Tag: pasangan

  • 7 Alasan Kenapa Cewek Mandang Fisik dalam Memilih Pasangan

    Ketika berbicara tentang kenapa cewek mandang fisik, pertama-tama kita harus mengakui bahwa pemahaman ini berkaitan dengan budaya dan masyarakat di mana kita tinggal.

    Sebab, bisa jadi tidak semua tempat memiliki kultur seperti ini. Bahkan, di suatu kultur yang mayoritas ceweknya memandang fisik, juga pasti ada cewek yang menganggap fisik bukan nomor satu.

    Fenomena cewek memandang fisik menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Banyak asumsi dan stereotip yang mengelilingi topik ini.

    Nah, pada artikel ini kita akan menggali latar belakang, norma sosial, dan pertimbangan yang dapat menjelaskan mengapa cewek cenderung memandang fisik cowok dalam memilih pasangan.

    1. Naluri alami sebagai manusia

    Pertama-tama, harus diingat bahwa cewek adalah manusia. Dan manusia umumnya memiliki ketertarikan terhadap penampilan fisik orang lain.

    Cewek juga memiliki mata dan pikiran yang dapat menghargai estetika fisik dan fitur-fitur menarik pada cowok.

    Dalam banyak kasus, ketertarikan ini bukan hanya tentang penilaian, tetapi juga tentang pemahaman bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang mencari pasangan.

    Sementara penampilan adalah salah satu faktor penting dalam pemilihan pasangan.

    2. Asosiasi penampilan dengan kesehatan

    Penampilan fisik yang baik sering dianggap sebagai tanda kesehatan yang baik.

    Paham ini bukanlah konsep yang sepenuhnya keliru, karena penampilan fisik yang buruk seringkali dapat menjadi indikator masalah kesehatan yang mendasarinya.

    Oleh karenanya, tak sedikit cewek yang peduli tentang kesehatan cenderung menilai cowok atau orang lain dari penampilannya.

    3. Pengaruh Budaya Populer

    Budaya populer menciptakan norma-norma standar penampilan yang telah dijadikan pedoman oleh banyak orang.

    Bahkan budaya tersebut menciptakan pemahaman umum tentang apa yang dianggap menarik dan norma-norma ini berfokus pada penampilan fisik.

    Bisa dilihat bagaimana perubahan kultur, dimana zaman modern, penampilan sangat diutamakan sehingga setiap orang ingin tampak sempurna di mata orang lain.

    4. Konsep dalam mencari pasangan

    Stereotip peran gender dalam pencarian pasangan masih memengaruhi cara cewek memandang fisik cowok.

    Ada ekspektasi bahwa cowok seharusnya lebih maskulin, kuat, dan mampu melindungi, sementara cewek diharapkan lebih feminin dan mampu merawat.

    Karena alasan ini, penampilan fisik cowok sering dihubungkan dengan atribut-atribut tersebut. Misalnya, penampilan yang atletis sering dianggap sebagai tanda maskulinitas.

    5. Peengaruh media sosial

    Hidup di era digital saat ini membuat kebanyakan orang menjadikan tokoh publik sebagai kiblat.

    Dimana, media sosial banyak menampilkan citra tentang penampilan ideal yang memengaruhi persepsi cewek.

    Alhasil, karena seringnya melihat konten-konten yang serupa, maka akan tertanam mindset di dalam pikiran cewek bahwa fisik itu penting.

    6. Penampilan sebagai bagian dari identitas

    Penampilan fisik adalah bagian dari identitas serta kepribadian dari seseorang.

    Maka ketika cetika cewek mencari pasangan, mungkin ingin menemukan seseorang yang dianggap cocok dengan mereka dan apa yang mereka cari dalam hubungan.

    Sebab, ada anggapan bahwa menjalin hubungan dengan orang yang sefrekuensi cenderung lebih menyenangkan.

    7. Memunculkan rasa bangga

    Dan yang tak bisa dipungkiri, ketika cewek mendapatkan cowok yang tampan dan berpenampilan menarik, akan muncul kebanggaan tersendiri.

    Itu juga menjadi alasan realistis kenapa penampilan itu penting di mata cewek.

    Nah, itulah beberapa alasan mengapa cewek mandang fisik dalam memilih pasangan.

  • Mengenal Apa Itu Act of Service, Contoh, dan Manfaatnya

    Mengenal Apa Itu Act of Service, Contoh, dan Manfaatnya

    Act of service atau tindakan pelayanan adalah salah satu dari lima bahasa cinta yang didefinisikan oleh Dr. Gary Chapman dalam bukunya yang berjudul “The Five Love Languages.”

    Dalam konteks ini, act of service merujuk pada cara seseorang mengungkapkan dan menerima kasih sayang melalui tindakan atau pengorbanan fisik untuk orang yang mereka cintai.

    Sebelum kita memahami lebih dalam tentang “act of service,” kita perlu memahami konsep bahasa cinta yang diperkenalkan oleh Dr. Gary Chapman.

    Menurut Chapman, setiap individu memiliki bahasa cinta yang berbeda, yaitu cara mereka paling merasa dicintai dan dihargai oleh pasangan atau orang yang mereka cintai. Kelima bahasa cinta ini adalah:

    1. Words of Affirmation (Kata-Kata Pujian): Menggunakan kata-kata pujian dan kata-kata positif untuk mengungkapkan kasih sayang.
    2. Quality Time (Waktu Berkualitas): Fokus pada memberikan perhatian dan waktu berkualitas kepada pasangan.
    3. Receiving Gifts (Penerimaan Hadiah): Cara seseorang merasa dicintai melalui pemberian hadiah.
    4. Acts of Service (Tindakan Pelayanan): Bahasa cinta yang melibatkan tindakan nyata.
    5. Physical Touch (Sentuhan Fisik): Ini mencakup kontak fisik, seperti pelukan, ciuman, dan belaian, sebagai cara untuk menyatakan kasih sayang.

    Pengertian Act of Service

    Act of service adalah cara seseorang mengekspresikan perasaan cinta dan perhatian dengan melakukan hal-hal yang dapat membantu atau mendukung pasangan atau orang yang dicinta.

    Dalam konteks ini, act of service merujuk pada cara seseorang menyatakan kasih sayang dan penghargaan kepada pasangan atau orang yang dicintai melalui tindakan fisik atau pengorbanan yang dilakukan untuk orang tersebut.

    Bagi seseorang yang memiliki “act of service” sebagai bahasa cintanya, tindakan nyata dan pengorbanan fisik memiliki arti yang mendalam dalam hubungan.

    Contoh Act of Service

    Bukan hanya tentang melakukan pekerjaan rumah tangga atau tugas-tugas sehari-hari, tetapi juga tentang tindakan yang menunjukkan perhatian, dukungan, dan pengabadian terhadap pasangan atau orang yang dicintai.

    Contohnya act of service adalah sebagai berikut:

    • Membuat sarapan untuk pasangan di pagi hari.
    • Membersihkan rumah bersama-sama.
    • Menyiapkan air hangat untuk pasangan.
    • Mengerjakan tugas-tugas rumah tangga tanpa diminta.
    • Membantu orang yang dicintai dalam situasi yang sulit atau saat sakit.
    • Mengurus anak-anak atau anggota keluarga lainnya untuk membantu pasangan.
    • Memijat pasangat ketika melihatnya seperti kelelahan.
    • Membuatkan minuman hangat ketika pasangan kedinginan.

    Manfaat Act of Service

    Salah satu aspek penting dalam menjaga hubungan yang sehat dan bahagia adalah memahami bahasa cinta pasangan kita.

    Sehingga kita bisa memberikan kasih sayang dengan cara yang paling efektif dan bermakna bagi mereka.

    Act of service atau tindakan pelayanan memiliki banyak manfaat dalam hubungan interpersonal dan dapat meningkatkan kualitas hubungan kita dengan orang yang dicintai.

