Tag: menurut para ahli

  • 6 Pengertian Stilistika Menurut Para Ahli

    6 Pengertian Stilistika Menurut Para Ahli

    Dalam kajian bahasa dan sastra, pembahasan mengenai gaya bahasa memiliki peran penting untuk memahami bagaimana seorang penulis mengekspresikan gagasan, perasaan, dan kepribadiannya melalui bahasa.

    Ilmu yang secara khusus mengkaji aspek gaya bahasa tersebut dikenal dengan istilah stilistika.

    Melalui stilistika, kita dapat menelusuri ciri khas penggunaan bahasa yang membedakan satu pengarang dengan pengarang lainnya, sekaligus memahami nilai estetik yang terkandung dalam karya sastra.

    Stilistika Menurut Para Ahli

    Untuk memahami lebih dalam mengenai hakikat stilistika, para ahli telah memberikan berbagai definisi dan sudut pandang yang memperkaya pemahaman kita terhadap disiplin ilmu ini.

    Adapun pengertian stilistika menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    1. Pengertian Stilistika menurut Turner (dalam Pradopo, 1993: 264)

    Mengartikan stilistika adalah ilmu yang mempelajari gaya bahasa yang merupakan bagian linguistik yang memusatkan pada variasi-variasi penggunaan bahasa tetapi tidak secara eksklusif memberikan perhatian khusus kepada penggunaan bahasa yang kompleks pada kesusastraan.

    2. Definisi Stilistika menurut Ratna (2009: 167)

    Secara definisi stilistika adalah ilmu yang berkaitandengan gaya dan gaya bahasa. Tetapi pada umumnya lebih mengacu pada gaya bahasa.

    Dalam bidang bahasa dan sastra stilistika berarti cara-cara penggunaan bahasa yang khas sehingga menimbulkan efek tertentu yang berkaitan dengan aspek-aspek keindahan.

    3. Definisi Stilistika menurut Teeuw (dalam Fananie, 2000: 25)

    Stilistika merupakan sarana yang dipakai pengarang untuk mencapai suatu tujuan, karena stilistika merupakan cara untuk mengungkapkan pikiran, jiwa, dan kepribadian pengarang dengan cara khasnya.

    4. Pengertian Stilistika menurut Sudjiman (1993: 13)

    Pengertian stilistika adalah style, yaitu cara yang digunakan seorang pembicara atau penulis untuk menyatakan maksudnya dengan menggunakan bahasa sebagai sarana.

    Dengan demikian style dapat diterjemahkan sebagai gaya bahasa.

    5. Definisi Stilistika menurut Endaswara (2003:72)

    Menyebutkan stilistika adalah ilmu yang mempelajari gaya bahasa suatu karya sastra.

    Selanjutnya dikatakan ada dua pendekatan analisis stilistika: “(1) dimulai dengan analisis sistem tentang linguistik karya sastra, dan dilanjutkan ke interpretasi tentang ciri-ciri sastra, interpretasi diarahkan ke makna secara total; (2) mempelajari sejumlah ciri khas yang membedakan satu sistem dengan sistem lain”.

    6. Definisi Stilistika menurut Fananie (2000: 25)

    Mengemukakan stilistika atau gaya merupakan ciri khas pemakaian bahasa dalam karya sastra yang mempunyai spesifikasi tersendiri dibanding dengan pemakaian bahasa dalam jaringan komunikasi yang lain.

    Gaya tersebut dapat berupa gaya pemakaian bahasa secara universal maupun pemakaian bahasa yang merupakan kecirikhasan masing-masing pengarang.

    Berdasarkan pengertian stilistika di atas maka dapat disimpulkan bahwa stilistika adalah cabang linguistik yang mempelajari tentang gaya bahasa.

    Penggunaan gaya bahasa menimbulkan efek tertentu yang berkaitan dengan aspek-aspek keindahan yang merupakan ciri khas pengarang untuk mencapai suatu tujuan yaitu mengungkapkan pikiran, jiwa, dan kepribadiaannya.

  • 15 Pengertian Filologi Menurut Para Ahli

    15 Pengertian Filologi Menurut Para Ahli

    Filologi berasal dari bahasa Yunani yaitu philologia gabungan dari philos ‘teman’ dan logos ‘pembicaraan/ilmu’ yang artinya senang berbicara.

    Dan diperluas dengan arti senang belajar, senang kepada ilmu, senang pada tulisan-tulisan dan senang kepada tulisan-tulisan yang bernilai tinggi, seperti karya-karya sastra (Baried, 1942 : 2).

    Pengertian filologi masih banyak lagi menurut para ahli filologi yang memberikan pendapatnya mengenai filologi.

    Pengertian Filologi Menurut Para Ahli

    Di bawah ini beberapa definisi filologi menurut para ahli.

    1. Soeratno (1973 : 3)

    Filologi merupakan studi teks yang diperlukan karena muncul-muncul varian-varian teks yang tersimpan dalam naskah.

    2. Baried (1942 : 2)

    Filologi berasal dari bahasa Yunani yaitu philologia gabungan dari philos ‘teman’ dan logos ‘pembicaraan/ ilmu’ yang artinya senang berbicara.

    Dan diperluas dengan arti senang belajar, senang kepada ilmu, senang pada tulisan-tulisan dan senang kepada tulisan-tulisan yang bernilai tinggi, seperti karya-karya sastra.

    3. KBBI

    Filologi adalah ilmu tentang bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat bahan-bahan tertulis (KBBI, 1997 : 227).

    4. Djamaris (1977 : 20)

    Filologi adalah suatu ilmu yang objek penelitiannya naskah-naskah lama.

    5. Sutrisno (1981 : 7)

    Dalam kamus istilah filologi, filologi adalah ilmu yang menyelidiki perkembangan kerohanian suatu bangsa dan kekhususannya atau menyelidiki kebudayaan berdasarkan bahasa dan kesusastraannya.

    Dalam Groot Wordenboek der lands Taaf dinyatakan bahwa filologi adalah ilmu mengenai bahasa dan sastra suatu bangsa, mula-mula berhubungan dengan bahasa dan sastra bangsa Yunani dan Romawi.

    Tetapi kemudian meluas kepada bahasa dan sastra bangsa lain seperti bangsa Prancis, Spanyol, Portugis, Jerman, Belanda, Inggris, dan Slavia (singkatnya adalah ilmu bahasa dan studi tentang kebudayaan – kebudayaan bangsa-bangsa yang beradab dalam bahasa, sastra dan agama mereka) (Sutrisno, 1981 : 8).

    6. Warsidi

    Filologi merupakan suatu disiplin yang ditunjukkan pada studi tentang teks yang tersimpan dalam peninggalan tulisan masa lampau.

    7. Sitrisni (1977 : 20)

    Filologi adalah sebagai suatu ilmu yang objek penelitiannya adalah manuskrip-manuskrip kuno.

    8. Sri Wulan Rujiati Mulyadi (1994 : 2-3)

    Filologi berasal dari kata dalam bahas yunani philos yang berarti “cinta” dan logos yang berarti “kata”.

    Arti ini kemudian berkembang menjadi “senang belajar” atau “senang kebudayaan”.

    Pengkajian filologi pun selanjutnya membatasi dari pada penelitian hasil kebudayaan masyarakat lama yang berupa tulisan dalam naskah (lazim disebut teks).

    9. Baroroh-Baried (1985 : 1)

    Filologi adalah suatu pengetahuan tentang sastra-sastra dalam arti yang luas yang mencakup bidang kebahasaan, kesastraan dan kebudayaan.

    10. Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa : 1988

    Menurut kamus istilah filologi (Baroroh Baried, R. Amin Soedoro, R. Suhardi, Sawu, m. syakir, Siti Chamanah suratno ; 1977), filologi merupakan ilmu yang menyelidiki kebudayaan berdasarkan bahasa dan kesusastraannya. Hal serupa diungkapkan dalam KBBI.

