahuan mengenai “kehidup mental”. Dan yang ketiga psikologi yakni ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku” organisme.

    26. Munn dan Fernald

    Menurut Munn dan Fernald, Psikologi didefinisikan sebagai ilmu sikap manusia. Penyelidikannya tidak terbatas pada insan dan terkadang melampaui sikap yang sanggup diamati.

    27. Kenneth Clark dan George Millter

    Pengertian psikologi yakni studi ilmiah mengenai perilaku. Lingkungan meliputi aneka macam proses sikap yang sanggup diamati, menyerupai gerak tangan, cara berbicara dan perubahan kejiwaan dan proses yang hanya sanggup diartikan sebagai pikiran dan mimpi.

  • 12 Pengertian Drama Menurut Para Ahli

    12 Pengertian Drama Menurut Para Ahli

    Drama merupakan salah satu genre sastra yang memiliki keunikan karena tidak hanya dinikmati melalui bacaan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk pertunjukan di atas panggung.

    Di dalam drama, cerita disampaikan melalui dialog, gerak, dan ekspresi tokoh-tokohnya sehingga mampu menggambarkan kehidupan manusia secara nyata dan hidup.

    Pengertian Drama Menurut Para Ahli

    Berikut ini beberapa definisi drama menurut para ahli.

    1. Budianta dkk (2002)

    Pengertian drama secara umum ialah genre sastra yang menawarkan penampilan fisik secara ekspresi setiap percakapan atau obrolan antara pemimpin di sana.

    2. E. R. Reaske (1966)

    Pengertian drama berdasarkan E. R. Reaske ialah sebuah karya sastra atau sebuah komposisi yang menggambarkan kehidupan dan acara insan dengan segala penampilan, banyak sekali tindakan dan obrolan antara sekelompok tokoh di dalamnya.

    3. Sumarjo (1984)

    Pengertian drama berdasarkan Sumarjo ialah karya sastra yang ditulis dalam bentuk obrolan dengan maksud dipertunjukkan oleh aktor.

    4. Moulton

    Pengertian drama berdasarkan Moulton ialah kisah hidup digambarkan dalam bentuk gerak serta disajikan eksklusif dalam tindakan.

    5. Balthazar Vallhagen

    Definisi drama berdasarkan Balthazar Vallhagen merupakan sebuah seni yang menggambarkan alam dan sifat insan dalam gerakan.

    6. Tambojang (1981)

    Menurut Tambojang, drama ialah dongeng yang unik yang dibentuk tidak hanya untuk dibaca saja, tetapi untuk dipertunjukkan sebagai tontonan pada para penonton.

    7. Ferdinand Brunetierre

    Arti drama berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Ferdinand Brunetierre yaitu sebuah drama harus melahirkan harapan oleh agresi atau gerakan.

    8. Wildan

    Menurut Wildan, pengertian drama ialah komposisi berdasarkan beberapa cabang seni, sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

    9. Anne Civardi

    Pengertian drama berdasarkan pendapat dari Anne Civardi merupakan sebuah kisah yang diceritakan melalui kata-kata dan gerakan.

    10. Krauss (1999)

    Pengertian drama berdasarkan Krauss ialah suatu bentuk citra seni yang tiba dari nyanyian dan tarian ibadat Yunani kuno, yang di dalamnya dengan terang terorganisasi obrolan dramatis, sebuah konflik dan penyelesaiannya digambarkan di atas panggung)

    11. Tjahjono (1988)

    Menurut Tjahjono, drama diciptakan bukan untuk dibaca saja, namun juga harus mempunyai kemungkinan untuk dipentaskan. Drama sebagai tontonan atau pertunjukan disebut dengan istilah teater yang mempunyai sifat ephemeral, yang berarti bermula pada suatu malam dan berakhir pada malam yang sama.

