Tag: hubungan

  • Bertengkar Sama Pacar Juga Ada Manfaatnya Loh, Simak Yuk!

    Dalam sebuah hubungan asmara, pertengkaran pasti terjadi. Ya, setiap hubungan pasti tidak luput dari yang namanya bertengkar.

    Baik pertengkaran kecil, sampai pertengkaran besar yang mengancam keutuhan dari hubungan tersebut.

    Biasanya, pertengkaran itu sendiri terjadi karena berbeda paham atau pendapat. Namun, tidak sebatas itu saja, kadang juga pasangan bertengkar dikarenakan orang ketiga.

    Ketika orang ketiga sudah menjadi faktor pertengkaran, maka sebuah hubungan tidak lagi harmonis karena kepercayaan sudah hilang.

    Namun, ketika pertengkaran terjadi hanya karena perbedaan pendapat saja, tidak menjadi masalah yang serius.

    Sebab, pertengkaran-pertengkaran kecil juga memiliki beberapa manfaat yang baik bagi sebuah hubungan, loh.

    Manfaat Bertengkar dengan Pacar

    Apa saja manfaat bertengkar dengan pacar? Simak informasinya berikut ini:

    1. Semakin Saling Mengerti

    Pertengkaran kecil yang terjadi dalam sebuah hubungan bisa membuat seseorang semakin mengerti dengan sifat pasangannya.

    Jadi, secara tidak langsung bisa membuat pasangan saling kenal luar dan dalam. Seperti diketahui, ketika pacaran, banyak pasangan yang hanya mengenal bagian luarnya saja.

    2. Mengetahui Apa yang Dibutuhkan Pasangan

    Dengan bertengkar, kita akan tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasangan kita.

    Semakin kita tahu kebutuhannya, maka kita juga bisa memberikan yang terbaik agar pacar tidak lagi marah dan tambah cinta kepada kita.

    3. Mengetahui Titik Sensitif dari Pasangan

    Bertengkar dengan pacar juga bisa membuat kita tahu titik sensitifnya.

    Jadi, ketika kita menyinggung topik tertentu dan akhirnya dia marah, maka kita sudah tahu apa penyebabnya marah sehingga di lain waktu kita tidak mengulanginya lagi.

    4. Belajar untuk Bertahan

    Ibarat pepatah yang mengatakan bahwa semakin tinggi pohon, maka semakin keras angin yang menerpa.

    Begitu juga dengan kisah cinta, semakin lama akan mendapat banyak masalah. Nah, untuk melatihnya, pertengkaran-pertengkaran kecil sangat diperlukan.

    Dengan bertengkar, kita bisa belajar untuk bertahan, bukan langsung memilih pergi.

    5. Introspeksi Diri

    Bertengkar juga bisa membuat kita introspeksi diri. Kita mengetahui bahwa ada hal serta sifat buruk dalam diri yang harus diubah.

    Sebab ketika bertahan dengan sifat yang buruk tersebut, maka pertengkaran-pertengkaran hebat akan terus terjadi.

    Nah, itulah beberapa manfaat bertengkar dengan pacar. Namun, walau memiliki banyak manfaat, tetap saja bertengkar bukan hal yang baik bagi sebuah hubungan. Lebih baik menjaga agar pertengkaran tidak terjadi.

    Auhor : Eva

  • Mau Menikah dengan Duda? Pertimbangkan 5 Hal Berikut ini

    Mau Menikah dengan Duda? Pertimbangkan 5 Hal Berikut ini

    Menikah adalah sebuah hal yang paling berbahagia dan dinanti-nanti oleh setiap orang, terutama wanita. Sebab, akhir dari sebuah hubungan asmara atau pacaran adalah menikah. Dengan memutuskan untuk menikah, maka sudah tidak ada keraguan lagi dan berani berkomitmen untuk hubungan yang lebih serius.

    Biasanya, pernikahan akan dilakukan oleh pasangan sebaya alias sama-sama melajang. Namun, bagaimana jadinya ketika seorang wanita ingin menikah dengan duda? Apakah hal tersebut sebuah kesalahan?

    Tentu saja tidak. Sebab, apapun statusnya, asal dia punya tanggung jawab dan ketulusan, maka dia boleh menjadi pasangan hidup. Begitu pula ketika wanita yang menjalin hubungan dengan seorang duda.