    Berikut adalah beberapa manfaat act of service antara lain:

    1. Meningkatkan Kedekatan Emosional

    Melakukan tindakan pelayanan untuk pasangan atau orang yang kita cintai dapat meningkatkan kedekatan emosional, sehingga memperkuat ikatan yang ada.

    2. Menunjukkan Kasih Sayang

    Tindakan nyata adalah cara konkret untuk menunjukkan bahwa kita peduli dan mengasihi seseorang. Tindakan ini lebih dari sekadar kata-kata karena menunjukkan perhatian sebagai buktinya.

    3. Mengurangi Beban

    Ketika melakukan tindakan nyata, kita membantu mengurangi beban atau tanggung jawab pasangan, misalnya tugas rumah tangga, pekerjaan, atau masalah pribadi. Dengan begitu akan tercipta suasana positif yang saling mendukung.

    4. Membangun Rasa Percaya

    Ketika kita dapat diandalkan dan selalu ada untuk membantu, tentu akan membangun rasa percaya dalam hubungan. Pasangan kita akan tahu bahwa dia dapat mengandalkan kita dalam situasi apa pun.

    5. Kesehatan Mental dan Emosional

    Melakukan act of service juga dapat memberikan kepuasan dan perasaan bangga yang meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Sebab memberikan dukungan dan membantu orang lain dapat memberikan rasa bahagia dan puas.

    6. Menciptakan Lingkungan yang Positif

    Tindakan pelayanan dapat menciptakan lingkungan yang positif di dalam hubungan. Manfaatnya adalah mengurangi konflik dan meningkatkan kebahagiaan serta keharmonisan dalam rumah tangga.

    7. Mengkomunikasikan Kasih Sayang

    Terkadang, tindakan pelayanan dapat menjadi bahasa cinta yang paling kuat bagi seseorang. Cara ini merupakan cara paling konkrit untuk mengkomunikasikan rasa cinta dan perhatian tanpa kata-kata.

    Nah, itulah pengertian act of service love language yang perlu diketahui dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • 7 Ciri-Ciri yang Terjadi pada Seseorang Setelah Berhubungan Intim

    Hubungan intim adalah aktivitas terjadinya interaksi fisik dan emosional yang mendalam antara dua individu (suami istri) dalam konteks seksual.

    Pengalaman berhubungan intim adalah momen intim yang sangat pribadi bagi setiap individu.

    Setelah melalui momen ini, tubuh dan pikiran seseorang bisa mengalami berbagai perubahan, meskipun reaksi pasca berhubungan intim bisa sangat antara satu orang dengan orang lainnya.

    Berikut ini adalah beberapa ciri umum dan perubahan fisik yang mungkin terjadi pada seseorang setelah berhubungan intim.

    Baca juga: 4 Cara Memuaskan Suami Menurut Dokter Boyke, Simak Agar Hubungan Makin Harmonis

    1. Perubahan Suasana Hati

    Setelah berhubungan intim, banyak orang merasa lebih rileks dan senang. Hal ini dapat dijelaskan oleh pelepasan endorfin dan hormon bahagia lainnya selama aktivitas seksual.

    Sensasi positif ini dapat berlangsung beberapa waktu setelahnya, memberikan perasaan nyaman dan bahagia.

    2. Kehilangan Energi

    Aktivitas fisik yang intens selama berhubungan intim dapat menyebabkan perasaan kelelahan atau keletihan setelahnya. Ini adalah respons tubuh alami terhadap pengeluaran energi yang lebih tinggi dari biasanya.

    3. Berkeringat

    Aktivitas fisik selama berhubungan intim juga bisa menyebabkan tubuh menghasilkan keringat. Hal ini normal dan merupakan indikasi dari meningkatnya aktivitas jantung dan sirkulasi darah.

    4. Mengantuk

    Berhubungan intim dapat menyebabkan rasa kantuk pada beberapa orang karena pelepasan sebuah hormon yang berkontribusi pada rasa kenyamanan yang juga dapat memengaruhi respons tidur.

    5. Perubahan Fisik pada Tubuh

    Meskipun tidak terjadi pada semua orang, beberapa orang mungkin mengalami perubahan fisik sementara pada kulit atau tubuh mereka setelah berhubungan intim, seperti kemerahan pada kulit, peningkatan aliran darah ke permukaan kulit, atau perubahan kecil lainnya.

    Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Bekas Cupang dengan Mudah dan Cepat!

    6. Ekspresi Berbeda

    Orang yang merasa puas dengan pengalaman berhubungan intim mungkin akan menunjukkan tanda-tanda ekspresi kebahagiaan, seperti senyuman, kepuasan, atau pelukan lebih intens setelahnya.

    7. Perubahan Hormonal

    Aktivitas seksual dapat memengaruhi hormon dalam tubuh. Peningkatan hormon ini dapat memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan emosional secara keseluruhan.

    8. Perubahan Fisiologis

    Selama berhubungan intim, suhu tubuh dan detak jantung seseorang mungkin meningkat karena aktivitas fisik yang lebih intens. Namun, setelahnya, tubuh cenderung kembali ke suhu dan detak jantung normalnya.

    9. Kedekatan Emosional

    Berhubungan intim juga bisa menjadi momen kedekatan emosional yang kuat bagi pasangan suami istri.

    Setelah berhubungan intim, beberapa orang mungkin merasa lebih terhubung dengan pasangan mereka, merasakan ikatan yang lebih dalam.

    10. Sensasi Fisik

    Ada beberapa perubahan fisik yang mungkin dialami oleh seseorang setelah berhubungan intim, seperti pembengkakan atau kemerahan pada area genital, peningkatan sirkulasi darah, atau sedikit ketidaknyamanan akibat gesekan berlebihan selama aktivitas seksual.

    Nah, itulah beberapa ciri-ciri orang habis berhubungan intim. Tapi tidak semua orang memiliki ciri yang sama sehingga bisa saja ada ciri-ciri lainnya.

  • 5 Posisi Cuddle Terbaik agar Hubungan Semakin Romantis

    Cuddle merupakan salah satu aktivitas yang nyaman dilakukan bersama pasangan.

    Tujuannya adalah untuk membuat hubungan semakin harmonis dan romantis.

    Kata cuddle berasal dari Bahasa Inggris yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti berpelukan.

    Berpelukan dengan pasangan menjadi cara untuk menjaga hubungan semakin erat.

    Bahkan, cuddle juga bisa menjadi sebuah awal untuk melakukan hubungan seks bersama pasangan.

    Perlu diketahui bahwa ada beberapa posisi cuddle terbaik bersama pasangan yang wajib diperhatikan. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasannya berikut ini.

    Posisi Cuddle Terbaik

    Meski berpelukan merupakan aktivitas sederhana dan bisa dilakukan bersama teman, keluarga, ataupun pasangan, namun berpelukan terbukti dapat memberikan rasa nyaman dan hangat bagi yang melakukannya.

    Jika melakukan aktivitas ini secara rutin bersama pasangan, maka bisa dipastikan hubungan yang dibangun akan terus harmonis.

    Nah, berikut adalah beberapa rekomendari posisi cuddle terbaik dengan pasangan yang wajib dicoba di rumah, diantaranya:

    1. The Half Spoon

    Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, the half spoon berarti setengah sendok. Saat ingin mencoba posisi ini, maka kamu bisa berbaring terlentang.

    Mintalah pasanganmu untuk tidur di atas pundak dan lenganmu dengan posisi miring ke arah tubuhmu. Sementara itu, kamu bisa memeluknya dengan hangat.

    The half spoon bisa menjadi posisi yang tepat jika kamu tidak ingin terasa sesak saat tidur berdekatan dengan pasanganmu.

    2. The Spoon

    The spoon merupakan posisi cuddle yang sangat nyaman dilakukan oleh pasangan yang ingin selalu bersentuhan dengan mesra.

    Saat menerapkan posisi ini, kamu dan pasangan harus berbaring miring dengan arah yang sama.