    12. Seni Handayani

    Drama merupakan sebuah bentuk komposisi berdasarkan dua cabang seni, seni sastra dan seni pertunjukan sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

  • 13 Pengertian Software Menurut Para Ahli

    13 Pengertian Software Menurut Para Ahli

    Software merupakan salah satu komponen utama dalam sistem komputer yang berperan sangat penting dalam menentukan fungsi dan kinerja perangkat tersebut.

    Tanpa adanya software, komputer hanyalah kumpulan perangkat keras yang tidak dapat dioperasikan.

    Melalui perangkat lunak, pengguna dapat berinteraksi dengan komputer, menjalankan perintah, serta mengolah data sesuai dengan kebutuhan.

    Pengertian Software Menurut Para Ahli

    Berikut ini adalah beberapa definisi software menurut para ahli.

    1. Melwin (2007)

    Perangkat lunak atau software itu sendiri merupakan sebuah perangkat yang berfungsi sebagai pengatur aktivitas kerja komputer dan semua instruksi yang mengarah kepada sebuah sistem komputer.

    Lebih lanjut disebutkan pula bahwa sebuah perangkat lunak merupakan sebuah perangkat yang menjembatani interaksi user dengan komputer yang menggunakan bahasa mesin.

    2. Roger . S. (2002)

    Software atau perangkat lunak adalah suatu perintah program dalam sebuah komputer, yang apabila dieksekusi oleh usernya dapat memberikan fungsi dan juga unjuk kerja yang diinginkan oleh usernya.

    Pernyataan ini menggambarkan bahwa software atau perangkat lunak ini berfungsi untuk memerintah komputer, agar komputer tersebut dapat berfungsi secara optimal, sesuai dengan keinginan user atau brainware yang memberikan perintah kepadanya.

    3. Sunarto, S,Kom

    Software merupakan nyawa sebuah komputer sehingga komputer tidak dapat digunakan bila tidak dilengkapi dengan software.

    4. Mulyani (2016)

    Software adalah istilah umum yang digunakan untuk mendeskripsikan kumpulan program-program komputer yang terdiri dari prosedur-prosedur dan dokumentasi untuk melakukan tugas tertentu.

    5. Al Bahra bin Ladjamudin (2006:3)

    Menjelaskan bahwa perangkat lunak adalah objek tertentu yang dapat dijalankan
    seperti kode sumber, kode objek atau sebuah program yang lengkap.

    6. Juntak Teamwork

    Software merupakan konstruksi atau bangunan program yang telah disusun dan diatur sedemikian rupa, demi peruntukkan sebuah sistem kerja yang dijalankannya.

    7. R. Wilman & Riyan

    Software merupakan sebuah perangkat operasi kerja untuk menjalankan komponen hardware. Software bersifat maya, artinya software tidak terlihat, tetapi keberadaannya sangat dirasakan.

    8. Wiwit Siswoutomo

    Software merupakan nyawa dari sebuah komputer. Tanpa perangkat lunak, komputer hanya sebuah perangkat keras mati yang tidak ada gunanya.

    9. Fauziah

    Software adalah program untuk memasukkan data, mengecek data, menyimpan data, memperoleh data hasil, dan presentasi serta manipulasi data.

    10. Wahana Komputer

    Software adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware. Software dalam komputer meliputi sistem operasi dan aplikasi.

    11. ITL Education Solutions Limited

    Perangkat lunak atau software adalah istilah umum untuk koleksi data komputer dan instruksi yang terorganisir.

    Software bertanggung jawab untuk mengendalikan, mengintegrasikan dan mengelola komponen hardware dari sistem komputer untuk menyelesaikan tugas tugas tertentu.

    12. Melwin Syafrizal Daulay (2007)

    Pengertian software adalah suatu perangkat yang berfungsi ialah sebagai pengatur aktivitas kerja komputer serta seluruh intruksi yang mengarah pada sistem komputer serta juga menjembatani interaksi antara user dengan komputer.