    Namun, sebelum beranjak ke hubungan yang lebih serius, alangkah baiknya pihak wanita untuk mempertimbangkan beberapa hal berikut ini. Sebab, dari banyak kejadian, pernikahan wanita lajang dengan duda tak berakhir bahagia karena beberapa alasan. Untuk lebih jelas, simak informasinya berikut ini.

    1. Pastikan Diri Sendiri untuk Siap Menjadi Ibu dari Anaknya

    Kebanyakan duda pasti memiliki anak dari mantan istrinya yang dulu. Tidak menutup kemungkinan jika anak tersebut akan ikut dengan Ayahnya. Maka ketika wanita lajang menjalin cinta dengan duda dan ingin menikah, maka yakinkan diri bahwa siap menerima anaknya, siap menyayangi anaknya, dan siap membesarkan anaknya dengan sepenuh hati. Sebab, banyak kasus terjadi hubungan dengan duda tak berjalan mulus karena faktor anak.

    2. Pastikan Bahwa Dia Sudah Tidak Punya Beban Masa Lalu

    Selanjutnya, sebagai seorang wanita yang ingin menikahi duda, alangkah baiknya untuk memastikan bahwa dia sudah tidak punya beban masa lalu, baik dari perasaan maupun tanggungjawab. Pastikan pula bahwa dia sudah benar-benar cerai secara agama maupun secara aturan negara. Ketika dia sudah tidak punya beban masa lalu, maka dia akan memulai kehidupan baru dari awal lagi.

    3. Siap Menerima Ocehan Tetangga

    Apapun yang kita lakukan pasti akan ada orang yang berkomentar. Begitu juga saat kita memustukan untuk menikah dengan duda, maka ocehan tetangga akan selalu terdengar. Nah, sebelum memutuskan untuk menikah, pastikan bahwa diri kita kuat dengan ocehan dari tetangga. Anggap saja itu sebagai angin lalu. Lambat laun ocehan tersebut juga akan hilang dengan sendirinya.

    4. Kenali Dirinya dengan Sebaik Mungkin

    Sama halnya seperti menikah dengan usia sebaya, menikah dengan duda pun harus dilihat dari berbagai aspek. Kita harus mengenal betul bagaimana dirinya, mulai dari perilaku, sifat, sikap, agama, dan sebagainya. Ketika sudah merasa pas dan yakin, maka lakukanlah. Begitu juga sebaliknya, ketika masih ada yang mengganjal di hati, lebih baik pikirkan matang-matang karena menikah bukan urusan sehari atau dua hari, tapi selamanya.

    5. Katakan Padanya untuk Tidak Membanding-Bandingkan

    Wanita mana yang suka dibanding-bandingkan? Tentu saja tidak ada satupun wanita yang suka dibandingkan dengan wanita lain. Katakan padanya untuk tidak membandingkan kita dengan mantan istrinya walau dalam urusan sekecil apapun. Sebab, setiap orang punya kekurangan dan kelebihan yang berbeda jadi sangat tidak relevan jika sampai dibanding-bandingkan.

    Nah, itulah beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh wanita ketika ingin menikah dengan duda. Jadi, jangan sampai salah memilih, apalagi salah menentukan keputusan karena akan timbul penyesalan.

    Author : Eva
    Editor  : Maulana Affandi

  • 6 Tipe Hubungan Dalam Percintaan, Kamu Tergolong yang Mana?

    Bicara tentang hubungan dalam percintaan, mungkin di dalam benakmu menganggap pacaran merupakan suatu hubungan yang sangat indah di mana kamu dan pasangan bisa mencurahkan kasih sayang setiap saat, bukan?

    Tipe Tipe Pacaran

    Akan tetapi, tahukah kamu bahwa dalam hubungan percintaan ternyata ada banyak macamnya? Oleh sebab itu, sebaiknya perhatikan beberapa tipe-tipe hubungan percintaan berikut ini yuk!

    1. Pacaran Diam-Diam

    Tipe hubungan ini banyak dialami oleh anak muda karena berbagai macam alasan.

    Pacaran diam-diam atau yang biasa disebut dengan backstreet, dilakukan agar tidak diketahui oleh orang lain misalnya seperti teman dekat, orang tua, ataupun keluarga dengan alasan karena terbentur restu dari mereka dan lain sebagainya.

