Tag: seni

  • Pengertian Seni Rupa Terapan Dan Contohnya

    Pengertian Seni Rupa Terapan Dan Contohnya

    Pengertian Seni Rupa Terapan

    Seni rupa terapan adalah benda dari hasil karya seni rupa yang berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Definisi lain seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dibuat dengan sengaja untuk membantu aktivitas manusia.

    Seni rupa terapan ini terbagi menjadi dua, yakni seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi.

    Karya seni rupa terapan dua dimensi (dwimatra)

    Karya seni rupa terapan dua dimensi, yaitu karya seni rupa yang mempunyai ukuran panjang dan lebar dan hanya bisa dilihat dari satu arah. Misalnya: wayang kulit, tenun, bordir, dan batik.

    Karya seni rupa terapan tiga dimensi (trimatra)

    Karya seni rupa terapan tiga dimensi, yaitu karya seni rupa yang dapat dilihat dari segala arah dan memiliki volume (ruang). Misalnya: Teknik cetak, Teknik pahat/ukir, Teknik tempa, Teknik anyaman.

    Jenis Seni Rupa Terapan

    Adapun jenis seni rupa terapan yang ada di kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

    1. Arsitektur

    Arsitektur adalah salah satu jenis seni terapan yang berfungsi untuk merancang bangunan, baik secara fungsi maupun estetikanya. Contohnya seperti rumah, tempat ibadah, tempat kerja, dan sebagainya.

    2. Ilustrasi

    Seni ilustrasi adalah karya berbentuk gambar atau foto, fungsinya untuk menjelaskan suatu naskah. Dalam praktiknya, seni ilustrasi bisa kita jumpai pada koran, majalah, buku, poster, dan sebagainya.

    3. Kriya

    Seni kriya adalah ketrampilan tangan yang berfungsi untuk membantu aktivitas kehidupan sehari-hari. Contoh dari seni terapan kriya seperti piring, teko, vas, asbak, dan sebagainya.

    4. Dekorasi

    Seni dekorasi merupakan jenis seni terapan yang berfungsi untuk merias ruangan menjadi lebih indah. Misalnya ketika pada acara pernikahan, pameran dan acara lainnya.

    5. Grafis

    Seni terapan grafis atau desain termasuk ke dalam seni rupa yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi. Proses pembuatannya menggunakan teknik cetak, seperti brosur, desain kemasan, dan sebagainya.

  • 6 Fungsi Seni Tari di Sekolah Dasar

    6 Fungsi Seni Tari di Sekolah Dasar

    Fungsi Seni Tari di Sekolah Dasar

    Menurut Purwatiningsih & Harini, Ninik (1999) pendidikan seni tari di SD mempunyai fungsi membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, memberi perkembangan estetik dan membantu penyempurnaan kehidupan.

    Oleh karena itu pendidikan seni tari di SD tidak berupa latihan-latihan untuk menjadikan anak-anak SD menjadi penari jaipong, penari topeng, kuda lumping atau penari-penari lain yang terkenal.

    Walaupun ada diantara anak-anak Sekolah Dasar yang memiliki bakat untuk menjadi penari yang baik, tetapi itu bukan merupakan tujuan yang utama. Bakat itu dapat dibina tersendiri.

    1. Seni Tari meningkatkan pertumbuhan fisik, mental dan estetik

    Jenis pengalaman seni untuk meningkatkan pertumbuhan fisik ditunjukkan dengan perkembangan motorik anak dalam gerak-gerak bebas dalam menari.

    Kegiatan semacam ini memberikan kesempatan fisik untuk tumbuh sempurna dan secara langsung mental juga berkembang.

    Karena kegiatan-kegiatan dalam melakukan gerak-gerak tari juga mekibatkan kesadaran estetik, maka pertumbuhan estetik juga mendapat kesempatan untuk tumbuh.

    Misalnya gerak-gerak yang dilakukannya setelah anak-anak SD kelas rendah melihat gerak-gerak binatang, contohnya kupu.

    Anak akan mencoba menirukan gerak sayap kupu yang sedang bergerak terbang dengan caranya sendiri.

    Ada yang dengan tangan terlentang digerakkan naik turun, ada yang ditekuk dan kemudian digerakkkan naik turun.

    Berlangsungnya kegiatan ini telah melibatkan proses mental visualisasi hasil pengamatan yang sekaligus menjadi pengalaman yang bersifat estetik.

    2. Seni Tari memberikan sumbangan ke arah sadar diri

    Melalui kegiatan seni tari keunikan anak akan terbina, karenanya anak dapat mengenali dirinya sendiri dengan baik.

    Dengan demikian “self” anak dapat berkembang, dan ini menyebabkan tumbuhnya inisiatif, kemampuan mengkritik, kepemimpinan dan kreasi.

    Anak merasakan keberadaanya memiliki arti. Terutama jika dia diberi peran tertentu dalam suatu kegiatan artistik/estetik.

    Misal dalam diskusi kecil antar teman tentang sebuah gerak binatang berpasangan, mereka akan aktif dan saling memberikan sumbangan pikiran.

    Anak juga merasakan akibat-akibat dari perbuatannya sehingga inisiatif untuk mencari bentuk-bentuk yang lain yang dirasakan lebih baik, akan selalu dilakukan.

    Proses ini menjadi dasar untuk kemampuan mengkritik dan memimpin.

