Tag: pedagogik

  • Apakah ada kesesuaian antara materi yang diberikan di PPG dan materi ujian?

    Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah salah satu langkah penting dalam pembentukan guru yang profesional dan kompeten.

    Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan pedagogik, memperdalam pemahaman materi ajar, serta membentuk karakter sosial dan kepribadian yang dibutuhkan oleh seorang pendidik.

    Selama masa pendidikan, peserta PPG menerima berbagai materi yang terstruktur dengan baik, meliputi teori dan praktik yang berkaitan langsung dengan tugas mereka sebagai guru.

    Namun, ketika tiba pada tahap ujian sertifikasi, muncul pertanyaan: Apakah ada kesesuaian antara materi yang diberikan di PPG dan materi ujian?

    Materi yang diajarkan selama PPG memang disesuaikan dengan kompetensi yang akan diuji dalam ujian sertifikasi.

    Tujuan dari pelatihan PPG adalah untuk memastikan bahwa guru memiliki kemampuan mengajar yang memadai serta pemahaman mendalam tentang kurikulum dan metodologi pembelajaran yang diujikan

    Sehingga secara umum ada kesesuaian antara materi yang diberikan di Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan materi ujian.

    Materi yang diajarkan selama PPG dirancang untuk mempersiapkan peserta dalam menghadapi ujian dengan fokus pada kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang relevan dengan profesi guru.

    Namun, beberapa peserta mungkin merasa ada perbedaan dalam tingkat kedalaman atau cara penyajian materi ujian, tergantung pada pendekatan pembelajaran yang diterima selama pelatihan.

    Idealnya, peserta diharapkan mempelajari dan memahami materi secara menyeluruh agar siap menghadapi ujian.

    Meskipun demikian, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi persepsi kesesuaian antara materi PPG dan ujian, seperti metode pengajaran, kurikulum yang disampaikan, serta pengalaman dan latar belakang peserta.

    Sebagian peserta mungkin merasa materi ujian lebih menantang atau berbeda dari yang diharapkan karena soal ujian sering kali dirancang untuk menguji pemahaman mendalam dan penerapan praktis, bukan sekadar hafalan teori.

    Oleh karena itu, penting bagi peserta PPG untuk tidak hanya bergantung pada materi yang diberikan, tetapi juga memperluas pemahaman melalui studi mandiri, diskusi, dan latihan soal.

    Dengan pendekatan yang komprehensif ini, peserta akan lebih siap menghadapi variasi dalam ujian dan lebih mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan selama pelatihan PPG.

  • 10 Pengertian Kompetensi Pedagogik Menurut Para Ahli

    10 Pengertian Kompetensi Pedagogik Menurut Para Ahli

    Dalam dunia pendidikan, peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan proses pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

    Untuk dapat menjalankan tugas tersebut secara efektif, seorang guru dituntut memiliki sejumlah kompetensi profesional, salah satunya adalah kompetensi pedagogik.

    Kompetensi ini berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik, merancang strategi pembelajaran, melaksanakan pengajaran yang mendidik, serta mengevaluasi hasil belajar secara objektif.

    Dengan memiliki kompetensi pedagogik yang baik, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang optimal serta membantu peserta didik mengembangkan potensi terbaiknya.

    Kompetensi Pedagogik Menurut Para Ahli

    Untuk memahami secara lebih mendalam apa yang dimaksud dengan kompetensi pedagogik, sejumlah pakar pendidikan telah mengemukakan definisinya berdasarkan sudut pandang keilmuan dan pengalaman praktis.

    Setiap definisi menyoroti aspek-aspek penting dari kemampuan pedagogik, mulai dari pemahaman peserta didik, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang interaktif dan dialogis, hingga evaluasi dan pengembangan potensi siswa.

    Keragaman pandangan ini memberikan gambaran yang lebih luas tentang cakupan dan kedalaman kompetensi pedagogik yang ideal dimiliki oleh seorang guru.

    Berikut ini beberapa pengertian kompetensi pedagogik menurut para ahli yang dapat menjadi referensi dalam memahami konsep tersebut secara lebih komprehensif.

    1. Menurut Dageng (1989:3)

    Pengertian kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam menjalankan kegiatannya untuk mengembangkan prosedur-prosedur pengajaran yang dapat memudahkan belajar siswa, berdasarkan prinsip dan/atau teori yang telah dikembangkan oleh ilmuan pengajaran.

    2. Menurut Mulyasa (2013:56)

    Definisi kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam pengelolaan peserta didik saat berlangsung pembelajaran.

    3. Menurut Sagala (2010: 24)

    Kompetensi pedagogik adalah prioritas guru untuk selalu meningkatkan kemampuannya yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan melakasanakan tugas guru, yakni proses belajar mengajar yang baik.

    4. Menurut Susilo (2011, hlm. 115)

    Menjelaskan bahwa Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik, meliputi: menyiapkan perangkat pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.

    5. Dalam Standar Nasional Pendidikan

    Penjelasan Pasal 28 ayat (3) butir a mengemukakan bahwa kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

    6. Menurut Hendayana, ett all (2007, hlm. 6)

    Menyatakan bahwa kompetensi pedagogik yaitu kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi:

    1) pemahaman terhadap peserta didik,
    2) perancangan dan pelaksanaan pembelajaran,
    3) evaluasi pembelajaran, dan
    4) pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagao potensi yang dimilikinya.

    7. Menurut Syaiful Sagala (2009, hlm. 158-159)

    Kompetensi pedagogik adalah kemampuan pendidik menciptakan suasana dan pengalaman belajar bervariasi dalam pengelolaan peserta didik yang memenuhi kurikulum yang disiapkan.

    8. Menurut Suparian (2011)

    Kompetensi pedagogik adalah kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan pengelolaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis.

    Kompetensi pedagogik adalah kompetensi yang terkait dengan penguasaan tentang teori belajar mengajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.

    9. Menurut Suprihatiningrum (2013)

    Kompetensi pedagogik adalah kemampuan yang berkaitan dengan pemahaman siswa dan pengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis.

    Kompetensi ini mencakup kemampuan pemahaman terhadap siswa, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan anak untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

    10. Menurut Rohman (2009)

    Pengertian kompetensi pedagogik adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh pendidik di sekolah dalam mengelola interaksi pembelajaran bagi peserta didik.

  • 7 Pengertian Pedagogik Menurut Para Ahli

    7 Pengertian Pedagogik Menurut Para Ahli

    Dalam dunia pendidikan, istilah pedagogik memegang peran penting sebagai dasar keilmuan yang mengarahkan proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.

    Kata pedagogik sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni “paedos” yang berarti anak laki-laki, dan “agogos” yang berarti mengantar atau membimbing.

    Secara historis, istilah ini merujuk pada peran seorang pendamping atau pengantar anak ke sekolah pada zaman Yunani kuno.

    Seiring perkembangan zaman, makna pedagogik mengalami perluasan, tidak lagi hanya sebagai aktivitas mengantar secara fisik, tetapi menjadi sebuah ilmu yang membahas cara membimbing, mengajar, dan mendidik anak menuju kedewasaan dan kemandirian.

    Pedagogik kini menjadi cabang ilmu pendidikan yang sangat luas, mencakup aspek filosofis, psikologis, sosiologis, hingga metodologis dalam proses pengajaran.

    Pengertian Pedagogik Menurut Para Ahli

    Untuk memahami konsep pedagogik secara lebih mendalam, berbagai ahli pendidikan telah memberikan definisi berdasarkan sudut pandang dan pendekatan keilmuan yang berbeda.

    Ada yang menekankan aspek praktik mendidik, ada pula yang lebih fokus pada pemikiran teoritis dan reflektif mengenai proses pendidikan.

    Berbagai pandangan ini memperkaya pemahaman kita tentang pedagogik, tidak hanya sebagai kegiatan mengajar, tetapi juga sebagai proses membimbing manusia secara utuh menuju kehidupan yang bermakna.

    Berikut ini adalah beberapa pengertian pedagogik menurut para ahli yang dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai hakikat ilmu ini.

    1. Prof. Dr. J. Hoogveld

    Pedagogik adalah ilmu yang mempelajari masalah membimbing anak ke arah tujuan tertentu, yaitu
    supaya ia kelak mampu secara mandiri menyelesaikan tugas hidupnya.

    2. Langeved (1980)

    Pengertian pedagogik artinya dengan ilmu mendidik, lebih menitik beratkan kepada pemikiran, perenungan tentang pendidikan.

    3. Suwarno

    Istilah pedagogi berarti pendidikan, yang lebih menekankan kepada praktek, menyangkut kegiatan mendidik, kegiatan membimbing anak.

    Pedagogik merupakan suatu teori yang secara teliti, kritis dan objektif mengembangkan konsep-konsepnya mengenai hakekat manusia, hakekat anak, hakekat tujuan pendidikan serta hakekat proses pendidikan.

    4. Menurut Kurniasih dalam Padila dan Lestari (2017 hlm 15)

    Bahwa tujuan pedagogik adalah memanusiakan manusia, dan menjadikan seseorang menjadi dewasa untuk kebahagiaannya dalam menjalani kehidupan dimasa yang akan datang dan menjadikan seseorang menjalani hidup dengan bahagia.

    5. Lohithakshan (2009: 296)

    Teori dan praktik tentang mengajar anak, yang mana di dalamnya termasuk filsafat, sosiologi, psikologi, dan metodologi yang berkaitan dengan mengajajar anak seperti kurikulum, organisasi dan manajemen sekolah.

    6. Saleh (2006: 7)

    Pedagogik adalah pada pemikiran dan perenungan terhadap pendidikan termasuk teori-teorinya. Kedua-duanya berkaitan erat dan sulit untuk dipisahkan permasalahannya.

    7. Sudarwan Danim (2010, 48 – 49)

    Ada tiga isu terkait dengan penggunaan istilah pedagogi, yakni

    (1) pedagogi merupakan sebuah proses yang bertujuan, dalam makna umum istilah pedagogik digunakan untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan praktik mengajar anak-anak,
    (2) banyak pekerjaan “pedagogi sosial” yang telah digunakan untuk menggambarkan prinsip prinsip mengajar anak-anak dan kaum muda, dan
    (3) pengertian pedagogi telah dipahamidan dominan mewarnai proses pembelajaran dalam konteks sekolah.