    Oleh sebab itu, orang yang menjalin hubungan tipe ini akan bertemu secara diam-diam atau bahkan hanya berkomunikasi melalui ponsel saja.

    2. Pacaran Jarak Jauh

    Kesetiaan pasangan akan diuji melalui hubungan jarak jauh alias LDR. Tipe hubungan ini biasanya tidak disukai oleh banyak pasangan karena mereka dipisahkan oleh jarak dan waktu.

    Sehingga waktu untuk bertemu saja akan sangat jarang, bahkan tidak pernah.

    Alasan itulah yang membuat pelaku LDR memilih untuk mencari kesenangan lain, yakni dengan cara berselingkuh. Ya walaupun tidak semuanya sih.

    3. Hubungan yang Serius

    Saat kamu berada dalam hubungan ini, artinya pernikahan sudah di depan mata.

    Jarang ada pasangan yang mau menjalani hubungan serius dan merecanakan pernikahan dalam waktu dekat. Jika pasanganmu berlaku demikian, sebaiknya jangan pernah kamu lepaskan.

    4. Hubungan Tanpa Status

    Umumnya, orang yang menjalani hubungan seperti ini tidak ada keinginan untuk lanjut ke tahap yang lebih serius.

    Mereka hanya ingin bermain-main saja dan tidak ingin terikat dengan sebuah hubungan namun suka membuat baper si cewek ataupun si cowok.

    5. Pacaran Rasa Jomblo

    Siapa yang punya pacar tapi rasa jomblo? Menyebalkan pastinya. Status pacaran tapi saat dibutuhkan tidak ada.

    Biasanya, saat menjalin sebuah hubungan (pacaran), kita selalu didampingi oleh pasangan seperti saat makan di luar, jalan-jalan, atau saat ingin pergi ke salon.

    Tapi, tipe hubungan ini tidak demikian. Kita selalu merasa sendiri. Pasangan selalu tidak ada waktu untuk menemani. Kalau begini, lebih enak jomblo atau pacaran?

    6. Hubungan Tanpa Restu

    Salah satu penyebab hubungan kandas adalah karena tidak mendapatkan restu dari orang tua.

    Menjalin hubungan tanpa restu memang sangat sulit. Sebab, kita harus menentang orang tua yang sudah merawat dan membesarkan kita sejak kecil.

    Akan tetapi, kita juga berat untuk meninggalkan pasangan yang sangat kita cintai. Ibarat buah simalakama, kita tidak bisa memilih keduanya.

    Jika kamu menjalin hubungan tanpa restu, tetap perjuangkan dan yakinkan orang tua bahwa pilihanmu sangat tepat.

    Nah, itulah tipe-tipe hubungan percintaan yang mungkin sudah kamu alami salah satunya. Tidak semua yang kita inginkan harus berjalan dengan sempurna, termasuk dalam sebuah hubungan.

    Tinggal bagaimana caranya kita bisa menyikapinya saja. Dan terpenting adalah memilih orang yang tepat.

    Author : Eva
    Editor  : Maulana Affandi

  • Punya Pacar Cemburuan? Hadapi dengan 4 Cara ini

    Banyak yang mengatakan bahwa cemburu merupakan bumbu-bumbu penyedap dalam sebuah hubungan. Tanpa adanya rasa cemburu maka hubungan akan terasa hambar.

    Ya, dengan adanya rasa cemburu, bisa dikatakan bahwa pasanganmu sangat menyayangimu dan tidak ingin kehilanganmu.

    Rasa cemburu biasanya timbul ketika seseorang melihat pasangannya berdekatan dengan orang lain.

    Walaupun hanya sekedar chatting melalui pesan singkat, namun jika rasa sayang terlalu besar terhadap pasangan, maka rasa cemburu pasti muncul.

    Akan tetapi, sebaiknya kamu harus bisa mengontrol rasa cemburu tersebut agar tidak terlalu berlebihan alias cemburu buta.

    Sebab, hal tersebut akan merugikan dirimu sendiri karena dapat membuat hubungan dengan pasangan hancur.

    Cara Menghadapi Pacar yang CemburuanLantas, bagaimana kalau ternyata pacarmu termasuk orang yang pencemburu akut? Apa yang harus dilakukan?

    Nah, berikut ini adalah beberapa cara menghadapi pasangan pencemburu, diantaranya:

    1. Berikan Penjelasan dengan Tenang

    Saat pasangan terlalu cemburuan, kamu pasti akan merasa sangat risih bahkan emosi, bukan?

    Sebenarnya, jika kamu menghadapi pasangan yang sedang cemburu dengan cara keras atau memarahinya, justru akan menimbulkan pertengkaran hebat.

    Ia akan semakin mencurigaimu karena sikapmu yang seperti sedang membela diri. Sebaiknya, jelaskan permasalahan yang membuat ia cemburu dengan tenang dari hati ke hati.

    Dengan demikian, ia akan mengerti dan menganggap bahwa cemburu yang ia rasakan adalah salah.

    2. Yakinkan Bahwa Hanya Dia yang Kamu Cinta

    Cemburu adalah tanda cinta. Namun, jika cemburu terus timbul secara berlebihan, maka artinya tidak ada rasa saling percaya di dalam sebuah hubungan yang sedang dijalani.

    Oleh karena itu, jika pasanganmu memiliki rasa cemburu yang berlebihan terhadapmu, sebaiknya yakinkan dia bahwa kamu sangat mencintainya dan tidak ada orang lain di dalam hatimu kecuali hanya dirinya seorang.

    3. Kenalkan Kepada Teman dan Keluarga

    Menjalani sebuah hubungan dengan seseorang, berarti juga harus menjalin hubungan baik dengan teman dan keluarganya.

    Umumnya, banyak orang yang merasa cemburu karena masih belum tahu tentang siapa saja teman dan keluarga dari pasangan.

    Nah, jika kamu sudah mulai mengenalkan pasanganmu kepada lingkungan teman dan keluargamu, maka ia tidak akan memiliki alasan untuk merasa cemburu.

    Sebab, ia sudah mengetahui siapa saja orang-orang yang berada di sekelilingmu.

    4. Bersikap Terbuka

    Cara menghadapi pasangan suka cemburu yang terakhir adalah selalu bersikap terbuka tentang hal apapun.

    Sebab seseorang yang cemburuan biasanya akan mudah curiga. Begitu pula dengan pasanganmu yang selalu ingin tahu dan curiga dengan setiap apa yang kamu lakukan.

    Untuk itu, ceritakan semua hal pada pasanganmu agar ia selalu percaya dan tidak muncul rasa cemburu.

    Well, itulah beberapa cara menghadapi pasangan yang cemburuan. Semoga bermanfaat, ya!

    Author : Eva

  • Tidak Melulu Menyedihkan, Ternyata LDR Juga Banyak Manfaatnya

    Saat memiliki pasangan, baik hanya sekedar pacar ataupun suami, tentunya kita ingin selalu berada di dekatnya, bukan?

    Dengan begitu, kita bisa mencurahkan kasih sayang lebih mudah karena sering bertemu.

    Selain itu, kita juga bisa meluapkan rasa rindu di manapun dan kapanpun tanpa harus memendamnya sekian lama.

    Namun, bagaimana jika pasangan kita menjalin hubungan jarak jauh alias LDR? Pastinya, kita tidak bisa bertemu pasangan sesuka hati.

    Biasanya, seseorang yang sedang menjalani hubungan jarak jauh tidak akan bertahan lama dikarenakan berbagai macam alasan.

    Sehingga, banyak orang yang merasa enggan untuk menjalani hubungan jarak jauh atau LDR.

    Manfaat LDR

    Akan tetapi, hubungan jarak jauh ternyata tidak hanya melulu menyusahkan loh. Sebab, ada beberapa manfaat ldr atau hubungan jarak jauh, diantaranya:

    1. Mampu Menguji Kesabaran

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa banyak hubungan antar pasangan yang kandas akibat jarak jauh. Salah satu alasannya adalah urusan kesabaran.

    Hal ini dikarenakan seseorang yang menjalani hubungan jarak jauh harus memiliki kesabaran yang sangat tinggi.

    Misalnya, kamu harus bisa ekstra sabar dalam menanti waktu untuk bisa bertemu dengan doi. Oleh sebab itu, hubungan jarak jauh memiliki manfaat yakni mampu menguji kesabaran.

    2. Mampu Menguji Kepercayaan

    Salah satu kunci suksesnya sebuah hubungan adalah kepercayaan. Sayangnya, banyak pasangan tidak memilikinya. Kebanyakan dari mereka tidak memercayai pasangan.