    3. Seni Tari membina imajinasi kreatif

    Imajinasi kreatif itu sangat visual bagi anak (anak usia sekolah dasar).

    Oleh karena itu setiap usaha pendidikan kearah menumbuh-kembangkan imajinasi kreatif merupakan usaha yang sangat baik.

    Dalam hubungan ini seni tari-drama menjadi penting, karena seni tari-drama selalu memberikan kesempatan berimajinasi kreatif.

    Contohnya seorang anak SD akan selalu berkhayal bahwa dia akan menjadi tokoh yang kuat, disegani sehingga dalam imajinasinya dia dapat mengalahkan musuh-musuhnya dengan mudah.

    Gerak-gerak dan mimik yang dilakukan sangat menggambarkan kuatnya suatu imajinasi tertentu.

    Jika diberi kesempatan menirukan gerak binatang buas, dia akan benar-benar berkhayal seandainya aku menjadi harimau.

    Kegiatan-kegiatan bermain dalam aneka gerak akan membina imajinasi mereka sehingga secara langsung akan berkembang.

    4. Seni Tari memberi sumbangan ke arah pemecahan masalah

    Pemecahan masalah merupakan hal yang penting dalam pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

    Seni tari-drama memberi sumbangan terhadap perkembangan pemecahan masalah.

    Dalam aktivitas seni tari-drama anak anak SD dapat memunculkan gagasan-gagasannya yang menjadi benar-benar konkrit.

    Motivasi guru memang sangat diperlukan agar anak anak selalu dapat menyelesaikan pesoalaan sendiri.

    Jika belum dapat, dianjurkan agar diselesaikan.

    5. Seni Tari memurnikan cara berpikir, berbuat dan menilai

    Melalui kegiatan seni tari, kehidupan siswa SD dapat diperkaya melalui proses penjelajahan yang terus menerus.

    Selama proses penjelajahan tersebut, dibutuhkan penyusunan pengalaman secara kreatif dan sensitif.

    Jika siswa SD bermain, aktivitas mereka juga melibatkan pikiran.

    Jika mereka menirukan gerak alam atau binatang, mereka juga berpikir bahwa gerak-gerak yang dilakukan seperti apa yang mereka amati.

    6. Seni Tari memberikan sumbangan kepada perkembangan kepribadian

    Pada dewasa ini penilaian terhadap keberhasilan pendidikan dilihat pada ada tidaknya perkembangan kepribadian.

    Karena kepribadian dipandang penting dalam suatu kehidupan.

    Ekspresi bebas dalam masyarakat yang merupakan penyesuaian emosional itu pada akhirnya mematangkan kepribadian.

    Usaha-usaha mematangkan kepribadian dalam seni tari-drama dapat dilakukan guru dengan cara membantu penyesuaian rasa emosionalnya.

    Membantu menghilangkan perasaan terikat, membantu menghilangkan perasaaan takut, membantu menekan kekecewaan, memberikan kepercayaan serta mendorong anak agar selalu berbuat positif.

    Hal-hal tersebut dapat dilakukan lewat semua kegiatan pembelajaran senitari-drama.

    Sebagai contoh ada siswa SD yang takut jika melakukan gerak. Hal ini perlu disiasati guru, agar siswa tersebut tidak menjadi lebih takut.

    Misalnya akibat diminta memperagakan gerak tari didepan kelas. Tentu diperlukan siasat-siasat tertentu untuk mengatasi hal itu.

    Misalnya memperagakan gerak dengan temannya terlebih dahulu.

    Dalam perkembangannya dapat diungkap di sini bahwa kegiatan seni tari-drama yang dapat mengobati kekcewaan, menghilangkan rasa takut tersebut, akan dapat berfungsi sebagai sarana penyembuhan atau terapi.

    Pada perkembangan berikutnya siswa kemudian dapat menyesuaikan diri, dengan kepribadian yang makin matang.

  • Pengertian Kolase dan Jenisnya

    Pengertian Kolase dan Jenisnya

    Pengertian Kolase

    Kata kolase, yang dalam bahasa Inggris disebut “collage” berasal dari kata”coller” dalam bahasa Prancis, yang berarti “merekat”.

    Selanjutnya kolase dipahami sebagai sebuah teknik seni menempel berbagai macam materi selain cat, seperti kertas, kain, kaca, logam, dan sebagainya, atau dikombinasikan dengan penggunaan cat atau teknik lainnya.

    Kolase adalah sebuah teknik menempel berbagai macam unsure ke dalam satu frame sehingga menghasilkan karya seni yang baru.

    Dengan demikian, kolase adalah karya seni rupa yang dibuat dengan cara menempelkan bahan apa saja kedalam satu komposisi yang serasi sehingga menjadi satu kesatuan karya.

    Jenis Kolase

    Karya kolase dapat dibedakan menjadi beberapa segi, yaitu segi fungsi, matra, corak dan material

    1). Menurut Fungsi

    Dari segi fungsi, kolase dikelompokkan menjadi dua, yaitu seni murni (fine art) dan seni pakai (applied art).

    Seni murni adalah suatu karya seni yang dibuat semata mata untuk memenuhi kebutuhan artistic.

    Orang menciptakan karya seni murni, umumnya, untuk mengekspresikan cita rasa estetis.

    Dan, kebebasan berekspresi dalam seni murni sangat diutamakan. Sedangkan, seni terapan atau seni pakai(applied art) adalah karya seni rupa yang dibuat buntuk memenuhi kebutuhan praktis.