    13. Imam Prayogo Pujiono

    Pengertian perangkat lunak ini merupakan suatu program di dalam komputer yang dirancang sedemikian rupa, yang apabila dijalankan akan memberikan perintah ke komputer/ hardware/ software lain di dalam rangka menyelesaikan sebuah tugas, pekerjaan, serta juga tuntutan tertentu seperti yang diharapkan user.

  • 8 Pengertian Protokol Menurut Para Ahli

    8 Pengertian Protokol Menurut Para Ahli

    Secara umum, protokol dapat diartikan sebagai seperangkat aturan, tata cara, atau standar yang digunakan dalam kegiatan resmi, baik di bidang kenegaraan maupun komunikasi.

    Istilah ini memiliki makna yang luas, mulai dari tata upacara diplomatik hingga sistem komunikasi data dalam teknologi.

    Pengertian Protokol Menurut Para Ahli

    Berikut beberapa definisi protokol menurut para ahli dan sumber resmi

    1. W.J.S. Poerwadarminta “Kamus Umum Bahasa Indonesia”

    Protokol ialah (a) surat-surat resmi yang memuat hasil-hasil perundingan/persetujuan. (b) peraturan-peraturan upacara di Istana Kepala Negara, dan (c) berkenaan dengan penyambutan tamu-tamu Negara.

    2. Menurut An English Indonesian Dictionary

    Protokol adalah (a) lampiran pada perjanjian Negara, (b) laporan penelitian tentang rapat politik.

    3. Badan Litbang Deplu RI “Pedoman Tertib Diplomatik dan Tertib Protokol II

    Protokol berasal dari bahasa Yunani yaitu “pro tos” yang artinya lembar pertama dan “kola” yang artinya melekatkan. Jadi pada mulanya protokol berarti lembar pertama yang dilekatkan pada sesuatu dokumen berisi persetujuan yang bersifat nasional maupun internasional.

    Kemudian arti protokol berkembang sehingga arti dan pengertian protokol adalah catatan resmi yang dibuat pada akhir setiap sidang dan ditanda tangani oleh segenap peserta sidang, atau dapat disebut “perjanjian internasional”.

    Selain itu arti kata protokol adalah dokumen yang berisi hak-hak dan kewajiban, kelonggaran kelonggaran dan kekebalan yang dimiliki oleh seorang Diplomat “protocole diplomatique atau protocole de chancellerie” yang dalam bahasa Indonesia dapat disimpulkan dalam “tata tertib pergaulan internasional, sopan santun diplomatic” atau dengan istilah lain “rules of international politeness”.

    4. Buku Pedoman Protokol Negara (2005)

    Protokol diartikan sebagai serangkaian aturan aturan keupacaraan dalam segala kegiatan resmi yang diatur secara tertulis maupun dipraktekkan, yang meliputi bentuk-bentuk penghormatan terhadap negara, jabatan kepala negara, atau jabatan menteri yang lazim dijumpai dalam kegiatan antar bangsa.

    5. Menurut Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1987

    Protokol ”serangkaian aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, sehubungan dengan penghormatan terhadap seseorang dengan dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam Negara, pemerintah, atau masyarakat”.

    6. Wuryanto (1992)

    Memberikan pengertian protokol adalah orang atau pejabat dengan segala tugasnya maupun segala altivitas yang bersifat resmi atau kenegaraan tertentu.

    7. Milky Way

    Protokol adalah sebuah standar yang mengatur terjadinya hubungan, komunikasi dan perpindahan data.

    8. Kamus Besar Bahasa Indonesia

    • surat-surat resmi yang memuat hasil perundingan (persetujuan dan sebagainya)
    • peraturan upacara di istana kepala negara atau berkenaan dengan penyambutan tamu-tamu negara dan sebagainya
    • tata cara (upacara dan sebagainya) yang secara internasional berlaku dalam hubungan diplomatik
    • orang yang bertugas mengatur jalannya upacara
    • aturan yang mengatur peraturan pesan dalam jejaring komunikasi atau antara dua atau lebih peranti
    • rangkaian prosedur atau tindakan terperinci: