Tag: teks pidato

  • Contoh Pidato Tentang Pendidikan Anak, Singkat dan Berisi

    Contoh Pidato Tentang Pendidikan Anak, Singkat dan Berisi

    Pidato adalah sebuah bentuk komunikasi lisan yang disampaikan oleh seorang pembicara atau orator kepada audiens dengan tujuan untuk menyampaikan ide, pandangan, gagasan, atau informasi tertentu.

    Biasanya, pidato disampaikan dalam acara resmi seperti upacara kenegaraan, pernikahan, wisuda, atau acara-acara penting lainnya.

    Pidato dapat dibuat dalam berbagai topik, mulai dari politik, sosial, ekonomi, hingga keagamaan.

    Untuk menjadi seorang orator yang baik, seseorang harus memiliki kemampuan berbicara yang baik, mampu mengorganisir gagasan dengan baik, serta memiliki keahlian dalam membangun argumen yang kuat.

    Berikut ini adalah contoh pidato tentang pendidikan anak yang ringkas dan padat.

    Assalamualaikum, wr.wb

    Saudara-saudara yang saya hormati,

    Pendidikan anak merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan. Sebab, anak adalah aset berharga bagi bangsa dan negara.

    Oleh karena itu, sebagai orang tua atau wali, kita harus memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak kita.

    Pendidikan anak tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar di sekolah saja, namun juga harus dilakukan di rumah.

    Kita sebagai orang tua atau wali harus memberikan pengajaran yang baik dan benar kepada anak-anak kita tentang nilai-nilai moral, etika, dan kejujuran.

    Kita juga harus memberikan perhatian yang cukup terhadap kegiatan belajar di sekolah.

    Menjaga komunikasi dengan guru dan mengawasi anak-anak dalam belajar di rumah adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

    Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang optimal.

    Selain itu, kita juga harus memberikan perhatian pada kesehatan anak-anak kita. Sebab, kesehatan yang baik dapat mempengaruhi kinerja dan prestasi belajar anak-anak kita.

    Oleh karena itu, asupan makanan yang sehat dan cukup istirahat harus menjadi perhatian kita sebagai orang tua atau wali.

    Saudara-saudara yang saya hormati, pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bekerja sama untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak kita.

    Dengan memberikan pendidikan yang baik dan benar, kita dapat mempersiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas, berbudi luhur, dan siap menghadapi masa depan.

    Sekian pidato dari saya, terima kasih atas perhatiannya.

    Waalaikumsalam, wr.wb

  • Contoh Teks Pidato Tema Pendidikan

    Contoh Teks Pidato Tema Pendidikan

    sastrawacana.id/ – Pidato adalah sebuah kegiatan atau aktivitas berbicara di muka umum untuk menyampaikan pendapat, argumen, gagasan, serta ide.

    Biasanya, teks pidato berisi gambaran umum tentang permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat.

    Kemudian, sang orator (pembaca pidato) akan mengemukakan pendapat serta memberikan solusi untuk menangani masalah tersebut.

    Pidato sendiri tergolong dalam berbagai jenis dan tema, mulai dari pidato pendidikan, pidato keagamaan, pidato budaya, pidato kesehatan, hingga pidato politik.

    Nah, untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh teks pidato pendidikan terbaru.

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat karunia dan nikmat yang telah diberikan sehingga kita semua dapat berkumpul di pagi ini dalam keadaan yang sehat walafiat.

    Tak lupa, shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah memperjuangkan nilai serta agama yang luhur ini hingga sampai kepada kita semua.

    Sebelumnya, saya ingin mengucapkan terimas kasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat yang bertemakan pendidikan karakter ini. Besar harapan saya kelak para generasi muda di seluruh Tanah Air mempunyai visi besar dan bermanfaat dalam membangun bangsa ini untuk lebih baik lagi.

    Hadirin yang saya hormati,

    Saat ini Bangsa kita yang tercinta ini tengah menghadapi persoalan yang terbilang cukup serius, yaitu menurunnya moral di kalangan remaja. Begitu banyak remaja yang melupakan etika serta moral nenek moyang kita yang adiluhung. Saat ini, banyak remaja yang terpengaruh oleh sikap hidup hedonis serta kehidupan yang mengabaikan nilai-nilai dan norma yang sudah diturunkan mulai zaman dahulu.

    Hal ini bisa kita lihat dari data yang telah disampaikan oleh beberapa lembaga. Misalanya, Salah satu lembaga independen memaparkan fakta yang sangat mengejutkan, bahwa lebih dari 65% remaja saat ini sudah pernah melakukan hubungan seksual seperti ciuman, seks bebas di luar pernikahan.  Dan bahkan ada pula segelintir remaja yang berhubungan dengan sesama jenis.

    Tidak hanya itu, data yang keluar di Badan Narkotika Nasional (BNN) juga cukup memprihatinkan. Data tersebut berisi informasi bahwa pengguna narkoba dari golongan remaja mencapai 80% pada tahun 2017.

    Tentunya angka ini mengalami kenaikan sekitar 25% dari tahun lalu. Bahkan mereka juga menyatakan bahwa setiap 5 menit terdapat korban yang meninggal dunia akibat penggunaan narkotika (narkoba).

    Hadirin yang saya hormati,

    Data-data tersebut sudah cukup membuktikan dari apa yang sedang terjadi saat ini. Lantas, di manakah peran pendidikan sekolah, guru, dan orangtua untuk generasi penerus bangsa?

    Mengapa para remaja saat ini terjerumus ke dalam kehidupan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat kita? Apakah yang salah? Sistem pendidikan atau pergaulan yang dikumpuli oleh para remaja?

    Lebih dari itu, sekolah saat ini hanya mengutamakan pendidikan yang mengejar hasil berupa nilai daripada mendidik anak agar mempunyai karakter yang baik dan mulia. Padahal, tujuan dari sekolah, khususnya guru adalah mendidik dan membina mental murid.

    Hal ini dapat dilihat dari berkurangnya jam Pendidikan Moral dan Pancasila (PPKN) di sekolah. Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini adalah contoh pendidikan karakter agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi.

    Untuk bisa menangani masalah yang serius ini, tentunya kita tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus bersama-sama. Semua pihak yang terlibat harus saling mendukung dalam pembentukan moral anak Bangsa.

    Semoga, mulai dari saat ini, para remaja mulai mengenal kembali etika dan moral yang baik dan berlaku di masyarakat.

    Demikanlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Saya mohon maaf yang sebesar besarnya apabila ada perkataan yang tidak berkenan di hati Anda. Akhir kata.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  • 6 Contoh Pembukaan Pidato yang Benar dan Menarik

    6 Contoh Pembukaan Pidato yang Benar dan Menarik

    Pembukaan Pidato

    Kalimat pembuka atau pembukaan pidato adalah hal penting yang harus dipersiapkan oleh orator.

    Sebab pembukaan itu nantinya yang akan menjadi kesan pertama sehingga sukses dan tidaknya pidato juga ditentukan dari kalimat pembukanya.

    Maka dari itu, penting adanya agar setiap orang yang hendak berpidato mempersiapkan kalimat pembukanya terlebih dahulu. Setelah itu baru mempersiapkan isi yang harus sesuai dengan tema yang sedang dibahas.

    Nah, supaya lebih jelas, berikut adalah beberapa contoh pembukaan pidato yang benar dan menarik bagi pendengar.

    Contoh Pembukaan Pidato

    Sebelum masuk ke dalam pembukaan pidato dalam beberapa tema, alangkah baiknya kita mengetahui format umum dalam pembukaan pidato, yaitu:

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Pertama-tama, marilah kita ucapkan puja dan puji syukur kepada Allah S.W.T atas limpahan ramhat dan hidayahnya kita semua bisa berkumpul dalam acara ini. Tidak lupa juga, salawat serta salam semoga tercurahkan kepada baginda kita Nabi Besar Muhammad S.A.W

    Yang saya hormati, Bapak, Ibu, dan saudara-saudari sekalian yang telah hadir dalam acara ini….

    Begitulah kira-kira format umum pembukaan pidato yang bisa kita gunakan. Nah, untuk selanjutnya, berikut adalah beberapa contoh pembukaan pidato dari berbagai tema.

    1. Contoh Pembukaan Pidato Tema Kesehatan

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Selamat siang Bapak/Ibu yang telah terbukti sehat dengan hadir dalam acara ini. Benar demikian? Ya, kesehatan adalah sebuah hal yang tidak bisa diukur oleh materi. Sebanyak apapun uang yang kita miliki, tidak akan ada gunanya jika tubuh kita sakit-sakitan. Maka dari itu, menjaga kesehatan adalah kewajiban dan tanggungjawab kita semua. Setuju?

    2. Contoh Pembukaan Pidato Tema Pendidikan

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Bapak/Ibu sekalian. Kita harus menyadari bahwa pendidikan merupakan sebuah jembatan yang akan menghantarkan kita menuju jalan yang terang benderang. Sebab dengan pendidikan, kita bisa meningkatkan kualitas hidup pribadi, kualitas keluarga, masyarakat, dan generasi penerus bangsa. Maka dari itu, carilah ilmu setinggi mungkin karena pada dasarnya kita hidup ini untuk belajar dan belajar.

    3. Contoh Pembukaan Pidato Tema Lingkungan

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Selamat siang Bapak/Ibu sekalian. Pada kali ini kita sedang dalam acara dengan tema yang sangat bermanfaat, yaitu kebersihan lingkungan. Kita bisa lihat di sini, kondisi sekitar yang sangat bersih dan tertata. Benar-benar mengagumkan. Boleh kita beri tepuk tangan untuk warga sekitar?

    4. Contoh Pembukaan Pidato Tema Narkoba

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Wahai anak muda, ingatlah bahwa kau adalah penerus bangsa. Kau adalah calon pemimpin yang akan membawa generasi selanjutnya untuk hidup lebih baik. Jadi hargai dirimu dengan mengatakan tidak pada narkoba. Apapun bentuk dan alasannya, narkoba adalah barang terlarang yang bisa merusak generasi muda kita.

    5. Contoh Pembukaan Pidato Tema Sejarah

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Hadirin sekalian. Saya ingin bertanya. Cara apa yang paling ampuh untuk menghancurkan sebuah bangsa? Apaaa? Yaaa. Jawabannya adalah menjauhkan generasi muda dari sejarah. Oleh karenanya, tonggak sejarah harus tetap dipegang oleh setiap masyarakat, khususnya anak muda.

    6. Contoh Pembukaan Pidato Tema Sosial

    Assalamualaikum, wr. wb.

    Perkenalkan, saya adalah masyarakat biasa, bukan siapa-siapa. Saya hidup di bawah, bersosial dengan cara dan budaya yang saya punya. Sebab status bukanlah penghalang bagi siapa saja untuk tetap bersilaturahmi. Saya meyakini bahwa kita semua adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Betul demikian?

    Nah, itulah beberapa contoh pembukaan pidato yang bisa kita gunakan. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya hanya di sastrawacana.id/

  • Pidato: Pengertian, Jenis, Tujuan, Metode dan Contohnya

    Pidato: Pengertian, Jenis, Tujuan, Metode dan Contohnya

    Pengertian Pidato

    Pidato adalah sebuah kegiatan atau aktivitas berbicara di muka umum untuk menyampaikan pendapat, argumen, gagasan, serta ide yang dimiliki.

    Ada berbagai macam jenis pidato, seperti pidato kenegaraan, pidato politik, pidato pembangkit semangat, pidato sambutan acara, pidato budaya, dan masih banyak lagi.

    Menurut ahli, pidato yang baik adalah pidato yang dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar.

    Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik/umum adalah ketika orang-orang menangkap atau mengerti isi pidato yang sedang disuarakan.

