Manusia purba adalah jenis manusia yang hidup pada jaman pra sejarah, tepatnya ribuan tahun lalu. Di mana, pada saat itu sama sekali belum ditemukan adanya teknologi sehingga manusia purba hidup berbaur dan menyatu dengan alam. Jangankan teknologi, pakaian saja tidak diperhatikan pada saat itu.

Mereka dapat bertahan hidup dengan cara mengandalkan hasil alam dan makhluk hidup seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan. Misalnya, ketika manusia purba ingin membakar ikan, maka mereka akan membuat percikan api dari gesekan batu.

Berdasarkan peninggalan berupa fosil dan artefaknya, manusia purba dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Megantropus
  • Pithecantropus
  • Homo

Ciri-Ciri Pithecantropus

  • Memiliki rahang bawah yang kuat
  • Memiliki tulang pipi yang tebal
  • Keningnya menonjol
  • Tulang belakang menonjol dan tajam
  • Tidak berdagu
  • Perawakannya Tegap
  • Herbivore

Baca juga: Keragaman Sastra Periode 1970-1980

1. Pithecantropus Mojokertensis/Robustus

  • Ditemukan di daerah Kepuhlagen utara Perning, Mojokerto oleh Tjokrohandojo dan Duyfjes
  • Jenis Pithecantropus yang paling tua.
  • Manusia kera berahang besar.
  • Fosilnya berupa anak 5 tahun.
  • Food Gathering

2. Pithecantropus Erectus

  • Disebut manusia kera berjalan tegak
  • Ditemukan di Kedung Brubus Trinil oleh Eugene Dubois ( 1890,1891 dan 1892 )
  • Temuannya berupa rahang bawah dan tempurung kepala
  • Volume otaknya melebihi 900 cc
  • Berbadan tegap, denganotot pengunyah kuat
  • Tinggi badannya 165-170  cm
  • Berat badannya 100 kg

3. Pithecantropus Dubuis

  • Masih meragukan dan diperlukan lebih lanjut
  • Berasal dari Pleistosen awal di Sangiran oleh Von Koeningswald.

4. Pithecantropus Soloensis

  • Ditemukan di Ngandong oleh Von Koeningswald dan Oppennorth ( 1931-1933)
  • Ditemukan satu seri tengkorak dan tulang kering

Manusia Purba yang ditemukan di Luar Indonesia

A. Australipithecus africanus

Ciri-ciri umum:
  • Umur: 3,0-2,3 juta tahun
  • Makanan: buah, kacang, biji dan umbi akar
  • Daerah: Afrika Selatan, Makapansgat-Afrika Selatan, Sterkfontein-Afrika Selatan, Taung-Afrika Selatan.
  • Lingkungan: semak-semak di hutan kayu
  • Perbedaan: dimorfisme ( Sedikit sulit dibedakan kelaminnya)
Anatomi:
Ciri-ciri: volume otaknya sama dengan Apes (435-530 cm3).
  • Gigi taring kecil dan tidak memiliki diastema.
  • Gigi geraham depan bagian bawah mempunyai dua puncak.
  • Lapisan email gigi tebal.
  • Barisan gigi rata.
  • Tangannya relatif panjang.
  • Tulang jari-jarinya agak melengkung, rata-rata jari-jarinya panjang seperti pada manusia.
  • Penyambung tulang pendek dan lebar.
  • Penyambung tulang membelit ke arah samping. Batang lengan femur bersudut, ada pada lutut di atas kaki.

B. Pithecantropus Pekinensis (Homo Beijinensis)

Manusia purba yang ditemukan di Gua merah, peking, Cina oleh Davidson Black dan Frans Weidenreich.
  • Volume otak kurang lebih 900 – 1200 cc
  • Diperkirakan hidup sekitar 500.000 tahunyang lalu
  • Mampumenggunakan senjata dan perkakas dari tulang dan batu.
  • Sudah menggunakan api.

C. Australipithecus robustus

Ciri-ciri umum:
  • Umur: 2,0-1,0 juta tahun
  • Makanan: makanan yang keras, berpasir seperti kacang dan umbi akar, kadang makan daging.
  • Daerah: Afrika Selatan, Drimolen-Afrika Selatan, Kromdraai-Afrika Selatan, Swartkrans-Afrika  Selatan.
  • Lingkungan: savana di hutan kayu
  • Perbedaan: dimorfisme
Anatomi:
Ciri-ciri:
  • volume otaknya sama dengan Apes (530 cm3).
  • Kepala sagittal pada bagian atas tengkorak.
  • Tegak, otot kenyal.
  • Muka lebar, pipih, dan cembung.
  • Gigi seri dan gigi taring kecil, Gigi geraham belakang dan gigi geraham depan besar, Gii geraham depan bagian bawah mempunyai dua puncak.
  • Lapisan email gigi tebal. Tegak, rahang berbentuk parabola.
  • Penyambung tulang pendek dan lebar.
  • Penyambung tulang membelit ke arah samping.Batang lengan femur bersudut, ada pada lutut di atas kaki.

