Dalam dunia pendidikan, istilah pedagogik memegang peran penting sebagai dasar keilmuan yang mengarahkan proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
Kata pedagogik sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni “paedos” yang berarti anak laki-laki, dan “agogos” yang berarti mengantar atau membimbing.
Secara historis, istilah ini merujuk pada peran seorang pendamping atau pengantar anak ke sekolah pada zaman Yunani kuno.
Seiring perkembangan zaman, makna pedagogik mengalami perluasan, tidak lagi hanya sebagai aktivitas mengantar secara fisik, tetapi menjadi sebuah ilmu yang membahas cara membimbing, mengajar, dan mendidik anak menuju kedewasaan dan kemandirian.
Pedagogik kini menjadi cabang ilmu pendidikan yang sangat luas, mencakup aspek filosofis, psikologis, sosiologis, hingga metodologis dalam proses pengajaran.
Pengertian Pedagogik Menurut Para Ahli
Untuk memahami konsep pedagogik secara lebih mendalam, berbagai ahli pendidikan telah memberikan definisi berdasarkan sudut pandang dan pendekatan keilmuan yang berbeda.
Ada yang menekankan aspek praktik mendidik, ada pula yang lebih fokus pada pemikiran teoritis dan reflektif mengenai proses pendidikan.
Berbagai pandangan ini memperkaya pemahaman kita tentang pedagogik, tidak hanya sebagai kegiatan mengajar, tetapi juga sebagai proses membimbing manusia secara utuh menuju kehidupan yang bermakna.
Berikut ini adalah beberapa pengertian pedagogik menurut para ahli yang dapat memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai hakikat ilmu ini.
1. Prof. Dr. J. Hoogveld
Pedagogik adalah ilmu yang mempelajari masalah membimbing anak ke arah tujuan tertentu, yaitu
supaya ia kelak mampu secara mandiri menyelesaikan tugas hidupnya.
2. Langeved (1980)
Pengertian pedagogik artinya dengan ilmu mendidik, lebih menitik beratkan kepada pemikiran, perenungan tentang pendidikan.
3. Suwarno
Istilah pedagogi berarti pendidikan, yang lebih menekankan kepada praktek, menyangkut kegiatan mendidik, kegiatan membimbing anak.
Pedagogik merupakan suatu teori yang secara teliti, kritis dan objektif mengembangkan konsep-konsepnya mengenai hakekat manusia, hakekat anak, hakekat tujuan pendidikan serta hakekat proses pendidikan.
4. Menurut Kurniasih dalam Padila dan Lestari (2017 hlm 15)
Bahwa tujuan pedagogik adalah memanusiakan manusia, dan menjadikan seseorang menjadi dewasa untuk kebahagiaannya dalam menjalani kehidupan dimasa yang akan datang dan menjadikan seseorang menjalani hidup dengan bahagia.
5. Lohithakshan (2009: 296)
Teori dan praktik tentang mengajar anak, yang mana di dalamnya termasuk filsafat, sosiologi, psikologi, dan metodologi yang berkaitan dengan mengajajar anak seperti kurikulum, organisasi dan manajemen sekolah.
6. Saleh (2006: 7)
Pedagogik adalah pada pemikiran dan perenungan terhadap pendidikan termasuk teori-teorinya. Kedua-duanya berkaitan erat dan sulit untuk dipisahkan permasalahannya.
7. Sudarwan Danim (2010, 48 – 49)
Ada tiga isu terkait dengan penggunaan istilah pedagogi, yakni
(1) pedagogi merupakan sebuah proses yang bertujuan, dalam makna umum istilah pedagogik digunakan untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan praktik mengajar anak-anak,
(2) banyak pekerjaan “pedagogi sosial” yang telah digunakan untuk menggambarkan prinsip prinsip mengajar anak-anak dan kaum muda, dan
(3) pengertian pedagogi telah dipahamidan dominan mewarnai proses pembelajaran dalam konteks sekolah.