    Jika seseorang berada dekat dengan pasangannya saja masih suka curiga alias tidak percaya, bagaimana dengan seseorang yang menjalani hubungan jarak jauh?

    Mereka pasti akan mencurigai pasangannya berbuat macam-macam. Untuk itu, sebuah kepercayaan sangat diperlukan pada saat berhubungan jarak jauh dengan pasangan.

    3. Mampu Menguji Kesetiaan

    Manfaat menjalani hubungan jarak jauh selanjutnya adalah mampu menguji kesetiaan.

    Sebab, saat kamu tidak berada di dekat pasangan, kemungkinan besar kamu akan tergoda dengan wanita ataupun pria lain.

    Sehingga, jika kamu tidak menanamkan rasa setia di dalam diri, maka kamu akan tergoda untuk selingkuh.

    4. Menjadi Lebih Mandiri

    Bermanja-manja dengan pasangan memang tidak dilarang. Akan tetapi, terkadang bisa membuat lupa diri dan selalu bergantung pada pasangan.

    Hal tersebut tidaklah baik, khususnya untuk dirimu sendiri. Sebab, kamu akan selalu bergantung padanya dan tidak bisa melakukan hal apapun tanpanya.

    Nah, jika kamu menjalani hubungan jarak jauh, maka kamu akan terlatih untuk menjadi lebih mandiri.

    5. Terciptanya Pertemuan yang Berkualitas

    Biasanya, bertemu dengan pasangan dilakukan di akhir pekan bahkan bisa setiap hari.

    Pertemuan yang terlalu sering tersebut terkadang membuat bosan karena tidak ada hal spesial yang bisa dilakukan.

    Namun, berbeda dengan saat kamu menjalani hubungan jarak jauh dengan pasangan, yang akan menciptakan pertemuan berkualitas.

    Jarangnya bertemu akan membuatmu memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sehingga pertemuan singkat sekalipun akan terasa berharga dan menyenangkan.

    Nah, itulah beberapa manfaat LDR atau hubungan jarak jauh. So, jangan takut jika memang pasanganmu berada jauh di sana, ya!

    Author : Eva
    Editor : Maulana Affandi

  • Pengantin Baru Wajib Tahu, Inilah 6 Cara Mudah Membahagiakan Suami

    Sebelum menikah, wanita sepenuhnya milik orangta. Namun, setelah menikah seluruh kehidupannya telah berpindah tangan ke suaminya.

    Yups, saat ijab qobul diucapkan oleh suami, maka seketika itu juga ia telah menerima tanggung jawab atas segala hal yang akan dilakukan oleh si istri.

    Mengingat beratnya tanggung jawab seorang suami, maka sebaiknya kita sebagai istri harus bisa selalu membahagiakannya.

    Cara Membahagiakan Suami

    Nah, berikut adalah beberapa cara membahagiakan suami yang bisa dilakukan, diantaranya:

    1. Menuruti Segala Perintahnya

    Menuruti segala perintah suami merupakan kewajiban seorang istri, kecuali perintah yang dapat merugikan dan keluar dari norma agama.

    Ketika kamu menuruti perintah suami walau hal sekecil apapun, ia akan merasa sangat bahagia. Sebab, ia akan merasa tidak salah dalam memilihmu menjadi istri.

    2. Mengutamakan Kepentingan Suami

    Selanjutnya, cara untuk membahagiakan suami adalah selalu mengutamakan kepentingannya.

    Misalnya, kamu sedang sibuk melakukan sesuatu, sementara di saat itu juga suamimu membutuhkan bantuanmu, maka sebaiknya kamu sudahi aktivitasmu dan segera membantunya.

    3. Melayaninya dengan Baik

    Kewajiban seorang istri yang paling utama adalah melayani suami dengan baik, terutama urusan ranjang.

    Suami akan sangat bahagia jika istrinya bisa memuaskannya. Oleh karenanya, selalu layani suamimu dengan baik, termasuk ketika ia ingin menyentuhmu.

    4. Memasak Makanan Untuknya

    Membahagiakan suami bisa dilakukan dengan cara memasak makanan untuknya. Makanan yang dimasak sendiri di rumah akan lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya.

    Dengan demikian, akan suami akan merasa sangat bahagia karena diperhatikan kesehatannya.

    5. Bisa Mengatur Keuangan

    Dalam kehidupan rumah tangga, istri memegang kendali dalam urusan keuangan. Oleh sebab itu, istri harus bisa mengatur keuangan sebaik mungkin.