    Istilah Yang Berhubungan dengan Pidato

    1. Ceramah

    Ceramah adalah pidato yang dikumandangkan oleh seseorang untuk menyampaikan uraian tentang suatu hal kepada halayak atau orang banyak.

    2. Kotbah

    Kotbah adalah ucapan atau perkataan yang disampaikan dalam ceramah, khotib, dai, mubaligh. Isi kotbah selalu seputar keagamaan, nilai moral, dan ibadah.

    3. Sambutan

    Memberi kata-kata yang pembuka untuk menerima kehadiran sebuah acara dengan kegembiraan.

    Tujuan Pidato

    Adapun tujuan pidato adalah sebagai berikut:

    • Memberikan ide/opini kepada orang lain.
    • Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
    • Memberi masukan berupa pengetahuan, moral, dan etika.
    • Mengajak orang lain untuk hidup lebih baik.
    • Memberi pesan positif untuk kemaslahatan masyarakat.

    Jenis Jenis Pidato

    Pidato memiliki beberapa jenis, diantaranya:

    • Pidato Pembukaan, yaitu pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara.
    • Pidato pengarahan, yaitu pidato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan.
    • Pidato Sambutan, yaitu pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan.
    • Pidato Peresmian, yaitu pidato yang dilakukan oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu.
    • Pidato Laporan, yakni pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan.

    Metode Pidato

    Adapun metode dalam berpidato adalah sebagai berikut:

    • Metode impromtu (serta merta) tanpa persiapan.
    • Metode naskah (membaca naskah yang telah disiapkan.
    • Metode hafalan (disampaikan tanda teks).
    • Metode ekstemporan (tanpa persiapan naskah, hanya menyiapkan catatan penting terutama urutan penyampaian materi).

    Contoh Pidato

    Berikut adalah contoh teks pidato tema pendidikan.

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat karunia dan nikmat yang telah diberikan sehingga kita semua dapat berkumpul di pagi ini dalam keadaan yang sehat walafiat.

    Tak lupa, shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah memperjuangkan nilai serta agama yang luhur ini hingga sampai kepada kita semua.

    Sebelumnya, saya ingin mengucapkan terimas kasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat yang bertemakan pendidikan karakter ini.

    Besar harapan saya kelak para generasi muda di seluruh Tanah Air mempunyai visi besar dan bermanfaat dalam membangun bangsa ini untuk lebih baik lagi.

    Hadirin yang saya hormati,

    Saat ini Bangsa kita yang tercinta ini tengah menghadapi persoalan yang terbilang cukup serius, yaitu menurunnya moral di kalangan remaja. Begitu banyak remaja yang melupakan etika serta moral nenek moyang kita yang adiluhung.

    Saat ini, banyak remaja yang terpengaruh oleh sikap hidup hedonis serta kehidupan yang mengabaikan nilai-nilai dan norma yang sudah diturunkan mulai zaman dahulu.

    Hal ini bisa kita lihat dari data yang telah disampaikan oleh beberapa lembaga.

    Misalnya, Salah satu lembaga independen memaparkan fakta yang sangat mengejutkan, bahwa lebih dari 65% remaja saat ini sudah pernah melakukan hubungan seksual seperti ciuman, seks bebas di luar pernikahan. Dan bahkan ada pula segelintir remaja yang berhubungan dengan sesama jenis.

    Tidak hanya itu, data yang keluar di Badan Narkotika Nasional (BNN) juga cukup memprihatinkan. Data tersebut berisi informasi bahwa pengguna narkoba dari golongan remaja mencapai 80% pada tahun 2017.

    Tentunya angka ini mengalami kenaikan sekitar 25% dari tahun lalu. Bahkan mereka juga menyatakan bahwa setiap 5 menit terdapat korban yang meninggal dunia akibat penggunaan narkotika (narkoba).

    Hadirin yang saya hormati,

    Data-data tersebut sudah cukup membuktikan dari apa yang sedang terjadi saat ini. Lantas, di manakah peran pendidikan sekolah, guru, dan orangtua untuk generasi penerus bangsa?