    Jika pasanganmu berbaring miring di depan, maka ia disebut sebagai little spoon. Sedangkan kamu yang berada di posisi belakang maka akan disebut sebagai big spoon.

    Bagi kamu yang berada di posisi big spoon, jangan lupa untuk memberikan pelukan hangat pada pasanganmu yang berada di depanmu.

    3. Honeymoon Hug

    Posisi cuddle satu ini menjadi faforit pasangan yang baru menikah dan sedang bulan madu. Honeymoon Hug memberikan keintiman yang cukup dalam.

    Jika the spoon mengharuskan berbaring miring dengan arah yang sama, honeymoon hug justru mengharuskanmu untuk saling berhadapan.

    Namun, jangan lupa untuk memastikan bahwa setiap anggota tubuh saling menempel dan bersentuhan.

    Posisi ini sangat dekat sehingga kamu dan pasangan bisa saling mendengar napas dan detak jantung masing-masing.

    4. Leg Hug

    Tak hanya dengan lengan dan tangan, berpelukan juga bisa dilakukan dengan kaki. Seperi posisi leg hug yang mengharuskan kaki saling berpelukan.

    Posisi ini kerap dipilih oleh mereka yang ingin bebas saat tidur namun tetap menjaga kedekatan dengan pasangan.

    Meski tubuh mereka tidak saling menempel, namun kaki tetap saling berpelukan.

    5. The Butt Cheeek-to-Cheek

    Siapa bilang tidur dengan posisi saling membelakangi bersama pasangan terlihat kurang romantis? Salah satu contohnya adalah the butt cheek-to-cheek.

    Posisi cuddle yang satu ini memang saling membelakangi, namun bagian bokong saling menempel sehingga masih ada sentuhan kenyamanan.

    Kamu bisa terapkan posisi ini ketika ingin merasa bebas saat tidur dengan pasangan namun tetap saling bersentuhan.

    Nah, demikianlah beberapa posisi cuddle terbaik dengan pasangan yang mungkin sangat berguna untuk membangun hubungan yang harmonis.

    Author: Eva

  • 5 Cara Melamar Calon Istri Ke Orang Tuanya, Dijamin Langsung Diterima!

    5 Cara Melamar Calon Istri Ke Orang Tuanya, Dijamin Langsung Diterima!

    Setelah sekian lama pacaran dan merasa cocok antara satu sama lain, tentu saja setiap pasangan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.

    Namun, sebelum menikah, ada sebuah proses yang namanya lamaran. Ya, lamaran adalah sebuah prosesi kekeluargaan, dimana pihak lelaki akan meminang pihak perempuan yang biasanya akan diwakili oleh orang tua atau keluarga.

    Cara Melamar Calon Istri

    Dalam proses melamar, tentu saja tidak semua berjalan lancar. Sebab sampai saat ini banyak yang lamarannya tidak mendapat respon baik, alias ditolak.

    Nah, agar lamaran diterima, berikut adalah beberapa tips yang harus dilakukan:

    1. Mengenal Calon Mertua Terlebih Dahulu

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah berkenalan terlebih dahulu ke calon mertua.

    Jangan tiba-tiba datang untuk melamar jika belum mengenal dengan orang tua ataupun keluarga dari wanita. Kenali dulu, ambil hatinya dengan tingkah laku yang sopan.

    2. Memastikan Bahwa Si Wanita Siap untuk Dilamar

    Pernah terjadi, pihak perempuan menolak lamaran pria karena anaknya belum siap untuk tunangan, apalagi menikah.

    Nah, daripada malu-maluin karena ditolak, alangkah baiknya untuk memastikan kepada pihak wanita dan menanyakan kesiapannya untuk dilamar.

    3. Memberikan Seserahan

    Dalam proses lamaran, ada sebuah tradisi yaitu memberikan seserahan sebagai bentuk pengikat antara kedua belah pihak. Biasanya, seserahan ini berupa cincin.

    Nah, sebaiknya kamu membawa seserahan, walau tidak mewah. Hal ini bisa sebagai bentuk dari keseriusanmu dalam meminang pihak wanita.