    Aplikasi seni terapan umumnya lebih menampilkan komposisi dengan kualitas artistic yng bersifat dekoratif

    2). Menurut Matra

    Berdasarkan matra , jenis kolase dapat dibagi dua, yaitu kolase pada permukaan bidang dua dimensi (dwimatra) dan kolase pada permukaan bidang tiga dimensi (trimatra).

    3). Menurut Corak

    Menurut coraknya, wujud kolase dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu representative dan nonrepresentatif.

    Representative artinya menggambarkan wujud nyata yang bentuknya masih dikenali.

    Sedangkan nonrepresentatif artinya dibuat tanpa menampilkan bentuk yang nyata, bersifaat abstrak, dan hanya menampilkan komposisi unsure visual yang indah.

    4). Menurut Material

    Material (bahan) apapun dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kolase asalkan ditata menjadi komposisi yang menarik atau unik.

    Berbagai material kolase tersebut akan direkatkan pada beragam jenis permukaan, seperti kayu, plastic, kertas, kaca, keramik, gerabah, karton, dan sebagainya asalkan relative rata atau memungkinkan untuk ditempeli.

    Secara umum bahan baku kolase dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: bahan-bahan alam (daun, ranting, bunga kering, kerang, biji-bijian, kulit, batu-batuan dan lain-lain), dan bahan-bahan bekas sintesis (plastic, seraat sintesis, logam, kertas bekas, tutup botol, bungkus permen/cokelat, kain perca dan lain-lain).

  • Kritik Musik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contoh

    Kritik Musik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contoh

    Pengertian Kritik Musik

    Kritik musik adalah hasil analisa atau evaluasi terhadap suatu karya musik dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, dan membantu memperbaiki karya tersebut.

    Kritik sendiri berasal berasal dari kata Yunani “Krinein” yang artinya memisahkan, merinci.

    Dalam melakukan kritik musik harus ada obyek yang dikritik dan ada pihakyang mengkritik, yang disebut kritikus.

    Obyek yang dikritik dalam musik adalah karya musik yang sedang dicermati.

    Karya musik itu umumnya memiliki gagasan (keindahan) bunyi atau pesan yang ingin disampaikan oleh penciptanya.

    Fungsi Kritik Musik

    Fungsi kritik adalah untuk menjadi jembatan komunikasi antara seniman dan pengamat yang sering mengalami hambatan dalam mengapresiasi karya seniman.

    Kritik musik dapat menambah pemahaman bagi pencipta, pelaku atau penyaji musik dan bagi masyarakat musik itu sendiri.

    Secara umum fungsi kritik musik adalah sebagai berikut :

    • Pengenalan karya musik dan memperluas wawasan masyarakat.
    • Jembatan antara pencipta, penyaji, dan pendengar.
    • Eevaluasi diri bagi pencipta dan penyaji musik.
    • Pengembangan mutu karya musik.

    Tujuan Kritik Musik

    Menurut Sem C. Bangun, tujuan kritik seni adalah evaluasi seni, apresiasi seni, dan pengembangan seni ke taraf yang lebih kreatif dan inovatif.

    Artinya, dengan adanya koreksi yang bersifat evaluasi atas karya dan penyajiannya oleh kritikus, masyarakat dan pelaku seni memiliki apresiasi terhadap karya musik.

    Dengan demikian diharapkan akan ada inovasi dan peningkatan mutu karya musik di masa yang akan datang.

    Penyajian Kritik Musik

    Ada 4 hal pokok dalam kegiatan penyajian yang sudah umum digunakan pada kritik seni yaitu: deskripsi, analisis, interpretasi, dan evaluasi.

    1. Deskripsi

    Hal yang paling mendasar adalah penyajian fakta yang bersumber langsung dari karya musik yang dianalisis.

    Penyajian fakta ini berupa pernyataan elemen dan warna bunyi yang digunakan. Faktor-faktor pendukung penyajian juga termasuk bagian deskripsi.

    Pada tahap ini dinyatakan secara lengkap bagaimana elemen atau unsur-unsur tersebut diperlakukan dalam penyajian musik.

    2. Analisis

    Adalah uraian berupa penjelasan hal-hal yang penting dari unsur nada, melodi, harmoni, ritme, dan dinamika musik.

    Unsur-unsur tersebut dinyatakan pada bagian mana pentingnya dalam mendukung penuangan atau penyajian gagasan.

    Inilah tahap menyatakan mutu suatu karya musik berdasarkan analisis unsur-unsur penyajiannya.

    Pengetahuan teknis dan pengalaman musikal kritikus sangat diperlukan pada tahap ini.

    3. Interpretasi

    Dalam interpretasi dinyatakan pula bagaimana tingkat ketercapaian nilai artisitik suatu penyajian musik dengan gagasan serta maksud dari pertunjukan tersebut.

    Membandingkan dengan karya sejenis dapat menjadi faktor pertimbangan dalam tahap Kesemuanya itu dijabarkan dalam interpretasi.

    Tahap ini dapat dikatakan sebagai pendekatan induktif karena dimulai dari hal-hal yang ada dalam suatu karya musik, bukan dari hukum-hukum yang bersifat umum (deduktif).

    4. Evaluasi

    Inilah tahap yang cukup penting dalam kritik musik karena kritikus akan menyatakan pendapatnya atas penyajian suatu musik.