    Mengapa para remaja saat ini terjerumus ke dalam kehidupan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat kita? Apakah yang salah? Sistem pendidikan atau pergaulan yang dikumpuli oleh para remaja?

    Lebih dari itu, sekolah saat ini hanya mengutamakan pendidikan yang mengejar hasil berupa nilai daripada mendidik anak agar mempunyai karakter yang baik dan mulia.

    Padahal, tujuan dari sekolah, khususnya guru adalah mendidik dan membina mental murid.

    Hal ini dapat dilihat dari berkurangnya jam Pendidikan Moral dan Pancasila (PPKN) di sekolah. Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini adalah contoh pendidikan karakter agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi.

    Untuk bisa menangani masalah yang serius ini, tentunya kita tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus bersama-sama. Semua pihak yang terlibat harus saling mendukung dalam pembentukan moral anak Bangsa.

    Semoga, mulai dari saat ini, para remaja mulai mengenal kembali etika dan moral yang baik dan berlaku di masyarakat.

    Demikanlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Saya mohon maaf yang sebesar besarnya apabila ada perkataan yang tidak berkenan di hati Anda. Akhir kata.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

  • Contoh Teks Pidato Tema Pendidikan 2019

    Pidato adalah sebuah kegiatan atau aktivitas berbicara di muka umum untuk menyampaikan pendapat, argumen, gagasan, serta ide yang dimiliki.

    Biasanya, teks pidato menjelaskan gambaran umum tentang permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat. Misalnya permasalahan sosial, budaya, kesehatan, hingga politik.

    Di atas panggung, sang orator (pembaca pidato) akan mengemukakan pendapatnya serta memberikan solusi untuk menangani masalah tersebut.

    Pidato terbagi menjadi beberapa jenis dan tema, mulai dari pidato pendidikan, pidato keagamaan, pidato budaya, pidato kesehatan, hingga pidato politik.

    Contoh Teks Pidato Pendidikan

    Nah, agar lebih jelas, berikut adalah contoh teks pidato pendidikan terbaru 2019. Mari disimak!

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat karunia dan nikmat yang telah diberikan sehingga kita semua dapat berkumpul di pagi ini dalam keadaan yang sehat walafiat.

    Tak lupa, shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah memperjuangkan nilai serta agama yang luhur ini hingga sampai kepada kita semua.

    Sebelumnya, saya ingin mengucapkan terimas kasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato singkat yang bertemakan pendidikan karakter ini.

    Besar harapan saya kelak para generasi muda di seluruh Tanah Air mempunyai visi besar dan bermanfaat dalam membangun bangsa ini untuk lebih baik lagi.

    Hadirin yang saya hormati,

    Saat ini Bangsa kita yang tercinta ini tengah menghadapi persoalan yang terbilang cukup serius, yaitu menurunnya moral di kalangan remaja. Begitu banyak remaja yang melupakan etika serta moral nenek moyang kita yang adiluhung.

    Saat ini, banyak remaja yang terpengaruh oleh sikap hidup hedonis serta kehidupan yang mengabaikan nilai-nilai dan norma yang sudah diturunkan mulai zaman dahulu.

    Hal ini bisa kita lihat dari data yang telah disampaikan oleh beberapa lembaga.

    Misalnya, Salah satu lembaga independen memaparkan fakta yang sangat mengejutkan, bahwa lebih dari 65% remaja saat ini sudah pernah melakukan hubungan seksual seperti ciuman, seks bebas di luar pernikahan. Dan bahkan ada pula segelintir remaja yang berhubungan dengan sesama jenis.

    Tidak hanya itu, data yang keluar di Badan Narkotika Nasional (BNN) juga cukup memprihatinkan. Data tersebut berisi informasi bahwa pengguna narkoba dari golongan remaja mencapai 80% pada tahun 2017.

    Tentunya angka ini mengalami kenaikan sekitar 25% dari tahun lalu. Bahkan mereka juga menyatakan bahwa setiap 5 menit terdapat korban yang meninggal dunia akibat penggunaan narkotika (narkoba).

    Hadirin yang saya hormati,

    Data-data tersebut sudah cukup membuktikan dari apa yang sedang terjadi saat ini. Lantas, di manakah peran pendidikan sekolah, guru, dan orangtua untuk generasi penerus bangsa?

    Mengapa para remaja saat ini terjerumus ke dalam kehidupan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat kita? Apakah yang salah? Sistem pendidikan atau pergaulan yang dikumpuli oleh para remaja?

    Lebih dari itu, sekolah saat ini hanya mengutamakan pendidikan yang mengejar hasil berupa nilai daripada mendidik anak agar mempunyai karakter yang baik dan mulia.

    Padahal, tujuan dari sekolah, khususnya guru adalah mendidik dan membina mental murid.

    Hal ini dapat dilihat dari berkurangnya jam Pendidikan Moral dan Pancasila (PPKN) di sekolah. Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini adalah contoh pendidikan karakter agar dapat mengatasi permasalahan yang terjadi.

    Untuk bisa menangani masalah yang serius ini, tentunya kita tidak bisa bekerja sendiri, tapi harus bersama-sama. Semua pihak yang terlibat harus saling mendukung dalam pembentukan moral anak Bangsa.

    Semoga, mulai dari saat ini, para remaja mulai mengenal kembali etika dan moral yang baik dan berlaku di masyarakat.

    Demikanlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Saya mohon maaf yang sebesar besarnya apabila ada perkataan yang tidak berkenan di hati Anda. Akhir kata.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    Itulah contoh teks pidato pendidikan 2019. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin menulis teks pidato.

  • Contoh Teks Pidato dalam Mengatasi Globalisasi

    Contoh Teks Pidato dalam Mengatasi Globalisasi

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan berkatnya kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul di acara ini.

    Bapak/Ibu Guru yang saya hormati dan teman – teman semua yang saya cintai, pada kesempatan yang baik ini perkenankanlah saya berdiri di sini untuk menyampaikan pidato dengan tema Mengatasi Globalisasi.

    Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini yang sedang hangat dibincangkan mengenai pengaruh globalisasi terhadap kehidupan remaja. Mungkin kita semua tahu dan sadar, bahwa globalisasi sangat mempengaruhi kehidupan anak muda sekarang.

    Menurut asal katanya, kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal/mendunia . Secara istilah, Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara.

    Perkembangan yang paling menonjol dalam era globalisasi adalah globalisasi informasi, demikian juga dalam bidang sosial seperti gaya hidup. Di mana, terjadi perubahan nilai-nilai sosial pada masyarakat, sehingga memunculkan kelompok atau cara bergaul yang kurang baik bagi kebudayaan kita.

    Globalisasi telah menimbulkan dampak yang begitu besar dalam dimensi kehidupan manusia terutama dalam kehidupan remaja, karena globalisasi merupakan proses internasionalisasi seluruh tatanan masyarakan modern, tidak ada yang terkecuali dari anak-anak sampai orang dewasa merasakan dampaknya.

    Banyak nilai dan budaya masyarakat yang mengalami perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya secara selektif. Itulah salah satu yang menyebabkan maraknya kenakalan remaja saat ini.

    Namun kendati demikian, globalisasi juga memiliki dampak positif, yaitu kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya.

    Maka dari itu, sebagai remaja kita harus bisa membedakan mana kegiatan positif dan negatif agar kita bisa mendapat manfaat yang bisa menunjang masa depan. Jaman era globalisasi sekarang ini banyak sekali hal yang menarik, sesuatu yang masih baru, maka kita pun harus bisa memilih yang terbaik, jangan sampai terpengaruh hal negatif.

    Apabila sudah terjerumus kedalam hal negatif, cepatlah sadar diri karena masih banyak kesempatan untuk merubah masa depan.

    Saya kira itu saja pidato singkat kali mengenai Globalisasi, semoga bermanfaat dan kita masih tetap menjaga nilai-nilai luhur bangsa.

    Wasslamaualaikum, Wr. Wb