    4. Rencanakan Waktu yang Tepat

    Dan yang tidak kalah penting juga kamu harus merencakan waktu yang tepat.

    Kalau bisa rencanakan beberapa minggu atau bulan sebelumnya sehingga pihak wanita bisa bersiap-siap menyambutmu.

    Jangan mendadak karena hanya menimbulkan kecurigaan dari orang tua wanita.

    5. Niat yang Tulus untuk Membahagiakan

    Yang terakhir adalah meyakinkan calon mertua bahwa kamu akan tulus menyayangi anaknya. Sebab orang tua pasti khawatir ketika anaknya tidak bahagia.

    Maka kamu harus bisa meyakinkan jika akan membahagiakan anaknya dengan sepenuh hati.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu gunakan sebelum melamar calon istri ke orang tuanya. Semoga berhasil ya!

  • Takut Memulai Hubungan Baru? Lawan dengan 4 Cara Berikut ini!

    Walau pacaran merupakan tahap awal dalam memulai hubungan ke jenjang lebih serius, namun nyatanya tidak sedikit orang yang lebih memilih untuk tidak pacaran alias menjomblo.

    Ada banyak alasan yang mendasari keputusan mereka untuk tidak pacaran, salah satunya adalah karena rasa takut untuk memulai hubungan yang baru bersama seseorang yang baru juga.

    Rasa takut tersebut bisa jadi akibat trauma akan hubungan sebelumnya.

    Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyingkirkan rasa takut tersebut agar kamu bisa menikmati hubungan yang baru. Untuk itu, simak informasinya berikut ini.

    1. Berbagi Cerita dengan Orang Terdekat

    Seseorang yang mengalami rasa takut, khususnya dalam hal percintaan, ia akan lebih memilih untuk memendamnya sendiri.

    Sebaiknya, ceritakan apa yang sedang kamu rasakan. Utarakan rasa takutmu pada orang terdekat yang bisa kamu percaya seperti sahabat atau saudara.

    Dengan berbagi cerita, maka ketakutanmu akan berkurang. Selain itu, mereka juga akan memberikan solusi terbaik atas rasa takut yang sedang kamu rasakan.

    2. Berani Melawan Rasa Takut

    Rasa takut yang muncul harus bisa kamu lawan. Sebab, jika kamu takut melawannya, maka sampai kapanpun kamu tidak akan bisa memulai hubungan yang baru.

    Yakinkan dirimu bahwa tidak semua orang baru memiliki sifat buruk seperti yang kamu pikirkan. Sebaliknya, bisa saja orang tersebut justru akan membuatmu nyaman dan bahagia.

    3. Lakukan Hal yang Menyenangkan

    Cara lain yang juga ampuh untuk melawan rasa takut adalah mengalihkan pikiran dengan melakukan hal yang menyenangkan, misalnya pergi liburan ke tempat faforit bersama teman.

    Jangan berdiam diri saja. Sebab, jika kamu berdiam diri rasa takut tersebut akan semakin besar.

    4. Menerima Masa Lalu

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa rasa takut untuk memulai hubungan yang barus bisa diakibatkan oleh rasa trauma pada hubungan sebelumnya alias masa lalu.

    Cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah cobalah untuk menerima masa lalumu dengan sepenuhnya walau masa lalu tersebut sangat kelam.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membuang rasa takut ketika ingin memulai hubungan baru. Ingat, kamu punya hak untuk bahagia. Jadi, jangan larut dalam kesedihan, ya!

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • 5 Cara Terbaik Menghadapi Pasangan yang Membuatmu Marah

    Dalam sebuah hubungan, baik pacaran ataupun pernikahan pastinya tidak luput dari pertengkaran.

    Banyak yang mengatakan bahwa pertengkaran merupakan bumbu-bumbu sebuah hubungan agar rasa cinta dan keharmonisan meningkat.

    Sebab, terkadang setelah pertengkaran usai, hubungan menjadi lebih harmonis.

