Pengertian Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang menggambarkan sebuah benda mati seolah-olah menjadi hidup dengan melakukan hal-hal atau tindakan layaknya manusia.
Majas personifikasi banyak digunakan dalam menulis karya sastra, baik berupa puisi, pantun, prosa, novel, dan sebagainya. Ciri khas dari majas personifikasi adalah meletakkan sifat manusiawani (hidup) kepada benda (mati).
Fungsi majas personifikasi adalah untuk memberikan citraan atau bayangan konkret tentang situasi dan kondisi yang diceritakan secara detail. Untuk lebih memahaminya, berikut adalah 50 contoh majas personifikasi.
Contoh Majas Personifikasi
Badai tsunami menyapu bersih apapun yang dilaluinya
Kursi goyang itu menidurkan nenekku dengan ayunannya
Gempa mengoyang goyang seluruh gedung pencakar langit
Lonceng stasiun memberitahu para penumpang untuk bergegas naik kereta
Setiap hari lampu merah di jalanan mengatur para pengguna jalan
Matahari bersinar terik terasa menggigit seluruh kulit tanganku
Anak anak pantai dengan gembira bermain kejar kejaran bersama ombak
Desas desus tentang dirinya sudah terbang menyebar ke seluruh penjuru negeri
Salju turun menyelimuti seluruh isi kota
Hujan lebat kemarin menghanyutkan beberapa rumah
Obat batuk itu menghangatkan tenggorokkannya
Sepeda tua itu selalu setia menemaninya kemana pun ia pergi
Narkoba itu sudah menghabiskan sisa hidupnya di jeruji besi
Bintang malam ini berkedip kedip menerangi seluruh isi kota
Wajahnya bersinar sinar mendengar beasiswanya di terima
Kuas itu menari lincah di atas kanvas yang di lukisnya
Tanah warisan itu telah menghidupi keluarganya hingga beberapa keturunan
Sepatu usang itu melindungi kakinya dari kerikil tajam
Waktu berjalan terus tanpa menunggu atau menanti siapa pun
Kartu kredit itu membelikan semua barang mewah untuknya sehingga ia terlilit hutang
Beduk subuh itu memanggilnya untuk bergegas ke mesjid
Longsor itu menegur kita agar menjaga kelestarian alam
Bulan bersembunyi di balik tebalnya awan hitam
Kodok berdendang riang menyambut musim penghujan
CCTV itu menyelamatkannya dari tuduhan perkara
Suara gemuruh pagi tadi membangunkan semua orang
Siaran televisi telah merusak banyak moral anak anak
Radio tua itu berkoar koar menyampaikan berita
Semangatnya berkobar untuk mendapat promosi tahun ini
Bendera negaraku berkibar dengan gagah berani di angkasa raya
SMS yang diterimanya, membuat ia melompat kegirangan
Makanan pedas itu membakar lidahnya
Obat pencahar yang diminumnya mengaduk seluruh isi perutnya
Nyawanya hampir melayang tersengat kabel listrik yang menggantung di dahan pohon
Dedaunan kering di jalanan itu melayang layang tertiup angin kencang
Speaker di lapangan parkir itu memanggil pemilik mobil agar memindahkan kendaraannya
Cacing di dalam perutku berteriak meminta makanan
Bangku sekolahnya masih setia menemaninya jika ia gagal lagi ujian kelulusan tahun ini
Jari jemarinya berlompatan lincah di atas keyboard komputer
Pameran lukisan itu memanjakan mata para pengunjung
Gemercik air pegunungan menenangkan suasana di sekelilingnya
Tiang listrik berbaris rapi di sepanjang jalan protokol ibukota
Pesta kembang api berkilauan menyambut pergantian tahun
Rimbunan pohon mangga di taman itu memayungi setiap orang yang kepanasan
Album kenangan itu mengingatkannya akan kisah masa mudanya
Dahan pohon itu berayun ayun terbawa arus sungai
Rumput liar di depan rumahku menghalangi pandangan ke jalanan
Sarung tinju usang itu telah membawanya menjadi juara
Bus antar jemput setiap hari mengantarnya ke sekolah
Iklan rokok memperingati para perokok akan bahaya merokok
Nah, itulah pengertian dan contoh majas personifikasi dalam Bahasa Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di Sastrawacana.id