    Pendapat yang dimaksud bukan pendapat pribadi tanpa dasar.

    Dasar pernyataan dalam evaluasi adalah hasil dari deskripsi dan analisis yang ditunjang interpretasi.

    Pernyataan yang pokok dalam tahap evaluasi adalah kebaikan atau kegagalan suatu penyajian musik.

    Kebaikan atau kekurangan merupakan pertimbangan atas gagasan dengan ketercapaian dalam penyajian musik.

    Pernyataan kebaikan, berupa kelebihan-kelebihan yang ditemukan atau sebaliknya akan membangun pemahaman peningkatan penyajian karya musik.

    5. Penyajian Kritik Musik

    Penyajian kritik musik dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Penyajian secara tulisan disusun seperti urutan penyaian di atas.

    Pada awal tulisan perlu kiranya ditambahkan bagian pendahuluan. Dengan demikian penyajian kritik dalam bentuk tulisan meliputi:

    • Pendahuluan
    • Deskripsi
    • Analsis
    • Interpretasi
    • Evaluasi

    Bagian pendahuluan berisi tentang identitas musik yang akan dikritisi, seperti nama penulis atau pencipta musiknya, judul karya, nama penyajinya dan lain-lain yang dianggap perlu untuk diketahui oleh pembaca.

    Dalam hal musik vokal, lirik lagu termasuk bagian yang tidak terpisahkan dalam analisis kritik musik.

    Lirik lagu karena berbasis bahasa maka dapat dianalsisis makna yang terkandung di dalamnya. Makna lirik lagu mencakup makna denotatif dan konotatif.

    Contoh Kritik Musik

    Orang Gila ( Iwan Fals )

    Orang gila di lampu penyeberangan, jam dua malam
    Lewat pada saat lampu sedang merah, tepat di tengah-tengah zebra cross
    Irama langkahnya tidak berubah, seperti lagu lama
    Yang aku dengar menuju pulang, sendirian

    Orang gila di lampu penyeberangan, rambutnya gimbal
    Kumis dan jenggotnya jarang-jarang, membawa gendolan
    Atau gombalan, atau makanan
    melangkah terus lurus ke depan, melangkah terus lurus ke depan

    Reff:

    Orang gila di lampu penyeberangan, Apa kabar?
    Aku sapa kamu diam, tersenyum tidak menangis tidak
    Kamu sapa siapa saja selamat malam…selamat malam…

    1. Deskripsi

    Lagu “Orang Gila“ karya Iwan Fals dibuka dengan intro dari perkusi. Kemudian perlahan masuk vokal Iwan Fals yang langsung bernyanyi dengan oktaf tinggi.

    Instrument musik yang digunakan antara lain: keyboard, gitar akustik, gitar listrik, bass, drum, perkusi set.

    Pada lagu ini Iwan Fals banyak bernyanyi dengan range vocal yang tinggi dan berteriak. Ini adalah ciri khas dan karakter bernyanyi dari seorang Iwan Fals.

    2. Analisis

    Tema dari lagu ini adalah perasaan seseorang ketika berjumpa dengan orang gila di tengah malam.

    Rupa serta tingkah orang gila ini dituangkan ke dalam syair lagu. Syair yang dibuat oleh Iwan Fals sangat sederhana tetapi memiliki makna yang dalam.

    Ia dapat melukiskan perjumpaannya dengan orang gila dengan kalimat yang indah, tanpa ada kesan ketakutan atau jengkel.

    Semua yang digambarkan dari lirik lagu ini sangat sesuai dengan apa yang penulis bayangkan tentang seseorang yang tidak waras.

    Kreativitas dari keseluruhan personel band Iwan Fals sangat bagus dan hebat. Ekspresi Iwan Fals sangat terbaca pada lagu ini.

    Dan hal ini memang salah satu kepiawaian seorang Iwan, selalu bernyanyi dengan penuh penghayatan dan perasaan.

    3. Interpretasi

    Pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini adalah kedamaian juga dapat dirasakan oleh orang yang tidak waras sekalipun.

    Ada kritik sosial yang tersirat, yaitu mengapa kita yang memiliki jiwa dan kehidupan sosial yang normal tidak bisa menikmati hidup yang tenang dan tentram, padahal orang gila saja bisa.

    4. Evaluasi

    Kritik seni dalam lagu ini ialah kritik Jurnalistik, karena ada informasi dan pesan yang disampaikan didalam lagu ini.

    Lagu ini bercorak ekspresionis. Di dalam lagu ini terdapat pesan moral dari tingkah-laku orang gila yang ditangkap oleh penulis lagu.

    Kelebihan lagu ini adalah setiap orang bisa menangkap secara langsung apa yang ingin disampaikan oleh Iwan Fals.

    Harmonisasi pada lagu ini cukup baik. Instrumen dan vokal menyatu sehingga harmonisasi sangat terjaga.

  • 6 Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    6 Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    Pengertian Tipografi

    Tipografi adalah suatu teknik memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, guna meningkatkan kenyamanan pembaca.

    Tipografi berasal dari bahasa Yunani yaitu typos (mould, impression, shape) dan graphein (writing, carving).

    Tipografi merupakan seni dan teknik dalam menyeleksi dan mengatur font type, point size, line lengths, line leading, character spacing, dan word spacing untuk ditampilkan dalam suatu aplikasi media.

    Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

    Berikut adalah pengertian typography menurut beberapa para pakar atau ahli:

    1. Roy Brewer

    Tipografi adalah pengaturan dan tata letak halaman atau cetakan pada definisi sempit hanya pemilihan dan berbagai masalah yang berkaitan dengan pengaturan huruf (kalimat), tidak termasuk ilustrasi dan elemen yang lain, hilangnya Surat pada lembar yang digunakan.

    2. Dendi Sudiana

    Tipografi menurut Dendi Sudiana adalah elemen grafis yang paling mudah dibaca. Tetapi melalui kata-kata yang terdiri dari surat untuk surat, mereka mengarahkan pembaca untuk memahami pesan atau ide.

    3. Danton Sihombing

    Tipografi menurut Danton Sihombing adalah representasi visual dari bentuk komunikasi verbal, visual, dan efektif.

    4. Stanley Marrison

    Pengertian Tipografi menurut Stanley Marrison adalah kemampuan untuk mengelola materi cetak dengan baik untuk tujuan tertentu. Bagaimana mengatur tulisan, ruang dan memelihara surat untuk membantu pembaca memahami teks.

    Tipografi adalah salah satu cara untuk membuat tulisan benar-benar bermanfaat dan itu bisa mencapai hasil estetika karena suka pola, jarang tujuan utama.

    5. Idarmadi

    Typografi adalah sebuah seni penggunaan jenis huruf. Dan adalah sebuah seni yang cukup rumit, apalagi kerumitannya ditambah dengan medium design web yang terbatas tetapi adalah element yang sangat penting dalam komunikasi dengan para pengunjung.

    6. Manuale Typographicum

    Typography can defined an art of selected right type printing in accordance with specific purpose ; of so arranging the letter, distributing the space and controlling the type as to aid maximum-the-reader’s.

    Dari pengertian di atas, memberikan penjelasan bahwa tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan khusus, sehingga akan menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan-membaca-semaksimal-mungkin.

  • Tenun Ulap Doyo, Warisan Budaya Dayak yang Memesona

    Tenun Ulap Doyo, Warisan Budaya Dayak yang Memesona

    Bicara tentang tradisi dan budaya, Indonesia adalah rajanya. Bagaimana tidak, negeri kita tercinta ini memiliki lebih dari 1.300 suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

    Namun, kendati Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, tapi tidak semua berhasil dilestarikan hingga akhirnya hilang ditelan peradaban.

    Maka dari itu, tugas kita sebagai generasi muda adalah menjaga serta melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia.

    Dari sekian banyak budaya yang jarang terekspos, ada satu yang berasal dari pedalaman Kalimantan, tepatnya di wilayah Tanjung Isuy, Jempang, Kutai Barat.

    Di sini, ada sebuah produk tekstil tradisional yang sering disebut Tenun Ulap Doyo, yaitu jenis tenun ikat berbahan serat daun doyo (Curliglia latifolia).

    Selain sebagai warisan budaya, Ulap Doyo juga sekaligus menjadi identitas bagi suku Dayak Benuaq yang menghuni wilayah setempat.

    Proses Pembuatan Tenun Ulap Doyo

    Menurut informasi yang dihimpun, material yang digunakan untuk membuat Ulap Doyo adalah daun doyo, tanaman sejenis pandan yang tumbuh liar di hutan wilayah Kutai Barat.

    Agar dapat digunakan sebagai bahan baku tenun, daun-daun tersebut harus dikeringkan terlebih dahulu.

    Setelah kering, kemudian daun-daun itu disayat mengikuti arah serat hingga menjadi seratan yang halus.

    Kemudian serat-serat halus itu dilinting hingga membentuk benang kasar. Nah, dari benang kasar itulah nantinya Ulap Doyo akan dibuat.

    Namun, sebelum diproses menjadi kain tenun, benang kasar itu diwarnai terlebih dahulu menggunakan pewarna alami dari tumbuhan.

    Sebenarnya ada banyak warna yang bisa digunakan, sesuai dengan selera.

    Tapi umumnya menggunakan warna merah dan cokelat yang berasal dari buah gelinggam, buah londo, kayu oter, dan kayu uwar.

    Sejarah Kain Tenun Ulap Doyo

    Meskipun tidak diketahui secara pasti awal mula lahirnya budaya ini, tapi banyak yang mengatakan jika Ulap Doyo sudah ada sejak berabad-abad silam, hampir sama usianya dengan Kerajaan Hindu Kutai.

    Pendapat ini diperkuat dengan adanya temuan antropologi yang mendapatkan korelasi antara motif pada Ulap Doyo dengan strata sosial dari kelompok masyarakat saat itu.

    Ada beberapa motif dari Ulap Doyo ini yang menyimpan unsur sejarah. Misalnya motif waniq ngelukng yang digunakan oleh masyarakat biasa.

    Sedangkan motif jaunt nguku digunakan oleh para raja atau kalangan bangsawan.

    Dari motif-motif inilah terjadi korelasi dalam disiplin antropologi guna mengidentifikasi usia Ulap Doyo.

    Namun, seiring perkembangan zaman, Ulap Doyo kini memiliki berbagai motif unik, seperti motif Limar, Naga, Timang, Kinas, Timang Sesat Sungkar, Tukar Koray, Tipak Mening Knowala, Tipak Nuat, Motif Upak Tolang, Motif Tengkulutn Tongau, dan Motif Brabakng.

  • 7 Pasar Seni Terbaik di Indonesia, Sudah Tahu Belum?

    7 Pasar Seni Terbaik di Indonesia, Sudah Tahu Belum?

    Indonesia adalah salah satu negara dengan budaya dan kesenian yang melimpah.

    Dari Sabang sampai Merauke, ada segudang kesenian dengan keindahan masing-masing.

    Dengan seni yang melimpah, tak heran jika terdapat banyak pasar seni di Indonesia.

    Nah, bicara tentang pasar seni, kali ini sastrawacana.id/ telah merangkum 7 pasar seni terbaik di Indonesia yang bisa kamu kunjungi.

    Pasar Seni Terbaik Indonesia

    Apa saja pasar seni terbaik di Indonesia? Berikut diantaranya.

    1. Pasar Seni Sukawati Bali

    Bali adalah salah satu daerah potensial yang dimiliki oleh Indonesia. Selain kaya akan tempat wisata, Bali juga terkenal dengan keseniannya.

    Ada banyak pasar seni di Bali, salah satunya adalah pasar seni Sukawati yang terletak di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar.

    Di pasar ini tersedia berbagai macam hasil seni setempat, seperti patung tradisional, lukisan, topeng, pernak-pernik, kain motif Bali, dan masih banyak lagi.

    2. Pasar Triwindu Surakarta

    Pasar Triwindu Surakarta termasuk sebagai salah satu pasar seni terbaik di Indonesia.

    Usia pasar ini cukup tua hingga pada tahun 1939 dibangun kembali dan hingga saat ini tidak pernah sepi.

    Di sini, kamu akan melihat beragam barang seni mulai dari pernak-pernik, aneka keris Jawa, barang kuno, mesin tik kuno, lukisan, motor tua, hingga kain dengan batik khas Surakarta.

    3. Pasar Beringharjo Yogyakarta

    Pasar seni yang satu ini terletak di jantung kota Yogyakarta.

    Kabarnya, pasar Beringharjo sudah menjadi pusat perbelanjaan sejak tahun 1758 dan hingga kini masih dipadati oleh masyakarat, baik setempat maupun pelancong.

    Selain sebagai pusat seni, pasar Beringharjo juga menjadi ikon bersejarah yang dimiliki oleh Yogyakarta.

    4. Pasar Gede Hardjonagoro Surakarta

    Selain menjadi pusat perbelanjaan yang menjual karya seni, pasar ini juga menjadi sorotan banyak orang karena bentuk bangunannya yang penuh histori.

    Pasar ini menggabungkan beberapa unsur budaya, seperti Eropa, Tiongkok, dan Jawa.

    Selain banyak karya seni, Pasar Gede Hardjonagoro, Surakarta juga menyediakan aneka kuliner lokal.

    5. Pasar Baru Jakarta

    Tidak seperti namanya, pasar Baru Jakarta bukanlah pusat perbelanjaan yang baru berdiri, tapi sudah ada sejak tahun 1800-an.

    Sampai sekarang, pasar ini tidak pernah sepi karena diserbu oleh pengunjung setiap hari.

    Di pasar Baru, kamu bisa membeli aneka ragam barang seni, mulai dari aksesoris, bahan tekstil, elektronik, pakaian, hingga barang antik dengan unsur seni tinggi.

    6. Pasar Seni Banyumulek Lombok

    Pasar seni Banyumulek Lombok adalah salah satu pasar seni terbaik yang ada di Pulau Lombok.

    Desa setempat memang dipenuhi oleh masyarakat dari golongan seni sehingga hasil karya mereka dijual secara resmi melalui pasar seni.

    Ada banyak barang seni yang bisa kamu temukan di sini, salah satu yang paling menarik adalah perlengkapan dapur dengan bentuk yang unik.

    7. Pasar Seni Ubud Bali

    Nama pasar seni Ubud sudah mendunia. Tidak hanya pelancong lokal saja, tapi pelancong mancanegara juga sering mengunjungi pasar ini untuk membeli oleh-oleh khas Bali.

    Lokasinya pun dekat dengan pusat kota Ubud sehingga sering digunakan sebagai persinggahan bagi bus pariwisata atau rombongan yang liburan ke Bali.

    Nah, itulah beberapa pasar seni terbaik di Indonesia. Ada yang mau nambahin lagi? Jangan lupa share artikel ini untuk berbagi manfaat kepada orang lain.

  • 7 Fakta Origami, Seni Lipat Kertas dari Jepang

    7 Fakta Origami, Seni Lipat Kertas dari Jepang

    Origami adalah sebuah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang.

    Menurut bahasa, Origami (折り紙, dari ori berarti "lipat", dan kami yang berarti "kertas".

    Umumnya, origami menggunakan kertas, tapi bisa juga menggunakan kain yang tujuannya sama, yaitu dibentuk sedemikian rupa menjadi pola yang unik dan lucu, misal binatang.

    Seni origami sangat populer di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

    Di negara kita tercinta, kebanyakan anak-anak PAUD atau TK sudah diajarkan origami.

    Dalam membuat origami, tidak ada aturan khusus sehingga setiap anak bisa berkreativitas tanpa batas.

    Nah, bicara tentang origami, ada beberapa fakta menarik yang jarang diketahui.

    Apa saja fakta tentang origami tersebut?

    Dari berbagai sumber yang dihimpun, sastrawacana.id/ telah merangkum beberapa fakta menarik tentang origami, yuk disimak!

    1. Origami Bukan Berasal Dari Jepang

    Muncul kabar jika seni origami bukanlah berasal dari Jepang.

    Menurut informasi yang dihimpun, seni lipat kertas ini sudah ada sejak tahun 507 Masehi.

    Yang mengejutkan lagi, Tiongkok juga telah lama mengenal seni melipat kertas ini, hanya saja namanya bukan origami.

    Selain itu, masyarakat Eropa juga telah lama melakukan kegiatan seni melipat kertas.

    Kendati demikian, Jepang lah yang mempopulerkan seni ini sehingga diakui dunia bahwa origami berasal dari Jepang.

    2. Awalnya Origami Hanya Dilakukan Oleh Kaum Elit

    Pada mulanya, origami hanya dilakukan oleh kaum elit di Jepang.

    Hal ini dikarenakan pada saat itu, komoditas kertas cukup langka dan harganya tinggi.

    Sehingga tidak semua orang bisa memaikan seni lipat kertas ini.

    Seiring perkembangan zaman, komoditas kertas semakin banyak sehingga semua kalangan bisa memainkan seni ini.

    3. Buku Origami Pertama Terbit Tahun 1797

    Ada sebuah buku yang membahas seni origami pada tahun 1797 yang ditulis oleh Akisato Rito.

    Buku itu berjudul “Sembazuru Orikata” (Thousand Crane Folding).

    Pada buku tersebut, tidak hanya berisi tentang cara membuat origami, tapi juga berisi tentang histori dan sejarah origami.

    4. Origami Bermanfaat untuk Kesehatan

    Fakta ini dikemukakan oleh sebuah artikel yang dirilis oleh AARP (American Association of Retired People) yang berjudul Boost Your Brain Health.

    Disebutkan bahwa origami bisa melatih fokus dan kinerja otak manusia.

    Hebatnya lagi, origami dikatakan bisa memperbaiki kesehatan mental manusia.

    5. Ada Makna di Setiap Bentuk

    Masyarakat Jepang tidak serta merta melipat kertas dengan bentuk dan pola yang tanpa makna.

    Sebab, dari bentuk-bentuk yang dibuat, ternyata mengandung makna tersendiri.

    Misalnya bentuk burung bangau yang paling populer itu adalah sebuah simbol perdamaian.

    6. Ada Mitos di Balik Origami

    Ada sebuah mitos di balik seni melipat kertas.

    Mitos origami itu berkenaan dengan sebuah harapan.

    Dimana, jika seseorang berhasil membuat 1.000 origami burung bangau, maka setiap keinginan dan permintaannya akan terkabul.

    Entah benar atau tidak, yang jelas masih banyak anak-anak di Jepang yang mempercayai kisah ini.

    7. Sebelum Origami, Namanya Adalah Orikata

    Nama origami baru diresmikan sekitar tahun 1880.

    Sebelumnya, seni melipat kertas ini bernama orikata yang artinya: bentuk yang dilipat (folded shapes) dengan menggunakan kertas.

    Seiring berjalannya waktu, namanya mulai berubah sebagai origami dan terkenal sampai penjuru dunia.

    Nah, itulah beberapa fakta menarik tentang origami yang jarang diketahui.

    Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/, ya!

  • 7 Tanda Kamu Punya Bakat Seni dari Lahir

    7 Tanda Kamu Punya Bakat Seni dari Lahir

    Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki bakat seni sejak lahir. Mereka menganggap bahwa menjadi seniman haruslah punya karya spektakuler.

    Padahal, tidak demikian. Seni itu unik. Setiap orang punya caranya masing-masing dalam mengartikan seni dan mengimplementasikannya dalam kehidupan.

    Nah, agar lebih jelas, berikut ini adalah beberapa tanda atau ciri ciri bahwa kamu memiliki bakat seni sejak lahir.

    1. Kamu Menyukai Keindahan

    Coba rasakan, apakah kamu termasuk orang yang menyukai keindahan? Misalnya kamu suka bunga warna-warni ataupun pemandangan yang elok.

    Jika benar, maka sebenarnya kamu sudah punya bakat seni sejak lahir. Tugasmu hanyalah mengasah bakat itu dan menuangkannya ke dalam karya.

    2. Kamu Suka Berimajinasi

    Seni lahir dari imajinasi. Ketika kamu suka berimajinasi, maka sebenarnya kamu punya bakat seni.

    Misalnya kamu punya imajinasi tentang masa depan ataupun hal-hal yang tidak terlintas di benak orang lain, maka kamu bisa mengabadikan imajinasi itu ke dalam sebuah karya, entah lagu, gambar, ataupun tulisan.

    3. Kamu Suka Menggambar

    Dalam seni, tidak ada karya yang tidak bagus. Semua karya memiliki nilainya masing-masing. Ketika kamu suka menggambar, maka sebenarnya kamu sudah punya bakat seni sejak lahir. Hanya saja, kebanyakan orang merasa minder atau kurang percaya diri dengan hasil gambarnya.

    4. Kamu Tidak Mudah Puas

    Jiwa seni yang kamu miliki akan membuatmu selalu merasa tidak puas dan ingin mengetahui hal baru. Misalnya kamu sudah membuat satu karya, kemudian kamu merasa perlu membuat karya lain, itu adalah sebuah tanda bahwa kamu memiliki bakat seni yang luar biasa.

    5. Kamu Memiliki Banyak Ide

    Kebanyakan seniman memang memiliki segudang ide dalam otaknya. Yang jadi masalah adalah ketika seorang pegiat seni larut dalam semua ide sehingga tidak bisa fokus menyelesaikan satu per satu.

    6. Kamu Mudah Resah

    Keresahan juga menjadi salah satu modal utama dalam menciptakan sebuah karya. Bisa kita lihat beberapa seniman atau musisi ternama, mereka berkarya dimulai dari keresahan. Dari keresahan itu, mereka menciptakan karya yang akhirnya diterima oleh banyak orang.

    7. Kamu Menanggapi Masalah dengan Santai

    Masalah yang terjadi kerap dianggap hal alamiah oleh seniman. Para seniman tidak terlalu melebih-lebihkan setiap peristiwa yang terjadi.

    Sebab, mereka percaya bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Justru, peristiwa itu bisa dijadikan sebuah inspirasi untuk menciptakan sebuah karya.

    Nah, itulah beberapa tanda kamu memiliki bakat seni sejak lahir. Apakah kamu merasakannya?

  • Sinopsis Film Knock Knock (2015)

    Sinopsis Film Knock Knock (2015)

    Sinopsis Film Knock Knock (2015)

    Film Knock Knock menceritakan sebuah suami bernama Evan (Keanu Reeves), seorang arsitek yang “tergoda” oleh dua gadis asing sehingga membuatnya mendapat masalah besar. Dua gadis asing tersebut diperankan oleh Ana De Armas dan Lorenza Izzo.

    Pada suatu malam, Evan yang sedang ditinggal pergi piknik oleh istri dan kedua anaknya, harus lembur karena tuntutan profesi sebagai seorang arsitek. Di tengah malam saat hujan lebat, ada suara ketukan pintu “Knock Knock” dari luar rumahnya.

    Mendengar itu, Evan langsung ke luar untuk memastikan siapa yang mengetok pintu. Sewaktu dibuka, Evan melihat dua gadis yang sedang basah kuyup dan mengaku tersesat. Dua gadis itu bernama Bel dan Genesis.

    Mereka berdua mengaku ingin pergi ke sebuah acara, namun taksi yang digunakan salah arah sehingga membuat mereka sampai di rumah Evan. Dengan kondisi tubuh basah kuyup, mereka ingin meminjam telepon untuk menghubungi temannya agar diberi alamat yang jelas.

    Pada mulanya, Evan tidak menaruh rasa curiga, sehingga ia mempersilakan kedua gadis tersebut masuk dan meminjamkan telepon serta tablet. Evan mencoba ramah, dia juga meminjamkan handuk dan mengeringkan pakaian Bel dan Genesis.

    Ketika mereka berdua sudah berada di dalam rumah, obrolan pun terjadi. Ternyata mereka kesasar sangat jauh. Mereka ingin kembali, tapi bingung bagaimana caranya sebab sudah sangat larut, sulit menemukan transportasi sehingga Evan sekali lagi membantu mereka untuk memesankan taksi online.

    Sembari menunggu taksi online akan datang sekitar 45 menit, mereka terlibat dalam obrolan hangat. Di dalam rumah yang besar ini, mereka hanya bertiga. Bel dan Genesis mulai menunjukkan aksinya dengan memuji-muji Evan, termasuk dari fisik dan bakatnya yang kebetulan Evan adalah mantan DJ.

    Di sini, kepercayaan dan cinta Evan kepada istrinya diuji. Bel dan Genesis mulai merayu dan menggoda Evan dengan tingkah-tingkah yang “cukup nakal”. Evan mencoba menghindar sebisa mungkin. Namun, bagaimanapun Evan mengelak, akhirnya ia tergoda dan mulai melakukan perbuatan yang akan membawanya ke dalam masalah besar.

    Keesokan harinya, saat Evan terbangun tanpa busana, ia kaget melihat Bel dan Genesis mulai bertindak sesuka hati, mengacak-acak dapur dan isi rumah. Evan langsung meminta mereka untuk pergi. Namun, tentu saja mereka tidak akan pergi dan justru mengancam akan melaporkan Evan pada istrinya.

    Evan merasa terjebak, hingga akhirnya ia geram dan sedikit melakukan perlakuan kasar kepada mereka. Hingga akhirnya mereka bersedia untuk pergi. Evan pun mengantarkan mereka untuk pulang.

    Tapi, masalah itu tidak selesai. Pada malam harinya, Evan mendengar suara di sudut rumahnya. Saat dicek, Evan dipukul benda keras oleh “gadis gila” tersebut sehingga membuatnya jatuh pingsan.

    Saat terbangun, Evan sudah dalam kondisi terikat sehingga ia tak bisa berkutik. Mulai dari sini, permainan Bel dan Genesis dimulai. Dua gadis aneh ini mulai menyiksa Evan dan menghancurkan seisi rumah, termasuk semua hasil karya seni Karen, istri Evan.

    Kebetulan Karen adalah seorang seniman yang pandai mendekorasi rumah dengan hasil karyanya, seperti patung, lukisan, dan sebagainya. Kali ini Evan benar-benar dalam masalah besar.

    Dapatkah Evan keluar dari masalah ini? Lebih baik ditonton langsung agar tidak penasaran. Berikut ini adalah cuplikan yang bisa menggambarkan bagaimana jalan cerita dari film bergenre horror ini.