    Begitu pula dengan suamimu, ia pasti akan merasa sangat bahagia ketika kamu bisa mengatur keuangan, apalagi saat kamu lebih mengutamakan kebutuhan pokok dibandingkan dengan kebutuhan lainnya.

    6. Menyayangi Orang Tuanya

    Ketika kamu mencintai dan menyayangi suami, maka kamu juga harus menyayangi orang tuanya.

    Dukunglah ia ketika ingin membahagiakan orang tuanya, misalnya ketika ia ingin membantu ekonomi orang tuanya, maka kamu harus bisa menerimanya, jika perlu membantunya.

    Anggaplah orang tuanya sebagai orang tuamu juga. Percayalah, suamimu akan sangat bahagia dan semakin menyayangimu.

    Nah, itulah beberapa cara membahagiakan suami yang bisa kamu lakukan. Selamat mencoba, ya!

    Author : Eva

  • Takut Memulai Hubungan Baru? Lawan dengan 4 Cara Berikut ini!

    Walau pacaran merupakan tahap awal dalam memulai hubungan ke jenjang lebih serius, namun nyatanya tidak sedikit orang yang lebih memilih untuk tidak pacaran alias menjomblo.

    Ada banyak alasan yang mendasari keputusan mereka untuk tidak pacaran, salah satunya adalah karena rasa takut untuk memulai hubungan yang baru bersama seseorang yang baru juga.

    Rasa takut tersebut bisa jadi akibat trauma akan hubungan sebelumnya.

    Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyingkirkan rasa takut tersebut agar kamu bisa menikmati hubungan yang baru. Untuk itu, simak informasinya berikut ini.

    1. Berbagi Cerita dengan Orang Terdekat

    Seseorang yang mengalami rasa takut, khususnya dalam hal percintaan, ia akan lebih memilih untuk memendamnya sendiri.

    Sebaiknya, ceritakan apa yang sedang kamu rasakan. Utarakan rasa takutmu pada orang terdekat yang bisa kamu percaya seperti sahabat atau saudara.

    Dengan berbagi cerita, maka ketakutanmu akan berkurang. Selain itu, mereka juga akan memberikan solusi terbaik atas rasa takut yang sedang kamu rasakan.

    2. Berani Melawan Rasa Takut

    Rasa takut yang muncul harus bisa kamu lawan. Sebab, jika kamu takut melawannya, maka sampai kapanpun kamu tidak akan bisa memulai hubungan yang baru.

    Yakinkan dirimu bahwa tidak semua orang baru memiliki sifat buruk seperti yang kamu pikirkan. Sebaliknya, bisa saja orang tersebut justru akan membuatmu nyaman dan bahagia.

    3. Lakukan Hal yang Menyenangkan

    Cara lain yang juga ampuh untuk melawan rasa takut adalah mengalihkan pikiran dengan melakukan hal yang menyenangkan, misalnya pergi liburan ke tempat faforit bersama teman.

    Jangan berdiam diri saja. Sebab, jika kamu berdiam diri rasa takut tersebut akan semakin besar.

    4. Menerima Masa Lalu

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa rasa takut untuk memulai hubungan yang barus bisa diakibatkan oleh rasa trauma pada hubungan sebelumnya alias masa lalu.

    Cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah cobalah untuk menerima masa lalumu dengan sepenuhnya walau masa lalu tersebut sangat kelam.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membuang rasa takut ketika ingin memulai hubungan baru. Ingat, kamu punya hak untuk bahagia. Jadi, jangan larut dalam kesedihan, ya!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • 4 Perawatan Penting yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah

    Menikah merupakan momen penting dan sakral yang akan dilakukan oleh semua orang

    Menikah juga bukan final dari sebuah hubungan, melainkan langkah awal dalam menapaki kehidupan baru.

    Dengan begitu, tentunya harus dilakukan persiapan yang cukup matang dan tidak main-main agar acara bisa berjalan dengan baik.

    Selain harus memperhatikan segala persiapan pesta seperti katering, make up, baju, tamu undangan, souvenir, dan lain sebagainya, kita juga harus mempersiapkan fisik agar terlihat lebih baik.

    Demi mendapatkan penampilan yang baik, kita harus melakukan serangkaian perawatan mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut beberapa hari menjelang pernikahan.