    11. Suhendra Yusuf (1995)

    Filologi merupakan telaah naskah kuno untuk menentukan keaslian, bentuk autentik, dan makna yang terkandung di dalam naskah itu.

    12. J.S. Badudu dan Sutan mohammad Zain (1994).

    Filologi meneliti dan membahas naskah-naskah lama sebagai hasil karya sastra untuk mengetahui bahasa, sastra dan budaya bangsa melalui tulisan dalam naskah itu.

    13. Djamaris (1997 : 21

    Filologi secara harfiah adalah tulisan, cinta kata-kata.

    14. Duck Handoko dan B. Rahmanto (1986)

    Dalam pemandu di dunia sastra mengungkapkan asal kata filologi, yaitu “philos” dan “logos” yang berarti cinta terhadap kata.

    15. Webster’s Collegiate Dictionary (1953)

    Mendefinisikan filologi ke dalam tiga hal, yaitu: Cinta pengetahuan atau cinta sastra, yaitu studi sastra, dalam arti luas termasuk etimologi, tata bahasa, kritik, sejarah sastra, dan linguistik; Ilmu lingusitik; Studi tentang budaya orang-orang beradab sebagaimana dinyatakan dalam bahasa, sastra, dan religi mereka, termasuk studi bahasa dan perbangannya dengan bahasa serumpun, studi tata bahasa, etimologi, fonologi, morfologi, semantik, kritik teks.

  • Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

    Seni musik salah satu cabang seni yang cara penggunaan dengan menggunakan vokal, melodi, ritme, harmoni, serta tempo sebagai sarana dalam menuangkan perasaan atau emosi penciptanya.

    Seni musik pada saat ini sudah menjadi sebuah sarana hiburan yang sangat populer seiring perkembangan teknologi pada saat ini. Seni musik terdiri dari alunan musik dan beberapa ada yang memakai olah vokal.

    Seni merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang dapat diwujudkan dalam berbagai sarana. Musik ialah hasil pengolahan harmoni, ritme, suara, melodi, vokal, dan tempo.

    Secara harfiah seni musik merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang diwujudkan dalam olahan suara, ritme, vokal, melodi, harmoni, dan tempo.

    Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

    1. Banoe

    Musik berasal dari kata muse yang merupakan salah satu dewa dalam mitologi Yunani kuno yang mengurusi cabang seni dan ilmu, dewa seni serta ilmu pengetahuan. Beliau juga berpendapat bahwasannya musik ialah cabang seni yang membahas berbagai suara ke dalam beberapa pola-pola yang dapat dipahami dan dimengerti pendengarnya.

    2. Jamalus

    Seni Musik merupakan sebuah hasil karya seni yang dituangkan dalam bentuk bunyi dan lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran serta perasaan pencipta lagu tersebut. Dengan melalui unsur-unsur pokok musik antara lain harmoni, irama, melodi, dan struktur lagu serta ekspresi sebagai sebuah kesatuan.

    3. Sylado Syalado

    Berpendapat bahwa bahwa seni musik merupakan wujud hidup dari berbagai kumpulan ilusi dan alunan suara. Alunan musik dengan nada yang menjiwai dapat menggerakkan hati para penikmat musik tersebut.

    4. Lexicographer Lexicographer

    Merupakan seorang ahli kamus dan beliau berpendapat bahwa seni musik ialah kombinasi nada, vokal, serta instrumental yang mempunyai harmoni guna mengekspresikan segala sesuatu hal yang mempunyai sifat emosional.

    5. Suhastjarja

    Pengertian seni musik menurut Suhastjarja, seni musik mengungkapkan rasa keindahan dalam jiwa seorang manusia dan diwujudkan dalam bentuk nada atau bunyi sehingga dapat menciptakan ritme dan harmoni.

    Dari beberapa pengertian seni musik diatas, dapat disimpulkan bahwa seni musik ialah suatu karya seni yang timbul sebab dari ekspresi perasaan manusia dengan melalui nada yang harmonis.