    Hal yang menjadi pemicu dari sebuah pertengkaranpun beragam, misalnya seperti cemburu, berselisih pendapat, ekonomi, dan masih banyak lainnya.

    Biasanya, pasangan juga kerap memancing amarah kita sehingga menimbulkan pertengakaran hebat.

    Sebelum hal itu terjadi, berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang bagaimana caranya menghadapi pasangan yang sedang membuatmu marah. Simak berikut ini.

    1. Memilih untuk Diam

    Jika diam merupakan cara terbaik untuk meredam emosimu, maka lakukanlah. Namun, sebaiknya beritahukan terlebih dahulu pasanganmu sebelum melakukannya.

    Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan masalah lain yang nantinya dapat memperkeruh dan memperburuk hubunganmu dengan pasangan.

    2. Jangan Membicarakan Kesalahannya pada Teman

    Terkadang wanita suka sekali membagi segala kebahagiaan dan kesedihannya kepada teman, tak terkecuali tentang persoalan hubungan.

    Ketika kamu emosi karena pasanganmu, hal bijak yang perlu kamu lakukan adalah jangan sekali-kali menceritakan kesalahan dan kejelekan pasanganmu pada teman.

    Tunjukkan bahwa kamu adalah wanita dewasa yang bisa menyimpan segala hal buruk tentang pasanganmu hanyak untukmu sendiri.

    3. Lihat Kondisi Sebelum Meluapkan Emosi Padanya

    Amarahmu mungkin sudah memuncak dan ingin segera meluapkannya dengan cara memarahi pasanganmu.

    Namun, sebelum kamu memarahinya, lihatlah situasi dan kondisi terlebih dahulu. Jangan meluapkan emosi di saat suasan hati pasanganmu juga tidak baik.

    Hal ini bisa menyebabkan pertengkaran yang sangat hebat karena salah satu diantara kalian tidak akan ada yang mau mengalah.

    4. Jangan Pernah Memaki

    Walaupun emosinya meluap-luap karena ulah pasanganmu, bukan berarti kamu bisa memakinya dengan kata-kata yang tidak pantas.

    Usahakan pilih kata-kata yang baik agar kamu tidak menyesal di kemudian hari. Kamu boleh marah, tapi jangan sampai membuatnya merasa tersinggung.

    5. Jangan Sampai Memutuskan Hubungan Saat Sedang Emosi

    Biasanya, saat wanita sedang emosi, mereka tidak bisa mengontrol diri.

    Tidak hanya kata-kata kasar yang keluar, bahkan mereka juga kerap memutuskan hubungan secara sepihak di saat emosi sedang memuncak.

    Sebaiknya, tenangkan dirimu terlebih dahulu. Jangan sampai kamu menyesal ketika ia sudah pergi meninggalkanmu.

    Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika pasangan membuatmu marah dengan tingkah atau ucapannya.

    Author  : Eva
    Editor   : Maulana Affandi

  • 3 Sifat Pria yang Menjengkelkan ini Ternyata Disukai para Wanita!

    Lelaki dan wanita memang sudah dikodratkan untuk hidup bersama. Dari setiap pelaku cinta tersebut pasti memiliki sifat dan karakter berbeda. Sifat dan karakter itu dapat memicu harmonisnya sebuah hubungan. Bahkan, parahnya juga malah bisa merusak ikatan asmara.

    Banyak yang mengatakan jika wanita cenderung suka dengan pria yang dewasa dan bisa mengayominya. Sayangnya, ungkapan tersebut tidak selalu benar. Faktanya, ada beberapa karakter menjengkelkan yang kadang membuat hubungan semakin harmonis.

    1. Manja

    Walau umumnya wanita sangat menyukai lelaki yang dewasa, tapi hal tersebut tidak bisa dibenarkan secara keseluruhan. Pasalnya, banyak wanita yang menyukai lelaki yang memiliki karakter manja.

    Biasanya wanita tersebut adalah wanita yang memiliki sifat keibuan. Jadi, wanita tersebut justru lebih nyaman bersama lelaki yang manja. Jika ia dipertemukan dengan lelaki yang dewasa, justru benturan sering terjadi karena kedua belah pihak sama-sama mempertahankan prinsip sok kedewasaan mereka.

    2. Cemburuan

    Memang, memiliki pasangan pencemburu itu sangat menjengkelkan. Sebab, apapun yang kita lakukan pasti selalu dicurigai dan seakan hidup kita terbelenggu dan tidak bisa bergerak bebas. Namun, lain di bibir lain di hati. Sebetulnya para wanita sangat tersanjung jika lelaki mengawasinya dengan alasan cemburu.

    Wanita merasa jika ia sangat dicintai oleh lelakinya jika diperlakukan seperti itu. Karena cemburu adalah tanda sayang dan takut kehilangan. Jadi, bersyukurlah kalian para lelaki yang memiliki sifat pencemburu sebab sebenarnya kalian sudah dipuji secara diam dalam hati wanita.

    3. Konyol

    Lelaki yang bertindak sopan dan memiliki attitude baik memang merupakan dambaan bagi wanita. Tampil wibawa dan berperilaku baik akan memancarkan sebuah pesona dan kharisma yang menggoda. Tapi, apakah orang yang berkarakter konyol tidak bisa mendapatkan hati wanita?

    Tentu saja sangat bisa! Dari hasil survey kepada beberapa orang wanita, ternyata kaum Hawa lebih suka dengan lelaki yang konyol dan lucu. Sebab, dalam menjalin sebuah hubungan itu bukan waktu yang singkat. Jadi, dengan panjangnya waktu tersebut, akan terasa hambar dan membosankan jika dilalui dengan keseriusan. Berbahagialah kalian yang memiliki bakat lucu dan konyol.

  • Jangan Takut Bertemu Calon Mertua Kalau Kamu Cinta Anaknya

    Bagi kalian yang sedang menjalin hubungan atau pacaran, alangkah baiknya kalian melakukan hubungan yang sehat.

    Dalam kasus ini, hubungan sehat diartikan sebagai hubungan yang tidak melanggar norma atau aturan yang berlaku serta tidak melenceng dari batas kewajaran.

    Cara paling mudah untuk mendapatkan hubungan yang sehat adalah saling mengenal dengan keluarga masing-masing.

    Hal umum yang diketahui bahwa pria cenderung takut untuk bertemu keluarga pacarnya, khususnya bertemu dengan ayah dari sang pacar.

    Hal tersebut dikarenakan sang pria takut jika ayah wanitanya menanyakan hal yang serius, seperti masalah pekerjaan atau hal yang menjurus ke pernikahan.

    Kadang juga, tak sedikit pria merasa takut jika nantinya ayah dari pacar tidak menyukainya karena beberapa alasa.

    Dengan begitu, sebuah kekhawatiran pun muncul, yakni hubungan mereka tidak mendapatkan restu yang akan menjadi momok dalam pikiran pria.

    Padahal, jika pria memang benar-benar sayang kepada pacarnya, ia tidak akan pernah ragu ataupun merasa takut jika dituntut untuk bertemu ayah dari wanita idamannya.

    Bagaimana tidak, justru dengan memiliki sifat gentle seperti itu, memberikan nilai positif bagi seorang pria.

    Untuk apa takut jika tidak melakukan kesalahan? Lantas, jika memang serius, mengapa tidak sampai nyali untuk sekedar berbincang hangat?

    Dengan penjabaran tersebut, bisa diambil kesimpulan ringan bahwa jika seorang pria takut bertemu orang tua karena pertanyaan yang lebih serius, maka cintanya juga perlu dipertanyakan.

    Sebab, ketika hati sudah mantap dan membulatkan tekad untuk hidup bersama, harusnya seorang pria senang dan justru menunjukkan antusiasnya, bukan malah menunda-nunda seakan bersembunyi di balik tubuh wanita.

    Untuk itu, cintailah orang yang benar-benar mencintai kita karena dalam cinta, ada sebuah etika yang tidak bisa ditawar, yakni keseriusan.