    Persiapan Sebelum Menikah

    Nah, Apa saja perawatan penting sebelum menikah? Berikut diantaranya:

    1. Merawat Rambut

    Rambut merupakan mahkota bagi setiap wanita. Oleh sebab itu, diperlukan perawatan khusus agar rambut selalu terlihat sehat dan berkilau.

    Saat acara pernikahan, rambut memiliki peranan penting dalam menyempurnakan penampilan.

    Perawatan rambut sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah adalah dengan cara rutin memijat kulit kepala saat keramas, serta rajin mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B seperti ikan, kacang, dan telur.

    2. Merawat Wajah

    Wajah merupakan bagian utama yang harus selalu dirawat, terutama saat menjelang pernikahan.

    Sebab, seorang pengantin wanita akan terlihat lebih sempurna ketika wajahnya cantik.

    Selain itu, perawatan wajah menjelang pernikahan juga diperlukan agar nantinya kulit wajah tidak rusak saat setelah penggunaan make up tebal.

    Kamu bisa melakukan perawatan wajah seperti facial spa, penggunaan masker sendiri di rumah, penggunaan skin care yang tepat, dan lain sebagainya.

    3. Merawat Tubuh

    Selain wajah, tubuh juga tak kalah penting. Bentuk tubuh langsing dan ideal akan membuat penampilan lebih sempurna, apalagi ketika mengenakan gaun pernikahan.

    Oleh karenanya, kamu harus rajin berolahraga sebelum pernikahan. Tidak lupa juga untuk melakukan perawatan tubuh seperti menggunakan lulur agar kulit tubuh nampak halus dan lembut.

    4. Miss V

    Jangan lupa untuk melakukan perawatan pada miss v, ya? Tujuannya, agar malam pertamamu dengan suami berjalan dengan lancar.

    Kamu pasti tidak ingin melihat suamimu merasa tidak bergairah menyentuhmu akibat bau miss v yang kurang sedap.

    Oleh karenanya, lakukan perawatan miss v dengan cara ratus sebelum dan setelah menstruasi.

    Nah, itulah beberapa perawatan penting yang harus dilakukan seminggu menjelang pernikahan. Selamat mencoba dan semoga sukses, ya!

    Author  : Eva

  • 5 Cara Terbaik Menghadapi Pasangan yang Membuatmu Marah

    Dalam sebuah hubungan, baik pacaran ataupun pernikahan pastinya tidak luput dari pertengkaran.

    Banyak yang mengatakan bahwa pertengkaran merupakan bumbu-bumbu sebuah hubungan agar rasa cinta dan keharmonisan meningkat.

    Sebab, terkadang setelah pertengkaran usai, hubungan menjadi lebih harmonis.

    Hal yang menjadi pemicu dari sebuah pertengkaranpun beragam, misalnya seperti cemburu, berselisih pendapat, ekonomi, dan masih banyak lainnya.

    Biasanya, pasangan juga kerap memancing amarah kita sehingga menimbulkan pertengakaran hebat.

    Sebelum hal itu terjadi, berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang bagaimana caranya menghadapi pasangan yang sedang membuatmu marah. Simak berikut ini.

    1. Memilih untuk Diam

    Jika diam merupakan cara terbaik untuk meredam emosimu, maka lakukanlah. Namun, sebaiknya beritahukan terlebih dahulu pasanganmu sebelum melakukannya.

    Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan masalah lain yang nantinya dapat memperkeruh dan memperburuk hubunganmu dengan pasangan.

    2. Jangan Membicarakan Kesalahannya pada Teman

    Terkadang wanita suka sekali membagi segala kebahagiaan dan kesedihannya kepada teman, tak terkecuali tentang persoalan hubungan.

    Ketika kamu emosi karena pasanganmu, hal bijak yang perlu kamu lakukan adalah jangan sekali-kali menceritakan kesalahan dan kejelekan pasanganmu pada teman.

    Tunjukkan bahwa kamu adalah wanita dewasa yang bisa menyimpan segala hal buruk tentang pasanganmu hanyak untukmu sendiri.

    3. Lihat Kondisi Sebelum Meluapkan Emosi Padanya

    Amarahmu mungkin sudah memuncak dan ingin segera meluapkannya dengan cara memarahi pasanganmu.