D. Homo neanderthalensis

Ciri-ciri umum:
  • Umur: 150.000 dan 30.000 tahun
  • Makanan: makan makanan yang umum, beberapa makan daging
  • Daerah: Eropa, sebagian wilayah timur (Asia Timur) Asia: Teshik, Tash-Uzbekistan.Eropa: Krapina, Vindija-Kroasia, La Chapelle-aux-Saints, La Ferrassie, Saint Cesaire-Perancis,    Feldhofer-Jerman, Forbes’ Quary-Gibraltar,Monte Circeo-Italia. Timur Tengah: Kebara, Tabun-   Israel, Shanidar-Irak.
  • Lingkungan: stepa yang dingin sampai daerah tundra.
  • Perbedaan: Beberapa dimorfisme, daerahnya bervariasi antara bagian barat dan bagian timur. Beberapa  ada yang mengatakan bahwa spesies ini adalah variasi dari suatu daerah dan merupakan awal  dari Homo sapiens.
Anatomi:
  • volume otaknya sangat besar (1300-1750 cm3).
  • Tulang tengkoraknya tipis. Bangunan tulang tengkoraknya tegak. Memiliki tulang tengkorak yang lebih tinggi dari padaHomo erectus tetapi memiliki sedikit perbedaaan dengan manusia modern.
  • Sekeliling tulangnya berbentuk kubah.
  • Tulang hidungnya besar.
  • Alis yang bertemu pada satu sisinya sebagian ukurannya besar.
  • Secara umum, giginya kecil, tetapi gigi serinya agak besar. Gigi geraham depan bagian bawah mempunyai dua puncak. Lapisan email gigi tebal. Bangunan rahang tegak tetapi pada Homo erectus agak berkurang.
  • Memiliki lengan yang kuat. Secara umum tangannya modern, tulangnya sangat kuat.
  • Tubuhnya tegak.
  • Proporsi tubuhnya modern.
  • Secara keseluruhan anatominya bipedal.

E. Homo heidelbergensis

Ciri-ciri umum:
  • Umur: 600.000-100.000 tahun
  • Makanan: makan makanan yang umum
  • Daerah: Afrika, Asia, Eropa.Afrika: Bodo-Ethiopia, Laetoli-Tanzania, Broken Hill-Zambia. Asia: Dali-China. Eropa: Swanscombe-Inggris, Arago-Perancis, Mauer, Steinheim-Jerman, Petralona-  Yunani.
  • Lingkungan: savanna yang bersuhu hangat sampai yang bersuhu dingin, hutan.
  • Perbedaan: jenis kelaminnya agak dimorfisme, seperti pada manusia sekarang. Dari awal sampai akhir variasinya besar dan berkembang kea rah yang lebih baik di setiap daerah. Beberapa diantaranya adalah Homo sapiens dan Homo heidelbergensis.
Anatomi:
  • Volume otaknya sangat besar (1100-1400 cm3).
  • Beberapa specimen tulang tengkoraknya tebal. Bangunan tulang tengkoraknya cerah.
  • Memiliki tulang tengkorak yang lebih tinggi dari pada Homo erectus.
  • Sekeliling tulangnya berbentuk kubah.
  • Muka besar.
  • Alis yang bertemu pada satu sisinya sebagian ukurannya besar.
  • Secara umum, giginya kecil. Gigi geraham depan bagian bawah mempunyai dua puncak. Lapisan email gigi tebal.
  • Bangunan rahang tegak.
  • Proporsi tubuhnya modern.
  • Tangannya modern.
  • Secara keseluruhan anatominya bipedal.

E. Homo Crogmanensis

  • Manusia Modern tertua di Eropa kurang lebih 30.000 tahun yang lalu
  • Diketahui berdasarkan lukisan-lukisan terkenal di GuaLascaux
  • Muka Lebar, Tonjolan alis lebar
  • Tegak
  • Volume otak 1590 ml. Kapasitas tengkorak 1600 cc
  • Tinggal di Gua
  • Mengenal berburu dan bercocok tanam sederhana
  • Crogmanensis dan Neanderthalensis saling membaur