    Namun, sebelum kamu memarahinya, lihatlah situasi dan kondisi terlebih dahulu. Jangan meluapkan emosi di saat suasan hati pasanganmu juga tidak baik.

    Hal ini bisa menyebabkan pertengkaran yang sangat hebat karena salah satu diantara kalian tidak akan ada yang mau mengalah.

    4. Jangan Pernah Memaki

    Walaupun emosinya meluap-luap karena ulah pasanganmu, bukan berarti kamu bisa memakinya dengan kata-kata yang tidak pantas.

    Usahakan pilih kata-kata yang baik agar kamu tidak menyesal di kemudian hari. Kamu boleh marah, tapi jangan sampai membuatnya merasa tersinggung.

    5. Jangan Sampai Memutuskan Hubungan Saat Sedang Emosi

    Biasanya, saat wanita sedang emosi, mereka tidak bisa mengontrol diri.

    Tidak hanya kata-kata kasar yang keluar, bahkan mereka juga kerap memutuskan hubungan secara sepihak di saat emosi sedang memuncak.

    Sebaiknya, tenangkan dirimu terlebih dahulu. Jangan sampai kamu menyesal ketika ia sudah pergi meninggalkanmu.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika pasangan membuatmu marah dengan tingkah atau ucapannya.

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • Jangan Takut, Inilah 4 Tips Menghadapi Body Shaming

    Akhir-akhir ini marak sekali terjadinya body shaming, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya, khususnya sosial media.

    Seperti yang kita tahu bahwa body shaming adalah ejekan yang dilontarkan karena bentuk tubuh yang kurang baik, misalnya gemuk.

    Kalimat body shaming yang seringkali kita dengar seperti “ih, badan kamu kok gendut sih?” Atau “kamu gendutan ya?”.

    Meskipun kalimat tersebut terdengar sederhana, tapi tahukah kamu bahwa dengan kalimat tersebut bisa membuat tak enak hati? Oleh sebab itu, apapun alasannya, body shaming memang tidak layak dilakukan.

    Namun, bagaimana jika kamu mendapatkan perlakuan body shaming dari orang lain? Apa yang akan kamu lakukan?

    Cara Menghadapi Body Shaming

    Jangan takut atau berkecil hati, berikut adalah tips mengahadapi body shaming yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

    1. Berani Berbicara

    Rata-rata orang yang mendapatkan perlakuan body shaming akan diam dan tidak melakukan perlawanan. Alasannya, mereka terlalu takut untuk melawan.

    Padahal, dengan kamu diam mereka akan semakin menjadi-jadi dan terus memperlakukanmu dengan kurang baik. Oleh karenanya, cobalah berani berbicara dan lawan mereka saat mengejek bentuk tubuhmu.

    2. Cintai Diri Sendiri

    Mencintai diri sendiri merupakan cara utama yang bisa kamu lakukan untuk mensyukuri apapun yang ada di dalam dirimu sendiri. Sebab, kamu akan mengerti bahwa tidak ada makhluk hidup yang diciptakan dengan sempurna.

    Semua orang pasti memiliki kekurangan masing-masing, begitu pula pada pelaku body shaming. Jika kamu ingin berubah, berubahlah sesuai dengan keinginanmu sendiri, bukan dengan orang lain.

    3. Tonjolkan Kelebihanmu

    Meskipun tidak ada makhluk hidup yang diciptakan sempurna, tapi bukan berarti tidak memiliki kelebihan.

    Saat kamu menerima perlakuan body shaming, tunjukkan bahwa kamu juga memiliki kelebihan lain yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Dengan begitu, si pelaku body shaming akan merasa malu karena telah merendahkanmu.

    4. Tetap Bergaul dengan Orang Lain

    Tidak menutup kemungkinan bahwa para penerima body shaming kerap menutup diri dan tidak mau bergaul dengan orang lain. Hal ini dikarenakan mereka merasa malu dan kurang percaya diri akan kekurangan pada tubuhnya.

    Sebaiknya, tetaplah bergaul dengan orang lain. Tingkatkan rasa percaya dirimu dan yakinlah bahwa kamu pantas berada di tengah-tengah mereka.

    Well, itulah beberapa tips yang bisa kamu coba ketika sedang menghadapi body shaming dari orang lain.

    Jangan berdiam diri saat orang lain merendahkanmu. Tunjukkan bahwa kamu juga memiliki kecantikan dan kelebihan yang bisa dibanggakan!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi